cover
Contact Name
Jurnal Sasindo Unpam
Contact Email
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sastra Universitas Pamulang, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sasindo Unpam
Published by Universitas Pamulang
Core Subject : Education,
Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Articles 181 Documents
PEMANFAATAN APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA JENJANG SMA/MA Garris Pelangi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 2 (2020): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i2.79-96

Abstract

Artikel ini merupakan penelitian pengembangan yang  mengandalkan beberapa literasi yang  didapat dan dijabarkan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pembahasan ini mengenai pemanfaatan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia. Media pembelajaran sangatlah diperlukan oleh guru dalam menunjang dan mendukung suatu pengajaran dalam pendidikan. Media merupakan alat bantu yang digunakan guru dalam mengajar, selain menggunakan buku atau metode ceramah, guru pun diharapkan mempunyai media pembelajaran yang berbeda dan menyesuaikan materi serta kondisi pada peserta didiknya masing-masing. Dewasa ini, perkembangan teknologi semakin pesat dan maju, setiap orang diharapkan dapat mengerti teknologi sebagai penunjang segala aktivitas yang ada, begitupun dalam ranah pendidikan. Guru serta peserta didik dapat memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi salah satunya ialah aplikasi Canva. Canva merupakan aplikasi berbasis online dengan menyediakan desain menarik berupa template, fitu-fitur, dan kategori-kategori yang diberikan di dalamnya. Dengan desain yang beragam dan menarik, membuat proses pembelajaran menjadi tidak membosankan. Dengan menggunakan aplikasi Canva, guru dapat mengajarkan ilmu pengetahuan, kreativitas, serta keterampilan yang akan didapatkan untuk peserta didik, sehingga media ini juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai ranah kehidupan. 
REALISASI KESANTUNAN KALIMAT IMPERATIF ORANG TUA TERHADAP ANAKNYA Vrisca Putri Nur Sholekhah; Markhamah Markhamah
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesantunan kalimat imperatif orang tua terhadap anaknya. Data penelitian berupa tuturan orang tua terhadap anaknya yang mengandung kalimat imperatif sedangkan sumbernya dari tuturan orang tua (ayah dan ibu) pada suatu keluraga di Solo. Teknik pengumpulan data dan sumber data menggunakan teknik rekam yakni peneliti merekam tuturan, teknik catat, teknik simak bebas lipat cakap, dan teknik pustaka. Teknik validasi data menggunakan triangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan metode padan referensial, pragmatis, translasional dan metode agih digunakan adalah bagi unsur langsung. Hasil penelitian ini menujukan bahwa  kesantunan tuturan imperatif yang digunakan orang tua terhadap anaknya adalah tuturan yang tidak santun. Ada sembilan tipe tuturan yang ditemuakan yaitu: (a) tuturan imperatif dengan rumusan saran, (b) isyarat, (c) isyarat halus, (d) pernyataan, (e) permintaan berpagar,  (f) pernyataan permintaan,  (g) keinginan,  (h) keharusan, (i) imperatif. Jadi realisasi kesantunan tuturan imperatif orang tua terhaap anaknya menunjukkan kesesuaian  dengan budaya masyarakat Jawa yakni tuturan yang tidak terlalu santun.
KAJIAN FONETIK KATA SERAPAN ARAB DI KECAMATAN LEUPUNG DAN KUTA RAJA (SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Nurul Azmi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendiskripsikan variasi bahasa berdasarkan pengucapan kata serapan Arab secara fonologi oleh pemakai bahasa di kecamatan Leupung kabupaten Aceh Besar dan kecamatan Kuta Raja kota madya Banda Aceh dan untuk mengetahui faktor-faktor eksternal bahasa di dua daerah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan sumber data yang digunakan merupakan data dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti sendiri, kemudian menggunakan metode simak dalam proses penyediaan data. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya beberapa perubahan pengucapan kata di kecamatan Leupung dan Kuta Raja yaitu pelemahan bunyi yang terdiri dari 13 kata dan penambahan bunyi sebanyak 6 kata. Dan mendiskripsikan beberapa faktor eksternal mengenai penjenisan bahasa yaitu faktor sosiologis, polittis, dan kultural.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI IKLAN KECAP ABC PADA MEDIA YOUTUBE Annisa Mavi Hajar; Eris Risnawati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Iklan sebuah produk dibuat dengan maksud menyampaikan pesan kepada penonton untuk tertarik pada produk tersebut. Penelitian ini mengaji tindak tutur ilokusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan maksud yang terdapat dalam dialog iklan kecap ABC yang meliputi asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Metode penelitian yang dipakai peneliti yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori Searle. Hasil penelitian ini terdapat 15 jenis data yang terdapat dalam tindak tutur ilokusi terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya yaitu pertama asertif ditemukan (5 data), kedua direktif ditemukan (4 data), ketiga komisif ditemukan (1 data), keempat ekspresif terdapat (3 data) dan kelima deklaratif terdapat (2 data). Selanjutnya terdapat 12 maksud tindak tutur ilokusi yakni, tindak asertif bermaksud memberitahukan terdapat (1 data), bermaksud menuntut terdapat (2 data), bermaksud mengakui terdapat (1 data) dan bermaksud menyatakan terdapat (1 data). Tindak direktif bermaksud meminta terdapat (3 data) dan bermaksud mengajak (1 data). Tindak komisif bermaksud menyatakan kesanggupan terdapat (1 data). Tindak ekspresif bermaksud memuji terdapat (1 data), bermaksud mengucapkan terima kasih terdapat (1 data) dan bermaksud mengucapkan selamat terdapat (1 data). Dan yang terakhir tindak deklaratif bermaksud memaafkan terdapat (1 data) dan bermaksud melarang terdapat (1 data).
ANALISIS MANTRA DI KAMPUNG CILEUKSA KABUPATEN BOGOR (TINJAUAN SEMIOLOGI ROLLAND BARTHES) Siti Suhelis; Ratna Juwitasari Emha
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Mantra merupakan budaya Indonesia yang disampaikan secara lisan dan turun-temurun yang dipercayai memiliki ilmu ghaib. Salah satu daerah yang masih membudayakan mantra sebagai puji-pujian adalah Kampung Cileuksa Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis Semiologi Rolland Barthes. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bentuk denotasi, konotasi dan mitos. Konotasi di dalam bentuk mantra tersebut terdapat 27 bentuk konotasi, adapun bentuk mitosnya berupa  si maling, tutulak, pangnulakeun, salamet, sangkunti, nyembah, sumedi-kara, oray leeur, naga leumpang, si tanggkal gemuyu, dewata, kaleungleung, sima maung, sim aula, garuda natarang, batuk aing sora gugur, sora aing sora gelap, soreang seri gakilat, keur erun direeuk hideung, keur cicing di mega malang, nini kaserangan agung, siga bualan, ngempur cahaya, Nabi Muhammad mencar cahaya, burbeni sukma sari dan sarincing ibu batara.
INTERPRETASI WACANA HUMOR MEME MELALUI KAJIAN TEORI RELEVANSI Astri Dwi Floranti; Yasir Mubarok; Aceng Ruhendi Saifullah
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Meme (dibaca: mim) dikenal sebagai wacana humor kekinian yang tercipta dan tersebar melalui media-media sosial. Interpretasi humor meme tentu berbeda dengan interpretasi humor verbal mengingat meme berbentuk item digital berupa foto dengan perpaduan aspek verbal dan visual. Studi ini merupakan studi lanjutan dari Floranti dan Saifullah (2016) yang diharapkan mampu melengkapi strategi penciptaan humor meme melalui perspektif teori relevansi Sperber dan Wilson (1986) serta bantuan dari teori multimodalitas Kress dan Van Leeweun (2006). Model ingcongruity – resolution dan teori relevansi menempatkan peranan kognisi pembaca sebagai modal utama dalam menemukan intensi komunikatif kreator dan meraih efek humor. Pembaca harus menggali efek kontekstual dan berusaha menyelesaikan ketidaksejajaran interpretasi sehingga implikasinya ialah usaha pemrosesan akan semakin besar. Berkaitan dengan konsep teori relevansi, meme dapat diinterpretasikan dengan berbagai cara dan tingkatan oleh setiap pembaca yang berbeda.
DUGAAN FITNAH DALAM TAHAPAN KAMPANYE PILWALKOT BONTANG 2020: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK Syamsul Rijal
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Pilkada selalu menyisakan banyak cerita yang wajib diteliti secara ilmiah. Salah satunya adalah adanya beberapa dugaan pelanggaran berupa fitnah, pencemaran nama baik, atau hasutan. Dalam istilah pilkada, politisi menyebutnya sebagai kampanye hitam dan kampanye negatif. Di Kota Bontang Kalimantan Timur, Bawaslu menerima dua laporan dari masyarakat tentang dugaan pelanggaran kampanye. Kasus tersebut terdiri atas satu gambar bertuliskan amit-amit pilih Neni, cukup 1 periode dan satu video berdurasi satu menit. Linguistik forensik menjadi alat bantu penegak hukum untuk menentukan kasus tersebut. Keterangan linguis digunakan oleh penegak hukum dalam menarik keputusan akhir; bahwa apakah kasus tersebut termasuk pelanggaran atau hanya peristiwa kebahasaan biasa. Hasilnya, pelaporan pada kasus pertama  termasuk penghasutan dan ajakan kepada masyarakat untuk tidak memilih nama pasangan calon yang dituliskan namanya, tetapi tidak melanggar undangundang pilkada tentang kampanye. Sedangkan, kasus pada video yang diduga fitnah tidak termasuk pelanggaran karena ketidakjelasan konteks waktu dan tempat serta nama dalam video tersebu
EKSISTENSI PANTUN SEBAGAI DAMPAK EKOLOGIS DAN BENTUK TRADISI EKSPRESIF MASYARAKAT MELAYU: TINJAUAN ANTROPOLINGUISTIK Nur Indah Yusari
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Tulisan ini membahas bagaimana eksistensi pantun sebagai dampak ekologis dan salah satu bentuk tradisi ekspresif masyarakat Melayu. Masalah dikaji menggunakan pendekatan antropolinguistik, yaitu dengan tiga parameter antropolinguistik, yaitu keterhubungan, kebernilaian, dan keberlanjutan sebuah tradisi lisan, termasuk pantun, sebagai media bahasa yang memadukan keseluruhan ekspresi linguistik bersama aspekaspek sosiokultural merupakan objek kajian. Kajian anropolinguistik dalam hal ini tidak hanya menjelaskan proses penggunaan bahasa secara liguistik, tetapi juga mengungkapkan nilai budaya tradisi lisan itu secara antropologis dalam mengkaji hubungan struktur teks dan konteks pantun yang dilatarbelakangi unsur-unsur budaya dalam kehidupan masyarakat Melayu. Dengan metode kualitatif deskriptif, tulisan ini menjabarkan diksi-diksi yang digunakan oleh masyarakat Melayu dalam pantun sebagai bentuk tradisi ekspresif. Berdasarkan pendekatan antropolinguistik, diketahui bahwa dalam eksistensinya, pantun sebagai tradisi ekspresif masyarakat Melayu mampu membentuk hukum keseimbangan alam dan keseimbangan hidup antar sesama manusia dalam komunitasnya.
PELANGGARAN PRINSIP KESOPANAN BAHASA PADA GRUP WHATSAPP REMAJA PERUMAHAN PAMULANG DUA Milda Amini; Tri Pujiati
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Pelanggaran prinsip kesopanan menjelaskan tentang terjadinya peristiwa ketidaksopanan di dalam petuturan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kesopanan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diambil dari pelanggaran maksim kesopanan yang digunakan oleh anggota grup WhatsApp remaja perumahan Pamulang Dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran maksim kesopanan yang paling banyak dilakukan adalah pelanggaran maksim kesimpatian sebanyak 5 data, pelanggaran maksim penerimaan sebanyak 3 data, maksim kemurahan sebanyak 3 data, pelanggaran maksim kecocokan sebanyak 1 data, dan pelanggaran maksim kerendahan hati sebanyak 2 data. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa pelanggaran maksim kesopanan yang tidak terdapat pada penelitian ini adalah pelanggaran maksim kebijaksanaan. Pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh anggota grup WhatsApp remaja perumahan Pamulang Dua adalah pelanggaran maksim kesimpatian, hal ini karena para penutur banyak melakukan tuturan yang mengandung unsur ketidaksimpatian di dalam tuturannya.
MAJAS DAN CITRAAN CERPEN “LANGIT MENGANGA” KARYA DANARTO (KAJIAN STILISTIKA) Sugiyo Sugiyo
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjabarkan berbagai majas serta citraan yang ada pada cerita pendek (cerpen) “Langit Menganga” karya Daranto. Cerpen tersebut adalah salah satu cerpen di dalam antologi cerpen berjudul Berhala karya Danarto yang terbit pada tahun 1991 terbitan dari Pustaka Firdaus. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan stilistika. Metode yang dipakai dalam kajian ini adalah metode deskriptif analisis dengan semiotik. Data penelitian ini adalah data deskriptif, yaitu data berupa kata, frasa, dan kalimat dalam cerpen berjudul “Langit Menganga” karya Danarto. Hasil penelitian ini membuktikan adanya wujud penggunaan majas dan citraan yang sangat bervariatif. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, majas yang muncul dalam cerpen “Langit Mengaga” karya Daranto adalah majas repetisi, paralelisme, polisidenton dan asindenton, hiperbola, paradoks, ironi dan sarkasme, dan juga pertanyaan retoris. Kedua, citraan yang muncul pada cerpen “Langit Menganga” karya Danarto adalah citraan gerak, citraan penglihatan dan pendengaran, dan citraan perasaan

Page 11 of 19 | Total Record : 181