cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3b (2022): September" : 80 Documents clear
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Selama Pembelajaran Daring Pada Masa Covid 19 Suhadah Suhadah; A. Hari Witono; Heri Hadi Saputra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.780

Abstract

Orang tua sebagai motivator anak harus memberikan dorongan dalam segala aktivitas anak, misalnya dengan memberikan perhatian, hadiah, dan penghargaan apabila anak berhasil dalam ujian. Motivasi dalam bentuk ini akan membuat anak lebih giat lagi dalam belajar. Terlebih lagi ketika adanya virus covid-19 yang mengharuskan peserta didik belajar dirumah. Pembelajaran daring bertujuan memberikan layanan pembelajaran bermutu dalam jaringan (daring) yang bersifat masif dan terbuka untuk menjangkau peminat yang lebih banyak dan  lebih luas. Motivasi belajar merupakan daya penggerak di dalam diri individu yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan yang memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki tercapai. Interaksi antara orang tua dan anak sangat berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Akan tetapi banyak orang tua yang memperbolehkan anaknya bermain dengan gadget yang membuat anak menjadi keregantuan dan berpengaruh dalam motivasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan motivasi anak selama pembelajaran daring pada masa covid 19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak selama pembelajaran daring  pada masa Covid-19 di SDN 14 Cakranegara secara umum sudah dijalankan dengan baik.
Analisis Strategi Pembelajaran Bagi Siswa Lamban Belajar (Slow Learner) di SDN Tojong-Ojong Tahun Ajaran 2021/2022 Widya Supriyani; I Nyoman Karma; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.781

Abstract

Siswa lamban belajar merupakan siswa yang memiliki kemampuan belajar lebih lambat dibandingkan siswa lainnya yang ditandai dengan prestasi belajar rendah, sering terlambat menyerahkan tugas dan membutuhkan waktu lama dalam memahami materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran bagi siswa lamban belajar di SDN Tojong-ojong. Aspek yang diteliti adalah strategi guru dalam menangani siswa lamban belajar sebagai bentuk bimbingan belajar selama proses pembelajaran dilihat dari pemberian bantuan berupa layanan akomodasi cara pengajaran dan materi, tugas dan penilaian, tuntutan waktu, dan lingkungan belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru kelas V. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model dari Miles dan Huberman yang meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada layanan akomodasi cara pengajaran dan materi pemberian bantuan pada beberapa aspek tidak terlaksana. Pada layanan akomodasi tugas dan penilaian dan pada layanan akomodasi tuntutan waktu seluruhnya terlaksana. Pada layanan akomodasi lingkungan belajar pemberian bantuan sebagian dilaksanakan oleh guru. Sehingga dapat disimpulkan strategi guru dalam menangani siswa lamban belajar sebagai bentuk bimbingan belajar dilihat dari pemberian bantuan berupa layanan akomodasi pembelajaran sebagian besar terlaksana.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Sebagai Sarana Edukasi Kesiap-Siagaan Bencana Tsunami Pada Anak M. Iqbal Liayong Pratama
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.782

Abstract

Salah satu yang dikategorikan rentan terhadap bencana tersebut ialah anak-anak. Anak-anak berisiko lebih tinggi menderita trauma dan tekanan jika dibandingkan orang dewasa. Oleh karenanya, anak-anak perlu diberdayakan untuk mengurangi dampak dari bencana. Suatu langkah sederhana untuk memperkenalkan konsep bencana alam adalah dengan menggunakan media pembelajaran interaktif. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif sebagai sarana edukasi kesiap-siagaan bencana tsunami pada anak. Hal ini dilakukan berdasar pada upaya untuk mengurangi risiko bencana pada anak, yang mana anak-anak merupakan golongan yang rentan terhadap suatu bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah metode research and development dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Development dan Dissemination). Proses pengumpulan data akan dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil pengujian functional testing menunjukkan semua fitur yang dimuat pada media dapat berjalan dengan baik, (2) hasil validasi media dengan para ahli (ahli materi, media dan bahasa) menunjukkan skor rata-rata 4.25 yang berarti sangat layak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media yang telah dikembangkan dapat digunakan.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Next Generation Science Standard (NGSS) Terintegrasi Game Discovery untuk Melatih Literasi Sains dan Keterampilan Berargumentasi Ilmiah Lalu Hasan Nasirudin Zohri; Abdul Wahab Jufri; Prapti Sedijani; I Putu Artayasa; Abdul Syukur
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.784

Abstract

Literasi sains dan keterampilan berargumentasi ilmiah sangat krusial untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran di sekolah. Next Generation Science Standard dan game discovery dipandang kompatibel untuk melatih literasi sains dan keterampilan berargumentasi ilmiah dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis tingkat kebutuhan pengembangan bahan ajar berbasis NGSS terintegrasi game discovery (BANDI); 2) merumuskan kerangka dasar BANDI; 3) menganalisis kelayakan BANDI. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah kelas X IPA SMAN 01 Labuhan Haji. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung dan kuesioner. Analisis data menggunakan Content validity index (CVI), Percentage of agreement (PA), Flesch Kincaid grade level (FKGL), dan persentase nilai tanggapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat kebutuhan bandi berada pada kategori sangat dibutuhkan baik melalui respon siswa maupun guru, 2) Kerangka dasar BANDI terdiri atas 4 item (umum, basis, kompetensi, dan teknologi); 3) BANDI terkonfirmasi layak dikarenakan memenuhi aspek validitas, reliabilitas, keterbacaan, dan ketercapaian. Pemenuhan aspek kelayakan terlihat melalui hasil analisis data validitas BANDI melalui CVI dengan nilai rata-rata sebesar 0,96 dengan kategori valid, reliabilitas dianalisis melalui PA dengan nilai rata-rata sebesar 89,80% dengan kategori reliabel, keterbacaan sesuai dengan usia pengguna yaitu 15-16 tahun dengan nilai FKGL 10,69, serta keterterapan terkonfirmasi melalui uji kelompok kecil dengan nilai respon 89,39% untuk aspek kemudahan dan 84,52% untuk keefektifan penggunaan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa BANDI layak untuk selanjutnya digunakan dalam pembelajaran untuk memfasilitasi literasi sains dan keterapilan berargumentasi ilmiah di sekolah.
Analisis Kesulitan Memahami Perkalian 1 Sampai dengan 10 Siswa Kelas 2 SDN 3 Loyok Tahun Pelajaran 2021/2022 Baiq Rizkia Nursofia Zain; Heri Hadi Saputra; Syaiful Musaddat
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.788

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki frekuensi jam pelajaran lebih banyak dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Salah satu materi matematika yakni perkalian, perkalian pertama kali diajarkan pada siswa kelas 2.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa kelas 2 di SDN 3 Loyok dalam memahami perkalian 1 sampai dengan 10, yang mencakup metode yang guru gunakan dalam mengajar perkalian, kesulitan siswa dalam memahami perkalian 1 sampai dengan 10 dan solusi yang diberikan guru dalam mengajarkan perkalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas 2 SDN 3 Loyok berjumlah 6 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan dari 6 subjek penelitian terdapat 2 subjek dengan nilai tinggi, 2 nilai sedang, dan 2 nilai rendah. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa metode yang digunakan guru dalam mengajarkan perkalian yakni dengan menugaskan siswa untuk menghafal perkalian secara bersama-sama dan secara individu. Faktor kesulitan siswa kelas 2 dalam memahami perkalian dipengaruhi oleh faktor internaldan eksternal, faktor internal  seperti minat siswa kurang, siswa tidak memahami konsep perkalian, motivasi siswa kurang, siswa tidak mengetahui cara cepat atau tips dalam menghafal perkalian, siswa tidak mengulangi hafalan perkalian di rumah, siswa tidak teliti dalam mengerjakan soal dan kurangnya keterampilan dalam berhitung serta siswa tidak lancar membaca. Sedangkan faktor eksternal seperti guru jarang menggunakan media pembelajaran, guru tidak mewajibkan siswa menghafal perkalian, guru kurang memberikan motivasi, kurangnya bimbingan dari orang tua, dan anak yang broken home. Adapun alternatif solusi dalam pembelajaran perkalian adalah menghafal perkalian 15 menit sebelum memulai pembelajaran, menggunakan metode bertanyanyi, dan menggunakan jarimatika. Dari penjelaskan tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode guru mengajarkan perkalian yakni dengan menghafal perkalian secara bersama-sama dan individu, faktor kesulitan siswa memahami perkalian dipengaruhi oleh faktor internal dan ekternal, alternatif solusi dalam pembelajaran yakni menghafal perkalian 15 menit sebelum memulai pembelajaran, menggunakan metode bertanyanyi, dan menggunakan jarimatika.
Pengaruh Aktivitas Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler dan Perilaku Belajar terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Yinsix Tamala; Arjudin Arjudin; Muhammad Turmuzi; Sripatmi Sripatmi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.789

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peranan penting dalam upaya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun dalam proses pembelajaran matematika disekolah, rendahnya keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran dikelas, dan kebiasaan siswa yang tidak baik dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan perilaku belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 2 Sembalun Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini yaitu semua siswa kelas VIII dengan jumlah 45 siswa. Sampel yang digunakan adalah total sampling dimana seluruh populasi menjadi sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan metode angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa analisis regresi sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan aktivitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler terhadap prestasi belajar matematika sebesar 47 ; (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan perilaku belajar terhadap prestasi belajar matematika sebesar ; (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan aktivitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan perilaku belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika dengan sumbangan efektif sebesar  dan sumbangan efektif masing-masing variabel berturut-turut  dan %. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan perilaku belajar baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika dalam menyelesaikan Soal Cerita SPLTV Berdasarkan Perbedaan Jenis Kelamin Ridho Yudha Pratama; Arjudin Arjudin; Nurul Hikmah; Sri Subarinah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.792

Abstract

Literasi matematika adalah kemampuan individu untuk merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks, namun kemampuan literasi matematika siswa masih sangatlah rendah. Hal ini dikarenakan masih kurangnya informasi yang membahas secara rinci kemampuan literasi matematika siswa sehingga belum adanya upaya dalam meningkatkan literasi matematika di indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas X dalam menyelesaikan soal cerita SPLTV berdasarkan perbedaan jenis kelamin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Indikator literasi matematika yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada komponen proses literasi matematika, yakni 1) Komunikasi, 2) matematisasi, 3) penalaran dan pemberian alasan, 4) Strategi untuk memecahkan masalah, dan 5) Penggunaan operasi dan bahasa simbol, bahasa formal dan bahasa teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa laki-laki dan siswa perempuan telah mampu menyampaikan informasi yang terdapat pada masalah, mengubah kalimat sehari-hari menjadi bentuk matematika, merancang strategi untuk memecahkan masalah, menggunakan operasi matematika dan bahasa dalam memecahkan masalah, serta memberikan pembuktian dan kesimpulan terkait solusi yang ditemukan. Diperoleh juga adanya perbedaan kemampuan siswa laki-laki dan siswa perempuan yang terletak pada komponen penalaran dan pemberian alasan, dimana siswa laki-laki sudah dapat memberikan kesimpulan yang tepat, sedangkan siswa perempuan belum mampu memberikan kesimpulan dari solusi yang ditemukan.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa di Kelas V SDN 15 Mataram Tahun Ajaran 2021/2022 Ainayya Alfatihah; Husniati Husniati; Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.794

Abstract

kesulitan belajar juga dapat diartikan sebagai ketidakmampuan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) kesulitan belajar matematika  siswa kelas V, (b) faktor-faktor penyebab kesulitan belajar matematika kelas V, (c) upaya guru untuk mengatasi kesulitan belajar matematika kelas V, Subjek penelitian yang diambil yaitu kelas V yang mempunyai nilai rata-rata matematika masih dibawah kriteria ketuntasan minimum (KKM).Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kesulitan dalam memahami maksud soal, kesulitan dalam pemahaman konsep, kesulitan dalam keterampilan proses, (2) faktor-faktor yang  menyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar yaitu siswa tidak senang ketika sedang belajar matematika, siswa juga tidak selalu menikmati saat belajar matematika. Seringkali juga siswa merasa bosan ketika belajar matematik. (3) upaya guru mengatasi kesulitan belajar Mengadakan bimbingan belajar khusus seperti les tambahan yang diadakan 3 kali dalam 1 minggu oleh guru kelas V, Melakukan pengulangan kembali materi yang belum dipahami oleh siswa, Dilakukan perbaikan atau remedial terdadap siswa yang mendapat nilai dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika yaitu kesulitan dalam memahami maksud soal, kesulitan dalam pemahaman konsep, kesulitan dalam keterampilan proses. jadi diharapkan guru dalam membentuk pola pengajaran matematika tidak semata-mata ditunjukan pada keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal. Namun yang lebih penting adalah bagaimana cara mengajak siswa untuk memahami dan mengerti serta menguasai konsep-konsep yang ada secara baik dan benar, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam belajar matematika.
Desain Pembelajaran Menulis dan Membacakan Puisi melalui Model Investigasi-Simulasi untuk Siswa SMP Nurul Dwi Lestari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.799

Abstract

Model pembelajaran inovatif saat ini dibutuhkan dalam kegiatan belajar mengajar untuk memacu siswa berekplorasi untuk meningkatkan kreativitas dan imajinasi siswa. Seorang guru yang kreatif perlu membuat rancangan pembelajaran yang mampu mengaktifkan kemampuan imajinasi sekaligus kinetik siswa dengan ditunjang perencanaan pembelajaran yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pembelajaran menulis puisi dengan model Investigasi-Simulasi untuk siswa SMP. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui waawancara, observasi, dan reviu literature. Hasil penelitian menunjukkan adaptasi tahapan pembelajaran dalam Model Investigasi dan Simulasi dalam desain pembelajaran menjadi sebuah inovasi pembelajaran yang memberikan kemudahan siswa dalam menulis puisi. Melalui desain pembelajaran yang menarik, siswa termotivasi untuk menemukan ide/topik dalam menulis puisi, mudah menemukan diksi/pilihan kata yang sesuai dengan tema puisi, dan mampu menyajikan puisi secara lisan dengan teknik membaca puisi yang benar.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Guided Inquiry untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik Sri Wahyuningsih Saputri; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; I Wayan Gunada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.802

Abstract

Pembelajaran di sekolah menuntut peserta didik untuk berperan aktif dan guru harus optimal sebagai fasilisator agar pembelajaran lebih baik. Pembelajaran di sekolah belum optimal dalam pembuatan perangkat dan media pembelajaran. Pentingnya pemberian inovasi pada perangkat pembelajaran dengan penggunaan strategi dan metode serta media yang inovatif, sehingga perlunya pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran fisika model guided inquiry untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika peserta didik yang valid. Penelitian ini menggunakan metode research and development, dengan desain yang yang digunakan adalah model 4D terdiri dari define, design, develop dan disseminate. Adapun produk yang dikembangkan yaitu RPP, Bahan Ajar, LKPD, Media Pembelajaran Power Point dan Instrumen tes penguasaan konsep. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi. Lembar validasi diisi oleh 6 validator yaitu 3 validator ahli (dosen pendidikan fisika) dan 3 validator praktisi (guru fisika) dengan menggunakan skala likert. Hasil validasi oleh validator ahli menunjukkan nilai rata-rata untuk RPP 3.11, Bahan Ajar 3.18, LKPD 3.22, Media Pembelajaran Power Point 3.11 dan Instrumen Tes Penguasaan Konsep 3.00. Hasil validasi oleh validator praktisi menunjukkan nilai rata-rata RPP 3.80, Bahan Ajar 3.74, LKPD 3.77, Media Pembelajaran Power Point 3.70 dan Instrumen Tes Penguasaan Konsep 3.72. Validasi dari validator ahli dan validator praktisi keduanya pada kategori valid dan sangat valid. Berdasarkan hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model guided inquiry untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika peserta didik valid sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran.