cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Implementasi Peaceful End of Life Berbasis Nilai Budaya Mandar di Ruang ICU RSUD Majene Helmi Juwita Helmi; Nurwahita Nurwahita; Muhammad Qasim; Lulu Nur Intang; Wanda Apriliani Klara; Rusmini Rusmini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53207

Abstract

The implementation of a peaceful end of life is one of the implementations that aims to improve the quality of life of patients with severe illnesses and provide a peaceful end of life, and is very important for patients with end-of-life care in the ICU by paying attention to the patient's culture. This study aims to explore the experiences of nurses in implementing a peaceful end of life based on Mandar cultural values ​​in the ICU of Majene Regional Hospital. This study used a qualitative design with a purposive sampling technique in accordance with the inclusion and exclusion criteria. The instrument used was an interview guide related to the implementation of a peaceful end of life by paying attention to aspects of Mandar cultural values ​​​​concerning pain freedom, feeling comfortable, feeling dignified, being in peace and family closeness with the closest person. The study was conducted in August 2025 with 7 informants. The results of the study showed that nurses have experience in implementing a peaceful end of life based on Mandar cultural values ​​​​concerning pain freedom, feeling comfortable, feeling dignified, being in peace, and family closeness with the closest person.
Korelasi Skor OHI-S dan DMFT dengan Ketidakseimbangan Bakteri Rongga Mulut Pada Kesehatan Gigi Anak Sekolah Dasar Bujel 03 Kediri Arini Indriyasari; Pritha Kunti Nali Broto; Desy Rizkiani Primalia; Dewi Anggreani Bibi; Erwin Gunawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53210

Abstract

Abstrak Anak usia dasar seringkali mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut terutama karies gigi. Mengantisipasi gangguan kesehatan gigi perlu dilakukan perawatan gigi sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebersihan mulut (OHI-S) dan tingkat kerusakan gigi (DMF-T) dengan ketidakseimbangan bakteri rongga mulut pada siswa SD Negeri Bujel 03 Kediri. Metode yang digunakan adalah desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 200 siswa yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui pengukuran kebersihan gigi menggunakan OHI-S dan pengukuran karies menggunakan DMF-T. Analisis data menggunakan uji statistik korelasi Spearman untuk mengukur ketidakseimbangan bakteri pada rongga mulut melalui sampel saliva. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara skor OHI-S yang buruk dengan skor DMF-T yang sangat tinggi, mengindikasikan bahwa kebersihan mulut yang buruk berkontribusi pada peningkatan jumlah karies pada anak-anak. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya edukasi kesehatan gigi di tingkat sekolah dasar untuk mencegah perkembangan masalah kesehatan gigi yang lebih serius di masa depan. Kata Kunci: DMF-T; Karies gigi; Ketidakseimbangan bakteri; OHI-S. Abstract Elementary school-aged children often experience oral health problems, particularly dental caries. To prevent dental health issues, dental care should be initiated at an early age. This study aims to analyze the relationship between oral hygiene (OHI-S) and dental damage (DMF-T) with the imbalance of oral bacteria in students of SD Negeri Bujel 03 Kediri. The method used is a cross-sectional design with a sample of 200 students selected based on inclusion and exclusion criteria. Data were collected through the measurement of oral hygiene using OHI-S and dental caries using DMF-T. Data analysis was performed using Spearman's correlation statistical test to measure the bacterial imbalance in the oral cavity through saliva samples. The results indicate a significant relationship between poor OHI-S scores and very high DMF-T scores, suggesting that poor oral hygiene contributes to the increased incidence of caries in children. These findings highlight the importance of dental health education at the elementary school level to prevent the development of more serious oral health problems in the future. Keywords: Bacterial imbalance; Dental caries; DMFT; OHI-S.
Loss of a Parent: A Phenomenological Exploration on the Lived Experiences of Nursing Students Marcella Valencia Tan; Evelyn Hemme Tambunan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53215

Abstract

AbstrakKehilangan orang tua merupakan pengalaman yang mendalam dan transformatif bagi mahasiswa keperawatan, yang harus menghadapi tuntutan akademik dan klinis sambil mengolah duka pribadi. Penelitian kualitatif fenomenologis ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman hidup mahasiswa keperawatan yang kehilangan orang tua selama studi. Metode purposive sampling digunakan untuk merekrut lima partisipan dari Universitas Advent Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis dengan metode fenomenologis deskriptif Colaizzi (1978). Hasil penelitian mengungkap enam tema utama: dampak awal berupa syok dan kesedihan mendalam; lanskap emosional yang kompleks dan terus berkembang; transformasi identitas dan persepsi diri; pengaruh terhadap performa akademik dan praktik klinis; mekanisme koping dan sistem dukungan; serta pembentukan makna dan pertumbuhan pascatrauma. Dukungan formal dari institusi pendidikan ditemukan sangat minim, sehingga mahasiswa cenderung mengandalkan dukungan informal dari keluarga, teman, dan keyakinan spiritual. Studi ini merekomendasikan perlunya pengembangan sistem dukungan kelembagaan yang terstruktur dan sensitif terhadap duka untuk mendukung ketahanan serta perkembangan profesional mahasiswa. AbstractLosing a parent is a profound and transformative experience for nursing students, who must navigate academic and clinical demands while processing personal grief. This qualitative phenomenological study aims to explore the lived experiences of nursing students who have lost a parent during their education. Purposive sampling was used to recruit five participants from Universitas Advent Indonesia. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using Colaizzi’s (1978) descriptive phenomenological method. The findings revealed six major themes: initial impact of shock and overwhelming grief; complex and evolving emotional landscape; transformation of identity and self-perception; impact on academic performance and clinical practice; coping mechanisms and support systems; and meaning-making and post-traumatic growth. Formal institutional support was notably lacking, with students relying heavily on informal support from family, peers, and spiritual faith. The study recommends the development of structured, grief-sensitive institutional support systems to foster student resilience and professional growth.
Efektivitas E-Book Interaktif Sebagai Media Edukasi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester III Desi Hidayanti; Riana Pascawati; Tiwi Wulan Mentari; Entin Jubaedah; Siti Hardanti Nurhidayana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53230

Abstract

Pendahuluan: Selama kehamilan terjadi perubahan fisiologis sebagai bentuk adaptasi sehingga menimbulkan keluhan atau ketidaknyamanan pada ibu hamil. Salah satu ketidaknyamanan yang umum terjadi adalah nyeri punggung. Nyeri punggung adalah masalah muskuloskeletal yang umum selama kehamilan. Nyeri punggung pada kehamilan mengakibatkan ketidaknyamanan saat berdiri, berjalan, berjalan, dan saat mengangkat atau memindahkan benda. Apabila ketika rasa sakit nyeri punggung menyebar ke panggul dan punggung bawah (panggul dan tulang belakang lumbar), hal itu juga menyebabkan kesulitan berjalan dan disfungsi seksual. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan efektivitas e-book interaktif sebagai media edukasi penatalaksanaan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode Penelitian: Penelitian ini dimulai dengan proses pembuatan media e-book interaktif dengan proses konsultasi substansi kepada pakar dan IT, validasi ahli materi yang akan menilai aspek kelayakan isi, bahasa, penyajian dan kontekstual. Selanjutnya implementasi media e-book interaktif kepada ibu hamil yang mengalami nyeri punggung dengan menggunakan instrument yang telah ditentukan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan Quasi Eksperimen menggunakan pendekatan One Group Pre And Posttest Design. Penelitian dirancang menggunakan kelompok intervensi. Populasi dalam penelitian adalah semua ibu hamil di Kota Bandung. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan klinis dan statistik yang sangat signifikan pada intensitas nyeri punggung. Rata-rata skala nyeri turun dari 4,71 (kategori nyeri sedang) menjadi 2,00 (kategori nyeri ringan) setelah intervensi. Penurunan ini dikonfirmasi oleh Wilcoxon Signed Rank Test yang dengan nilai p < 0,001, menunjukkan adanya perbedaan yang sangat signifikan secara statistik pada intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang sangat signifikan secara statistik pada intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Penurunan nyeri yang signifikan menunjukkan efektivitas tatalaksana non farmakologis yang diajarkan melalui E-Book. Tatalaksana ini biasanya mencakup modifikasi postur tubuh (body mechanics), rekomendasi latihan peregangan dan penguatan otot dasar panggul/perut, serta teknik relaksasi. Kata Kunci: Ebook interaktif; nyeri punggung; asuhan kehamilan
Studi Pengaruh Volume Saliva sebagai Respon Terhadap Berbagai Substansi dalam Memprediksi Risiko Karies Gigi Arini Indriyasari; Pritha Kunti Nali Broto; Desy Rizkiani Primalia; Dewi Anggreani Bibi; Erwin Gunawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53237

Abstract

Abstrak Mengonsumsi jenis makanan atau minuman tertentu seperti buah - buahan dan susu dapat berpengaruh pada pH saliva yang ada di rongga mulut. Tingkat keasaman (pH) saliva tertentu dalam kondisi optimum dapat mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi berbagai substansi terhadap volume dan pH saliva serta hubungannya dalam memprediksi risiko karies gigi. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross- sectional. Pengukuran volume saliva dilakukan sebelum dan setelah mengonsumsi substansi berupa buah (apel, buah naga, pear, strawberry, nanas) dan minuman (jus jeruk, yogurt, susu UHT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa substansi dengan sifat asam, seperti strawberry dan jus jeruk, meningkatkan volume saliva secara signifikan, namun juga menurunkan pH saliva, meningkatkan risiko terjadinya demineralisasi enamel gigi. Sebaliknya, substansi dengan pH netral, seperti susu UHT, menunjukkan respons saliva yang lebih stabil dan tidak mengubah pH secara signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengaturan konsumsi makanan dan minuman yang berpengaruh pada volume serta pH saliva dalam upaya pencegahan karies gigi. (Times New Kata Kunci: Karies gigi; pH Saliva; Substansi makanan dan minuman Abstract Consuming certain types of food or beverages, such as fruits and milk, can affect the pH of saliva in the oral cavity. A specific level of acidity (pH) in saliva, when in optimal condition, can prevent oral diseases. This study aims to determine the effect of consuming various substances on the volume and pH of saliva and their relationship in predicting the risk of dental caries. The method used is an experimental study with a quantitative approach and a cross-sectional design. Saliva volume measurements were taken before and after consuming substances such as fruits (apple, dragon fruit, pear, strawberry, pineapple) and beverages (orange juice, yogurt, UHT milk). The results showed that substances with acidic properties, such as strawberry and orange juice, significantly increased saliva volume but also lowered saliva pH, increasing the risk of enamel demineralization. In contrast, substances with neutral pH, such as UHT milk, showed a more stable saliva response without significantly altering pH. These findings highlight the importance of regulating the consumption of food and beverages that affect the volume and pH of saliva in the prevention of dental caries. Keywords: Beverage substances; Dental caries, Food; Saliva pH.
Rancangan Model Peer Support Family Meeting Program (FMP 2C1S): Upaya Pemulihan Pasien Stroke terhadap Frekuensi Kekambuhan Stroke Berulang Lina Indrawati; Kiki Deniati; Sarita Candra Merida
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53239

Abstract

Kejadian stroke berulang sampai saat ini masih menjadi fokus perhatian pada program rehabilitasi pasien pasca stroke. Tantangan terbesar bagi tenaga kesehatan dengan multidisplin untuk menyadarkan pasien dan keluarga pentingnya informasi mengenai layanan Masyarakat setelah keluar dari perawatan di rumah sakit. Oleh karena itu, dibutuhkan program khusus yang berfokus pada pemulihan pasien dengan pendekatan keluarga melalui model Peer Support- Family Meeting Program (FMP 2C1S) untuk mengurangi dampak komplikasi pasca stroke. Program FMP2C1S ini meliputi counselling, coping skill development dan Stress Management. Tujuan penelitian ini sebagai upaya pemulihan pasien stroke terhadap frekuensi kejadian stroke berulang. Metode Penelitian ini menggunakan quasi experiment with a pre and post without control group dengan tahapan tahapan penelitian sebagai berikut mulai dari identifikasi masalah, membuat rumusan masalah penelitian, penentuan variabel, melakukan studi pustaka dan telaah jurnal, melakukan ethical clearance ini sangat memprihatinkan, merancang intervensi model Program (FMP 2C1S, melakukan reduksi data dan olah data sebelum intervensi dan sesudah intervensi dan penyusunan laporan akhir.Hasil penelitian ini melalui FMP2C1S efektif untuk mengurangi kejadian serangan berulang pasca stroke, membantu pengelolaan emosi dan manajemen stres pada keluarga pasien.
Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi Berat Badan Lahir Rendah Menggunakan Terapi Qur'an Murottal Syfa Fauziah; Ayuda Nia Agustina
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53253

Abstract

Background: Hospitalized babies will experience sleep deprived as a result of adaptation processes, as well as examination procedures that may affect their sleeping phase. This study aimed to describe interventions for increasing sleep quality using the Qur’an murattal therapy. Case Presentation: Two cases of low birth-weight (LBW) babies were studied in the perinatology room. Mrs. D’s baby girl was born at 36 weeks of gestational age, with a chronological age of 1 day and a birthweight of 2,400 grams. Mrs. R’s baby girl was born at 38 weeks of gestational age, with a chronological age of 5 days and a birthweight of 2,000 grams. Both babies were treated in an incubator and received no medical therapy. They were easily awakened and fussy when nurses were interacting with fellow nurses or other health workers. Result: The two babies were given the qur’an murattal therapy recited by sheikh mishari bin rashid alafasy once a day for 30 minutes. The therapy was given through headphones placed in the incubator with sound noise level set to 40 dB. There was an increase in the frequency and duration of quiet sleep in both subjects during murottal therapy. the increase in sleep duration in both babies was 6 hours every day, and the babies were not fussy. Conclussion: This case study concludes that the qur’a murattal therapy with a noise level of up to 40 dB could be increase newborns sleep in the perinatology room.
Association of Polymorphisms Interleukin-10 Gene -819C/T on Susceptibility Systemic Lupus Erythematosus: A Literature ReviewAssociation of Polymorphisms Interleukin-10 Gene -819C/T on Susceptibility Systemic Lupus Erythematosus: A Literature Review Ade Rizki Putri Ratih; Desi Oktariana; Phey Liana; Yuniza Yuniza
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53262

Abstract

Interleukin-10 (IL-10) gene polymorphisms play an important role in influencing individual susceptibility to Systemic Lupus Erythematosus (SLE). Genetic variations in the IL-10 gene can alter mRNA transcription levels and IL-10 protein expression, thereby affecting the balance of immune responses. Increased IL-10 levels are known to enhance B-cell activity and autoantibody production, contributing to immune complex formation and tissue damage characteristic of SLE. Although several studies have shown an association between IL-10 polymorphisms and increased SLE risk, findings vary across populations due to factors such as ethnicity, environmental conditions, and research design. Therefore, this review aims to summarize the existing literature on the association between IL-10 gene polymorphisms and susceptibility to SLE.
Physical Towel Exercise Degung Sunda (TEDS): Upaya Mencegah Frailty pada Lansia Lisna Nuryanti; Nurti Yunika Kristina Gea; Rotua Suriany Simamora; Feri Setiadi; Lisna Agustina
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53267

Abstract

Frailty is a common geriatric syndrome characterized by decreased physiological reserves and increased vulnerability to stressors, significantly impacting the quality of life among older adults. This study aims to evaluate the effectiveness of Physical Towel Exercise Degung Sunda (TEDS) in reducing frailty levels in the elderly. A quasi-experimental pretest-posttest design was employed involving 136 participants aged 60-70 years residing in the community. Data were analyzed using a paired t-test with a two-tailed p-value (0.05) to assess changes in frailty status before and after the intervention. Results indicated a significant reduction in frailty, with the majority of participants shifting from moderate to light frailty categories post-intervention (p < 0.001). Specifically, the mean frailty score decreased from 1.77 (pre-test) to 1.46 (post-test), demonstrating improved physical function, balance, and muscular strength. The findings suggest that TEDS is an effective, low-cost, and easily implementable exercise intervention for preventing and delaying the progression of frailty among the elderly. These outcomes highlight the importance of structured physical activity in promoting healthy aging and enhancing overall well-being in older populations.
Optimalisasi Kombinasi Myofascial Release Dengan Oil Ginger Officinale Therapy Terhadap Penurunan Low Back Pain Ibu Hamil Trimester III Wiwit Desi Intarti; Puri Kresna Wati; Renince Siregar; Rafidah Rahmah; Yuri Zuliani; Evi Oktaviani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53287

Abstract

Low back pain often occurs in pregnant women in their third trimester. This pain can interfere with quality of life. Safe and effective treatment is needed for this problem. This study aims to test the effectiveness of Myofascial Release (MFR) therapy combined with Oil Ginger Officinale Therapy in reducing low back pain in pregnant women in the third trimester. The study used a quasi-experimental design with a pre-test and post-test control group. The sample included 100 pregnant women in Bekasi City who experienced low back pain and met the criteria. The intervention group received both MFR and Oil Ginger Officinale therapy. The control group received only MFR therapy. The intervention was conducted three times a week for one month. Results showed an average pain score of 7.70 in both groups before intervention. After intervention, the pain score fell to 1.26 in the control group and 0.68 in the intervention group. The Independent T-test showed a significant difference between groups (p = 0.0002). In conclusion, the combination of MFR with Oil Ginger Officinale is more effective in reducing low back pain in third trimester pregnant women without side effects. This combination can be recommended as an alternative therapy.