cover
Contact Name
Wardana
Contact Email
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Phone
+6282188541480
Journal Mail Official
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Editorial Address
Jl. Betoambari 36, Kota Baubau, Propinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Agribisnis
ISSN : 25278479     EISSN : 26862174     DOI : https://doi.org/10.35326/agribisnis.v3i2
Jurnal Media Agribisnis has a focus to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles related to the agriculture fields. It is open access and peer-reviewed journal, published by Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Buton. The journal is a biannual which is published on May and November. Articles submitted might cover topical issues in Agricultural Feasibility Studies, Agribusiness Management, Agribusiness Strategy Management, Agribusiness Quality Development, Agricultural Development, Agricultural Policy, Agriculture Marketing, Food Security, Regional Development Planning, Agricultural and Environmental Microbiology, Agricultural Socioeconomics, Agroclimatology, and Agronomy.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024): Mei" : 21 Documents clear
Uji Efektivitas Pengolahan Limbah Cair Minyak Kelapa Mandar Pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Caisim (Brassica juncea L.) Zainuddin, Dian Utami; Angka, Andi Werawe Awe
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.4399

Abstract

Tujuan penelitian ini guna mengidentifikasi dan menganalisis besar efektivitas dari pengolahan limbah cair minyak kelapa mandar pada pertumbuhan dan produksi tanaman caisim (Brassica juncea L.). Penelitian dilakukan di Green House Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Sulawesi Barat dari bulan Mei - September 2022. Pelaksanaan penelitian dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor sejumlah 3 kali ulangan.  Faktor pertama yakni penambahan pupuk organik cair limbah minyak kelapa mandar (P) sejumlah 4 taraf yaitu tanpa pupuk organik cair (p0), 60 ml/polybag (p1), 120 ml/polybag (p2), dan 180 ml/polybag (p3). Faktor kedua yakni pemberian media tanam (M) sejumlah 2 taraf yaitu tanpa pupuk kandang dengan arang sekam (m0) dan pupuk kandang dengan arang sekam (m1).  Analisa data penelitian dilakukan dengan sidik ragam dan untuk uji beda digunakan Uji Beda Nyata Terkecil pada taraf 5%. Hasil penelitian secara statistik didapatkan interaksi antara pemberian pupuk organik cair limbah minyak kelapa mandar dan media tanam kompos kandang dengan arang sekam memberikan pengaruh secara berbeda nyata terhadap bobot basah per tanaman (gram) dan bobot bersih konsumsi per tanaman (gram). sedangkan memberikan pengaruh tidak berbeda nyata pada parameter jumlah daun per tanaman (helai), tinggi tanaman (cm), dan lebar daun (cm) pada tanaman caisim.
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum) di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi Darsiti, Tita; Suriadikusumah, Abraham; Arifin, Mahfud
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5012

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan salah satu komoditas sayuran yang mendapat prioritas dalam pengembangannya. Pengembangan tersebut dilakukan dengan mencari lahan yang sesuai agar produksi bawang merah dapat memenuhi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan dan luas lahan untuk penanaman bawang merah di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Penelitian telah dilakukan pada bulan Agustus hingga Oktober 2023 di Kecamatan Cibeureum dan analisis di Laboratorium Tanah Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa). Pengambilan sampel tanah ditentukan berdasarkan satuan peta lahan yang dihasilkan dari overlay peta jenis tanah, curah hujan, kemiringan lereng, dan penggunaan lahan, menghasilkan 11 SPL. Metode pengambilan sampel tanah menggunakan composite sampling dan metode penilaian kesesuaian lahan menggunakan metode matching table. Hasil evaluasi lahan aktual di Kecamatan Cibeureum menunjukkan S3wa (sesuai marginal) pada SPL 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan 11 seluas 539,81 ha; S3wa,nr pada SPL 1, 2, dan 3 seluas 66,64 ha; dan S3wa,nr,eh pada SPL 4 seluas 5,69 ha dengan masing-masing faktor pembatas ketersediaan air (wa), retensi hara (nr), dan bahaya erosi (eh). Adapun lahan yang dapat direkomendasikan untuk budidaya bawang merah di Kecamatan Cibeureum seluas 612,14 ha. Upaya perbaikan yang dapat dapat dilakukan untuk meningkatkan kelas kesesuaian lahan tersebut adalah membuat drainase, pengapuran, dan terasering. Hasil penilaian kesesuaian lahan potensial meningkat dari S3 menjadi S2 (cukup sesuai) dengan faktor pembatas ketersediaan air, media perakaran, retensi hara, dan bahaya erosi.
Analisis Nilai Tambah Pada Home Industry Makanan Beku Kroket Kentang Isi Nadhirah, Aulia
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5142

Abstract

Perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap makanan beku dan sifat produk pertanian yang mudah rusak menjadi motivasi salah satu home industry di Kabupaten Banyuwangi mengolah bahan dasar kentag menjadi kroket kentang isi. Peluang ini menjadi tujuan dalam pelaksanaan penelitian yang dapat memberikan nilai tambah dan besaran keuntungan dari usahanya. Dari hasil dan pembahasahan menggunakan metode milik Hayami, usaha kroket kentang isi ‘Antasari’ memiliki nilai tambah per kilogram input sebanyak Rp30.000,- dengan rasio sebesar 33,33%. Begitu pula dengan pendapatan tenaga kerja setiap kilogram kentang mendapatkan sebanyak Rp 13.500,-. Semakin banyak input yang digunakan dalam proses produksi kentang kentang isi maka semakin besar pendapatan tenaga kerja yang diperoleh. Margin bernilai positif sebesar Rp 75.000,-, memiliki arti bahwa usaha ini mendapatkan keuntungan dan nilai tambah. Persentase tertinggi yang menyusun margin adalah sumbangan input lain sebesar 60% yang terdiri dari input ayam dan wortel dengan harga lebih tinggi daripada kentang sebagai input utama. Usaha kroket kentang isi ‘Antasari’ dapat terus melakukan pengembangan usaha dan peningkatan nilai tambah dengan cara menjaga kualitas dari produk sehingga memberikan dampak kepada konsumen yang loyal.
Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Buah Segar (Studi Kasus Pedagang Buah Pada Pasar Mardika Di Kota Ambon) Putri, Anggita Clariza; Kembauw, Esther; Leatemia, Ester D.
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5154

Abstract

Buah – buahan ialah salah satu komoditi hortikultura yang mempunyai perkembangan yang baik dan pangsa pasar yang luas. Disamping itu, peranan lembaga pemasaran dalam hal ini bukan hanya sebagai pendistribusi buah saja, melainkan untuk tetap menjaga kualitas buah yang dipasarkan agar diterima dalam keadaan baik sampai pada konsumen. Penelitian ini bermaksud guna menganalisis tingkat kepuasan konsumen dan keterkaitan konsumen terhadap pembelian produk buah segar di Pasar Mardika Kota Ambon dengan menggunakan 7 elemen bauran pemasaran yakni price, product, process, place, people, promotion, physical evidence (7P). Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Mardika, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Hasil dari penelitian ialah rata-rata penilaian tingkat kepuasan konsumen terhadap buah segar yaitu baik. Dengan itu, dari 7P bauran pemasaran, bauran produk ialah bauran yang dinilai konsumen begitu memuaskan dari semua bauran yang ada dan ketertarikan konsumen terhadap buah segar dinilai baik dengan rata – rata konsumen yang membeli akan berminat untuk membeli kembali buah yang dijual pedagang buah di Pasar Mardika Kota Ambon.
Peran dan Kontribusi Perempuan Terhadap Pendapatan Rumah Tangga (Studi Kasus Perempuan Pengolah Tepung Sagu Di Negeri Rutong Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon) Litiloy, Nur Ismi Delita; Adam, Felicia Petrosina; Kaplale, Raihana
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan pengolah tepung sagu di Negeri Rutong serta menganalisis kontribusi pendapatan perempuan pengolah tepung sagu di Negeri Rutong terhadap pendapatan rumah tangga. Teknik analisa yang diterapkan sebagai bagian dalam analisis ini secara deskriptif dan dianalisis dengan menggunakan program Microsoft Excel. Metode pengambilan sampel dengan cara sensus didapatkan sejumlah 8 responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa peran perempuan masih lebih besar di sektor domestik mengurus rumah tangga dibandingkan di sektor publik dalam membantu suami mencari nafkah khususnya dalam mengolah sagu menjadi tepung. Sedangkan Kontribusi perempuan dalam mengolah tepung sagu terhadap pendapatan keluarga sebesar 2,05% sampai 62,58% dengan total 100%.
Analisis Strategi Pemasaran Buah-Buahan (Studi Kasus Foodmart Supermarket Ambon Plaza) Cahyani, Diva Indah Cahyani; Kembauw, Esther; Luhukay, Johanna M.
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5160

Abstract

Memanfaatkan hasil pertanian yang melimpah membuka peluang untuk tiap pengusaha lokal dalam berbisnis. Matriks IFE menganalisis kelemahan dan kekuatan perusahaan, disisi lain matriks EFE menganalisis lingkungan eksternal guna mengetahui beragam kemungkinan peluang dan ancaman. Perusahaan mengklasifikasikan kekuatan atau kelemahan dan ancaman atau peluang dengan pembobotan. Penentuan bobot dilaksanakan dengan menyampaikan faktor-faktor strategis internal dan eksternal pada manajemen ataupun pakar dengan mempergunakan metode “Paired Comparison”. Penerapan strategi pemasaran buah-buahan di Foodmart Supermarket Ambon Plaza meliputi strategi pemasaran 4P. Strategi produk diterapkan dengan kualitas produk dan ketersediaan produk. Strategi lokasi dilaksanakan dengan memastikan ketersediaan jumlah produk sesuai kebutuhan konsumen, menempatkan gedung dan counter penjualan di lokasi yang strategis. Disisi lain guna strategi promosi, kegiatan yang dilaksanakan perusahaan mempergunakan sejumlah metode promosi misalnya promosi katalog, promosi surat kabar, dan promosi di dalam toko.
Dampak Pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM (Studi Kasus UMKM Keripik Daun Singkong Kikome di Desa Jene’madinging) Emmanuela, Sharon Friegita; Kembauw, Esther; Luhukay, Johanna Martha
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5161

Abstract

Kemajuan ekonomi Indonesia didukung oleh banyak faktor, termasuk Unit Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan jumlah UMKM mencapai 64,2 juta unit di seluruh Indonesia, UMKM memiliki kontribusi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran. Permodalan menjadi masalah utama yang menghambat perkembangan UMKM. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengatasi masalah ini, melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Bank Negara Indonesia (BNI), yang menawarkan produk KUR Mikro tanpa memerlukan agunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap UMKM Kikome. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling untuk memilih sampel dengan kriteria dan karakteristik tertentu, yaitu pemilik UMKM Kikome. Dampak KUR adalah adanya peningkatan pendapatan UMKM yang membuat UMKM mengganti alat produksi lebih canggih, menambah varian, serta juga meningkatkan taraf hidup pekerja UMKM
Margin Dan Efisiensi Pemasaran Cengkeh (Studi Kasus Di Negeri Mamala Kecamatan Leihitu) Malawat, Lutfia Riski; Kembauw , Esther; Palembang , Septianti P.
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5191

Abstract

Salah satu komoditas di subsektor perkebunan yang banyak ditanam di perkebunan rakyat adalah cengkeh. Sekitar 97% tanaman cengkeh di Indonesia ditanam di perkebunan rakyat yang tersebar di seluruh provinsi oleh penduduk setempat. 3% sisanya ditanam di perkebunan milik pemerintah dan swasta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efisiensi dan margin keuntungan dalam pemasaran cengkeh di Negeri Mamala. Penelitian ini dilakukan di Negeri Mamala, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Temuan studi ini memungkinkan untuk menarik kesimpulan sebagai berikut. Margin pemasaran cengkeh untuk saluran pemasaran I dan II masing-masing sebesar Rp3.000 dan Rp5.000 per kg. Saluran pemasaran II memiliki tingkat efisiensi terendah (1,36%), sedangkan saluran I memiliki tingkat efisiensi tertinggi (1,47%), berdasarkan analisis saluran pemasaran cengkeh.
Analysis Of The Added Value Of Cassava Agroindustry Into Yam Crackers (Case Study Ud. Eki In Jorong Batu, Balang, Nagari, Limo Koto, Koto Vii District, Sijunjung Regency) Refangga, Refangga; Jarlis , Roni; Arief Syuhada , Fildza; Alatas , Andi
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5223

Abstract

Singkong merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki banyak keunggulan. Tujuan dari pengolahan ubi kayu menjadi kerupuk ubi adalah untuk meningkatkan daya tahan ubi kayu sehingga layak untuk dikonsumsi dan mendapatkan nilai tambah yang tinggi di pasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya nilai tambah dari pengolahan ubi kayu menjadi kerupuk ubi UD. EKI di Jorong Batu Balang. Pendapatan 1 kali produksi menghasilkan 60 ikat/3000 buah/78 kg kerupuk ubi, 1 ikat dihargai Rp. 20.000,00 dan pendapatan yang diperoleh pengusaha sebesar Rp. 1.200.000,00 per sekali produksi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan tentang Agroindustri Ubi Kayu Menjadi Kerupuk Ubi Jalar (Studi Kasus UD. EKI) di Jorong Batu Balang. Rata-rata nilai tambah pengolahan ubi kayu menjadi kerupuk ubi jalar adalah sebesar Rp 4.298,00 per kg dan rasio nilai tambah terhadap nilai output rata-rata 64,47% per proses produksi termasuk tinggi karena rasionya lebih besar >50%, serta total biaya produksi yang digunakan dalam 1 kali produksi kerupuk ubi jalar sebesar Rp 670.627,40
Optimasi Mitigasi Risiko Rantai Pasokan Kedelai Dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan Yohanes Seo, Amario; Umbu Kaleka, Marten
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.5232

Abstract

Rantai pasokan melibatkan sejumlah pihak yang saling berhubungan dan tidak berdiri sendiri, termasuk penyuplai bahan baku, pengolahan menjadi produk setengah jadi atau jadi, distribusi, dan penyimpanan sesuai kebutuhan. Manajemen rantai pasokan melibatkan beberapa pemangku kepentingan dalam operasinya yang saling berkolaborasi dan berkoordinasi. Manajemen rantai pasok kedelai, mengandung banyak risiko dalam rantai pasok, dan perlu mitigasi risiko. Pengendalian risiko pada rantai pasok merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan studi tinjauan literatur. Analisis deskriptif kualitatif adalah metode analisis data yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasokan kedelai dimulai dari pemasok bahan baku, berlanjut melalui petani kedelai, pedagang pengumpul, bisnis pengolahan, pengecer, dan konsumen adalah pola rantai pasokan kedelai yang paling umum terlihat dalam perdagangan kedelai. Indikator rantai pasokan kedelai yang berkelanjutan ditunjukkan dengan Margin keuntungan yang baik, petani yang sukses, dan margin pemasaran yang efektif sehingga menumbuhkan lingkungan bisnis yang menguntungkan bagi industri kedelai. Salah satu cara untuk memenuhi bagian sosial dari kriteria keberlanjutan adalah dengan mendorong rantai pasokan yang transparan dan terlibat dalam perdagangan yang bertanggung jawab. Metode agroekologi, adopsi program sertifikasi organik, dan inovasi dalam teknologi pertanian yang berfokus pada lingkungan.

Page 1 of 3 | Total Record : 21