cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Pelaksanaan Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak Nila Ulfiani Saputri; Khairun Nisa; Muhammad Turmuzi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5708

Abstract

Pendidikan karakter ditujukan untuk mengembangkan kemampuan siswa untuk mengambil keputusan yang baik dan buruk, mendukung apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN 3 Lembuak. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas 1 dan kelas 4, dan siswa kelas 1 dan kelas 4. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak dilakukan dengan 4 strategi yaitu penerapan pembiasaan yang sudah terjadwal, penerapan kegiatan kokurikuler P5, penerapan kegiatan ekstrakurikuler, dan mengintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran. Faktor pendukung dan faktor penghambat dapat berasal dari kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak sudah berjalan dengan baik karena adanya ikut serta dari seluruh warga sekolah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Media Pembelajaran Popscrap Book Pada Mata Pelajaran IPS Tema Indahnya Keragaman di Negeriku Untuk Kelas IV Sekolah Dasar Siti Sari Ainun Muslimah Jamaludin; Nurhasanah Nurhasanah; Ida Ermiana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran Popscrap Book pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN 48 Cakranegara. Media tersebut dapat digunakan sebagai sarana pendukung proses kegiatan belajar dan mengajar. Media pembelajaran ini dirancang dan dibuat dari tempelan potongan–potongan kertas yang berisi teks, gambar, foto, dan cerita. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang bersifat longituginal (beberapa tahap). Adapun tahap-tahap yang dilakukan adalah sebagai berikut: 1) analiysis (analisis), 2) design (desain), 3) implementation (implementasi) dan 4) pengujian (uji coba). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan angket. Pada tahap validasi melibatkan ahli media dan ahli materi sebagai penilai serta penguji kelayakan media yang dikembangkan, sedangkan peserta didik digunakan sebagai uji pemakaian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan  teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah berupa media pembelajaran Popscarp Book. Hasil uji kelayakan menurut ahli media pembelajaran ditinjau dari  aspek desain dan efisiensi mendapat kriteria sangat layak dengan rerata presentase 91,07%, menurut ahli materi ditinjau dari aspek isi dan pembelajaran mendapat kriteria sangat layak dengan rerata presentase 93,75%. Hasil uji pemakaian dari respon peserta didik mendapat kriteria sangat baik dengan rerata presentase 90,62%. Berdasarkan nilai yang diperoleh, maka media pembelajaran Popscrap Book sangat layak diterapkan pada peserta didik kelas IV SDN 48 Cakranegara.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Konsentrasi dan Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar Mesiyanti Putri Pradila; Firosalia Kristin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5759

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam membantu manusia mengembangkan potensinya untuk menghadapi perubahan di masyarakat. Salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar, adalah dengan meningkatkan mutu pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) . Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan  teknik  tes, observasi,  dan kuesioner.  Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dengan konsentrasi siswa meningkat dari 31,33% menjadi 93,61% dalam kategori tinggi. Begitu juga dengan hasil belajar siswa, yang meningkat dari 20% menjadi 84,06% siswa mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Model pembelajaran Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan konsentrasi siswa dan hasil belajar mereka dalam mata pelajaran IPS. Dalam proses pembelajaran ini, siswa diajak untuk berpikir kritis, berkomunikasi, dan menyelesaikan masalah, yang memungkinkan mereka untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pendidikan, menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dapat membawa perubahan positif dalam konsentrasi belajar dan hasil akademik siswa.
Identifikasi Kesulitan Siswa Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikan Soal Berbasis HOTS Pada Mata Pelajaran IPA Fadliyah Fadliyah; I. Ketut Widiada; Muhammad Syazali
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5762

Abstract

Banyak kesulitan belajar yang biasanya dialami oleh siswa, salah satunya adalah kesulitan dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada muatan IPA kelas V di SDN 12 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 12 Ampenan sebanyak 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Instrumen tes yang diberikan sebanyak 15 butir soal pilihan ganda muatan IPA berbasis HOTS. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal HOTS diantaranya siswa kesulitan memahami perintah soal, kesulitan memahami arti gambar, kesulitan memahami pilihan jawaban, kesulitan mengetahui arti kata, kesulitan dalam menentukan pilihan jawaban, dan kesulitan konsentrasi dalam mengerjakan soal.
Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Sinektik Dan Direct Instruction Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Gugus Joko Tingkir Domina Kristina Benu; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5772

Abstract

Menulis puisi sangat penting dimiliki siswa sebagai salah satu sarana untuk menyampaikan ide atau gagasan. Namun fenomena yang terjadi, siswa sering menghadapi kesulitan dalam menulis puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penerapan antara model pembelajaran Sinektik dan Direct Instruction terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus Joko Tingkir dan untuk mengetahui diantara pembelajaran sinektik dan direct instruction yang memiliki tingkat perbedaan lebih tinggi terhadap keterampilan menulis puisi  kelas IV Seklah Dasar Gugus Joko Tingkir. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran sinektik (X1) dan model pembelajaran direct instruction (X2). Variabel terikat pada penelitian ini adalah keterampilan menulis puisi pada mata pelajaran bahasa Indonesia (Y). Teknik pengambilan data adalah menggunakan teknik tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar tes keterampilan menulis puisi. Pada penelitian ini uji analisis statistik terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t atau uji beda rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan keterampilan menulis puisi yang ditunjukkan dengan hasil uji-t posttest sinektik dan direct instruction, diperoleh nilai signifikansi lebih kecil 0,001. Karena nilai Sig (two-sided p) adalah 0,001<0,05 maka disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan menulis puisi yang ajarkan dengan model pembelajaran Sinektik dan Direct Instruction Kelas IV Sekolah Dasar Gugus Joko Tingkir.
Strategi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN 1 Lembuak Rezki Triviananda; Muhammad Makki; Heri Hadi Saputra; Muhammad Syazali
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5786

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap pendidikan global dengan memaksa institusi pendidikan untuk mengadopsi strategi pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi strategi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang efektif selama pandemi, khususnya bagi guru kelas V di SD Negeri 1 Lembuak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang pengalaman dan pendekatan yang digunakan oleh guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran jarak jauh. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru kelas V dan kepala sekolah SD Negeri 1 Lembuak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di kelas V SD Negeri 1 Lembuak berbeda dengan pelaksanaan pembelajaran pada kelas lainnya. Pada kelas lain, pelaksanaan pembelajaran di kelas lebih cenderung ke pelaksanaan pembelajaran dengan sistem online atau dalam jaringan saja. Adapun kelas V sendiri menerapkan dua startegi pembelajaran dalam jaringan dan luar jaringan dengan pendampingan belajar kegiatan guru keliling. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa, hadirnya pandemi Covid-19 guru kelas V menerapkan strategi pembelajaram dalam jaringan dan luar jaringan dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas V SD Negeri 1 Lembuak.
Peran Pendidik Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Kualitas Karakter Siswa Winda Novita Warouw; Edwin Melky Lumingkewas
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia yang dimulai sejak usia dini hingga dewasa. Salah satu jenis pendidikan yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter ialah pendidikan agama Kristen. Pendidikan ini tidak hanya berfokus hanya kepada aspek intelektual, tetapi juga mencakup moral, dan rohani. Guru pendidikan agama Kristen memegang peran yang penting dalam membimbing siswa untuk mengetahui, memahami, dan dapat menerapkan nilai-nilai agama Kristen dalam kehidupan sehari-hari. Para guru bukan hanya pengajar, tetapi juga merupakan teladan dalam menerapkan ajaran yang sesuai dengan firman. Pendidikan agaman Kristen membantu siswa dalam memahami makna moralitas, etika, dan nilai-nilai kehiudpan yang benar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dalam mencari peran guru pendidikan agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan agama Kristen mendorong siswa untuk mengembangkan iman, integritas, dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat. Guru memiliki tanggung jawab sebagai motivator. Segagai motivator, guru pendidikan agama Kristen dapat memberikan inspirasi, dukungan moral, dan membantu siswa mengatasi masalah. Guru memainkan peran penting dalam membentuk karakter kerja keras siswa dan memberikan motivasi untuk mereka agar meraih prestasi. Selain itu, pendidikan karakter adalah tanggung jawab bersama anatar sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Light Up Cergam Dengan Pendekatan Discovery Learning Pada Muatan IPS Kelas IV Sekolah Dasar Septiana Yusfa Sari Dewi; I Nyoman Karma; Mansur Hakim
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5910

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa LKPD Berbasis Light Up Cergam Dengan Pendekatan Discovery Learning, mengetahui proses pengembangan, kelayakan LKPD, respon pendidik dan peserta didik terhadap LKPD Berbasis Light Up Cergam dengan Pendekatan Discovery Learning pada Muatan IPS kelas IV. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang dikembangkan oleh Sugiyono. Penelitian ini menggunakan 7 tahapan penelitian, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi produk. Penelitian dilakukan di SDN 1 Moyot, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah LKPD berdasarkan penilaian dari validator ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.95, penilaian dari validator ahli bahasa mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.37, dan penilaian dari validator ahli desain mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.8. Hasil uji coba lapangan kelompok kecil berdasarkan penilaian respon pendidik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.96, dan penilaian respon peserta didik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.86, sedangkan uji coba lapangan kelompok besar tidak dilaksanakan karena membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Implementasi Pendidikan Karakter di SDN 1 Marong Lombok Tengah Ririn Dwi Fatmawati; Moh. Irawan Zain; Muhammad Sobri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi implementasi pendidikan nilai-nilai karakter yang lakukan di SDN 1 Marong Lombok Tengah dan kendala yang dihadapi sekolah dalam proses implementasi pendidikan nilai-nilai karakter di SDN 1 Marong Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data model dari Miles dan Hubeman yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah dua orang guru dan dua peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses implementasi nilai-nilai pendidikan karakter yang dilaksanakan di SDN 1 Marong Lombok Tengah melalui kegiatan pengembangan diri, yaitu kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan dan pengkondisian) dan integrasi dalam pembelajaran secara tematik, yaitu melalui Silabus dan RPP serta proses pembelajaran. (2) Kendala yang dihadapi sekolah dalam proses implementasi nilai-nilai pendidikan karakter yaitu antara lain kurangnya sarana dan prasarana sekolah yang menunjang proses pengimplementasian pendidikan nilai-nilai karakter di sekolah, kurangnya kerja sama antara sekolah dan orang tua siswa terkait dengan pembiasaan baik yang dilakukan di sekolah dan di rumah guna menanamkan nilai karakter yang baik kepada siswa, dan lingkungan tempat tinggal dan lingkungan pergaulan siswa yang kurang baik.
Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Sekolah Dasar Eka Apriyanti; Asrin Asrin; Asri Fauzi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5940

Abstract

Pentingnya pemahaman konsep matematika dalam pendidikan dasar mendorong penelitian ini untuk menguji efektivitas Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas III di Mataram. Studi ini menggunakan metode eksperimen dengan kelompok eksperimen (yang menerima pembelajaran RME) dan kelompok kontrol (yang mengikuti pembelajaran konvensional). Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep matematika dibandingkan dengan kelompok kontrol.Hasil pre-test dan post-test pemahaman konsep matematika menunjukkan bahwa siswa kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dari 75,21 ke 73,16, sementara siswa kelompok kontrol hanya meningkat dari 69,21 ke 66,90. Uji statistik mengkonfirmasi perbedaan signifikan ini dan menegaskan bahwa penerapan RME berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Selain itu, pengamatan terhadap proses pembelajaran menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen lebih aktif dan antusias dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan RME. Pembelajaran yang berbasis pada kehidupan nyata ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membantu siswa mengembangkan keterampilan pemecahan masalah matematika mereka. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap pendekatan pembelajaran matematika di sekolah dasar. Model pembelajaran RME membantu siswa memahami konsep matematika dengan mendalam dan menghubungkannya dengan konteks kehidupan sehari-hari mereka.

Page 86 of 118 | Total Record : 1180