cover
Contact Name
Al-Bahtsu
Contact Email
albahtsu@iainbengkulu.ac.id
Phone
+6282182746651
Journal Mail Official
albahtsu@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. RAden Fatah Pagar Dewa Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 25276875     EISSN : 26849569     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/btu.v3i1
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, yang diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu. Al-Bahtsu adalah jurnal yang memuat tentang hasil Penelitian Pendidikan Islam dan segala hal yang melibatkan Pendidikan Pendidikan Islam secara integratif. Jurnal ini diterbitkan oleh Pascasarjana IAIN Bengkulu, yang terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan Desember. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 30/E/KPT/2019 bahwasanya jurnal Al-Bahtsu terhitung pada tanggal 11 November tahun 2019 terakreditasi Sinta 5. Oleh sebab itu, editor menyambut pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan untuk mengumpulkan artikel untuk diterbitkan di jurnal ini. Seluruh artikel akan direview oleh pakar Pendidikan Islam sebelum di publikasi. Setiap penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas isi artikel yang telah dipublikasikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
PENGARUH METODE BANDONGAN TERHADAP KEMAMPUAN TAHSIN DAN TAHFIDZ AL-QUR’AN DI MDA MIFTAHUL ULUM KABUPATEN MUSI RAWAS SITI MAISYAROH
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.4554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui Apakah ada pengaruh penggunaan metode bandongan terhadap kemampuan tahsin Al-Qur’an peserta didik di Madrsah Diniyah Awaliyah Miftahul Ulum 2)  Mengetahui Apakah ada pengaruh penggunaan metode bandongan terhadap kemampuan tahfidz Al-Qur’an peserta didik di Madrsah Diniyah Awaliyah Miftahul Ulum 3) Mengetahui Apakah ada pengaruh penggunaan metode bandongan terhadap kemampuan tahsin dan tahfidz Al-Qur’an peserta didik di Madrsah Diniyah Awaliyah Miftahul Ulum.  Jenis penelitian eksperimen yang digunakan ialah Quasi Experimental Research  dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 52 peserta didik sebagai populasi penelitian. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan test lisan (pretest dan posttest). Adapun pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t-test menggunanakan independen sample test dan uji f menggunakan one way anova untuk mengetahui  apakah ada pengaruh yang signifikan penggunaan metode bandongan terhadap kemampuan tahsin dan tahfidz Al Qur’an. Berdasarkan hasil pembahasan tentang penggunaan metode bandongan tidak berpengaruh terhadap kemampua tahsin dan tahfidz Al-Qur’an. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis data uji t independen sample test kemampuan tahsin Al-Qur’an pada taraf signifikansi 5% diperoleh nilai sigifikansi hitung lebih besar dari 0,05 aitu 0,526 dan kemampuan tahfidz Al-Qur’an diperoleh nilai signifikansi hitung lebih besar dari 0,05 yaitu 0,283. Analisis data uji f one way anova dengan taraf signifikansi α = 0,05 yaitu sig. 0,592 ≥ 0,05 ini menujukkan tidak ada pengaruh yang signifikan penggunaan metode pembelajaran bandongan terhadap kemampuan tahsin dan tahfidz Al-Qur’an
SUPERVISI KLINIS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MENGAJAR GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Sulani Sulani; Reza Liana; Khairiah Khairiah
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.7204

Abstract

The quality of teaching madrasah ibtidaiyah teachers has not been optimal because clinical supervision plays a maximum role. The purpose of this paper is to map and analyze clinical supervision in improving the quality of teaching madrasah ibtidaiyah teachers. Using qualitative methods of descriptive analysis with three descriptive, explanatory and interpretive steps. The results can be concluded that the quality of teaching teachers is influenced by the implementation of clinical supervision, because the implementation of clinical supervision can improve the pedagogical competence of teachers, maximizing the follow-up program of clinical supervision results. Clinical supervision is part of teaching supervision, and clinical supervision emphasizes looking for weaknesses and causes of problems that occur in the learning process and striving for improvements to these weaknesses, so that teachers have a sense of security, and are willing to improve teaching behavior with full awareness and awareness. The quality of teaching teachers can be realized through clinical supervision because clinical supervision focuses on efforts to improve the learning process, and clinical supervision is professional assistance given to teachers who experience obstacles in carrying out learning so that the teacher can overcome the problems he experiences related to the learning process. Thus the author can warn if you want to improve the quality of teaching teachers then increase clinical supervision of madrasah Ibtidaiyah teachers.
PEMBELAJARAN TAHSINUL QIRO’AH DI PONPES MIFTAHUSSALAM MEGANG SAKTI MUSI RAWAS IMAM MUTTAQIN
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.4542

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  Proses pelaksanaan  tahsin  Qiro’ah di  Pon-Pes Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas dari segi teori dan praktik,  Pendukung dan kendala dalam tahsin Qiro’ah di  Pon-Pes Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulan data, observasi  lapangan,  wawancara,  dan  studi  dokumentasi.  Sedangkan  untuk  analisisnya, penulis menggunakan analisis deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan karakteristik dan aspek yang relevan dengan fenomena yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Tahsin Al-Qiro’ah di  Pon-Pes Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas sebagai berikut: (a) Tahsin Al-Qur’anitu  bertujuan  untuk  memperdalam  teori Al-Qur’an yang  berhubungan  dengan tajwid, makhorijul huruf, sifat huruf, gharaibul Qur’an, dan juga pembelajaran lagu untuk melantunkan  bacaan Al-Qur’an,  (b)  Menambah  kecintaan  santri  terhadap Al-Qur’an.  Kemudian  metode  yang  diterapkan  dalam  Tahsin  Qiro’ah di  di  Pon-Pes Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas adalah: (a) metode drill, (b) metode ceramah, (c) metode klasikal baca simak. Adapun kendala-kendala dalam tahsin Qiro’ah di di  Pon-Pes Miftahussalam Megang sakti Musi Rawas  meliputi:  (a)  kurangnya  sarana atau alat bantu peraga,  (b)  ketika  hari  minggu kegiatan  tidak  kondusif,  (c)  kurangnya  pemahaman  tentang  tujuan  tahsin
STRATEGI PEMBELAJARAN DALAM MEMOTIVASI SISWA GUNA PEMAHAMAN NILAI-NILAI SHOLAT DI MTS ITTIHADUL ULUM KOTA LUBUKLINGGAU TRI YAMTI
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.4553

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Bagaimana strategi dan analisis guru Fiqih dalam memotivasi siswa memahami dan mengamalkan nilai-nilai sholat  di MTs Ittihadul Ulum Kota Lubuklinggau?, 2)  Apa saja hambatan dan faktor pendukung  guru Fiqih dalam memotivasi siswa memahami dan mengamalkan nilai-nilai sholat  di MTs Ittihadul Ulum Kota Lubuklinggau?. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field Research) dengan pendekatan kuallitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi guru Fiqih dalam memotivasi siswa memahami dan mengamalkan nilai-nilai sholat  di MTs Ittihadul Ulum Kota Lubuklinggau adalah dengan pendekatan secara individu kepada siswa. Faktor-faktor meningkatkan hasil belajar Fiqih di MTs Ittihadul Ulum adalah 1) menambah buku paket Fiqih, 2) alat dan bahan yang sederhana berupa karton atau bahan yang tersedia, 3) Untuk membangkitkan minat siswa dengan cara memberikan pujian dan memberikan nilai yang memuaskan kepada para siswa, dan 4) Solusi yang untuk memecahkan problematika yang dihadapi oleh guru Fiqih adalah dengan memberikan pengertian keapda orang tua bahwa buku paket memberi pengaruh yang besar terhadap proses belajar mengajar.
INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN AL QUR’AN HADITS KELAS X DI MADRASH ALIYAH MAZROILLAH KOTA LUBUKLINGGAU ISKANDAR ZULKARNAIN
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.4546

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adalah 1) Untuk mengetahui pelaksanaan mata pembelajaran Al Qur’an Hadits di Madrash Aliyah Mazroillah  Lubuklinggau. 2) Untuk mengetahui manfaat media pembelajaran pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits di Madrash Aliyah Mazroillah  Lubuklinggau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)  Penggunaan media gambar dalam pembelajaran Al Qur’an Hadits di Madrasah Aliyah Mazroillah Kota Lubuklinggau dapat dikatakan telah digunakan, walaupun hanya mempergunakan yaitu media visual dan media audio visual. 2) Hasil belajar Al Qur’an Hadits di di Madrasah Aliyah Mazroillah  Kota Lubuklinggau dapat dikatakan memuaskan karena siswa lebih terterik dalam kegiatan belajar dibandingkan dengan pembelajaran tanpa menggunakan media pembelajaran. 3) Faktor penghambat berupa sarana dan prasarana dan pendukung pelaksanaan pembelajaran mata pembelajaran Al Qur’an Hadits menggunakan media pembelajaran di Madrash Aliyah Mazroillah  Lubuklinggau yaitu kemampuan guru dan pengembangan inovasi pembelajaran.
KEPRIBADIAN DAN SOSIAL GURU PAI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KARAKTER KEAGAMAAN SISWA SMP NEGERI 15 LUBUKLINGGAU UNDIAN RUKANDI
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.4552

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah kompetensi  kepribadian   dan   kompetensi sosial guru PAI secara bersama-sama berpengaruh  terhadap peningkatan karakter religius siswa SMP Negeri 15  Lubuklingau. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh yang signifikan antara Kompetensi Kepribadian Guru(X1) dan Kompetensi Sosial (X2) secara bersama-sama terhadap Karakter Religius Siswa (Y) SMP Negeri 15 Lubuklinggau. Pengaruh  Kompetensi Kepribadian Guru (X1) dan Kompetensi Sosial (X2) secara bersama-sama terhadap Karakter Religius Siswa (Y) berdasarkan hasil uji “f” pada hipotesis 3 sebesar 29.869 ini berarti f hitung > f  tabel (29,869> 3,28) dan signifikansi (0.000 < 0.05). Berdasarkan hasil perhitungan regresi dapat diketahui bahwa koefisien determinasi (adjusted R square) yang diperoleh sebesar 0,629. Hal ini berarti 62% Karakter Religius Siswa SMP Negeri 15 Lubuklinggau yang dipengaruhi oleh variabel  Kompetensi Kepribadian(X1) dan Kompetensi Sosial(X2), sedangkan sisanya yaitu 38% Karakter Religius Siswa SMP Negeri 15 Lubuklinggau dipengaruhi oleh yang  berasal dari faktor biologis yaitu faktor yang berasal dari dalam diri orang itu sendiri.  Faktor ini berasal dari keturunan atau  bawaan yang dibawa sejak lahir dan pengaruh keturunan dari salah satu sifat yang dimiliki salah satu dari keduanya. Selanjutnya faktor lingkungan, di samping faktor-faktor hereditas (faktor endogin) yang relatif konstan sifatnya, milieu yang terdiri antara lain atas lingkungan hidup, pendidikan, kondisi dan situasi hidup dan kondisi masyarakat (semuanya merupakan faktor eksogin) semuanya berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter, termasuk di dalamnya adat istiadat peraturan yang berlaku dan bahasa yang digerakkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa  Kompetensi Kepribadian Guru dan Kompetensi Sosial Guru mata pelajaran PAI dapat memberikan pengaruh positif terhadap Karakter Religius.
MBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS SAINTIFIC UNTUK ANAK USIA DINI Nurhikma Nurhikma
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): JUNI
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.7278

Abstract

This research is motivated by the importance of learning Islamic Religious Education for early childhood as the initial basis for the introduction of Islamic values in children. In practice, Islamic Religious Education in PAUD or Kindergarten can be done in two ways, namely integrated into the six aspects of early childhood development or specifically in the form of Islamic Religious Education subjects which have their own time allocation and are taught by Islamic Religious Education teachers. Learning activities for early childhood can be done using a variety of interesting and fun methods, one of which is the scientific learning approach. Through this approach, early childhood will be invited to recognize and understand the material and values in Islamic Religious Education in a fun and scientific way. This scientific learning has several learning steps including observing, asking questions, gathering information, processing information, drawing conclusions, and communicating. This study discusses how scientific-based Islamic Religious Education learning for Early Childhood includes lesson plans, learning implementation, and learning evaluation. PAI learning planning for early childhood begins with preparing a Daily Learning Implementation Plan (RPPH) in which learning activities are arranged according to scientific learning steps and learning activities are adjusted to the stages of early childhood development. Furthermore, the implementation of learning is carried out in accordance with the Daily Learning Implementation Plan or RPPH that has been made. In the core learning activities, it is carried out by following the steps in scientific learning. Evaluation or assessment of learning on PAI learning content is carried out on 3 aspects, namely aspects of attitudes, knowledge, and skills. This assessment is carried out in accordance with the assessment plan that has been prepared in the RPPH. The assessment process is carried out as long as the child carries out activities starting from the initial activity to the closing activity. An assessment of the attitude spec can be made using anecdotal notes or attitude journals. Assessment of aspects of knowledge and skills can be done with the results of the work, observations, performance, or portfolio.
PERAN TOKOH AGAMA DAN GURU PAI DALAM PENGUATAN PEMAHAMAN DAN PENGAMALAN NILAI-NILAI PAI REMAJA DI DESA KOTA AGUNG KECAMATAN AIR BESI KABUPERTEN BENGKULU UTARA Alpiansyah Putra
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i2.5587

Abstract

Tokoh Agama dan Guru PAI dituntut untuk melakukan penguatan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai PAI dikalangan remaja di desa Kota Agung. Upaya ini dilakukan dengan mengajak remaja di desa kota agung dengan melakukan kegiatan positif seperti mengajarkan tentang shalat, menanamkan perilaku taat kepada Allah dan lain sebagainya. Rumusan Masalah penelitian: 1) Apa faktor penyebab remaja di desa Kota Agung berperilaku menyimpang? 2) Apa Upaya yang dilakukan oleh tokoh agama dan guru PAI untuk mengatasi problema perilaku menyimpang remaja di desa Kota Agung? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab remaja di desa Kota Agung berperilaku menyimpang dan upaya yang dilakukan oleh tokoh agama dan guru PAI untuk mengatasi problema perilaku menyimpang remaja di desa Kota Agung. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dikatakan kualitatif deskriptif karena penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengolahan data yang berupa kata-kata, gambaran umum yang terjadi di lapangan dan yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah tokoh agama, guru PAI dan remaja Lalu peneliti juga mengambil data sekunder sebagai data pendukung. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.
PERSETUJUAN MAYARAKAT MILENIUM TENTANG URGENSI MENJADI GURU BERKARAKTER SAYANG KEPADA MURID DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN SUMBER DAYA PENDIDIKAN Mawardi Lubis
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i2.8889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi mengenai persetujuan  masyarakat milenium tentang urgensi menjadi guru berkarakter sayang kepada murid dalam perspektif manajemen sumber daya pendidikan. Berdasarkan deskripsi tersebut diharapkan dapat disusun rekomendasi kaitannya dengan urgensi menjadi guru berkarakter sayang kepada murid dalam perspektif manajemen sumber daya pendidikan. Studi dilakukan pada bulan Oktober - November 2022 di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu dengan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik analisis penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis kuantitatif deskriptif dengan bantuan rumus persentase (P = f/N x 100). Populasi penelitian ini adalah seluruh dosen, karyawan, dan  mahasiswa Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu yang ikut bergabung dalam WA Group berjumlah 383 orang dengan responden 34,73 % dari populasi (133 orang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,12 % masyarakat setuju terhadap slogan “stop menyalahkan murid” . Artinya, masyarakat milenium masih menganggap bahwa menjadi guru berkarakter sayang kepada murid adalah sangat urgen dalam perspektif manajemen sumber daya pendidikan.
INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS PADA SISWA KELAS V SDN RANTAU JAYA KECAMATAN KARANG JAYA MUSI RAWAS UTARA IMAM TOHARI
Al-Bahtsu : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i2.4722

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang nilai-nilai relegius yang di internalisasikan pada pembelajaran PAI pada siswa kelas V SDN Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian dapati bahwa nilai-nilai relegius yang di internalisasikan pada pembelajaran PAI pada siswa kelas V SDN Rantau Jaya Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara, yaitu nilai ketaqwaan, nilai sopan santun siswa terhadap guru, toleransi dan kerukunan antar warga sekolah baik guru dan siswa, tenggang rasa kepada sesama warga sekolah, kedisiplinan dalam hal berpakaian dan waktu, kepedulian terhadap sesama warga sekolah dan warga masyarakat yang membutuhkan, dan nilai akhlak terhadap lingkungan yakni nilai kebersihan dalam hal menjaga kelestarian lingkungan sekolah melalui proses internalisasi melalui keteladanan dan pembiasaan.