cover
Contact Name
Dr. Mohammad Budiyanto, M.Pd
Contact Email
jppipa@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jppipa@unesa.ac.id
Editorial Address
C12 Building, 1st floor, Science Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Negeri Surabaya, Jl. Ketintang, Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA)
ISSN : 25277537     EISSN : 25492209     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jppipa.v4n1
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) is a scientific journal that is managed by Department of Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya and published by Universitas Negeri Surabaya in collaboration with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). JPPIPA is published periodically (twice a year) in June and December.
Articles 230 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN MOTIVASI BELAJAR FISIKA: ANGKET Sudibyo, Elok; Jatmiko, Budi; Widodo, Wahono
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 1 (2016): First Publication
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n1.p13-21

Abstract

Abstrak Makalah ini memaparkan langkah-langkah dalam pengembangan instrumen motivasi belajar, khususnya terkait dengan penentuan aspek-aspek motivasi belajar fisika yang dapat digunakan sebagai dasar dalam merumuskan indikator-indikator motivasi belajar tersebut. Adapun aspek-aspek motivasi belajar yang digunakan sebagai dasar dalam pengembangan instrumen motivasi tersebut, meliputi: Choice of tasks, Effort, Persistence, dan Self-confidence. Berdasarkan keempat aspek motivasi tersebut, selanjutnya dirumuskan indikator-indikator motivasi belajar fisika. Akhirnya, indikator-indikator itulah yang dipakai sebagai dasar untuk merumuskan butir-butir pernyataan dalam suatu angket sebagai instrumen untuk mengukur motivasi belajar fisika. Instrumen motivasi belajar tersebut berupa angket dengan menggunakan skala Likert. Berdasarkan hasil pengujian, ternyata instrumen motivasi belajar fisika yang dikembangkan ini memiliki nilai keterbacaan Baik, validitas isi juga Baik, bahkan dapat dikatakan Sangat Baik, yaitu dengan nilai 4,52 dari nilai maksimal 5. Sedangkan derajat reliabilitasnya Sangat Tinggi, yaitu dengan ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,948. Derajat reliabilitas instrumen tersebut diperoleh dengan metode test-retest dengan tenggang waktu antara pengambilan data I dan data II yaitu selama dua minggu.Kata Kunci: choice of tasks, effort, persistence, self-confidence, motivasi belajar.
PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERNALAR SISWA KELAS VI BERBANTUAN MEDIA BUKU POP UP Arifin, Muhammad Yusuf; Kirana, Tjandra; Widodo, Wahono
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n1.p6-10

Abstract

Kemampuan bernalar yang dimiliki oleh siswa kelas VI SD dapat dikatakan masih rendah dikarenakan pembelajaran yang masih bersifat konvensional atau berpusat pada guru, sehingga penelitian bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan bernalar berbantuan media buku pop up. Rancangan penelitian menggunakan One Group Pretest-Posttest dengan sasaran penelitian pada 47 siswa di SD Islam Surya Buana Malang yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VI A dan VI B. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kegiatan siswa (LKS), dan tes kemampuan bernalar, layak untuk diterapkan berdasarkan tiga kriteria kelayakan. Pertama, valid berdasarkan penilain pakar dengan rata-rata skor 4 pada skala 5. Kedua, praktis dengan keterlaksanaan pembelajaran sebesar 90% terlaksana dan aktivitas siswa menunjukkan berlangsungnya kegiatan inkuiri terbimbing dalam pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terbukti dapat meningkatkan kemampuan bernalar siswa kelas VI SD, berdasarkan tingkat kemampuan bernalar pada Taksonomi SOLO. Kemampuan bernalar dapat meningkat dari level prastruktural menjadi level multistruktural dengan tingkat kenaikan yang sangat signifikan berdasarkan nilai uji t (t hitung > t tabel). Hasil belajar siswa juga meningkat dengan derajat perbedaan nilai pretes-postes pada kategori sedang berdasarkan analisis N-Gain (N-Gain=0,63). Respon positif yang diberikan oleh siswa tentang pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing berbantuan buku ajar pop up bahwa sangat memudahkan siswa untuk bernalar dan pembelajaran menjadi mudah serta menarik.
MEMBANGUN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING Kurniati, Fitri; Soetjipto, Soetjipto; Indana, Sifak
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v3n1.p15-20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kreatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian one group pretest-postest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4Lamongan, semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan: Skor rata-rata keterampilan berpikir kreatif siswa pada pre test 41,67 sedangkan post test 79, 17 dengan N-Gain 0,79 berkategori tinggi. Siswa  merespon  positif  pembelajaran berbasis inkuiri terbimbingdengan persentase 95,79%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing,Keterampilan Berpikir Kreatif
MEMBANGUN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERKONTEKS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES BERBANTUAN MEDIA WEBLOG Rohmawati, Ely; Widodo, Wahono; Agustini, Rudiana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 3, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v3n1.p8-14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains siswa dan respon siswa terhadap pembelajaran berkonteks Socio-Scientific Issues berbantuan media weblog. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian one group pretest-postest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sukodadi, semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan: Skor rata-rata kemampuan literasi sains siswa pada pre test 31,78 sedangkan post test 86.02, ada peningkatan kemampuan literasi sains siswa rata-rata sebesar 54,24; dan  Siswa  merespon  positif  pembelajaran berkonteks socio-scientific issues berbantuan media blog dengan persentase 98,33%. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran berkonteks Socio-Scientific Issues berbantuan media weblog dapat melatihkan literasi sains siswa.Kata Kunci : Literasi sains, Socio-Scientific Issues
THE TEACHERS’ PROBLEMS ON THE DEVELOPMENT OF BIOLOGY LEARNING MATERIALS THROUGH GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL Makdalena, Rita; Rambitan, Vandalita M M; Palenewen, Evie
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v4n1.p18-24

Abstract

Biology learning in the senior high school level is a subject that needs proof of each sub-material. In order to achieve maximum learning objectives, then the teaching support materials needed to guide the teacher in the learning process. The lacks of the teacher?s ability to develop guided inquiry-based learning materials still dominate. This study aimed to determine the teachers' weakness and the obstacles they faced in the process of preparing and developing the learning materials. The research method used were survey and interviews which included a questionnaire containing the teacher's understanding of the learning materials. As for the results of the study related to the teacher?s understanding of learning materials, 80% of teachers did not understand, and 20% of teachers who understood the learning materials used during the practicum. Then the teachers? obstacles related to developing learning materials, 80% of teachers do not understand how to develop the learning materials and implementing inquiry learning models, and 10% of teachers did not understand how to develop learning materials, and 10% of teachers understand enough to develop guided inquiry-based learning materials. With the problems that lie in the ability of the teacher to develop the learning materials, the need to provide training to the teacher is related to develop learning materials and guiding teachers to develop inquiry-based learning materials.Keywords: learning materials, biology, inquiry
PEMBELAJARAN DISCOVERY DISERTAI PENULISAN JURNAL BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH SISWA KELAS VIII.1 SMP NEGERI 1 PROBOLINGGO Hidayati, Nur
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n2.p52-61

Abstract

Kemampuan kerja ilmiah penting bagi siswa saat belajar IPA maupun masa depannya, karena melalui serangkaian kerja ilmiah, pengetahuan yang didapat menjadi lebih bermakna yang pada akhirnya siswa memiliki cara berpikir dan beraktivitas sebagai saintis melalui metode ilmiah. Kemampuan kerja ilmiah masih rendah terutama dalam merumuskan masalah dan hipotesis sehingga dibutuhkan pembelajaran yang menekankan kerja ilmiah pada setiap proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII.1 SMPN 1 Probolinggo. Data dalam penelitian ini meliputi data keterlaksanaan pembelajaran, jurnal belajar, dan kemampuan kerja ilmiah. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Discovery disertai penulisan jurnal belajar dapat meningkatkan kemampuan kerja ilmiah kelas VIII.1 SMP Negeri 1 Probolinggo. Keterlaksanaan pembelajaran meningkat 7.75% dari 90.50% menjadi 98.25%, terjadi peningkatan kemampuan dalam menulis jurnal belajar, dan kemampuan kerja ilmiah meningkat 23% dari 73.50% menjadi 96.50%.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENUNTASKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN Mayasari, Fery; Raharjo, Raharjo; Supardi, Z.A. Imam
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 2, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n2.p53-57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran inkuiri yang layak untuk menuntaskan hasil belajar siswa pada materi sistem organisasi kehidupan. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan model Dick and Carey. Ujicoba perangkat pembelajaran dilakukan di SMP Negeri 4 Lamongan dengan menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan validasi, observasi, tes hasil belajar, pemberian angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat valid sehingga dapat digunakan sebagai perangkat pembelajaran. Keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan kategori baik, aktivitas siswa yang menonjol adalah melakukan pengamatan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis inkuiri tergolong layak (valid, praktis, dan efektif) digunakan pada materi sistem organisasi kehidupan pada siswa SMP.Kata Kunci : Perangkat Pembelajaran, Model Pembelajaran Inkuiri, Hasil Belajar, Sistem Organisasi Kehidupan.
PENGARUH MODUL TEMATIK BERBASIS INTEGRASI ISLAM DAN SAINS PADA TEMA ENERGI DAN PERUBAHANNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MI MURNI SUNAN DRAJAT LAMONGAN Faizah, Silviana Nur; Mubin, Minahul
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v3n2.p72-76

Abstract

Modul tematik berbasis integrasi Islam dan sains merupakan bahan ajar yang memuat seluruh kompetensi inti dalam pembelajaran tematik. Pada Modul ini Kompetensi Inti 1 yaitu spiritual termuat dalam bentuk integrasi al-Qur?an dengan materi pada tema energi dan perubahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Modul Tematik Berbasis Integrasi Islam dan Sains pada Tema Energi dan Perubahannya terhadap hasil belajar siswa MI Murni Sunan Drajat Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen One Group Pre-Test Post-Test dengan menggunakan sampel penelitian di Kelas III A dengan jumlah 36 siswa. Dalam modul ini terdapat materi yang diintegrasikan dengan al-Qur?an pada tema energi dan perubahannya beserta soal evaluasi. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah 30 butir tes hasil belajar pretest dan posttest dengan metode analisis gain score dan mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul tematik berbasis integrasi islam dan sains pada tema energi dan perubahannya dapat meningkatkan hasil belajar, ditunjukkan berdasarkan hasil rerata gain score 0,32 dengan kategori sedang dan mean posttest (81,3) > pretest (72,2). Modul Tematik Berbasis Integrasi Islam dan Sains pada Tema Energi dan Perubahannya diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan intelektual dan spiritual siswa di Madrasah.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN OTENTIK: VALIDITAS TEORITIS DAN KEPRAKTISAN Hidayati, Siti Nurul; Sabtiawan, Wahyu Budi; Subekti, Hasan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 1, No 1 (2016): First Publication
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v1n1.p22-26

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian adalah melihat validitas penilaian otentik yang telah dikembangkan baik teoritis maupun empiris. Subyek penelitian ini adalah penilaian otentik yang telah dikembangkan. Penelitian yang telah dilakukan menggunakan desain penelitian R & D (Research and Development). Instrumen penilaian yang dikembangkan adalah rubrik penilaian project report dan presentasi. Penilaian yang telah dikambangkan diuji kelayakannya berdasarkan validitas teoritis dan empirisnya. Validitas teoritis diukur berdasarkan perspektif dari pakar, sedangkan kepraktisan dievaluasi berdasarkan pendapat mahasiswa terhadap penerapan penilaian tersebut. Hasil yang ditunjukkan penelitian ini adalah instrumen yang telah dikembangkan layak untuk diterapkan berdasarkan hasil validasi kepada pakar dan respon mahasiswa. Penilaian yang telah dikembangkan berada pada kategori ?sangat baik? dan ?baik?. Setiap item penilaian memperoleh skor 3 dan 4. Analisis kepraktisan yang digambarkan melalui hasil uji coba terbatas dan respon mahasiswa, menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan respon positif terhadap penerapan penilaian tersebut, meskipun ada beberapa bagian dari rubrik penilaian perlu untuk direvisi lebih lanjut.Kata Kunci: penilaian otentik, validitas teoritis, validitas empiris
PENGARUH PEMBELAJARAN MULTIREPRESENTASI BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP PERUBAHAN JENIS REPRESENTASI SISWA susilo, susilo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v2n1.p11-18

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan representasi siswa pada materi optik setelah pembelajaran dengan multirepresentasi berbantuan multimedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan jenis dan kualitas representasi. Persentase siswa yang membuat representasi dengan tiga model berubah dari 3,5% menjadi 47,4%.

Page 4 of 23 | Total Record : 230