cover
Contact Name
Sugeng Maryanto
Contact Email
sugengmaryanto99@gmail.com
Phone
+6281225183599
Journal Mail Official
sugengmaryanto99@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
ISSN : 19780346     EISSN : 25803751     DOI : 10.35473
Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang gizi dan kesehatan. Jurnal Gizi dan Kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah di bidang gizi dan kesehatan kepada para praktisi di bidang gizi, baik yang bergerak di bidang pendidikan gizi maupun yang bergerak di bidang pelayanan gizi di rumah sakit dan puskesmas, serta para praktisi gizi di dinas kesehatan maupun institusi-institusi lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 280 Documents
Hubungan Pola Konsumsi Terhadap Kejadian Obesitas Sentral pada Pengendara Becak Motor (Bentor) di Kota Gorontalo: The Correlation Between Consumption Patterns and The Incicance of Central Obesity in Motorized Tricycle Riders in Gorontalo City St. Mutiatu Rahmah; Yeyen Afriyanti Amma
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i1.384

Abstract

Obesitas sentral merupakan penumpukan lemak dalam tubuh bagian perut akibat tidak berfungsinya jaringan adiposa subkutan. Faktor penyebab terjadinya obesitas sentral adalah pola konsumsi yang berlebih dan kurang aktivitas fisik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pola konsumsi terhadap obesitas sentral pada pengemudi becak motor (bentor) di kota Gorontalo. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah crossectional study. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, dan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Hasil penelitian yang diperoleh adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi terhadap obesitas sentral pada pengendara becak motor (bentor) di kota Gorontalo yang ditandai dengan p-value > 0.05 makanan pokok = p-value 0.502. Konsumsi makanan lauk hewani dan nabati = p-value 0.397. Konsumsi sayuran = p-value 0.198. Konsumsi buah-buahan = p-value 0.502. Konsumsi cemilan= p-value 0.803. Konsumsi minuman ringan = p-value 0.797. Tidak terdapat hubungan antara pola konsumsi terhadap obesitas sentral pada pengendara becak motor (bentor) di kota Gorontalo.
Faktor yang Berhubungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur pada Mahasiswa Program Studi S1 Gizi Universitas MH.Thamrin: The Factors Related to Consumption of Fruit and Vegetables in The Students of The S1 Nutrition Study Program of MH. Thamrin University Firda Rahmawati; Ratna Mutu Manikam
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i2.385

Abstract

Consumption of less fruit and vegetables can cause degenerative diseases such as obesity, diabetes, hypertension, and cancer. College students are a group of teenagers who tend to prefer ready-to-eat food and consume very little fruit and vegetables. The purpose of this study was to determine the factors associated with consumption of fruits and vegetables in undergraduate students of the Nutrition Study Program, University of MH.Thamrin in 2022. This type of research is quantitative in nature using a cross-sectional research design. Data collection was carried out in the form of filling out questionnaires via the Google form and interviews using the FFQ sheet. The sampling technique used simple random sampling and found a final sample of 98 respondents. The dependent variable of this study is fruit and vegetable consumption, with the independent variables attitudes, preferences, availability, and consumption of fast food. The data analysis technique used is the chi-square test. The results showed that 72.4% of respondents had less fruit consumption, while 87.8% of respondents had less vegetable consumption. There is no significant relationship between attitudes, preferences, availability and consumption of fast food and fruit and vegetable consumption. Suggestions for respondents, it is hoped that they choose food wisely by reducing fast food consumption and adding vegetables or fruit to food, so that the level of fruit and vegetable consumption can be fulfilled according to the Balanced Nutrition Tumpeng (TGS). ABSTRAK Konsumsi buah dan sayur yang kurang dapat menyebabkan penyakit degeneratif seperti obesitas, diabetes, hipertensi, dan kanker. Mahasiswa merupakan kelompok remaja yang cenderung lebih menyukai makanan siap saji dan sangat kurang dalam mengonsumsi buah dan sayur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan konsumsi buah dan sayur pada mahasiswa Program Studi S1 Gizi Universitas MH.Thamrin tahun 2022. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Pengambilan data dilakukan berupa pengisian kuesioner melalui google form dan wawancara menggunakan lembar FFQ. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan ditemukan sampel akhir sebanyak 98 responden. Variabel dependen dari penelitian ini konsumsi buah dan sayur, dengan variabel independen sikap, kesukaan, ketersediaan, dan konsumsi fast food. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72,4% responden memiliki frekuensi konsumsi buah kurang sedangkan 87,8% responden memiliki frekuensi konsumsi sayur kurang. Tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap, kesukaan, ketersediaan dan konsumsi fast food dengan konsumsi buah dan sayur. Saran untuk responden, diharapkan memilih makanan dengan lebih bijak dengan mengurangi konsumsi fast food dan menambahkan sayur atau buah dalam makanan, sehingga tingkat konsumsi buah dan sayur dapat tercukupi sesuai dengan Tumpeng Gizi Seimbang (TGS).
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Alun-Alun Kabupaten Gresik: Factors Related to Exclusive Breastfeeding for Brestfeeding Mothers in the Working Area of Puskesmas Alun-Alun Gresik Diah Prastanti; Veni Indrawati
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i1.390

Abstract

ASI merupakan sumber makanan utama bagi bayi dengan jumlah dan kualitas terbaik untuk diberikan kepada bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan. World Health Organization (WHO) sendiri telah merekomendasikan pemberian ASI eksklusif dimulai sejak bayi sampai berusia 6 bulan untuk memperoleh pertumbuha, perkembangan, serta kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif dan mengetahui faktor paling dominan dalam pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Alun-Alun Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis observasional-analitik dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian ini sebanyak 62 orang ibu yang memiliki bayi berusia 6-8 bulan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner, angket, dan tes. Analisis yang digunakan adalah uji chi square untuk uji bivariat dan uji regresi logistik untuk uji multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pendidikan ibu (p= 0,232), status pekerjaan (p=0,053), dan kondisi kesehatan bayi (p=0,589) dengan pemberian ASI eksklusif, sedangkan pengetahuan gizi (p=0,000), sikap ibu (p=0,001), kecukupan ASI (p=0,009), kondisi kesehatan ibu (p=0,001), dukungan suami (p=0,009), dan dukungan keluarga (p=0,003) berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Faktor yang paling dominan dalam pemberian ASI eksklusif adalah pengetahuan gizi ibu dengan nilai OR=12,084.
Pengaruh Media Zoom dan Buku Saku terhadap Pengetahuan dan Sikap Santriwati tentang Gizi Seimbang dan Body Image di Pondok Pesantren Attanwir: The Effect of Media Zoom and Pocket Book on Knowledge and Attitude of Santriwati about Balanced Nutrition and Body Image at Attanwir Bojonegoro Nur Fitriana; Choirul Anna Nur Afifah
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i1.394

Abstract

Santriwati merupakan seorang pelajar perempuan yang mengikuti Pendidikan agama islam dan menetap di suatu pondok pesantren. Masalah gizi remaja muncul karena asupan gizi yang kurang baik dan persepsi salah tetang Body Image (citra tubuh). Pada pandemic covid-19 pembelajaran dilakukan secara daring. Zoom merupakan aplikasi layanan konferensi video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media zoom dan buku saku serta efektifitas edukasi melalui Zoom dan Buku Saku terhadap pengetahuan dan sikap tentang gizi seimbang dan Body Image pada santriwati. Metode penelitian ini adalah quasi experimental design dengan menggunakan model nonequivalent control group design. Responden penelitian 60 santriwati. Data dianalisis menggunakan uji statistic paired sample T Test dan N-Gain Score. Analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah diberikan edukasi melalui zoom dan buku saku dengan signifikansi (p<0,05). pengetahuan santriwati kelompok zoom sebesar 64% dengan kategori cukup efektif, dan pada santriwati kelompok buku saku sebesar 43% dengan kategori kurang efektif. Efektifitas sikap santriwati pada kelompok zoom didapatkan hasil 10% atau kategori tidak efektif dan pada kelompok buku saku dengan nilai 5% atau kategori tidak efektif.  Edukasi gizi lebih lanjut perlu mengoptimalkan fitur-fitur pada zoom. Buku saku perlu desain yang lebih menarik dan menambahkan soal beserta kunci jawaban agar santriwati dapat mengukur pemahamannya terhadap materi.
Pengaruh Gizi dan Kesehatan Terhadap Kinerja : Influence of Nutrition and Helath on Performance Veronica Yulisna Sinukaban; Yuliana; Asmar Yulastri
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i2.407

Abstract

Performance is a benchmark in determining the results of work in a company or organization in achieving goals. Labor is one of the important assets needed by companies in carrying out their production activities (Olusegun et al., 2014). Nutrition is an organism's process of using food that is consumed normally through the process of digestion, absorption and transportation (I Dewa Nyoman Suparisa et al, 2002:17-18). The purpose of this study was to determine the effect of Nutrition and Health on performance. how the impact of nutrition and health affects child development. Work performance against the influence of food consumed affects the intake that enters the body. The more food consumed contains nutrients, the better for health. If the food consumed is not nutritious, it will have an adverse impact on health, especially work performance   ABSTRAK Kinerja adalah tolak ukur dalam menentukan hasil pekerjaan dalam perusahaan atau organisasi dalam mencapai tujuan. Tenaga kerja adalah sebagai salah satu aset penting yang dibutuhkan perusahaan dalam menjalankan aktivitas produksinya (Olusegun et al., 2014). Gizi adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses degesti, absorpsi dan transportasi (I Dewa Nyoman Suparisa dkk, 2002:17-18).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Gizi dan Kesehatan terhadap kinerja. bagaimana Dampak gizi dan kesehatan mempengaruhi perkembangan anak. Kinerja kerja terhadap pengaruh makanan yang dikonsumsi mempengaruhi asupan yang masuk kedalam tubuh. Semakin banyak makanan yang dikonsumsi mengandung gizi maka semakin baik untuk kesehatan. Jika makanan yang dikonsumsi tidak bergizi maka akan berdampak tidak baik bagi kesehatan terlebih lagi kinerja kerja. 
Pengaruh Gizi dan Kesehatan terhadap Kecantikan: Influence of Nutrition and Health on Beauty Intan Witari; Yuliana; Asmar Yulastri
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i2.411

Abstract

The background in this research is that beauty is an attractive physical form in the form of the face, body, and skin that is owned by a person and will increase one's attractiveness. To have a beautiful physique, one must be able to maintain a healthy body and also maintain the food consumed, so that the body becomes well cared for. The purpose of this study was to understand how the influence of food nutrition and body health has on one's beauty. This is done to find out how the relationship that occurs from the food consumed and a healthy body can make a person more beautiful. The research method used in this research is descriptive qualitative, where a description is made of the effects of nutrition and health on beauty and uses purposive sampling as a sampling technique used to collect research data. The results of this study are nutritious food and one's body health can maintain and make one's beauty more awake, more radiant, and prevent premature aging. This beauty is influenced by the nutrients contained in food including protein, carbohydrates, vitamin A, vitamin C, and other nutritious substances that are consumed properly and on a balanced scale, so that neither causes obesity nor does thinness occur. A healthy body can also be caused by the food consumed and also by sports activities carried out by adopting a healthy lifestyle. Therefore, nutritious food and good body health greatly affect the level of beauty possessed by a person.   ABSTRAK Latar belakang pada penelitian ini bahwa kecantikan merupakan bentuk fisik yang menarik baik itu berupa wajah, tubuh, serta kulit yang dimiliki oleh seseorang dan akan menjadi penambah daya tarik seseorang. Untuk memiliki fisik yang cantik harus dapat menjaga kesehatan tubuh dan juga menjaga makanan yang dikonsumsi, sehingga tubuh menjadi terawat dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pengaruh dari gizi makanan dan kesehatan tubuh terhadap kecantikan yang dimiliki seseorang. Hal ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan yang terjadi dari makanan yang dikonsumsi dan tubuh yang sehat dapat membuat seseorang menjadi lebih cantik. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif, dimana dilakuan pendeskripsian mengenai pengaruh gizi dan kesehatan terhadap kecantikan dan menggunakan Purposive Sampling sebagai teknik penarikan sampel yang digunakan untu pengambilan data penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah makanan bergizi dan kesehatan tubuh seseorang dapat menjaga dan membuat kecantikan dari seseorang menjadi lebih terjaga, lebih memancar, dan mencegah dari penuaan dini. Kecantikan ini dipengaruhi oleh zat gizi yang terkandung dalam makanan diantaranya ada protein, karbohidrat, vitamin A, vitamin C, dan zat bergizi lainnya yang dikonsumsi dengan baik dan skala yang seimbang, sehingga tidak mengakibatkan kegemukan dan tidak pula terjadi kekurusan. Tubuh yang sehat dapat diakibatkan juga oleh makanan yang dikonsumsi dan juga oleh kegiatan olahraga yang dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat. Oleh karena itu makanan yang bergizi dan kesehatan tubuh yang baik sangat mempengaruhi tingkat kecantikan yang dimiliki oleh seseorang.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Konsumsi Fast Food Siswa SMA Negeri 2 Tuban: The Relationship between Knowledge and Attitudes with Student’s Fast Food Consumption Behavior in Senior High School 2 Tuban Septi Eni Susanti; Veni Indrawati
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i2.412

Abstract

Fast food was food that contain high energy and fat, and low fiber. Excessive consumption of fast food could lead obesity. According to the Riskesdas’ data 2013 the prevalence of obesity due to consumption of fast food was 10,8% . Fast food consumption behavior affected by several factors included knowledge and attitudes. The main purpose of this research was to analyse the relationship between knowledge and attitudes with students’ fast food consumption behavior in senior high school 2 Tuban. The design of this research was cross sectional study to found the relationship between variables knowledge and attitudes with  fast food consumption behavior. The respondents of this research was 240 students of senior high school 2 Tuban. Data analysis in this research used the Spearman correlation test. The result showed that there was a correlation between knowledge with students’ fast food consumption behavior. and there was a correlation between attitudes with students’ fast food consumption behavior. Therefore, it could be conclude that there was relationship between knowledge and attitudes with students’ fast food consumption behavior in senior high school 2 Tuban. ABSTRAK Fast food merupakan makanan yang mengandung tinggi energy, tinggi lemak, dan rendah serat. Perilaku konsumsi fast food berlebih menjadi salah satu penyebab terjadinya obesitas. Menurut data Riskesdas tahun 2013 prevalensi status gizi lebih akibat konsumsi fast food pada remaja di Indonesia sebesar 10,8%. Perilaku konsumsi fast food dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetrahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku konsumsi fast food siswa SMA Negeri 2 Tuban. Desain dari penelitian ini adalah cross sectional study yang mencari hubungan antar variabel yaitu pengetahuan dan sikap dengan perilaku konsumsi fast food. Responden pada penelitian ini berjumlah 240 siswa SMA Negeri 2 Tuban. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi spearman dengan teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku konsumsi fast food siswa dan terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku konsumsi fast food siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku konsumsi fast food siswa SMA Negeri 2 Tuban.
Efektivitas Media Booklet dalam Meningkatkan Pengetahuan tentang Gizi Seimbang dan Keragaman Pangan dalam Pencegahan KEK pada Remaja SMAN 1 Telukjambe, Karawang: The Effectiveness of Booklet Media in Increasing Knowledge of Balanced Nutrition and Food Diversity in the Prevention of CED in Adolescents at SMAN 1 Telukjambe, Karawang Fairuz Fatin
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i2.413

Abstract

Adolescence is a period of transition from children to adults. Adequacy of nutrition in adolescence is very necessary for growth and development. If energy intake is unbalanced and lasts a long time, it can cause Chronic Energy Deficiency (CED). Nutrition counseling is given with the aim of increasing awareness of the adequacy of nutrients in adolescents. This study aims to determine the effectiveness of the booklet media used in nutrition counseling in class XII IPS 2 SMAN 1 Telukjambe, Karawang. This study uses a Pre-Experimental Design research with a one group pretest-posttest design model. The research subjects were 30 people. The data was then processed using the Wilcoxon test. The results of this study indicate that there is an increase in knowledge in class XII IPS 2 adolescents with a significance value of 0.001 (p-value <0.005). In conclusion booklet media is effectively used in nutrition education for adolescents.   ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Kecukupan gizi pada masa remaja sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Apabila asupan energi tidak seimbang dan berlangsung lama, dapat menyebabkan terjadinya Kurang Energi Kronis (KEK). Penyuluhan gizi diberikan dengan maksud meningkatkan kesadaran akan kecukupan zat gizi pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media booklet yang digunakan dalam penyuluhan gizi di kelas XII IPS 2 SMAN 1 Telukjambe, Karawang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre-Experimental Design dengan model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 30 orang. Data kemudian diolah menggunakan uji Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan pada remaja kelas XII IPS 2 degan nilai signifikansi 0,001 (p-value<0,005). Kesimpulannya media booklet efektif digunakan dalam penyuluhan gizi pada remaja.
Analisis Kandungan Gizi, Viskositas, Mutu Organoleptik dan Daya Terima Modisco III Dengan Substitusi Tempe dan Sari Wortel: Analysis of NutritionNutritional Content, Viscosity, Organoleptic, Qualuty and Acceptabiluty of Modisco Iii with Substitution if Tempe a d Carrot Extract Dwipajati Dwipajati; Endang Sutjiati; Arisa Rizqiyah
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i2.422

Abstract

Enteral formula is feeding to patients with good digestive conditions but it is difficult to take in enough food to meet their oral nutrient requirements. One of the enteral formulas that can be given to malnourished toddlers is modisco. Modisco is a formula of high-energy and protein drinks for malnourished children from the stabilization to rehabilitation phase. Modisco III modifications can be provided by adding local foodstuffs that can be reached by the community, cheap and easy to get such as soy tempe which contains high protein, and carrot juice which helps supplement the source of vitamins, iron, and potassium. Knowing the nutritional value, viscosity, organoleptic quality, and acceptability of enteral formulas. This study used the true experimental method and Complete Randomized Design (RAL) with three comparison treatments tempe : carrot juice, namely formula P1 (40:60), formula P2 (30:70), and formula P3 (20:80). The tests carried out are calculating nutritional value empirically, viscosity testing with dinamic methods, organoleptic quality tests and acceptability with hedonic methods. The test data are presented in descriptive and tabulation form. The energy density in each formula is different, namely P1 (1.51 kcal/ml), P2 (1.39 kcal/ml), and P3 (1.33 kcal/ml). The viscosity in the enteral blenderized formula is by the optimum viscosity of 3.5 – 10 cP. Most of the panelists stated the P1, P2, and P3 formulas have a slightly orange color, slightly fragrant in flavor, watery in texture, and have a sweet taste. The acceptability test found that the P1 formula with an achievement score of 77.50% was most preferred both in terms of color, aroma, texture, and taste. The P1 formula is the most preferred and has nutritional value and viscosity according to the requirements of the enteral formula.    ABSTRAK Formula enteral merupakan pemberian makan kepada pasien dengan kondisi pencernaan yang masih baik namun sulit untuk mengasup makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan zat gizi secara oral. Salah satu formula enteral yang dapat diberikan kepada anak gizi buruk yaitu modisco. Modisco merupakan formula minuman tinggi energi dan protein untuk anak gizi buruk dari fase stabilisasi hingga rehabilitasi. Modifikasi modisco III dapat diberikan dengan menambahkan bahan pangan lokal yang dapat dijangkau oleh masyarakat, murah dan mudah didapat seperti tempe kedelai yang mengandung tinggi protein dan sari wortel yang membantu melengkapi sumber vitamin, zat besi dan kalium. Mengetahui nilai gizi, viskositas, mutu organoleptik dan daya terima formula enteral. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan perbandingan tempe : sari wortel yaitu formula P1 (40:60), formula P2 (30:70) dan formula P3 (20:80). Uji yang dilakukan yaitu menghitung nilai gizi secara empiris, uji viskositas dengan metode dinamis, uji mutu organoleptik dan daya terima dengan metode hedonik. Data uji tersebut disajikan dalam bentuk deskriptif dan tabulasi. Densitas energi pada setiap formula berbeda-beda, yaitu P1 (1,51 kkal/ml), P2 (1,39 kkal/ml), dan P3 (1,33 kkal/ml). Viskositas pada formula enteral blenderized sudah sesuai dengan viskositas optimum yaitu 3,5 – 10 cP. Sebagian besar panelis menyatakan formula P1, P2 dan P3 memiliki warna agak jingga, beraroma agak harum, bertekstur encer dan memiliki rasa manis. Uji daya terima mendapatkan hasil bahwa formula P1 dengan skor pencapaian 77,50% paling disukai baik dari aspek warna, aroma, tekstur dan rasa. Formula P1 menjadi formula paling disukai dan memiliki nilai gizi dan viskositas sesuai dengan syarat formula enteral. 
Pengaruh Penambahan Mentimun (Cucumis Sativus) terhadap Mutu Organoleptik, Kadar Kalium dan Fosfor pada Puding sebagai Camilan Sehat: The Effect of Addition of Cucumber (Cucumis Sativus) on Organoleptik Quality, Potassium and Phosphor Levels in Pudding as A Healthy Snack) Yensasnidar; Dezi Ilham
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i2.438

Abstract

Healthy food is food that is hygienic (does not contain germs and can harm health. Meanwhile, nutritious food is food that contains sufficient carbohydrates, fats, proteins, minerals and vitamins in a balanced amount according to the body's needs. Foods that are healthy for achieving good and optimal nutritional status can be served in the form of pudding. to analyze potassium levels, phosphorus levels and organoleptic tests on pudding with the addition of cucumber (Cucumis sativus) as a healthy snack.T his research was conducted at the Indonesian Pioneer University and the University Chemistry Laboratory Padang Country Subjective observation conducted by preference test and hedonic quality with 25 panelists. Experimental Research method in the form of Completely Randomized Design (CRD) with 2 repetitions, 1 control with 3 treatments Statistical test analysis using Kruskal Wallis analysis at 5% level If there is a difference between treatments, continue with the Man Whitney test at the 5% level. The results of the study showed that the pudding with the addition of 15g cucumber was the most preferred pudding by the panelists. Potassium levels in this treatment were 3.17% and 56.58% phosphorus. There is an effect of adding cucumber to pudding on organoleptic quality, levels of potassium and phosphorus.   ABSTRAK Makanan sehat merupakan makanan yang higienis (tidak mengandung kuman penyakit dan dapat membahayakan kesehatan. Sedangkan Makanan yang bergizi adalah makanan yang cukup mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan vitamin dalam jumlah yang seimbang sesuai kebutuhan tubuh. Makanan yang sehat untuk mencapai status gizi yang baik dan optimal dapat disajikan dalam bentuk pudding. untuk menganalisis kadar kalium, kadar fosfor dan uji organoleptik pada puding dengan penambahan mentimun (Cucumis sativus) sebagai camilan sehat. Penelitian ini dilakukan di Universitas Perintis Indonesia dan Laboratorium Kimia Universitas Negeri Padang. Pengamatan subjektif yang dilakukan uji kesukaan dan mutu hedonik dengan 25 orang panelis. eksperimen dalam bentuk Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 kali pengulangan, 1 kontrol dengan 3 Perlakuan. Analisis uji statistik menggunakan analisa Kruskal Wallis pada taraf 5%. Jika terdapat perbedaan antar perlakuan, dilanjutkan dengan uji Man Whitney pada taraf 5%. menunjukkan bahwa puding dengan penambahan mentimun 15g merupakan puding yang paling disukai panelis. Kadar kalium pada perlakuan ini yaitu sebanyak 3,17% dan fosfor 56,58%. Ada pengaruh penambahan mentimun pada puding terhadap mutu organoleptik, kadar kalium dan fosfor.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 1 (2026): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 17 No. 2 (2025): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 17 No. 1 (2025): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 2 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 14 No 2 (2022): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 2 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 1 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 12 No 27 (2020): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 12 No 1 (2020): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 26 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 11 No 25 (2019): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 10 No 24 (2018): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 10 No 23 (2018): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 22 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 9 No 21 (2017): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 19 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 18 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 8 No 17 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 15 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN0 Vol 7 No 16 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 15 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 14 (2015): JURAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 7 No 13 (2015): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 6 No 11 (2014): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 5 No 10 (2013): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 5 No 9 (2013): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 4 No 8 (2012): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 4 No 7 (2012): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 3 No 6 (2011): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 3 No 5 (2011): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 2 No 4 (2010): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 2 No 3 (2010): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN More Issue