cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 2,483 Documents
Hubungan Pengelompokan Level Literasi terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas II SDN 1 Beleka Tahun Ajaran 2021/2022 Leni Oktaviani; Siti Rohana Hariana Intiana; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.467

Abstract

Menghadapi era ke-21, siswa diharapkan bisa mendapatkan pengetahuan dan menerapkan berbagai strategi penalaran dasar dan imajinatif saat membaca, mengarang, dan menangani masalah. Pengetahuan dapat diperoleh melalui berbagai kegiatan, salah satunya dengan membaca. Oleh karena itu, kemampuan membaca siswa harus dikembangkan. Salah satu pendekatan  yang dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran literasi (membaca) di sekolah adalah pendekatan “Semua Anak Cerdas” (SAC). Dalam pendekatan SAC siswa-siswa dikelompokkan berdasarkan tingkat atau level  kemampuannya dengan tidak memperhatikan berapa usia siswa tersebut, dan dalam hal ini model pembelajaran semacam ini telah terbukti berhasil dalam mengurangi anak-anak buta huruf di berbagai negara. Adapun Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengelompokkan level literasi, mengidentifikasi kemampuan membaca siswa dan mengidentifikasi ada atau tidaknya hubungan pengelompokkan level literasi terhadap kemampuan membaca siswa kelas II SDN 1 Beleka tahun ajaran 2021/2022 serta bagaimana tingkat dari hubungan tersebut. Jenis penelitian ini adalah korelasional serta populasi dalam penelitian ini ialah 52 siswa yang terdiri dari dua kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan uji analisis deskripstif, uji normalitas, uji linearitas dan uji hipotesis sedangkan untuk teknik penyajian data dalam bentuk histogram. Hasil identifikasi pengelompokkan level literasi dan hasil kemampuan membaca siswa menunjukkan dalam kategori cukup dan baik serta uji hipotesis dalam penelitian ini digunakan rumus Product Moment. Hasil analisis data menunjukkan N=52 pada signifikansi 5%, diperoleh hasil 0.869 (rhitung) > 0.195 (rtabel), maka hipotesis (Ha) yang diajukan diterima. Maka, dapat di tarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara pengelompokkan level literasi terhadap kemampuan membaca siswa kelas II SDN 1 Beleka tahun ajaran 2021/2022.
English Major Students’ Attitudes Towards The Use of Zoom Meeting for Online Learning in Learning English Speaking Skill Nanda Amalia Putri; Maman Suryaman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.468

Abstract

Many students may find it difficult to build good English speaking abilities due to the language’s complexity. The differences between English and the native tongue cause discomfort when speaking the new language in front of others. Therefore, Zoom Meeting application can be used by teachers to teach English, especially in teaching English speaking classroom. A case study research was conducted to explore English major students’ attitudes in using Zoom Meeting for online learning in learning English speaking skill. The data collection were collected by creating a questionnaire that consisted of 15 statements. The questionnaire was distributed via Google Form. The participants of this study were students of English Education Department from a state university in Karawang which is selected randomly about 9 students from second semester students. The result revealed that the use of Zoom Meeting applications make students understand some speaking class learning materials easily. However, in the other case, most of the them were bored with the implementation of online classes and lost of motivation to study during the COVID-19 pandemic. In conclusion, the majority of English major students’ had both positive and negative attitude toward the use of Zoom Meeting for online learning in teaching English speaking skills.
Hubungan Pola Asuh Demokratis Orang Tua terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas V di SDN Gugus 06 Mataram Yuniarti Yuniarti; Darmiany Darmiany; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.472

Abstract

Pendidikan adalah modal utama suatu peranan yang sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa, yang merupakan suatu interaksi manusia dengan lingkungan yang secara sadar dan terarah. Di sekolah dasar, seorang peserta didik dapat memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter atau kebiasaan belajar pada anak, dimana keluarga merupakan wadah pertama dan utama bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Dalam keluarga melalui peran orang tua anak akan belajar dan menyerap berbagai pengalaman hidup terutama dalam belajar guna membentuk karakter anak, dalam peroses belajar mengajar, hingga menyangkut sumber daya manusia untuk suatu kemajuan bangsa karna melalui pendidikan inilah tercipta generasi yang cerdas, berwawasan luas, kreatif dan mandiri untuk mewujudkan pendidikan tersebut diperlukan suatu cara yang terencana, terarah dan berkelanjutan serta peran yang aktif dalam suatu keberhasilan program pendidikan nasional yang berkembang saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan kemandirian belajar siswa kelas V di SDN Gugus 06 Mataram. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode korelasional. Penelitian ini menggunakan teknik Propability Sampling denngan cara pengambilan sample yaitu sample rendom sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Uji hipotesis yang digunakan analisis product moment. Penelitian dilakukan di SDN Gugus 06 Mataram. Alat pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan kemandirian belajar siswa memiliki hubungan yang saling berkaitan dengan variabel satu dengan variabel lainnya, sehingga hasil yang diperoleh signifikan antara variabel X dan Y, dimana pola asuh demokratis orang tua semakin tinggi pula tingkat kemandirian belajar siswa. Oleh karena itu hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan kemandirian belajar siswa saling mempengaruhi.
Penerapan Budaya Literasi di SDN 28 Cakranegara Tia Safira; Muhammad Tahir; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.475

Abstract

Literasi adalah keterampilan yang sangat penting. Literasi siswa di Indonesia berada pada peringkat yang sangat rendah. Melalui gerakan literasi sekolah bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan budaya literasi melalui gerakan literasi sekolah di SDN 28 Cakranegara. Dalam penerapannya dikaji aspek pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat, dampak, dan evaluasi gerakan literasi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan instrumen pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil temuan, keterampilan literasi siswa di SDN 28 Cakranegara mengalami peningkatan yang ditandai dengan kebiasaan siswa pada lingkungan sekolah dan masyarakat. Pada lingkungan sekolah: siswa memiliki kebiasaan membaca buku, aktif berkunjung ke perpustakaan sekolah, berdiskusi, dan membaca lebih lancar, serta dari segi akademis terdapat peningkatan hasil belajar siswa. Sedangkan pada lingkungan masyarakat: siswa terlihat terdidik dan sering memanfaatkan fasilitas masyarakat terkait literasi serta mengikuti program-program pada fasilitas literasi masyarakat. Faktor pendukung: kebijakan pemerintah, kebijakan sekolah, sarana dan prasarana, kompetensi guru, dan adanya keterlibatan publik terhadap peningkatan budaya literasi siswa. Sedangkan faktor penghambat: minat baca siswa yang kurang, kelengkapan buku bacaan yang terbatas, dan tidak adanya tim khusus literasi. Evaluasi penerapan GLS di SDN 28 Cakranegara termasuk dalam kategori baik hingga sangat baik dengan persentase 37,1%. Dapat disimpulkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah di SDN 28 Cakranegara berhasil meningkatkan budaya literasi siswa.
Penerapan Media Miniatur Berbahan Dasar Kayu untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 2 Dasan Geria Dani Surya Pratama; Ida Ermiana; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.477

Abstract

Keberhasilan pembelajaran IPA dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di kelas IV SDN 2 Dasan Geria yaitu rata-rata siswa cenderung pasif dalam pembelajaran baik aktivitas mendengarkan, menyimak, menulis, Hal ini dikarenakan saat proses pembelajaran siswa kurang dilibatkan dan tidak adanya media yang dapat menarik perhatian siswa sehingga siswa merasa bosan dan sedikit mengantuk. Berdasarkan masalah tersebut, tentu saja ini menjadi tanggung jawab dan kewajiban guru untuk menyelesaikan masalah-masalah belajar para siswa. Permasalahan ini pada dasarnya ini dapat diselesaikan dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat dan efektif sehingga dapat melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar siswa pada saat diterapkan media miniatur berbahan dasar kayu dan hasil belajar siswa setelah menerapkan media miniatur berbahan dasar kayu. Jenis penelitian ini adalah berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan siswa kelas IV SDN 2 Dasan Geria sebanyak 16 siswa. Hasil penelitian ini adalah (1) aktivitas belajar siswa pada siklus I menunjukkan skor 34 sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan daripada siklus I yaitu 42; (2) terdapat peningkatan hasil belajar siswa, terlihat dari nilai rata-rata pada siklus I sebesar 67,5 dan pada siklus II sebesar 80,6. Dengan demikian maka penerapan media miniatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Analisis Kemampuan Numerasi Siswa SDN Ngolang Pasca Program Semua Anak Cerdas (SAC) Lita Purnama Sari; Lalu Hamdian Affandi; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.479

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan satu diantara kecakapan fundamental siswa yang pentin dalam berbagai aspek kehidupan, namun dalam satu kelas tidak semua siswa memiliki kemampuan numerasi yang baik dan sama. Upaya yang dapat dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu dengan menerapkan program Semua Anak Cerdas (SAC). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan numeracy siswa SDN Ngolang setelah pelaksanaan program Semua Anak Cerdas (SAC) dan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kemampuan mengenal lambang bilangan dengan kemampuan menyelesaikan soal operasi hitung dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan inferensial, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dari 58 siswa yang mengikuti tes, diketahui kecakapan mengenal lambang bilangan siswa sebagian besar pada level 4 digit yaitu 34 siswa dengan persentase 58,62%,  kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung dasar sebagian besar salah menjawab dua soal yaitu sebanyak 22 siswa dengan persentase 37,93% dan sebagian besar siswa menjawab benar pada soal operasi hitung pengurangan yaitu 52 siswa dengan persentase 89,65%, sedangkan hasil uji korelasi diperoleh nilai sig sebesar 0,001. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kemampuan mengenal lambang bilangan dengan kemampuan menyelesaikan soal operasi hitung dasar siswa SDN Ngolang.
Validitas Perangkat Pembelajaran Hukum Newton Menggunakan Model Concept Attainment untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik Sri Hajratun; Susilawati Susilawati; Syahrial Ayub
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.485

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran Hukum Newton menggunakan model Concept Attainment yang valid untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Model penelitian yang digunakan yaitu model 4D yang terdiri dari Define, Design, Develop dan Disseminate. Produk yang dikembangkan yaitu silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), materi ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), instrument tes pemahaman konsep, dan media pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi. Validitas produk dinilai oleh enam validator yang terdiri dari tiga validator ahli dan tiga validator praktisi. Hasil penelitian berdasarkan validasi oleh validator menunjukkan bahwa keseluruhan perangkat yang dikembangkan memiliki nilai rata-rata 79,99% sampai dengan 88,54% dengan kategori cukup valid. Sehingga dapat disimpulkan perangkat pembelajaran Hukum Newton menggunakan model concept attainment efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik.
Aplikasi Hybrid Learning berbantuan Edmodo terhadap Hasil Belajar Siswa Ade Irma Yunita Sari; Sukardi Sukardi; Masyhuri Masyhuri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya pengaruh model hybrid learning berbantuan aplikasi edmodo terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi eksperimen dengan rancangan the nonequivalent pretest-posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Jurusan IPS. Penentuam sampel diambil menggunakan teknik random sampling setelah penyepadanan kelas. Instrumen penelitian ini menggunakan tes bentuk pilihan ganda yang telah memenuhi kualiatas instrumen. Analisis data penelitian ini memakai statistik deskriptif, komparatif, serta N-Gain score. Hasil N-Gain score memperlihatkan kelas eksperimen mendapatkan peningkatan hasil belajar lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh model hybrid learning berbantuan aplikasi edmodo terhadap hasil belajar siswa. Implikasi secara teoritis bahwa model pembelajaran berorientasi kontruktivistik dan rekonstruksi sosial dapat menjadi landasan kuat dalam pembelajaran bidang sosial.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Membaca Permulaan di Kelas 1 SD Negeri 3 Darek Awanisul Huduni; Lalu Hamdian Affandi; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.488

Abstract

Membaca merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa yang harus dimiliki oleh siswa. Membaca pada tingkat permulaan adalah kegiatan belajar mengenal bahasa tulis dan siswa dituntut untuk menyuarakan lambang-lambang bunyi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam membaca permulaan, menganalisis faktor-faktor yang menghambat siswa dalam membaca permulaan dan mengetahui upaya guru dalam mengatasi kesulitan siswa dalam membaca permulaan di kelas 1 SD Negeri 3 Darek. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 SDN 3 Darek yaitu: (1) belum bisa membaca huruf vokal, (2) belum bisa membaca huruf konsonan, (3) belum bisa membaca suku kata, (4) belum bisa membaca kata, (5) belum bisa membaca kalimat atau paragraf. Adapun faktor-faktor yang mengambat siswa dalam membaca permulaan adalah (1) faktor fisiologis, (2) minat membaca yang rendah, (3) gangguan pada daya ingat, (4) faktor lingkungan, (5) kurangnya dukungan dari keluarga. Upaya yang dilakukan oleh guru antara lain: bimbingan terhadap anak yang kurang dalam mengenali huruf dan menerapkan pendekatan Sekolah Anak Cerdas (SAC) untuk menangani siswa yang memiliki kesulitan membaca permulaan.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Berbasis Masalah Berbantuan Media PhET untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Cokorde Putra Segening; Gunawan Gunawan; Joni Rokhmat; I Wayan Gunada
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.491

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran model berbasis masalah berbantuan media PhET yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Desain penelitian pengembangan menggunakan model 4D yang terdiri dari Define, Design, Develop dan Disseminate. Produk yang dikembangkan yaitu rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD), dan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui validasi perangkat pembelajaran oleh validator, angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan instrumen tes. Hasil validasi perangkat pembelajaran mencapai rata-rata nilai validitas 87,44% dengan kriteria sangat valid. Hasil persentase respon peserta didik terhadap LKPD yaitu 87,64% dengan kriteria baik dan instrumen tes KPM yaitu  88,41% dengan kriteria baik. Adapun rerata keterlaksanaan pembelajaran untuk tiga kali pertemuan yaitu 3,8 dengan kriteria sangat baik. Keefektifan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat dianalisis dengan perhitungan uji-t. Berdasarkan perhitungan menggunakan uji-t didapatkan hasil  (1,69). Hasil perhitungan N-gain kemampuan pemecahan masalah peserta didik yaitu 0,69 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model berbasis masalah berbantuan media PhET untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kategori valid, praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran.

Page 78 of 249 | Total Record : 2483