cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Efektivitas Media Kalender terhadap Peningkatan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri sebagai Upaya Pencegahan Anemia Saputra, Dimas Duwi; Anggraeni, Atika Dhiah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6263

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat dicegah melalui kepatuhan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Namun, kepatuhan konsumsi TTD masih rendah sehingga dibutuhkan media edukatif yang efektif, salah satunya adalah media kalender sebagai alat pengingat visual. Tujuan untuk mengetahui efektivitas media kalender terhadap peningkatan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri sebagai upaya pencegahan anemia. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pre-test and post-test. Sebanyak 61 remaja putri usia 12–18 tahun dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa penggunaan media kalender dilakukan selama dua minggu. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara daring dan dianalisis menggunakan uji paired t-test. Sebelum intervensi, mayoritas responden berada dalam kategori kepatuhan rendah (95,1%). Setelah dua minggu intervensi dengan media kalender, terjadi peningkatan kepatuhan menjadi kategori sedang pada 75,4% responden. Rata-rata skor kepatuhan meningkat dari 3,04 menjadi 6,67. Uji statistik paired t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Media kalender terbukti efektif meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Media ini dapat menjadi salah satu alternatif edukasi visual yang mendukung program pencegahan anemia di kalangan remaja.
Evaluasi Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Kesiapsiagaan Perawat dalam Menghadapi Bencana: Literature Review Putri, Novica Ariyanti; Saripah, Eli; Hasni, Hasni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6273

Abstract

Pelayanan kesehatan pada saat bencana merupakan faktor yang sangat penting dalam mencegah terjadinya kematian, kecacatan dan kejadian penyakit akibat bencana. Perawat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup perlu dipersiapkan untuk meminimalkan dampak negatif. Instrumen untuk mengukur kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana sangat penting dilakukan agar dapat mengirimkan petugas kesehatan terbaik dilokasi bencana. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dalam literature review untuk mendapatkan instrumen yang menilai kesiapsiagaan perawat menghadapi bencana.Metode : Jenis penelitian ini adalah literature review untuk mendapatkan instrumen yang menilai kesiapsiagaan perawat menghadapi bencana. Pencarian artikel menggunakan PICO dengan memasukkan kata kunci serta bolean OR, AND, NOT. Pencarian terbatas pada tahun 2014–2024 dan ditulis dalam bahasa Inggris dalam empat database yaitu Springer Nature, PubMed dan Willey Online Library. Kriteria inklusi yang ditetapkan dalam pencarian jurnal adalah open access, quantitative, full text dan perawat teregistrasi. Kriteria eksklusi yang ditetapkan replikasi, meta analysis, systematic review, dan qualitative. Didapatkan 295 jurnal. Analisa dilakukan menggunakan checklist critical appraisal JBIHasil: Hasil skrining didapatkan 10 artikel yang sesuai untuk mengukur kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana. Uji validitas dilakukan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA), analisis faktor eksploratori (EFA) serta analisis komponen utama (rotasi Promax dengan prosedur Normalisasi Kaiser, SPSS versi 15). Uji reliabilitas dengan melakukan uji konsistensi internal instrumen yang menilai kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana serta test-retest pada penelitian Tavan et all sebesar 0,82 dengan total varian 67,57%. Simpulan : Literature review ini mendapatkan hasil kuesioner disaster preparedness evaluation tool (DPET) dapat menjadi instrumen yang untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan dan mengukur kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana.
Kajian Studi Keselamatan Pasien melalui Edukasi dan Observasi Kepatuhan SOP Risiko Pasien Jatuh Wibisono, Pancoro Wahyu; Susanti, Indri Heri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6274

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu isu global, terutama saat keberadaan pasien di rumah sakit. Penerapan keselamatan pasien di rumah sakit memerlukan peran perawat sebagai tenaga kesehatan yang paling dominan dan langsung bertemu pasien selama 24 jam, oleh sebab itu perlu melihat sejauh mana peran perawat dalam mencegah insiden keselamatan pasien. Kejadian jatuh merupakan suatu hal yang tidak diharapkan yang biasanya disebabkan seperti faktor lingkungan, faktor psikologis, faktor usia dan keadaan umum pasien yang dapat menyebabkan cedera fisik. Maka sangatlat penting bagi perawat untuk lebih menerapkan SOP resiko jatuh dan pemberian edukasi kepada pasien dan keluarga untuk meningkatkan pengetahuan pasien tetang resiko jatuh. Adapun dalam penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa masih banyaknya pasien dan keluarga yang belum sepenuhnya mengetahui adanya tujuan edukasi serta penanganan awal dalam pencegahan risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan pasien dan keluarga sebelum dan setelah diberikan edukasi tentang resiko jatuh menggunakan kuisioner FRAQ dan mengobservasi kepatuhan perawat terhadap SOP resiko jatuh Di Ruang Ruang Asoka Rsud Prof Dr. Margono Soekarjo. Responden yang digunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 10 pasien dan 10 perawat pendidikan kesehatan yang dilengkapi dengan media leaflet disertai dengan cara pemasangan segitiga resiko jatuh dan memberi tahu pasien dan keluarga apabila pasien terindikasi resiko jatuh maka di rekam medis pasien akan di tempel stiker fals risk. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga dari yang sebelumnya 40% paham tentang risiko jatuh menjadi 80%. Hasil observasi didapatkan kepatuhan perawat terhadap SOP risiko pasien jatuh sudah masuk kategori baik yaitu 86%. Penelitian ini menunjukkan pentingnya edukasi pasien dan kepatuhan perawat terhadap SOP untuk meningkatkan keselamatan pasien terkait resiko jatuh.
Pengaruh Pemberian Masase Minyak Zaitun terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Rheumatoid Arthritis Rahmi, Intan Mutia
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6295

Abstract

Rheumatoid Arthritis merupakan inflamasi kronis yang menyerang bagian organ internal sehingga dapat mempengaruhi bagian tubuh terutama sendi seperti (pergelangan tangan, kaki dan lutut). Proses inflamasi pada bagian tubuh inilah yang akan menyebabkan rasa nyeri hingga pembengkakan dalam jangka waktu yang lama. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui apakah ada pengaruhnya dengan pemberian masase minyak zaitun terhadap penurunan skala nyeri pada pasien Rheumatoid Arthritis di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekperimen semu melalui rangcangan penelitian one group pre-test dan post-test design. Populasi penelitiam terdiri dari pasien yang dirawat inap lebih dari 3 hari dengan diagnosa medis Rheumatoid Arthritis di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling, dimana sebanyak 39 pasien akan menjadi sampel pada penelitian ini diambil dari pasien yang lebih dari 3 hari masa rawat inap dan terdiagnosa Rheumatoid Arthritis. Data penelitian dikumpulkan melalui pengukuran skala nyeri, dianalisa melalui uji wilcoxon. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sebelum dilakukannya masase minyak zaitun ditemukan mayoritas responden berada pada skala ringan sebanyak 16 orang dan minoritas skala nyeri berat sebanyak 9 orang. Setelah dilakukan pemberian masase minyak zaitun mayoritas responden berada pada skala nyeri ringan sebanyak 33 orang dan minoritas responden berada pada skala nyeri berat, Kesimpulannya adalah setelah di lakukan intervensi pemberian masase minyak zaitun terdapat penurunan skala nyeri pada pasien Rheumatoid Arthrtis menunjukan hasil 0,000 <p. value 0,05 yang artinya adanya pengaruh massase minyak zaitun tehadap penurunan skala nyeri pada pasien Rhematoid Arthritis.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lama Penyembuhan Luka Diabetes Mellitus Ginting, Liani Br
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6296

Abstract

Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolik terutama karbohidrat disebabkan oleh berkurangnya atau ketiadaan hormon insulin dari sel beta pankreas, atau akibat gangguan fungsi insulin, atau keduanya. Lama penyembuhan luka diabetes melitus dipengaruhi oleh faktor usia, status gizi, kadar gula darah, kepatuhan diet, aktivitas fisik, dan kepatuhan minum obat. Pada kasus ulkus kaki diabetik, penyembuhan luka sering kali terhambat sehingga meningkatkan risiko amputasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi lama penyembuhan luka pada pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh responden yang mengalami diabetes melitus dengan luka pada bagian tubuhnya, teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak sebanyak 40 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan timbangan berat badan, pengukur tinggi badan, Easy Touch® GCU untuk mengetahui kadar glukosa darah, Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) untuk mengetahui kepatuhan minum obat, dan Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT) untuk menilai luka. Analisis data menggunakan uji bivariat Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi berpengaruh signifikan terhadap lama penyembuhan luka (p < 0,05), dengan OR sebesar 28,884 (95% CI 2,760-302,240), status gizi baik memiliki kemungkinan pengaruh sebesar 28,884 kali lebih besar untuk sembuh lebih cepat. Kesimpulannya adalah status gizi merupakan faktor dominan yang mempengaruhi lama penyembuhan luka pada pasien DM di RSU Royal Prima.
Hubungan Pelaksanaan Teknik Perawatan Luka Sederhana pada Pasien Pasca Operasi dengan Length of Stay Pasien Rawat Inap Debora, Trionyta
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6297

Abstract

Proses operasi akan mengakibatkan luka pada tubuh seseorang, proses ini membutuhkan perawatan luka pada pasca operasi. Penatalaksanaan perawatan luka bertujuan untuk mempercepat kesembuhan luka itu sendiri dengan cara mempertahankan luka dalam kondisi lembap, mengontrol kejadian infeksi, mengabsorbsi cairan luka yang berlebihan, membuang jaringan mati, menjaga luka tetap steril, dan cost-effective. Faktor inilah yang juga akan dapat mempengaruhi lamanya pasien dirawat diruang rawat inap atau Length of Stay pasien. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa hubungan pelaksanaan teknik perawatan luka sederhana pasca operasi dengan Length of Stay pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan survey analitik dan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di ruang rawat inap pasien pasca operasi RSU Royal Prima pada bulan Maret 2025. Populasi merupakan seluruh pasien pasca operasi yang dirawat inap lebih dari 3 hari dan mendapatkan perawatan luka sederhana. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling, berdasarkan teknik ini maka peneliti menentukan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Data yang diperoleh akan dianalisa univariat dan bivariat melalui uji Wilcoxon. Hasil penelitian menjelaskan bahwa hasil uji chi-square diperoleh nilai P<0,006 artinya ada hubungan antara pelaksanaan Teknik perawatan luka sederhana pasca operasi bedah dengan Length of Stay (LOS) pada pasien rawat inap di RSU Royal Prima. Kesimpulan adalah ada hubungan antara pelaksanaan Teknik perawatan luka sederhana pasca operasi bedah dengan Length of Stay (LOS) pada pasien rawat inap di RSU Royal Prima.
Pengaruh Dialectical Behavior Therapy pada Perilaku Agresif: Tinjauan Sistematis dengan Narative Review Puspitasari, Santi; Rokayah, Cucu; Novianti, Wini Resna
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6298

Abstract

Perilaku agresif merupakan penyebab utama kematian karena adanya resiko perilaku kekerasan, kemarahan yang berlebih karena sulitnya mengontrol emosi. Perlunya mengurangi perilaku agresif dilakukan suatu pencegahan yaitu menerapakan DBT (Dialectical Behavior Therapy) suatu intervensi terapi psikoteraupetik yang dapat membantu pasien dalam mengendalikan emosi, menerima keadaan sekarang, dan mengubah perilaku negatif yang dilakukan pasien sebelumnya ke arah perilaku yang lebih positif. Tujuan: mengetahui bagaimana efek Dialectical Behavior Therapy (DBT) terhadap pasien dengan perilaku agresif. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam literature riview ini berjenis narrative riview, sumber litretur yang digunakan dalam proses pencarian artikel yaitu database dari Pubmed, EBSCO dan kata kunci yang digunakan Dialectical Behavior Therapy, Mental Disorder, Anger, Aggressive Behavior. Hasil: menunjukkan bahwa DBT sangat efektif digunakan sebagai intervensi membantu pasien dengan perilaku agresif. Kesimpulan: bahwa efek dialectical behavior therapy (DBT) berpengaruh efektif terhadap pasien dalam perilaku agresif.
Pengaruh Latihan Kaki Intradialitik Exercise terhadap Pernapasan Pasien yang Melakukan Tindakan Hemodialisa Harita, Grasiana Dewi Widyastuti; Telaumbanua, Fitri Damai Yanti; Ramadhani, Fanny Rizka; Erlina, Dian; Nababan, Tiarnida
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6300

Abstract

Hemodialisis (HD) merupakan pengobatan terpenting bagi pasien dengan penyakit ginjal stadium akhir. Hemodialisa dapat menyebabkan komplikasi salah satunya yaitu pada pernapasan pasien. Salah satu manajemen dengan memberikan latihan kaki Intradialitik exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kaki Intradialitik exercise terhadap pernapasan pasien setelah melakukan tindakan hemodialisa. Metode penelitian menggunakan desain quasi expriment one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh responden yang sedang hemodialisa dengan jumlah 80 orang dan teknik pengambilan sampel sampling jenuh sebanyak 80 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan analisa bivariat menggunakan chi-square. Hasil penelitian didapatkan mayoritas berusia 66-75 tahun, berjenis kelamin laki-laki, beragama Islam dan berpendidikan SMA. Pernapasan pasien sebelum dilakukan intervensi mandiri keperawatan mayoritas pasien mengalami Takipnea dan setelah dilakukan Intradialitik exercise pernapasan pasien menjadi normal serta Latihan kaki intradialiti Exercise mayoritas dilakukan seluruhnya sesuai dengan SOP kepada pasien dengan kategori baik. Berdasarkan hasil analisa data didapatkan hasil sig.(2-tailed) 0,00. Hal ini membuktikan bahwa adanya pengaruh latihan kaki intradialiti exercise terhadap pernapasan pasien yang menjalani hemodialisa.
Penerapan Fisioterapi Dada pada An. Z dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Rahmawati, Amy Nur; Cahyaningrum, Etika Dewi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6311

Abstract

Pneumonia adalah kondisi peradangan pada paru-paru yang terjadi akibat infeksi akut di saluran pernapasan, yang bisa disebabkan oleh virus, bakteri, maupun jamur. Pada anak balita, gejala yang paling sering muncul meliputi batuk dan kesulitan bernapas. Fisioterapi dada merupakan metode terapi yang mencakup teknik drainase postural, perkusi, serta getaran pada dada dengan tujuan membantu mengeluarkan lendir atau sekresi dari saluran pernapasan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan saturasi oksigen dan respiratory rate sebelum dan sesudah penerapan fisioterapi dada dalam mengatasi bersihan jalan nafas tidak efektif pada An. Z di ruang Aster RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode yang digunakan adalah Terapi non-farmakologi penerapan fisioterapi dada metode penelitian pre-experimental dengan single group pretest-posttest design. Pengumpulan data dari kegiatan ini yaitu Persetujuan keluarga pasien untuk tindakan fisioterapi dada, Pengkajian, Intervensi, Implementasi yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut, dan Evaluasi dengan pemeriksaan SPO2, RR serta suara tambahan sebelum dan sesudah melakukan Fisioterapi dada. Hasil dari Penerapan fisioterapi dada terhadap bersihan jalan nafas tidak efektif yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut terhadap An. Z dengan pneumonia di ruang Aster terdapat kesimpulan yaitu terdapat peningkatan saturasi oksigen dan penurunan respiratory rate dengan saturasi oksigen sebelum diberikan tindakan adalah 93% dan Respiratory rate 44x/menit dan setelah dilakukan tindakan saturasi oksigen meningkat menjadi 98% dan Respiratory rate menurun menjadi 38x/menit. Kesimpulan dari penelitiam penerapan fisioterapi dada efektif dalam mengatasi bersihan jalan nafas tidak efektif pada pasien dengan pneumonia.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Status Mental pada Remaja Fitri, Natasya Aidil; Sari, Niken Yuniar; Nauli, Fathra Annis
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6312

Abstract

Kesehatan mental merupakan keadaan psikologis yang meliputi aspek seperti emosi, pikiran, perilaku dan interaksi sosial. Pemakaian media sosial adalah salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan status mental pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 300 responden remaja menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk mengukur kesehatan mental dan Skala Intensitas Penggunaan Media Sosial (SIPMS) untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan uji Chi Square dan Uji Fisher. Hasil uji statistik menggunakan uji Fisher menunjukkan tidak adanya hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan status mental kategori kekuatan dengan p value (0,445) > α (0,05) dan hasil uji statistik Chi Square menunjukkan adanya hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan status mental kategori kesulitan dengan p value (0,047) < α (0,05). Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi meningkatkan resiko status mental borderline dan abnormal pada remaja.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue