cover
Contact Name
Novi Puji Lestari
Contact Email
novipujilestari61@gmail.com
Phone
+6282232951386
Journal Mail Official
novipujilestari61@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Studi Kasus Inovasi Ekonomi
ISSN : 25286269     EISSN : 26232103     DOI : https://doi.org/10.22219/skie.v3i2
Studi Kasus Inovasi Ekonomi (SKIE) adalah jurnal pengabdian berkala yang diterbitkan dua kali setahun (Maret dan September). Editor menerima naskah layanan publik yang berfokus pada 1) memberdayakan ekonomi masyarakat; 2) pengembangan dan pemberdayaan ekonomi kreatif; 3) pembangunan ekonomi berbasis digital; 4) pengembangan dan pemberdayaan usaha kecil, mikro dan menengah (UKM); dan 5) pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 01 (2025)" : 10 Documents clear
PEMANFAATAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK MEMAKSIMALKAN PENERAPAN STRATEGI DIGITAL MARKETING DALAM UPAYA MENINGKATKAN BRAND EQUITY PADA TAMAN REKREASI SENGKALING Rinaldy Achmad Roberth Fathoni; Achmad Mohyi
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.36729

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memaksimalkan penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam strategi digital marketing guna meningkatkan brand equity Taman Rekreasi Sengkaling. Taman Rekreasi Sengkaling merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Malang yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya tarik pengunjung melalui inovasi pemasaran digital. Namun, saat ini mereka menghadapi tantangan dalam optimalisasi konten pemasaran dan engagement di platform digital seperti Instagram dan TikTok. Melalui kegiatan ini, teknologi AI diterapkan untuk mempersonalisasi konten, mengotomatisasi kampanye, serta menganalisis data perilaku audiens secara efektif. Program ini dilakukan dalam beberapa tahap: mulai dari merancang Solusi dari permaaslahan mitra, melakukan pelatihan dengan tim pemasaran dalam penggunaan AI, pembuatan kalender konten untuk platform media sosial, hingga pembuatan konten pada media social Taman Rekreasi Sengkaling. Melalui program pengabdian masyarakat ini, diharapkan Taman Rekreasi Sengkaling mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan strategi digital marketing, memperkuat brand equity, dan menarik lebih banyak pengunjung. Selain itu, pengabdian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan industri pariwisata di kawasan Malang Raya, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi digital, sekaligus memberikan kemampuan mandiri kepada tim pemasaran untuk terus mengelola strategi digital berbasis teknologi AI
OPTIMALISASI PERTANIAN MELALUI PENERAPAN INTERNET OF THINGS (IOT) PENYIRAMAN OTOMATIS DI DESA KEDISAN KINTAMANI Riza Wulandari; Nyoman Ayu Nila Dewi; Putu Devi Novayanti; Luh Suriati; Ni Made Puspasutari Ujianti
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.37404

Abstract

Penerapan Internet of Things (IoT) dalam sektor pertanian telah menunjukkan potensi yang besar untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kedisan khususnya pada lahan milik salah satu petani Kelompok Tani Telaga Kedisan, di mana petani mengalami kendala dalam proses penyiraman tanaman yang masih dilakukan secara manual menggunakan selang. Penyiraman puluhan are lahan secara manual tidak hanya memakan waktu dan tenaga, tetapi juga kurang efisien dalam penggunaan air, terutama saat kondisi kelembaban tanah dan cuaca yang berubah-ubah. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem penyiraman otomatis berbasis IoT pada lahan pertanian seluas 7 are yang ditanami bawang merah. Dalam pelaksanaan proyek ini, dilakukan pemasangan alat yang terdiri dari sensor kelembapan tanah, pipa air, sprinkle, pompa air dan sistem penyiraman IoT yang dapat dikendalikan melalui aplikasi mobile Kintamani Garden untuk mengatur intensitas penyiraman secara otomatis. Selain itu, dilakukan juga pelatihan sistem penyiraman otomatis berbasi Iot kepada anggota kelompok tani untuk meningkatkan pengetahuan petani mengenai penerapan teknologi pada pertanian. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan efisiensi penggunaan air serta penurunan beban kerja petani dalam proses penyiraman. Hal ini membuktikan bahwa teknologi IoT dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi tantangan dalam pertanian modern.
PENGUATAN LITERASI KEUANGAN GUNA MENUNJANG PENGEMBANGAN BISNIS UMKM DI DESA BRANJANG Ida Maftukhah; Sri Wartini; Nurul Kamila; Nadia Ingrida Kusumadewi
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.38016

Abstract

Kemampuan mengelola keuangan oleh pelaku UMKM merupakan faktor penting terhadap kamajuan dan keberhasilan UMKM. Oleh karena itu, pengetahuan yang memadai mengenai literasi keuangan dan inklusi keuangan seharusnya dimiliki oleh pelaku UMKM. Desa Branjang merupakan salah satu desa di Kabupaten Ungaran yang memiliki berbagai potensi untuk pengembangan UMKM, baik di sektor pariwisata, pertanian ataupun industri. Namun demikian, perkembangan berbagai usaha kecil tersebut ternyata kurang diimbangi oleh peningkatan kemampuan literasi keuangan oleh para pemiliki usaha UMKM di Desa Branjang. Hanya sebagian kecil pelaku usaha yang sudah memiliki dan menerapkan pencataan keuangan secara baik dan terstruktur. Berdasarkan kondisi tersebut diusulkan beberapa kegiatan terkait usaha penguatan literasi keuangan bagi pelaku UMKM di Desa Branjang. Dimulai dari pemaparan mengenai pentingnya literasi keuangan bagi perkembangan usaha UMKM hingga pelatihan untuk penyusunan laporan keuangan sederhana yang nantinya akan berguna bagi pelaku UMKM. Pembuatan laporan keuangan yang dilakukan nantinya relative sederhana, sehingga mudah penyusunannya. Kegiatan-kegiatan tersebut di atas akan dilakukan dengan metode ceramah, pelatihan dan metode Focus Group Discussion
KERAJINAN LIMBAH CANGKANG KERANG SEBAGAI PENGHASILAN ALTERNATIF UMKM SRIKANDI BAHARI DAN MAJU SEDJATI DI GEMPOLSEWU Gentur Handoyo; Siti Nur Laila; Hafiz Rama Devara; Hari Susanta Nugraha; Eva Fatimah; Darwanto
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.39631

Abstract

Desa Gempolsewu yang berlokasi di Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah merupakan desa pesisir yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor perikanan. Namun, limbah cangkang kerang yang tidak diolah menyebabkan masalah lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat setempat. Salah satu inovasi dalam Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa yang dilakukan oleh Universitas Diponegoro dan Universitas Wahid Hasyim adalah mengadakan pelatihan pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi kerajinan tangan dengan melibatkan pelaku UMKM setempat, yaitu kelompok "Srikandi Bahari" dan "Maju Sedjati". Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru kepada pelaku UMKM dalam memproduksi kerajinan berbahan limbah, seperti aksesoris, hiasan rumah, dan souvenir, yang dapat menjadi sumber penghasilan alternatif ketika bahan baku produksi usaha tidak ada. Adapun produk kerajinan yang dihasilkan seperti pembuatan bunga dan boneka dari limbah cangkang kerang.
INOVASI PENGEMBANGAN TENUN IKAT TRADISIONAL VIA E-COMMERCE UNTUK EKONOMI DESA PARENGAN Ariefah Sundari; Ahmad Yani Syaikhudin; Ahmad Fathurrozi; Muh. Nur Ali Khoirun Nasikhin; Nisye Reza Alfa Fadlilah; Nurul Nilam Safitri; Wafiyatun Hikmatul Uliyyah
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.39760

Abstract

Industri tenun ikat tradisional di Desa Parengan, Lamongan, merupakan warisan budaya bernilai tinggi, namun menghadapi tantangan kompleks seperti keterbatasan akses pasar, minimnya literasi digital, dan ketergantungan pada pemasaran konvensional. Analisis situasi menunjukkan bahwa 85% pengrajin hanya menjual produk secara lokal dengan margin keuntungan rendah, sementara potensi pasar global belum tergarap optimal. Permasalahan prioritas meliputi: (1) kurangnya pengetahuan tentang e-commerce, (2) keterbatasan infrastruktur teknologi, (3) manajemen produksi tradisional yang tidak efisien, serta (4) kekhawatiran akan keamanan transaksi online. Kegiatan pengabdian ini menerapkan metode partisipatif melalui lima tahap: (1) pelatihan intensif literasi digital bagi 30 pengrajin, (2) pendampingan pembuatan platform e-commerce berbasis kearifan lokal, (3) implementasi sistem manajemen inventari digital, (4) workshop keamanan siber, dan (5) kolaborasi dengan influencer untuk branding produk. Hasil monitoring selama 6 bulan menunjukkan peningkatan signifikan: 72% pengrajin mampu mengoperasikan platform e-commerce secara mandiri, penjualan online meningkat 210%, serta terbentuknya 5 kelompok usaha berbasis digital. Pembahasan mengungkap bahwa sinergi antara pelestarian teknik tenun tradisional dengan adaptasi teknologi berhasil menciptakan model bisnis berkelanjutan. Tantangan utama adalah kesenjangan generasi dalam adopsi teknologi, yang diatasi melalui pendekatan pelatihan intergenerasi. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pendapatan rata-rata pengrajin sebesar 45%, tetapi juga memperkuat posisi tenun ikat Parengan di pasar nasional melalui sertifikasi produk berbasis Indikasi Geografis
INTERNALISASI PERSONAL HYGIENE DALAM PRODUKSI MAKANAN HALALAN THOYYIBAH Nikmatul Masruroh Nikma; Rasya Madaniah Nurul Islami; Frenda Ninggar Marsiska
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.39906

Abstract

Food production must go through a healthy and clean process. Especially in this era, we must follow the concept of halalan thoyyibah so that food products can be easily accepted by consumers. Therefore, PT. Mitratani Dua Tujuh Jember applies rules on personal hygiene, not only employees but to everyone who enters the production room of food products produced, for example to the production site of edamame and other products. The problem that arises is personal hygiene which is understood as a rule, not as a principle of life that must be carried out voluntarily in production activities. So, there is still punishment for employees who do not comply. This personal hygiene should be carried out as a life principle in carrying out production. So that it becomes a healthy and halal lifestyle. Therefore, this service uses collaborative and educational service techniques in order to provide assistance to internalize the principles of personal hygiene to the employees of PT Mitratani Dua Tujuh about the importance of implementing personal hygiene in the food production process not because of the rules alone, but must be a guide for life in carrying out production activities. Moreover, export-based food. This service resulted in the understanding and discipline of production actors who are part of the production process at PT. Mitratani Dua Tujuh. Personal hygiene determines halal production. This is because food products from PT. Mitratani Dua Tujuh not only produce HACCP and BRC certified products but also halal certified. Thus, the products produced apply the principles in the production of halal food thoyyibah.
MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP BAHAYA STYROFOAM DAN PENGENALAN KOTAK SERAT BAMBU SEBAGAI SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN DI DUSUN PONDOK PURNAWIRA Komang Widhya Sedana Putra P; Putu Amanda Yuniantari Dewi; Ida Bagus Gde Agung Yoga Pramana
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.39955

Abstract

Penggunaan styrofoam sebagai wadah makanan masih menjadi kebiasaan masyarakat meskipun diketahui memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Styrofoam sulit terurai, mencemari ekosistem, serta mengandung senyawa kimia berbahaya seperti stirena yang dapat berisiko bagi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Dusun Pondok Purnawira mengenai bahaya styrofoam dan memperkenalkan kotak serat bambu sebagai solusi alternatif yang lebih ramah lingkungan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, penyuluhan, demonstrasi, dan survei menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat kesadaran masyarakat sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi. Kegiatan edukasi dilakukan melalui Sosialisasi secara Door to Door mengenai bahayanya Styrofoam dan pengenalan Kotak Serat Bambu sebagai solusi Ramah Lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan sosialisasi, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai dampak negatif styrofoam dan manfaat penggunaan kotak serat bambu. Sebelum sosialisasi, sebagian besar masyarakat belum mengetahui bahaya styrofoam bagi kesehatan dan lingkungan. Setelah diberikan edukasi, lebih dari 80% peserta menyatakan bersedia beralih ke penggunaan kotak serat bambu sebagai wadah makanan sehari-hari. Kesimpulan Penelitian ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk styrofoam serta mendorong penggunaan kotak serat bambu sebagai alternatif ramah lingkungan. Untuk mempercepat adopsi kotak serat bambu, disarankan adanya dukungan dari pemerintah dan pelaku usaha dalam penyediaan produk ini dengan harga yang lebih terjangkau serta sosialisasi yang lebih luas kepada masyarakat.
BRANDING DAN PENDAMPINGAN DESA RAMAH ANAK UNTUK MEMPERKUAT CITRA DESA JUNREJO Novi Puji Lestari; Erna Retna Rahadjeng; Fika Fitriasari
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.40118

Abstract

Branding merupakan kegiatan yang penting dalam sebuah organisasi,institusi ataupun dalam sebuah perusahaan. Branding desa itu juga perlu dilakukan agar desa memiliki identitas untuk mampu berdaya saing dengan desa yang lain. Branding merupakan upaya untuk memberikan label kepada desa sehingga desa memiliki kekhasan atau keunikan. Keunikan suatu desa itu perlu dimunculkan untuk menghasilkan branding yang kuat dengan tujuan supaya desa tersebut mudah diingat dan banyak orang berkunjung ke desa tersebut. Desa Junrejo merupakan salah satu desa yang ada di Kota Batu. Banyak potensi yang perlu digali dari hasil alam maupun karya ibu rumah tangga yang itu bisa diapresiasi untuk dijadikan brand atau ciri khas dari desa tersebut. Selain itu ada hal yang perlu difokuskan yaitu pembentukan desa ramah anak yang nantinya itu nanti juga bisa dijadikan brand untuk desa Junrejo. Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Malang akan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK dan Mitra desa melakukan pendampingan untuk membranding desa Junrejo.
PENDAMPINGAN BRANDING KEMASAN JAMU AZZARA DALAM RANGKA OPTIMASI PEMASARAN UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT Yulist Rima Fiandari; Ratya Shafira Arifiani; Aniek Rumijati
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.40349

Abstract

Branding dan kemasan adalah elemen penting dalam bisnis yang memiliki dampak besar terhadap citra produk dan penjualan. Ini berlaku tidak hanya untuk produk konsumen modern tetapi juga untuk produk tradisional seperti jamu. Jamu AZZARA, salah satu produk jamu tradisional, memiliki potensi besar untuk mendapatkan pengakuan lebih luas di pasar. Sertifikasi halal MUI yang diperolehnya pada Maret 2023 memberikan langkah awal penting dalam memperluas jangkauan pasar dan pemasaran. Namun, saat ini, produk Jamu AZZARA masih terbatas dalam konsumsi kalangan terbatas, terutama di wilayah sekitar lokasi produksi. Kemasan yang digunakan sekarang biasanya untuk konsumsi di tempat, dan belum ada produksi dalam kemasan botol tanpa brand. Produk belum dikemas dalam packaged value sehingga nilai ekonomi dirasa belum optimal dan masih berpeluang untuk ditingkatkan. Tim pengabdi Universitas Muhammadiyah Malang dan Tim pengabdi mahasiswa yang terlibat dalam pengabdian masyarakat memiliki peran penting dalam membantu pemilik usaha dalam proses pendampingan branding dan kemasan. Mereka dapat memberikan pandangan segar dan pemahaman tentang tren pasar terbaru yang dapat membantu Jamu AZZARA bersaing dengan produk sejenis.Kegiatan yang dilakukan meliputi program edukasi dan pendampingan pada Masyarakat
MANAJEMEN PENYULINGAN SERAI WANGI PUJON HILL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Luqman Dzul Hilmi; Immanuel Mu'ammal; Muhammad Firmansyah
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 9 No. 01 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v9i01.40859

Abstract

Universitas Muhammadiyah Malang melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Pujon Hill telah memperhatikan keadaan ini, serta melaksanakan penanaman serai wangi pada sebagian lahan konservasinya seluas 75,09 hektar dengan anakan serai wangi sebanyak 10.000 tanaman, dan menghasilkan setiap panen rata-rata berat 3 kg per rumpun atau 29.450 kg. Disamping itu, masyarakat sekitar juga telah diberdayakan melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Pujon Hill pengelola kawasan hutan. Masyarakat desa Sukomulyo mayoritas bermata pencaharian sebagai peternak susu perah dan petani sayuran. Pada tanggal 23 Mei 2023, tanaman serai wangi yang telah diobservasi dan dipanen kisaran 1 ton berusia kisaran lebih dari 11 bulan, mengingat belum adanya pemanfaatan serai wangi yang berkelanjutan (pasca panen). Hal ini juga diakibatkan akan keterbatasan Sumberdaya Manusia (SDM) internal, sehingga dibutuhkan kolaborasi dengan pihak eksternal (khususnya masyarakat sekitar). Adapun permasalahan program pengabdian terhadap mitra desa, antara lain: Pemanfaatan potensi atas 10.000 rumpun serai wangi siap panen untuk menjadi produk olahan belum tersedia; keterbatasan SDM pengelolaan panen serai wangi; pengunaan mesin penyulingan belum optimal secara berkelanjutan; pengembangan produk dari limbahan olahan sulingan berpotensi besar; dan kebutuhan peningkatan perekonomian masyarakat melalui olahan serai wangi. untuk meningkatkan aspek ekonomi melalui pembinaan bahan olahan produk dan pemasaran bahan karbol, diantaranya: pendampingan penanganan serai wangi siap panen; pembinaan penyulingan serai wangi menjadi olahan bahan produk karbol; dan pengarahan manajemen pemasaran olahan bahan produk karbol. Adapun luaran dari program ini mencakup, diantaranya: keterampilan dalam penanganan serai wangi siap panen; penyulingan serai wangi menjadi olahan bahan produk karbol; manajemen pemasaran olahan bahan produk karbol; Hak atas Kekayaan Intelektual video program pengabdian; dan publikasi ilmiah pada jurnal Pengabdian Masyarakat, atau sederajat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10