cover
Contact Name
Jurnal Sasindo Unpam
Contact Email
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sastra Universitas Pamulang, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sasindo Unpam
Published by Universitas Pamulang
Core Subject : Education,
Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Articles 181 Documents
ANALISIS STRUKTURAL PADA PUISI MALU AKU JADI ORANG INDONESIA KARYA TAUFIQ ISMAIL (PENDEKATAN STRUKTURAL) Nori Anggraini; Nurlaely Aulia
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 1 (2020): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i1.45-59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur fisik dan batin puisi yang terdapat pada puisi Malu Aku Jadi Orang Indonesia yang bertema tentang kedaulatan rakyat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi untuk menganalisis unsur fisik dan batin puisi. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan sebagai objek analisis menggunakan satu puisi dari buku kumpulan puisi Malu Aku Jadi Orang Indonesia yang berjudul Malu Aku Jadi Orang Indonesia karya Taufiq Ismail. Hasil penelitian yang didapatkan terdapat unsur fisik dan batin pada puisi Malu Aku Jadi Orang Indonesia. Temuan yang dari unsur fisik terdapat lima diksi, dua imaji, tiga kata konkret, dua gaya bahasa perbandingan dan gaya bahasa penegasan yang masing-masing memiliki bagian, terdapat dua rima atau irama, dan dua tipografi. Temuan dari unsur batin puisi terdapat satu tema, satu nada, tiga rasa dan satu amanat. Unsur fisik yang mendominasi dalam temuan penelitian adalah penggunaan diksi yang digunakan penyair, sedangkan unsur batin yang mendominasi adalah rasa dalam puisi bagaimana seorang penyair menyampaikan rasa kepada pembaca melalui tulisan.
RESPON MASYARAKAT KAMPUS KEAGAMAAN TERHADAP NARASI HOAKS: TELAAH ANTROPOLINGUISTIK Sultan Sultan
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 1 (2020): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i1.25-44

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan respon masyarakat di lingkungan kampus keagamaan terhadap narasi hoaks, dan menjelaskan potensi ancaman narsi hoaks terhadap pola keberagamaan dan keberagaman serta menjelaskan perspektif antropolinguistik terhadap narasi hoaks di lingkungan lembaga keagamaan kampus,. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini: (1) Respon masyarakat di lingkungan kampus keagamaan terhadap narasi hoaks bahwa kecendrungan mereka tidak terlalu menanggapi berita hoaks terutama yang tersebar di media sosial. Hal ini menunjukkan kalangan masyarakat kampus memiliki kemampuan “memfilter” berita. Kebiasaan melakukan klarifikasi dan verifikasi merupakan hal yang positif yang menunjukkan bahwa kalangan masyarakt kampus memiliki tingkat literasi yang cukup tinggi sehingga penyebaran berita hoaks tidak serta merta menciptakan kegelisahan apalagi perdebatan yang menjurus pada konflik. (2) Potensi ancaman narasi hoaks terhadap pola keberagamaan dan keberagaman di kalangan masyarakat kampus mengindikasikan tidak begitu besar terhadap masyarakat kampus dikarenakan tingkat literasi kalangan masyarakat kampus yang cukup tinggi. (3) Antropolinguistik melihat bahwa narasi hoaks dapat menggeser dan munculkan nilai, norma dan budaya dalam lingkungan masyarakat karena bahasa memiliki hubungan yang erat dengan budaya, begitu juga budaya dapat berisikan nilai-nilai dan norma dalam kehidupan masyarakat pada sebuah bangsa dan negara.
PENGGUNAAN MAKIAN BAHASA INDONESIA PADA KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM LAMBE TURAH (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Dewi Yanti; Rai Bagus Triadi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 1 (2020): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i1.60-68

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar ketertarikan peneliti pada maraknya penggunaan bahasa makian dalam media Instagram khususnya pada akun gossip Lambe Turah sebagai salah satu akun gossip ternama yang banyak mengundang komentar negatif para warganet/ heters terkait berbagai unggahan informasi para selebriti atau kejadian-kejadian yang tengah viral di masyarakat. Pesatnya perkembangan jaman dan teknologi di Indonesia berdampak pada penggunaan makian yang dilakukan dalam aktivitas berbahasa masyarakat Indonesia. Penggunaan bahasa lisan kini tidak hanya dalam ragam lisan, kini menyebar pula pada ragam tulis. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan data dalam tangkapan layar dan dibentuk dalam kolom data makian. Berdasarkan proses analisis data, bahwa indeks usia, jenis kelamin dan pendidikan  memengaruhi pada referensi makian yang dihasilkan.
LEKSIKON TINDAKAN YANG DIGUNAKAN OLEH PETANI KARET DI DESA SIMPANG BABEKO MUARA BUNGO JAMBI (Sebuah Tinjauan Antropolinguistik) nasrul nasrul
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 1 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i1.24-34

Abstract

Pemakaian leksikon dalam kehidupan sehari-hari cukup melimpah dan dapat ditemukan dalam bidang kegiatan masyarakat. Leksikon tindakan merupakan salah satu bentuk yang dapat diamati dari bagian tindakan atau kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan pekerjaannya dalam konsep tertentu. Pemakaian leksikon tindakan tersebut juga berkaitan pada bidang pertanian, khususnya pada petani karet. Petani karet memiliki komunitas besar di daerah agraria terkhusus pada daerah di salah satu desa di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi yang memiliki kekayaan leksikon yang cukup beragam. Penelitian ini menggunakan tinjauan antropolinguisitik dengan penelitian yag bersifat deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini 1) mendeskripsikan bentuk leksikon tindakan, 2) mendeskripsikan makna leksikon tindakan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 (enam belas) bentuk leksikon yang berkaitan dengan tindakan yang digunakan oleh petani karet. Dari analisis data didapatkan lima jenis makna tindakan yang berkaitan dengan tindakan aktivitas petani karet yaitu 1) tindakan mengambil, 2) tindakan membersihkan, 3) tindakan memberi, 4) tindakan mengambil, dan 5) tindakan berpindah tempat.
DISRUPSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENUJU MERDEKA BELAJAR DI ERA KENORMALAN BARU Intan Sari Ramdhani
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 2 (2020): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i2.17-28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah disrupsi kebijakan merdeka belajar dalam menghadapi era kenormalan baru pada pembelajaran Bahasa  Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka atau literature research. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa merdeka Belajar adalah kebijakan yang diterapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia guna mendorong siswa untuk mampu berpikir literasi, numerasi dan berkarakter. Namun Pelaksanaan merdeka belajar di masa kenormalan baru  masih terdapat kendala sehingga kebijakan merdeka belajar harus dievaluasi untuk disempurnakan. Penerapan merdeka belajar merupakan kebijakan yang tepat dalam mempersiapkan dan membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter yang siap menghadapi pembelajaran yang tidak biasanya.
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS ANAK SEJAK DINI MELALUI ANIMASI NUSSA Irwansyah Irwansyah
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 1 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i1.94-105

Abstract

Pembentukan karakter religius anak sejak dini dapat dilakukan melalui tontonan animasi Nussa yang ada di yutub official Nussa
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA PADA NOVEL SEROJA KARYA SUNARYONO BASUKI KOESNOSOEBROTO Puspitasari Puspitasari; Zamzam Nurhuda; Dewi Yanti
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 2 (2020): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i2.97-120

Abstract

Penelitian ini mengambil topik mengenai perkembangan kepribadian tokoh utama pada novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Novel ini bercerita mengenai Ayu Mang, seorang wanita berkasta dari keluarga Bali yang menikah dengan Andy yang merupakan turis asing dari Inggris. Kepribadian Ayu Mang dalam setiap perkembangan kehidupannya membuat penulis tertarik untuk mengetahuinya lebih dalam. Maka dari itu masalah yang dikaji dalam penelitian ini mencakup perkembangan kepribadian tokoh utama novel Seroja Sunaryono Basuki Koesnosoebroto, faktor-faktor dan fakta-fakta yang memengaruhi sikap perubahan dan perkembangan tokoh utama dalam novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto. Berkaitan dengan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kepribadian tokoh utama dalam novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto dan menguraikan faktor-faktor dan fakta-fakta yang memengaruhi sikap perubahan dan perkembangan tokoh utama dalam novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto. Hasil penelitian novel Seroja diantaranya, perkembangan kepribadian tokoh Ayu Mang yang cukup stabil dalam setiap tahap kehidupannya yang mencakup mencakup identitas vs kekacauan identitas, keintiman vs isolasi, perhatian terhadap apa yang diturunkan vs kemandekan, integritas vs keputusasaan. Sementara dalam faktor dan fakta yang memengaruhi sikap perubahan dan perkembangan, Ayu Mang memiliki pola perkembangan mencakup identitas vs kekacauan identitas, keintiman vs isolasi, perhatian terhadap apa yang diturunkan vs kemandekan, integritas vs keputusasaan.  Faktor-Faktor dan Fakta-Fakta yang Mempengaruhi Sikap Perubahan dan Perkembangan tokoh utama mencakup  penampilan diri, perilaku, stereotip budaya, nilai-nilai budaya, perubahan peranan dan pengalaman pribadi. 
PEMEROLEHAN KALIMAT TANYA BAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA DINI Irma Yulita Silviany
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 1 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i1.35-43

Abstract

Proses pemerolehan bahasa anak melalui cara yang unik. Pada fase anak usia dini, anak akan terus menggali potensi bahasa dari lingkungan sekitar. Ketika, anak mengajukan pertanyaan, mereka meningkatkan pemahaman mereka tentang suatu hal yang mereka dapatkan dari bertanya, proses berpikir, dan juga keterlibatan mereka dalam percakapan. Selain itu, anak dapat memenuhi kebutuhan anak mengenai informasi dapat mereka tuntaskan dengan bertanya. Anak usia dini dalam penelitian ini khususnya telah mengetahui beragam fungsi bahasa. Salah satu fungsi bahasa yang digunakan oleh anak pada usia dini menurut Halliday ialah fungsi instrumental, yakni penggunaan bahasa untuk memenuhi kebutuhannya. Oleh sebab itu, penelitian ini untuk mendeskripsikan pemerolehan kalimat tanya dalam bahasa Indonesia pada anak usia dini. Jenis penelitian mengaplikasikan metode analisis deskriptif. Data yang ingin diperoleh dalam penelitian ini adalah data berupa kalimat tanya bahasa Indonesia secara komprehensif yang disampaikan oleh anak usia dini. Studi ini mengungkap kemampuan anak usia 5 (lima) tahun telah memperoleh kemampuan dalam menggunakan kalimat tanya melalui berbagai strategi dan pola yang bervariasi tergantung dengan siapa petuturnya. Anak telah mampu melaksanakan untuk pertanyaan ‘apa’ dan ‘mana’ atau jika dipadankan dalam bahasa Inggris disebut dengan WH-Questions, serta mampu mengintegrasikannya dalam sebuah kalimat tanya. Anak sudah mampu mengkonfirmasi ulang mengenai suatu informasi yang masih dianggapnya ragu dengan menggunakan kata ‘iya kan’ dan ‘bener kan’ dengan intonasi bertanya. Anak usia dini sudah mampu memilah kalimat tanya tergantung dari siapa lawan tuturnya. 
CAMPUR KODE PADA PERCAKAPAN TUKANG PROYEK DI RUMAH SAKIT SILOAM HOSPITALS KARAWACI, TANGERANG Muhammad Pandu Suvi; Suyatno Suyatno; Sugiyo Sugiyo
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 2 (2020): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i2.29-39

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk (1) mendeskripsikan jenis campur kode pada percakapan tukang proyek di rumah sakit Siloam Hospitals karawaci Tangerang; (2) mendeskripsikan wujud campur kode pada percakapan tukang proyek di rumah sakit Siloam Hospitals Karawaci, Tangerang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif berbentuk deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh temuan sebagai berikut: (1) Dari 28 data, terdapat jenis campur kode ke dalam sebanyak 20 data dan campur kode campuran sebanyak 8.data. Campur kode ke dalam yang digunakan oleh penutur dengan menggunakan bahasa daerah seperti Sunda dan bahasa Jawa sedangkan campur kode campuran dengan menyelipkan campuran bahasa Inggris dan bahasa daerah; (2) wujud campur kode yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu campur kode berwujud kata sebanyak 9 data, frasa sebanyak 5 data, klausa sebanyak 1 data, dan baster sebanyak 10 data, dan perulangan kata sebanyak 3 data. 
Tuhan yang Tidak Disembah dan Mati Sugiyarto Sugiyarto
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 1 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i1.106-117

Abstract

 Di Jember Jawa Timur ada enam orang bernama Tuhan, satu di antaranya sekarang sudah meninggal. Nama ini dipermasalahkan karena dinilai tidak lazim, menodai, dan sirik. Pemilik nama Tuhan diancam diboikot hak-hak sipilnya bila tidak mau mengganti namanya. Permasalahan ini sudah berulang setiap menjelang pesta demokrasi. Penelitian ini mengungkap fakta-fakta lain tetang nama Tuhan yang bersifat ilahiah dan insaniah, sehingga bisa membuka pengetahuan baru tentang nama Tuhan. Selanjut bisa dipakai untuk landasan bersikap dan bertindak dalam memandang dan mendudukan persoalan nama Tuhan pada insaniah ini. Peneliti menggunakan metode diskriptif dengan pendekatan etimologi, morfologi, semiotik, dan tradisi lisan. Peneliti juga melengkapi dengan mengaji dasar-dasar hukum penggunaan nama untuk orang. Hasilnya, tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pemilik nama Tuhan. Selain itu juga tidak ada unsur sirik dan menodai keagungan Tuhan, namun justru sebagai pewaris sejati bahasa leluhur Jawa.

Page 9 of 19 | Total Record : 181