cover
Contact Name
Wardana
Contact Email
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Phone
+6282188541480
Journal Mail Official
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Editorial Address
Jl. Betoambari 36, Kota Baubau, Propinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Agribisnis
ISSN : 25278479     EISSN : 26862174     DOI : https://doi.org/10.35326/agribisnis.v3i2
Jurnal Media Agribisnis has a focus to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles related to the agriculture fields. It is open access and peer-reviewed journal, published by Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Buton. The journal is a biannual which is published on May and November. Articles submitted might cover topical issues in Agricultural Feasibility Studies, Agribusiness Management, Agribusiness Strategy Management, Agribusiness Quality Development, Agricultural Development, Agricultural Policy, Agriculture Marketing, Food Security, Regional Development Planning, Agricultural and Environmental Microbiology, Agricultural Socioeconomics, Agroclimatology, and Agronomy.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2025): Mei" : 8 Documents clear
Analisis Kepuasan Pelaku Usaha di Balai Besar Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DKI Jakarta Putri, Regita Anggraini; Abadi, Slamet; Melani, Ana
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.7009

Abstract

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta merupakan lembaga resmi pemerintah Republik Indonesia yang bertugas memberikan layanan jasa karantina di bidang pertanian. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (2021–2023), tercatat adanya penurunan aktivitas ekspor, impor, dan domestik. Fenomena ini menjadi isu yang menarik untuk dikaji lebih lanjut, khususnya terkait dengan kualitas layanan yang diberikan oleh lembaga karantina. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kepuasan pelaku usaha terhadap kualitas pelayanan di Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan DKI Jakarta dan mengidentifikasi kondisi dimensi dari pelayanan yang dianggap penting dalam menentukan kepuasan Pelaku usaha. Penelitian dilaksanakan di kantor Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta pada bulan juli hingga agustus 2024. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif, teknik pengambilan sampel menggunakan metode convenience sampling dengan 69 responden, dan sumber data primer berupa kuesioner, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian terkait tingkat kepuasan pelaku usaha berada dalam kategori sangat puas dengan nilai pelayanan sebesar 83,32% dan kondisi dimensi pelayanan pada penelitian ini yaitu kuadran I (Pertahankan prestasi) berupa dimensi empathy dan Assurance, kuadran II (Prioritas Utama) dimensi layanan telah memenuhi ekspetasi pengguna jasa, kuadrsn III (Prioritas rendah) berupa dimensi tangible, dan kuadran IV (Berlebihan) berupa dimensi reliability dan responsiveness.
Optimalisasi Manajemen Usaha Peternakan Ayam Ras Pedaging Melalui Peningkatan Kinerja dan Pendapatan Safiah, Safiah; Ajo, Antasalam; Purnamasari, Wa Ode Dian
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.6286

Abstract

Peternak ayam ras pedaging, khususnya dari kalangan masyarakat kecil, menghadapi tantangan utama terkait perkembangan usaha yang stagnan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan manajemen usaha peternakan ayam ras pedaging (ayam broiler) oleh responden serta mengukur pendapatan yang diperoleh dari usaha tersebut di lokasi penelitian. Data utama diperoleh dari sepuluh pengusaha responden dan dianalisis berdasarkan aspek manajemen usaha, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen usaha yang efektif berkontribusi positif terhadap kinerja peternakan ayam ras, dengan perencanaan yang baik (30,61%) dan implementasi rencana (26,53%) sebagai elemen dominan. Namun, pengorganisasian sumber daya (24,49%) dan pengendalian operasional (22,45%) masih menghadapi tantangan. Peternak disarankan untuk mengadopsi teknologi dan praktik manajemen modern guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha. Dari segi pendapatan, banyak peternak yang masih menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan reinvestasi. Oleh karena itu, pengembangan usaha melalui program pelatihan, akses modal, dukungan pemasaran, serta kolaborasi dengan pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi non-pemerintah sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan usaha ternak.
Analisis Efisiensi Rantai Pemasaran Kopi Bubuk di Desa Kaongkeongkea Kabupaten Buton Alzarliani, Waode
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.7676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi rantai pemasaran kopi bubuk di Desa Kaongkeongkea, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 pelaku usaha kopi bubuk sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola saluran pemasaran kopi bubuk di lokasi penelitian, yaitu: (1) petani kopi biji → pedagang/pelaku usaha kopi bubuk → konsumen, dan (2) petani kopi biji yang sekaligus pelaku usaha kopi bubuk → konsumen. Pola pertama menghasilkan margin pemasaran sebesar Rp75.000/kg dengan biaya pemasaran Rp40.000/kg dan keuntungan Rp60.000/kg, sedangkan pola kedua menunjukkan margin pemasaran sebesar Rp100.000/kg dengan biaya pemasaran Rp15.000/kg dan keuntungan Rp85.000/kg. Tingkat efisiensi pemasaran (Ep) pada pola pertama sebesar 40% dan pada pola kedua sebesar 15%, yang keduanya tergolong efisien karena berada di bawah ambang batas 50%. Namun, pola kedua dinilai lebih efisien karena melibatkan lebih sedikit lembaga pemasaran dan biaya distribusi yang lebih rendah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola produksi dan pemasaran untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. .
Analisis Tingkat Risiko Usahatani Sayuran Hidroponik di Bahagia Farm Kota Bekasi Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Sabrina, Reni; Yusiana, Ekalia; Mahatmayana, I Ketut Manu
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.6513

Abstract

Hidroponik adalah metode bercocok tanam menggunakan larutan air bernutrisi, menjadi alternatif keterbatasan lahan. Bahagia Farm di Kota Bekasi adalah salah satu pelaku industri ini yang menggunakan teknik NFT. Dalam usaha hidroponik, risiko produksi menjadi perhatian utama karena kegagalan dapat menyebabkan risiko finansial, sumber daya manusia, dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keparahan risiko usahatani sayuran hidroponik di Bahagia Farm. Metode analisis yang digunakan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk mengukur tingkat keparahan risiko berdasarkan sumber risiko, serta strategi mitigasi untuk meminimalkan dampak risiko. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan perhitungan RPN (Risk Priority Number) terdapat 30 penyebab risiko, dengan RPN tertinggi yaitu penyebaran hama dan penyakit ke sayuran lain (509,41), risiko layu pada sayuran (433,48), dan penurunan pendapatan (391,85). Beberapa strategi mitigasi antara lain strategi sumberdaya manusia yaitu pengawasan pekerja, jadwal pengecekan, jobdesc yang jelas, strategi finansial yaitu peningkatan kualitas dan kuantitas produk, serta diversifikasi sumber pendanaan. strategi produksi yaitu penyediaan yellowtrap dan pestisida nabati, penambahan penutup atap, pemeliharaan peralatan hidroponik, pengecekan secara rutin aliran nutrisi dan pengecekan secara rutin suhu nutrisi. strategi pemasaran yaitu penambahan rak atau perluasan lahan, peningkatan sanitasi, branding dan promosi, serta evaluasi rutin produksi.
Penawaran Industri Es Krim Terhadap Pengganti Lemak Nabati Berbasis Sumber Daya Lokal Ubi Jalar di Mardi Salsabilla, Shinta; Siregar, Aflahun Fadhly; Rusli, Rawaida; Hashim, Hasnisa; Pono, Zawiyah
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.6973

Abstract

Pada era ini Konsumen semakin mencari produk alami yang lebih sehat, rendah energi, dan rendah lemak. Oleh karena itu, industri pangan mulai beralih menggunakan bahan pengganti lemak pada produk pangan. Pengganti lemak berbasis karbohidrat yang berasal dari ubi jalar merupakan salah satu cara alternatif untuk mengurangi asupan lemak tanpa mengurangi palatabilitas makanan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pasokan industri es krim terhadap produk pengganti lemak nabati berbasis ubi jalar di MARDI. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus pada pengusaha es krim di Pameran Malaysia Pertanian, Hortikultura, dan Agrowisata (MAHA) 2024 yang diselenggarakan di MAEPS Serdang, Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengganti lemak yang dikembangkan perlu ditingkatkan dalam hal konsistensi, rasa, stabilitas selama penyimpanan, serta kemampuan untuk menciptakan tekstur yang mirip dengan lemak hewani. Namun demikian, para pelaku industri tetap bersikap positif terhadap inovasi-inovasi pengganti lemak yang dikembangkan. Pemenuhan selera konsumen dan harga produk pengganti lemak yang kompetitif menjadi tantangan utama bagi industri pengganti lemak untuk terus berkembang di masa depan.
Analisis Peramalan Penjualan dan Keuntungan Sayuran Hidroponik di CV Teras Budidaya Inovasi Dhieffi Farm Kota Bekasi Wulan Dari, Cita; Azzahra, Fatimah; Wicaksana, Indrajit
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.6986

Abstract

Dhieffi Farm merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi sayuran hidroponik. Produk sayuran yang dibudidayakan Dhieffi Farm yaitu pakcoy, caisim, dan kale. Volume penjualan dari ketiga jenis sayuran mengalami fluktuasi akibat ketidakpastian perencanaan produksi dan permintaan sehingga perusahaan mengalami kondisi kekurangan ataupun kelebihan produksi sayuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peramalan kuantitatif terbaik, menganalisis hasil peramalan penjualan, dan menghitung keuntungan dari hasil peramalan penjualan sayuran hidroponik pakcoy, caisim dan kale dalam periode 8 minggu mendatang. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara. Analisis peramalan menggunakan metode Single Exponential Smoothing dan ARIMA Box-Jenkins. Peramalan penjualan dipilih berdasarkan nilai Mean Squared Error (MSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode peramalan terbaik untuk sayuran pakcoy dalam periode 8 minggu kedepan adalah ARIMA (3,1,3) dengan nilai MSE 973,60, ARIMA (1,0,5) untuk sayuran caisim dengan nilai MSE 223,38, dan ARIMA (5,0,5) untuk sayuran kale dengan nilai MSE 207,26. Hasil peramalan penjualan pakcoy sebesar 433,55 kg, caisim sebesar 221,32 kg, dan kale sebesar 210,04 kg. Total keuntungan yang diperoleh pakcoy sebesar Rp3.874.088, caisim sebesar Rp1.012.228, dan kale sebesar Rp3.785.746.
Persepsi dan Tingkat Adopsi Budidaya Pertanian yang Baik Pada Sawi Hijau di Kelurahan Balearjosari Kota Malang Ignatia, Sari Perwita Rahmanti; Awuk, Melania
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.7285

Abstract

Praktik pertanian di kawasan perkotaan memerlukan penerapan prinsip-prinsip Budidaya Pertanian yang Baik untuk menghasilkan produk pertanian yang bermutu dan aman dikonsumsi. Keberhasilan penerapan prinsip budidaya tersebut bergantung pada persepsi dan tingkat adopsi terhadap prinsip-prinsip tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan tingkat adopsi budidaya pertanian yang baik dalam budidaya sawi hijau (caisim) di Kelurahan Balearjosari, Kota Malang. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei terhadap ibu rumah tangga yang terlibat aktif dalam kegiatan budidaya. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert dan pilihan jawaban “ya” atau “tidak”, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia produktif (35–50 tahun) sebesar 54%, memiliki tingkat pendidikan sarjana sebanyak 50%, dan bekerja sebagai wirausaha kuliner sebanyak 43%. Tingkat persepsi terhadap prinsip budidaya pertanian yang baik berada dalam kategori tinggi atau positif dengan skor rata-rata 4,49, yang mencerminkan kesiapan secara kognitif dan afektif dalam menerima prinsip-prinsip pertanian yang baik. Tingkat adopsi prinsip-prinsip pertanian yang baik masih tergolong sedang (80%), yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara pemahaman dan praktik. Kesenjangan ini disebabkan oleh keterbatasan akses terhadap input produksi dan terbatasnya sumber daya yang dimiliki. Oleh karena itu, dukungan dalam bentuk pelatihan teknis dan fasilitasi sarana pendukung menjadi hal penting untuk meningkatkan adopsi praktik budidaya pertanian yang baik di kawasan pertanian perkotaan.
The Effect Of Access To Digital-Based Market Information On Sustainable Agriculture Decisions Inti, Ristani Widya; Mahdani, Hakkul Bahiz; Setiawan, Dharma; Widya, Surya Ari; Giawa, Trisman Jaya
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.7301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akses informasi pasar berbasis digital terhadap keputusan pertanian berkelanjutan pada petani di wilayah Surabaya Barat. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik analisis regresi linier berganda terhadap tiga variabel independen: frekuensi akses informasi digital (X₁), jenis platform digital yang digunakan (X₂), dan tingkat pemahaman informasi digital (X₃), serta satu variabel dependen yaitu keputusan pertanian berkelanjutan (Y). Hasil uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pertanian berkelanjutan (F = 120,330; sig. = 0,000). Sementara itu, hasil uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabel X₁ (sig. = 0,025), X₂ (sig. = 0,001), dan X₃ (sig. = 0,003) berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap variabel dependen. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,933 menunjukkan bahwa 93,3% variasi keputusan pertanian berkelanjutan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akses dan pemahaman terhadap informasi digital memainkan peran penting dalam mendorong praktik pertanian berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan pentingnya penguatan literasi digital dan perluasan infrastruktur informasi digital di wilayah urban-agricultural sebagai bagian dari strategi pembangunan pertanian berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8