cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Inovasi dalam Permainan: Kunci Mengembangkan Potensi Sosioemosional dan Motorik Anak secara Optimal Munawaroh, UNISSULA; Susanto, Herry; Khasanah, Nopi Nur; Wahyuni, Sri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45479

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Perkembangan anak usia dini merupakan fondasi utama bagi kesehatan fisik, kognitif, sosial, dan emosional di masa depan. Inovasi permainan sebagai sarana alami pembelajaran anak terbukti efektif mendukung tumbuh kembang yang optimal. Tujuan: Artikel ini mereview terkait pengaruh modifikasi permainan terhadap perkembangan anak usia dini hingga usia sekolah dasar. Metode: Artikel diakses melalui database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, dengan kriteria inklusi antara tahun 2019–2024, dan membahas intervensi permainan pada anak usia 0–12 tahun. Hasil: Modifikasi permainan secara konsisten meningkatkan perkembangan motorik, sosial, bahasa, dan emosional anak, serta efektif untuk anak berkebutuhan khusus seperti ADHD. Kesimpulan: Terapi bermain yang disesuaikan dengan usia, kondisi anak, dan budaya lokal terbukti sebagai pendekatan yang fleksibel dan efektif untuk mengoptimalkan berbagai aspek perkembangan anak. Inovasi dalam permainan perlu terus dikembangkan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Kata Kunci: perkembangan anak, terapi bermain, modifikasi permainan, anak usia dini, intervensi perkembangan. Abstract Background: Early childhood development serves as the primary foundation for future physical, cognitive, social, and emotional health. Innovative play as a natural learning medium for children has proven effective in supporting optimal growth and development. Objective: This article reviews the impact of modified play on the development of children from early childhood to primary school age. Methods: Articles were accessed through databases such as PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, with inclusion criteria spanning from 2019 to 2024, and discussing play-based interventions for children aged 0–12 years. Results: Modified play consistently enhances children's motor, social, language, and emotional development, and is also effective for children with special needs, such as those with ADHD. Conclusion: Play therapy tailored to a child’s age, condition, and local culture has been shown to be a flexible and effective approach to optimizing various aspects of child development. Continuous innovation in play is needed to comprehensively support children's growth and development. Keywords: child development, play therapy, play modification, early childhood, developmental intervention
Pengaruh Aplikasi Self Management Chronic Kidney Disease (SM CKD) Terhadap Self Management Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Siagian, Yusnaini; Atrie, Utari Yunie; Wati, Liza; Rahardiantini, Ikha; Alfiana, Rima
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45500

Abstract

Introduction: Penggunaan teknologi sangatlah penting terutama bagi kesehatan salah satunya mengontrol cairan pada pasien pengidap gagal ginjal kronis. Kejadian yang sering dialami pasien gagal ginjal kronis adalah mengontrol cairan masuk dan keluar. Dalam studi ini penelitian memanfaatkan aplikasi yang mempermudah pasien untuk mengontrol cairan yaitu Aplikasi SM CKD. Objectives: Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Aplikasi SM CKD terhadap Self Management Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Kota Tanjungpinang. Methods: Penelitian ini menggunakan desain Pre-test and post test nonequivalent control group. Tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Sampel didapatkan sebanyak 50 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Cristovao dan menggunakan uji wilcoxon dan man Whitney dan didapatkan nilai p value 0,004 dan 0,002< 0,005. Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh aplikasi SM CKD terhadap self management pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa. Conclusions: Hasil penelitian ini direkomendasikan bagi perawat unit hemodialisa untuk menggunakan aplikasi SM CKD pada pasien hemodialisa dalam meningkatkan self management cairan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup pasien tersebut. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Self Management Cairan, Aplikasi SMCKD
Akses Terhadap Air Bersih dan Sanitasi Layak dalam Pencegahan Penyakit Tropis Terabaikan : Sebuah Tinjauan Sistematis Azhari, Achmad Rizki; Irawati, Septiria; Sari, Maya
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45501

Abstract

Akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak sangat penting dalam pencegahan penyakit tropis terabaikan (NTD). Penyakit tropis terabaikan, yang disebabkan oleh berbagai patogen seperti virus, bakteri, parasit, jamur, dan toksin, seringkali terkait dengan lingkungan yang tidak layak dan kurangnya akses terhadap air bersih dan sanitasi. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur tentang akses terhadap air bersih dan sanitasi layak dalam pencegahan penyakit tropis terabaikan: sebuah tinjauan sistematis. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif studi systematic literature review. Penelusuran Google Scholar, PubMed dan ScienceDirect mengulas akses terhadap air bersih dan sanitasi layak dalam pencegahan penyakit tropis terabaikan: sebuah tinjauan sistematis. Sebanyak 7 studi yang dilakukan antara tahun 2020-2025 dimasukkan dalam tinjauan ini.Secara keseluruhan 108 judul diidentifikasi didapatkan 7 studi yang memenuhi syarat/kriteria yang membahas tentang akses terhadap air bersih dan sanitasi layak dalam pencegahan penyakit tropis terabaikan.Akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak adalah kunci untuk mencegah dan mengendalikan penyakit tropis terabaikan, serta meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup masyarakat. Peran pemerintah, organisasi internasional, dan masyarakat dalam menyediakan dan memanfaatkan air bersih dan sanitasi yang layak sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Pengalaman Nurse Manager Menjalankan Strategi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Covid-19: Studi Fenomenologi Suasanta, Herita; Syam, Bustami; Tarigan, Mula
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45504

Abstract

This study aims to explore the experience of nurse managers implementing strategies for preventing and controlling COVID-19 infection in hemodialysis units. The research uses qualitative methods with a descriptive phenomenological approach. Based on the results of the research analysis, 5 themes were found, namely: (1) Adapting to the COVID-19 PPI, (2) Managing the COVID-19 PPI, (3) Having obstacles in implementing the COVID-19 PPI, (4) Striving to increase the compliance of nurses, patients and visitors, (5) Have hopes for maximum implementation of PPI COVID-19. In conclusion, nurse managers, through leadership, preparedness and continuing to innovate, become a strategy for managing resources accompanied by motivation to form a solid nursing team in carrying out prevention and control of COVID-19 infections. Keywords: nurse manager, PPI Covid-19, hemodialysis unit
Pengaruh Berkumur Larutan Madu Terhadap Derajat Keasaman Saliva Remaja Berumur 13-15 Tahun Karamoy, Youla; Adam, Jeanne d’arc Zafera; Fione, Vega Roosa; Maramis, Jeana; Ticoalu, Rosalin; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Nelwan, Jeini Ester
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45514

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan komponen integral dalam menjaga kesehatan umum manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh berkumur dengan larutan madu 15% terhadap perubahan pH saliva pada remaja berumur 13-15 tahun. Metode penelitian ini merupakan studi eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain “one group pretest-posttest” yang dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Distribusi responden terdiri dari 50% laki-laki dan 50% perempuan, dengan mayoritas berusia 14 tahun (64,7%). Sebelum intervensi, mayoritas responden (58,8%) memiliki pH saliva dalam kategori asam. Setelah berkumur dengan larutan madu, terjadi peningkatan signifikan pada kategori netral (76,5%), dengan hanya 8,8% yang tetap dalam kategori asam dan 14,7% masuk kategori basa. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), mengindikasikan adanya perbedaan yang bermakna antara pH saliva sebelum dan sesudah berkumur. Sebanyak 24 responden menunjukkan peningkatan pH (positive ranks), enam responden tidak mengalami perubahan, dan empat responden mengalami penurunan pH (negative ranks). Kesimpulan penelitian ini yaitu berkumur dengan larutan madu 15% secara signifikan dapat meningkatkan pH saliva dari kondisi asam menuju netral atau basa, yang berdampak positif terhadap pencegahan demineralisasi enamel gigi dan karies. Kandungan fruktosa dan mineral alkali dalam madu berperan dalam meningkatkan sekresi saliva dan menetralkan lingkungan asam di rongga mulut. Oleh karena itu, larutan madu dapat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif alami dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Keluarga 3 STIFAR Rusnedy, Rahmayati; Alpatiqa, Siti Hizra; Riani, Siti; Febrina, Mira; Sandi, Nofri Hendri; Aisyah, Hanifah Siti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45522

Abstract

Pharmaceutical service analysis activities are needed to maintain existing excellence and consistently improve quality services in dimensions that are still lacking in assessment standards so that when the level of customer satisfaction has not been achieved, of course this will be an important focus for pharmacy management in order to improve the quality of satisfaction with services. The purpose of this study was to analyze the level of customer satisfaction with services at Apotek Keluarga 3 Stifar. This study is a retrospective study with a cross-sectional method with sampling that meets the criteria by purposive sampling of customers who buy medicine. This research instrument uses the Servqual Concept which will focus on 3 dimensions, including the dimensions of Responsiveness, Reliability and Empathy, in each of which 3 question points are arranged based on the form of service that has been provided by employees of the Pharmacy Family 3 Stifar Riau to customers. The evaluation results show the level of customer satisfaction responsiveness (responsiveness) is included in the very satisfied category (85%), Reliability (reliability) 84% is included in the Very Satisfied category and Empathy 87% (Very Satisfied). Based on the evaluation of customer satisfaction assessed based on the dimensions of Responsiveness, Reliability and Empathy, it is at the "Very Satisfactory" level, with an average value of the third dimension tested of 85%.
Hubungan Perilaku dan Sarana Prasarana Higiene Perorangan Penjamah Makanan Jajanan Sekolah di Kota Batam Herdianti; Sari, Novela; Martha, Elsusi; Farhan, Muhammad
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45527

Abstract

Presentasi Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) di Kepulauan Riau sebesar 40,4% Kota Bintan cakupan tertinggi dan Kota Batam dengan cakupan terendah. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku dan fasilitas sarana prasarana terhadap personal hygiene pengelola makanan jajanan di Sekolah Kecamatan Bengkong Kota Batam 2024.Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan kuantitatif dengan metode cross- sectional. Sampel pada penelitian ini 30 responden. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dengan nilai p- value 0.05.Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan (p= 0,048), sikap (p= 0,008), saluran air limbah (p= 0,021) terhadap personal hygiene. Tidak ada hubungan ketersediaan tempat sampah (homogen) dan ketersediaan air bersih (homogen) terhadap personal hygiene. Perilaku lebih berhubungan dibandingkan sarana terhadap personal hygiene. Disarankan penjamah mendapatkan edukasi kembali mengenai hygiene dan sanitasi.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Fatigue Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rahman, Zakiah; Anggiana, R. Meeta; Pujiati, Wasis; Wati, Liza; Atrie, Utari Yunie
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45543

Abstract

Diabates Melitus tipe 2 menempati 90% dari keseluruhan kasus diabetes danmenimbulkan gejala polyphagia, polidipsia, polyuria, penurunan berat badan dan kelelahan. Gejala seperti poliuria tersebut pada malam hari juga dialami oleh penderita DM, hal ini dapat mengganggu tidurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan fatigue pada pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Batu X Tanjungpinang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah Sampel 56 orang yang memenuhi kriteria inklusi dengan tekhnik sampling consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan Multidimensional Fatigue Inventory (MFI) untuk mengukur tingkat kelelahan. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Spearman. Hasil penelitian kualitas tidur pada pasien diabetes mellitus tipe 2 sebagian besar kualitas tidur buruk (55,4%), dan kelelahan rendah sebanyak (53,6%). Dengan nilai p value 0,00 (< 0,05).menunjukkan adanya hubungan yang signifikan kualitas tidur dengan fatigue pada pasien DM Tipe 2 di Puskesmas Batu X Tanjungpinang yaitu Semakin buruk kualitas tidur, semakin tinggi tingkat kelelahan yang dirasakan oleh pasien. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk intervensi yang lebih baik dalam mengelola kualitas tidur dan kelelahan pada pasien DM Tipe 2 guna meningkatkan kualitas hidup pasien.
Perbandingan Efektifitas Media Booklet dan Sosialisasi Komunitas terhadap Pengetahuan Kader Posyandu dalam Mendeteksi Stunting Zakiyya, Affi; Marsita, Elma
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45570

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia naik 0,2% dari tahun 2016 ke tahun 2020, dan berkontribusi 4,7% tahun 2022 di Asia Tenggara. Percepatan penurunan stunting menjadi fokus penting dalam pencegahan masalah gizi kronis pada balita, dengan deteksi dini stunting oleh petugas kesehatan dan kader kesehatan di masyarakat menjadi krusial untuk intervensi dini yang efektif, terutama di daerah Kalimantan Barat yang memiliki keterbatasan akses internet yang dapat menghambat transfer pengetahuan kesehatan. Tujuan penelitian adalah membandingkan efektivitas media booklet dan sosialisasi komunitas (penyuluhan) dalam meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dalam mendeteksi tumbuh kembang balita stunting. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode quasy eksperimental rancangan two group pre-test dan post test design. . Populasi sejumlah 62 kader posyandu, sampel sejumlah 50 dengan simple random sampling untuk pengambilan sampel. Lokasi di Puskesmas Sentebang, Kab. Sambas, Kalimantan Barat pada bulan Agustus 2024. Uji hipotesis menggunakan uji independent T-test. Hasil: nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,024 menyebutkan terdapat perbedaan rata-rata pemberian media booklet dengan sosialisasi komunitas terhadap pengetahuan kader posyandu dalam mendeteksi balita stunting. Nilai rata-rata atau mean pada posttest kelompok pemberian media booklet sebesar 76,20 dan 69,00 pada kelas posttest kelompok sosialisasi komunitas. Simpulan: media booklet lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader dalam mendeteksi balita stunting dibandingkan dengan sosialisasi komunitas.
Peran Strategis Sosialisasi Dan Pelatihan Dalam Meningkatkan Kepatuhan K3 Radiologi : Studi Kuantitatif Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Type A Ahmad Hasmi; Hariri, Ahmad; Wahyuni, Wilda; Rochmat, Agus
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45629

Abstract

This study aims to analyze the influence of socialization and training on employee compliance with Radiation Occupational Health and Safety (OHS) procedures in the Radiology Unit of Hospital Type A. Utilizing a quantitative approach with an explanatory associative design, data were collected through a closed-ended questionnaire distributed to 50 respondents selected using purposive sampling. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 26. The results indicate that both socialization and training have a significant effect on compliance with radiation safety procedures, with significance values of p = 0.001 and p = 0.000, respectively. The training variable (regression coefficient = 0.41) showed a greater impact on compliance compared to socialization (regression coefficient = 0.35). The regression model yielded a coefficient of determination (R²) of 0.481, indicating that 48.1% of the variance in compliance can be explained by the two independent variables. These findings highlight the importance of structured training programs and continuous safety socialization in fostering a strong safety culture within hospital radiology environments.