cover
Contact Name
Edy Suryawardana, SE., MM.
Contact Email
solusi@usm.ac.id
Phone
+6285101187614
Journal Mail Official
solusi@usm.ac.id
Editorial Address
Soekarno Hatta street Tlogosari Semarang Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SOLUSI
Published by Universitas Semarang
ISSN : 27162532     EISSN : 14125331     DOI : 10.26623
SOLUSI scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business. Topics raised in journals are adapted to current themes that can help practitioners and academics develop their knowledge and experience. The published journals are the results of studies and deep thoughts from competent and talented writers in their fields. The peer reviews as the directors are partners who always provide instructions and direction so that the scientific magazine SOLUSI is getting better and developing.
Articles 488 Documents
Integrating an Understanding of Islamic Economics into Service Quality and the Sustainability of Halal Tourism Sulistiara Putri; Nur Fitri Hidayanti; Sahman Z; Ali Dalha Haruna
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14068

Abstract

This study aims to examine the effect of Islamic economic understanding on service quality and the sustainability of halal tourism in West Nusa Tenggara Province. This research employs a quantitative approach using linear regression analysis with a sample of 108 respondents consisting of halal tourism service providers and users. The study proposes three hypotheses: (H1) An understanding of Islamic economics is predicted to have a positive and significant impact on the quality of halal tourism services; (H2) Service quality is assumed to have a positive and significant impact on the sustainability of halal tourism; and (H3) This study examines whether an understanding of Islamic economics directly contributes positively and significantly to the long-term sustainability of halal tourism. The results indicate that Islamic economic understanding has a positive and significant effect on both service quality and halal tourism sustainability. The regression analysis shows that the independent variable significantly contributes to the model, with a coefficient of 0.488 (t = 5.813, p < 0.001) for service quality and 0.427 (t = 6.132, p < 0.001) for sustainability. The model explains 24.2% of the variance in service quality and 26.2% in halal tourism sustainability, indicating moderate explanatory power. These findings suggest that a higher level of Islamic economic understanding among tourism stakeholders leads to improved service quality and strengthens the sustainability of halal tourism destinations. Therefore, this study recommends enhancing Islamic economic literacy and implementing structured training programs for industry players to ensure the consistent application of Sharia principles in service practices and destination management.
Penerimaan Konsumen terhadap Penggunaan ChatGPT dalam Pemasaran Digital: Tinjauan Sistematis dengan Model UTAUT2 Nani Irma Susanti; Jati Waskito; Kussudyarsana
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14095

Abstract

Penelitian ini bertujuan secara sistematis menggali faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan konsumen terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif, khususnya ChatGPT, dalam kerangka pemasaran digital berbasis merek. Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) dilakukan dengan menggunakan pendekatan PRISMA, mencakup 115 artikel peer-reviewed dari enam basis data akademik utama (Scopus, Web of Science, Springer, ScienceDirect, Emerald, dan EBSCO) yang mencakup periode 2021–2025. Temuan ini mengungkapkan bahwa model UTAUT2 adalah kerangka teoritis yang paling umum digunakan dalam 70,25% penelitian, menyoroti variabel inti seperti ekspektasi kinerja, motivasi hedonik, dan pengaruh sosial. Di samping itu, faktor-faktor yang muncul termasuk kecemasan AI, kepercayaan, dan nilai emosional semakin diintegrasikan untuk memperkaya daya penjelasan model. Hasil Penelitian mengidentifikasi tiga kategori pendekatan teoretis utama: kognitif-intentional (70,25%), teori berbasis norma (4,96%), dan pendekatan multidimensional yang mengintegrasikan aspek afektif dan identitas (38,84%). Selain itu, cara menilai suatu merek ternyata memiliki pengaruh penting terhadap apakah ada keinginan menggunakan suatu teknologi, tetapi hal ini masih jarang diteliti lebih dalam dalam model-model adopsi teknologi yang sudah ada. Analisis menunjukkan ada kesenjangan kritis antara niat perilaku (behavioral intention) dan perilaku penggunaan aktual, di mana hanya 16,47% penelitian yang melacak realisasi niat ke dalam tindakan dunia nyata. Studi ini memberikan kontribusi substansial dengan memetakan kesenjangan dan mengusulkan integrasi elemen branding ke dalam kerangka kerja UTAUT2, serta Integrasi yang dimaksudkan adalah untuk mendukung strategi pemasaran lebih beresonansi secara emosional, etis, dan inklusif di era transformasi digital.
Manajemen Laba Memediasi Penghindaran Pajak  Terhadap Nilai Perusahaan Property dan Real Estate Henggar Pramudya Gumelar; Gigih Aulia Hilmiawan; Melvin Rahma Sayuga Subroto
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14103

Abstract

Tekanan biaya operasional dan beban pajak yang berat mendorong perusahaan properti dan real estat untuk mengejar strategi penghindaran pajak yang bertujuan untuk meningkatkan keuntungan dan nilai perusahaan. Namun, praktik tersebut sering kali menyebabkan manajemen laba, yang mendistorsi persepsi investor. Penelitian ini menyelidiki pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan di antara perusahaan properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) dari tahun 2015 hingga 2025. Penghindaran pajak diukur melalui Tingkat Pajak Efektif Tunai (CETR), nilai perusahaan melalui Tobin's Q, dan manajemen laba melalui akrual diskresioner. Variabel kontrol meliputi leverage, Return on Assets (ROA), dan likuiditas. Pendekatan pengambilan sampel bertujuan memilih 25 perusahaan, menghasilkan 250 observasi tahunan. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS 4.0). Hasil utama menunjukkan bahwa penghindaran pajak secara signifikan mengurangi nilai perusahaan (p=0,025), tidak menunjukkan dampak signifikan pada manajemen laba (p=0,0825), dan tidak memiliki pengaruh langsung pada nilai perusahaan. Selain itu, manajemen laba tidak memediasi hubungan antara penghindaran pajak dan nilai perusahaan (p=0,808). Singkatnya, pengaruh penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan menunjukkan hubungan yang proporsional positif. Di antara variabel kontrol, leverage (p=0,007) dan ROA (p=0,000) memberikan pengaruh positif yang kuat terhadap nilai perusahaan, sedangkan likuiditas terbukti tidak signifikan (p=0,694). Studi ini memberikan wawasan tentang dinamika akuntansi keuangan dan pajak menggunakan data pasar modal riil Indonesia. Studi ini menawarkan nilai praktis bagi investor yang menilai taktik pajak perusahaan dan bagi regulator yang meningkatkan pengawasan terhadap dampak keuangan dari penghindaran pajak.
Model Literasi Keuangan–Business Saving sebagai Dasar Penyusunan Blueprint Intervensi Digital UMKM Efriyani Sumastuti; C. Tri Widiastuti; Ika Indriasari; Antono Herry Purnomo Adhi; Ali Imron; Rizka Ariyanti
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14105

Abstract

UMKM sering menghadapi keterbatasan pengelolaan arus kas, pencatatan keuangan, dan kesiapan adopsi digital, sehingga rentan terhadap guncangan dan penurunan keberlanjutan usaha. Studi ini penting dilakukan karena intervensi yang dirancang perlu berbasis bukti mengenai mekanisme yang paling berpengaruh, agar program peningkatan literasi dan digitalisasi  dapat dioperasionalkan secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji model literasi keuangan–business saving sebagai dasar penyusunan blueprint intervensi digital UMKM. Data penelitian berupa data primer yang diperoleh dari pelaku UMKM melalui survei kuesioner. Literasi keuangan diukur melalui kemampuan memisahkan keuangan pribadi dan usaha, melakukan pencatatan transaksi, merencanakan arus kas, menyusun anggaran, serta memahami pemanfaatan produk keuangan manual maupun digital. Business saving merepresentasikan kebiasaan menyisihkan dana usaha, pembentukan dana cadangan, penetapan target jumlah yang ditabung, aturan penggunaan, dan orientasi reinvestasi. Adopsi digital keuangan mengukur penggunaan pembayaran dan transfer digital serta pencatatan digital sederhana dalam aktivitas usaha. Keberlanjutan usaha menggambarkan ketahanan terhadap guncangan, stabilitas operasional, kemampuan adaptasi, serta orientasi keberlanjutan. Analisis dilakukan menggunakan PLS-SEM untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antar konstruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berperan penting dalam mendorong business saving dan memperkuat keberlanjutan usaha, dan business saving menjadi jalur mediasi utama bagaimana literasi keuangan dapat meningkatkan ketahanan usaha. Adopsi digital keuangan tidak selalu berkorelasi positif terhadap keberlanjutan, sehingga penerapan aspek digital perlu mempertimbangkan kesiapan dan konteks operasional UMKM. Temuan ini menegaskan bahwa blueprint intervensi sebaiknya memprioritaskan literasi keuangan terapan dan pembentukan tabungan usaha, sedangkan komponen digital diposisikan sebagai enabler sederhana untuk monitoring dan pencatatan agar tidak menambah beban kompleksitas serta biaya bagi UMKM.
Inovasi Produk dan Keunggulan Bersaing pada Kerajinan Tradisional: Peluang dan Tantangan Evan Marcellino Gendra; Veronica Kusdiartini; Citra Rizkiana
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14131

Abstract

Penelitian ini mengkaji kontribusi inovasi produk dalam menciptakan keunggulan bersaing pada industri kerajinan tradisional Teng-Tengan di Kota Semarang. Di tengah penurunan minat konsumen terhadap produk tradisional, studi ini menegaskan pentingnya inovasi yang tetap menjaga nilai serta identitas budaya sebagai strategi untuk mempertahankan keberlangsungan usaha. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 206 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa secara simultan inovasi produk berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing. Selanjutnya secara parsial, diversifikasi dan keunikan produk memberikan pengaruh positif dan signifikan, dengan diversifikasi sebagai faktor yang paling dominan. Sementara itu, kreativitas produk justru menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa inovasi yang tidak sesuai dengan preferensi pasar belum tentu mampu meningkatkan daya saing. Hasil temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan variasi produk serta pemanfaatan keunikan budaya menjadi faktor kunci dalam meningkatkan keunggulan bersaing kerajinan tradisional. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya kajian manajemen strategis dengan menunjukkan bahwa aset budaya dapat berperan sebagai sumber daya tidak berwujud yang bernilai strategis apabila dikembangkan melalui inovasi yang adaptif. Selain itu, penelitian ini juga menekankan pentingnya keselarasan antara inovasi dan kebutuhan pasar agar strategi bersaing menjadi lebih efektif. Dari sisi praktis, output penelitian bermanfaat bagi pelaku UMKM dan pemangku kepentingan, khususnya dalam mendukung diversifikasi produk, memperkuat identitas budaya, serta memaksimalkan pemanfaatan pemasaran digital guna meningkatkan daya saing produk kerajinan tradisional.
Perilaku Keuangan Generasi Z: Peran Literasi Keuangan, Sikap Keuangan, dan Gaya Hidup Cherry Areta Widyadana; Ariyani Wahyu Wijayanti
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14226

Abstract

Studi ini dilakukan guna meneliti bagaimana perilaku keuangan Generasi Z di wilayah Solo Raya yang dipengaruhi oleh gaya hidup, pandangan keuangan, dan pengetahuan mengenai keuangan. Untuk studi ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif, data didapatkan dari penyebaran kuesioner yang menerapkan skala Likert yang menggunakan Skala 1 sampai Skala 5. Menerapkan purposive sampling pada studi ini guna menentukan sampel, sebanyak 203 informan yang dipilih bertujuan untuk memberikan jawaban mengenai gaya hidup, pandangan keuangan, dan pengetahuan mengenai keuangan. Data dikumpulkan melalui distribusi angket, dan pengolahan data memanfaatkan analisis regresi linier berganda dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 29 sebagai alat analisis. Hasil penelitian secara parsial menyatakan bahwa gaya hidup dan pengetahuan mengenai keuangan mempunyai dampak yang positif serta signifikan pada perilaku keuangan. Sedangkan, sikap keuangan tidak memperlihatkan dampak yang signifikan pada perilaku keuangan. Ketiga faktor ini yaitu pengetahuan mengenai keuangan, pandangan tentang uang, dan gaya hidup bersamaan (simultan) berdampak secara signifikan pada perilaku keuangan. Studi ini menerangkan bahwa perilaku keuangan pada Generasi Z khususnya di wilayah Solo Raya lebih dipengaruhi oleh pengetahuan keuangan dan kebiasaan pembelian mereka daripada pandangan mereka terhadap keuangan. Hasil pada studi ini menekankan pentingnya mengembangkan gaya hidup yang lebih terorganisir dan meningkatkan pengetahuan mengenai keuangan serta mengaplikasikannya di kehidupan nyata untuk meningkatkan kualitas perilaku keuangan yang lebih sehat.
Peran Pendidikan Kewirausahaan, Efikasi Diri, dan Sikap dalam Membentuk  Pola Pikir Mahasiswa Lutfina Zalfa Rahmawati; Ariyani Wahyu Wijayanti
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.14228

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan kewirausahaan, efikasi diri, dan sikap kewirausahaan dalam membentuk pola pikir kewirausahaan mahasiswa. Premis utama penelitian ini menekankan bahwa pembentukan pola pikir kewirausahaan tidak hanya dipengaruhi oleh proses pembelajaran formal, tetapi juga oleh faktor internal yang berkaitan dengan keyakinan serta penilaian individu terhadap aktivitas usaha. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui metode survei dengan kuesioner kepada 150 mahasiswa di Solo Raya yang telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM dengan bantuan SmartPLS 4.0 untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif terhadap sikap kewirausahaan, tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap pola pikir kewirausahaan. Efikasi diri terbukti berpengaruh positif terhadap sikap serta pola pikir kewirausahaan. Selain itu, sikap kewirausahaan berperan sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara pendidikan kewirausahaan dan efikasi diri dengan pola pikir kewirausahaan. Nilai R-square menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi pola pikir kewirausahaan dalam kategori sedang. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan aspek psikologis, khususnya efikasi diri, perlu menjadi fokus dalam desain pembelajaran kewirausahaan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan data berbasis persepsi responden dan belum mendalami kualitas praktik pembelajaran kewirausahaan yang diterima mahasiswa. Oleh karena itu, riset mendatang disarankan menggunakan pendekatan kualitatif atau metode campuran serta memasukkan aspek praktik bisnis, mentoring, pengalaman usaha, dan dukungan lingkungan kampus untuk menjelaskan pembentukan pola pikir kewirausahaan secara lebih komprehensif.
Global Shock Transmission dan Sectoral Systemic Risk di Indonesia Dwi Tjahjo Purnomo; Rohmini Indah Lestari
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.14358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika keterhubungan antar sektor saham di Indonesia serta implikasinya terhadap risiko sistemik dan diversifikasi portofolio selama periode yang ditandai oleh berbagai guncangan global. Penelitian ini menggunakan data harian sebelas indeks sektoral yang diklasifikasikan dalam Indonesia Stock Exchange Industrial Classification (IDX–IC) selama periode Januari 2021 hingga Oktober 2025. Penelitian ini menerapkan pendekatan Time-Varying Parameter Vector Autoregression (TVP–VAR) yang dikombinasikan dengan generalized forecast error variance decomposition (GFEVD) untuk mengukur tingkat dan arah transmisi risiko antar sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterhubungan antar sektor bersifat tinggi dan meningkat secara signifikan selama periode krisis, yang tercermin dari lonjakan Total Connectedness Index (TCI). Penelitian ini juga menemukan bahwa keterhubungan bersifat dinamis dan menunjukkan perubahan peran sektor sebagai transmiter dan penerima risiko dari waktu ke waktu. Sektor berbasis komoditas dan keuangan secara konsisten berperan sebagai sumber utama transmisi risiko, sedangkan sektor teknologi dan kesehatan cenderung berperan sebagai penerima risiko. Temuan ini mengindikasikan adanya asimetri dalam struktur keterhubungan sektoral serta penurunan efektivitas diversifikasi selama periode tekanan pasar. Selain itu, kendala institusional dalam pasar domestik berperan dalam memperkuat transmisi risiko antar sektor. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi investor dalam merancang strategi portofolio yang adaptif serta bagi regulator dalam memperkuat pengawasan risiko sistemik berbasis sectoral.
Dinamika Employee Service Performance: Analisis Muthmainnah Adaptive Capability dan Perceived Organizational Support Annisa Lufth W Niati; Asih Niati; Asah Wiari Sidiq
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Muthmainnah Adaptive Capability (MAC) dan Perceived Organizational Support (POS) terhadap Employee Service Performance (ESP) baik secara langsung maupun melalui mediasi Job Satisfaction (JS) pada pegawai Pegadaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 124 pegawai Pegadaian yang memenuhi kriteria penelitian. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, serta reliabilitas yang sangat baik. Model struktural menunjukkan daya jelaskan yang kuat dengan nilai R² sebesar 0,820 untuk Job Satisfaction dan 0,780 untuk Employee Service Performance, serta nilai Q² yang mengindikasikan kemampuan prediktif model yang sangat baik. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa MAC dan POS berpengaruh positif dan signifikan terhadap Job Satisfaction. Selain itu, MAC, POS, dan Job Satisfaction secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Service Performance. Job Satisfaction terbukti berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara MAC dan ESP serta antara POS dan ESP. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa kemampuan adaptif pegawai yang berbasis ketenangan batin, optimisme, amanah, dan kepatuhan nilai moral, serta dukungan organisasi yang dirasakan, mampu meningkatkan kepuasan kerja yang pada akhirnya memperkuat kualitas kinerja layanan pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui pengembangan konsep adaptive capability berbasis nilai spiritual serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen Pegadaian dalam penguatan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada kinerja layanan berkelanjutan.
Transformasi Dukungan Organisasi menjadi Perilaku Sukarela melalui Keterikatan Karyawan Rifka Retnowati; Arini Novandalina
Solusi Vol. 24 No. 3 (2026): July
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i3.14479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Organizational Support (POS) dan Iklim Organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan Employee Engagement sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. Tugu Beton Semesta Abadi Semarang. Populasi penelitian berjumlah 350 karyawan dengan sampel 187 orang menggunakan metode simple random sampling berdasarkan rumus slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) POS tidak berpengaruh signifikan terhadap OCB (p= 0,821); (2) Iklim Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB (p= 0,002); (3) POS berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement (p= 0,000); (4) Iklim Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement (p= 0,000); (5) Employee Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB (p= 0,000); (6) Employee Engagement memediasi pengaruh POS dan Iklim Organisasi terhadap OCB. Nilai R-Square Employee Engagement sebesar 0,482 dan OCB sebesar 0,600 menunjukkan model memiliki daya penjelas yang baik. Nilai R-Square Employee Engagement sebesar 0,482 dan OCB sebesar 0,600 menunjukkan model memiliki daya penjelas yang baik. Limitasi investigasi ini beertumpu pada desain lintasan-waktu (cross-sectional) serta fokus amatan yang tunggal. Guna mengeliminasi distorsi generalisasi, agenda riset mendatang seyogianya mengadopsi pendekatan longitudinal serta memperluas konstelasi variabel dengan mengintegrasikan determinan eksternal seperti komitmen organisasional dan gaya kepemimpinan pada spektrum industri yang lebih heterogen.