cover
Contact Name
Endra Ubaidillah
Contact Email
jamp.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jamp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Malang 65145, Telepon (0341) 551312 psw. 224 Sambungan Langsung/Fax. (0341) 557202
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : 10.17977
Core Subject : Education, Social,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management
Articles 343 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN UNIT BISNIS CENTER TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA Dita Putri Cahyani; Bambang Budi Wiyono; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p110

Abstract

Abstrak: This study aims to find out: (1) variable description of (a) entrepreneurship education, (b) fieldwork practices of the Business Center units, and (c) entrepreneurial interests, (2) positive and significant influence of education entrepreneurship on entrepreneurial interest, (3) there is a positive and significant influence of fieldwork practices in the business center unit on entrepreneurial interest, (4) as well as a positive and significant influence on entrepreneurship education and business center fieldwork practices on entrepreneurial interest. This research uses a quantitative approach with descriptive analysis and hypothesis testing. The result of study: (1) showed that there was a significant positive effect between entrepreneurship education on the entrepreneurial interest of OTKP and XK grade students in Accounting, (2) There is a significant positive effect between the work practices of the business center business units, and (3) Simultaneously there is a positive and significant influence of entrepreneurship education and fieldwork practices in the business center units on entrepreneurial interest. keywords: entrepreneurship education, fieldwork practices, interest in entrepreneurship Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi variabel tentang (a) pendidikan kewirausahaan, (b) praktik kerja lapangan Unit Bisnis Center, dan (c) minat berwirausaha, (2) adanya pengaruh positif dan signifikan pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha, (3) adanya pengaruh positif dan signifikan praktik kerja lapangan di unit bisnis center terhadap minat berwirausaha, (4) serta adanya pengaruh positif dan signifikan pendidikan kewirausahaan dan praktik kerja lapangan unit bisnis center terhadap minat berwirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan uji hipotesis. Hasil Penelitian menujukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI OTKP dan Akuntansi. Ada pengaruh positif yang signifikan antara praktik kerja lapangan unit bisnis center terhadap minat berwirausaha. Secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan pendidikan kewirausahaan dan praktik kerja lapangan di unit bisnis center terhadap minat berwirausaha. kata kunci : pendidikan kewirausahaan, praktik kerja lapangan, minat berwirausaha
PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SISWI SMA NEGERI Rahmat Hidayat; Effendi Effendi; Alfon Vekoli Laia
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p152

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak program suplementasi zat besi Puskesmas Merlung terhadap peningkatan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswi di SMA Negeri 4 Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan selama 15 hari dari tanggal dua puluh lima September sampai dengan tanggal delapan Oktober 2019. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswi tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 200 siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif melalui reduksi dan penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program suplementasi zat besi telah berhasil meningkatkan kesadaran PHBS di SMA Negeri 4 Tanjung Jabung Barat, berdasarkan efektivitas pelaksanaan program. peningkatan suplementasi zat besi pada mahasiswi, dan kesadaran mereka untuk terus mengkonsumsi suplemen zat besi. Program ini efektif dilaksanakan berdasarkan tingkat kepatuhan siswa terhadap program hingga 152 (76%) dari 200 siswa perempuan. Perilaku suplementasi zat besi meningkat dari 6 (3%) menjadi 200 mahasiswi (100%). Selanjutnya 155 mahasiswi (77,5%) sudah sadar untuk terus mengonsumsi suplemen zat besi. Penelitian serupa perlu dilakukan di sekolah lain di Kecamatan Merlung dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, baik oleh sekolah maupun oleh puskesmas, guna mendapatkan data tentang efektifitas program suplementasi zat besi di sekolah, sehingga terlaksananya program tersebut. dapat dievaluasi dan ditingkatkan. dan kesadaran mereka untuk terus mengkonsumsi suplemen zat besi. Program ini efektif dilaksanakan berdasarkan tingkat kepatuhan siswa terhadap program hingga 152 (76%) dari 200 siswa perempuan. Perilaku suplementasi zat besi meningkat dari 6 (3%) menjadi 200 mahasiswi (100%). Selanjutnya 155 mahasiswi (77,5%) sudah sadar untuk terus mengonsumsi suplemen zat besi. Penelitian serupa perlu dilakukan di sekolah lain di Kecamatan Merlung dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, baik oleh sekolah maupun oleh puskesmas, guna mendapatkan data tentang efektifitas program suplementasi zat besi di sekolah, sehingga terlaksananya program tersebut. dapat dievaluasi dan ditingkatkan. dan kesadaran mereka untuk terus mengkonsumsi suplemen zat besi. Program ini efektif dilaksanakan berdasarkan tingkat kepatuhan siswa terhadap program hingga 152 (76%) dari 200 siswa perempuan. Perilaku suplementasi zat besi meningkat dari 6 (3%) menjadi 200 mahasiswi (100%). Selanjutnya 155 mahasiswi (77,5%) sudah sadar untuk terus mengonsumsi suplemen zat besi. Penelitian serupa perlu dilakukan di sekolah lain di Kecamatan Merlung dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, baik oleh sekolah maupun oleh puskesmas, guna mendapatkan data tentang efektifitas program suplementasi zat besi di sekolah, sehingga terlaksananya program tersebut. dapat dievaluasi dan ditingkatkan. Program ini efektif dilaksanakan berdasarkan tingkat kepatuhan siswa terhadap program hingga 152 (76%) dari 200 siswa perempuan. Perilaku suplementasi zat besi meningkat dari 6 (3%) menjadi 200 mahasiswi (100%). Selanjutnya 155 mahasiswi (77,5%) sudah sadar untuk terus mengonsumsi suplemen zat besi. Penelitian serupa perlu dilakukan di sekolah lain di Kecamatan Merlung dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, baik oleh sekolah maupun oleh puskesmas, guna mendapatkan data tentang efektifitas program suplementasi zat besi di sekolah, sehingga terlaksananya program tersebut. dapat dievaluasi dan ditingkatkan. Program ini efektif dilaksanakan berdasarkan tingkat kepatuhan siswa terhadap program hingga 152 (76%) dari 200 siswa perempuan. Perilaku suplementasi zat besi meningkat dari 6 (3%) menjadi 200 mahasiswi (100%). Selanjutnya 155 mahasiswi (77,5%) sudah sadar untuk terus mengonsumsi suplemen zat besi. Penelitian serupa perlu dilakukan di sekolah lain di Kecamatan Merlung dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, baik oleh sekolah maupun oleh puskesmas, guna mendapatkan data tentang efektifitas program suplementasi zat besi di sekolah, sehingga terlaksananya program tersebut. dapat dievaluasi dan ditingkatkan. Keywords: iron spplementation program; compliance; PHBS consciousness Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah program pemberian tablet tambah darah oleh Puskesmas Merlung dapat meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswi di SMA Negeri 4 Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan selama 15 hari sejak tanggal 25 September 2019 sampai dengan tanggal 8 Oktober 2019. Subjek penelitian adalah seluruh siswi tahunn ajaran 2019/2020 yang berjumlah 200 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui metode angket, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program pemberian tablet tambah darah (TTD) di SMA Negeri 4 Tanjung Jabung Barat berhasil meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat di SMA Negeri 4 Tanjung Jabung Barat. Hal tersebut didasari atas efektivitas pelaksanaan program tersebut, peningkatan perilaku mengonsumsi TTD oleh siswi, dan kesadaran  mereka untuk terus mengonsumsi TTD. Program tersebut dilaksanakan dengan efektif berdasarkan tingkat kepatuhan siswi dalam mengonsumsi TTD yang mencapai 152 siswi (76%) dari total 200 siswi. Perilaku siswi dalam mengonsumsi TTD meningkat dari hanya 6 orang (3%) menjadi 200 orang (100%). Selanjutnya, sebanyak 155 siswi (77,5%) memiliki kesadaran untuk terus mengonsumsi TTD.Penelitian serupa harus pula dilakukan di sekolah-sekolah lain di Kecamatan Merlung dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, baik oleh pihak sekolah maupun oleh pihak puskesmas, agar diperoleh data tentang efektivitas program pemberian TTD di lingkungan sekolah, sehingga pelaksanaan program tersebut dapat dievaluasi dan disempurnakan. Kata kunci : program TTD; bagian; kesadaran PHBS
BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH DALAM MEMPERSIAPKAN SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL Yesi Ismawati; Ainie Rahmah; Mukhlis Nur Fathi; Reny Jamaliyah; Anis Luluk Rahmadani; Nurul Arfinanti
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p118

Abstract

Abstrak: Sekolah sebagai organisasi tentunya memiliki budaya organisasi yang menjadi peran penting dalam perwujudan visi dan misi sekolah. Budaya organisasi sekolah merupakan norma yang dianut dan diimplementasikan oleh seluruh komponen untuk mencapai visi dan misi sekolah secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya organisasi sekolah di SMK Negeri 2 Depok Sleman dalam menyusun sumber daya manusia yang unggul dan program pendukung budaya sekolah. Pendekatan penelitian ini adalah observasi kuantitatif, wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Subjek penelitian meliputi unsur warga sekolah yaitu wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil observasi ini menunjukkan bahwa (1) SMK Negeri 2 Depok Sleman memiliki tiga budaya unggulan yaitu budaya disiplin, kerjasama, dan budaya kerja industri, (2) terdapat beberapa program bagi siswa dalam penerapan budaya sekolah, (3) adanya faktor pendukung dan penghambat terwujudnya budaya organisasi sekolah yang efektif. Berdasarkan observasi, budaya organisasi sekolah di SMK Negeri 2 Depok Sleman dapat dikatakan efektif. Keywords: the Culture of School Organizations; Superior Human Resources; Effective Abstrak: Sekolah sebagai suatu organisasi tentunya memiliki budaya organisasi yang menjadi peran penting dalam terwujudnya visi misi sekolah. Budaya organisasi sekolah merupakan norma-norma yang dianut dan dilaksanakan oleh seluruh komponen sekolah untuk mencapai visi dan misi sekolah secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan budaya organisasi sekolah yang ada di SMK Negeri 2 Depok Sleman dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan program-program sekolah yang untuk mendukung budaya sekolah. Metode yang digunakan dalam observasi ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi unsur warga sekolah, yaitu wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil observasi ini menunjukkan bahwa (1) SMK Negeri 2 Depok Sleman memiliki tiga budaya unggulan yaitu budaya disiplin, kerja sama, dan budaya kerja industri, (2) adanya beberapa program penunjang bagi siswa dalam penerapan budaya sekolah, (3) terdapat faktor pendukung dan penghambat terwujudnya budaya organisasi sekolah yang efektif. Menurut hasil observasi, budaya organisasi sekolah di SMK Negeri 2 Depok Sleman sudah dapat dikatakan efektif. Kata kunci : Budaya Organisasi Sekolah; Sumber Daya Manusia Unggul; Efektif
DAMPAK PEMBELAJARAN BERKARAKTER TERHADAP PENGUATAN KARAKTER SISWA GENERASI MILENIAL Sultoni Sultoni; Imam Gunawan; Hasan Argadinata
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p160

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel pembelajaran karakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Penelitian dilakukan dengan metode kausalitas kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah angket. Sampel penelitian adalah 80 guru SMP Islam di Kabupaten Jombang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan regresi sederhana. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan: variabel pembelajaran karakter (X) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rata-rata 96,71; dan variabel penguatan karakter siswa (Y) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rata-rata 55,33. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabel pembelajaran karakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Koefisien regresi yang dihasilkan adalah: Ŷ = 10,496 + 0,464X. Kontribusi variabel pembelajaran karakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y) sebesar 23,3%. Keywords: learning character, strengthening student character, millennial generation Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel pembelajaran berkarakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Penelitian dilaksanakan dengan metode kuantitatif-kausalitas. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah angket. Sampel penelitian adalah 80 orang guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kabupaten Jombang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan regresi sederhana. Hasil analisis deskriptif data menunjukkan: variabel pembelajaran karakter (X) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rerata 96,71; dan variabel penguatan karakter siswa (Y) termasuk dalam kategori cukup baik dengan rerata 55,33. Hasil analisis regesi sederhana menunjukkan terdapat pengaruh variabel pembelajaran berkarakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y). Koefisien regresi yang dihasilkan adalah: Ŷ = 10,496 + 0,464X. Kontribusi variabel pembelajaran berkarakter (X) terhadap penguatan karakter siswa (Y) sebesar 23,3%. Kata kunci: pembelajaran berkarakter, penguatan karakter siswa, menciptakan milenial 
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENGEMBANGKAN MUTU PENDIDIKAN Nur Khikmah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p123

Abstract

Abstrak: Keberhasilan program pendidikan di sekolah sangat dipengaruhi oleh kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Pemenuhan kebutuhan sarana prasarana bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor perencanaan, pengorganisasian, penggerak, pemantauan, penunjang dan penghambat pengelolaan infrastruktur untuk meningkatkan mutu pendidikan di MI Kebonharjo Semarang Utara. Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini adalah perencanaan dengan rapat tahunan, evaluasi, review program kerja, pelaksanaan kegiatan program dan sosialisasi program kepada orang tua. Pengorganisasian: struktur organisasi, kepegawaian, uraian tugas dan tanggung jawab, komunikasi dan koordinasi. Mobilisasi dengan pengadaan barang, inventaris, pemeliharaan, seleksi, pelaporan. Pengawasan dengan melakukan evaluasi dan supervisi serta tindak lanjut dari supervisi. Faktor pendukung: desain rapi, penempatan pegawai, pengarsipan rapi dan keterlibatan pengawas madrasah. Faktor penghambat: komitmen setiap sumber daya manusia, kurangnya dana, regulasi yang berbelit-belit, dan kurangnya pengembangan keterampilan karyawan. Keyword: infrastructure management, education quality Abstrak: Keberhasilan program pendidikan di sekolah sangat dipengaruhi oleh kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Pemenuhan kebutuhan sarana prasarana ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, serta faktor pendukung dan penghambat manajemen sarana prasarana untuk mengembangkan mutu pendidikan di MI Kebonharjo Semarang Utara. Teknik pengumpulan data penelitian kualitatif dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan penelitian ini adalah perencanaan dengan rapat tahunan, evaluasi, mereview program kerja, melaksanakan program kegiatan dan sosialisasi program kepada wali murid. Pengorganisasian: struktur organisasi, penempatan staff, uraian tugas dan tanggung jawab, komunikasi dan koordinasi. Penggerakan dengan mengadakan barang, inventarisasi, perawatan, pemilihan, pelaporan. Pengawasan dengan melakukan evaluasi dan supervisi serta ada tindak lanjut dari pengawasan. Faktor pendukung: perancangan apik, penempatan pegawai, pengarsipan rapi dan keterlibatan pengawas madrasah. Faktor penghambat: komitmen masing-masing sumber daya manusia, minimnya dana, regulasi yang rumit dan kurangnya pengembangan keterampilan pegawai. Kata Kunci : Manajemen Sarana Prasana, Mutu Pendidikan
PERSEPSI GURU DAN SISWA TENTANG EFEKTIVITAS MANAJEMEN KURIKULUM DAN PENGARUHNYA TERHADAP KREATIVITAS SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Alma'idah Hayuning Sesanti; Burhanuddin Burhanuddin; Nurul Ulfatin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p171

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa tentang efektivitas manajemen kurikulum dan pengaruhnya terhadap kreativitas siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional prediktif. Populasi dalam penelitian ini adalah 569 guru dan 3.117 siswa kelas XI dari 10 SMA Negeri Malangs. Pengambilan sampel guru dengan teknik quota sampling dan random sampling, kemudian sampel siswa diambil dengan menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 234 guru dan 312 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji linieritas, analisis regresi sederhana, dan analisis oneway anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di seluruh SMA Negeri Malangs (1) pengelolaan kurikulum cukup efektif; (2) tingkat kreativitas siswa cukup tinggi; (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara efektivitas pengelolaan kurikulum terhadap tingkat kreativitas siswa; (4) tidak terdapat perbedaan persepsi guru tentang tingkat keefektifan pengelolaan kurikulum berdasarkan faktor organisasi, (5) tidak terdapat perbedaan persepsi siswa tentang tingkat kreativitas diri berdasarkan faktor individu, dan (6) tidak terdapat perbedaan pada siswa. persepsi tingkat kreativitas diri berdasarkan faktor sosial.Kata kunci: manajemen kurikulum, kreativitas siswa, persepsi guru, persepsi siswaAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa tentang efektivitas manajemen kurikulum dan pengaruhnya terhadap kreativitas siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional prediktif. Populasi dalam penelitian ini adalah 569 guru dan 3.117 siswa kelas 11 dari 10 SMA Negeri di Kota Malang. Pengambilan sampel guru dilaksanakan menggunakan teknik quota sampling dan random sampling, sedangkan pengambilan sampel siswa menggunakan teknik purposive sampling. Terdapat 234 guru dan 312 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan yakni teknik analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi sederhana, serta analisis oneway anova . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di seluruh SMA Negeri Kota Malang (1) manajemen kurikulum sudah cukup efektif; (2) tingkat kreativitas siswa cukup tinggi; (3) ada pengaruh yang signifikan dari manajemen kurva kurva tingkat kreativitas siswa; (4) tidak ada pendapat persepsi guru terhadap tingkat kewenangan manajemen kurikulum berdasarkan faktor organisasional sekolah, (5) tidak ada pendapat persepsi siswa terhadap kreativitas diri berdasarkan faktor individu, serta (6) tidak ada pendapat persepsi siswa terhadap tingkat kreativitas berdasarkan faktor sosial .Kata Kunci: kurikulum manajemen, kreativitas siswa, persepsi guru, persepsi siswa
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN BUDAYA RELIGIUS DI SEKOLAH Asnawi Asnawi; Bambang Budi Wiyono; Asep Sunandar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i22020p131

Abstract

Abstrak : This study aims to find out, (1) steps the school principal creates religious culture, (2) forms of religious culture in schools, (3) ways of socializing and implementing religious culture, (4) support of teachers and school members in creating religious culture, ( 5) how to overcome the problem of creating a religious culture. This research uses a qualitative approach design, with a case study research design. The location of this research is at Public SHS 9 Malang. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The analysis technique used is reduction, data display, and data verification. The results of this study (1) the step of the school principal creating a religious culture begins with a meeting consisting of a core team to design an outline of the relevant activities then in consultation with the teachers, (2) the forms of religious culture in the school are Dhuha pray, DhuhurPray and AsrPray in congregation, study of the yellow book, Friday prayers in congregation and princess activities, non-Muslim students religious guidance, training to become qotib, istighosah, ramadhanpondok activities, Commemoration of Islamic Holidays, (3) socialization and implementation of Religious culture through social media, print , electronics, school websites, and verbally. While the implementation is a strategy that has been designed from the stages of planning, implementing, and habituating in daily life in the school environment, (4) teacher and school community support in creating a religious culture including, the teacher goes to the mosque when he hears the call to prayer, starts the lesson by praying, and encourage students to pray Dhuha before the lesson begins, students lead literacy, students become qotib, educational staff every Friday-morning at the morning apple to deliver information on activities carried out on that day. Parental support is parents doing zakat fitrah and zakat mal at school, the establishment of a school mosque is an idea and contribution from parents of students; (5) The way to overcome problems in creating a religious culture is by evaluating systematically and carried out by related parties. Keywords: Strategy, headmaster, religious culture Abstrak : Penelitian ini bertujuanmengetahui, (1)langkah-langkah kepala sekolah menciptakan budaya religius, (2) bentuk budaya religius di sekolah, (3) cara sosialisasi dan implementasi budaya religius, (4) dukungan guru dan warga sekolah dalam menciptakan budaya religius, (5) cara mengatasi masalah menciptakan budaya religius. Penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini di SMA Negeri 9 Malang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dandokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi, display data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini (1) langkah kepala sekolah menciptakan budaya religius diawali rapat yang beranggotakan tim inti untuk merancang segara garis besar terkait kegiatan barulah di musyawarahkan dengan para guru, (2) bentuk-bentuk budaya religius yang ada di sekolah adalah Salat Dhuha, Salat Dhuhur dan Ashar berjamaah, kajian kitab kuning, Salat jumat berjamaah dan kegiatan keputrian, siswa non muslim pembinaan keagamaan, pelatihan menjadi qotib, istighosah, kegiatan pondok ramadhan, Peringatan Hari Besar Islam, (3) sosialisasi dan implementasi budaya Religius melalui media sosial, cetak, elektronik, website sekolah, dan secara lisan. Sedangkan implementasinya adalah strategi yang sudah dirancang dari tahap pereencanaan, pelaksanakan, dan pembiasaan di keseharian di lingkungan sekolah, (4) dukungan guru dan warga sekolah dalam menciptakan budaya Religius meliputi, guru menuju masjid saat mendengar adzan untuk menunaikan Salat,mengawali pelajaran dengan berdoa, dan menganjurkan siswa untuk Salat Dhuha sebelum pelajaran dimulai, siswa memimpin literasi, siswa menjadi qotib, tenaga kependidikan setiap hari selasa-jumat dilakukan apel pagi untuk penyampaian informasi kegiatan yang dilakukan pada hari itu. Dukungan orangtua adalah orangtua melakukan zakat fitrah dan zakat mal disekolah, berdirinya masjid sekolah merupakan gagasan dan sumbangan dari orangtua siswa; (5) Cara mengatasi masalah dalam menciptakan budaya Religius adalah dengan evaluasi yang dilakukan secara sistematis dan dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait. Kata kunci : strategi, kepala sekolah, budaya religius 
PETA KAJIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DI INDONESIA Fetty Ernawati; Muhammad Munadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p1

Abstract

Abstract: This study aims to map educational management studies in Indonesia, which includes the mapping of educational management studies in state and private colleges; as well as the comparison between the number of scientific journals and the number of educational management study programs from all levels of higher education in Indonesia. This study employed quantitative research methods and its data sources were originated from documents available on the website of Sinta Kemenristek/BRIN. The data were analyzed by employing descriptive statistics and explained by using descriptive narrations. The results show that there are 48 subjects of educational management studies in Indonesia and there are 299 authors who conduct studies on these subjects. These studies were published by 24 scientific journals. The subjects of educational management and Islamic educational management studies have the most sub-studies compared to other study subjects, including 12 sub-studies offered by these scientific journals. Moreover, there are 7 scientific journals owned by private Islamic colleges, 6 scientific journals owned by state colleges, 2 scientific journals owned by private colleges, and 1 scientific journals owned by a scientific community. Keywords: Educational management; mapping scientific journals Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kajian manajemen pendidikan di Indonesia, yang mencakup pemetaan kajian manajemen pendidikan di PTN dan PTS; serta perbandingan antara jumlah jurnal dengan jumlah program studi manajemen pendidikan dari semua jenjang pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sumber data dari dokumen di website sinta Kemenristek/BRIN. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, dan dijelaskan dengan menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan subyek kajian manajemen pendidikan di Indonesia tercatat sejumlah 48 dan terdapat 299 orang penulis yang mengkajinya. Terwadahi dalam jurnal yang berjumlah 24 jurnal. Subyek kajian Education Management/Islamic Education Management juga paling banyak memiliki sub kajian dibandingkan subyek kajian lainnya yaitu memiliki 12 sub kajian yang ditawarkan oleh jurnal. Jurnal terbanyak dimiliki oleh PTKIN yaitu 8 jurnal dan PTKIS dengan 7 jurnal, selebihnya 6 jurnal dari PTN, 2 jurnal dari PTS dan 1 jurnal dari komunitas keilmuan. Kata kunci: Peta kajian jurnal; manajemen pendidikan
IMPLEMENTASI PERAN SUPERVISOR DALAM PENGAWASAN MANAJERIAL DAN FAKTOR-FAKTOR MEMENGARUHI KINERJA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH Fitri Mardiyanti; Rini Setyaningsih
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i42020p308

Abstract

Abstrak: Penulisan Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran supervisor dalam melaksanakan supervisi manajerial, dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kinerja aparatur di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian yang dilakukan penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek sebagai pembimbing kepala sekolah, kepala sekolah, dan kepala staf tata usaha. Objeknya adalah pelaksanaan supervisi manajerial dalam meningkatkan kinerja pegawai administrasi. Pengamatan dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan dalam menganalisis data. Dalam studi ini, Informan utama adalah pengawas sekolah dan informan tambahan adalah kepala sekolah dan kepala staf administrasi. Setelah dilakukan analisis data, peran pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi manajerial sudah cukup baik, namun implementasinya belum maksimal dalam memberikan pembinaan langsung kepada aparatur. Minimnya pembinaan langsung oleh pengawas sekolah, kurangnya kerjasama antara pengawas sekolah dengan kepala sekolah, dan kurangnya kinerja profesional tenaga administrasi menjadi penyebab rendahnya kinerja tenaga administrasi. Hal tersebut dibuktikan dengan kata-kata informan dalam wawancara. dan observasi yang penulis lakukan pada saat mengikuti Program Studi dan Pengalaman Lapangan di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Peran pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi manajerial sudah cukup baik, namun implementasinya belum maksimal dalam memberikan pembinaan langsung kepada staf tata usaha. Minimnya pembinaan langsung oleh pengawas sekolah, kurangnya kerjasama antara pengawas sekolah dengan kepala sekolah, dan kurangnya kinerja profesional tenaga administrasi menjadi penyebab rendahnya kinerja tenaga administrasi. Hal tersebut dibuktikan dengan kata-kata informan dalam wawancara. dan observasi yang penulis lakukan pada saat mengikuti Program Studi dan Pengalaman Lapangan di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Peran pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi manajerial sudah cukup baik, namun implementasinya belum maksimal dalam memberikan pembinaan langsung kepada staf tata usaha. Minimnya pembinaan langsung oleh pengawas sekolah, kurangnya kerjasama antara pengawas sekolah dengan kepala sekolah, dan kurangnya kinerja profesional tenaga administrasi menjadi penyebab rendahnya kinerja tenaga administrasi. Hal tersebut dibuktikan dengan kata-kata informan dalam wawancara. dan observasi yang penulis lakukan pada saat mengikuti Program Studi dan Pengalaman Lapangan di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Keywords: Implementation, managerial supervision, administration staff performance Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran supervisor dalam mengimplementasikan pengawasan manajerial, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kinerja tenaga administrasi sekolah  di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan  subyek supervisor, kepala sekolah, kepala tata usaha sekolah  sedangkan objeknya adalah implementasi supervisi manajerial dalam peningkatan kinerja tenaga administrasi. Data dikumpulkan  melalui observasi dan wawancara. Informan utama yaitu pengawas sekolah serta informan tambahan kepala sekolah dan tenaga administrasi sekolah. Setelah data dianalisis menunjukan bahwa  peran pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi manajerial sudah cukup baik namun pelaksanaannya masih kurang maksimal dalam memberikan pembinaan secara langsung kepada tenaga administrasi. Kurangnya pembinaan secara langsung oleh pengawas sekolah serta kurang nya kerja sama antara supervisorsekolah dan kepala sekolah dan kurang profesional kinerja pegawai administrasi adalah penyebab rendahnya kinerja tenaga administrasi. Hal ini dibuktikan dari penuturan informan pada saat wawancara dan pada saat penulis melakukan observasi baik itu pada saat penelitian dan pada saat penulis melakukan PPL (Program Pengalaman Lapangan) di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Kata Kunci : Pelaksana, supervisi manajerial, kinerja tenaga Administrasi.
PENGEMBANGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI LAYANAN AKADEMIK BERBASIS CODEIGNITER Mohammad Syahidul Haq; Wagino Wagino; Khofidotur Rofiah; Nur Aini
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p139

Abstract

Abstract: The development of a management information system is one of the efforts that can be made to improve the quality of public services, both in general and in certain sectors, for example education, especially at times like this (COVID-19 pandemic), where community social activities switch to using assistance. technology. This study aims to develop an existing educational service in the Faculty of Education, State University of Surabaya to facilitate students in accessing all the needs regarding correspondence and is called the Academic Service Information System of the Faculty of Education, Unesa. This research was conducted using the Research and Development (R&D) method, by applying nine of the ten steps proposed by Borg and Gall. The result of this research is that E - Service Faculty of Education Science is suitable or near perfect for use, with the result of each stage are as follows: (1) in the first testing phase (Preliminary Field Testing), the presentage of yield exceeds 30% in each category; (2) in the second testing phase, several obstacles were found, but can be resolved in the next stage; (3) in the last testing phase (Operational Product Testing), the presentage of yield exceeds 70% in each category, this mean that E – Layanan development is very useful. Also, with the existing of E – Layanan, academic service activities are greatly helped, especially on this Covid – 19 pandemic period. Keywords: Education; Management information system; public services. Abstrak: Pengembangan sistem informasi manajemen merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, baik secara umum maupun pada sektor – sektor tertentu, misalnya pendidikan, terutama pada saat seperti ini (pandemi covid - 19), di mana kegiatan sosial masyarakat beralih menggunakan bantuan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu layanan pendidikan yang ada di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya untuk memudahkan mahasiswa dalam mengakses segala kebutuhan mengenai surat menyurat dan dinamakan dengan sistem informasi layanan akademik Fakultas Imu Pendidikan Unesa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Research and Development (R&D), dengan menerapkan sembilan dari sepuluh langkah yang dikemukakan oleh Borg and Gall. Hasil penelitian ini adalah E – Layanan Fakultas Ilmu Pendidikan sesuai atau mendekati sempurna untuk digunakan, dengan hasil pada masing – masing tahap adalah sebagai berikut: (1) pada tahap pengujian awal (Preliminary Field Testing) mendapatkan presentase hasil melebihi 30% pada setiap kategorinya; (2) pada tahap pengujian yang kedua ditemukan beberapa hambatan tetapi dapat terselesaikan pada tahap selanjutnya; (3) pada tahap pengujian yang terakhir (Operational Product Testing) mendapat presentase hasil melebihi 70% pada masing – masing kategorinya, ini berarti bahwa pengembangan E – Layanan sangat berguna. Dengan adanya E – Layanan juga aktivitas layanan akademik sangat terbantu terutama pada pasa pandemi Covid – 19 seperti saat ini. Kata kunci: Pendidikan; Sistem Informasi Management; Layanan Publik.

Page 11 of 35 | Total Record : 343


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026 Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025 Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025 Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Maret 2022 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 No 3 September 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018 More Issue