cover
Contact Name
Masilva Raynox Mael
Contact Email
masilvamael@unesa.ac.id
Phone
+628175105391
Journal Mail Official
masilvamael@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung T2 Lantai 2 Jurnal Paramasastra Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya Jln. Kampus Lidah Wetan Surabaya, Tel / fax : 031 7522876 / 031 7522876 Kampus Lidah Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya
ISSN : 23554126     EISSN : 25278754     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/parama.v6n2
discusses field-based research, literature research, and theoretical and methodological reflection on languages, literatures, and its teaching. This journal receives research-based articles or literary-based studies that will be published twice a year through the screening process. All articles sending to the editorial desk will be reviewed by at least two reviewers. Manuscripts relate to the fields below are welcome to submit.
Articles 395 Documents
PENANAMAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA SMP MELALUI KREATIVITAS MENULIS PUISI Sarwiji Suwandi; Chafit Ulya
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v6n2.p%p

Abstract

Nowadays, some disasters hit the Indonesia cause a big loss from society. One of the disaster factors that is the human activity. Public awareness about the important of caring environment isnt growing well yet. So, need the implantation of environment-caring character, especially to the student. One of the ways that is training program of writing poem based on environment-caring to the student of State Junior High School in Surakarta. The efforts were intended to increasing the ecological literacy competence using training program of writing poem based on environment-caring to the student of State Junior High School in Surakarta. This research is a part of the program devotion to the community. Subject of this research are the students in SMPN 15 Surakarta and SMPN 17 Surakarta, the teachers of Indonesian language subject, and the core of MGMP Indonesian Language forum in Surakarta city. This program doing by three phase that are planning, implementation, and evaluation. Result from this program, that is training program of writing poem can increasing the environment-caring character of the student from State Junior High School in Surakarta. Increasing the environment-caring character can be proved through the idea have been formulate on the poem have been written. Increasing the environment-caring character of student on their poem can be classified on four category, that are 1) Caring character towards local environment; 2) Caring character against nature and abiotic factors; 3) Caring character towards plants and herbs; and 4)Concern for the environmental pollution.
MENULIS KREATIF DAN PSIKOLOGI KOMUNITAS: STUDI DI PONDOK PESANTREN Anas Ahmadi
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v6n2.p%p

Abstract

This study aims to describe the implementation of creative writing in the perspective of community psychology at Tebu Ireng Islamic Boarding School, Jombang. This research is a study that uses qualitative methods because it narrates and describes the process of creative writing activities in the perspective of community psychology at the Tebu Ireng Islamic Boarding School. The results and discussion of the research in this study relate to the process of creative writing, namely pre-writing, writing process, and post-writing. Based on the results of questionnaires and interviews, it was concluded that participants gained new knowledge in writing, especially writing psychological perspectives.
ORIENTASI PENERJEMAHAN MATERI PROMOSI KEPARIWISATAAN KOTA SURABAYA DALAM BAHASA JEPANG Cuk Yuana; Novi Andari; Luluk Ulfa Hasanah
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v6n2.p%p

Abstract

Penerjemahan merupakan salah satu bentuk pembelajaran bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses penerjemahan yang dilakukan oleh mahasiswa pembelajar bahasa Jepang Prodi Sastra Jepang Untag Surabaya terhadap materi promosi pariwisata kota Surabaya. Untuk mendapatkan gambaran bentuk orientasi proses penerjemahan dan menganalisis kesalahan penerjemahan yang dihasilkan oleh mahasiswa. Pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik catat serta analisis dokumen digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menemukan dua hal, yakni orientasi yang digunakan saat proses penerjemahan dan analisis kesalahan dalam materi penerjemahan dan hasil penerjemahan pada bahasa target. Proses penerjemahan dilakukan dalam dua orientasi, yakni orientasi kepada bahasa sumber dan bahasa target. Hal ini dilakukan karena mahasiswa masih menemukan kesulitan memahami materi penerjemahan dalam bahasa sumber, meskipun bahasa tersebut telah dikuasai oleh mahasiswa sebagai warga negara Indonesia, sehingga diperlukan perbaikan tatabahasa dan sintaksis dalam materi penerjemahan. Analisis kesalahan pada hasil penerjemahan dalam bahasa Jepang, banyak ditemukan mahasiswa masih menggunakan metode penerjemahan literal (harfiah), penerjemahan kata demi kata, dan penerjemahan setia. Kesalahan pemilihan kata (morfologi), penggunaan tata bahasa (sintaksis), dan pemaknaan secara kontekstual (semantik) masih banyak ditemukan.
TUMPANG TINDIH (OVERLAPS) DALAM INTERAKSI PERCAKAPAN DI PERKULIAHAN KETERAMPILAN BERBAHASA JERMAN SEBAGAI BAHASA ASING Iman Santoso; Syihabuddin Syihabuddin; Iwa Lukmana
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v6n2.p%p

Abstract

Dalam interaksi percakapan, peralihan kesempatan bertutur antar partisipan seringkali disertai tumpeng tindih. Hal ini juga terjadi dalam interaksi percakapan antara pengajar dan mahasiswa di perkuliahan Keterampilan Berbahasa Bahasa Jerman sebagai bahasa asing. Selama ini aspek tumpang tindih dalam perkuliahan kebahasaan belum banyak diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan: (1) bentuk tumpang tindih dan (2) faktor-faktor yang mendorong terjadinya tumpang tindih dalam interaksi percakapan di perkuliahan keterampilan berbahasa bahasa Jerman. Teori yang digunakan adalah the simplest systematics for the organization of turn-taking (Sacks et al, 1974). Penelitian ini dilakukan di Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman, Universitas Negeri Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan merekam dua perkuliahan yang diajar penutur asli dan bukan penutur asli bahasa Jerman pada tanggal 2 dan 8 Desember 2015. Rekaman tersebut ditranskripsikan, kemudian diklasifikasikan jenis tumpang tindih yang ada beserta latar belakang terjadinya tumpang tindih. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat tiga bentuk tumpang tindih yaitu tumpang tindih transisional (84,66%), rekognisional (13,86%) dan progresional (1,47%);(2) faktor pendorong kemunculan tumpang tindih yaitu: penutur memahami penjelasan, pertanyaan atau perbaikan dari mitra tutur; memberikan jawaban atau penjelasan, melakukan perbaikan, menegaskan bahwa jawaban mitra tutur benar, bertanya, dan penutur mengarahkan interaksi percakapanDalam interaksi percakapan, peralihan kesempatan bertutur antar partisipan seringkali disertai tumpang tindih. Hal ini juga terjadi dalam interaksi percakapan antara pengajar dan mahasiswa di perkuliahan Keterampilan Berbahasa Bahasa Jerman sebagai bahasa asing. Selama ini aspek tumpang tindih dalam perkuliahan kebahasaan belum banyak diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan: (1) bentuk tumpang tindih dan (2) faktor-faktor yang mendorong terjadinya tumpang tindih dalam interaksi percakapan di perkuliahan keterampilan berbahasa bahasa Jerman. Teori yang digunakan adalah the simplest systematicsfor the organization of turn-taking (Sacks et al, 1974). Penelitian ini dilakukan di Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman, Universitas Negeri Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan merekam dua perkuliahan yang diajar penutur asli dan bukan penutur asli bahasa Jerman pada tanggal 2 dan 8 Desember 2015. Rekaman tersebut ditranskripsikan, kemudian diklasifikasikan jenis tumpang tindih yang ada beserta latar belakang terjadinya tumpang tindih. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat tiga bentuk tumpang tindih yaitu tumpang tindih transisional (84,66%), rekognisional (13,86%) dan progresional (1,47%);(2) faktor pendorong kemunculan tumpang tindih yaitu: penutur memahami penjelasan, pertanyaan atau perbaikan dari mitra tutur; memberikan jawaban atau penjelasan, melakukan perbaikan, menegaskan bahwa jawaban mitra tutur benar, bertanya, dan penutur mengarahkan interaksi percakapan
KONSTRUKSI TULISAN MAHASISWA BILINGUAL DALAM MENULIS DESKRIPTIF Mariam Ulfa; Kisyani Kisyani; Yuniseffendri Yuniseffendri
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v6n2.p%p

Abstract

As social creatures, humans live in a variety of diversity, ranging from culture, tradition, language, and habits. In terms of communication, most Indonesian people live in bilingual, Indonesian-language and local-language conditions, even multilingualism coupled with foreign language skills. Bilingual and multilingual conditions affect language skills, especially in writing skills. The results of this study show that Indonesian-regional bilingual students write better in Indonesian national languages compared to write in regional languages and in foreign languages (English). Many local language writings are interfered with in Indonesian because students assume that certain vocabulary is very difficult to find in local languages so that they are replaced with Indonesian. In terms of quantity of writing, on average most students produce more Indonesian language production than Madura, Javanese and foreign languages.
STUDENT AND CULTURE: STORY OF BANYUWANGI Muttafaqur Rohmah
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v6n2.p%p

Abstract

Culture in the eyes of students different with adult thinking. They blinded by new cultures that suddenly appear on the surface, breaking the line of thought, releasing one by one the indigenous veins and regions that have actually become one in their souls. When they have to talk about culture, they look for things from Google, don't ask grandfather, or people who understand and are elder in their villages, because Google has a more interesting answer than they would ask the œancestors". This paper is interesting in the description of the results of student writing that tells folklore developing in the area, the results of stories written by students consisting of a collection of folklore divided into three volumes, Keras Cinta Jogopati, Mas Age and Mas Alit, and Darah Merah Sidopekso. The three collections of stories were written by students of SMAN 1 Banyuwangi within a period of one semester sourced from basic competencies 3.7 namely the assessment of values and content contained in folklore (saga) both oral and written ˜mengidentifikasi nilai-nilai dan isi yang terkandung dalam cerita rakyat (hikayat) baik lisan maupun tulis.
BRECHTIAN STYLE OF RESISTANCE IN HERTA MÜLLERS NOVEL HERZTIER Wisma Kurniawati
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v6n2.p%p

Abstract

Herta Müller is a Romanian-born author who is currently internationally known for his resistance novels. She was deported by the Romanian ruler led by president Ceausescu as she was considered endangering the Romanian government. In her escape, Müller created a novel depicting the resistance to injustice perpetrated by the Romanian authorities, who practiced a cruel proletarian dictatorial system of government. Herztier is the most concrete novel that shows her resistance to the authorities. According to Ashcroft, Griffiths, and Tiffin, resistance literature is closely related to context, and Said said that the situation and condition of context, determine the characteristics of resistance in the novel. The forms of resistance carried out by the characters in the Herztier novel, show similarities to the resistance style of the characters created by the German playwright Bertold Brecht, resistance that tends to be individual and clandestine, or what Scott calls the Brechtian style of resistance . Based on this background, this study is intended to describe (1) the characteristics of popular resistance styles of the protagonists in the Herztier novel; (2) situations and conditions that influence the resistance styles of the characters in the Herztier novel. The results of the study show that (1) the characters in the Herztier novel take the fight against the authorities individually and are not organized by being stubborn but passive, pretending to obey, pretending not to know, stealing, or fleeing abroad; (2) the resistance is caused by weak humans under the oppression of authoritarian and cruel rulers. The results of this study are expected to foster public awareness of reality, and in the next stage move them to actively participate in the struggle to create a just society.
RELIGIUSITAS TRANSFORMATIF DALAM GURIT BANDHA DONYA (KAJIAN ANTROPODIDAKTIS) Sri Sulistiani
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v6n2.p%p

Abstract

Questioning about religious education in literature related to divinity and religiosity. Religiosity includes belief in God, belief in supernatural powers over humans, and belief in animism and dynamism. One of the media for religious education is through literary works. The author and / or poet with the sensitivity possessed captures religious symbols and the value of faith which then transforms them into a series of words into verses of poetry. The content of beauty and the meaning in literary works reflects the religiosity experience of the author and / or the poet. Regarding faith education in literature, the focus of the problem is how transformative religiosity in Gurit Bandha Donya and how the anthropodidactic value in Gurit Bandha Donya. To answer the problem, it is done through descriptive analysis and content analysis.
EFEKTIVITAS METODE DARING BERBANTUAN VIDEO ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN HURUF KANJI Retno Dewi Ambarastuti; Laily Amalia Savitri
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2021): Vol.8 No.1 Bulan Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v8n1.p60-74

Abstract

Bagi pembelajar bahasa Jepang di Indonesia, Kanji menjadi salah satu œmomok yang menakutkan karena jumlah hurufnya banyak, dan metode pembelajaran Kanji yang kurang menarik. Selama ini, belajar  Kanji dengan cara menghafal dan menulis Kanji secara berulang. Kesulitan belajar Kanji semakin bertambah karena sejak pemerintah menyatakan pandemi Covid-19, pembelajaran harus dilaksanakan secara daring. Salah satu strategi pembelajaran daring pada Kanji 2 adalah dengan menggunakan bantuan video animasi dengan gambar dan cerita. Penulis meneliti efektivitas penggunaan video berbantuan animasi dalam pembelajaran Kanji 2 pada Program Studi Sastra Jepang FIB UB.Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah pembelajaran daring dan blended learning, efektivitas pembelajaran, dan buku pembelajaran Kanji: Sutorii De Oboeru Kanji. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan yang berupa penelitian deskriptif komparatif dengan metode pre-experimental design dengan bentuk intact-group comparison. Objek penelitian ini adalah 97 orang mahasiswa yang mengambil mata kuliah Kanji 2.Hasil dari penelitian: 1) diketahui nilai rata-rata yang diperoleh mahasiswa dari Ujian Akhir Semester di kelas eksperimen (Kelas A dan B), yakni 87, lebih tinggi daripada kelas kontrol (Kelas C dan D); dan 2) metode pembelajaran daring berbantuan video animasi dengan gambar dan cerita Kanji dikatakan efektif atau berhasil. Kata Kunci: pembelajaran daring, blended learning, efektivitas pembelajaran, video animasi, intact-group comparison Abstract THE EFFECTIVENESS OF ONLINE LEARNING USED ANIMATION VIDEO ON SUBJECT KANJI 2ON EVEN SEMESTER AT ACADEMIC YEAR 2019/2020 For Japanese language learners in Indonesia, Kanji became a specter, because the number of letter is large. So far, the Kanji learning method is to write reapetedly. The difficulty in learning Kanji has increased since the goverment declared the Covid-19 pandemic, so that, learning must be carried out online. One of learning strategies in Kanji course is online learning, what use animation video with pictutes and stories. The authors examine the effectiveness of using animation-assisted videos in learning Kanji 2 at Study Program Japanese Literature FCS UB.The theory in this research are online learning and blended learning, learning effectiveness, and Kanji book Sutorii de Oboeru Kanji. The method are field research in form of comparative descriptive research with pre-experimental design method on intact-group comparison. The object are Program Japanese Literature students who took Kanji 2, totaling 97 people.          The result are 1) it is known that the average score obtained by students from the results of the Final Semester Examination in the experimental class (Class A and B), is higher than the control class (Class C and D), and 2) animation-assisted videos in learning Kanji what use animation video with pictutes and stories are affective and was successfull. Keyword : online learning, blended learning, learning effectiveness, animation video, intact-group comparison
TIPOLOGI BENTUK UNGKAPAN PADA PARAGRAF PENDAHULUAN BACAAN BAHASA JEPANG Didik Nurhadi
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 1 (2020): Vol.7 No.1 Bulan Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v7n1.p1

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menguraikan karakteristik-karakteristik bagian pendahuluan teks bacaan bahasa Jepang melalui sudut pandang bentuk ungkapan. Pemilihan topik pembicaraan dalam artikel ini dilatarbelakangi pemahaman bacaan dan kemampuan menulis karangan mahasiswa asing pembelajar Bahasa Jepang dapat dikategorikan belum baik. Penulis berasumsi bahwa kesulitan mahasiswa pembelajar bahasa Jepang dari Indonesia disebabkan karena pemahaman menyangkut karakteristik bagian pendahuluan teks bahasa Jepang. Artikel ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman struktur teks bahasa Jepang khususnya menyangkut seluk beluk bentuk ungkapan yang mengisi paragraph pendahuluan. Pemahaman terhadap hal ini diharapkan pula dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang khususnya kemampuan mengarang dan memahami bacaan bahasa Jepang. Penyelidikan dalam artikel ini menggunakan bahan-bahan bacaan dari buku pembelajaran yang digunakan di Indonesia. Metode analisis data penelitian menggunakan teknik-teknik analisis penelitian kualitatif melalui pendeskripsian masalalah penelitian dengan mengklasifikasikan karakteritik paragraf pendahuluan bacaan bahasa Jepang. Hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa tipologi bentuk ungkapan dalam paragraf pendahuluan pada materi bacaan bahasa Jepang diklasifikasikan dalam lima kategori, yakni klasifikasi handanhyougen ni yoru kaishibu ˜pendahuluan teks yang dibangun melalui pernyataan-pernyataan, gimon hyougen ni yoru kaishibu ˜paragraf pendahuluan yang dibangun melalui pernyataan berupa pertanyaan, denbunhyougen ni yoru kaishibu ˜pendahuluan yang dibangun dengan pernyataan kutipan, informasi dari pihak lain, yobikake hyougen ni yoru kaishibu ˜pendahuluan yang dibangun melalui pernyataan berupa sapaan kepada pembaca, dan genzai kakokei niyoru kaishibu ˜pendahuluan teks yang dibangun atas dasar waktu kejadian.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2025): Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2024): Vol. 11 No. 2 Bulan September 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Vol.11 No.1 Bulan Maret 2024 Vol. 10 No. 2 (2023): Vol.10 No.2 Bulan September 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Vol.10 No.1 Bulan Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2022): Vol.9 No.2 Bulan September 2022 Vol. 9 No. 1 (2022): Vol.9 No.1 Bulan Maret 2022 Vol. 8 No. 2 (2021): Vol.8 No.2 Bulan September 2021 Vol. 8 No. 1 (2021): Vol.8 No.1 Bulan Maret 2021 Vol 8, No 1 (2021): Vol.8 No.1 Bulan Maret 2021 Vol 7, No 2 (2020): Vol.7 No.2 Bulan September 2020 Vol. 7 No. 2 (2020): Vol.7 No.2 Bulan September 2020 Vol 7, No 1 (2020): Vol.7 No.1 Bulan Maret 2020 Vol. 7 No. 1 (2020): Vol.7 No.1 Bulan Maret 2020 Vol 6, No 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019 Vol. 6 No. 2 (2019): Vol.6 No.2 Bulan September 2019 Vol. 6 No. 1 (2019): Vol.6 No.1 Bulan Maret 2019 Vol 6, No 1 (2019): Vol.6 No.1 Bulan Maret 2019 Vol 5, No 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018 Vol. 5 No. 2 (2018): VOL 5 No. 2 Bulan September 2018 Vol 5, No 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018 Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 no 1 Bulan Maret 2018 Vol 4, No 2 (2017): VOL 4 NO 2 BULAN SEPTEMBER 2017 Vol. 4 No. 2 (2017): VOL 4 NO 2 BULAN SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 1 (2017): Vol 4 No 1 Bulan Maret Tahun 2017 Vol. 4 No. 1 (2017): Vol 4 No 1 Bulan Maret Tahun 2017 Vol. 3 No. 1 (2016): Vol 3 No 1 Bulan Maret Tahun 2016 Vol. 3 No. 2 (2016): Vol 3 No 2 Bulan September Tahun 2016 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3 No 2 Bulan September Tahun 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3 No 1 Bulan Maret Tahun 2016 Vol. 2 No. 2 (2015): Vol 2 No 2 Bulan September Tahun 2015 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2 No 2 Bulan September Tahun 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2 No 1 Bulan Maret Tahun 2015 Vol. 2 No. 1 (2015): Vol 2 No 1 Bulan Maret Tahun 2015 Vol. 1 No. 2 (2014): Vol 1 No 2 Bulan September Tahun 2014 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Bulan September Tahun 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 Bulan Maret Tahun 2014 Vol. 1 No. 1 (2014): Vol 1 No 1 Bulan Maret Tahun 2014 More Issue