cover
Contact Name
Pratiwi Puji Lestari
Contact Email
jmr.kebidanan.umbanjarmasin@gmail.com
Phone
+62511363002
Journal Mail Official
jmr.kebidanan.umbanjarmasin@gmail.com
Editorial Address
Jl. S.Parman Komplek Rumah Sakit Islam
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Midwifery and Reproduction
ISSN : 25980068     EISSN : 25980068     DOI : https://doi.org/10.35747
Core Subject : Health,
The Journal of Midwifery and Reproduction have a spesific focus and scope. The Focus and scope of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of midwifery and reproduction health.
Articles 73 Documents
MANAJEMEN LAKTASI IBU YANG MENYUSUI ASI EKSKLUSIF Dwi Candra Ambarwati; Rosmita Nuzuliana
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v5i1.786

Abstract

Salah satu permasalahan utama terhadap kegagalan pemberian ASI Eksklusif adalah buruknya manajemen laktasi. Bila manajemen laktasi tidak terlaksana dengan baik maka akan berdampak pada kegagalan pemberian ASI Eksklusif yang berakibat pada peningkatan angka gizi buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen laktasi ibu yang menyusui ASI Eksklusif.. Metode penelitian ini literature review dengan menggunakan teknik rapid review. Hasil dari penelitian ini didapatkan beberapa tema diantaranya, manajemen laktasi, cakupan ASI Eksklusif, faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif dan sumber informasi. Dapat diambil kesimpulan bahwa cakupan ASI Eksklusif di Negara berkembang masih jauh dari target yang ditentukan. Banyak faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif yaitu pendidikan tinggi, pengetahuan disertai kesadaran diri, dukungan keluarga, tempat persalinan, konseling, keyakinan dan kepercayaan diri yang kuat, pekerjaan, pendapatan, persepsi dan masalah kesehatan. Peran tenaga kesehatan juga penting sebagai sumber informasi karena sebagai salah satu sumber yang bisa dipercaya, mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam menyampaikan sumber informasi sehingga dapat. Diharapkan agar ibu menyusui dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepercayaan diri tentang pentingnya melakukan manajemen laktasi dan selalu mencari sumber informasi yang benar dan terpercaya agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai ASI Eksklusifmeningkatkan kemampuan dan minat ibu untuk menyusui secara eksklusif selama 6 bulan
FAKTOR PENGHAMBAT DAN PENDUKUNG PEMBERIAN ASI PADA IBU USIA REMAJA Marwa Hasan Kadatua; Luluk Rosyida
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v5i1.798

Abstract

ASI merupakan nutrisi terbaik dalam hal mencegah penyakit, menyelamatkan nyawa, dan juga memastikan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat selama 1.000 hari pertama kehidupan. Temuan dalam beberapa penelitian menunjukkan bahwa ibu remaja mempunyai proporsi yang lebih rendah dari inisiasi menyusui dan durasi waktu menyusui yang lebih pendek jika dibandingkan dengan ibu dewasa, sehingga dalam scoping review ini bertujuan untuk mereview kembali terkait faktor penghambat dan faktor pendukung ibu usia remaja dalam pemberian ASI. Metode scoping review ini menggunakan framework Arksey & O'Malley yang berkembang dengan menggunkan framework PEOs; dalam melakukan pencarian dan seleksi artikel melalui database yang relevan, yaitu Pubmed, ebsco, Wiley, serta menggunakan Grey Literature melalui Google Scholar; Proses pencarian literatur yaitu menggunakan PRISMA Flowchart, dan ditemukan dari 73 artikel terdapat 7 artikel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil temuan berdasarkan faktor penghambat menunjukan bahwa Ibu usia remaja kurang memiliki pengetahuan tentang ASI, Kurangnya pengetahuan praktis dalam menyusui, persalinan yang sulit atau komplikasi ibu lainnya sedangkan faktor pendukung meliputi pendidikan ibu, keinginan suami serta support dan dukungan. dapat disimpulkan ASI adalah salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh seorang ibu yang sangat penting dalam meningkatkan status kesehatan yang khususnya dalam hal pemantauan, pertumbuhan dan juga perkembangan pada bayi.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN ASFIKSIA NEONATORUM Tri Tunggal; Vonny Khresna Dewi; Wulandari Wulandari; Siti Yulia Sari
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v5i2.875

Abstract

Faktor risiko asfiksia neonatorum, umur ibu, paritas, KPD, dan BBLR. Data dari RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin tahun 2017 sebanyak 107 bayi (4,6%) mengalami asfiksia neonatorum, tahun 2018 sebanyak 172 bayi (8,3%) dan tahun 2019 sebanyak 112 bayi (7,4%) tetap berada di urutan ke 4 kasus komplikasi pada bayi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Faktor risiko yang Berhubungan dengan Asfiksia Neonatorum di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2019. Rancangan penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang berjumlah 1.505 di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2019. Sampel sebagai case seluruh bayi yang mengalami asfiksia neonatorum dengan data yang lengkap dan sampel sebagai control adalah bayi yang tidak mengalami asfiksia neonatorum. Analisa data dengan teknik analisa univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian dari 336 responden didapatkan bahwa 112 orang (33,3%) mengalami Asfiksia Neonatorum. Umur ibu tidak aman sebanyak 8 orang (7,1%), Paritas tidak aman sebanyak 23 orang (23,2%), KPD sebanyak 38 orang (33,9%) dan BBLR sebanyak 73 orang (65,2%). Hasil uji statistik menunjukan (ρ = 0,034< 0,05) adanya hubungan antara umur ibu, paritas (ρ = 0,025< 0,05), KPD (ρ = 0,000< 0,05), dan BBLR (ρ = 0,000< 0,05) dengan asfiksia neonatorum. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan antara umur ibu, paritas ibu, KPD dan BBLR dengan kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2019.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFIKASI DIRI MENYUSUI IBU HAMIL TRIMESTER 3 Vanny Oktaviani Jaya; Cesa Septiana Pratiwi
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v5i2.883

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) adalah asupan yang diberikan kepada bayi semenjak dilahirkan selama waktu sampai bayi berumur enam bulan. Efikasi diri menyusui ibu hamil berperan penting dalam tercapainya keberhasilan menyusui ibu untuk memberikan ASI ekslusif pasca bersalin sampai umur 6 bulan. Tujuan Review: Untuk Mereview literature yang telah di publikasikan yang membahas mengenai faktor faktor yang mempengaruhi efikasi diri menyusui ibu hamil trimester 3. Metode: ini menggunakan framework Arksey & O'Malley yang terdiri dari 5 tahapan yaitu mengidentifikasi pertanyaan scoping review dengan framework PICo; menentukan kriteria inklusi dan eksklusi;pencarian artikel melalui database, yaitu Pubmed, Science Direct dan Wiley, mencari Grey Literature melalui Google Scholar; Seleksi artikel dengan Prisma Flow Chart, dan melakukan Critical Appraisal. Hasil: Berdasarkan 6 artikel didapatkan didapatkan 2 tema yaitu faktor internal dan faktor eksternal, dan program intervensi Untuk meningkatkan efikasi diri menyusui pada ibu hamil. Kesimpulan: Kurangnya pemberian intervensi kelas menyusui pada ibu hamil dalam pelayanan kesehatan pemeriksaan antenatal. Dalam beberapa artikel sangat sedikit yang membahas mengenai pemberian intervensi kelas menyusui yang diberikan kepada ibu hamil, mayoritas artikel berfokus pada intervensi menyusui pada pasca melahirkan.
GAMBARAN TENTANG PENERAPAN DISIPLIN DAN PENEGAKAN HUKUM KESEHATAN PROTOKOL COVID 19 DI DUSUN SIGONG BANJARMANGU KABUPATEN BANJARNEGARA Nurul - Soimah
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v5i2.812

Abstract

Pandemi COVID 19 sangat rentan terhadap penurunan daya tahan tubuh dan penularannya sangat cepat, penyakit ini ditularkan melalui percikan ludah,didapatkan angka kejadian di Desa Banjarmangu pada kurun waktu awal pandemic bulan Maret-Agustus 2020 didapatkan sejumlah 5 kasus pasien terinfeksi covid 19, 1 diantaranya meninggal dunia. Tujuan penelitian agar diketahui gambaran tentang displin dan penerapan hukum protokol covid 19 di Masyarakat Dusun Sigong, Banjarmangu, Banjarnegara, Desain penelitian Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu balita yang datang ke posyandu, teknik sampling digunakan Accidental sampling,didapatkan sejumlah 45 responden, Pengambilan data menggunakan kuesioner, Analisis data dengan cara reduksi data, dikategorikan,.Didaptkan hasil nilai sig. 0,000 < 0.05 maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan pelaksanaan protokol kesehatan yang teridiri dari cuci tangan, penggunaan masker dan jaga jarak. Berdasarkan didapatkan angka tertinggi adalah jaga jarak sebesar mean 3,7840 dan terendah cuci tangan sebesar mean 2,9371.Sesuai dengan hasil penelitian diharapkan masyarakat kembali sadar tentang pentingnya menerapkan disiplin protokol kesehatan covid 19 pada pola kebiasaan sehari hari.
GEJALA DEPRESI PADA IBU HAMIL: PREVALENSI DAN HUBUNGANNYA DENGAN DUKUNGAN SOSIAL Perwitasari Perwitasari; Risky Puji Wulandari
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v5i2.825

Abstract

Secara global, depresi dan kecemasan dilaporkan sebagai gangguan kesehatan mental yang umum terjadi dengan prevalensi berkisar antara 15% hingga 65%. Depresi tidak hanya berdampak negatif bagi ibu tetapi juga berdampak pada kesehatan keluarga dan masyarakat luas. Di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMIC), prevalensi depresi pada kehamilan tinggi dan diidentifikasi sebagai faktor risiko berat badan lahir rendah pada bayi dan kelahiran prematur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan prevalensi gejala depresi. pada kehamilan trimester III dan mengkaji hubungannya dengan faktor dukungan sosial. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 60 ibu hamil yang terdaftar di Puskesmas Pengasih I dan Pengasih II. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling. Gejala depresi dan dukungan sosial dinilai dengan EPDS dan SSQ-6, masing-masing. Data dianalisis menggunakan chi-square di SPSS 20. Prevalensi gejala depresi pada ibu hamil pada trimester ketiga ditemukan 8,3%. Tidak ada hubungan statistik dengan dukungan sosial (p=0,639). Penelitian selanjutnya harus menyelidiki lebih lanjut mengenai kualitas dukungan sosial yang dapat menjadi faktor potensial untuk mencegah depresi selama kehamilan.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU IBU POST PARTUM DALAM PERAWATAN BAYI SELAMA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGALI Tri Yubiah; Nurbaety Nurbaety
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v5i2.834

Abstract

The independent variable is family support, while the dependent variable is the behavior of postpartum mothers in caring for babies during the COVID-19 pandemic. This study aims to determine the relationship between family support and postpartum mother's behavior in caring for babies during the COVID-19 pandemic in the working area of the Ngali Health Center. The research design used correlation analytic, with a total sample of 140 respondents according to the calculation of the nominal ordinal correlation analytic sample size. The results of the study show that family support plays an important role in caring for babies during the COVID-19 pandemic, as seen in the results of the SPSS calculation showing that the correlation coefficient value is 0.381 while the confidence alpha is 0.05. so that there is a correlation between the two variables. It is hoped that with good family support, postpartum mothers can take good care of their babies during the current pandemic. With good baby care, they will grow up healthy and can become the next generation of a strong and quality nation
PODCAST ANDIS (ANTI DISMENORE): HIPNOTERAPI PADA REMAJA PEREMPUAN UNTUK MENGURANGI DISMENORE MENGGUNAKAN PODCAST ANIMASI PADA MAHASISWA BARU DIII KEBIDANAN UNS ANGKATAN 2021 Amina Diarsy; Siti Nurhidayati
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v5i2.849

Abstract

Dismenorea merupakan ketidaknyamanan yang dialami oleh perempuan yang mengalami menstruasi berupa nyeri yang dapat muncul sebelum siklus menstruasi maupun saat siklus menstruasi berlangsung. Terpi nonfarmakologis dalam mengurangi dismenorea salah satunya adalah dengan hipnoterapi. Hipnoterapi dilakukan secara mandiri dengan mengakses podcast ANDIS yang menampilkan video animasi untuk hipnoterapi mengurangi dismenorea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh podcast ANDIS pada remaja terhadap penurunan dismenorea. Jenis penelitian ini yaitu true exsperimental yaitu dengan rancangan pretest posttest. Sampel dalam penelitian ini yaitu Mahasiswi baru DIII Kebidanan UNS Angkatan 2021 yang berjumlah 50 mahasiswi, pengambilan sampel dengan menggunakan tabel kredjie dengan taraf signifikasi 5%. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan sampling purposive. Hasil menunjukkan setelah diberikan intervensi, mahasiswi yang mengalami nyeri ringan sebanyak 29 responnden (58%), mahasiswi yang mengalami nyeri sedang sebanyak 18 responden (36%), dan mahasiswi yang mengalami nyeri berat sebanyak 3 responden (6%). Podcast hipnoterapi ANDIS berpengaruh terhadap dismenorea pada mahasiswi DIII Kebidanan UNS Angkatan 2021. Dysmenorrhea is discomfort experienced by women who experience menstruation in the form of pain that can appear before the menstrual cycle or during the menstrual cycle. One of the non-pharmacological therapies in reducing dysmenorrhea is hypnotherapy. Hypnotherapy is carried out independently by accessing the ANDIS podcast which features animated videos for hypnotherapy to reduce dysmenorrhea. This study aims to determine the effect of ANDIS podcast on adolescents on the reduction of dysmenorrhea. This type of research is true experimental, namely the pretest posttest design. The sample in this study is the new DIII Midwifery Student at UNS Batch 2021, totaling 50 female students, sampling using the kredjie table with a significance level of 5%.The sampling technique in this research is purposive sampling. The results show that after the intervention, 29 respondents (58%), 18 respondents (36%), and 3 respondents (6%) experienced mild pain. The ANDIS hypnotherapy podcast has an effect on dysmenorrhoea in DIII Midwifery students at UNS Batch 2021.
PEMBERIAN ASI PADA BAYI DENGAN KELAHIRAN PREMATURE Melia Dwi Yitna Putri; Mufdlilah Mufdlilah
Journal of Midwifery and Reproduction Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v5i2.847

Abstract

Menyusui eksklusif adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan, Namun sering ibu-ibu tidak berhasil menyusui atau menghentikan menyusui lebih dini karena diantaranya ibu yang melahirkan bayi prematur dimana daya hisap dan menelan pada bayi prematur juga belum baik sehingga bayi mengalami kesulitan menyusu dan kondisi ini dapat membuat ibu stress. Kondisi kejiwaan ibu yang stres akan menentukan produkasi air susu, dimana hormon oksitosin tidak akan bekerja dan ASI akan tetap tersimpan dalam payudara dan tidak mengalir yang membuat ibu tidak semangat memberikan ASI kepada bayinya sehingga ibu mulai berpikir untuk beralih menggunakan susu formula agar dapat memenuhi kebutuhan bayinya. Sehingga scoping review ini bertujuan untuk mengetahui upaya ibu dalam pemberian ASI pada Bayi Premature. Metode yang digunakan adalah Prisma Flowchart (Preferred Reportung Items For Systematic review and Meta-Analyses), digunakan untuk menggambarkan alur pencarian literature. Hasil temuan Berdasarkan 8 artikel yang diperoleh didapatkan 8 artikel dengan grade A sebanyak 8 artikel dari metode kuantitatif, artikel kualitatif dengan grade A. Kesimpulan Pemberian ASI meliputi dengan pemberian konseling dan motivasi kepada ibu serta perawatan payudara. Kelahiran prematur dikarenakan bayi lahir belum cukup bulan atau adanya penyulit pada saat hamil yang mengakibatkan bayi harus segara dilahirkan.
Factor Related To The Readiness Of Young Women To Face Menarche At SDN 03 Cikodom Gunung Sindur Bogor Marisa Marcelina Limbong; Nurannisa Fitria Aprianti; Ayu Rimanda; D. Mustamu Qamal Pa’ni
Journal of Midwifery and Reproduction Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/jmr.v8i1.1085

Abstract

Masa pubertas remaja putri ditandai dengan terjadinya menstruasi pertama kali. Faktor-faktor kesiapan menghadapi menarche yaitu usia, pengetahuan,ketersediaan informasi, peran ibu dan dukungan teman sebaya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche di SDN 03 Cikodom Gunung Sindur Bogor. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional study. Waktu penelitian dilaksanakan Desember 2024- Februari 2024. Populasi dan sampel adalah semua murid perempuan kelas IV dan V berjumlah 60 orang dengan teknik total sampling. Analisa yang digunakan chi square Test. Hasil : ada hubungan antara umur usia  p = 0,019, pengetahuan p = 0,011, ketersediaan informasi p = 0,000, peran ibu p = 0,000 dan dukungan teman sebaya p = 0,019 dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan informasi tentang menstruasi, dan upaya dalam menghadapi menarche agar dapat mempersiapkan lebih dini dalam menghadapi masa menarche