cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Media Pembelajaran Flashcard Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1-10 Pada Siswa TK Ines Lestari Simamora; Wiyun Philipus Tangkin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1674

Abstract

Matematika merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga penting untuk dipelajari. Konsep matematika yang paling dasar adalah mengenal angka. Anak usia dini penting sekali diajarkan konsep utama ini, karena akan berguna untuk kehidupan selanjutnya. Berdasarkan hasil observasi pada mata pelajaran matematika ditemukan bahwa kemampuan mengenal angka 1-10 pada siswa K2A masih perlu diperbaiki. Hal ini terlihat dari wawancara kepada guru mentor, untuk mengklarifikasi masalah yang terjadi di dalam kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 dengan menggunakan media pembelajaran flashcard. Model Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan adalah model Pelton yang terdiri atas lima tahap melalui tiga tindakan. Adapun instrumen yang digunakan adalah Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Umpan balik mentor, Jurnal refleksi peneliti, Lembar tes siswa, dan Wawancara (guru mentor). Hasil penelitian menunjukkan kemampuan mengenal angka 1-10 meningkat. Indikator menyebutkan urutan angka 1-10 dan menghitung jumlah gambar 1-10 telah dicapai. Indikator menghubungkan/mencocokkan jumlah gambar dengan angka dapat dicapai oleh seluruh subyek penelitian. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa langkah-langkah penggunaan media pembelajaran flashcard yang dimodifikasi dengan metode bermain telah dilaksanakan sesuai dengan RPP, umpan balik mentor, dan jurnal refleksi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran flashcard dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 pada siswa TK di Manado.
Penerapan Peraturan dan Prosedur Kelas Dalam Membentuk Sikap Disiplin Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Nita Aprianda Siahaan; Year Rezeki Patricia Tantu
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1682

Abstract

Sikap disiplin bagi siswa kelas 1 SD perlu terus dibentuk dan dikembangkan. Selama pembelajaran daring berlangsung, ditemukan masih ada siswa yang terlambat masuk kelas daring, berbicara saat guru menjelaskan, tidak mengumpulkan tugas, dan tidak mengikuti prosedur kelas daring. Pada akhirnya, pembelajaran menjadi kurang kondusif. Salah satu cara untuk membentuk kedisiplinan siswa adalah dengan menerapkan peraturan dan prosedur kelas. Tujuan penelitian yang diangkat adalah memaparkan penerapan peraturan dan prosedur kelas dalam membentuk sikap disiplin siswa kelas 1 SD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi guru, umpan balik rekan sejawat, serta refleksi guru. Hasil yang di temukan menunjukkan bahwa penerapan peraturan dan prosedur kelas dapat membentuk sikap disiplin siswa kelas 1 SD. Penerapan peraturan dan prosedur kelas ini memberikan arahan yang membantu siswa memahami tindakan yang seharusnya dilakukan selama pembelajaran sehingga siswa dapat mengikuti peraturan dan prosedur kelas yang ditetapkan. Penelitian ini masih dapat terus dilakukan dengan waktu yang lebih panjang dan penyesuaian peraturan dan prosedur terhadap kondisi kelas dan perkembangan siswa sekolah dasar.
Penerapan Strategi Komunikasi Instruksional Dalam Pemberian Instruksi Siswa TK Selama Pembelajaran Online Esther Natalia Sihombing; Widiastuti Widiastuti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 4 (2021): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i4.1685

Abstract

Pemberian instruksi yang jelas sangat penting dalam proses pembelajaran, terlebih pada saat pembelajaran online, dimana interaksi antara guru dan siswa sangat terbatas. Instruksi yang jelas membantu siswa dalam memahami hal-hal yang harus dilakukan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada salah satu Taman Kanak-Kanak (TK) di Medan, ditemukan siswa mengalami kesalahpahaman terhadap instruksi yang diberikan guru. Hal ini disebabkan instruksi yang diberikan guru kurang jelas sehingga siswa sulit memahami instruksi yang harus dilakukan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemberian instruksional untuk mengatasi permasalahan tersebut. Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan strategi komunikasi instruksional dalam pemberian instruksi siswa TK selama pembelajaran online. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi komunikasi instruksional dalam pemberian instruksi pada siswa TK selama pembelajaran online perlu memperhatikan karakteristik siswa dan tahap perkembangan siswa. Dalam penerapannya, instruksi dapat diberikan secara berulang-ulang dan konsisten. Pemberian instruksi juga perlu memperhatikan artikulasi yang lamban dan sistematis. Bahasa dan kalimat yang digunakan dalam instruksi juga harus sederhana. Instruksi diberikan secara lisan dan tertulis serta dalam memberikan instruksi dalam lembar kerja siswa (LKS) disertai contoh kongkrit dan langkah-langkah pengerjaannya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi komunikasi instruksional dapat membantu siswa dalam memahami instruksi selama pembelajaran berlangsung, dalam mengerjakan lembar kerja siswa (LKS), dan tujuan pembelajaran pun dapat tercapai.
Penerapan Learning Management System BelajarBareng.id di SMK Negeri 1 Leuwiliang pada Masa Pandemi Covid-19 Nina Nina; Siti Khopipah A; Eni Rahmalia; Adinda F. Ramadani; Alya K. Mirawan; Chairunnisa Chairunnisa; Firda Herdianti; Azizzah A. Ardilla; Ingeu L. Wulandari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1686

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan dalam pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 di SMKN 1 Leuwiliang. Untuk mengatasi permasalahan ini, sekolah tersebut menggunakan LMS BelajarBareng.id. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah LMS BelajarBareng.id milik SMKN 1 Leuwiliang, sample penelitiannya akun milik operator, guru dan siswa. Teknik pengumpulan datanya dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembentukan dan implementasi Learning Management System (LMS) BelajarBareng.id dipengaruhi oleh teknologi pendidikan dan sumber daya manusia antara lain:(1) profesionalitas, (2) fungsional, (3) kompetitif), dan (4) partisipasi dan kerjasama. Learning Management System (LMS) BelajarBareng.id memiliki fitur-fitur yang sangat lengkap, yaitu: (1) administrasi guru, (2) kalender akademik, (3) memberikan materi dan tugas yang lebih variatif, (4) forum diskusi, (5) pelacakan, dan (6) penilaian. Kelebihan dan keunggulannya antara lain guru mudah dalam pemberian tugas kepada siswa, fitur forum chat untuk memudahkan proses diskusi dalam pengerjaan tugas, fitur participation untuk absensi siswa, penilaian kuis langsung tampil di LMS siswa, pembelajaran menjadi lebih menarik dan hemat biaya dan waktu. Sedangkan kekurangannya adalah guru tidak dapat menggunggah file dengan resolusi yang besar baik berupa video, audio, atau dokumen membutuhkan koneksi internet yang stabil, kurangnya interaksi secara real time antara guru dan siswa, membutuhkan perangkat seperti komputer, laptop, atau handphone.
Pengembangan Media Perel (Peta Relief) Pada Materi Karakteristik Geografis Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Kelas V Dini Nabilla; Dyah Ayu Pramoda Wardhani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 4 (2021): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i4.1688

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas IV SDN Putat Lor 1 Gondanglegi. Faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa yaitu keterbatasan ketersediaan media pembelajaran yang disajikan sehingga sebagian besar materi ditransformasikan melalui buku pegangan siswa (tematik). Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran PEREL (Peta Relief) yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD (Research and Development). Model yang digunakan dalam pengembangan ini adalah model ADDIE. Produk yang dikembangkan yaitu media pembelajaran PEREL (Peta Relief). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Putat Lor 1 yang berjumlah 19 siswa. Teknik dan instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PEREL layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan validasi ahli media sebesar 100% dengan kriteria sangat layak, validasi ahli materi sebesar 87% dengan kriteria sangat layak, respon siswa kelompok kecil dan kelompok besar mendapat presentase sebesar 82% dan 80,5% dengan kriteria layak. Persentase peningkatan hasil belajar siswa menggunakan perhitungan klasikal pada kelompok kecil sebesar 80%, pada kelompok besar sebesar 74%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa media PEREL dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar.
Pengaruh Lembar Kerja Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII MTS N 5 Bojonegoro Noer Khamimatul Monika; Sarjono Sarjono; Ahmad Hariyadi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 4 (2021): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i4.1711

Abstract

Pendidikan merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa komponen yaitu subyek didik, pendidik, tujuan yang akan dicapai, materi atau bahan pelajaran, serta evaluasi yang digunakan. Komponen- komponen tersebut saling berkaitan satu sama lainnya dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Jika salah satu dari komponen tersebut kurang berfungsi, maka secara keseluruhan jalannya sistem pendidikan akan terganggu. Proses pembelajaran akan berjalan dengan lancar apabila didukung tersedianya bahan ajar dan Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang memiliki pengetahuan luas. Kualitas pembelajaran tercapai apabila siswa menunjukkan tingkat penguasaan yang tinggi terhadap tugas-tugas disekolah sesuai dengan kebutuhannya dalam kehidupan. Tujuan yang hendak dicapai dalam penulisan skripsi ini adalah untuk menganalisa penggunaan lembar kerja siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VII MTs N 5 Bojonegoro. Bentuk penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (kuasi eksperimen). Quasi eksperimen didefinisikan sebagai eksperimen yang memiliki perlakuan, pengukuran dampak, unit eksperimen namun tidak menggunakan penugasan acak untuk menciptakan perbandingan dalam rangka menyimpulkan perubahan yang disebabkan perlakuan.Kemudian penelitian juga dilakukan terjun langsung di lapangan yaitu di MTs N 5 Bojonegoro.
Nilai Pendidikan Karakter Dalam Novel Tiga Matahari Karya Prito Windiarto Mila Karmila; Ferina Meliasanti; Sutri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 4 (2021): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i4.1731

Abstract

Akhir-akhir ini banyak sekali kasus-kasus yang ditemukan di lingkungan keluarga, masyarakat maupun sekolah yang menyebabkan turunnya adab anak bangsa diantaranya perilaku kurang sopan, bahasa yang tidak baik, pemerkosaan di bawah umur, pelecehan seksual, penggunaan obat-obatan terlarang merokok, pertikaian antar kelompok dan runtuhnya nilai cinta tanah air. Dalam novel Tiga Matahari karya Prito Windiarto banyak sekali nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat dijadikan pedoman hidup baik untuk siswa, ataupun khalayak umum (pembaca). Maka dari itu, penting untuk diadakannya penelitian terhadap novel tersebut. Dengan demikian, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Tiga Matahari karya Prito Windiarto. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif analisis dibantu dengan pendekatan pragmatik sastra. Pendekatan pragmatik merupakan pendekatan yang melihat berbagai peran pembaca sebagai pemberi makna. Penelitian ini berfokus pada nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Tiga Matahari karya Prito Windiarto dengan menggunakan teori Kemendiknas. Subjek penelitian yang digunakan adalah novel Tiga Matahari karya Prito Windiarto yang diterbitkan oleh Sabil pada tahun 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Tiga Matahari meliputi: (1) religius; (2) disiplin; (3) mandiri; (4) rasa ingin tahu; (5) menghargai prestasi; (6) bersahabat/komuninkatif; (7) cinta damai; (8) gemar membaca; (9) peduli lingkungan; (10) peduli sosial; dan (11) tanggung jawab. Dengan demikian, novel Tiga Matahari karya Prito Windiarto dapat memberikan nilai kebaikan yaitu nilai-nilai pendidikan karakter yang bisa dijadikan pedoman atau pembelajaran oleh siswa ataupun pembaca.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Kuliah Public Relation di Masa Pandemi Covid-19 Dwi Novaria Misidawati; Fidyah Yuli Ernawati; Siti Aniqoh Shofwani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 4 (2021): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i4.1757

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran mata kuliah public relation di masa pandemi covid-19. Tujuan penelitin ini untuk meningkatkan hasil belajar mata kuliah public relation melalui penerapan model PJBL pada mahasiswa kelas IIA Prodi Ekonomi Syariah IAIN Pekalongan di masa pandemi covid-19. PTK ini dengann subjek penelitian mahasiswa yang mengambil mata kuliah public relation kelas IIA IAIN Pekalongan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar mahasiswa yakni pada pra siklus ketuntasan belajar siswa sebesar 46% lalu meningkat sebesar 72% pada Siklus I dan meningkat lagi pada Siklus II sebesar 92% ketuntasan belajar mahasiswa. Sehingga bisa disimpulkan bahwa penerapan model PJBL dapat meningkatka hasil belajar mata kuliah public relation di masa pandemi covid-19 pada mahasiswa kelas IIA Prodi Ekonomi Syariah IAIN Pekalongan Tahun Akademik 2020/2021.
Analisis Framing Zong Dang Pan dan Gerald M. Kosicki Pada Pemberitaan Pembagian Vaksin Covid-19 di DetikNews Aldo Gunawan; Hendra Setiawan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1791

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menjadikan media online saat ini menjadi lebih digemari dibandingkan dengan media konvesional karena kemudahan dalam mengaksesnya. Dalam pemberitaannya, setiap selalu dipengaruhi oleh ideologi, kekuasaan dan kepentingan pemilik media. Dalam penelitian ini dibahas tentang analisis framing pada pemberitaan sebuah media online dalam detikNews yang berisi tentang pembagian vaksin di kota semarang sebanyak 5.450 vaksin yang akan di bagikan di kota Semarang tersebut tidak cukup untuk masyarakatnya terutama pada tenaga kesehatan ada 15 orang tenaga kesehatan yang ada di kota Semarang tersebut maka dari itu wali kota Semarang memberikan beberapa tahapan untuk pembagian vaksin tersebut sebelum sampai kemasyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis berdasarkan metode deskriptif kualitatif dimana keseluruhan isinya mengarah pada isi analisis yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan framing Zhong Dang Pan dan Gerald M. Kosicki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berlandaskan pada kata-kata baik tertulis maupun lisan dari tindakan bisa yang dilihat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa detikNews dalam memberitakan suatu berita menggunakan teknik piramida terbalik. Dimana topik pembahasan utama yang dibahas dalam berita tersebut disimpan dibagian awal berita. Di samping itu, terdapat beberapa data yang diperoleh oleh penulis berita dari pernyataan narasumber untuk dijadikan sebagai sumber data. Struktur beritanya menggunakan 5W+1H serta tidak banyak kutipan yang dilontarkan oleh narasumber
Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Pecahan Ditinjau Dari Kemampuan Matematis Ilham Ali Fikri; Khamdun Khamdun; Himmatul Ulya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1796

Abstract

Salah satu kemampuan yang diajarkan dalam matematika adalah kemampuan pemecahan masalah. Kemampuan ini sangat penting karena dapat membantu kesulitan siswa yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam mengerjakan soal cerita matematika pada pecahan ditinjau dari kemampuan matematis dari yang rendah, sedang, dan yang tinggi. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas V SD 5 Bae Kudus dengan mengambil subjek siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan siswa dengan kemampuan matematis rendah cenderung melakukan hampir semua tipe kesalahan mulai dari memahami masalah, transformasi masalah, proses perhitungan, dan penulisan jawaban. Sedangkan siswa dengan kemampuan matematis tinggi sedikit melakukan kesalahan. Mereka cenderung mampu menyelesaikan soal pecahan yang dikemas dalam soal cerita. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kemampuan matematis sangat diperlukan dalam menyelesaikan soal matematika yang disajikan dalam cerita

Page 40 of 118 | Total Record : 1180