cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Hubungan Penggunaan Media Sosial terhadap Perilaku Cyberbullying Pada Siswa SMK Perjuangan Parongpong Manurung, Rachel Theresia; Rantung, Jeanny
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51846

Abstract

Kajian ini bertujuan menelaah secara kuantitatif keterkaitan antara frekuensi penggunaan media sosial dengan tindakan penindasan dunia maya (cyberbullying) di kalangan pelajar remaja SMK Perjuangan Parongpong. Penelitian korelasional ini melibatkan 57responden yang dipilih melalui teknik total sampling dari total populasi 101 siswa kelas X hingga XII. Data dikumpulkan menggunakan angket cyberbullying dan penggunaan media sosial yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rho. Hasilnya secara signifikan memperlihatkan adanya hubungan kuat (p < 0,05) yang berarti bahwa peningkatan intensitas remaja dalam mengakses media sosial secara langsung berkorelasi dengan tingginya kecenderungan mereka untuk terlibat dalam perilaku cyberbullying. Temuan ini memberikan penegasan akan pentingnya inisiatif edukasi digital yang komprehensif serta pengawasan yang ketat terhadap aktivitas daring para remaja sebagai langkah pencegahan.
Hubungan Obesitas pada Wanita Hamil yang Mengalami Preeklampsia Rifkiansyah, Idam Aditya; Yuliawati, Tri Hartini; Faizah, Zakiyatul; Ernawati, Ernawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51851

Abstract

Preeklamsia masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal di seluruh dunia. Obesitas berkontribusi terhadap peningkatan risiko preeklamsia melalui mekanisme yang melibatkan peradangan kronis, disfungsi endotel, dan stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara obesitas dan parameter tekanan darah pada wanita hamil dengan preeklamsia. Penelitian analitik potong lintang ini melibatkan wanita hamil yang didiagnosis menderita preeklamsia, yang dikelompokkan ke dalam kelompok obesitas dan non-obesitas berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) mereka. Data mengenai IMT, tekanan darah sistolik dan diastolik, kadar glukosa darah, serta kadar hemoglobin dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman (p < 0,05). Distribusi data tidak normal, sehingga uji Spearman digunakan. Hasil menunjukkan bahwa IMT berkorelasi positif signifikan dengan tekanan darah sistolik (r = 0,971; p = 0,000) maupun tekanan darah diastolik (r = 0,623; p = 0,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa IMT yang lebih tinggi berhubungan dengan peningkatan tekanan darah pada wanita hamil dengan preeklamsia. Terdapat hubungan signifikan antara obesitas dan peningkatan tekanan darah pada kehamilan dengan preeklamsia. IMT yang tinggi kemungkinan berkontribusi terhadap perkembangan dan keparahan preeklamsia melalui perubahan hemodinamik dan disfungsi endotel. Pemantauan rutin IMT selama kehamilan sangat penting untuk deteksi dini dan pencegahan komplikasi terkait preeklamsia.
Empaglifozin In Type 2 Diabetes: From Mechanisms To Clinical Practice – A Comprehensive Review Of Monotherapy, Combinations, And Therapeutic Advantages Rafeifadattis, Keysha Feiruzyan; Rizkillah, Nazwa; Aulia, Nandita Nuryanti; Apriani, Verka; Sudarjat , Hadi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51869

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (T2DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi tinggi yang berdampak signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas global. Terapi konvensional sering kali belum optimal dalam memberikan perlindungan terhadap komplikasi kardiovaskular dan ginjal, sehingga diperlukan agen antidiabetik dengan manfaat terapeutik yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara komprehensif efektivitas, mekanisme kerja, keamanan, dan keuntungan terapeutik empagliflozin sebagai monoterapi maupun dalam kombinasi pada pasien T2DM. Artikel ini disusun menggunakan metode systematic review dengan analisis bibliometrik terhadap literatur dari tahun 2015–2025 yang diperoleh melalui PubMed dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa empagliflozin bekerja dengan menghambat reabsorpsi glukosa di tubulus proksimal ginjal, sehingga menurunkan kadar HbA1c, berat badan, dan tekanan darah tanpa meningkatkan risiko hipoglikemia. Selain itu, empagliflozin memberikan efek kardioprotektif dan nefroprotektif yang bermakna. Meskipun efek samping seperti infeksi saluran kemih dan genital dapat terjadi, profil keamanan dan efikasinya tetap unggul dibandingkan beberapa agen antidiabetik lain. Dengan demikian, empagliflozin merupakan pilihan terapi yang efektif, aman, dan bermanfaat secara sistemik dalam pengelolaan pasien T2DM, khususnya yang memiliki komorbiditas kardiovaskular dan gangguan ginjal.
Hubungan Peran Perawat Sebagai Edukator dengan Perawatan Diri Pasien Gagal Ginjal Kronis di Rs Royal Prima Siregar, Ferdi Feriansyah; Buulolo, Asnidar; Zagoto, Estrani Valeri; Laia, Putrimawati; TR, Asnawi; Nurhayati, Evalatifah; Lubis, Lisnawati; Sucahyo, Dedek
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51871

Abstract

ABSTRAK Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara anemia dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS Royal Prima Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan data rekam medis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara anemia dengan kualitas hidup pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami anemia sedang sebanyak 36 orang (63,2%), anemia ringan sebanyak 10 orang (17,5%), anemia berat sebanyak 6 orang (10,5%), dan tidak anemia sebanyak 5 orang (8,8%). Sementara itu, kualitas hidup pasien mayoritas berada dalam kategori baik sebanyak 38 orang (66,7%), cukup sebanyak 12 orang (21,1%), dan kurang sebanyak 7 orang (12,3%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS Royal Prima Medan Tahun 2025. Kata Kunci: Anemia, Kualitas Hidup, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa. ABSTRACT Chronic renal failure (CKD) is a condition of progressive and irreversible decline in kidney function. Quality of life is an important indicator in assessing the success of hemodialysis therapy, because it covers the patient's physical, psychological and social aspects. This study aims to determine the relationship between anemia and quality of life in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Royal Prima Medan Hospital in 2024. This study used a cross sectional design with a sample size of 57 respondents selected by purposive sampling. Data collection was carried out using questionnaires and medical record data. Data analysis used the Chi-Square test to determine the relationship between anemia and the patient's quality of life. The results showed that the majority of respondents had moderate anemia, 36 people (63.2%), 10 people (17.5%) had mild anemia, 6 people (10.5%) had severe anemia, and 5 people (8.8%) had no anemia. Meanwhile, the majority of patients' quality of life was in the good category, 38 people (66.7%), 12 people (21.1%), and 7 people (12.3%) poor. The statistical test results show a p-value = 0.000 (< 0.05), which means there is a significant relationship between anemia and quality of life in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis. There is a significant relationship between anemia and the quality of life of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at the Royal Prima Medan Hospital in 2025. Keywords: Anemia, Quality of Life, Chronic Kidney Failure, Hemodialysis.
The Effect of Video Education on Anxiety and Quality of Life in Breast Cancer Patients: A Systematic Review Gultom, Desika Anita; Marlindawani, Jenny; Hasnida, Hasnida
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51873

Abstract

Introduction: Breast cancer most often attacks women so more women will seek medical attention when breast cancer is suspected if public health education is provided to raise awareness among women about the disease's symptoms, as well as the significance of early identification and treatment. Managing psychosocial needs involves a variety of services and activities, from educational initiatives to direct nursing measures. Patients can learn more about their illness, the course of therapy, and coping mechanisms for a range of mental and physical difficulties by watching films. Methods: The source of the 9 articles using relevant keywords based on the title of the research obtained from a database among them PubMed, Googleschoolar and ProQuest. Articles were selected using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) diagram method. Results: The 9 articles in this systematic review interventions from the articles in this systematic review were divided mobile app-based educational interventions (via a chat application) and website-based interventions to provide support to women from the start of their first chemotherapy cycle until the commencement of the third cycle, spanning a total of 7 weeks. The application was enriched with visuals, audio and video CDs so that the users could comprehend the information more easily and the content be interesting. Conclusion: Findings from this systematic review suggest that mobile app-based educational interventions (via a chat application) and website-based intervention in breast cancer can help reduce the anxiety and increase quality of life.
The Role of Behavioral Aspects in the Implementation of the International Patient Safety Goals to Reduce the Risk of Patient Falls in Hospitals: A Scoping Review Indriyani, Indriyani; Shaluhiyah, Zahroh; Lestantyo, Daru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51884

Abstract

Nurses represent the largest proportion of healthcare professionals in hospitals (40–60%) and are entrusted with the continuous implementation of patient fall prevention measures. Accordingly, they hold a critical role in influencing the success of hospital accreditation. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur guna mengidentifikasi bukti ilmiah terkini mengenai faktor-faktor risiko jatuh pasien serta efektivitas berbagai intervensi pencegahan yang diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan. Metode: Penelitian menggunakan desain scoping review yang direncanakan melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data ScienceDirect, dengan kata kunci "patient safety goals", “fall risk”, dan “care”. Hasil analisis bibliometrik dari VOSviewer dikombinasikan dengan temuan analisis tematik untuk menyusun peta konseptual. Hasil: Berdasarkan literatur yang ada, pencegahan jatuh efektif dilakukan melalui intervensi multifaktor yang melibatkan penilaian risiko terstandar, edukasi pasien dan keluarga, peningkatan keselamatan lingkungan, serta keterlibatan aktif tenaga kesehatan. Namun, efektivitas tiap intervensi bervariasi tergantung pada konteks implementasi dan karakteristik pasien. Kesimpulan: Diperlukan tinjauan literatur yang komprehensif untuk mengintegrasikan hasil-hasil penelitian terkini, mengidentifikasi kesenjangan bukti, dan merumuskan rekomendasi strategis bagi penerapan program pencegahan jatuh yang efektif dan berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Hubungan Mekanisme Koping Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara Di Rsud Raden Mattaher Jambi Hirmalia, Pely; Mutmainnah, Muthia; Meinarisa, Meinarisa; Ekawaty, Fadliyana; Mekeama, Luri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis distribusi data variabel Mekanisme Koping dan Dukungan Keluarga dalam kaitannya dengan Kualitas Hidup individu. Mekanisme koping dan dukungan keluarga merupakan dua faktor penting yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam menghadapi tekanan dan menjaga kesejahteraan psikologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis uji normalitas menggunakan dua metode, yaitu uji Kolmogorov-Smirnov. Sampel penelitian terdiri dari responden yang telah mengisi kuesioner mengenai mekanisme koping dan dukungan keluarga, dengan total data yang diolah untuk memastikan kesesuaian distribusi terhadap kurva normal. Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan uji normalitas, apabila nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 maka data dapat dikatakan berdistribusi normal. Dengan demikian, hasil ini mengindikasikan bahwa baik variabel mekanisme koping maupun dukungan keluarga memenuhi asumsi normalitas. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa distribusi data dari kedua variabel utama telah memenuhi syarat normalitas, sehingga data layak untuk dianalisis menggunakan uji parametrik seperti regresi linier atau analisis korelasi Pearson.
Gene Polymorphism Associated With Acute Respiratory Distress Syndrome (Ards): A Literature Review Wahyuni, Ari; Hafy, Zen; Harahap, Debby Handayati; Mustofa, Syazili
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51923

Abstract

Gene polymorphisms can influence susceptibility, severity, and prognosis of ARDS. Genetic studies in ARDS have evolved from studies focused on candidate genes to studies that rely on a hypothesis-free approach to identify novel loci associated with ARDS risk or severity. In this review we outline the role of gene polymorphisms in ARDS susceptibility, severity, and prognosis. Several academic search engines were used in the literature search, including EMBASE/Elsevier. Science Direct, PubMed Central, Google Scholar, and Cochrane Review. Two subtopics were searched using Boolean Operators with keywords (ARDS OR acute respiratory distress syndrome) and (polymorphism) AND (ARDS) OR (genetic polymorphism) AND (ARDS) OR (polymorphism in ARDS). The studies retrieved discussed the impact of gene polymorphisms associated with ARDS including genes encoding interleukin 6 (IL-6), interleukin 10 (IL-10), vascular endothelial growth factor A (VEGF), angiotensin converting enzyme (ACE), interleukin 1 receptor antagonist (IL1RN), Fms Related Receptor Tyrosine Kinase 1 (FLT1) and Inducible Factor-1α (HIF-lα). These genes support significant associations and are involved in the regulation of gene expression associated with ARDS risk. Polymorphisms of IL-6, IL-10, VEGF, ACE, IL1RN, FLT1, HIF-lα play a role in susceptibility, severity, and prognosis of ARDS.
Hubungan Fungsi Manajerial Kepala Ruangan Terhadap Pelaksanaan Manajemen Asuhan Keperawatan di Unit Critical Care Rumah Sakit Advent Bandung Harefa, Cindy Grace; Hutapea, Lyna M. N.
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51932

Abstract

unit critical care yang membutuhkan koordinasi tinggi dan standar pelaksanaan yang ketat. Kepala ruangan memiliki peran krusial sebagai pemimpin dalam unit tersebut, dan fungsi manajerialnya dapat memengaruhi efektivitas pelaksanaan asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fungsi manajerial kepala ruangan dengan pelaksanaan manajemen asuhan keperawatan di Unit Critical care Rumah Sakit Advent Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat fungsi manajerial kepala ruangan serta pelaksanaan manajemen asuhan keperawatan. Sampel penelitian terdiri dari perawat yang bekerja di unit critical care, meliputi ICU, ICCU, NICU, dan PICU. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara fungsi manajerial kepala ruangan dengan pelaksanaan manajemen asuhan keperawatan, dengan nilai korelasi sebesar r = 0,502, yang tergolong dalam kategori hubungan cukup kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa kepala ruangan dengan kemampuan manajerial yang baik meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan pengendalian berkontribusi positif terhadap efektivitas tim keperawatan dalam memberikan pelayanan berkualitas. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi manajerial kepala ruangan sebagai strategi penting dalam mendukung sistem keperawatan yang optimal dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan dan kepuasan pasien
The Relationship Between Self-Care Management and Blood Pressure Status of Hypertension Patients Anjarwati, Rara Puspita; Rosid, Fahrun Nur
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52005

Abstract

Background : Hypertension is a condition where systolic blood pressure increases to more than 140 mmHg and diastolic blood pressure increases to more than 90 mmHg. Hypertension is currently a problem in developing and developed countries. If not treated properly, high blood pressure can trigger complications of various diseases. Patients with high blood pressure and hypertension can do self-care management to optimize factors that specifically affect hypertension and increase the risk of complications. Objective : In this study, the researcher aims to analyze the relationship between self-care behavior and blood pressure status in hypertensive patients at the Health Center. Method : In this study, the researcher used a quantitative research type with a cross-sectional design. The data collection method used the Self-Care Management Behavior Questionnaire (HSMBQ) questionnaire and blood pressure measurement using a Sphynomanometer. Benefits : This study can be useful for hypertension patients and the health professional team that serves them. This study is also expected to be a foundation for previous researchers Keywords: Self Care, Blood Pressure, Hypertension.