cover
Contact Name
Sugeng Maryanto
Contact Email
sugengmaryanto99@gmail.com
Phone
+6281225183599
Journal Mail Official
sugengmaryanto99@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
ISSN : 19780346     EISSN : 25803751     DOI : 10.35473
Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang gizi dan kesehatan. Jurnal Gizi dan Kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah di bidang gizi dan kesehatan kepada para praktisi di bidang gizi, baik yang bergerak di bidang pendidikan gizi maupun yang bergerak di bidang pelayanan gizi di rumah sakit dan puskesmas, serta para praktisi gizi di dinas kesehatan maupun institusi-institusi lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 280 Documents
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI SUSU SAPI SEGAR DAN ASUPAN KALSIUM DENGAN STUNTING PADA ANAK USIA 7-9 TAHUN DI SDN 3 URUTSEWU KECAMATAN AMPEL KABUPATEN BOYOLALI Anisa Puspitasari; Sugeng Maryanto; Indri Mulyasari
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu akibat yang muncul dari keadaan kekurangan zat gizi yangberlangsung lama. Salah satu dari zat gizi tersebut adalah kalsium yang banyak dihasilkandengan konsumsi susu sapi segar. Konsumsi susu sapi segar dan asupan kalsium yang defisitakan berdampak pada terhambatnya pertumbuhan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara konsumsi susu sapi segar danasupan kalsium dengan Stunting Pada Anak Usia 7-9 Tahun Di SDN 3 Urutsewu KecamatanAmpel, Kabupaten Boyolali.Penelitian ini merupakan studi korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh seluruh siswa yang berumur 7-9 tahun di SDN 3 UrutsewuKecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Didapatkan sampel 77 anak dengan metode totalsampling. Cara pengambilan data menggunakan microtoice dan FFQ semi kuantitatif.Analisis bivariat menggunakan uji pearson product moment (α= 0,05).Hasil penelitian ini adalah : konsumsi susu sapi segar paling banyak dalam kategori tinggiyaitu sebanyak (53,24%), kategori rendah (46,74%). Asupan kalsium paling banyak dalamkategori kurang yaitu sebanyak (46,74%), kategori cukup (35,06%), kategori lebih (18,20%).Stunting sebanyak 48 siswa (62,33%) dan tidak stunting 29 siswa (37,66%). Ada hubunganantara konsumsi susu sapi segar dengan stunting (p= 0,0001, r= 0,428). Ada hubungan antaraasupan kalsium dengan stunting (p =0,0001, r= 0,595).Disimpulkan bahwa ada hubungan antara konsumsi susu sapi segar dan asupan kasiumdengan stunting pada anak usia 7-9 tahun di SDN 3 Urutsewu, Kec. Ampel, Kab. Boyolali.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG BUDAYA PERSONAL HYGIENE SELAMA SAKIT DI SUKU COSTA, OECUSSE TIMOR LESTE Francisco Soares; Priyanto; Zumrotul Choiriyah
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal hygiene merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untukmempertahankan kesehatan, baik secara fisik maupun psikologis. Pemenuhan kebersihan diridapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya, budaya, nilai sosial, pada individu ataukeluarga, pengetahuan terhadap perawatan diri, serta persepsi terhadap perawatan diri. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan tingkat pendidikantentang persepsi masyarakat terhadap budaya personal hygiene selama sakit.Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian survei deskriptif dengan desaincross-sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 250 KK. Pengambilan sampeldalam penelitian ini dengan cara proporsional stratified random sampling sebanyak 72responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian data dianalisamenggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan P < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan tingkat pengetahuan masyarakat denganpersepsi personal hygiene selama sakit di Suku Costa, Oecusse Timor Leste dengan hasil Pvalue yang didapatkan adalah 0,036 (P value < 0,05)
BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA PITROSARI KECEMATAN WONOBOYO KABUPATEN TEMANGGUNG Fridaningsih; Puji Pranowowati; Auly Tarmali
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi merupakan faktor yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembanganotak. Beberapa faktor masalah gizi terutama gizi buruk dan kurang akan menyebabkankegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan dan menurunkan daya tahantubuh yang berakibat meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui beberapa faktor yang berhubungan dengan status gizi pada balitadi Desa Pitrosari Kecamatan Wonoboyo Kabupaten Temanggung.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi padapenelitian ini adalah seluruh balita di Desa Pitrosari sebesar 118 balita. Sampel diambil secaraaccidental sampling sebanyak 81 balita. Teknik analisa data menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan dari 81 responden yang diteliti 49,4% mempunyaipengetahuan baik, 84,0 % keluarga berpenghasilan tidak cukup, 77,8% balita tidak terinfeksidan 67,9% balita mempunyai status gizi baik. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa adahubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita (p=0,003), tidak ada hubunganantara pendapatan keluarga dengan status gizi balita (p=0,206), ada hubungan antara penyakitinfeksi dengan status gizi balita (p=0,007).
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH APEL (MALUS SYLVESTRIS MILL) VARIETAS ROME BEAUTY PADA MENCIT HAMIL YANG TERPAPAR ASAP ROKOK Karina Febrianti; Niken Dyah Ariesti; Dian Oktianti
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok merupakan salah satu faktor lingkungan yang dapat menyebabkan cacat lahir.Kebiasaan merokok pada wanita hamil dapat menyebabkan abortus spontan dan kematianjanin prenatal. Untuk menangkal radikal bebas yang ditimbulkan asap rokok, tubuhmemerlukan antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.Selain vitamin E, flavonoid diketahui memiliki efek antioksidan yang sangat bermanfaat,salah satu flavonoid yang terdapat dalam jus apel (Malus sylvestris Mill) varietas Rome beautyadalah kuersetin .Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus apelterhadap efek dari paparan asap rokok pada mencit hamil.Jenis rancangan penelitian ini bersifat eksperimental murni dengan post test onlycontrol group design dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satukelompok kontrol negatif (1 batang rokok/hari), satu kelompok kontrol positif (vitamin Edosis 130 IU), dan 3 kelompok perlakuan jus apel (Malus sylvestris Mill) varietas Romebeauty dosis 0,83g/20g BB, 1,67g/20gBB dan 2,5g/20gBB). Data yang didapat berupa dataPKBP induk mencit, berat badan fetus dan jumlah fetus mencit. Data dianalisis menggunakanSPSS 21,0 for Windows dengan taraf kepercayaan 95% .Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok perlakuan jus apel (Malus sylvestrisMill) varietas Rome beauty dosis 1,67g/20g BB dan 2,5g/20g BB memiliki efek dilihat dariPKBP induk mencit dan berat badan fetus mencit yang terpapar asap rokok sebanding denganvitamin E dosis 130 IU.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI MAKANAN JAJANAN DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA SISWI SMA TEUKU UMAR SEMARANG Rina Oktaviani; Indri Mulyasari; Galeh Septiar Pontang
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada usia remaja disebabkan oleh beberapa faktor yaitu seringnya meninggalkan waktu makan, konsumsi makanan jajanan yang rendah zat gizi, dan membatasi frekuensi makan. Dampak negatif kurangnya kadar Hb, berkurangnya konsentrasi, berkurangnya prestasi, berkurangnya semangat belajar, dan mudah terserang infeksi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan energi, protein, dan zat besi dari makanan jajanan dengan kadar hemoglobin pada siswi SMA Teuku Umar Semarang. Penelitian ini merupakan studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Dengan populasi siswi di SMA Teuku Umar Semarang. Jumlah sampel sebesar 61 siswi diambil dengan metode proportional random sampling. Kadar hemoglobin diukur dengan hemoglobinometer digital, dan konsumsi makanan jajanan diukur menggunakan FFQ semi kuantitatif. Analisis data dengan menggunakan uji korelasi pearson product moment pada α 0,05). Rata-rata asupan energi pada siswi 33,1% denganpaling rendah 28,3%, dan paling tinggi 38,0%. Rata-rata asupan protein pada siswi 31,3% dengan paling rendah 27,6%, dan paling tinggi 33,5%. Rata–rata asupan zat besi pada siswi 36,3 % denganpaling rendah 23,5%, dan paling tinggi 43,4%. Ada hubungan antara asupan energi, asupan protein, asupan zat besi dengan kadar hemoglobin dengan nilai p-value secara runtut (p = 0,008), (p = 0,001), (p = 0,001). Ada hubungan antara asupan energi, protein, dan zat besi dari makanan jajanan dengan kadar hemoglobin pada siswi SMA Teuku Umar Semarang.
HUBUNGAN PERAN KONSELOR DENGAN KEPATUHAN ODHA DALAM MENGKONSUMSI ARV DI VCT RSUD MGR. GABRIEL MANEK, SVD ATAMBUA Wilfrida Yuliana Sose; Gipta Galih Widodo; Puji Lestari
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran konselor merupakan salah faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan ODHA dalam mengkonsumsi ARV. VCT RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua memiliki dua orang konselor yang bertugas untuk memberikan konseling kepada ODHA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara peran konselor dengan kepatuhan ODHA dalam mengkonsumsi ARV di VCT RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan desain penelitiannya adalah studi potong lintang (cross-sectional). Populasi dalam penelitian ini adalah ODHA yang mendapat ARV berjumlah 163 orang, dengan sampel yang diambil sebanyak 62 ODHA, dengan mengggunakan teknik quota sampling. Uji statistik yang digunakan untuk menghubungkan peran konselor dengan kepatuhan ODHA dalam mengkonsumsi ARV ini adalah uji Fisher Exact. Data yang diambil dilakukan analisis univariat dan bivariat. Pada analisis univariat didapatkan gambaran peran konselor baik sebanyak 68,3 %, kurang baik sebanyak 31,7 % dan gambaran kepatuhan ODHA yang patuh 85,7 %, tidak patuh 14,3 %. Sedangkan analisis bivariat didapatkan ada hubungan antara peran konselor dengan kepatuhan ODHA dalam mengkonsumsi ARV di VCT RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua. Sesuai dengan hasil penelitian bahwa ada hubungan antara peran konselor dengan kepatuhan ODHA dalam mengkonsumsi ARV di VCT RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, maka disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat meneliti tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan ODHA dalam mengkonsumsi ARV, yaitu faktor dukungan sosial keluarga dan pengetahuan tentang HIV dan terapinya.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI (IMT/U) DENGAN DERAJAT SINDROM PRA MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PONPES MAHIRUL HIKAM ASSALAFI PAYUDAN KENTENG KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN SEMARANG Yuniati; Indri Mulyasari; Rahardjo Apriyatmoko
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang wanita pada masa remaja lebih rentan mengalami permasalahan yang terkaitpada saat menstruasi. Masalah yang cukup sering ditemukan adalah Sindrom Pra Menstruasi(SPM). Di Indonesia angka prevalensi dapat mencapai 85% dari seluruh populasi wanita usiareproduksi, yang terdiri dari 60-75 % mengalami SPM sedang dan berat. Salah satu penyebabterjadinya SPM adalah Status Gizi (IMT/U). Semakin tinggi skor IMT/U maka derajat SPMsemakin berat. Dampak SPM yang paling berat adalah terjadinya Pre Menstrual DysphoricDisorder (PMDD). Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan AntaraStatus Gizi (IMT/U) Dengan Derajat Sindrom Pra Menstruasi Pada Remaja Putri di PonpesMahirul Hikam Assalafi Payudan Kenteng Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang.Metode desain penelitian yang digunakan adalah Observasional Analitik denganpendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 85 responden. Pengambilansampel menggunakan Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesionerdan pengukuran antropometri. Analisa bivariat menggunakan uji Kendall Tau dengan nilai pdengan α=0,05.Sebagian besar 31 responden (36,5%) memiliki status gizi (IMT/U) kategori gemukdan 44 responden (51,8%) mengalami derajat sindrom pra menstruasi dalam kategori sedang.Hasil analisa data menunjukkan ada hubungan antara Status Gizi (IMT/U) dengan DerajatSindrom Pra Menstruasi (p value sebesar 0,009).Disimpulkan bahwa ada Hubungan Antara Status Gizi (IMT/U) Dengan DerajatSindrom Pra Menstruasi Pada Remaja Putri di Ponpes Mahirul Hikam Assalafi PayudanKenteng Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang.
HUBUNGAN ASUPAN AIR PUTIH DENGAN INDEKS MASSA TUBUH MENURUT UMUR (IMT/U) DAN PERSEN LEMAK TUBUH Indri Mulyasari; Galeh Septiar Pontang
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 18 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja yang kelebihan berat badan dengan indeks massa tubuh (IMT) dan persen lemaktubuh tinggi berisiko menderita sindrom metabolik. Beberapa penelitian melaporkan asupanair putih berhubungan dengan IMT dan persen lemak tubuh. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan kebiasaan asupan air putih dengan Indeks Massa Tubuh menurut Umur(IMT/U) dan persen lemak tubuh.Desain penelitian ini deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitianberusia 11-15 tahu sejumlah 88 orang menggunakan teknik simple random sampling. Analisisbivariat menggunakan uji spearman (=0,05).Hasil penelitian menunjukkan variabel asupan air putih memiliki nilai median 1000 ml,IMT/U +0,0001 SD, dan persen lemak tubuh 20,7%. Ada hubungan antara asupan air putihdengan IMT/U (r=-303, p=0,004) dan persen lemak tubuh (r=-0,419, p=0,0001).Disimpulkan bahwa ada hubungan antara asupan air putih dengan IMT/U dan persen lemaktubuh.
KEMAMPUAN INFUSA DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) MELARUTKAN KALSIUM BATU GINJAL SECARA IN VITRO Nurul Fahmi Hidayah; Nova Hasani Furdiyanti; Jatmiko Susilo
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 18 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit batu ginjal adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh adanya penumpukankadar kalsium pada ginjal. Daun rambutan (Nephelium lappaceum L) mengandung flavonoidyang diduga mempunyai efek melarutkan batu ginjal. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui kemampuan daun rambutan dalam melarutkan batu ginjal secara in vitro.Penelitian ini merupakan penelitian post eksperimentalyang terdiri dari berbagai serikadar infusa daun rambutan, yaitu kadar 10%, 15% dan 20% b/v. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode gravimetri. Data dianalisa dengan menggunakan AnalisaSatu Jalur dan dilanjutkan dengan uji LSD dengan SPSS versi 16 for windows dengan tarafkepercayaan 95%.Rata-rata persen kelarutan hasil penimbangan bobot konstan batu ginjal pada kadar10% adalah 13,5% selama 3 jam perendaman, 20,08% selama 5 jam perendaman dan 29,9%selama 7 jam perendaman. Hasil uji One Way Anova dan uji LSD menunjukan adanyaperbedaan yang bermakna. Pada kadar 15% adalah 32,36% selama 3 jam perendaman,35,86% selama 5 jam perendaman dan 41,22% selama 7 jam perendaman. Hasil uji One WayAnova dan uji LSD menunjukan adanya perbedaan yang bermakna. Pada kadar 20% adalah39,82% selama 3 jam perendaman, 43,08 selama 5 jam perendaman dan 50,92% selama 7 jamperendaman. Hasil uji One Way Anova dan uji LSD menunjukan adanya perbedaan yangbermakna. Kelarutan tertinggi adalah kadar infusa 20% dengan waktu perendaman selama 7jam yaitu sebanyak 50,92%. Hasil uji One Way Anova dan uji LSD menunjukan adanyaperbedaan yang bermakna.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PENYIMPANAN GARAM DENGAN KADAR YODIUM GARAM PADA RUMAH TANGGA DI DESA JRAHI KECAMATAN GUNUWUNGKAL KABUPATEN PATI Putri Janurwati; Sigit Ambar Widyawati; Sri Wahyuni
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 18 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

GAKY salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius, hal ini tidak terbatas pada gondok dan kreatinisme saja, tetapi berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia secara luas. Kecamatan Gunungwungkal merupakan salah satu kecamatan endemis dengan prevalensi gondok anak sekolah 32,33%. Salah satu penanggulangan GAKY adalah peningkatan konsumsi garam beryodium. Pati merupakan daerah penghasil garam, akan tetapi tingkat konsumsi garam beryodium masyarakat Pati masih kurang yaitu 74,63%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu tentang penyimpanan garam dengan kadar yodium garam pada rumah tangga di Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Desain yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga yang mempunyai anak SD yang ada di Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati tahun 2015 dengan sampel sebanyak 100 rumah tangga yang diambil secara simple random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan Iodine test, Analisis datamenggunakanuji Chi Square(α= 0,05). Hasil analisis data diperoleh sebanyak 64,0% memiliki pengetahuan kurang baik, 52,0% mempunyai sikap negatif, dan 51,0% menggunakan garam dengan kandungan yodium kurang. Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang penyimpanan garam dengan kadar yodium garam ( p = 0,0001), ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu tentang penyimpanan garam dengan kadar yodium garam ( p = 0,0001)

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 17 No. 2 (2025): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 17 No. 1 (2025): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 14 No 2 (2022): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 1 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 12 No 27 (2020): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 12 No 1 (2020): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 26 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 25 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 10 No 24 (2018): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 10 No 23 (2018): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 22 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 19 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 18 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 15 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN0 Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 15 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 14 (2015): JURAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 13 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 6 No 11 (2014): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 5 No 10 (2013): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 5 No 9 (2013): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 4 No 8 (2012): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 4 No 7 (2012): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 3 No 6 (2011): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 3 No 5 (2011): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 2 No 4 (2010): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 2 No 3 (2010): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN More Issue