cover
Contact Name
Endra Ubaidillah
Contact Email
jamp.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jamp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Malang 65145, Telepon (0341) 551312 psw. 224 Sambungan Langsung/Fax. (0341) 557202
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : 10.17977
Core Subject : Education, Social,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management
Articles 343 Documents
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN SISWA Taufik Aziz Jatmiko; Ahmad Supriyanto; Ahmad Nurabadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i12020p11

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi ekstrakurikuler pramuka, mendeskripsikan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif-korelasional. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket atau angket yang disebarkan kepada siswa sebanyak 364 siswa yang terbagi dalam 12 Sekolah Menengah Kejuruan di Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi ekstrakurikuler pramuka mendapatkan hasil, dan hasil tingkat kedisiplinan siswa memperoleh hasil sedang. Ada hubungan antara partisipasi ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri Kota Malang.Kata kunci : ekstrakurikuler pramuka, dan tingkat kedisiplinan siswa Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka, mendiskripsikan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri se-Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitaif deskriptif-korelasional. Pengambilan data penelitian menggunakan angket atau kuesioner yang dikirim kepada siswa sebanyak 364 siswa, yang sudah dibagi kedalam 12 SMK Negeri di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka mendapatkan hasil sedang, dan tingkat kedisiplinan siswa mendapatkan hasil sedang. Ada hubungan antara keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa di SMK Negeri se-Kota Malang. Hubungan yang dihasilkan dari variabel keikutsertaan ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat kedisiplinan siswa berkategori sedang.Kata Kunci: ekstrakurikuler pramuka, dan tingkat kedisiplinan siswa
MANAJEMEN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR DI DAERAH TERTINGGAL Agus Gus Yanto; Ali Imron; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i12020p72

Abstract

Abstrak: Penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) penyusunan program pembelajaran, (2) pelaksanaan program pembelajaran, (3) evaluasi program pembelajaran, (4) faktor pendukung pembelajaran, (5) faktor penghambat pembelajaran, dan (6) upaya / solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini: (1) penyusunan program pembelajaran menggunakan kurikulum ganda yaitu K13 dan KTSP, (2) Pelaksanaan program pembelajaran secara administratif menggunakan dua kurikulum yaitu K13 dan KTSP. Namun karena kondisi sekolah yang baik kondisi fasilitas dan prasanan serta kondisi siswa sehingga proses pembelajaran lebih dekat dengan menggunakan KTSP, (6) Upaya / solusi mengenai faktor penghambat belajar merupakan dua cara yang dilakukan sekolah dalam menangani hambatan belajar yang bergantung pada sumber hambatannya. Upaya atau solusi yang dilakukan sekolah dalam menghadapi kekurangan sarana dan prasarana adalah dengan meminta bantuan lebih lanjut kepada pemerintah atau Dinas Pendidikan. Keywords: management, learning, elementary school, disadvantaged remote area Abstrak: Penelitian ini bertjuan mendeskripsikan; (1) penyusunan program pembelajaran, (2) implementasi program pembelajaran, (3) evaluasi program pembelajaran, (4) faktor pendukung pembelajaran, (5) faktor penghambat pembelajaran, dan (6) upaya/solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Simpulan penelitian ini: (1) penyusunan program pembelajaran menggunakan kurikulum ganda yaitu K13 dan KTSP, (2) implementasi program pembelajaran secara administrasi menggunakan dua kurikulum yaitu K13 dan KTSP. Akan tetapi karena kondisi sekolah baik dari faktor kondisi sarana dan prasanan dan juga faktor Keadaan siswa sehingga pada proses pembelajaran lebih dekat dengan menggunakan KTSP, (3) evaluasi program pembelajaran yang dilakukan guru ada dua jenis evaluasi pembelajaran yaitu evaluasi sumatif yang mana dimaksudkan evaluasi sumatif yaitu evaluasi yang dilakukan oleh guru guna untuk menentukan hasil dan perkembangan atau kemajuan belajar siswa, dan juga selain evaluasi sumatif guru juga menggunakan evaluasi formatif yaitu evaluasi yang dilakukan oleh guru guna untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar dan mengajar, (4) faktor pendukung pembelajaran ada dua sumber yang pertama dari lingkungan internal sekolah dan juga lingkungan eksternal sekolah, (5) faktor penghambat  pembelajaran ada dua sumber yang pertama dari lingkungan internal sekolah dan juga lingkungan eksternal sekolah, (6) upaya/ solusi mengenai faktor penghambat pembelajaran ada dua cara yang dilakukan sekolah dalam menangani hambatan pembelajaran yaitu tergantung dari sumber hambatan. Upaya atau solusi yang dilakukan sekolah dalam menangani kekurangan sarana dan prasarana yaitu dengan meminta bantuan lebih kepada pemerintah atau Dinas Pendidikan. Kata kunci : manajemen, pembelajaran, sekolah dasar, daerah tertinggal
PERBEDAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK TERHADAP LAYANAN KAFETARIA Dian Laili Eka Prastiwi; Sultoni Sultoni; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i12020p19

Abstract

Abstrak: The aim of this study is to describe: (1) the differences in students' needs for cafeterias at the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang; (2) the types of foods and drinks cafeterias needed by students in elementary and high schools of the Ma'arif Foundation in Malang City; (3) the differences of range of prices of food and beverages needed by students in elementary and high schools in the Ma'arif Foundation in Malang; (4) the different characteristics of cafeterias that required by students in the Ma'arif Foundation elementary and high schools in Malang. This research uses a quantitative approach with a comparative descriptive design. The sampling technique used in this study was a random sampling technique. Samples obtained as many as 328 from a total population of 1807 students. The instrument used in this study was a questionnaire. The conclusions of this study: (1) there is a significant difference, namely Ma'arif Elementary School students need more snacks while Ma'arif High School students need heavy food; (2) the types of foods and drinks required by Ma'arif Elementary School students include toast, buns, bake cakes, donuts, pastels, mini moonlight, snacks, brownies, ice tea, orange ice. While the types of foods needed by high school students are meatball, fresh vegetables, grilled chicken, mineral water; (3) Students of Ma'arif Elementary School need a price range of Rp. 500.00 - Rp. 3,000.00 while Ma'arif High School students Rp. 500.00 - Rp. 5,000.00; (4) the cafeteria characteristics needed at Ma'arif Elementary School is the location of the school canteen which closer to the classroom and open space canteen while in Ma'arif high school, buyers are served directly by the canteen officer using a tray. Keyword: Students Needs, School Cafeterias Service Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan : (1) perbedaan  kebutuhan peserta didik terhadap kafetaria di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (2) jenis makanan dan minuman kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (3) perbedaan rentangan harga makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang; (4) perbedaan karakteristik kafetaria yang dibutuhkan peserta didik di SD dan SMA Yayasan Ma’arif se- Kota Malang. Penelitian ini menggunakan  pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 328 dari jumlah populasi sebanyak 1807 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam  penelitian  ini berupa angket. Simpulan penelitian ini: (1) secara signifikan  terdapat perbedaan yaitu peserta didik SD Ma’arif  lebih membutuhkan makanan ringan sedangkan untuk peserta didik SMA Ma’arif  lebih membutuhkan makanan berat; (2) jenis makanan dan minuman yang dibutuhkan peserta didik SD Ma’arif antara lain roti bakar, bakpao, kue cucur, donat, pastel, terang bulan mini, snack, brownis, es teh, es jeruk. Sedangkan jenis makanan yang dibutuhkan peserta didik SMA bakso, lalapan ayam, ayam bakar, air mineral; (3) peserta didik SD Ma’arif membutuhkan rentangan harga Rp500,00- Rp3.000,00 sedangkan peserta didik SMA Ma’arif Rp500,00- Rp5.000,00; (4) karakteristik kafetaria yang dibutuhkan di SD Ma’arif lokasi kantin sekolah yang dekat dengan kelas dan kantin dengan ruangan terbuka sedangkan di SMA Ma’arif  dimana pembeli dilayani secara langsung oleh petugas kantin dan penyajiannya menggunakan baki. Kata Kunci: kebutuhan peserta didik, layanan kafetaria sekolah
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI Friska Fridiana Putri; Ibrahim Bafadal; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i12020p84

Abstract

Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor utama yang mendukung sekolah dalam meningkatkan prestasi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Prestasi yang telah dicapai oleh kepala sekolah dan sekolah yang dipimpin, (2) Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah menengah atas, (3) Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah menengah, dan (4) Faktor penghambat berprestasi kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang. Dimana untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah SDN Malang Tunjungsekar 1 Malang. dengan kepala sekolah menjadi kepala sekolah dan guru. Analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan data, dan menarik kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini adalah, (1) Kepala sekolah berprestasi sangat banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang hingga tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. (1) Kepala sekolah berprestasi banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang sampai dengan tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. (1) Kepala sekolah berprestasi banyak dan sekolah yang dipimpinnya banyak berprestasi di berbagai bidang sampai dengan tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Malang memiliki sifat disiplin, banyak pengalaman, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, siswa, wali siswa, dan masyarakat mampu menjadi a pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. Keywords: Leadership, principal's leadership, achievement Abstrak: Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor utama yang mendukung sekolah dalam meningkatkan prestasi. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui (1) Prestasi yang telah diraih oleh kepala sekolah dan sekolah yang dipimpin, (2) Karakteristik kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, (3) Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah berprestasi, dan (4) Faktor penghambat kepemimpinan kepala sekolah berprestasi di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang. Dimana hal tersebut untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan prestasi. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang, dengan sumber kepala sekolah dan guru. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, (1) Kepala sekolah berprestasi memiliki prestasi yang banyak serta sekolah yang dipimpinnya memiliki prestasi yang banyak dalam berbagai bidang hingga level tingkat nasional. (2) Kepala SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang memiliki karakteristik yang disiplin, memiliki pengalaman berprestasi yang banyak, terbuka, dll. (3) Komunikasi yang baik antara kepala sekolah, guru, peserta didik, wali murid, dan masyarakat mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan prestasi. (5) Hambatan yang terjadi dari segi waktu, tenaga, biaya, dan kondisi sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan, kepemimpinan kepala sekolah prestasi 
PENERAPAN MANAJEMEN MUTU TERPADU PADA SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN INTERNAL Anne Sarmono; Achmad Supriyanto; Agus Timan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i12020p38

Abstract

Abstrak: Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) telah diselenggarakan secara internal di setiap jenis dan jenjang, sekolah, termasuk sekolah menengah kejuruan. Penjaminan mutu pendidikan yang baik merupakan “sistem peringatan dini” sehingga kita dapat mengatasi masalah dari tahap awal sebelum menjadi berbahaya, yang berakibat pada sulitnya diperbaiki dan anggaran yang lebih besar. Oleh karena itu, sistem penjaminan mutu memang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penerapan Manajemen Mutu Terpadu (MMT) di SMK melalui penerapan SPMP internal, serta untuk mengetahui kendala dan pendukung keberhasilan. Metode penelitian menggunakan analisis deskripsi dengan melihat kondisi, membandingkannya dengan indikator pelaksanaan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan TQM pada SPMP internal belum sepenuhnya dilaksanakan. Manajemen mutu, Pernyataan visi, rencana rinci, penghargaan prestasi, kepemimpinan, orientasi kualitas, budaya, komunikasi, perlawanan karyawan, dan sumber daya yang belum cukup menjadi penghambat. Di sisi lain, pendidikan dan pelatihan, pemberdayaan dan keterlibatan karyawan, fokus pelanggan, dan komitmen para pemimpin puncak, merupakan pendukung keberhasilan implementasi.Key Words: Educational Quality Assurance System, Total Quality Management Abstrak. Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) internal telah diterapkan di sekolah-sekolah dalam berbagai tingkatan, termasuk pada sekolah kejuruan. Sebuah sistem penjaminan mutu internal yang berjalan dengan baik merupakan “early warning system” atau sistem peringatan dini yang diharapkan dapat segera memperbaiki keadaan sebelum menjadi semakin parah, sehingga sulit diperbaiki dan berbiaya semakin mahal. Dengan demikian SPMP internal merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi dari Manajemen Mutu Terpadu (MMT) pada sekolah kejuruan melalui penerapan SPMP internal dan mengetahui penghambat dan pendukungnya. Metode penelitian menggunakan analisis deskripsi dengan menelaah kondisi dan membandingkannya dengan indikator implementasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan MMT belum dilaksanakan sepenuhnya pada SPMP internal. Manajemen kualitas, pernyataan visi, pendetailan rencana, penghargaan prestasi, kepemimpinan, budaya orientasi mutu, komunikasi, resistensi pegawai, dan sumberdaya, yang belum memadai menjadi penghambat. Di lain pihak, pendidikan dan pelatihan, pemberdayaan dan pelibatan karyawan, fokus pelanggan, dan komitmen pemimpin puncak, menjadi pendukung keberhasilan implementasi.Kata kunci : Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan, Manajemen Mutu Terpadu 
ANALISIS KEPUASAN PESERTA DIDIK TERHADAP LAYANAN EVALUASI HASIL BELAJAR ONLINE Dwi Ayu Kusumawardhani; Burhanuddin Burhanuddin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i12020p90

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat harapan peserta didik tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang; (2) tingkat realitas menurut persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang; (3) perbedaan harapan dan persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket tertutup. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan One Way Anova. Berdasarkan hasil analisis data dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) tingkat siswa Harapan tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang berada pada kategori cukup puas; (2) Ternyata Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online dinilai cukup memuaskan; (3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara harapan dan persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang. Keywords: student satisfaction; Online learning outcomes evaluation services Abstak: Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan: (1) tingkat harapan peserta didik tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang; (2) tingkat realitas menurut persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Pembelajaran Online di SMK Negeri 3 Malang; (3) perbedaan antara harapan dan persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan One Way Anova. Berdasarkan hasil analisis data dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) tingkat harapan siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di SMK Negeri 3 Malang berada dalam kategori cukup puas; (2) pada kenyataannya Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online berada dalam kategori cukup puas; (3) tidak ada perbedaan yang signifikan antara harapan dan persepsi siswa tentang Layanan Evaluasi Hasil Belajar Online di Sekolah Menengah Kejuruan 3 Malang. Kata kunci : kepuasan peserta didik; evaluasi layanan hasil belajar Online
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BROADCASTING DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK Ahmat Hanafi; Nurul Ulfatin; Wildan Zulkarnain
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i12020p52

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan secara mendetail kegiatan ekstrakurikuler penyiaran dalam meningkatkan kreativitas siswa di SMKN 4 Malang, yang dimulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi dan kreativitas yang diperoleh siswa. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus untuk memperoleh sifat deskriptif, komprehensif, dan insentif. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan kreativitas yang diperoleh siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler penyiaran di SMKN 4 Malang. Kata Kunci : pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, penyiaran, kreativitas Abstrak : Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan secara rinci mengenai kegiatan ekstrakurikuler penyiaran dalam meningkatkan kreativitas peserta didik di SMKN 4 Kota Malang, yang dimulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi dan kreatif yang didapat oleh peserta didik. Penelitian ini dilakukan pendekatan kualitatif penelitian jenis studi kasus untuk memperoleh deskriptif secara alamiah, dan insentif. Hasil PADA Penelitian Penyanyi menjelaskan Mengenai activities Perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, Evaluasi, Dan Kreativitas APA Yang didapat Oleh Peserta didik hearts mengikuti activities Ekstrakurikuler penyiaran di SMKN 4 Kota Malang.Kata Kunci : manajemen kegiatan ekstrakurikuler, penyiaran , kreativitas
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER SOPAN SANTUN MELALUI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK fernanda rahmadika putra; Ali Imron; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p182

Abstract

Abstrak:Pentingnya pendidikan karakter karena melalui pendidikan karakter dapat menumbuhkan kecerdasan, keterampilan dan kemampuan siswa. Fokus penelitian ini adalah: (1) pembelajaran kode etik, (2) bentuk pendidikan tingkah laku budi pekerti, (3) penanaman pendidikan karakter yang santun, (4) faktor pendukung penanaman budi pekerti pendidikan karakter, (5) optimalisasi Pemanfaatan faktor pendukung penanaman pendidikan karakter kesantunan, (6) faktor kendala dalam pembinaan kesantunan pendidikan karakter, (7) solusi kendala pembinaan kesantunan pendidikan karakter. Kesimpulan dari penelitian ini: (1) pembelajaran kode moral dalam kegiatan belajar mengajar berjalan lancar, efektif, dan inovatif, (2) bentuk-bentuk perilaku pendidikan karakter sudah terbentuk, hanya menambah kekurangan,Kata kunci: implementasi, pendidikan karakter, budi pekerti, teologi moral Abstrak: Pentingnya pendidikan karakter yang didasarkan pada pendidikan karakter itu bisa menumbuhkan kecerdasan, kecakapan, dan kemampuan siswa. Fokus penelitian ini adalah: (1) Pembelajaran Akidah Akhlak, (2) bentuk perilaku pendidikan karakter sopan santun, (3) penanaman pendidikan karakter sopan santun, (4) faktor penunjang penanaman pendidikan karakter sopan santun , (5) pengoptimalan pendayagunaan faktor penunjang penanaman pendidikan karakter sopan santun , (6) faktor kendala dalam penanaman pendidikan karakter sopan santun, (7) solusi dari kendala penanaman pendidikan karakter sopan santun. Simpulan penelitian ini: (1) pembelajaran Akidah Akhlak  pada kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar, efektif, dan inovatif, (2) bentuk perilaku pendidikan karakter sopan santun sudah ada pembentukan, tinggal menambah dari kekurangan yang ada, (3) penanaman pendidikan karakter sopan santun Bapak dan Ibu Guru memberikan contoh sikap yang mulia, memberi dorongan, dan membiasakan perilaku yang mulia, (4) faktor penunjang dalam  penanaman pendidikan karakter sopan santun yakni didukung oleh sarana prasarana kelas yang baik dan memadai dan minat belajar siswa yang tinggi, (5) pengoptimalan pendayagunaan faktor penunjang penanaman pendidikan karakter pihak sekolah harus bisa bertanggungjawab dalam mengembangkan penanaman pendidikan karakter sopan santun yang mulia, (6) faktor kendala yang ditemui dalam penanaman pendidikan karakter sopan santun yaitu faktor lingkungan, keberagaman peserta didik, salah dalam memilih teman, (7) ) solusi yang dilakukan dari kendala penanaman pendidikan karakter yakni memberi nasihat, memberi hukuman atau teguran berupa peringatan.Kata kunci : implementasi, pendidikan karakter, sopan santun, akidah akhlak 
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN RUANG KELAS SEBAGAI SARANA PERKULIAHAN Barson Robert Murib; Ahmad Supriyanto; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p141

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) melihat tingkat keefektifan penggunaan ruang kuliah bagi mahasiswa Administrasi Pendidikan pada setiap semester mata kuliah tahun pelajaran 2018/2019; (2) bagi tingkat penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan angkatan 2016, 2017, dan 2018 pada semester genap tahun ajaran 2018/2019; dan (3) tingkat keefektifan penggunaan ruang kuliah bagi seluruh mahasiswa Administrasi Pendidikan semester genap tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat keefektif pada penggunaan ruang kuliah bagi mahasiswa Administrasi Pendidikan pada setiap semester mata kuliah tahun ajaran 2018/2019 termasuk kategori tinggi; (2) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan 2016, 2017 dan 2018 pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 juga termasuk dalam kategori tinggi; (3) Tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah bagi seluruh mahasiswa Administrasi Pendidikan semester genap tahun ajaran 2018/2019 juga termasuk dalam kategori tinggi. Kata kunci : Efektivitas; Penggunaan Ruang Kuliah; Jurusan Administrasi Pendidikan Abstrak: tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan tiap mata kuliah semester genap tahun akademik 2018/2019; (2) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan angkatan 2016, 2017 dan 2018 pada semester genap tahun akademik 2018/2019; dan (3) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah seluruh mahasiswa Adminitrasi Pendidikan semester genap tahun akademik 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah (1) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan tiap mata kuliah semester genap tahun akademik 2018/2019 termasuk kategori tinggi; (2) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah mahasiswa Administrasi Pendidikan angkatan 2016, 2017 dan 2018 pada semester genap tahun akademik 2018/2019 juga dikatergori tinggi; (3) tingkat efektivitas penggunaan ruang kuliah seluruh mahasiswa Administrasi Pendidikan pada semeter genap tahun akademik 2018/2019 juga dikategori tinggi.  Kata Kunci : Efektivitas; Penggunaan Ruang Kuliah; Jurusan Administrasi Pendidikan
MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK Moh. Dwi Kurniyawan; Sultoni Sultoni; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p192

Abstract

Abstrak:The purpose of the publication of this article is to describe the management of child-friendly schools in SMPN 10 Malang starting at the planning, organizing, implementing, monitoring, and roles of school principals, teachers, parents, and outsiders towards child-friendly school programs. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of research conducted at the planning stage are to make indicators of the implementation of child-friendly schools that are listed in eight national education standards. The organizing stage is forming a child-friendly school implementation team. At the implementation stage is learning activities outside the classroom as a form of child-friendly learning. Child-friendly school supervision is conducted regularly by teachers and school principals on all school activities. Principals play a role in setting up child-friendly school programs, teachers play a role in fostering and assisting child-friendly school programs, parents play a role in supporting and participating in child-friendly school activities, and outsiders play a role in socializing child-friendly schools.Keywords: management, school, child friendly schoolAbstrak: Tujuan dari publikasi artikel ini yaitu mendeskripsikan mengenai manajemen sekolah ramah anak di SMPN 10 Malang yang dimulai pada tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan peran kepala sekolah, guru, orang tua, dan pihak luar terhadap program sekolah ramah anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada tahap perencanaan adalah membuat indikator implementasi sekolah ramah anak yang tertera di dalam delapan standar nasional pendidikan. Tahap pengorganisasian yaitu membentuk tim pelaksana sekolah ramah anak. Pada Tahap pelaksanaan adalah kegiatan belajar di luar kelas sebagai bentuk pembelajaran ramah anak. Pengawasan sekolah ramah anak dilakukan secara berkala oleh guru dan kepala sekolah terhadap semua kegiatan sekolah. Kepala sekolah berperan membuat tatanan program sekolah ramah anak, guru berperan membina dan mendampingi program sekolah ramah anak, orang tua berperan mendukung dan mengikuti kegiatan sekolah ramah anak, dan pihak luar berperan member sosialisasi terkait sekolah ramah anak.Kata kunci: manajemen, sekolah, sekolah ramah anak

Page 10 of 35 | Total Record : 343


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026 Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025 Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025 Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Maret 2022 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 No 3 September 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018 More Issue