cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Hubungan Stres dengan Nilai Mean Arterial Pressure Pasien Hipertensi di Puskesmas Pati II Desy Meliasari; Sukarmin Sukarmin; Yuli Setyaningrum
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43289

Abstract

Hypertension is one of the serious public health problems facing the world. Systolic blood pressure ≥140 mmHg, diastolic blood pressure ≥90 mmHg above normal. Hypertension is a disease whose prevalence continues to increase globally, including Indonesia. In Indonesia, the prevalence of hypertension in the population aged ≥ 18 years reaches 32.4%. Visit data at the FKTP Pati II Health Center, recorded that hypertension sufferers were ranked 2nd in 2021 with a total of 1,226 visits diagnosed with hypertension. Stress is a natural human response that encourages us to face challenges and threats in life. Stress occurs due to stressors, stressors are triggers for stress. Mean Arterial Pressure (MAP) is the average arterial pressure during one cardiac cycle, systole, and diastole. This study aims to analyze the relationship between stress and Mean Arterial Pressure at the Pati II Health Center. The type of research used is quantitative. The population consisted of 136 hypertension patients registered at Pati II Health Center, with a sample of 45 respondents with purposive sampling. Data were collected using a questionnaire. Analyzed using the Pearson test.
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Pertumbuhan Bayi Usia 5-6 Bulan di Desa Tanjung Gusta Fredlina Agustin Zaluchu; Erny Susanty Dakhi; Erwida Zai; Esmi Astasya Br Siagian; Debi Novita Siregar; Emma Oktaviani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43298

Abstract

ASI memberikan banyak manfaat yang banyak proses tumbuh kembang bayi yang optimal dan terjaga kesehatannya. Ini kaya akan mineral penting dan berbagai zat bioaktif termasuk antibodi, hormon, sel hidup, oligosakarida, siklotin, dan komponen pemacu pertumbuhan lainnya. Tujuan penelitian ini meneliti Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan Pertumbuhan Bayi Usia 5-6 Di Desa Tanjung Gusta. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menerapkan pendekatan cross-sectional, dengan menggunakan data sampel sebanyak 40 bayi yang diambil dengan memakai metode total sampling instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan wawancara, sehingga dilakukan analisis mengaplikasikan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi square menunjukkan adanya keterikatan antara pemberian ASI Eksklusif dengan pertumbuhan tinggi badan bayi 5-6 bulan, p value = 0,001 dimana p< 0,05 dan ditemukan bahwa terdapat hubungan antara Pemberian ASI Eksklusif dengan berat badan bayi 5-6 bulan p-value = 0,002 p < 0,05. Pemberian ASI eksklusif mempunyai efek positif nyata terhadap pertumbuhan fisik bayi.
Machine Learning Klasifikasi Penyakit Jiwa Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor Berbasis Web M. Althaf Kiram; Eva Darnila; Ilham Sahputra
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43319

Abstract

Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak signifikan terhadap kehidupan individu jika tidak terdiagnosis dan ditangani dengan baik. Untuk mendukung deteksi dini dan mempermudah proses klasifikasi penyakit jiwa, penelitian ini mengembangkan sistem berbasis K-Nearest Neighbor (KNN) yang diimplementasikan dalam aplikasi berbasis web. Dataset yang digunakan diperoleh dari Rumah Sakit Jiwa Aceh dengan total 564 data pasien, yang mencakup gejala seperti kecemasan, penyakit persepsi, serta tingkat keparahan dalam kehidupan sehari-hari. Proses klasifikasi dilakukan melalui serangkaian tahapan, termasuk pembersihan data, normalisasi, pemilihan parameter optimal, dan evaluasi model. Dengan K=10 model diuji menggunakan confusion matrix untuk mengukur performa dengan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score, yang menghasilkan nilai 100% untuk semua kategori penyakit jiwa yang diklasifikasikan, yaitu Depresi Berat, Depresi Ringan, Skizofrenia Paranoid, dan Skizofrenia Hebefrenik. Hasil ini menunjukkan bahwa metode KNN dapat digunakan secara efektif dalam mendiagnosis penyakit jiwa berdasarkan gejala yang diberikan. Selain itu, implementasi berbasis web memungkinkan akses lebih luas bagi tenaga medis dan masyarakat dalam melakukan klasifikasi awal tanpa harus bergantung sepenuhnya pada diagnosis manual. Dengan hasil yang akurat dan sistem yang responsif, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan mental serta memberikan solusi berbasis teknologi untuk mendukung upaya deteksi dini penyakit jiwa.
Penerapan Asuhan Kebidanan Komplementer Untuk Menurunkan Berbagai Keluhan dan Faktor Resiko Pada Masa Post Partum Arum Dwi Anjani; Devy Lestari Nurul Aulia; Yesi Syahrini; Dwi Retno Ningrum; Widiawati Widiawati; Anjani Nurhasana; Haryati Harun; Desi Afrina Simamora; Ria Elfira
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43320

Abstract

Masa nifas merupakan masa setelah lahirnya plasenta dan berakhir saat rahim kembali seperti sebelum hamil. Masa ini berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari. Pada masa nifas tidak jarang ibu mengalami berbagai kondisi yang tidak mengenakkan. Beberapa masalah yang sering dijumpai antara lain perdarahan pasca persalinan, keputihan, infeksi, inkontinensia urin, payudara bengkak, Baby Blues Syndrome dan Post-Partum Depression. Kondisi ini apabila tidak ditangani dengan baik dapat menjadi faktor risiko komplikasi yang dapat membahayakan ibu dan bayi. Metode penulisan dilakukan dengan pendekatan review jurnal dari Google Scholar dengan kata kunci post partum, faktor risiko dan komplementer pada masing-masing jurnal. Pencarian menghasilkan 10 penelitian yang direview. Penulisan review jurnal ini adalah untuk mengetahui penerapan terapi komplementer yang dapat menurunkan faktor risiko pada masa nifas melalui pencarian review jurnal. Penelitian yang direview menunjukkan bahwa pemberian terapi komplementer dapat menurunkan berbagai keluhan dan faktor risiko pada ibu nifas. Diharapkan bidan dapat memberikan asuhan kebidanan dengan pendekatan terapi komplementer kepada ibu pasca persalinan. The post partum period is the period after the birth of the placenta and ends when the uterus returns to its pre-pregnancy state. This period lasts 6 weeks or 42 days. In the post partum period, it is not uncommon for mothers to experience various unpleasant conditions. Some of the problems frequently encountered include post-partum bleeding, vaginal discharge, infections, urinary incontinence, swollen breasts, Baby Blues Syndrome and Post-Partum Depression. If this condition is not treated properly, it can become a risk factor for complications that can endanger the mother and baby. The writing method was carried out using a journal review approach from Google Scholar with the keywords post partum, risk factors and complementary in each journal. The search yielded 10 studies reviewed. Writing this journal review is to find out the application of complementary therapies that can reduce risk factors in the post partum period through searching journal reviews. The studies reviewed show that providing complementary therapy can reduce various complaints and risk factors in post partum mothers. It is hoped that midwives can provide midwifery care with a complementary therapy approach to postpartum mothers.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Pendidikan Ibu Dalam Teknik Menyusui Dengan Keadaan Puting Susu Lecet di PMB Yenny Susanti, STr. Keb. Fera Gustina; Ita Herawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43353

Abstract

Teknik menyusui merupakan faktor penting yang mempengaruhi produksi ASI. Jika teknik yang digunakan tidak tepat, dapat menyebabkan puting lecet, yang akhirnya membuat ibu enggan menyusui dan bayi menjadi jarang menyusu. Sehingga merugikan baik ibu maupun bayinya. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan memiliki pengaruh signifikan positif terhadap teknik menyusui ibu pada saat putting lecet dengan (p=0,029) dan tingkat pengetahuan senilai (p=0,012). Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan berpengaruh signifikan positif pada tektnik menyusui ibu pada putting lecet.
Aplikasi Daun Kemangi (Ocimum basilicum) Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Nugget Ikan Nurainy Kaliky; Pramita Wally
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43365

Abstract

Daun kemangi (Ocimum basilicum) tergolong rempah-rempah tonikum dalam kuliner dan juga sering digunakan sebagai bumbu dapur. Pemanfaatan daun kemangi biasanya digunakan langsung sebagai rempah-rempah untuk memberikan cita rasa khas pada masakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kemangi (Ocimum basilicum) dengan persentase berbeda terhadap kualitas fisik dan organoleptik nugget ikan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini terdiri dari pemberian ekstrak daun kemangi dengan persentase berbeda yaitu P1: 2,5%, P2: 5%, dan P3: 7,5%. Setelah nugget dikukus matang dan disimpan pada frezer selama 24 jam, selanjutnya dilakukan pengukuran kualitas fisik dan organoleptik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penambahan daun kemangi memberikan pengaruh nyata (P˂0,05) terhadap susut masak, nilai pH, aroma, ikatan rasa, dan aroma kemangi nugget ikan. Disimpulkan bahwa pemberian daun kemangi (Ocimum basilicum) sebesar 5% efektif memperbaiki dan mempertahankan mutu fisik dan organoleptik nugget ikan
Hubungan Religiusitas, Persepsi dan Konsep Diri dengan Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMP Negeri 30 Bulukumba Sri Resky Mustafa; Ayu Resky Mustafa
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43391

Abstract

Hasil studi pendahuluan pada siswa-siswi remaja di SMPN 30 Bulukumba tahun 2024 menunjukkan bahwa dari 10 responden, sebanyak 4 orang mengaku pernah melakukan kissing, 2 orang pernah melakukan necking, dan 1 orang pernah melakukan petting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara religiusitas, persepsi, dan konsep diri dengan perilaku seks bebas pada remaja di SMPN 30 Bulukumba tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, serta memanfaatkan data primer. Populasi penelitian adalah seluruh pelajar kelas IX di SMPN 30 Bulukumba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total responden, sebanyak 55 orang (64,8%) memiliki perilaku yang baik. Sebanyak 55 responden (62,5%) memahami konsep religiusitas dengan baik, 52 responden (59,1%) memiliki persepsi yang positif, dan 51 responden (58,0%) menunjukkan konsep diri yang baik. Berdasarkan uji statistik, variabel religiusitas memiliki nilai P value sebesar 0,025 dan OR 3,112, persepsi memiliki P value sebesar 0,019 dan OR 0,282, sedangkan konsep diri memiliki P value sebesar 0,040 dan OR 0,336. Karena semua nilai P value ≤ 0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara religiusitas, persepsi, dan konsep diri dengan perilaku seks bebas pada remaja. Hasil penelitian ini merekomendasikan agar remaja di SMPN 30 Bulukumba dapat mengolah dan memahami informasi dengan baik untuk mencegah perilaku seks bebas.
Pengaruh Teknik Kompres Tepid Water Sponge Terhadap Penurunan Suhu Anak Dengan Hipertermi Devina Dara Safitri; Irdawati Irdawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43435

Abstract

Anak-anak paling rentang terhadap penyakit selama masa perkembangan mereka. Salah satu gejala yang paling sering terjadi pada anak adalah demam. Tepid water sponge menggabungkan metode blok kompres untuk pembuluh darah superfisial dan metode menyeka dengan lap yang dibasahi air hangat. Tepid water sponge dilakuan pada beberapa titik pembuluh darah besar seperti lipatan leher, ketiak, dan paha yang dilanjutkan dengan penyekaan ke seluruh badan. Studi ini menggunakan rancangan One Group Pre-Post Test Design pada 10 anak dengan hipertermia, dilanjutkan dengan uji pengaruh Paired Sample T-Test. Kemudian didapatkan nilai signifikansi (2-tailed) dari data < 0,05 (0,00 < 0,05) yang menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara pre test dan post test yang telah dilakukan. Hal ini menunjukan bahwa kompres tepid water sponge memiliki pengaruh yang bermakna terhadap penurunan suhu anak dengan hipertermia.
Profil Klinis dan Evaluasi Penggunaan Antibiotik Penderita Demam Tifoid di RSUD Tarakan Ade Dharmawan; Widya Widya; Diana Wijaya; Wani Devita Gunardi; Marcel Antoni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43471

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit endemik yang sering terabaikan dan tidak diobati sehingga dapat terjadi resistensi antibiotik. Prevalensi demam tifoid di Jakarta dan provinsi lain di Indonesia tersebar merata tetapi bergantung dengan faktor yang mempengaruhi yaitu sanitasi lingkungan dan kebersihan diri. Demam tifoid dapat diderita oleh semua orang terutama perempuan dan berusia 18 – 60 tahun. Untuk menegakkan diagnosis, pemeriksaan penunjang harus dilakukan yaitu dengan pemeriksaan immunoserologi seperti widal atau tubex. Profil klinis penyakit ini tidak spesifik dan sering disangka penyakit ringan dengan ciri khas demam tinggi pada malam hari. Desain penelitian dilakukan yaitu cross sectional yang bersifat deskriptif dengan pendekatan retrospektif dan diambil melalui data sekunder yaitu rekam medis pasien. Penelitian ini juga melakukan evaluasi antibiotik yang diberikan kepada penderita. Hasil dari penelitian menunjukan profil klinis paling banyak diderita adalah demam. Untuk pemeriksaan penunjang yang dilakukan yaitu tubex (72 %) dan widal (28 %). Antibiotik yang paling banyak digunakan adalah seftriakson (86 %), antibiotik lini kedua ini efektif untuk pasien rawat inap demam tifoid. Ketepatan antibiotik yang diberikan, dosis, frekuensi dan lama pemberian terdapat perbedaan dengan Konsensus Demam Tifoid karena pasien demam tifoid di RSUD Tarakan menderita penyakit penyerta yaitu COVID – 19 sehingga antibiotik yang diberikan harus disesuaikan untuk penyembuhan optimal.
Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Dalam Layanan Hemodialisa Rumah Sakit Advent Bandung di Era BPJS Dina Simbolon; Lovely Mesak; Nopember Balenguru; Ricky Rotikan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43485

Abstract

Program residensi merupakan strategi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan yang bertujuan untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan di lingkungan kerja nyata. Penelitian ini bertujuan untuk implementasi program residensi dari mata kuliah Residensi Manajemen Keperawatan dari mahasiwa magister manajemen keperawatan Universitas Advent Indonesia di Rumah Sakit Advent Bandung, dengan fokus pada efektivitas program, hambatan yang dihadapi, serta strategi perbaikan yang dapat diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan peserta residensi dan pihak manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program residensi telah meningkatkan keterampilan klinis dan profesionalisme tenaga kesehatan. Namun, beberapa kendala yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya, beban kerja yang tinggi, dan kurangnya sistem supervisi yang optimal. Untuk meningkatkan keberhasilan program, diperlukan kebijakan yang mendukung, peningkatan sistem pembimbingan, serta pengelolaan beban kerja yang lebih efektif. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi rumah sakit dalam mengembangkan program residensi yang lebih sistematis dan berkelanjutan guna memastikan tenaga kesehatan yang terlatih dengan baik dan siap menghadapi tuntutan layanan kesehatan yang dinamis