cover
Contact Name
Masilva Raynox Mael
Contact Email
masilvamael@unesa.ac.id
Phone
+628175105391
Journal Mail Official
masilvamael@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung T2 Lantai 2 Jurnal Paramasastra Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya Jln. Kampus Lidah Wetan Surabaya, Tel / fax : 031 7522876 / 031 7522876 Kampus Lidah Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya
ISSN : 23554126     EISSN : 25278754     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/parama.v6n2
discusses field-based research, literature research, and theoretical and methodological reflection on languages, literatures, and its teaching. This journal receives research-based articles or literary-based studies that will be published twice a year through the screening process. All articles sending to the editorial desk will be reviewed by at least two reviewers. Manuscripts relate to the fields below are welcome to submit.
Articles 395 Documents
MITOS DALAM NOVEL MANUSIA LANGIT KARYA J.A. SONJAYA Wahyu Mulayani
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n1.p%p

Abstract

ABSTRAKMitos sebenarnya merupakan cerita masa lalu dari leluhur yang dianggap memiliki pesan dan makna kebenaran. Untuk itu sebagian masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Nias tidak mau melanggar adat istiadat (yang sebenarnya mitos), karena takut kena tulah atao azab.  Sonjaya banyak menceritakan tentang mitos yang ada di pulau Nias melalui novelnya yang berjudul Manusia Langit. Mitos yang diceritakan dalam novel Manusia Langit berkaitan dengan kehidupan sehari-hari di Nias.  Selain itu, bahasa yang digunakan oleh Sonjaya indah, sehingga cocok untuk dikaji. Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan 1) bentuk mitos percintaan dalam novel Manusia Langit karya Sonjaya, 2) bentuk mitos religius dalam novel Manusia Langit karya Sonjaya. Penulisan ini menggunakan pendekatan antropologi sastra, karena yang dibahas tentang mitos yang merupakan salah satu unsur budaya.  Budaya merupakan cultural bangsa sehingga masing-masing memiliki kepercayaan yang berbeda. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Manfaat yang diharapkan dalam penulisan ini, 1) dapat menambah jumlah penelitian sastra khususnya tentang mitos. 2) dapat menghibur, menambah pengetahuan dan memperkaya wawasan pembacanya dengan cara yang unik, yaitu melalui bentuk naratif. Sehingga pesan yang disampaikan kepada pembaca tidak terkesan menggurui.  Hasil dari pembahasan 1) mitos percintaan, menceritakan hubungan antara tokoh Mahendra dengan kekasihnya, 2) mitos religius menceritakan para leluhur Nias yang menganut kepercayaan animisme. Masyarakat Nias masih mendewakan roh-roh yang tidak kelihatan (roh halus) dan memuja roh-roh yang berbentuk, seperti  patung yang di buat dari bahan batu atau kayu, serta pohon tertentu yang dianggap memiliki kekuatan gaib.Kata kunci: Mitos percintaan, Mitos religius, Novel Manusia Langit
PERLAWANAN SENYAP TERHADAP SISTEM PERNIKAHAN ADAT MELALUI SASTRA TULIS: NOVEL BELIS IMAMAT, KARYA INYO SORO Siti Rodliyah
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n1.p%p

Abstract

ABSTRACTBelis Imamat (BI), sebuah novel karya Inyo Soro menceritakan tentang perjalanan hidup seorang calon pastor (Iting), bercita-cita menentang tirani belis (mas kawin) yang dirasa menjadi sumber berbagai masalah sosial sepanjang generasi. Pokok bahasan dalam penelitian ini mengangkat fenomena sosial-budaya yang dikemas penulis melalui sebuah novel, pandangan dunia penulis, dan nilai pendidikan yang tercermin dalam novel tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan analisis dokumen, mulai dari tahap membaca, pencatatan dan kemudian analisis dokumen. Pandangan Inyo Soro tentang keberadaan belis dalam adat-istiadat masyarakat Nusa Tenggara Timur sebagaimana diceriterakan dalam novel belisImamat mengungkapkan bahwa belis memang sebuah tradisi yang mencerminkan pernikahan tradisional yang sangat memberatkan, bahkan lebih dari itu, belis sering mengikis nilai-nilai cinta dan kemanusiaan. Disamping menjadi syarat sahnya sebuah hubungan perkawinan, tradisi yang kuat dan tak terelakkan anggota masyarakat yang menjunjung tinggi belis menunjukkan pandangan alternatif seorang penulis terhadap esensi belis dengan sesuatu yang bernilai lebih tinggi daripada materi yakni gelar kehormatan Imamat. Pentahbisan gelar imamat merupakan pengganti bagi belis orang tua yang pernah terhutang, yang pada dasarnya sebagai refleksi hakikat belis itu sendiri.Keywords: Belis Imamat; novel; adat; masyarakat
MENEROKA ASPEK RELIGI DRAMA GRAFITO KARYA AKHUDIAT Dian Roesmiati
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n1.p%p

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek religi drama Grafito karya Akhudiat dan mendeskripsikan konflik antartokoh yang berkaitan dengan aspek religi. Tema-tema religi merupakan sesuatu yang lazim muncul dalam karya sastra. Bersikap religiositas adalah berserah diri pada kekuatan yang lebih besar untuk menciptakan kebahagiaan yang bersifat pribadi. Penelitian ini berkaitan dengan teori sosiologi sastra untuk menganalisis naskah drama. Sumber data penelitian adalah Grafito yang terdapat dalam Antologi 5 Lakon Akhudiat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kepustakaan, yaitu membaca naskah drama Grafito secara intens dan menginterpretasi serta memahami naskah drama tersebut, kemudian menganalisis. Hasil temuan penelitian ini adalah adanya konfik antartokoh yang berkaitan dengan beda pendapat tentang agama. Perbedaan agama dalam suatu pernikahan menjadi tema sentral drama Grafito. Analisis aspek religi naskah drama Grafito menghasilkan adanya hubungan dan respons religi dalam drama tersebut. Akhudiat sebagai pengarang berhasil membuka wawasan pembaca tentang œperbedaan yang indah dalam suatu pernikahan beda agama. Penggambaran aspek religi muncul melalui peristiwa-peristiwa dalam dialog antartokoh. Berlatar belakang konflik pernikahan beda agama, yaitu Islam dan Kristen, drama Grafito menunjukkan keuniversalan tema tentang manusia dan Tuhan. Grafito karya Akhudiat ini dapat digolongkan sebagai drama bergenre komedi satire.Kata kunci: Aspek religi, naskah drama, komedi satire
PENERAPAN TEKNIK KONTRASTIF DALAM MENULIS TEGAK BERSAMBUNG PADA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR KABUPATEN MADIUN Nur Samsiyah
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n1.p%p

Abstract

ABSTRACTBased on the observation in the classroom, upright writing skillsis less desirable for students. This is known in the implementation of writing the value of students is still low and many are still less tidy or not in accordance with the spelling. This research attempts to apply contrastive techniques in upright writing skills. The formulation of the problem, namely: (1) how is the activity of writing writing upright with the application of contrastive techniques to the students of grade 1 elementary school in Madiun Regency ?; And (2) how the students' learning outcomes in writing upright with the implementation of the technique of contrastive. in grade 1 elementary school students in Madiun Regency? The purpose of this research is to describe the activity and the result of learning to write upright with continuous technique. This research is a qualitative research to know the application of contrastive technique in learning writing. The research data is the 1st grader of SD in Madiun Regency. The method used to collect data in the form of observation and test. Keywords: contrastive technique, upright writing skills
PENGAJARAN ANAK USIA DINI MELALUI BUKU FLANEL TERINTEGRASI DALAM BAHASA INGGRIS Alfitriani Siregar; Ratna Sari Dewi; Rita Harisma
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n1.p%p

Abstract

ABSTRACTPAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) adalah proses bimbingan yang sangat menentukan corak pertumbuhan dan perkembangan anak (3-6 tahun) yang sangat penting di masyarakat. Konsep pengajaran diimplementasikan dalam penataan kelas, metode pembelajaran dan kesehatan gizi anak pada tiap sekolah PAUD. Gurunya mengajarkan berbahasa Inggris dengan cara bermain dan bernyanyi tanpa alat peraga. Dan tuntutan para orang tua berlomba-lomba memasukkan anak mereka ke sekolah yang bertaraf internasional ataupun nasional plus dimana media bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris. Tujuan tulisan ini untuk menguasai pembelajaran bahasa Inggris per kata secara lisan dalam perkembangan Bahasa dengan menggunakan Produk Buku Flanel dalam Bahasa Inggris Edukatif yang akan memudahkan mereka untuk mengajar anak-anak usia dini. Adapun solusi tersebut: memberikan pelatihan dalam metode pengajaran bahasa Inggris Edukatif per kata dalam perkembangan bahasa anak, mengeluarkan produk Buku Flanel dalam bahasa Inggris Edukatif per kata, dan memberika pelatihan bahasa Inggris Edukatif kepada guru-guru. Beberapa metode pelaksanaan kegiatan ini adalah (1) Persiapan untuk mengikuti kegiatan pelatihan, (2) Pelaksanaan (tindakan) dalam ketrampilan menjahit dan menggunting pola yang akan membuat suatu produk dari bahan flannel menjadi alat peraga (bantu) mengajar, (3) Observasi tindakan dengan mengerjakan ketrampilan menjahit dan menggunting pola yang dibuat menjadi œbuku flannel, (4) Evaluasi kesiapan guru-guru menggunakan produk sangat baik, (5) Dan refleksi sangat antusias dengan kegiatan pelatihan dapat membuat kreasi yang lain dengan bahan flannel, karena bahan flannel ini lembut, tidak berbau, tidak tajam, berwarna- warni, dan aman untuk anak-anak.Kata kunci: AUD, Perkembangan Bahasa, Bahan Flannel
KOLOKASI BERKONTRUKSI œNOMINA + VERBA DALAM BAHASA JEPANG PADA MINNA NO NIHONGO SHOKYUU DAN NIHONGO CHUUKYUU Amalia Rizqi Khoiriyah
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n2.p124-141

Abstract

This research is motivated by the existence of problems in language, because each language has their own habits to join the words with certain words. This habit is called collocation. The focuss in this study, is the use of collocation with the construction of "Nomina + Verba" and its role in Japanese in Minna no Nihongo Shokyuu and Nihongo Chuukyuu. Collocation with verb types is considered as the focus in this study, because verbs are 'lives' in a sentence. The results of this study indicate that the construction of nouns + verbs on Nihongo Shokyuu and Nihongo Chuukyuu are 4 constructions: (a) Noun + wo + Verba there are 3 roles of syntax, namely Objective, Locative and role of Time, (b) Noun + ni + Verb role found are Objective, Locative, Time, Opposition, Direction, Giver, Receiver and Results role roles, c) Noun + ga + role verbs which are objective-patient roles. This is because the construction that meets Nomina + Verba requirements is only in the patient role. Then the last one is construction (d) Nominal + de + Verba with 4 synthetic roles, Locatives role, Time, Instrument and cause / reason. The type of collocation studied is limited collocation, fixed collocation and idiom.
ISLAMPHOBIA DAN ANTISEMITISME MODERN PADA MEDIA ONLINE JERMAN Ajeng Dianing Kartika
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n2.p%p

Abstract

Islamophobic and Antisemitism have nowadays become trending topics in Germany. The rise of muslims population in Germany during migration crisis that cause pro and contra in the society can be the main cause of the Islamophobic in the country lead by Angela Merkel. In the other side there is another phenomenon called antisemtism that historically has occurred since the Nazis era. Currently this phenomenon suddenly rise up during migration crisis and it has been strongly discussed after the controversy created by duo rappers Kollegah (Felix Blume) and Farid Bang (Farid El Abdellaoui) who took home the prize for their anti-semitism songs in album Jung, Brutal, Gutaussehend 3. Pro and contra appears and it becomes trending topic in German online newspaper beside the islamophobia thats still debatable. Even though these two phenomenon has a similiarity, namely ˜anxiety feeling or extreme fear of something, there is different strategies used by the Press in Germany. Crictical analysis is needed to reveal specific strategies applied and the impact of the kind of strategies on the representation of Muslims and Jews in Germany. Based on critical discourse studies, it can be concluded that the German online newspaper define Islam as out group who create islamophobic. But, Jews are represented differently as a victim of anti-Semitism.
ANALISIS TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL DALAM BAHAN BACAAN LITERASI BAHASA JAWA SD KELAS 4 DI KABUPATEN MADIUN Nur Samsiyah; Winda Ayu Cahya
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n2.p%p

Abstract

Literacy reading is still rarely done is the Java language literacy. One of the factors that caused the lack of Java language literacy among them, is still rarely encountered reading Javanese language. This study aims to analyze textually and contextually the reading material of Java language class IV literature. This research is a qualitative research. this research data is obtained from the reading of Java language literacy in Madiun district. Based on the result of the research, there are data of grammatical and lexical and contextual aspects contained in the reading of Java class IV language literacy in Madiun district.
ANALISIS POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PARA SANTRI DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZ DAARUL QURAN JAWA TENGAH Wijayanti, Atrianing Yessi; Puspitasari, Nimas
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n2.p%p

Abstract

Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Quran Jawa Tengah merupakan salah satu lembaga tahfidz quran terbaik se-Indonesia. Pondok pesantren ini memiliki santri yang datang dari berbagai daerah antara lain pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Maluku, Sulawesi, dan Madura. Kesulitan dalam berkomunikasi karena latar belakang kebudayaan, suku dan bahasa yang berbeda menjadikan pondok pesantren tersebut sebagai daerah multietnis di dalamnya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pola komunikasi dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat pola komunikasi antarbudaya Para Santri di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Quran Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Quran Jawa Tengah beralamat di Dusun Suruhan, Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2018. Tahap-tahap dalam penelitian ini antara lain: (1) mengidentifikasi dan merumuskan masalah, (2) pengumpulan data, dan (3) analisis dan penyajian data. Sumber data penelitian diambil dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan metode observasi, metode wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan informan pola komunikasi antarbudaya para santri di Pondok Pesantren Tahfidz Darul Quran Jawa Tengah meliputi pola komunikasi simbolik dan langsung. Pola komunikasi simbolik terdiri atas pola komunikasi verbal berupa bahasa yang digunakan para santri di lingkungan pondok pesantren serta pola komunikasi nonverbal berupa perilaku maupun ekspresi saat berinteraksi dengan teman santri, hal itu terjadi secara langsung sehingga akan menimbulkan umpan balik (feedback) dari komunikator kepada komunikan. Faktor pendukung yang terdapat pada proses komunikasi antarbudaya yang dilakukan oleh para santri adanya ketertarikan saat berkomunikasi, kemampuan berkomunikasi, sikap saling percaya, sikap ramah dan sopan santun, kemampuan beradaptasi, kejelasan informasi, bahasa dan lambang. Sedangkan faktor penghambat komunikasi anntarbudaya ini adalah watak individu, persepsi pelaku komunikasi, pengaruh budaya lain, dan perbedaan bahasa.
KESANTUNAN OFF RECORD TINDAK DIREKTIF DALAM KALIMAT DEKLARATIF BAHASA JEPANG Desy Irmayanti
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v5n2.p%p

Abstract

Pragmatics is the study of meaning which is involved three aspects (triadic) spoken by the speaker or the writer and translated by the listener or the reader. This study aim at analyzing the politeness strategy in the delivery of directive utterances in the dialog of the characters in Japanese drama called Sapuri and Osen. The study which uses the qualitative method, applies documentation method in collecting the data from the dialogue of the characters in Japanese drama called Sapuri and Osen. By using recording method, the form of directive utterances can be determined. Meanwhile, the meaning and politeness strategy of directive utterances are obtained by observation method. The result of the study shows that politeness strategy which is the most spoken in both Japanese Drama (according to the most spoken) is give association clues, give hints, presuppose, use tautologies, under state, use rhetorical questions, overstate, use contradiction, use metaphors, be vague, be incomplete or use ellipsis, be ironic, and over generalize. No data are found for be ambiguous and displace hearer of politeness strategy.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2025): Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2024): Vol. 11 No. 2 Bulan September 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Vol.11 No.1 Bulan Maret 2024 Vol. 10 No. 2 (2023): Vol.10 No.2 Bulan September 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Vol.10 No.1 Bulan Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2022): Vol.9 No.2 Bulan September 2022 Vol. 9 No. 1 (2022): Vol.9 No.1 Bulan Maret 2022 Vol. 8 No. 2 (2021): Vol.8 No.2 Bulan September 2021 Vol 8, No 1 (2021): Vol.8 No.1 Bulan Maret 2021 Vol. 8 No. 1 (2021): Vol.8 No.1 Bulan Maret 2021 Vol. 7 No. 2 (2020): Vol.7 No.2 Bulan September 2020 Vol 7, No 2 (2020): Vol.7 No.2 Bulan September 2020 Vol 7, No 1 (2020): Vol.7 No.1 Bulan Maret 2020 Vol. 7 No. 1 (2020): Vol.7 No.1 Bulan Maret 2020 Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019 Vol 6, No 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019 Vol 6, No 1 (2019): Vol.6 No.1 Bulan Maret 2019 Vol. 6 No. 1 (2019): Vol.6 No.1 Bulan Maret 2019 Vol 5, No 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018 Vol. 5 No. 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018 Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018 Vol 5, No 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018 Vol. 4 No. 2 (2017): VOL 4 NO 2 BULAN SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 2 (2017): VOL 4 NO 2 BULAN SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 1 (2017): Vol 4 No 1 Bulan Maret Tahun 2017 Vol. 4 No. 1 (2017): Vol 4 No 1 Bulan Maret Tahun 2017 Vol. 3 No. 1 (2016): Vol 3 No 1 Bulan Maret Tahun 2016 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3 No 2 Bulan September Tahun 2016 Vol. 3 No. 2 (2016): Vol 3 No 2 Bulan September Tahun 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3 No 1 Bulan Maret Tahun 2016 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2 No 2 Bulan September Tahun 2015 Vol. 2 No. 2 (2015): Vol 2 No 2 Bulan September Tahun 2015 Vol. 2 No. 1 (2015): Vol 2 No 1 Bulan Maret Tahun 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2 No 1 Bulan Maret Tahun 2015 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Bulan September Tahun 2014 Vol. 1 No. 2 (2014): Vol 1 No 2 Bulan September Tahun 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 Bulan Maret Tahun 2014 Vol. 1 No. 1 (2014): Vol 1 No 1 Bulan Maret Tahun 2014 More Issue