cover
Contact Name
M. Abdul Ghofur
Contact Email
jurnal.paud@fip.um.ac.id
Phone
+6285649547331
Journal Mail Official
jurnal.paud@fip.um.ac.id
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig No.45 Malang 65138, Telp. (0341) 712192 Pswt. 11, atau Telp./Faks. (0341) 712192.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 26543818     EISSN : 26229765     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini content research article and/or critical-analytical study in early childhood education field. The purpose of this journal are to explore, to develop, and to explain knowledge about child education, development of children, problems and issues of children.
Articles 71 Documents
Peran Ekstrakulikuler Dalam Meningkatkan Kompetensi Sosial Anak Usia Dini Mujahidah, Atika
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v6i1p26-34

Abstract

Education is a conscious effort to create something hereditary and cultural from one generation to the next, forming a teaching model for previous generations. Educational institutions have the mandate of students in developing various skills of students, especially in improving social competence abilities in students. Social competence is the capacity to use cognitive and non-cognitive skills and talents to predict behavioral tendencies. This research was conducted at PAUD At TAdzkiroh using qualitative methods used to better understand the phenomena faced by research subjects. Data collection techniques include observation and interviews, while data analysis includes data reduction, data presentation, and conclusion/verification. Data reduction, data presentation, and conclusion/verification were used. Early childhood social competence is important for social, emotional, and cognitive development, and educational institutions need to guide extracurricular activities. Extracurricular activities are activities that take place outside of school or during school hours designed to encourage students, broaden their knowledge and skills, channel their talents and interests, and develop their personalities. They can also help children develop important social skills such as cooperation, communication, empathy, and problem-solving.Keywords: Education; Social Competence; Extracurricular
DEVELOPMENT OF A LIBRARY ARRAGEMENT MODEL FOR STIMULATION OF EARLY LITERACY OF CHILDREN IN AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH KINDERGARTEN in KABUPATEN JEMBERT Hirmawan, Rafiiqaa Ramadhan; Saputri, Senny Weyara Dinda; Zahro, Indah Rohmatuz
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v6i2p88-101

Abstract

The arrangement of the children's library space has an important role, which can make children feel comfortable and at home when they are inside. Literacy activities at Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember Kindergarten are only carried out through exercise books or spelling guidelines provided by the school. The library at Al-Irsyad Al-Islamiyyah Jember Kindergarten in the previous arrangement was only a reading corner so it needed to be developed into a library so that it could be visited by the whole group. The aim is to describe the process of developing a library arrangement model for children's early literacy stimulation and find out the results of developing a library arrangement model for children's early literacy stimulation. The analysis stage is to find the necessary needs such as lighting and wall decoration to design. The design stage is to design the arrangement of the area. The development stage is to test the validation of the design that has been applied in reality. The implementation stage is to directly practice the results of the library arrangement for literacy stimulation. The method used was observation, interview, and documentation. The results of the research used the results of the expert validity test the average score of the overall validation was 88 with a very feasible category. The practicality test received an average score of 73 with practical criteria. The effectiveness test gets an overall average score seen by children doing literacy activities in the library getting a score of 75 with effective criteria.
Penerapan Program Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) Di Rumah Bersama Keluarga Marzuuqoh AR, Farah Yumnaa; Sutama, I Wayan; Astuti, Wuri
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v7i1p47-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pembelajaran daring yang dilaksanakan salah satu sekolah yang berada di Palangka Raya. Data penelitian ini di kumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kepada guru dan orang tua tentang pembelajaran online yang di laksanakan di rumah bersama orang tua. Proses pembelajaran online, sekolah tetap menggunakan model Montessori yang dapat berhubungan dengan kegiatan sehari-hari anak dan mencakup lima aspek perkembangan Montessori. Meskipun kegiatan Montessori dilakasanakan di rumah, guru tetap memberikan contoh kepada anak melalui youtube sekolah, kegiatan tersebut anak dapat merasakan dan belajar secara langsung. Kurikulum yang digunakan merupakan kurikulum yang dibuat oleh sekolah dengan hasil perkembangan dari psikolog dan terapis perkembangan anak. Analisis data yang digunakan yaitu penelitian kualitatif interactive model. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu proses pembelajaran Montessori di rumah bersama keluarga, proses pembelajaran Montessori di sekolah, serta kurikulum yang digunakan oleh sekolah. Orang tua tidak memaksakan kepada anak untuk mengi kuti pembelajaran melalui via zoom jika suasana hati anak tidak baik. Media pembelajaran yang digunakan oleh anak di rumah menggunakan benda yang berada di sekitar anak, aplikasi untuk pembelajaran online, serta alat permainan Montessori yang dipinjam dan dipilih langsung oleh anak di sekolah. Pembelajaran online di TKIT Sahabat Alam berjalan dengan baik serta menyenangkan bagi anak serta berkat kerja sama dari orang tua dan guru.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Pola Makan Anak Kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang Rachmasari, Satyaning; Sutama, I Wayan; Anisa, Nur
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v6i2p45-52

Abstract

Orang tua memiliki peran yang sangat penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun masih banyak orang tua yang terlalu sibuk dengan kepentingannya sehingga membuat perannya sebagai orang tua terlalaikan. Kesibukan orang tua ini menyebabkan kurangnya perhatian terhadap anak, salah satunya yaitu kurang memperhatikan pola makan anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan pola makan anak kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang. Metode penelitian ini yaitu penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua dari peserta didik kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang dengan jumlah 30 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian dengan pengujian Spearman Rank diperoleh nilai  value sebesar 0,002 , sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan pola makan anak kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang. Dari hasil penelitian diharapkan orang tua dapat menambah pengetahuan mengenai pola asuh dan pola makan anak.
Pengaruh Pembiasaan Membaca Hadits Pilihan terhadap Perkembangan Moral Anak Permata Sari, Divvy Aulia Dwi Julian; Widiastuti, Reski Yulina; Afandi, Ahmad
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v7i1p1-9

Abstract

AbstractEarly Childhood Education is education that is built specifically for children from the age of 0-6 years carried out by providing stimulation of an education, as an effort for the growth and development that children have. There are several developments that children have, such as physical, motor, language, social, emotional, cognitive, artistic, and moral and religious aspects. The aspect of basic development in children is the moral aspect. The moral aspect is manners, customs, rules, values or rules of life. In developing aspects of moral development, it is necessary to have a stimulus that is carried out, one of which is by habituation. The habit of reading hadiths is habituation which is done repeatedly and continuously with the aim that children can learn, understand, believe, practice the values contained in the hadiths. The purpose of this research is to examine more deeply whether reading the hadith habitually can develop moral aspects in children. The method in this study is the ex post facto quantitative method. The conclusion obtained in this study is that there is an influence of the habit of reading hadith on moral development in group A children at Darus Shalah Kindergarten Jember. By producing an R Square value of 0.119. These results show that reading Hadith (X) has an influence of 11.9% on the moral development of group A children in Darus Sholah Kindergarten (Y).Keywords: Habituation; Hadith; Moral Development; Early ChildhoodAbstrakPendidikan Anak Usia Dini adalah pendidikan yang dibangun dengan ditujukan khusus untuk anak sejak umur 0-6 tahun dilaksanakan dengan pemberian stimulasi suatu pendidikan, sebagai upaya bagi tumbuh dan kembang yang anak miliki. Terdapat beberapa perkembangan yang anak miliki seperti aspek fisik motorik, bahasa, sosial emosional, kognitif, seni, serta moral dan agama. Aspek perkembangan dasar dalam diri anak yaitu aspek moral. Aspek moral merupakan tata krama, adat istiadat, aturan, nilai atau aturan hidup. Dalam mengembangkan aspek pekembangan moral perlu adanya stimulus yang dilakukan, salah satunya dengan dilakukannya pembiasaan. Pembiasaan membaca hadits yaitu pembiasaan dimana dilakukan secara berulang dan continue dengan tujuan anak dapat mempelajari, memahami, meyakini, mengamalkan nilai-nilai yang tercantum dalam hadist. Tujuan penelitian yaitu hendak menelaah lebih mendalam apakah dengan pembiasaan membaca hadits dapat mengembangkan aspek moral pada anak. Metode pada penelitian ini yaitu metode ex post facto kuantitatif. Kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pembiasaan membaca hadits terhadap perkembangan moral pada anak kelompok A di TK Darus Shalah Jember. Dengan menghasilkan nilai R Square sebesar 0,119 atau jika di persentasekan 11,9%. Hasil tersebut menunjukkan membaca Hadits (X) memberikan pengaruh sebesar 11,9% terhadap perkembangan moral anak kelompok A di TK Darus Sholah (Y). 
Penerapan Kegiatan Colour Corrugated Paper Untuk Meningkatkan Kemampuan Seni Rupa Anak Usia 506 Tahun Kustiawan, Usep; Tirtaningsih, Munaisra Tri
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v6i2p53-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan colour corrugated paper untuk meningkatkan kemampuan seni rupa anak kelompok B TK PKK Untung Suropati. Subjek penelitian yang digunakan adalah anak kelompok B TK PKK Untung Suropati yang berjumlah 14 anak. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan rincian setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan seni rupa anak dari siklus I ke siklus II yang dilihat dari peningkatan kemampuan seni rupa meliputi aktivitas 3M yaitu menggulung, menggunting dan menempel melalui tahap mengenal media meliputi nama, warna, bentuk dan tekstur media, tahap 3M yaitu menggulung, menggunting dan menempel, dan tahap membuat hasil karya seni rupa. Peningkatkan kemampuan seni rupa anak kelompok B TK PKK Untung Suropati tampak pada peningkatan dari 43,9% peserta didik yang mencapai standar 70% pada siklus 1 menjadi 100% pada siklus 2, dan rata-rata persentase capaian klasikal 73,0% pada siklus 1 menjadi 93,1% pada siklus 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan kegiatan colour corrugated paper dapat meningkatkan kemampuan seni rupa anak kelompok B TK PKK Untung Suropati.Kata kunci: Kegiatan Colour Corrugated Paper; Kemampuan Seni Rupa; Anak Kelompok B
Pengembangan Media Flannel Board Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik Pada Kelompok Usia 4-5 Tahun Lukasim, Yohana Emilia; Budyawati, Luh Putu Indah; Zahro, Indah Rohmatuz
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v7i1p10-21

Abstract

Media dalam prespektif pendidikan merupakan instrumen yang sangat strategis dalam ikut menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Sebab keberadaannya secara langsung dapat memberikan dinamika tersendiri terhadap peserta didik. Kegiatan pembelajaran di TK Pertiwi Kabupaten Jember, guru hanya menjelaskan dan menyebutkan materi tanpa menggunakan media tambahan untuk mengajar sehingga membuat anak tidak fokus dan mengerti akan materi yang dijelaskan oleh guru. Tujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan media flannel board untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik pada anak dan untuk mengetahui efektifitas penerapan pengembangan media flannel board untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik pada anak. Tahap analisis untuk mengetahu kebutuhan apa yang diperlukan oleh sekolah. Tahap desain untuk merancang media pembelajaran dan rancangan kegiatan. Tahap pengembangan untuk uji validitas terhadap desan yang telah disusun. Tahap implementasi untuk mempraktikkan secara langsung media yang telah dirancang. Metode yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, validasi. Hasil penelitian menggunakan hasil uji validitas ahli dengan skor rata-rata secara keseluruhan 4,23 dengan kategori valid. Uji kepraktisan dengan skor rata-rata 4,17 dengan kriteria valid. Uji keefektifan dengan skor rata-rata 80,5 dengan kriteria efektif.
Pengaruh Membatik Dengan Media Tisu Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Wulandari, Lisfi; Simatupang, Nurhenti Dorlina
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v6i2p65-79

Abstract

Fokus utama dalam penelitian ini adalah keterampilan motorik halus. Kondisi ruang lingkup menunjukkan pada kegiatan melipat masih belum simetris, pada saat membatik cap masih belum luwes dalam menggerakkan gerakan tangannya. Salah satu stimulasi motorik halus yang dapat diberikan kepada anak adalah kegiatan membatik dengan menggunakan media tisu. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh aktivitas membatik menggunakan media tisu terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum. Jenis penelitian ini adalah Kuasi Eksperimen Kuantitatif dengan Desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok A RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum (kelompok eksperimen) dan anak kelompok A1 RA YKUI Sambogunung (kelompok kontrol). Teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan independent sample T test dengan IBM SPSS Statistics 25. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,023 < 0,05, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian kegiatan treatment (membatik menggunakan media tisu) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum. 
PEMANFAATAN KARTU HURUF BERBASIS ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ABJAD PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Fathonah, Fathonah; Kustiawan, Usep; Anisa, Nur
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v7i1p22-36

Abstract

Hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas B menunjukkan bahwa pengenalan abjad anak di TK Negeri Pembina Kecamatan Monta Kabupaten Bima belum berkembang dengan baik; dari 26 anak, 13 tidak mengenal huruf dan 13 sudah bisa mengenal alfabet. Kartu kata online dari website wordwall akan digunakan sebagai media untuk membantu siswa TK Negeri Pembina Kecamatan Monta Kabupaten Bima NTB menjadi lebih baik dalam mengenal abjad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan kartu huruf berbasis online untuk membantu anak usia dini dalam belajar mengenal huruf dan mengkaji perkembangan penggunaan kartu tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Metodologi pelaksanaan PTK dalam penelitian ini didasarkan pada model Kemmis dan McTaggart yang menggunakan proses spiral yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi pada setiap siklusnya. Hasil temuan menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi, anak kelompok B di TK Kecamatan Pembina, Kabupaten Monta, telah berkembang kemampuan mengenal huruf menjadi rata-rata 88% dari keadaan semula 58%. Hasilnya menunjukkan bahwa kartu kata dapat digunakan sebagai media untuk meningkatkan pengenalan huruf. Penelitian ini menggunakan kartu surat online website wordwall sebagai alat pengajaran yang efektif untuk guru.
STRATEGI IMPLEMTASI EDUKASI SAFETY TOUCH OLEH ORANG TUA AUD UNTUK MENCEGAH SEXUAL VIOLECE Andina, Rhadhia; Yulia, Resti; Warmansyah, Jhony
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v6i2p80-87

Abstract

Sexual violence merupakan salah satu bentuk kekerasan seksual yang bisa terjadi pada anak-anak termasuk di antaranya anak usia dini (AUD). Menurut data dari KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), kasus kekerasan seksual pada anak mengalami kenaikan sebesar 25% selama pandemi Covid-19. Pemilihan partisipan dilakukan secara purposive sampling dan data dikumpulkan melalui wawancara.tujuan utama dari penelitian ini yaitu mencegah sexual violence pada anak-anak melalui pendidikan preventif kepada para orang tua.Penelitian tentang strategi implementasi edukasi safety touch oleh orang tua AUD untuk mencegah sexual violence secara umum bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dari strategi tersebut dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikatif pada orangtua terkait dengan topik kekerasan seksual pada anak.Salah satu pendekatan yang efektif dalam mencegah kekerasan seksual pada anak adalah dengan menerapkan edukasi Safety Touch.Artikel ini membahas strategi implementasi edukasi Safety Touch oleh orang tua AUD untuk mencegah kekerasan seksual.Orang tua dapat mengajarkan anak untuk mengungkapkan ketidak nyamanan mereka saat ada orang yang melampaui batasan, serta memberikan dukungan emosional dan fisik yang dibutuhkan oleh anak.Selama implementasi edukasi Safety Touch, orang tua juga harus menghindari perilaku yang berpotensi mengekang privasi anak, seperti memaksakan keintiman fisik atau mengabaikan keinginan anak untuk berbagi tentang tubuhnya.Menjaga lingkungan rumah yang aman dan bebas dari pornografi atau materi seksual yang tidak pantas juga merupakan langkah penting dalam mencegah kekerasan seksual.Dalam kesimpulannya, strategi implementasi edukasi Safety Touch oleh orang tua AUD dapat memberikan perlindungan yang efektif terhadap kekerasan seksual terhadap anak