cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Anak Speech Delay Melalui Metode Bermain Nurmayanti, Nurmayanti; Chamidah, Atien Nur
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51268

Abstract

This study aims to: (1) examine the learning process through the play method in improving the communication skills of children with speech delay at Tunas Bangsa Kindergarten, East Kutai Regency; and (2) identify the outcomes of applying this method to enhance children's communication abilities. The study used a Classroom Action Research (CAR) approach combining qualitative and quantitative methods. This independent CAR involved the teacher as both the implementer and the researcher. The research was conducted to directly improve the learning process, particularly in addressing the low communication skills of children with speech development disorders. The subjects were 4 children with speech delay out of a total of 15 students in the class. The primary instrument was the researcher (human instrument). Data were collected through classroom observations, field notes describing teacher and student activities, tests (evaluations and final assessments) to measure progress in communication skills, and documentation of the children’s development during the learning process. The results show that the success indicators were met, with 60% to 75% of students showing positive engagement and enjoyment during play-based learning, and 75% to 80% achieving minimum to maximum levels of improvement. Additionally, there was a noticeable increase in the number of words and sentences used by children with speech delay, demonstrating that play-based media is effective in enhancing their communication abilities. This finding confirms that a fun, interactive, and child-centered learning approach can positively impact the language development of children with special needs.
Pengaruh Terapi Spiritual Terhadap Kecemasan Ibu Dengan Anak Autis di SLB Pidie: Studi Quasi Eksperimental Miniharianti, Miniharianti; Zaman, Badrul; Atikah, Nurul
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51272

Abstract

Terapi spiritual merupakan salah satu pendekatan non-farmakologis yang diyakini dapat membantu mengurangi kecemasan melalui pendekatan keagamaan dan ketenangan batin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi spiritual terhadap tingkat kecemasan pada ibu yang memiliki anak dengan gangguan spektrum autisme. Desain penelitian menggunakan pendekatan Quasi eksperiment dengan kelompok perlakuan dan kelompok control di SLB kabupaten Pidie. Jumlah Sampel 40 ibu yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok intervensi yang menerima terapi spiritual sesuai modul mengikuti 6 sesi terapi terstruktur selama 3 minggu. Kelompok Kontrol tidak mendapatkan terapi, namun dijanjikan sesi psychoeducation setelah penelitian selesai sebagai bentuk ethical consideration. Pretest dan posttest menggunakan kuesioner kecemasan State-Trait Anxiety Inventory (STAI) Hasil: Distribusi tingkat kecemasan kelompok intervensi mayoritas kecemasan sedang (55%) sedangkan kelompok kontrol didominasi kecemasan sedang (70%). Nilai uji Wilcoxon diperoleh Z = -3,667 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, intervensi yang diberikan terbukti efektif menurunkan tingkat kecemasan pada responden. Kesimpulan: Terapi spiritual berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu dengan anak autisme. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif penanganan psikologis dalam mendampingi orang tua anak berkebutuhan khusus.
Developing Support System Terhadap Tingkat Kecemasan Menghadapi Skripsi pada Mahasiswa Tingkat Akhir Aprilia, Novi; Muryani, Susi; Khodijah, Khodijah; W, Ratna; YW, Nurhakim; R, Arif; B, Syarifudin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51461

Abstract

Ansietas banyak dialami mahasiswa tingkat akhir saat menghadapi skripsi. tuntutan akademik, keterbatasan waktu, proses bimbingan, serta kurangnya dukungan sosial sering kali meningkatkan kecemasan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh Developing Support System (DSS) terhadap tingkat ansietas mahasiswa tingkat akhir. Metode penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pre-post test without control group. Populasi adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Bhamada Slawi, dengan sampel sebanyak 65 orang menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi DSS dilakukan selama 3 bulan melalui konseling, diskusi, motivasi, dan dukungan sebaya. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 20–22 tahun (82,9%) dan berjenis kelamin perempuan (80%). Motivasi utama mahasiswa berasal dari orang tua (95,4%). Tingkat ansietas sebelum intervensi terdiri atas 56,9% cemas ringan dan 43,1% cemas sedang. Setelah intervensi DSS, mayoritas responden (98,5%) berada pada kategori cemas ringan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna tingkat ansietas sebelum dan sesudah intervensi (p=0,000; t=13,295). DSS efektif menurunkan tingkat ansietas mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi skripsi. DSS dapat diterapkan secara aplikatif oleh dosen dan lingkungan akademik sebagai strategi pendampingan. Penelitian lanjutan perlu memperluas sampel dan mengombinasikan dengan intervensi psikososial lain untuk hasil yang lebih komprehensif.
Analisis Kasus Pending Klaim Pelayanan Asuransi BPJS Kesehatan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Temanggung Amin, Muh; Arifin, Zaenal; Indrawati, Yuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51519

Abstract

BPJS Kesehatan (the health social security administration) was implemented in 2014 as the national health insurance system (JKN) to provide affordable healthcare services. BPJS Kesehatan service reimbursement processes use the INA-CBGs (Indonesia-Based Groups) system. A common problem faced by hospitals is pending claims, which impacts operational costs, salaries, drug procurement, service quality, and public trust. Recommendations are needed to improve claim quality and create a more effective and efficient claims system. The objective is to analyze the types of pending claims, their causes, and improvements to prevent pending claims for BPJS Kesehatan insurance services. The research method used is a mixed methods study with a sequential explanatory design. Primary data collection consisted of a recapitulation of pending claims cases from January to March 2025 and in-depth interviews. The results of the study showed that pending claims were 1.99% in January, 2.83% in February, and 2.23% in March. Types of pending claims; the highest clinical type was in February 60.9%, the highest coding type was in March 33.6%, and the highest administrative type was in January 28.6%. Causes of pending claims for clinical types; diagnosis lacks supporting evidence, no supporting examinations, supporting results do not support the diagnosis. no treatment is provided, as PPK 1 competency, service episode. Types of coding; placement of primary and secondary diagnoses is inappropriate, supporting data is lacking in the diagnosis, differences in perceptions between BPJS coders and verifiers, coder accuracy. Types of administration; incomplete files, SEP incompatibility, incorrect treatment billing entries. Prevention of pending clinical claims; improving communication between doctors, coders and internal verifiers, monitoring by MPP on clinical data, socialization of FKTP competencies. Types of coding; Coding verification, coding of diseases and procedures according to medical record-based evidence, improving understanding between coders and BPJS verifiers, updating coders with regulatory information and participating in training. Types of administration: data combination application, socialization of completeness of BPJS Health claims administration.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Kasus Bullying dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental pada Siswa SMP di Kabupaten Soppeng Ibrahim, Nurhardianti; Sapriana, Sapriana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51561

Abstract

The widespread use of social media among adolescents has significantly affected their social behavior and mental health. This study aimed to analyze the influence of social media use on bullying behavior and its impact on the mental health of junior high school students in Soppeng Regency. Using a quantitative quasi-experimental design (pretest–posttest), data were collected from 521 respondents through questionnaires, interviews, observations, and focus group discussions. Statistical analyses included descriptive tests, t-test, Chi-Square, and binary logistic regression. The results showed that 79.2% of students frequently or very frequently used social media, 35.9% had been victims of bullying, and 76.4% had acted as perpetrators. A total of 63.8% reported negative mental health impacts. The t-test revealed significant differences in mental health between students affected and unaffected by social media (p = 0.001). Regression analysis identified age, gender, and bullying experience as factors significantly influencing mental health (p < 0.05). These findings suggest that social media indirectly affects students’ mental health through bullying experiences. Therefore, school-based prevention and counseling programs are needed to strengthen adolescents’ psychological resilience
Tren Penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Depok Tahun 2022–2024 Habibi, Aulia; Wahyono, Tri Yunis Miko
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51589

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tren penyakit HIV di Kota Depok pada tahun 2022–2024. Metode penelitian berupa analisis deskriptif menggunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Depok dan SatuDataDepok yang dikaji meliputi jumlah kasus HIV baru, cakupan pengobatan antiretroviral (ARV) pada orang dengan HIV (ODHIV), serta distribusi kasus berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan tren kasus HIV baru yang fluktuatif, meningkat sebesar 33,03% dari 327 kasus pada tahun 2022 menjadi 435 kasus pada tahun 2023, kemudian menurun sebesar 6,90% menjadi 405 kasus pada tahun 2024. Cakupan pengobatan ARV mencapai 100% pada tahun 2022–2023, namun menurun menjadi 85,43% pada tahun 2024. Kasus pada laki-laki mendominasi dengan proporsi 79–84%, sedangkan kasus pada perempuan sebesar 16–21% dengan kecenderungan meningkat setiap tahunnya. Kelompok usia 25–49 tahun merupakan kelompok dengan jumlah kasus tertinggi sepanjang periode penelitian. Temuan ini memberikan gambaran penting mengenai dinamika epidemi HIV di Kota Depok dan menjadi dasar dalam perumusan strategi pencegahan dan pengendalian HIV yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: tren HIV; cakupan ARV; distribusi kasus HIV; jenis kelamin; usia
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Alat Pelindung Diri (APD) Oleh Tenaga Kesehatan dan Keluarga Pasien Dalam Tatalaksana Pasien Tb Di Rumah Sakit: Literature Review Fitriyanti, Desi; Herniza, Herniza; Rahmalia, Siti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51614

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan yang cukup besar di rumah sakit, terutama bagi tenaga kesehatan dan keluarga pasien yang sering berinteraksi dengan penderita. Salah satu cara penting untuk mencegah penularan penyakit ini adalah dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Namun, tingkat kepatuhan dalam penggunaan APD masih berbeda-beda antara satu individu dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai faktor yang memengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan dan keluarga pasien dalam menggunakan APD selama perawatan pasien TB di rumah sakit. Kajian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan naratif berdasarkan tujuh artikel yang terbit antara tahun 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, ketersediaan APD, budaya keselamatan di rumah sakit, dan dukungan keluarga. Beberapa hambatan yang sering muncul antara lain keterbatasan fasilitas, ketidaknyamanan saat memakai APD, dan adanya stigma terhadap TB. Untuk meningkatkan kepatuhan, perlu dilakukan edukasi yang berkelanjutan, pengawasan yang konsisten, serta pembentukan budaya keselamatan di tempat kerja. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa kepatuhan dalam penggunaan APD merupakan langkah penting untuk mencegah penularan TB di rumah sakit. Kata kunci: kepatuhan, alat pelindung diri, tenaga kesehatan, keluarga pasien, tuberkulosis
A Cross Sectional Study On Factors Associated With The Risk Of Anemia In Prospective Brides In Cipayung District, Depok City In 2025 Samosir, Yanti; Fikawati, Sandra
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51649

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan serius di dunia dengan prevalensi global pada remaja putri mencapai 40–88%, dimana di Indonesia prevalensinya 57,1% (SKRT 2016) dan di Jawa Barat 22,7% (SSGI 2022). Faktor yang memengaruhi terjadinya anemia antara lain Lingkar Lengan Atas (LILA), Indeks Massa Tubuh (IMT), paparan rokok, sanitasi toilet sehat, serta sumber air minum sehat berdasarkan indikator aplikasi SIGA dan data ELSIMIL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada Calon Pengantin di Kecamatan Cipayung Kota Depok Tahun 2025. Penelitian ini adalah studi analitik observasional dengan desain cross sectional menggunakan data sekunder dari Aplikasi SIGA Kemendukbangga pada 278 calon pengantin yang terdaftar di ELSIMIL Kecamatan Cipayung, Kota Depok, periode Januari–Juni 2025. Analisis yang digunakan meliputi univariat, bivariat, dan multivariat dengan batas kemaknaan p<0,05 serta tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis  bivariat menggunakan regresi logistik menunjukkan bahwa Indeks Massa Tubuh (IMT) (OR = 2,191; 95% CI: 1,775-2,706; p = 0,000), LILA (Lingkar Lengan Atas) (OR = 0,456; 95% CI: 0,370-0,563; p = 0,000), Keterpaparan Rokok (OR = 72,667; 95% CI: 23,671-223,080; p = 0,000) merupakan prediktor signifikan terhadap kejadian anemia pada calon pengantin di wilayah Kecamatan Cipayung Kota Depok. Faktor IMT, LILA, paparan rokok, jamban dan sumber air minum tidak layak berpengaruh terhadap anemia pada calon pengantin sehingga diperlukan edukasi, penyuluhan, serta kolaborasi stakeholder di Kecamatan Cipayung Kota Depok untuk pencegahan dan persiapan kesehatan menuju kehamilan.
The Role of Family Spiritual Coping in Supporting Independence During Long-Term Elderly Care Yossi, Suyesti; Melizza, Nur; Adiratna, Brillian Yunita; Budiarti, Nadin; P.P.S, Berlyan Surya; Hermanto, Roby Putra
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48045

Abstract

Perawatan jangka panjang pada lansia menjadi masalah dalam meningkatnya populasi lansia di Indonesia. Kemandirian keluarga dalam memberikan perawatan adalah faktor yang mempengaruhi perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara koping spiritual keluarga dan tingkat kemandirian keluarga dalam merawat lansia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilakukan dari September 2024 sampai Mei 2025, melibatkan 59 responden di Malang, dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan Kuesioner Koping Spiritual Keluarga dan Kuesioner Kemandirian Keluarga, dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (90%) dengan rata-rata usia 49,9 tahun. Analisis tingkat koping spiritual menunjukkan sebagian besar keluarga memiliki tingkat koping spiritual yang tinggi, terutama dalam kelompok (KM4). Hasil uji statistik Spearman Rank menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,696 (p > 0,05) dan korelasi 0,000, menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara tingkat koping spiritual dan kemandirian dalam merawat lansia. Dengan demikian, koping spiritual berperan sebagai dukungan emosional bukan faktor utama dalam keberhasilan perawatan lansia jangka panjang.
Description Of Education And Its Impact On Distress Among Hemodialysis Patients': Literature Review Pulo, Eldad Onesiforus Sopater; Astuti, Dwi; Boli, Elisabet Bre; Jober, Naomi F; Sasarari, Zusana A; Watunglawar, E
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49955

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) has become a significant health problem in developing and underdeveloped countries in Southeast Asia (including Indonesia). The high cases of CKD patients undergoing hemodialysis (HD) can also increase the incidence of distress. Interventions in providing education are essential to a series of therapies to deal with distress. The purpose of this review is to have an overview of providing education and its impact on the distress of CKD patients undergoing HD. The search for articles in this review was conducted on the PubMed, Science Direct, and EBSCO databases. The search was conducted based on a combination of Boolean and keywords (Chronic Kidney Disease OR Renal Failure OR End-Stage Renal Disease OR Hemodialysis Patient) AND (Stress OR Distress) AND (Education OR Health Education OR Health Promotion). All articles were analysed according to the stages in the PRISMA flowchart. There are 12 articles selected based on the criteria. The 12 articles analyzed the interventions: CBT, MI, psychoeducation, oral and video education, psychological training, supportive-expressive group therapy, educational-supportive group therapy, hope therapy, and empowerment programs. Because there are similarities in concept and content, some interventions are grouped into psychoeducational interventions. CBT is the most widely used and effective educational intervention in dealing with the distress of HD patients, especially those related to anxiety and depression. Several types of psychoeducational programs can be used to treat psychological distress, especially those related to depression and anxiety in HD patients.