cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,483 Documents
Aplikasi Konsep Gelombang dalam Menentukan Struktur Bawah Permukaan Persawahan Sembalun Bumbung bagi Mahasiswa Calon Guru Syahrial Ayub; Muhammad Zuhdi; Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1055

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan pengalaman, pengetahuan dan keterampilan aplikatif konsep gelombang pada mahasiswa calon guru dalam menentukan struktur bawah permukaan persawahan Sembalun Bumbung. Dalam penelitian ini, geophone digunakan untuk menangkap gelombang seismik yang memancar dari bawah permukaan bumi. Gelombang yang ditangkap oleh geophone diubah menjadi data seismik yang dapat dibaca oleh seismograf. Data seismik yang terbaca oleh seismograf sudah tersimpan di unit utama PASI 16S24-P sebagai data digital.  Struktur bawah tanah yang teridentifikasi berdasarkan hasil analisis data seismik di sawah Sembalu Bumbung adalah: a) Penerapan konsep gelombang adalah menentukan struktur permukaan bumi menggunakan gelombang seismik yang dibiaskan, b) Terdapat 2 lapisan dengan ketebalan 1,8 meter dan 8,2 meter, c) Lapisan pertama merupakan lapisan tanah dan lapisan kedua lapisan pasir halus kering yang permeabel terhadap air, dan d) metode yang dapat digunakan dalam menerapkan pembelajaran aplikatif adalah kuliah lapangan, serta respon mahasiswa terhadap kuliah lapangan matakuliah pengantar geologi dan geofisika sangat baik.
Analisis Kemampuan Literasi Sains Biologi Peserta Didik SMA Kelas X di SMAN 1 Kuripan Fitria Rahmadani; Dadi Setiadi; M. Yamin; Kusmiyati Kusmiyati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1059

Abstract

Kemampuan literasi sains merupakan salah satu dari 16 keterampilan yang harus dimiliki seseorang di abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains biologi peserta didik kelas X di SMAN 1 Kuripan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel dipilih menggunakan metode sampling non-probabilitas dengan jenis sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes literasi sains biologi dalam bentuk pilihan ganda (multiple choice). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa kemampuan literasi sains biologi peserta didik di SMAN 1 Kuripan pada kategori sedang sebanyak 34%, dan kategori rendah sebanyak 66%. Salah satu penyebab rendahnya kemampuan literasi sains biologi peserta didik adalah kegiatan pembelajaran yang digunakan masih kurang dalam melatih peserta didik untuk meningkatkan kemampuan literasi sains biologi. Berdasarkan hasil data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi sains biologi peserta didik kelas X SMAN 1 Kuripan secara keseluruhan dalam kategori rendah.
Analisis Kemampuan Literasi Sains (KLS) Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Sains Fitri Puji Astria; K. Sri Kusuma Wardani; Nurwahidah Nurwahidah; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1064

Abstract

Kemampuan Literasi Sains (KLS) merupakan salah satu kompetensi yang dipriotitaskan dalam pembelajaran abad ini. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan KLS siswa Sekolah Dasar (SD) kelas V pada pembelajaran Sains atau Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN 21 Ampenan dengan jumlah responden 31 siswa. Data KLS di kumpulkan menggunakan instrument tes literasi sains dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif berupa presentase dan penjelasan secara kualitatif. KLS  siswa SDN 21 Ampenan yang dianalisis terdiri dari tiga katagori diantaranya: katagori tinggi, katagor sedang dan katagori rendah. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat KLS siswa SDN 21 Ampenen secara keseluruhan berada pada katagori  rendah dengan persentase sebesar 45,16 %, selanjutnya katagori sedang sebesar 35,48 % dan presentase terendah pada katagori tinggi hanya 19,35 %.  Adapun hasil analisis tiap indikator di peroleh rata-rata kemampuan literasi sains pada indikator kemampuan menjelaskan fakta ilmiah berada pada kategori sedang, indicator kemampuan merancang dan mengevaluasi percobaan ilmiah berada pada kategori rendah dan terakhir  indikator kemampuan menafsirkan data dan bukti ilmiah berada pada kategori sedang. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan rata-rata tingkat KLS Siswa kelas V SDN 21 Ampenan berada pada kategori sedang.
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Pujut Baiq Lili Kartin Aprilia; Jamaluddin Jamaluddin; Tri Ayu Lestari; Baiq Sri Handayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1065

Abstract

Gaya belajar berkaitan dengan cara siswa dalam memperoleh informasi saat proses pembelajaran, terdiri dari gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Siswa yang mengenali gaya belajarnya akan meningkatkan hasil belajar. Setiap siswa memiliki kecenderungan pada salah satu gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui kecenderungan gaya belajar siswa dan 2) Mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di SMAN 1 Pujut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitaitf. Data penelitian diperoleh menggunakan angket tertutup untuk variabel gaya belajar dan soal tes untuk variabel hasil belajar. Subjek penelitian sebanyak 152 responden terdiri dari 93 siswa kelas X dan 59 siswa kelas XI MIPA yang diperoleh dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan siswa di SMAN 1 Pujut cenderung memiliki gaya belajar auditorial sebanyak 83 siswa dari 152 siswa dengan persentase 55%. Sebagian besar siswa memiliki gaya belajar visual dengan kategori tinggi (53%), gaya belajar auditorial dengan kategori cukup tinggi (60%) dan gaya belajar kinestetik berada dengan kategori cukup tinggi (61%). Hasil belajar kognitif biologi sebagian besar siswa berada pada kategori cukup tinggi yaitu dicapai oleh 109 siswa dengan persentase 72%. Hasil analisis data diperoleh nilai F regresi = 5.183, R² = 0.095 dan p = 0.002. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi di SMAN 1 Pujut secara bersama-sama. Gaya belajar memberikan kontribusi sebesar 9,5% terhadap hasil belajar siswa.
Pengembangan LKPD Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X Linda Apriliani; Agus Ramdani; Syamsul Bahri; Mahrus Mahrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.1071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar biologi peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan mengikuti langkah pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Proses pengembangan LKPD berbasis inkuiri terbimbing terdiri dari 3 tahap berupa uji ahli, validitas empiris, dan uji coba terbatas. Uji coba terbatas dilaksanakan menggunakan penelitian quasi experiment yaitu dengan pretest postest nonequivalent control group design. Subjek uji coba terbatas adalah semua peserta didik kelas X SMAN 1 Praya Barat tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling sehingga terpilih kelas X4 menjadi kelas eksperimen dan kelas X1 menjadi kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data penelitian ialah lembar validasi, perangkat pembelajaran, angket keterampilan proses sains, dan tes hasil belajar kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan sangat layak dengan perolehan skor rata-rata 3,46. LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dengan perolehan skor rata-rata N-Gain 0,77 dan efektif meningkatkan hasil belajar dengan perolehan skor rata-rata N-Gain 0,79.
Kecenderungan Riset Dosen Terhadap Isu Strategis Nasional: Menuju Pengembangan Pencapaian Visi FKIP Universitas Mataram Tahun 2025 Nuriadi Nuriadi; Ni Nyoman Sri Putu Verawati; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.1073

Abstract

Guna mewujudkan visi FKIP Universitas Mataram: Menjadi LPTK berkualitas dan berdaya saing internasional berbasis riset tahun 2025, diperlukan pengembangan riset yang mendukung pembelajaran berkualitas dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Isu-isu strategis nasional hendaknya menjadi bahan perhatian dosen dalam topik penelitiannya. Jika dikaitkan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), terdapat isu strategis yang dapat dijadikan topik penelitian, yaitu tentang pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, yang dapat dipotret dari banyak sudat pandang sesuai bidang keilmuan dosen di lingkungan FKIP Universitas Mataram. Selama ini pengembangan riset di FKIP Universitas Mataram sudah berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah judul yang diterima di hibah kompetitif internal (PNBP) Universitas Mataram. Namun, selama ini juga belum ada catatan ataupun rekaman mengenai kecenderungan riset dosen terhahadap isu-isu strategis nasional. Padahal, hasil dari penelitian tersebut dapat menjadi bahan perbaikan kualitas pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun pencapaian visi lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kecenderungan riset dosen terhahadap isu-isu strategis nasional pada penelitian dua tahun terakhir yang hasilnya akan dilaporkan kepada pimpinan lembaga sebagai dasar pengambilan kebijakan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Alur penelitian melalui tahap pra lapangan, lapangan dan pasca lapangan. Lokasi penelitian di FKIP Universitas Mataram. Sumber data primer yaitu dosen pada Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang mengajukan penelitian PNBP tahun 2020 dan 2021 yang tersebar di empat jurusan, yaitu Jurusan Ilmu Pendidikan, Jurusan MIPA, Jurusan Bahasa dan Seni serta Jurusan IPS. Sumber data sekunder yaitu laporan dan artikel hasil penelitian PNBP tahun 2020 dan 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, display data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas dosen FKIP Universitas Mataram tahun 2020 dan 2021 sudah melaksanakan penelitian berdasarkan bidang penelitian yang sudah ditetapkan oleh universitas. Terjadi peningkatan jumlah kesesuaian penelitian dosen FKIP Universitas Mataram dengan bidang Pendidikan, social, ekonomi, hukum dan humaniora antara tahun 2020 (94,32%) dan 2021 (98,25%). Sub topik di dalam bidang Pendidikan, social, ekonomi, hukum dan humaniora masih terlalu sempit sehingga dosen kesulitan dalam menyesuaikan dengan sub topik tersebut. Tidak ada dosen FKIP Universitas Mataram yang meneliti pada bidang ekonomi dan hukum pada tahun 2020 dan 2021, meskipun ada program studi yang bersinggungan. Terdapat dosen FKIP Universitas Mataram yang meneliti di luar bidang Pendidikan, social, ekonomi, hukum dan humaniora, baik di tahun 2020 maupun 2021.
Exploring the Learning Design on Learning Management System for Online Learning: A Case Study in Higher Education Wahyuddin Rauf; Abd. Rajab; Nashruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1075

Abstract

E-learning has become a popular tool among 21st-century learners as the importance of lifelong learning has grown. However, most teachers find converting teaching and learning from face-to-face to online learning difficult. Current e-learning theories and practices are neither straightforward nor consistent, implying that this solution is implemented irregularly, arbitrarily, and with various degrees of success. Therefore, this study aims to discuss the Exploring the Learning Design on Learning Management System for Online Learning: A Case Study in Higher Education. This research's specific purposes are to determine how higher education teachers design their courses using LMS in an online teaching context. This research applied a qualitative approach with a case study to explore the implementation of the teaching approaches, methods, or strategies. Using purposive sampling, two lecturers who have been nominated in Online Learning System (SPADA) Award 2021 online were invited to participate as the subjects in this research. The data were gathered through interviews with open-ended questions developed by the researchers in data collection. The findings of this research show that the learning design on LMS basically can be done by stating the learning objectives. The well-defined learning objective plays vital roles since it determines the selection of activity and the learning content. Selecting learning activity, as the next phase, can be done by presenting blend materials such as text, audio, and interactive video. Providing a low-risk exercise after presenting the material is also important since it provides practice opportunities for students. The last phase is assessing the student’s performance. This activity, obviously, aims to evaluate the learning objective. So, the type of assessment, whether summative or formative, should be selected based on the learning objectives. It is important also to note that assessment may go hand-in-hand with its feedback, and the findings show that LMS enables us to apply immediate feedback for the students.
Penumbuhkembangan Karakter Kemandirian Santri Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat di Era 4.0 Sheila Briliana Fakhrunnisak; Lalu Sumardi; Muh Zubair; Mohammad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1077

Abstract

Indonesia telah mengalami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cukup pesat pada abad ke-20 yang dikenal juga dengan era Revolusi industri 4.0. Pesatnya perubahan dan perkembangan teknologi di era 4.0 ini tentunya merubah tatanan dunia yang dimana bukan hanya dari segi positif saja melainkan juga terdapat dampak negatif yang menyertai. Keadaan negatif tersebut salah satunya berupa degradasi karakter yang dialami oleh kebanyakan kaum remaja hingga anak-anak. Oleh karena itu penumbuhkembangan karakter pada anak sangat penting, salah satunya yaitu karakter kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran pondok pesantren dalam menumbuhkembangkan karakter kemandirian santri di era 4.0 beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Kemudian untuk metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif dan jenis studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan deskripsi data hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat dalam menumbuhkembangkan karakter kemandirian santri di era 4.0 dimulai dari proses tes kepondokan sebelum menjadi santri. Upaya tersebut dilakukan dengan beberapa metode yang efektif yaitu pembiasaaan, keteladanan, dan pendekatan spiritual. Faktor pendukung upaya penumbuhkembangan karakter kemandirian santri tersebut salah satunya yaitu lingkungan yang kondusif dan nyaman serta dukungan dari walisantri. Faktor pendukung lainnya yaitu melalui kegiatan-kegiatan kepondokan yang sifatnya membangun atau menumbuhkembangkan karakter kemandirian santri, misalnya kegiatan pramuka, muhadasah, muhadaroh, dan kegiatan pembersihan setiap pagi dan sebelum tidur. Selain faktor pendukung tentu juga terdapat faktor yang menjadi penghambat penumbuhkembangan karakter kemandirian santri yaitu peran orangtua atau walisantri. Selain menjadi faktor pendukung peran walisantri juga bisa menjadi penghambat dalam proses penumbuhkembangan karakter kemandirian santri karena terlalu memanjakan anak-anak mereka dan tidak mempercayai pondok sepenuhnya untuk mendidik anak-anak menjadi pribadi yang mandiri.
Pengaruh Penggunaan Media Belajar Peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Biologi Pada Materi Ekosistem Kelas X di SMA Negeri 1 Sape Uswatun Hasanah; Muhlis; Syamsul Bahri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media belajar peta konsep terhadap hasil belajar peserta didik pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Sape. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimental Design dengan pendekatan kuantitatif yang terdiri dari 2 tahap yakni uji validitas oleh dosen ahli dan uji validitas empiris. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, tes hasil belajar kognitif peserta didik, lembar keterlaksanaan RPP dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah berupa analisis belajar kognitif  diperoleh dari uji  berupa soal pilihan ganda. penelitian ini mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata pada kelas eksperimen 39,03 dan 25,96 pada kelas kontrol, sedangkan  data hasil keterlaksanaan RPP diperoleh dari uji non-tes berupa lembar observasi yang diberi tanda cheek-list oleh observer dengan nilai maksimal 100 dan minimum 79,9. Uji hipotesis menggunakan Uji-test paired sample test pada taraf siginifikansi 0,05. Data penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kognitif peserta didik pada kelas ekperimen yakni pre-test 33,23 dan post-test 72,09, sedangkan pada kelas Kontrol yakni Pre-test 33,39 dan Pos-test 58,71. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media belajar peta konsep meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi ekosistem secara signifikan.
Practicality of Guided Inquiry Learning Models Based on Critical Questions (Intersistatic) to Improve Students' Critical Thinking on Temperature and Heat Materials Citron S. Payu; Ismail Pakaya; I Made Hermanto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1082

Abstract

The guided inquiry learning model is a learning model that is built based on learning concepts and connecting several concepts in the subject. This study aims to determine the practicality of the guided inquiry learning model based on critical questions (intersistatic) to improve critical thinking. This research method uses the Four D development model to define, design, develop, and disseminate. At the dissemination stage, a practicality test was carried out. The instruments used to measure practicality are observation sheets of the implementation of learning and questionnaires on the responses of model teachers and students. The limited testing results from applying the guided inquiry learning model based on critical questions to improve critical thinking have a very good level of practicality. In addition, applying learning models can trigger students' critical thinking skills. Therefore, the guided inquiry learning model based on critical questions can be implemented in learning to improve students' critical thinking.

Page 61 of 249 | Total Record : 2483