Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

GAMBARAN AKTIVITAS SEKSUAL PADA PENDERITA JANTUNG KORONER Nur Komariah; Popi Sopiah; Rafika Rosyda
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13773

Abstract

Penyakit jantung koroner dan stroke masih menjadi dua penyebab utama kematian di dunia. Setiap tahun 17,6 juta orang meninggal karena penyakit jantung. Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan untuk merasa puas dengan hasrat seksual. Karena seksualitas adalah bagian dari kehidupan normal. Aktivitas seksual merupakan aktivitas fisik yang dapat membutuhkan banyak energi. Orang dengan masalah jantung mungkin memiliki masalah dengan pembuluh darah jantungnya, yang dapat menyebabkan masalah seperti nyeri dada atau sesak napas. Jika kondisi ini tidak diobati, dapat menyebabkan serangan jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas seksual pada penderita jantung koroner di RSUD Sumedang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Partisipan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang merupakan salah satu teknik pemilihan partisipan secara non random dimana peneliti menetukan ciri-ciri khusus sesuai dengan tujuan penelitian dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Alat untuk pengumpulan data pada penelitian ini adalah instrumen wawancara dan alat perekam. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas seksual pada penderita jantung koroner yaitu sering merasa lelah saat berhubungan dan tidak ada gelaja penyakit jantung koroner yang dirasakan saat berhubungan seksual karena partisipan melakukan hubungan saat mereka merasa sehat. Kesimpulan, partisipan kurang berkonsultasi dengan dokter tentang aktivitas seksual yang dilakukan, dan partisipan hanya berupaya untuk mengurangi rasa lelah dengan beristirahat sekitar 5 atau beberapa menit.
PERBANDINGAN PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI DIGITAL POCBOOK DAN ROPI MENGENAI ANEMIA PADA REMATRI Ghina Fadhilah Septiani; Nunung Siti Sukaesih; Rafika Rosyda
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13883

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan serius yang banyak dialami oleh remaja putri. Salah satu penyebab terjadinya anemia pada remaja putri yaitu karena kurangnya pengetahuan dan tidak rutinnnya mengonsumsi tablet tambah darah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan pendidikan kesehatan pada remaja putri. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingankan dua media yaitu Digital PocBook dan RoPi dalam peningkatan pengetahuan dan sikap pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen semu dengan desain cross-sectionel. Total sampel sebanyak 60 siswa dari dua sekolah yang berbeda diambil dengan teknik cluster sampling. Instrumen penelitian yang digunakan kuisioner pretest posttest. Data dianalisa dengan menggunakan uji Wilcoxon dan Man Whitney Test.  Hasil penelitain menggunakan Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,000 < 0,05 (.000) maka  H0 ditolak artinya  terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap dengan mengguankan media Digital PocBook dan RoPi. Hasil analisa data mengguanakn Man Whitney menunjukkan nilai p-value 0,000 > 0,05  (.467 & .972) maka  H0 diterima artinya  tidak terdapat perbedaan antara media Digital PocBook maupun RoPi dalam peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri.  Tidak terdapat perbedaan diantara media Digital PocBook dan Ropi, keduanya dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri dalam pencegahan anemia. Sehingga media tersebut layak digunakan sebagai media pendidikan kesehatan.
Terapi Komplementer Yoga pada Lansia Penderita Osteoarthritis: Analisis Bibliometrik Siti Nur Aisyah Pratama Bintang; Popi Sopiah; Rafika Rosyda
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1650

Abstract

Osteoarthritis merupakan penyakit sendi yang paling banyak terjadi di dunia termasuk Indonesia. Salah satu metode pengobatan osteoarthritis lutut yang direkomendasikan adalah intervensi non-farmakologi, termasuk terapi yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend publikasi atau pola publikasi ilmiah mengenai terapi komplementer yoga pada lansia penderita osteoarthritis periode 2013 – 2022. Penelitian ini menggunakan metode studi bibliometrik dengan artikel ilmiah yang terindeks dalam database Google scholar, Crossref, PubMed dan Scopus. Hasil dalam penelitian ini bahwa perkembangan artikel ilmiah terapi komplementer yoga pada lansia penderita osteoarthritis yang terindeks dalam database Google Scholar, Crossref, PubMed dan Scopus tahun 2013 – 2022 mengalami trend penurunan publikasi dalam setiap tahun didapatkan dengan total artikel 42 artikel dari 1,490 artikel. Kebaruan berdasarkan keyword di tahun 2020 dan berjejaring dengan keyword lain seperti: pain, physical therapy, dan acupuncture therapy. Selanjutnya produktifitas pengarang tertinggi berjumlah 8 dokumen serta sitasi paling banyak 536 kali yang di dukung oleh puluhan published yang mempublikasi jurnal tersebut. Kesimpulan: Publikasi ilmiah terapi komplementer yoga pada lansia penderita osteoarthritisyang terindeks dalam Google scholar, Crossref, PubMed dan Scopus mengalami penurunan setiap tahun dengan jumlah artikel paling banyak pada tahun 2016, serta diikuti oleh kebaruan berdasarkan kata kunci, produktifitas penulis, sitasi paling banyak serta publisher.
PENGARUH EDUKASI DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TENTANG PENCEGAHAN GANGGUAN PENGLIHATAN TERHADAP EARLY ADOLESCENT Berlian Meirawati; Dedah Ningrum; Rafika Rosyda; Dewi Dolifah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15111

Abstract

Gangguan penglihatan dapat terjadi pada semua orang tanpa terkecuali pada kalangan remaja awal. Terdapat berbagai penyebab yang dapat memicu terjadinya gangguan penglihatan, salah satunya adalah bermain game online dengan durasi dan cara yang salah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan mata melalui media audioviosual terhadap pengetahuan tentang pencegahan gangguan penglihatan bagi pengguna game online pada early adolescent (12-15 tahun). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental dan desain one group pre-test and post-test. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan subyek penelitian yaitu keseluruhan dari populasi pemain game online di SMPN 2 Sumedang yang disetujui menjadi subjek penelitian oleh orang tua dengan menandatangani informed consent sebanyak 84 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah penayangan video animasi, penjelasan materi menggunakan power point dan penyebaran leaflet. Sedangkan untuk mengukur pengetahuan, penelitian ini menggunakan kuesioner pilihan ganda pre-test dan post-test dengan jumlah 16 soal. Hasil penelitian didapatkan peningkatan rata-rata nilai pre-test dan post-test yaitu yang awalnya 6.96 menjadi 11.07. Berdasarkan hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon yang memperbandingkan antara nilai pre-test dan post-test didapatkan nilai p value sebesar 0,000 (< 0,05) yang dapat disimpulkan bahwa metode pendidikan kesehatan mata melalui media audioviosual yang diterapkan pada penelitian ini berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan tentang pencegahan gangguan penglihatan bagi pengguna game online pada early adolescent di SMPN 2 Sumedang.
Gambaran Tingkat Citra Tubuh Remaja Pertengahan (Middle Adolescent) Pada Usia 16-18 Tahun Siswa Sekolah Menengah Atas Iman Yazid Abdillah; Dedah Ningrum; Rafika Rosyda; Dewi Dolifah
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.15785

Abstract

Citra tubuh merupakan keyakinan seseorang terhadap persepsi tubuh yang dimiliki. Pada masa remaja terjadi banyak perubahan-perubahan fisik yang ditandai dari adanya perkembangan secara fisiologi. Berkaitan dengan hal tersebut, perubahan-perubahan fisik yang terjadi tentunya akan mendorong adanya kecenderungan perubahan pada citra tubuh seseorang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif tentang gambaran tingkat citra tubuh remaja pertengahan (middle adolescent) pada rentan usia 16-18 tahun siswa sekolah menengah atas dengan tujuan untuk mengetahui gambaran umum citra tubuh pada siswa SMA N 1 Jatinangor. Penelitian dilakukan atas kesadaran peneliti dan banyaknya distraksi serta fenomena remaja pada zaman sekarang yang dapat membuat citra tubuh menjadi negatif. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif. Sampel dari penelitian ini yaitu siswa/siswa salah satu sekolah menengah negeri di jatinangor kelas x dan xi dengan teknik sampling berupa cluster sampling. Analisa data yang digunakan berupa analisa univariat dengan variabel independent yang terfokus pada; citra tubuh, jenis kelamin, kelas, umur, alamat rumah, media sosial yang digunakan, durasi penggunaan media sosial dan penghasilan orang tua. Data yang diperoleh peneliti yaitu menggunakan instumen kuisioner Skala Body Image diadobsi dari Multidimentional Body Self Relation Quesioner - Appearance Scales (MBSRQ-AS) dengan jumlah kuisioner ialah 40 butir kuisioner. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa di SMA N 1 Jatinangor memiliki citra tubuh kategori sedang.
Stress Levels Among Men and Women with Coronary Heart Disease. Is there a Difference? Rafika Rosyda; Dimas Yusuf Irawan; Nunung Siti Sukaesih
Indonesian Journal of Community Development Vol 2, No 2 (2022): Indonesian Journal of Community Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijcd.v2i2.55885

Abstract

Coronary Heart Disease (CHD) is one of the non-communicable diseases with a very high mortality rate. CHD can occur in both men and women. CHD is usually followed by psychological reactions such as stress, and stress may contribute to progression of CHD. This study aims to determine the difference between stress levels in men and women with CHD. This research used comparative quantitative methods that used a questionnaire from Kessler Psychological Distress K10. Enrolled 95 samples by random sampling. The results of this study showed that there is no difference in stress levels among men and women with CHD (p=0.083, 0.05). Both men and women with CAD have experienced stress, but there is no significant difference between men and women.
Hubungan Perilaku Sedentary lifestyle dengan Tingkat Risiko Kejadian Diabetes Melitus pada Remaja Ressa Julliyana; Popi Sopiah; Rafika Rosyda
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i1.154

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease that is generally suffered by adults, but also suffered by many adolescents. Factors causing the high risk of adolescents suffering from DM are a lack of preventive measures and high sedentary behavior, causing a buildup of sugar in the body due to low muscle work. The purpose of this study was to determine the relationship between a sedentary lifestyle and the risk level of DM in adolescents. This study is a correlational quantitative study with a cross-sectional approach. The sample size of this study was 127 respondents from 674 total population selected using a proportionate stratified random sampling technique. The analysis method used was Spearman's rho correlation test. This study uses two research instruments, which are ASAQ and FINDRISC instruments. The results of the study obtained the highest data in high sedentary behavior (74%) and respondents at low risk of DM (72%) with the results of the correlation test p-value=0.031 (<0.05) and r=0.191. This shows that there is a relationship between a sedentary lifestyle and the level of risk of DM in adolescents, with a positive direction. Therefore, adolescents are advised to avoid sedentary behavior to reduce the risk of suffering from DM.
The Correlation Of Smartphone Addiction And Interpersonal Communication Ability Of Undergraduate Nursing Students Anggraini, Puspa Dewi; Diding Kelana Setiadi; Rafika Rosyda
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v6i2.2119

Abstract

The existence of smartphones has brought both positive and negative impacts on human life. Unwise use of smartphones can lead to addiction, which affects communication. Establishing good relationships to prevent social alienation in interpersonal communication is important. This study aims to determine the relationship between smartphone addiction and the interpersonal communication skills of undergraduate nursing students and to determine the level of addiction and interpersonal communication skills at each level. The method used is correlational with a cross-sectional approach. The population consists of 464 undergraduate nursing students at the UPI Sumedang Campus with a sample of 215 students, using a stratified random sampling technique. This study uses a questionnaire instrument. Correlation data analysis uses Spearman's rank. The results of the study are that both variables are in the moderate category at each semester level, and the results of the correlation test with a p-value <0.001 (<0.005) have a significant relationship with a correlation coefficient of r -0.224, meaning the strength of the relationship is weak. The negative correlation value means that the higher the smartphone addiction, the lower the interpersonal communication skills. The conclusion of this study is that there is a relationship between smartphone addiction and the interpersonal communication skills of undergraduate nursing students. The level of addiction and interpersonal communication skills of all respondents were in the moderate category. It is recommended for students to use smartphones moderately and more wisely to avoid negative impacts.
HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Esa, Fitriani Dewi; Sopiah, Popi; Rosyda, Rafika
Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jikk.v6i1.2137

Abstract

The number of elderly people in Indonesia is increasing which occurs with increasing age which has an impact on their health, such as physical activity in the elderly which is caused by the aging process and the process of the occurrence of a disease. In line with the high number of elderly people who suffer from hypertension, one of which is caused by a lack of physical activity. Risk factors for hypertension include obesity, salt consumption, alcohol consumption, coffee drinking habits, physical activity, stress, and smoking (Herawati et al., 2020).The purpose of this study was to determine the relationship between physical activity and stress levels in elderly people with hypertension. The research design is a correlational descriptive quantitative study. The survey questionnaire was used by researchers to measure physical activity in elderly hypertensives with the IPAQ questionnaire and to measure stress levels using the DASS-42 questionnaire. The results of the bivariate analysis obtained sig. P = 0.145> 0.005, the data stated that there was no significant relationship between physical activity and stress levels in elderly hypertension.Keywords: physical activity, stress level, elderly, hypertension.
HUBUNGAN KOMUNIKASI EFEKTIF TENAGA KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI PUSKESMAS TANJUNGSARI Yasinta Nurul Aini; Diding Kelana Setiadi; Rosyda, Rafika
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i2.851

Abstract

Rendahnya Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) di Puskesmas Tanjungsari pada triwulan pertama tahun 2024 menunjukkan skor 74,59, yang masuk kategori C dan berada di bawah rata-rata IKM kabupaten. Komunikasi efektif, yang meliputi unsur respect, empathy, audible, clarity, dan humble, dianggap berperan penting dalam meningkatkan persepsi pasien terhadap layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi efektif tenaga kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Tanjungsari. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Responden terdiri dari pasien rawat inap atau keluarga pasien yang dipilih dengan teknik accidental sampling, dengan sampel sebanyak 68 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner komunikasi efektif dan kepuasan pasien yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak statistik JASP dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara komunikasi efektif tenaga kesehatan dengan kepuasan pasien, dengan nilai korelasi 0,23 dan p-value 0,049 kurang dari (0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi efektif tenaga kesehatan memiliki dampak langsung terhadap kepuasan pasien dan dapat dijadikan dasar untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Tanjungsari.