cover
Contact Name
Sugeng Maryanto
Contact Email
sugengmaryanto99@gmail.com
Phone
+6281225183599
Journal Mail Official
sugengmaryanto99@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
ISSN : 19780346     EISSN : 25803751     DOI : 10.35473
Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang gizi dan kesehatan. Jurnal Gizi dan Kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah di bidang gizi dan kesehatan kepada para praktisi di bidang gizi, baik yang bergerak di bidang pendidikan gizi maupun yang bergerak di bidang pelayanan gizi di rumah sakit dan puskesmas, serta para praktisi gizi di dinas kesehatan maupun institusi-institusi lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 280 Documents
FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA Indri Mulyasari; Dwi Agnes Setiana
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Riskesdas 2013, prevalensi stunting meningkat hingga 37,2%. Asupan protein yang kurang dan riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) dapat mempengaruhi pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan protein dan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berusia 36-59 bulan sejumlah 64 orang yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman (a=0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh subjek penelitian mengalami stunting, 12 (18,80%) sangat pendek dan 21 (32,80%) pendek. Sebagian besar asupan protein defisit, yaitu 28 (43,8%) defisit berat, 8 (12,5%) defisit sedang, dan 18 (28,1%) defisit ringan. Subjek penelitian sebanyak 20 (31,25%) balita memiliki riwayat BBLR dan 44 (68,75%) tidak BBLR. Asupan protein (r=0,753, p= 0,0001) dan BBLR (r=0,001, p=0,415) berhubungan bermakna dengan stunting. Disimpulkan bahwa asupan protein dan BBLR memiliki hubungan bermakna dengan stunting.
UJI EFEK DIURETIKAJUS BUAH STRAWBERRY (FRAGARIA ANANASSA) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR L. Ali Akbar; Niken Dyah Ariesti; Richa Yuswantina
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaantanamanobatsemakinberkembang di masyarakat, salah satunya buah strawberry atau Fragaria ananassa yang mengandung senyawa flavonoid dan diduga dapat digunakansebagaiobatalternatif diuretika.Tujuandaripenelitianiniuntukmengetahuiefekdiuretika jus buah strawberry pada tikusputihjantangalurwistar. Penelitian ini merupakan eksperimentalmurnidengandesainpost test,terdiridari 5 kelompok, kelompok I control positif (furosemid), kelompok II control negatif (aquadest+CMC-Na 1%) dankelompokIII, IV dan V masing-masingdiberi jus buah strawberry kadar 10% v/v, 15% v/v, dan 20% v/v. Pengukuran volume urin dilakukan selama 8 jam, kemudian dihitung AUC (Area Under the Curve) dan % daya diuretik. Data AUC dianalisis menggunakan uji SPSS 15,0 for windows dengan uji ANOVA satu jalan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasilpenelitianmenunjukkan jus buah strawberry mempunyaiefekdiuretika karena senyawa flavonoid yang terkandung pada buah tersebut yangmampumeningkatkanvolume urin. Jus buah strawberry kadar 20% v/v memiliki efek diuretik sebandingdenganfurosemid(dosis 0,5068 mg/200gBB).
EFEK PERASAN BROKOLI (BRASSICA OLERACEAE) SEBAGAI ANTI ALERGI TERHADAP RESPON ANAFILAKSIS KUTAN AKTIF PADA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI OVALBUMIN Muhammad Alim; Dian Oktianti; Nova Hasani Furdiyanti
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reaksi anafilaksis kutan aktif adalah bentuk reaksi alergi tipe I secara lokal pada kulit. Salah satu sayuran yang dapat digunakan sebagai anti alergi adalah brokoli. Brokoli (Brassica oleraceae) adalah sayuran yang tersedia setiap saat di pasaran dan mengandung quercetin yang diduga mempunyai efek anti alergi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek perasan brokoli sebagai anti alergi terhadap respon anafilaksis kutan aktif pada tikus jantan galur Wistar yang diinduksi ovalbumin. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murnipre and post test control group design menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 kelompok perlakuan. Tikus diinduksi putih telur pada hari ke 1, 7, dan 14 kemudian diberi perlakuan meliputi kontrol negatif (Aquadest), kontrol positif (Cetirizin 0,25mg/ 200g BB), perasan brokoli dosis1,25 ml/kg BB dan 2,5 ml/kg BB. Data dianalisa menggunakan SPSS versi 15,0 for windows dengan uji ANOVA satu jalan taraf kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil uji ANOVA dapat disimpulkan perasan brokoli dosis 1,25 ml/kg BB dan 2,5 ml/kg BB memiliki efek anti alergi terhadap respon anafilaksis dan sebanding dengan Cetirizin 0,25mg/ 200g BB.
PENGARUH PAPARAN WARNA TERHADAP KEMAMPUAN MEMORI JANGKA PENDEK PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SUMOWONO KECAMATAN SUMOWONO KABUPATEN SEMARANG Muhammad Taufiqul Ibad; Eko Susilo; Gipta Galih Widodo
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warna berpengaruh pada fisiologis seseorang termasuk pada fungsi memori.Hipertensi berpengaruh pada penurunan memori. Terapi yang sudah digunakan untukmencegah penurunan memori adalah dengan konsumsi suplemen seperti gingko biloba danjuga kontrol ketat terhadap tekanan darah dengan obat-obatan tetapi potensi warna belumterlihat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh paparan warna (merah, birudan hijau) pada kemampuan memori jangka pendek pasien hipertensi.Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental Design dan jenis rancanganPosttest Only Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah 52 penderitahipertensi yang ada di Desa Sumowono Kec. Sumowono Kab. Semarang. Jumlah sampelsebanyak 28 responden dengan 14 kelompok kontrol dan 14 kelompok intervensi. Metodepengambilan sampel dengan Menggunakan teknik purposive sampling. Analisis datamenggunakan uji parametrik t-test dependent dan independent.Gambaran kemampuan memori jangka pendek penderita hipertensi sesudah diberikanpaparan warna pada kelompok intervensi rata-rata skor memori responden 10,50 dimana skorpaling rendah sebesar 7 dan skor paling tinggi 14. Gambaran kemampuan memori jangkapendek penderita hipertensi sesudah diberikan paparan warna pada kelompok control rata-rataskor memori responden 8,71 dimana skor paling rendah sebesar 5 dan skor paling tinggi 12.Ada pengaruh pemberian paparan warna terhadap kemampuan memori jangka pendek padapenderita hipertensi di Desa Sumowono Kec. Sumowono Kab. Semarang ( p-value 0,030 < α(0,05).
BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA USIA 45 SAMPAI 54 TAHUN DI DESA KEBUMEN KECAMATAN PRINGSURAT KABUPATEN TEMANGGUNG Nanik Winarningsih; Yuliaji Siswanto; Puji Pranowowati
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana darah dipompakan dengan kekuatantinggi keseluruh tubuh. Menurut DINKES 2011, terjadi kenaikan angka kasus hipertensi padatahun 2006 ,yaitu 1,87% kasus menjadi 2,02% kasus pada tahun 2007 dan 3,30% pada tahun2008. Hipertensi meningkat disebabkan oleh beberapa faktor tidak hanya satu faktor. DesaKebumen merupakan Desa tertinggi masyarakat yang menderita hipertensi karena memilikikebiasaan olahraga yang tidak teratur, riwayat hipertensi, konsumsi makanan asin secaraberlebih dan penggunaan alat kontrasepsi.Tujuan peneliti adalah mengetahui beberapa faktoryang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada wanita usia 45 sampai 54 tahun di DesaKebumen Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung.Desain penelitian adalah observasional, jenis penelitian analitik dengan pendekatancross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia 45 sampai 54 tahundan menggunakan purposive sampling didapatkan sebanyak 85 wanita usia 45 sampai 54tahun yang belum menaupause. Data diperoleh melalui kuesioner, pengukuran tekanan darahmenggunakan alat spignomanometer. Teknik analisis data yang digunakan adalah Chi square(=0,05).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara riwayat keluarga hipertensi(p=0,013), konsumsi makanan asin dengan kejadian hipertensi (p=0,014). Selanjutnya tidakada hubungan antara kebiasaan olahraga (p=0,770), penggunaan alat kontrasepsi hormonaldengan kejadian hipertensi (p=0,768).
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI DAN LEMAK DARI MAKANAN JAJANAN DENGAN STATUS GIZI PADA SISWA USIA 13-15 TAHUN DI KECAMATAN UNGARAN BARAT Shintya Fika Harvi; Sugeng Maryanto; Galeh Septiar Pontang
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi makanan jajanan turut berkontribusi dalam kecukupan energi dan lemak sertakandungan gizinya yang berpengaruh terhadap status gizi seseorang. Remaja merupakan salahsatu golongan rentan terhadap pengaruh makanan jajanan. Tujuanpenelitian ini yaitumengetahui hubungan antara asupan energi dan lemak dari makanan jajanan dengan statusgizi pada siswa usia 13-15 tahun di Kecamatan Ungaran Barat.Studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh siswa usia 13-15 tahun di kecamatan Ungaran Barat, sampel didapat 335 siswadengan metode proportional random sampling. Instrumen penelitian menggunakanmicrotoice, timbangan injak digital, dan FFQ Semi Kuantitatif. Analisis bivariatmenggunakan uji Spearman Rank (α=0.05).Berdasarkan IMT/Ustatus gizi siswa kategori normal yaitu (70,7%),gemuk (12,8%), obesitas(10,1%), sangat kurus (6%), dan kurus (5,7%) dengan rata-rata asupan energi dari makananjajanan 40,50% dan asupan lemak dari makanan jajanan 44,80%. Ada hubungan antaraasupan energi dari makanan jajanan dengan status gizi pada siswa usia 13-15 tahun diKecamatan Ungaran Barat (p=0,003). Ada hubungan antara asupan lemak dari makananjajanan dengan status gizi pada siswa usia 13-15 tahun di Kecamatan Ungaran Barat(p=0,017).Ada hubungan antara asupan energi dan lemak dari makanan jajanan dengan status gizi padasiswa usia 13-15 tahun di Kecamatan Ungaran Barat
HUBUNGAN LAMA PEMBERIAN ASI DAN USIA PERTAMA PEMBERIAN MP-ASI DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA 12-24 BULAN DI DESA SURODADI KECAMATAN GAJAH KABUPATEN DEMAK Siti Nurfaizah; Sugeng Maryanto; Galeh Septiar Pontang
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Status gizi merupakan cerminan ukuran terpenuhinya kebutuhan gizi yangdidapatkan dari asupan dan penggunaan zat gizi oleh tubuh. ASI diberikan sejak anak berusia0-6 bulan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian MP-ASI yang diselingi dengan ASIsampai usia 24 bulan. Faktor yang berpengaruh terhadap pemberian ASI dan MP-ASI adalahriwayat penyakit, pemberian susu formula, serta ketepatan pemberian dan jenis MP-ASI.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan lama pemberian ASI dan usia pertamapemberian MP-ASI dengan status gizi pada anak usia 12-24 bulan di Desa SurodadiKecamatan Gajah Kabupaten DemakMetode : Rancangan penelitian ini adalah cross sectional dengan jumlah sampel 38 anakdiambil dengan metode total sampling. Cara pengambilan data tinggi badan menggunakanmicrotoice, berat badan menggunakan timbangan injak, data lama pemberian ASI dan usiapertama pemberian MP-ASI menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan ujispearman rank (α=0,05).Hasil : Rata-rata lama pemberian ASI usia 17,24 bulan. Usia pertama pemberian MP-ASIkategori tepat 23 anak (60,5%), kategori dini 8 anak (21,1%) dan kategori lambat 7 anak(18,4%). Status gizi anak usia 12-24 bulan, kategori sangat kurus 3 anak (7,9%), kurus 8 anak(21,1%), normal 25 anak (65,8%) dan gemuk 2 anak (5,3%). Tidak ada hubungan antara lamapemberian ASI dengan status gizi pada anak usia 12-24 bulan (p=0,844), ada hubungan antarausia pertama pemberian MP-ASI dengan status gizi pada anak usia 12-24 bulan (p=0,007)Simpulan : Tidak ada hubungan antara lama pemberian ASI dengan status gizi, Adahubungan antara usia pertama pemberian MP-ASI dengan status gizi anak usia 12-24 bulan diDesa Surodadi Kecamatan Gajah Kabupaten Demak
HUBUNGAN ANTARA KETEPATAN PEMBERIAN MP-ASI DAN FREKUENSI DIARE DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BAYI USIA 7-12 BULAN DI DESA SURODADI KECAMATAN GAJAH KABUPATEN DEMAK Silvia Rokana Alvida; Sugeng Maryanto; Galeh Septiar Pontang
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi kurang menjadi masalah gizi yang sering terjadi pada bayi. Banyak faktor yangmempengaruhi gizi kurang seperti ketepatan pemberian MP-ASI dan frekuensi diare. Tujuanpenelitian ini mengetahui hubungan antara ketepatan pemberian MP-ASI dan frekuensi diaredengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 7-12 bulan di desa Surodadi Kecamatan GajahKabupaten DemakDesain pada penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh bayi yang berusia 7-12 bulan dan pemilihansampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu timbangan baby scale, kuesioneridentitas dan ketepatan pemberian MP-ASI dan frekuensi diare. Analisis data yang digunakanyaitu uji kendall tau (α = 0,05).Status gizi bayi usia 7-12 bulan dengan kategori gizi kurang 37,1% (13 bayi) dan 62,9% (22bayi) dengan kategori tidak gizi kurang. Ketepatan pemberian MP-ASI dengan kategori dini91,4% (32 bayi), kategori tepat 5,7% (2 bayi), dan kategori lambat 2,9% (1 bayi). Frekuensidiare dengan kategori tidak pernah 57,1% (20 bayi), kategori kadang-kadang 42,9% (15 bayi)dan kategori sering 0%. Serta terdapat hubungan yang bermakna antara ketepatan pemberianMP-ASI dengan kejadian gizi kurang (p= 0,020) dan tidak ada hubungan yang bermaknaantara frekuensi diare dengan kejadian gizi kurang (p= 0,765).Terdapat hubungan yang bermakna antara ketepatan pemberian MP-ASI dengan kejadian gizikurang pada bayi usia 7-12 bulan di Desa Surodadi Kecamatan Gajah Kabupaten Demak
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN MAKRONUTRIEN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEBAL LEMAK BAWAH KULIT (TLBK) PADA REMAJA USIA 13-15 TAHUN Nurhijah Ermadani; Sugeng Maryanto; Indri Mulyasari
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : TLBK bagian trisep merupakan indikator obesitas yang menggambarkan distribusi lemak subkutan di daerah lengan atas. Konsumsi makanan tinggi karbohidrat, lemak, protein, dan aktivitas fisik ringan dapat meningkatkan penyimpanan lemak di jaringan subkutan yang dapat mempengaruhi TLBK. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asupan makronutrien dan aktivitas fisik dengan TLBK pada remaja usia 13-15 tahun. Metode : Jenis penelitian ini adalah korelasional menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi siswa SMP di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dan jumlah sampel 335 responden diambil dengan metode proporsional random sampling. Identitas dan asupan makronutrien diukur menggunakan kuesioner FFQ semi kuantitatif. Aktivitas fisik diukur menggunakan formulir recall 24 jam. TLBK bagian trisep diukur menggunakan skinfold caliper dengan ketelitian 0,01 mm. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Kendal Tau (=0,05). Hasil : Asupan karbohidrat, lemak, dan protein responden paling banyak dengan kategori lebih sebesar 54%, kategori defisit berat sebesar 36,4%, kategori normal sebesar 29%, sedangkan asupan karbohidrat, lemak, dan protein responden paling sedikit dengan kategori defisit sedang sebesar 3,9%, kategori defisit ringan sebesar 10,1%, kategori defisit sedang sebesar 11,9%. Aktivitas fisik responden paling banyak dengan kategori sedang sebesar 46,3%. TLBK responden paling banyak dengan kategori normal sebesar 49,2%. Tidak terdapat hubungan antara asupan makronutrien dan aktivitas fisik dengan tebal lemak bawah kulit (TLBK) pada remaja usia 13-15 tahun (p=0,534, p=0,277, p=0,354, dan p=0,585). Simpulan : Tidak ada hubungan antara asupan makronutrien dan aktivitas fisik dengan tebal lemak bawah kulit (TLBK) pada remaja usia 13-15 tahun.
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DAN YODIUM DENGAN KEJADIAN GONDOK PADA ANAK SD PRINGAPUS DAN SD KATAAN KECAMATAN NGADIREJO KABUPATEN TEMANGGUNG Alpia Pebriana; Sugeng Maryanto; Indri Mulyasari
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 17 No. 2 (2025): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 17 No. 1 (2025): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 14 No 2 (2022): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 1 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 12 No 27 (2020): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 12 No 1 (2020): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 26 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 25 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 10 No 24 (2018): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 10 No 23 (2018): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 22 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 19 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 18 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 15 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN0 Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 15 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 14 (2015): JURAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 13 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 6 No 11 (2014): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 5 No 10 (2013): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 5 No 9 (2013): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 4 No 8 (2012): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 4 No 7 (2012): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 3 No 6 (2011): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 3 No 5 (2011): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 2 No 4 (2010): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 2 No 3 (2010): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN More Issue