cover
Contact Name
Endra Ubaidillah
Contact Email
jamp.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jamp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Malang 65145, Telepon (0341) 551312 psw. 224 Sambungan Langsung/Fax. (0341) 557202
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : 10.17977
Core Subject : Education, Social,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management
Articles 440 Documents
Evaluasi Bibliometrik Terhadap Dinamika Keilmuan Penelitian Kualitas Sekolah Dasar dalam Perspektif Global Cecep Rahmat Suherli; Udin Syaefudin Saud; Nani Hartini
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the scientific dynamics of primary school quality from a global perspective through a bibliometric approach. It seeks to map publication trends, author and institutional contributions, country distribution, and thematic structures that shape the intellectual landscape of school quality research. The study employed a bibliometric analysis based on 31 Scopus-indexed publications, which were further visualized using VOSviewer to identify keyword co-occurrence patterns, author collaboration networks, and thematic research clusters. The results indicate that the concept of primary school quality has shifted from a traditional academic-achievement paradigm toward a more holistic, multidimensional, and context-sensitive understanding. Five major thematic domains emerged: academic quality, ecological and social factors, educational policy, psychosocial aspects of students, and digital readiness. The analysis also reveals an epistemological polarization between the Global North and Global South. While developed countries emphasize big-data analytics and structural inequalities, developing countries focus more on school leadership, management capacity, and micro-level policy implementation. The study concludes that primary school quality is shaped by the complex interaction of educational policy, social environments, pedagogical innovation, and leadership capacity. Strategic recommendations include redefining quality indicators to be more inclusive, strengthening instructional leadership, fostering Global North–South research collaboration, and promoting terminological consistency across international studies. Future research is encouraged to adopt mixed-methods designs to develop a more holistic and globally relevant understanding of primary school quality. Keywords: bibliometrics; global education; primary school quality; scientific dynamics; VOSviewer Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dinamika keilmuan mengenai kualitas sekolah dasar dalam perspektif global melalui pendekatan bibliometrik. Kajian ini berupaya memetakan perkembangan publikasi, kontribusi penulis dan institusi, sebaran negara, serta struktur tematik yang membentuk lanskap pengetahuan tentang kualitas sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik berbasis data Scopus terhadap 31 publikasi terpilih, yang kemudian divisualisasikan menggunakan VOSviewer untuk mengidentifikasi pola ko-okurensi kata kunci, kolaborasi penulis, dan klaster tematik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kualitas sekolah dasar mengalami transformasi dari paradigma berbasis capaian akademik menuju pemahaman yang lebih holistik, multidimensi, dan kontekstual. Temuan klaster mengungkap lima domain utama, yaitu kualitas akademik, faktor ekologis dan sosial, kebijakan pendidikan, aspek psikososial siswa, dan kesiapan digital. Analisis juga memperlihatkan polarisasi epistemologis antara negara maju dan berkembang, di mana negara maju menekankan analisis berbasis data besar dan ketimpangan struktural, sedangkan negara berkembang berfokus pada kepemimpinan sekolah, manajemen, dan implementasi kebijakan mikro. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kualitas sekolah dasar dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara kebijakan pendidikan, lingkungan sosial, inovasi pedagogis, dan kapasitas kepemimpinan. Saran strategis meliputi perlunya redefinisi indikator kualitas yang lebih inklusif, penguatan kepemimpinan instruksional, kolaborasi riset lintas negara, serta konsistensi terminologi dalam penelitian global. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk menggabungkan pendekatan metodologis campuran guna memperluas pemahaman holistik mengenai kualitas sekolah dasar. Kata kunci: bibliometrik; dinamika keilmuan, kualitas sekolah dasar; pendidikan global; VOSviewer.
Pelatihan Peningkatan Keterampilan Kepemimpinan Digital Kepala Sekolah dalam Upaya Percepatan Digitalisasi Guna Menyongsong Era Society 5.0 di Kota Probolinggo Mustiningsih, Mustiningsih; Imron, Ali; Timan, Agus; Hayuning, Alma'idah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The implementation of community service in this research was conducted through mentoring and training, with several stages including preparation, activity execution, evaluation, and report preparation. The training material was divided into three main segments, namely the development of digital era leadership skills, school principal strategies in accelerating digitalization in schools, and digital leadership digitalization practices with a focus on digital security. Data analysis showed a significant improvement from the pre-test score (51.40) to the post-test score (85.74) after the training, with a significant positive correlation between the two scores (0.672). The results of the t-paired samples test indicated a significant difference between the pre-test and post-test, with a p-value of 0.000. The conclusion of this research indicates that the training conducted successfully enhanced the understanding and digital leadership skills for school principals, providing a positive contribution in preparing for the changes in the society 5.0 era driven by technology. These findings have important implications in developing leadership development strategies in education that are responsive to the digital revolution. Keywords: digital leadership, society 5.0 era, digitalization Abstrak: Pelaksanaan pengabdian masyarakat di dalam penelitian ini dilaksanakan melalui pendampingan dan pelatihan, dengan beberapa tahapan yang mencakup persiapan, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, dan penyusunan laporan. Materi pelatihan terbagi menjadi tiga segmen utama, yaitu pengembangan keterampilan kepemimpinan era digital, strategi kepala sekolah dalam percepatan digitalisasi di sekolah, dan praktik digitalisasi kepemimpinan dengan fokus pada keamanan digital. Analisis data menunjukkan peningkatan yang signifikan dari nilai pre-test (51.40) ke post-test (85.74) setelah pelaksanaan pelatihan, dengan adanya korelasi positif yang signifikan antara kedua nilai tersebut (0.672). Hasil uji t-paired samples menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test, dengan nilai p-value sebesar 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan kepemimpinan digital bagi kepala sekolah, serta memberikan kontribusi positif dalam persiapan menghadapi perubahan era society 5.0 yang didorong oleh teknologi. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam mengembangkan strategi pengembangan kepemimpinan di bidang pendidikan yang responsif terhadap revolusi digital. Kata kunci: kepemimpinan digital, era society 5.0, digitalisasi
Kualitas Pelayanan Sekolah dan Kepuasan Siswa: Studi kuantitatif pada Siswa SMA/SMK di Indonesia Timur Agnes Aryesam; Novihta Sampe; Mutiara Angelica Maseyra
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of this study is to analyze the quality of public school services and student satisfaction, with a focus on the population of students in public senior high schools (SMA) and vocational high schools (SMK) in Jayapura, Papua. This research employs a quantitative approach using a regression analysis model. The quality of school services was measured using the SERVQUAL (Service Quality) approach, which encompasses five primary dimensions commonly referred to as RATER: reliability, assurance, tangibles, empathy, and responsiveness. Meanwhile, student satisfaction was assessed using three main indicators, namely expectation conformity, intention to revisit, and willingness to recommend. The findings indicate that school service quality has a positive and significant effect on student satisfaction. This is evidenced by the t-value of 24.654 and a significance value of 0.000. The coefficient of determination (R²) is 0.612, indicating that school service quality contributes 61.2% to the variation in student satisfaction. Based on these findings, the study recommends the implementation of holistic service improvement strategies, including the enhancement of facilities and infrastructure, optimization of administrative services, transparency in academic information, responsiveness to student needs, and empathy in delivering services to students. Keywords: School Services; Student Satisfaction; SERVQUAL. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kualitas pelayanan sekolah negeri dan kepuasan siswa, dengan fokus pada populasi siswa di SMA/SMK Negeri di Jayapura, Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model analisis regresi. Kualitas Pelayanan sekolah diukur menggunakan pendekatan SERVQUAL (Service Quality) dengan lima dimensi utama yang dikenal sebagai RATER, yaitu: reliability, assurance, tangibles, empathy, dan responsiveness, sedangkan kepuasan siswa diukur dengan menggunakan tiga indikator utama yaitu kesesuaian harapan, minat berkunjung kembali dan kesediaan merekomendasikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa kualitas pelayanan sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta didik Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung 24,654 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi adalah sebesar 0,612 yang berarti besarnya sumbangan Kualitas Layanan Sekolah terhadap variabel Kepuasan peserta didik adalah 61,2%. Hasil penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi peningkatan layanan secara holistik, meliputi perbaikan sarana dan prasarana, optimalisasi layanan administratif, keterbukaan informasi akademik, ketanggapan terhadap kebutuhan siswa, serta perlunya empati dalam melayani siswa. Kata kunci: Layanan Pedidikan; Kepuasan Siswa; SERVQUAL.
ANALISIS PENGEMBANGAN KOMPETENSI DAN PENILAIAN KINERJA SDM DALAM STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL :SUATU KAJIAN LITERATUR Yuri El Hanif Azwanda; Srikandi Yudistira; Chelsi Hestivik; Afriza Afriza
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract :This study analyzes the role of competency development and performance appraisal of human resources (HR) in strategies to improve education quality in the digital transformation era. The method used is library research with a systematic literature review approach, reviewing national and international journals related to teachers’ digital competence and performance evaluation systems. The findings indicate that HR competency development includes not only technical skills but also pedagogical, social, and digital ethics dimensions. Meanwhile, teacher performance appraisal remains largely administrative and needs to be redirected toward digitalbased indicators and learning outcomes. The integration of competency development and performance appraisal significantly contributes to achieving an adaptive, inclusive, and globally competitive education system. Keywords: Competence, Education, Performance Abstrak: Penelitian ini menganalisis peran pengembangan kompetensi dan penilaian kinerja sumber daya manusia (SDM) dalam strategi peningkatan mutu pendidikan di era transformasi digital. Metode yang digunakan adalah riset pustaka yang mengkaji berbagai jurnal nasional dan internasional terkait kompetensi digital guru serta sistem evaluasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi SDM tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga pedagogis, sosial, dan etika digital. Sementara itu, penilaian kinerja guru masih cenderung administratif sehingga perlu diarahkan pada evaluasi berbasis indikator digital dan hasil pembelajaran. Integrasi antara pengembangan kompetensi dan penilaian kinerja terbukti berkontribusi signifikan terhadap mutu pendidikan yang lebih adaptif, inklusif, dan berdaya saing global. Kata Kunci: Kompetensi, Kinerja, Pendidikan
Hubungan Kepemimpinan Spiritual Kepala Madrasah Dengan Kepuasan Kerja Guru Nurhayat Nurhayat; Arismunandar Arismunandar; Muhammad Ardiansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This reaserch aims to determine the relationship between the spiritual leadership of madrasah principals and teachers’ job satisfaction in Karossa District, Mamuju Tengah Regency. The research is grounded in the idea that the principal’s role is not only administrative but also spiritual, inspiring teachers to find meaning and psychological well-being in their work. This study employed a quantitative correlational method involving a population and sample of 66 Madrasah Tsanawiyah (MTs) teachers, selected using a saturated sampling technique (total sampling). Data were collected through a closed-ended questionnaire using a five-point Likert scale, which was tested for validity and reliability. The data were analyzed using the Pearson Product Moment correlation technique with the aid of SPSS version 25.0 for Windows. The results show that the spiritual leadership of madrasah principals is in the good category, and teachers’ job satisfaction is also relatively high. The correlation analysis yielded r = 0.321 with sig. = 0.009 < 0.05, indicating a positive and significant relationship between principals’ spiritual leadership and teachers’ job satisfaction. This implies that the stronger the application of spiritual leadership values by the principal, the higher the level of teachers’ job satisfaction. Although the correlation level is classified as low to moderate, it is statistically significant. Keywords: Spiritual Leadership, Madrasah Principal, Job Satisfaction Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan spiritual kepala madrasah dengan kepuasan kerja guru di Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran kepala madrasah sebagai pemimpin yang tidak hanya berorientasi pada manajemen administratif, tetapi juga pada nilai-nilai spiritual yang dapat menumbuhkan makna kerja dan kesejahteraan psikologis guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional, dengan populasi sekaligus sampel sebanyak 66 guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang diambil secara sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup dengan skala Likert lima poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 25.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual kepala madrasah berada pada kategori baik, dan kepuasan kerja guru juga tergolong tinggi. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = 0.321 dengan sig. = 0.009 < 0.05, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepemimpinan spiritual kepala madrasah dengan kepuasan kerja guru. Semakin tinggi penerapan nilai-nilai kepemimpinan spiritual oleh kepala madrasah, semakin tinggi pula tingkat kepuasan kerja guru. Hubungan ini tergolong rendah menuju sedang, namun memiliki makna yang signifikan secara empiris. Kata kunci: Kepemimpinan Spiritual, Kepala Madrasah, Kepuasan Kerja
Arah Perkembangan Kajian Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Pengembangan Inovasi Pembelajaran untuk Peningkatan Mutu Pendidikan Muhammad Johan; Johar Permana; Diding Nurdin; Asep Suryana
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to map the development of research on principal transformational leadership in promoting learning innovation for educational quality improvement. The study employed a Systematic Literature Review combined with bibliometric analysis. Data were retrieved from the Scopus database using the keywords “transformational leadership”, “educational innovation”, “quality of education”, and “principal” within the 2021–2026 publication period. A total of 32 documents were analyzed through document selection, metadata screening, descriptive analysis, and visualization using VOSviewer. The findings show that transformational leadership is the central keyword connecting teachers, principals, educational innovation, school leadership, and educational quality. The distribution of documents by author and affiliation indicates that this research area remains dispersed and is not yet dominated by particular authors or institutions. By country, Indonesia appears as the largest contributor, followed by Malaysia and China, suggesting strong scholarly attention to school leadership and educational innovation in the Asian context. This study concludes that principal transformational leadership plays a strategic role in promoting learning innovation through teacher motivation, creativity, collaboration, communication, and adaptive school culture. Future studies are recommended to expand data sources beyond Scopus, use a longer publication period, and develop deeper thematic analyses of the relationship between transformational leadership, learning innovation, and educational quality improvement. Keywords: transformational leadership; school principal; learning innovation; educational quality. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan arah perkembangan kajian kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam pengembangan inovasi pembelajaran untuk peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review yang dikombinasikan dengan analisis bibliometrik. Data diperoleh dari database Scopus dengan kata kunci “transformational leadership”, “educational innovation”, “quality of education”, dan “principal” pada rentang tahun 2021–2026. Sebanyak 32 dokumen dianalisis melalui tahapan seleksi, pemeriksaan metadata, analisis deskriptif, dan visualisasi menggunakan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata kunci transformational leadership menjadi simpul utama yang menghubungkan tema guru, kepala sekolah, inovasi pendidikan, kepemimpinan sekolah, dan mutu pendidikan. Distribusi dokumen berdasarkan penulis dan afiliasi menunjukkan bahwa kajian ini masih tersebar dan belum didominasi oleh penulis atau institusi tertentu. Berdasarkan negara, Indonesia menjadi kontributor terbesar, diikuti Malaysia dan China, yang menunjukkan kuatnya perhatian kawasan Asia terhadap isu kepemimpinan sekolah dan inovasi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berperan strategis dalam mendorong inovasi pembelajaran melalui motivasi guru, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan budaya sekolah adaptif. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas sumber data selain Scopus, memperpanjang rentang waktu analisis, dan mengembangkan kajian tematik yang lebih mendalam mengenai hubungan kepemimpinan transformasional, inovasi pembelajaran, dan mutu pendidikan. Kata kunci: kepemimpinan transformasional; kepala sekolah; inovasi pembelajaran; mutu pendidikan.
Visualisasi Jaringan Penelitian Teacher Efficacy Menggunakan Bibliometrik dan VOSviewer Wahid Muhsin; Diding Nurdin; Nani Hartini
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to visualize the research landscape on teacher efficacy and its moderating variables over the last five years using bibliometric analysis and VOSviewer mapping. The growing number of studies on teacher efficacy especially in relation to leadership, organizational support, digital competence, and pedagogical transformation requires a systematic synthesis to understand publication trends, thematic structures, and collaborative research networks. Data were collected from the Scopus database using the keywords “teacher efficacy” AND “moderation,” and then refined through a selection process to ensure relevance and completeness. Bibliometric techniques and science mapping were employed to examine publication distribution, author productivity, country contributions, and keyword co- occurrence. VOSviewer was used to generate visual clusters that illustrate the intellectual structure of the field. The findings show that teacher efficacy consistently emerges as a central theme connecting digital competencies, psychological well-being, instructional leadership, and professional development. Indonesia appears as one of the most productive countries, indicating strong research momentum driven by curriculum reforms and digital transformation in education. Keyword mapping reveals two major thematic clusters: one focusing on technological and psychological aspects, and the other on professional learning and pedagogical models. Overall, the study concludes that teacher efficacy functions as a pivotal construct in educational research, bridging technological, organizational, and pedagogical dimensions. The results provide a comprehensive overview of the field and highlight research gaps that can inform future studies on teacher efficacy and moderating variables. Keywords: teacher efficacy, moderation; bibliometric analysis, VOSviewer, digital competence. Abstrak: Penelitian ini bertujuan memvisualisasikan lanskap penelitian mengenai teacher efficacy dan variabel moderasinya dalam lima tahun terakhir melalui analisis bibliometrik dan pemetaan VOSviewer. Meningkatnya jumlah publikasi terkait teacher efficacy khususnya yang berkaitan dengan kepemimpinan, dukungan organisasi, kompetensi digital, serta transformasi pedagogis menunjukkan perlunya sintesis sistematis untuk memahami tren publikasi, struktur tematik, dan jaringan kolaborasi ilmiah. Data diperoleh dari basis data Scopus dengan kata kunci “teacher efficacy” AND “moderation,” kemudian diseleksi untuk menjamin relevansi dan kelengkapan metadata. Teknik bibliometrik dan science mapping digunakan untuk menganalisis distribusi publikasi, produktivitas penulis, kontribusi negara, serta ko-okurensi kata kunci. VOSviewer dimanfaatkan untuk menghasilkan visualisasi klaster yang menggambarkan struktur intelektual bidang penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teacher efficacy merupakan tema sentral yang menghubungkan kompetensi digital, kesejahteraan psikologis, kepemimpinan instruksional, dan pengembangan profesional. Indonesia muncul sebagai salah satu negara paling produktif, mencerminkan kuatnya dorongan penelitian seiring reformasi Kurikulum Merdeka dan digitalisasi pendidikan. Pemetaan kata kunci menunjukkan dua klaster utama: klaster yang berfokus pada aspek teknologi dan psikologis, serta klaster yang menyoroti pembelajaran profesional dan model pedagogis. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa teacher efficacy berfungsi sebagai konstruksi kunci yang menjembatani dimensi teknologi, organisasi, dan pedagogi. Hasil penelitian memberikan gambaran komprehensif serta mengidentifikasi peluang penelitian masa depan terkait teacher efficacy dan variabel moderasi. Kata kunci: teacher efficacy, moderasi, analisis bibliometrik, VOSviewer, kompetensi digital
Pengaruh Implementasi Akreditasi Sekolah dan Kinerja Pembelajaran Guru Terhadap Mutu Pendidikan SMA Negeri Se-Kota Batu Gusti Ayu Larasati Nur Rohma; Sunarni Sunarni; Desi Eri Kusumaningrum
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The role of education in educating the nation is very important, so it is very important for schools to pay attention to the quality of education. Quality improvement management is considered an important factor, including the assessment of school performance through accreditation so that it will be known how good teacher competence is. Accreditation can be used as a means to ensure school quality. This study aims to determine: (1) the level of school accreditation implementation; (2) the level of teacher learning performance; (3) the level of education quality; (4) the effect of school accreditation implementation and teacher learning performance on education quality. This study used a quantitative approach with descriptive and regression analysis. The results of the study illustrate: (1) The level of school accreditation implementation in SMA Negeri Se-Kota Batu is in the range of 63-76 in the very good category; (2) The level of teacher learning performance in SMA Negeri Se-Kota Batu is in the range of 65-80 in the very high category; (3) The level of education quality in SMA Negeri Se-Kota Batu is in the range of 99-120 in the very good category; (4) There is an influence between school accreditation and teacher learning performance on the quality of education of SMA Negeri Se-Kota Batu with an influence of 77.7%, with details between accreditation variables having an influence on the quality of education of SMA Negeri Se-Kota Batu as much as 3.0%. The influence of teacher learning performance variables on the quality of education. Keywords: Implementation of school accreditation; teacher learning performance; education quality Abstrak: Peran pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sangatlah penting, maka sangat penting bagi sekolah untuk memperhatikan mutu pendidikan. Manajemen peningkatan mutu dianggap sebagai faktor penting, termasuk dalam penilaian terhadap kinerja sekolah melalui akreditasi sehingga akan diketahui seberapa baik kompetensi guru. Akreditasi dapat digunakan sebagai sarana untuk menjamin mutu sekolah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui: (1) tingkat implementasi akreditasi sekolah; (2) tingkat kinerja pembelajaran guru; (3) tingkat mutu pendidikan; (4) pengaruh implementasi akreditasi sekolah dan kinerja pembelajaran guru terhadap mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan regresi. Hasil penelitian menggambarkan: (1) Tingkat implementasi akreditasi sekolah di SMA Negeri Se-Kota Batu berada pada rentang nilai 63-76 dalam kategori sangat baik; (2) Tingkat kinerja pembelajaran guru di SMA Negeri Se-Kota Batu berada pada rentang 65-80 dalam kategori sangat tinggi; (3) Tingkat mutu pendidikan di SMA Negeri Se-Kota Batu berada pada rentang 99-120 dalam kategori sangat baik; (4) Terdapat pengaruh antara akreditasi sekolah dan kinerja pembelajaran guru terhadap mutu pendidikan SMA Negeri Se-Kota Batu dengan pengaruh sebesar 77,7%, dengan rincian antara variabel akreditasi mempunyai pengaruh terhadap mutu pendidikan SMA Negeri Se-Kota Batu sebanyak 3,0%. Pengaruh variabel kinerja pembelajaran guru terhadap mutu pendidikan SMA Negeri Se-Kota Batu sebesar 74,7%. Kata kunci: Akreditasi sekolah, kinerja pembelajaran guru, mutu pendidikan
MANAJEMEN STRATEGIK PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT MAHASISWA DI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG DAN UIN MALIKI IBRAHIM MALANG Desi Dwi Anissa; Mukhamad Sukur
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic higher education in Indonesia, particularly UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung and UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, faces challenges in increasing student interest and educational quality amidst increasingly fierce competition. This study aims to analyze effective digital marketing strategies to strengthen the attractiveness of both institutions through a strategic management approach based on SWOT analysis. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through in-depth interviews with leaders, marketing staff, and lecturers at both campuses, as well as focus group discussions (FGDs) with students and alumni. The results reveal that UIN Malang has a more structured digital marketing system with a professional team and adequate infrastructure, while UIN Tulungagung is still in the capacity development stage. The optimal implementation of the 4P digital marketing mix can increase campus visibility, engagement, and student enrollment. However, increased human resource and technology capacity as well as internal coordination are needed for better effectiveness, especially for UIN Tulungagung. These findings provide a strategic contribution to the development of adaptive digital marketing management in Islamic universities, while strengthening the position of both campuses in the national higher education competition
Pengaruh Literasi Sains dan Literasi Teknologi Terhadap Keterlaksanaan Pembelajaran Inovatif Pada Guru MTs Madani Alauddin Makassar Aldi Pratama; Abdullah Pandang; Wahira Wahira
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to examine the influence of scientific literacy and technological literacy on the implementation of innovative learning among teachers at MTs Madani Alauddin Makassar. Scientific literacy is defined as teachers’ ability to understand scientific concepts, processes, and apply scientific methods in classroom practice, while technological literacy refers to their competence in utilizing digital tools effectively to support teaching and learning activities. Employing a quantitative approach with an ex post facto design, the study involved teachers selected through purposive sampling. Data were collected through questionnaires, observations, interviews, and documentation, and analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression. The findings indicate that teachers’ scientific literacy is categorized as good and contributes to their ability to design inquiry-based, experimental, and problem-solving learning activities. Technological literacy is also at a high level and significantly supports the use of digital media, technology-based assessment, and the implementation of modern learning models such as blended learning. Simultaneously, both variables show a significant influence on the implementation of innovative learning. These results highlight the importance of strengthening dual literacy to enhance pedagogical innovation within madrasah settings. The study recommends continuous professional development based on the TPACK framework and improved digital infrastructure to support high-quality learning practices. Keywords: Scientific Literacy; Technological Literacy; Innovative Learning; Madrasah Teachers; Ex Post Facto; TPACK Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi sains dan literasi teknologi terhadap keterlaksanaan pembelajaran inovatif pada guru MTs Madani Alauddin Makassar. Literasi sains dipahami sebagai kemampuan guru dalam memahami konsep, proses, serta penerapan metode ilmiah dalam pembelajaran, sedangkan literasi teknologi mencakup kompetensi dalam memanfaatkan perangkat digital secara efektif untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto serta melibatkan guru sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains guru berada pada kategori baik dan berkontribusi terhadap kemampuan merancang pembelajaran berbasis inquiry, eksperimen, dan pemecahan masalah. Literasi teknologi juga berada pada kategori tinggi dan berpengaruh terhadap penerapan media digital, evaluasi berbasis teknologi, serta pelaksanaan model pembelajaran modern seperti blended learning. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap keterlaksanaan pembelajaran inovatif. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi ganda sangat diperlukan untuk mendorong inovasi pembelajaran di madrasah. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan berbasis TPACK dan penguatan fasilitas digital untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Kata kunci: Literasi Sains; Literasi Teknologi; Pembelajaran Inovatif; Guru Madrasah; Ex Post Facto; TPACK

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 No 2 Juni 2026 Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026 Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025 Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025 Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025 Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Maret 2022 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 No 3 September 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018 More Issue