cover
Contact Name
Adhi Surya
Contact Email
J.Kacapuri@gmail.com
Phone
+6287782738533
Journal Mail Official
J.Kacapuri@gmail.com
Editorial Address
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam kalimantan MAB Gd A lt 2, Jalan adhiyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalsel-70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
ISSN : 25023179     EISSN : 26566001     DOI : 10.31602
JURNAL KACAPURI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Program Studi (S-1) Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Redaksi menerima sumbangan artikel ilmiah dari para peneliti, pendidikan dan pemerhati masalah-masalah atau scope and focu
Articles 258 Documents
ANALISA PERHITUNGAN MANAJEMEN PROYEK MENGGUNAKAN SOFTWARE MS. PROJECT 2000 PADA PROYEK PEMBUATAN ATAP WALKWAY DAHAI Sri Mawarni; Ruliana Febrianty; Tezar Aulia Rahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.189 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1423

Abstract

Kemajuan teknologi dewasa ini berkembang pesat seiring dengan perkembangan teknologiinformasi.  Hal  ini  turut  berpengaruh terhadap  perkembangan manajemen rekayasa,konstruksi dimana banyak program aplikasi komputer yang ditawarkan untuk membantu para manajemen rekayasa, konstruksi dalam mengolah data perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan proyek konstruksi. Penjadwalan Proyek. Membuat uraian  dan  urutan setiap  kegiatan dalam aktivitas proyek..Menentukan durasi  waktu  untuk  setiap  aktivitas.Membuat penjadwalan  menggunakan network planning AOA (Activity On Arrow), kurva S, barchart dan Microsoft Project. Dalam menggunakan program Microsoft Project 2016 untuk pengelolaan proyek tidaklah cukup hanya berbekal pengetahuan untuk mengoperasikannya saja, namun perlu dibekali dengan pemahaman dalam proses pengolahan data manajemen konstruksi. Analisa manajemen konstruksi pada proyek Pembuatan Atap  Walkway Dahai  menggunakan metode Activity On  Arrow (AOA),  Kurva  S, Barchart diperoleh durasi pekerjaan 74 hari dengan hubungan ketergantungan antar pekerjaan SS (Start to Start)– FS (Finish to Start). Analisa Perhitungan waktu menggunakan Microsoft Project2016 didapat waktu 74 hari.Penggunaan Microsoft Office Project 2016 sebaiknya digunakan untuk proyek besar dan kompleks sehingga manfaatnya lebih terasa. Penggunaan program Microsoft Project 2016 dalam skripsi ini masih sangat sederhana, untuk itu masih perlu mempelajari lebih jauh lagi.Kata kunci : Manajemen Konstruksi, Network planning,Microsoft Project.  
PENGARUH VARIASI LUBANG TERHADAP TEGANGAN DAN REGANGAN PADA BALOK BETON BERTULANG eka purnamasari; Robiatul Adawiyah
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2019): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.42 KB) | DOI: 10.31602/jk.v2i1.2061

Abstract

Pada struktur bangunan beton bertulang bertingkat membutuhkan jaringan utilitas seperti  saluran kabel listrik, kabel telepon, pendingin ruangan, perpipaan,  dan sebagainya. Penempatan jaringan biasanya ditempelkan pada balok atau diletakkan bagian atas   plafon.  Hal tersebut dapat  mengurangi  tinggi rencana awal bangunan dan dari segi estetika terlihat tidak rapi, sehingga dibuatlah  alternatif desain dengan memanfaatkan ruang pada balok struktur. Ada kemungkinan untuk mendesain sejumlah lubang pada balok beton bertulang. Sehingga balok yang berfungsi sebagai struktur yang menahan  dan  menyalurkan  beban-beban  yang bekerja di atasnya, dapat juga berfungsi sebagai pendukung utilitas.  Model Balok yang dibuat di program ansys dikondisikan sama dengan keadaan dilapangan. Dalam penelitian ini dibuatlah beberapa model balok bertulang dengan 3 (tiga) variasi banyaknya lubang dan variasi posisi lubang serta variasi penambahan tulangan geser, sehingga total model menjadi 7 (Tujuh) buah. Ukuran luasan lubang berbentuk persegi yang digunakan  yaitu 270 cm2 atau ukuran panjang dan lebarnya yaitu 16,43 x 16,43 cm2. Semakin sedikit jumlah lubang semakin optimal balok menahan beban yang lebih besar Hal ini ditunjukkan dengan besarnya tegangan dan regangan yang terjadi sebelum keruntuhan terjadi. Penempatan lubang pada daerah lapangan lebih baik daripada didaerah tumpuan, balok dengan lubang didaerah tumpuan memiliki rasio tegangan 0,9742 lebih kecil daripada lubang dilapangan. Penambahan perkuatan geser dapat menambah besarnya tegangan pada balok sekitar 1,0842 kali dari pada balok dengan penulangan biasa. On-floor reinforced concrete building structures in need of network utilities such as electrical cable, telephone cable, air conditioning, piping, etc. The placement of the network are usually affixed to beams or put the top of the ceiling.  It can reduce the height of the original plans of the building and in terms of aesthetics look untidy, so an alternative design was made by making use of spaces on the block structure. It is possible to design a number of holes in reinforced concrete beams. So the beam that serves as a structure that holds and distributes loads that work on it, it can also serve as support utilities. Model Beam made in program ansys conditioned equals the State of the field. In this study made several models of beams reinforced with 3 (three)  variation of the number of holes and hole position variation and variation of shear reinforcement addition, bringing the total model into seven pieces. The size of the area of the square-shaped hole used i.e. 270 cm2 or length and width i.e. 16.43 x 16.43 cm2. The fewer the number of holes the more optimal beams hold the greater burden of this is shown by the magnitude of the voltage and the strain that occurs before the collapse occurred. The placement of the holes on the field better than a large object, beams with holes in the pedestal voltage 0.9742 ratio smaller than hole field. The addition of shear reinforcement purposes can increase the magnitude of the voltage on the block about 1.0842 times from on the block with reinforcement.
UJI KINERJA DAYA DUKUNG INDIVIDU PONDASI TIANG DENGAN ALAT INSTRUMENT KONTROL PILE DRIVE ANALYZER TEST DI REFINERY UNIT V BALIKPAPAN sulardi sulardi
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.656 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i2.1775

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memberikan gambaran rinsip dasar penggunaan alat instrumen kontrol pile drive analyzer dan metode pelaksanaanya pada pengujian daya dukung tiang pancang pondasi tangki kilang Pertamina Unit V Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian adalah metode penelitian terapan (penelitian terpakai) dengan metode pendekatan studi kasus unconfidence level terhadap akurasi hasil pemancangan pondasi tiang. Penelitian ini adalah sekaligus technical notes succes story penggunaan alat instrument kontrol PDA test dilingkungan kilang PT. Pertamina RU V Balikpapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji dengan alat instrumen kontrol PDA test dapat memberikan akurasi yang baik pada daya dukung individu tiang pancang pondasi tangki sehingga tidak ada keraguan terhadap kriteria penerimaan bangunan tangki nantinya. Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa alat instrumen kontrol PDA cocok dan aman digunakan diarea kilang dan dapat dipergunakan untuk pekerjaan sejenis di unit kerja PT. Pertamina yang lain. Kata kunci: Alat instrumen kontrol, pile drive analyzer, daya dukung individu.The aim of the study was to provide an overview of the basic principles of the use of a pile drive analyzer control instrument and its implementation method in testing the carrying capacity of Pertamina Refinery Tank Unit Balikpapan V tank  foundation pile. The research method used in this research is applied research method with the method of using an unconfidence level case study on the accuracy of the results of pile foundation erection. This study is at the same time succesful story technical notes using PDA test control instrument in PT. Pertamina RU V Balikpapan. The results showed that based on the results of tests with PDA test control instruments can provide good accuracy on the carrying capacity of individual tank foundation piles so that there is no doubt about the acceptance criteria of tank building later. The results of this study recommend that PDA control instruments are suitable and safe to use in refinery areas and can be used for similar work in PT. Pertamina other. Keywords: Control instrument, pile drive analyzer, individual bearing capacity.
STUDI KARAKTERISTIK CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL PASIR KELAS A DENGAN PENAMBAHAN SERAT SELULOSA ROADCELL-50 Yasruddin Yasruddin
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.54 KB) | DOI: 10.31602/jk.v2i2.2677

Abstract

Sifat Latasir yang rentan terhadap retak-retak tentu menimbulkan pertanyaan mengenai bahan apa yang bisa meningkatkan ketahanan lapis perkerasan Latasir tersebut sehingga ketahanan terhadadap stabilitas dan durabilitasnya dapat tercapai selama umur rencana. Salah satu cara meningkatkan kinerja campuran aspal adalah dengan memodifikasi campuran aspal dengan menambahkan aditif serat selulosa Roadcell-50. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat selulosa Roadcell-50 terhadap perubahan karakteristik Marshall dan durabilitas campuran Latasir kelas A. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasir Sungai Martapura, filler, dan aspal Shell ex-Singapura. Komposisi campuran yang digunakan dalan pengujian adalah fraksi 1 (pasir sedang) sebanyak 5.99%, fraksi 2 (pasir halus) sebanyak 83.01%, filler sebanyak 11. Pengujian dilaksanakan dengan melakukan pengujian Marshall dan uji perendaman (Immertion Test) pada campuran aspal sebelum dan sesudah ditambahkan aditif sebanyak 1%, 2%, 3%, 4% terhadap variasi kadar aspal 5.5%, 6%, 6.5%, 7%, 7.5%. Dari hasil penelitian diketahui penambahan zat aditif ini tidak mengubah kadar aspal optimum secara signifikan tetapi mampu meningkatkan nilai indeks perendaman. Selain itu nilai stabilitas, flow, VIM, VMA meningkat seiring naiknya kadar aditif. Sementara nilai VFB dan Marshall Quotient menurun.
PERBANDINGAN NILAI SIFAT-SIFAT CAMPURAN LAPISAN ASPAL BETON (LATASTON) HRS-BASE GRADASI SENJANG MENGGUNAKAN AGREGAT PADA QUARRY MARTADAH DAN QUARRY AWANG BANGKAL Daniel Ajie Saputra; Akhmad Gazali; Robiatul Adawiyah
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.186 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1478

Abstract

Dalam pengujian ini bertujuan untuk mengetahui hasil sifat-sifat yang dimiliki campuran beraspal HRS-Base gradasi senjang serta perbandingan berdasarkan agregat yang digunakan. Agregat yang digunakan dalam pengujian ini adalah agregat yang berada pada quarry Martadah dengan quarry Awang Bangkal. Perancangan campuran ini menggunakan metode Ideal Gradasi yang berdasar pada nilai tengah batas-batas spesifikasi umum gradasi agregat campuran HRS-Base.Pada  perancangan yang  telah  dilakukan dengan  metode  Ideal  Gradasi didapatkan proporsi campuran yaitu CA  55%, FA  39,5% dan  FF  5,5%. Dari hasil pengujian didapat sifat-sifat campuran dengan agregat quarry Martadah yaitu, VIM 4,89%, VMA 17,56%, VFB 72,32%, Flow4,00 mm, Marshall Quotient 271,86 kg/mm, Stabilitas Marshall 1083,41 kg, VIM PRD 4,10%, Stabilitas Sisa 90,16% dan Kadar Aspal Optimum 6,55% sedangkan dengan agregat quarry Awang Bangkal yaitu, VIM 5,51%, VMA 17,29%, VFB 68,20%, Flow 3,49 mm, Marshall Quotient 250,30 kg/mm, Stabilitas Marshall 865,30 kg, VIM PRD 4,60%, Stabilitas Sisa 90,49% dan Kadar Aspal Optimum 6,40%.Dari hasil/ nilai pada pengujian Marshall pada kedua agregat maka dapat kita simpulkan bahwa secara garis besar nilai sifat-sifat campuran pada Lataston quarry Martadah lebih besar dibandingkan dengan quarry Awang Bangkal.Kata Kunci: Sifat Campuran; Ideal Spesifikasi; Quarry Martadah; Quarry Awang Bangkal.
KAJIAN POTENSI KETERSEDIAAN AIR PADA EMBUNG RANTAU BARU GUNA KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI TAPIN Akhmad Gazali
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.522 KB) | DOI: 10.31602/jk.v2i2.2672

Abstract

Air merupakan sumberdaya alam yang sangat penting untuk kelangsungan hidup dan kegiatan komersial seperti pertanian, air minum, industri dan usaha lainnya. Perkembangan suatu daerah akan menyebabkan kebutuhan air terus meningkat seiring dengan lajunya pertumbuhan penduduk dan taraf hidupnya. Kecenderungan yang sering terjadi adalah adanya ketidakseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan air sehingga menimbulkan terjadinya krisis air. Tujuan yang ingin dicapai dalam tinjauan ini adalah untuk mengetahui jumlah ketersediaan air Embung Rantau Baru sepanjang tahun. Dalam penulisan ini dilakukan analisis hidrologi yang terdiri dari analisis evapotranspirasi, analisis ketersediaan air dan analisis debit andalan di Embung Rantau Baru. Metode yang dipakai untuk menganalisis ketersediaan air adalah dengan metode NRECA, dimana metode ini mensimulasikan keseimbangan air bulanan pada suatu daerah pengaliran sungai tertentu yang ditunjukkan untuk menghitung total limpasan dengan menggunakan hujan bulanan, evapotranspirasi dan kelembaban tanah. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ketersediaan air Sungai Salak pada kondisi debit andalan (Q80%), debit paling rendah pada bulan Mei, Juni, Juli, Agustus dan September sebesar 0,000 m3/detik (volume air 0,000 m3) dan paling tinggi 0,287 m3/detik (volume air 0,767 juta m3) pada bulan Januari. Ketersediaan air di Embung Rantau Baru totalnya sebesar 2,712 juta m3/tahun.
TINJAUAN PERHITUNGAN BANGUNAN BAWAH (SUB STRUCTURE) PROYEK JEMBATAN SUNGAI JINAL (RUAS DESA DANAU CARAMIN (BATAS KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA)-BATAS KOTA AMUNTAI) Muhammad Indra Amanda; Ruliana Febrianty; Tezar Aulia Rahman
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.579 KB) | DOI: 10.31602/jk.v1i1.1433

Abstract

Jembatan Sungai Jinal berada di ruas Desa Danau Caramin (Batas Kabupaten Hulu Sungai Utara)–Batas Kota Amuntai. Perencanaan struktur jembatan Sungai Jinal direncanakan pada tahun 2015 menggunakan peraturan pembebanan untuk jembatan RSNI 2005, seiring dengan waktu, standart tersebut perlu diperbarui sesuai dengan kondisi terkini menggunakan SNI 1725:2016.Perhitungan pembebanan yang dilakukan pada abutment jembatan sungai Jinal menggunakan SNI 1725:2016 dan  untuk  standar  perencanaan ketahanan  gempa  untuk  jembatan  menggunakan SNI  2883:2013.  Analisa perhitungan daya dukung tiang aksial menggunakan metode pendekatan statis yang terdiri dari data N-SPT, sedangkan untuk perhitungan daya dukung tiang lateral menggunakan metode pendekatan Suyono. Analisa perhitungan penulangan pada abutment menggunakan RSNI T-12-2004.Berdasarkan hasil analisa perhitungan diperoleh hasil daya dukung tiang sudah mampu menahan gaya-gaya yang bekerja pada jembatan dengan nilai daya dukung tiang tunggal  sebesar 128,6 ton.  Sedangkan pada perhitungan penulangan terdapat perbedaan hasil dimensi tulangan, dimana pada pilecap dimensi perencana tulangan tarik D19-150 sedangkan perhitungan D22-150, tulangan susut D19-100 sedangkan perhitungan D13-100, tulangan geser D10-300/300 sedangkan perhitungan D13-200/200. Pada penulagan breaswall dimensi tulangan tarik D25-120 sedangkan perhitungan D25-100, tulangan tekan D25-120 sedangkan perhitungan D19-100, tulangan susut D16-150 sedangkan perhitungan D19-125. Perbedaan hasil perhitungan disebabkan oleh peraturan pembebanan yang digunakan, standar perencanaan ketahanan gempa dan bentuk abutment.
SIMULASI PERGERAKAN BUS KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI robiatul adawiyah; eka purnamasari
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2019): JUNI JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.425 KB) | DOI: 10.31602/jk.v2i1.2062

Abstract

Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari mempunyai tiga kampus di Kalimantan Selatan yaitu di Banjarmasin, Anjir, dan di Banjarbaru. Kampus Banjarmasin merupakan kampus utama dari Universitas Islam Kalimantan. Bus Kampus ini telah beroperasi sejak beberapa tahun yang lalu. Awalnya pengoperasian bus kampus ini bertujuan untuk membantu para akademisi antar kampus Banjarmasin dengan kampus Banjarbaru. Namun, karena hanya memiliki 1 unit bus maka masih banyak para akademisi yang menggunakan angkutan umum dan kendaraan pribadi untuk kekampus. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasi pergerakan kampus Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari. Metodologi penelitian dilakukan dengan survei wawancara terhadap civitas akademik untuk dilakukan analisis dan evaluasi terhadap kapasitas bus dengan jumlah penumpang yang akan menggunakannya. Hasil dari penelitian ini didapat simulasi pergerakan bus kampus Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari. Maka dari penelitian ini mengusulkan untuk adanya penambahan bus sebanyak 5 buah dan penambahan penjadwalan bus untuk operasi.Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari has three campuses in South Kalimantan, namely in Banjarmasin, Anjir, and in Banjarbaru. The Banjarmasin campus is the main campus of the Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari. The campus bus has been operating since a few years ago. Initially the operation of the campus bus was aimed at helping academics between Banjarmasin campuses and the Banjarbaru campus. However, because it only has 1 bus unit, there are still many academics who use public transportation and private vehicles for Kekampus. This study aims to simulate the movement of the Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari. The research methodology is carried out by interview surveys of the academic community for analysis and evaluation of the bus capacity with the number of passengers who will use it. The results of this study obtained a simulation of the bus movement of the Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari. So from this study propose for the addition of 5 buses and the addition of bus scheduling for operations.
ANALISIS KINERJA BUNDARAN JOEANG DI KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Erik Strada; Salonten Salonten; Murniati Murniati
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5142

Abstract

Bundaran  Joeang  merupakan  salah  satu  bundaran  yang  ada  di  Kota Palangka Raya yang dilewati oleh kendaraan yang keluar dan masuk kota maupun   pergerakan   kendaraan      dalam   kota.   Kondisi   daerah   sekitar Bundaran Joeang mengakibatkan terjadinya arus lalu lintas perjalanan yang cukup besar karena adanya  perkantoran, perumahan, sekolah, taman, rumah jabatan dan berbagai aktifitas olahraga. sehingga dilakukan analisis kinerja Bundaran   Joeang   terhadap   pergerakan   arus   lalu   lintas.Penelitian   ini bertujuan  untuk  mengetahui  besarnya  arus  lalu  lintas  yang  melewati bundaran tersebut terutama pada saat jam-jam sibuk, kinerja bundaran pada saat ini maupun yang akan datang menggunakan acuan (MKJI) 1997. Hasil analisis menunjukkan bahwa bagian jalinan Bundaran Joeang tahun 2021 memiliki nilai arus bagian jalinan yang terbesar yaitu 677 smp/jam, jalinan DA (Jalan Letkol Chr. Binti–Jalan Seth Adjhi),   kapasitas terbesar jalinan DA (Jalan  Letkol Chr. Binti -Jalan Seth Adjhi),  5,177 smp/jam, derajat kejenuhan tertinggi dari jalinan CD (Jalan Seth Adjhi–Jalan Letkol Chr. Binti) 0,158,  tundaan  lalu  lintas  bundaran  rata-rata  (DTR)  1,85  det/smp, tundaan bundaran rata-rata (DR) 5,85 det/smp, karakteristik tingkat pelayanan pada kondisi sekarang adalah kelas A. Hasil perhitungan proyeksi10 tahun akan datang berdasarkan pertumbuhan kepemilikan kendaraan terjadi peningkatan dimana untuk nilai arus bagian   jalinan yang terbesar pada jalinan CD (Jalan Seth Adjhi–Jalan Letkol Chr. Binti) 4.276 smp/jam, Kapasitas terbesar lengan DA (Jalan Letkol Chr. Binti -Jalan Seth Adjhi) 7.087 smp/jam, tingkat pelayanan menurun dari kategori A pada   tahun2021 menjadi kategori B tahun 2031. Kata  Kunci  :  Jalinan,  Bundaran,  Derajat  Kejenuhan,  Tundaan,  Tingkat Pelayanan
PEMODELAN KERUSAKAN BANGUNAN AKIBAT PENURUNAN PONDASI DI LAHAN BASAH KOTA BANJARMASIN Darmansyah Tjitradi; Eliatun Eliatun; Oktafianus Steven Tjitradi
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4064

Abstract

Kota Banjarmasin umumnya terdiri dari tanah rawa yang memiliki lapisan tanah keras yang sangat dalam sekali, yaitu berkisar antara 25 m sampai dengan 50 m, sehingga umumnya bangunan mengunakan pondasi tiang gelam dengan diameter berkisar antara 8 sampai dengan 15 cm dan panjang 4 m. Penggunaan pondasi tiang gelam hanya mengandalkan lekatan (friction), sehingga  akan  mengakibatkan  bangunan  mengalami  penurunan  pondasi  yang tidak  seragam (differential settlement), kemiringan, dan keretakan pada elemen struktur. Penurunan pondasi ini akan  dimodelkan  dengan  software  ANSYS  dengan  mengambil  limabelas  model  struktur bangunan dengan dinding bata yang akan dibebani dengan beban standar bangunan menurut SNI1727:2013, dan beban akibat penurunan tumpuan. Permodelan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan balok sloof terhadap pola kerusakan struktur bangunan yang mengalami penurunan  pondasi  yang  tidak  seragam  di  tanah  lunak.  Hasil  dari  penelitian  ini  adalah penggunaan balok sloof pada pondasi yang mengalami penurunan tidak seragam akan mempengaruhi pola kerusakan elemen struktur, sedangkan pada pondasi yang tidak mengalami penurunan penggunaan balok sloof tidak mempengaruhi pola kerusakan elemen struktur tetapi akan meningkatkan derajat ketidaktentuan statis struktur. Pola kerusakan dinding bata umumnya mempunyai pola retak diagonal, dan berdasarkan pola tegangan Von Misses dapat diketahui lokasi elemen struktur yang berpotensi mengalami kerusakan. Kata kunci: retak, dinding bata, penurunan pondasi, ANSYS

Page 3 of 26 | Total Record : 258