cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,483 Documents
Kerangka Kerja TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dalam Perspektif Filsafat Ilmu Untuk Menyongsong Pendidikan Masa Depan Rindu Rahmatiah; Muhammad Sarjan; Agus Muliadi; Asrorul Azizi; Hamidi Hamidi; Iswari Fauzi; Muhammad Yamin; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Bakhtiar Ardiansyah; Mulia Rasyidi; Sudirman Sudirman; Yusran Khery
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.1069

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berdampak besar pada pembelajaran abad 21. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, guru perlu menguasai teknologi agar dapat memanfaatkannya sebagai alat penunjang kegiatan pembelajaran. Istilah PCK (Pedagogical Content Knowledge) berkembang menjadi TPCK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dengan tambahan “T” yaitu teknologi. Artikel ini membahas tentang "Kerangka Kerja TPACK dalam Perspektif Filosofis Pendidikan untuk Menyongsong Pendidikan Masa Depan ". Dari perspektif ontologi, kesadaran guru dan siswa akan meningkat melalui interaksi dalam proses pengajaran menggunakan IT dalam proses pembelajaran untuk membangun Indonesia maju dengan sumber daya manusia yang unggul. Dari perspektif epistemologis, kerangka kerja TPACK dapat menjadi referensi yang produktif untuk mempertimbangkan bagaimana guru dapat mengintegrasikan teknologi instruksional ke dalam kelas. Dari sudut pandang aksiologis, seorang guru yang berpengalaman harus mampu menciptakan hubungan kreatif antara apa yang dipelajari (konten), apa yang diajarkan (pedagogi) dan alat yang tepat (teknologi). Untuk melengkapi gagasan TPACK yang sangat baik dari Mishra dan Koehler (2006), guru membutuhkan moral yang baik sebagai panutan bagi siswa. Akronim TPACK dapat dirumuskan kembali sebagai "teknologi, pedagogi, akhlak (moralitas), konten, dan pengetahuan".
Efektivitas Pembelajaran Daring Menggunakan Media Video dan PPT (Power Point) Terhadap Kecendrungan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa di MAN 1 Bima Tahun 2022 Nuri Yanti Apriliya; Jamaluddin Jamaluddin; Syamsul Bahri; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.654

Abstract

Efektivitas pembelajaran adalah tingkat keberhasilan guru dalam mengajar kelompok siswa dengan menggunakan metode tertentu untuk mencapai tujuan instruksional tertentu baik secara luring maupun daring. Daring/E-Learning adalah segala pemanfaatan atau penggunaan teknologi internet dan web untuk menciptakan pengalaman belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring menggunakan media video dan PPT (Power Point) terhadap kecenderungan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa di MAN 1 BIMA tahun pelajaran 2022. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen (Quasy Eksperimental Design). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 154 dengan jumlah sampel 117 siswa. Pengujin hipotesis dilakukan dengan analisis kovarian (Anacova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang memperoleh nilai kecenderungan berpikir kritis yang paling tinggi diraih oleh kelas X IPA1 sebagai kelas (eksperiemen 1) yang menggunakan media video memperoleh nilai thitung (2,904) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT memperoleh nilai thitung (0,370) < ttabel (2,026) sehingga memperoleh keputusan uji bahwa H0 diterima sedangkan H1 ditolak, berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan untuk nilai hasil belajar biologi siswa di nilai dari 3 aspek yang berbeda (Afektif, Psikomotorik, Kognitif). Untuk ranah afektif, dan psikomotorik didapatkan dari nilai hasil angket, sedangkan untuk ranah kognitif didapatkan dari nilai tes hasil belajar. Untuk Ranah Afektif, media Video memperoleh nilai thitung (2,682) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,273) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, hal ini berarti media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Ranah Psikomotorik media video memperoleh nilai thitung (2.533) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji yang dimana Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,386) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi dari ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Terakhir untuk Ranah Kognitif, untuk media video memperoleh nilai thitung (2.158) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh thitung (0,214) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Peran Tutor pada Tutorial Problem Based Learning di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Lodia Monika; Sri Wahyuni
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.655

Abstract

Problem Based Learning (PBL) adalah metode pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk mengenal cara belajar dan bekerjasama dalam kelompok untuk mencari penyelesaian masalah di dunia nyata yang berpusat pada mahasiswa. Salah satu metode PBL yang digunakan saat ini di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah adalah tutorial. Kesuksesan tutorial tidak terlepas dari peran tutor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap peran tutor pada tutorial Problem Based Learning (PBL) di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Metode: Penelitian ini berada dalam ruang lingkup ilmu pendidikan kedokteran. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang angkatan 2019 pada bulan Juli 2020 – Januari 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap peran tutor pada tutorial yang dilihat dari 5 aspek yaitu: aspek aktif/konstruktif (60.9%), aspek mandiri (60%), aspek kontekstual (52.2%), aspek kolaboratif (53%), dan aspek perilaku sebagai tutor (54.8%). Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar persepsi mahasiswa terhadap peran tutor pada tutorial Problem Based Learning (PBL) di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah pada aspek konstruktif dan mandiri kategori baik, sedangkan pada aspek kontekstual, kolaboratif, dan perilaku sebagai tutor kategori sedang.
Implementasi STEM Terintegrasi Etnosains (Etno-STEM) di Indonesia: Tinjauan Meta Analisis Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.879

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian metanalisis yang bertujuan mengkaji artikel yang mengintegrasikan etno STEM dalam pembelajaran. Metode yang dilakukan adalah metode meta-analisis dengan mengkaji beberapa artikel pada jurnal nasional dan internasional. Artikel yang digunakan sejumlah 13 artikel dalam rentang waktu 2015-2021. Hasil yang diperoleh, pengintegrasi etno STEM banyak dilakukan dengan metode R&D sebanyak 46,15 %, pengintegrasian etno STEM paling banyak di lakukan ditingkat SMA dan PT masing masing sebanyak 30,77 % dan pengintegrasian etno STEM sangat sering digunakan dengan model PJBL 38,46 %.
Monitoring Penggunaan Tools Dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Daring: Apakah Biayanya Mahal Bagi Mahasiswa? Muhammad Syazali; Muhammad Erfan; Hasnawati Hasnawati; Lalu Wira Zain Amrullah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.906

Abstract

Pemanfaatan berbagai aplikasi seabgai tools untuk mendukung pembelajaran daring merupakan faktor kunci pada aspek pengajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tools yang digunakan untuk mengimplementasikan pembelajaran daring, dan (2) biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang dilakukan pada mahasiswa PGSD Universitas Mataram. Untuk mendapatkan data, angket diisi oleh respondent secara online melalui aplikasi google form. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menganalisis angket survey dari 112 mahasiswa PGSD Universitas Mataram, tools yang digunakan selama penerapan pembelajaran daring adalah e-learning milik Universitas Mataram, Google Classroom, Whatsapp dan Telegram. Di luar penggunaan e-learning Universitas, tools yang paling banyak digunakan adalah Google Meet untuk pembelajaran tatap muka melalui video converence dan Whatsap. Biaya yang dikeluarkan oleh mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran daring bervariasi tiap bulannya. Sebanyak 10.7% mahasiswa mengeluarkan biaya kurang dari Rp 50.000, sebanyak 49.1% di antaranya menghabiskan biaya sebesar Rp 50.000 - < Rp 100.000, sebanyak 28.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 100.000 - < Rp 200.000, sebanyak 3.6% mahasiswa mengeluarkan biaya sebesar Rp 200.000 - Rp 300.000 dan sisanya sebanyak 8% mahasiswa mengeluarkan biaya sebasar Rp 300.000. Kemudian ketika ditanya apakah biaya tersebut mahal atau tidak, 90.2% mahasiswa menjawab mahal.
Penerapan Model Praktitikum Terintegrasi Problem Based Learning (PTPBL) Untuk Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Praktikum Pemisahan Analitik Mutiah Mutiah; Yayuk Andayani; Yunita Arian Sani Anwar; Syarifa Wahidah Al Idrus; Eka Junaidi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.950

Abstract

Penelitian ini tentang penerapan model praktikum terintegrasi problem based learning (PTPBL) pada mata kuliah pemisahan analitik dengan mengangkat suatu permasalahan nyata yang harus dipecahkan melalui praktikum. Tujuan dari penelitian ini adalah terlaksananya model praktikum terintegrasi problem based learning (PTPBL) untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan praktikum pemisahan analitik. Untuk mencapai hal tersebut maka dilakukan penelitian tindakan kelas (action research) selama 3 siklus.  Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan refleksi. Tindakan diawali dengan memberikan masalah, selanjutnya diselesaikan secara berkelompok melalui identifikasi masalah, perkuliahan, pencarian literatur, seminar, tutorial, demonstrasi, dan diakhiri dengan praktikum. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada indikator kualitas pelaksanaan PTPBL yaitu meningkatnya aspek kognitif, psikototorik dan sikap ilmiah mahasiswa.  Respon mahasiswa terhadap pelaksanaan PTPBL sangat bagus dan menyatakan bahwa PTPBL menarik, tidak memberatkan, dan mahasiswa menjadi lebih paham akan konsep yang sedang dipelajari dan aplikasinya serta menimbulkan keinginan untuk mengembangkan ide terkait. Kesimpulan peenelitian in adalah model PTPBL dapat meningkatkan aktivitas siswa pada aspek sikap, ketrampilan dan pemahaman.
Persepsi Mahasiswa Program Studi PPKn FKIP Universitas Mataram Terhadap Pembelajaran Daring Pada Mata Kuliah Sistem Politik dan Pemerintahan Indonesia di Masa New Normal Edy Kurniawansyah; Dahlan Dahlan; Yuliatin Yuliatin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.1001

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif dan kreatif dapat mengembangkan potensi diri diantaranya: spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Program Studi PPKn FKIP Unram terhadap pembelajaran daring pada mata kuliah Sistem Politik dan Pemerintahan Indonesia di masa New Normal. Berdasarkan tujuan khusus maka penelitian ini memiliki urgensi dalam rangka memberikan informasi terkait persepsi mahasiswa Program Studi PPKn FKIP Unram terhadap pembelajaran daring pada mata kuliah Sistem Politik dan Pemerintahan Indonesia di masa New Normal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengungkapkan gejala atau fenomena yang terjadi. Lokasi penelitian dilaksanakan di Program Studi PPKn FKIP Unram. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang berisi jenis pertanyaan-pertanyaan yang dibagikan dengan menggunakan google form. Teknik Analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, tahap display data dan tahap penarikan kesimpulan. Luarannya adalah Publikasi ilmiah pada jurnal terakreditasi Sinta dan rekomendasi kebijakan. Hasil menunjukkan Persepsi Mahasiswa Program Studi PPKn FKIP UNRAM terhadap Pembelajaran Daring Pada Mata Kuliah Sistem Politik dan Pemerintahan Indonesia di Masa New Normal dapat dikatakan baik. Kemudian proses pembelajaran daring pada mahasiswa Program Studi PPKn menggunakan berbagai macam penggunaan Learning Management System (LMS). Adapun yang menjadi kendala dalam proses pelaksanaan pembelajaran daring adalah koneksi internet yang tidak stabil dan hal ini perlu diantisipasi agar pembelajaran daring lebih efektif guna peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik yang lebih baik.
Efektivitas Penerapan Teknik Ecoprint Terhadap Keterampilan Sains Sederhana Mutmainah Mutmainah; Baik Nilawati Astini; I Made Suwasa Astawa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.1035

Abstract

Teknik ecoprint sangat penting dalam mengembangkan keterampilan sains sederhana pada anak karena melalui kegiatan ini anak akan belajar dan menemukan hal-hal baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik ecoprint terhadap keterampilan sains sederhana anak usia 5-6 tahun di RA Nadhlatul Mujahidin NW Jempong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan  dokumentasi dengan jumlah populasi 12 anak dan sampel sebanyak 12 anak Kelompok B2 di TK Nahdlatul Mujahidin NW Jempong Tahun 2022, data diolah menggunakan analisis kuantitatif untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pembelajaran menggunakan metode eksperimen tersebut. Sehingga dihasilkan data sebelum diberi perlakuan yaitu 31,7% dan setelah diberi perlakuan diproleh nilai 60,5%. Jika nilai persentase masuk dalam kategori antara 50% sampai 100%  maka penerapan tersebut dikategorikan berhasil, yang artinya karena mendapat nilai 60,5% penerapan ecoprint menggunakan bahan alam ini telah berhasil diterapkan dengan kategori sangat layak pada anak usia 5-6 tahun di RA Nahdlatul Mujahidin NW Jempong. Penilaian tersebut diperoleh hasil nilai rata-rata dari ujian hipotesis diketahui nilai t tabel < t hitung yang didapatkan sebesar 24.184 dan nilai signifikasi yang didapatkan sebesar 0.000. sehingga Ha diterima dengan ketentuan jika taraf signifikan 0,05 < dari hasil hitung maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh efektivitas teknik ecoprint terhadap keterampilan sains sederhana anak usia 5-6 tahun di RA Nahdlatul Mujahidin NW Jempong.
Pengembangan Kegiatan Finger Painting Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun di RA Raudhatul Jannah Tahun Ajaran 2022 Qiqi Quranni; Nurhasanah Nurhasanah; I Made Suwasa Astawa; Ika Rachmayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kegiatan finger painting yang tepat dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek dalam penelitian ini menggunakan anak kelompok A RA Raudhatul Jannah yang terdiri dari 16 anak. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi dengan tekhnik analisis kualitatif deskriptif.. Hasil penelitian ini adalah kegiatan finger painting dengan penerapan menggunakan tahapan  persiapan yaitu menyiapkan alat dan bahan, menyampaikan cara bermain kegiatan finger painting, pelaksanaan yaitu Anak mengambil kertas yang berisi gambar sesuai tema, Anak mewarnai gambar yang ada dengan bubur warna, penutup yaitu Guru dan anak mendiskusikan kegiatan yang sudah dilakukan, Guru dan anak menyanyikan lagu bersama- sama.  Hal ini melalui tahap pengembangan I kemampuan motorik halus anak mencapai rata-rata 44,5% dan berada pada kategori mulai berkembang, sedangkan pada tahap pengembangan II mulai mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 70,7% dan berada pada kategori berkembang sesuai harapan, dan pada pengembangan III meningkat secara optimal dengan nilai rata-rata presentase 91% dan berada pada kategori berkembang sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan finger painting dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di RA Raudhatul Jannah tahun Ajaran 2022.
Pengembangan Kegiatan Meronce Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun di PAUD Mekar Sari Kota Mataram Nuraya Nuraya; Nurhasanah Nurhasanah; I Nyoman Suarta; I Made Suwasa Astawa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kegiatan meronce untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di PAUD Mekar Sari Kota Mataram dan cara memainkan kegiatan meronce untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan subjek 5 anak di kelompok A. Metode pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah kegiatan meronce yang terdiri dari bahan alam yaitu daun mangga dan bahan buatan yaitu manik-manik dan potongan sedotan dengan penerepan menggunakan tahapan persiapan yaitu menyiapkan alat dan bahan, mengkondisikan anak sebelum kegiatan dimulai, kesepakatan kegiatanan main; penerapan yaitu anak mengambil manik-manik dengan tangan kanan menggunakan dua jari dan memasukan tali ke lubang manik-manik dan merapatkan; penutup yaitu merapikan alat kegiatan meronce,  menanyakan perasaan selama kegiatan. Hal ini melalui tahap pengembangan I kegiatan meronce untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak mencapai presentase nilai akhir 60,5% dengan kategori mulai berkembang (MB), pada tahap pengembangan II kegiatan meronce untuk meningkatkan kemampuan motorik halus meningkat menjadi 77% dengan kategori berkembang sesuai harapan (BSH), dan tahap pengembangan III kegiatan meronce untuk meningkatkan kemampuan motorik halus mencapai 92% dengan kategori berkembang sangat baik (BSB). Dengan  demikian  dapat  disimpulkan  bahwa  pengembangan  kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di PAUD Mekar Sari Kota Mataram dan kegiatan meronce dapat digunakan sebagai alat stimulasi dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak.

Page 60 of 249 | Total Record : 2483