cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 97 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2023): April-June" : 97 Documents clear
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Kelas VII Berdasarkan Langkah-Langkah Polya Elma Elma; Dadang Rahman Munandar
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5003

Abstract

Tujuan dari riset ini, yaitu melihat kompetensi peserta didik saat memecahkan permasalahan matematis sesuai tahapan Polya. Penelitian ini dilaksanakan sesuai ketentuan penelitian kualitatif deskriptif dimana sebanyak tiga dari tujuh belas orang siswa kelas VII  pada salah satu SMP swasta di Kabupaten Karawang dipilih dengan teknik purposive sample atau dipilih berdasarkan tiga kategori, yakni masing-masing satu orang siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis rendah, sedang, dan tinggi. Dari informasi yang diteliti, berdasarkan tahapan Polya dimana untuk siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah rendah tidak mempunyai keahlian dalam memenuhi semua indikator dalam pemecahan masalah matematis, yakni tidak dapat memahami masalah, tidak mampu untuk menetapkan rencana, tidak mampu untuk melaksanakan rencana dan tidak memverifikasi hasil pekerjaan. Untuk siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah tergolong sedang sudah mampu dalam memenuhi tiga indikator dalam pemecahan masalah matematis, yakni memahami masalah, menyelesaikan pemecahan masalah, dan memverifikasi hasil pekerjaan. Untuk siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah tergolong tinggi sudah mampu memenuhi semua indikator dalam pemecahan masalah matematis, yakni memahami masalah, menetapkan rencana, menerapkan rencana dan memverifikasi hasil pekerjaan.
Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Motivasi Belajar Anak Laili Sobriani Puspita Sari; Ika Oktavianti; Lintang Kironoratri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak broken home pada motivasi belajar anak di Desa Donorojo RT 07 RW 01 Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini akan dilakukan di Desa Donorojo RT 07 RW 01 Kecamatan Demak Kabupaten Demak dengan mengambil subjek orang tua, guru dan anak sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan pencatatan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak broken home pada motivasi belajar anak berpengaruh terhadap motivasi belajar mengalami penurunan, keluarga yang broken home perhatian dari orang tuanya terhadap anak berkurang sehingga berpengaruh pada dampak motivasi belajar, anak menjadi malas belajar, dan tidak semangat. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dua anak yang mengalami broken home di Desa Donorojo Kecamatan Demak Kabupaten Demak yang berpengaruh pada motivasi belajarnya, hal itu ditunjukkan kondisi S dan Y yang malas untuk belajar, tidak mempunyai semangat, gairah dan motivasi belajar. Saran saya adalah orang tua harus lebih memperhatikan anak khususnya pada saat belajar, sebagai orang tua harus mampu memberikan dukungan serta semangat untuk membangun motivasi belajar anak dan untuk penelitian selanjutnya semoga penelitian ini bermanfaat bagi para peneliti.
Strategi Penanaman Karakter Toleransi Pada Anak Usia Sekolah Dasar Nurita Dwi Haryanti; Yuni Ratnasari; Lovika Ardana Riswari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan karakter toleransi pada anak usia 10 tahun yang duduk di kelas IV di RT 06 RW 02 Desa Karangmalang Kacamatan Gebog Kabupaten Kudus. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sikap toleransi anak usia Sekolah Dasar (SD) usia 10 tahun di RT 06 RW 02 Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil dari penelitan ini menunjukkan penerapan pendidikan karakter toleransi melalui teladan dan pembiasaan, pemberian perhatian dan mengajarkan untuk bersosialiasasi yang dilakukan dengan spontan oleh semua orang tua terhadap anaknya ternyata memiliki hasil yang berbeda. Hal tersebut dapat terjadi karena di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya dari diri anak itu sendiri, kemudian lingkungan keluarga dan pergaulan anak. Semakin merosotnya moral yang dimiliki anak zaman sekarang dan semakin hilangnya sikap sopan dalam menghormati dan menghargai seseorang membuat pendidikan toleransi penting diberikan sebagai jalan kelar untuk mencegah terjadinya perpecahan, permusuhan dan ketidak sopanan. Sehingga dapat melahirkan Sumber Daya Manusia yang lebih baik dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Penelitian ini hendaknya dapat membuat orang tua menjadi lebih ekstra dalam memberikan pembiasaan dengan cara penyampaian yang lebih mudah untuk dapat dipaham oleh anak.
Peran Orang Tua Dalam Menanamkan Sikap Disiplin dan Tanggung Jawab Belajar Pada Anak SD Suprihatin Setyoningsih; Yuni Ratnasari; F. Shoufika Hilyana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5015

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mananamkan sikap disiplin dan tanggung jawab belajar anak SD. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif. Subjek penelitian ini adalah 4 orang tua dan anak. Penelitian ini di laksanakan di desa Danyangmulyo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian kualitatif yang digunakan meliputi kegiatan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 2 subjek yang menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab dengan baik dan terdapat 2 subjek yang belum sepenuhnya dalam bersikap displin dan tanggung jawab dan Setiap orang tua dalam menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab belajar anak orang tua menggunakan cara yang sama tetapi untuk ditanamkan kepada anak memiliki hasil yang tidak sama hal itu bisa terjadi karena setiap anak memiliki karakter atau sikap yang berbeda- beda, terkadang masih terdapat anak yang di kasih tahu langsung nurut, kadang juga harus diberitahu berkali- kali, sebagai orang tua hanya mengusahakan yang terbaik untuk anaknya. Ada bebarapa cara yang dapat di lakukan oleh orang tua dalam menanamkan sikap tersebut seperti pembiasaan, keteladanan, penyadaran dan pengawasan yang tidak kalah penting juga orang tua berperan sebagai guru(panutan), orang tua sebagai pengajar dan orang tua sebagai pemberi contoh bagi anaknya dalam menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab belajar pada anak di desa Danyangmulyo.
Peran Guru dalam Menemukan dan Mengembangkan Potensi Kecerdasan Peserta Didik di Sekolah Dasar Arsad Asnawi; Cece Rakhmat; Geri Syahril Sidik
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5017

Abstract

Setiap peserta didik memiliki potensi kecerdasan yang unik dan berbeda satu sama lain. Salah satu peran penting guru adalah membantu menemukan dan mengembangkan potensi kecerdasan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam menemukan dan mengembangkan potensi kecerdasan peserta didik, jenis-jenis potensi kecerdasan yang dimiliki oleh peserta didik, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keunikan potensi kecerdasan peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan observasi terhadap kebiasaan peserta didik di kelas, menemukan bakat pada 10 peserta didik, melakukan wawancara tentang peran guru dalam menemukan potensi dan membimbing peserta didik dalam mengembangkan potensi kepada wali kelas dan 10 peserta didik kelas IV dan V, serta mendokumentasikan kebiasaan dan kemampuan atau bakat peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi peserta didik terlihat sesuai dengan kemampuan masing-masing, baik yang berasal dari faktor turunan maupun lingkungan. Peran guru sangat penting sebagai fasilitator dan motivator dalam mengembangkan jenis potensi kecerdasan peserta didik sesuai dengan teori Howard Gardner yang menyebutkan terdapat 9 jenis kecerdasan yang dimiliki setiap peserta didik. Potensi peserta didik juga dipengaruhi oleh faktor keluarga, terutama keturunan dari gen ayah dan ibu, serta faktor lingkungan sosial.
Media Animasi Motion Graphics Pada Materi Usaha Ekonomi Masyarakat Untuk Meningkatkan Aspek Kognitif Siswa Anwar Abdurrahman; Suyoto Suyoto; Titi Anjarini
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5034

Abstract

peningkatkan aspek kognitif siswa pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan media animasi motion graphics pada siswa kelas V SDN Semawung Kembaran Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian ini siswa kelas V SDN Semawung Kembaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu, keterlaksanaan media animasi motion graphics yang digunakan sudah sangat baik, ini terbukti dari data hasil lembar keterlaksanaan pembelajaran dari dua observer. Pada siklus I dengan persentase 96,7% dengan kriteria “sangat baik”. Sedangkan untuk siklus II diperoleh persentase 98,5% dengan kriteria “sangat baik” hasil tersebut didapat dari 3 aspek dalam keterlaksanaan pembelajaran yaitu pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Selain itu aspek kognitif siswa juga meningkat terbukti dari hasil belajar siswa yang meningkat setiap siklusnya. Berdasarkan persentase siswa yang memenuhi standar kompetensi pada pra siklus hasil belajar siswa sebesar 17. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I dengan persentase ketercapaian mencapai  50%. Lalu hasil belajar mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 83%. Dengan demikian ketercapaian kompetensi yang dihasilkan dengan persentase 83% siswa berkategori lulus, melebihi indikator keberhasilan dengan pencapaian kompetensi kelas mencapai lebih dari 70%.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Lu'lu' Luthfiyyah Ayyasy Suhenda; Dadang Rahman Munandar
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5049

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis adalah cara dimana siswa dapat mengungkapkan ide-ide matematika baik secara lisan, tulisan, seperti gambar/diagram, merepresentasikannya dalam bentuk aljabar, atau menggunakan simbol-simbol matematika. Penelitian ini dilatarb elakangi oleh data lapangan yang menunjukkan bahwa pembelajaran di sekolah kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkomunikasikan ide-ide yang berkaitan dengan pemahamannya. Dalam hal ini, penulis menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII dengan menggunakan indikator komunikasi matematis dengan memilih subjek sebanyak 3 siswa yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII saat menyelesaikan masalah matematika pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kemampuan komunikasi matematis tinggi mampu mengenali, memahami, mengevaluasi dan menggunakan istilah, simbol, dan notasi untuk mewakili ide matematika meskipun tidak sempurna. Kemampuan komunikasi matematis sedang tidak mampu menguasai salah satu indikator kemampuan komunikasi matematis, namun subjek dengan kemampuan komunikasi matematis rendah, lebih buruk dalam menguasai indikator kemampuan komunikasi matematis.
Peningkatan Animo Mahasiswa Menggunakan Metode Balanced Scorecard Dita Humaeroh; Lia Yulianti; Armiyanti Armiyanti; Daris Yolanda; Nova Rati Lova; Ervin Aulia Rachman; Tatang Sutrisna; Iim Wasliman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5052

Abstract

Pesatnya pertumbuhan perguruan tinggi swasta di Indonesia berdampak pada persaingan dalam menarik calon mahasiswa. Oleh karenanya, setiap perguruan tinggi dituntut memiliki kinerja yang baik agar dapar dapat memiliki daya saing yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Politeknik Bhakti Asih Purwakarta dalam upaya menigkatkan animo mahasiswa dengan menggunakan metode Balanced Scorecard. Penelitian ini menggunakan. pendekatan kualitatif dan menerapkan analisis deskriptif. Metode pengumpulan data yang umum digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kinerja keuangan institusi menunjukkan prestasi yang baik. (2) Dalam perspektif pelanggan, yaitu mahasiswa, kinerja institusi dinilai memuaskan karena berhasil menjalin dan. mempertahankan hubungan yang baik dengan mereka. (3) Dari segi bisnis internal, seperti inovasi, proses operasional, dan layanan purna jual, kinerja institusi menunjukkan pencapaian. yang baik karena perubahan dari berbagai segi bisnis. (4) Perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, yang melibatkan kapabilitas karyawan, sistem informasi, serta motivasi, pemberdayaan, dan keselarasan, juga menunjukkan kinerja yang baik.
Kepemimpinan Visioner Dalam Pendidikan Karakter Ervin Aulia Rachman; Dita Humaeroh; Daris Yolanda Sari; Agus Mulyanto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5053

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan individu yang berkualitas. Pendidikan karakter bertujuan untuk mengembangkan kepribadian yang baik, sikap positif, dan nilai-nilai moral pada individu, sehingga mereka dapat berkontribusi secara positif terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Salah satu faktor yang memiliki peran krusial dalam membangun pendidikan karakter yang efektif adalah kepemimpinan visioner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kepemimpinan visioner kepala Dinas Pendidikan dalam mengembangkan karakter peserta didik di Kabupaten Purwakarta. Sumber data dalam penelitian ini adalah Pegawai Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan guru. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner yang diimplementasikan oleh kepala dinas pendidikan dalam pendidikan sudah berjalan dengan baik. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta memiliki karakteristik pemipin visioner dalam memimpin organisasinya. Langkah-langkahnya meliputi menetapkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Purwakarta sebagai pondasi dalam menyusun tujuan, sasaran, strategi, program, kegiatan dan sub kegiatan pada Dinas Pendidikan. Visi dan misi Pemerintah Kabupaten Purwakarta dimasukkan dalam dokumen Rencana Strategis yang ditetapkan dan disosialisasikan kepada seluruh Pejabat Dinas Pendidikan, staf, Pengawas, Penilik, Kepala Sekolah serta guru-guru. Kepala Dinas juga sebagai sosok motivator yang mampu menginspirasi dan mendorong seluruh warga/pegawai Dinas Pendidikan mulai dari level Mid management sampai dengan entry management.
Media Pembelajaran MUTIVI Pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Mutiara Estu Inayah; Arsyi Rizqia Amalia; Astri Sutisnawati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5077

Abstract

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan informasi, guru dituntut untuk mampu melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan teknologi yang tepat. Dengan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, siswa akan lebih tertarik mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran MUTIVI dalam mata pelajaran IPS di sekolah dasar, 2) medeskripsikan kelayakan media pembelajaran MUTIVI pada tema 7 subtema 2 indahnya keragaman budaya negeriku. Prosedur penelitian menggunakan model ADDIE, yaitu: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Instrumen dalam lembar penelitian ini adalah lembar validasi ahli media, ahli materi dan praktisi serta lembar angket respon pserta didik, kelayakan dari media pembelajaran MUTIVI dapat dilihat dari angket respon siswa.  Media pembelajaran MUTIVI ini dibuat menggunakan unity 3D. Berdasarkan analisis data rata-rata penilaian ahli media sebesar 97% dengan kategori “sangat baik”,penilaian ahli materi sebesar 97% dengan kategori “sangat baik”, penilaian respon peserta didik sebesar 93% dengan kategori “sangat layak”. Sehingga media pembelajaran MUTIVI memenuhi kriteria layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

Page 9 of 10 | Total Record : 97