cover
Contact Name
Rendika Vhalery / RDJE
Contact Email
rdje@unindra.ac.id
Phone
+6281271777755
Journal Mail Official
rdje@unindra.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tengah No.80, RT.6/RW.1, Gedong, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13760
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE)
ISSN : 24069744     EISSN : 26571056     DOI : http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v6i1
Core Subject : Education,
RDJE: Research and Development Journal of Education (ISSN 2657-1056 for the electronic version and ISSN 2406-9744 for the print version) first published in Oct 2014 is a double-blind peer-reviewed scientific open access journal. The journal is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, instructional methods, instructional strategy, instructional materials development, experiment, survey, and teacher development in Education Field. The journal is published by Universitas Indraprasta PGRI.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 674 Documents
Upaya Pengenalan Warna Dengan Menggunakan Media Permainan Kartu Warna Pada Anak Bimba AIUEO Graha Kalimas 4 Tambun Junita, Reni; Putrie, Chientya Annisa Rahman
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v7i2.11241

Abstract

Usia dini merupakan usia awal yang paling penting dan mendasar sepanjang pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Aspek-aspek perkembangan tersebut tidak berkembang secara sendiri-sendiri melainkan saling terintegrasi dan saling berhubungan antara perkembangan satu dengan yang lainnya. Dari beberapa aspek perkembangan tersebut, perkembangan kognitif adalah salah satu aspek penting yang harus dikembangkan untuk kemampuan berpikir anak. Salah satunya adalah kemampuan mengenal warna. Namun,  pada kenyataannya masih banyak ditemui anak usia 4-5 tahun yang masih kurang mampu mengenal warna. Konsep pokok penelitian tindakan kelas terdiri dari empat komponen, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan atau observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Subjek penelitian yang dimaksud dalam penelitian ini adalah guru dan Murid Bimba AIUEO Graha Kalimas 4 Tambun Selatan yang berlokasi di Jl. Lapangan Kobra Graha Kalimas 4 Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Penentuan subjek kelas dilakukan saat penelitian mulai memasuki lapangan dan selama penelitian berlangsung. Objek dalam penelitian ini adalah masalah yang ingin di teliti yaitu meningkatkan kemampuan mengenal warna melalui kertas warna di Bimba AIUEO Graha Kalimas 4 Tambun Selatan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan mengenal warna pada anak Adanya  peningkatan, hal ini dapat dilihat dari peningkatan secara bertahap yaitu rata-rata perolehan persentase pada pra tindakan yaitu 46,43%, meningkat di Siklus I dengan persentase sebesar 68,75% dan meningkat mencapai 83,68% pada Siklus II hingga mencapai target keberhasilan yang diinginkan oleh peneliti yaitu 89.73%
Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Dalam Pembelajaran Berasis Media Sosial Pada Masa Pandemi Covid Hapsari, Sri
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10466

Abstract

Penelitian ini ditulis untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa dalam memanfaatkan media sosial dalam pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan ekonomi semester empat di Universitas Indraprasta PGRI yang diambil secara purposive sampling. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif strategi penelitian etnografi digital dengan pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan pemberian tugas. Kondisi pandemi covid, mengharuskan pembelajaran dilakukan secara online. Di sisi lain, diperlukan ketersediaan perangkat pembelajaran online dan media sosial menjadi salah satu pilihan yang dapat digunakan sebagai media. Dalam penggunaan media sosial ini, mahasiswa dapat mengasah kemampuan berpikir kreatifnya yang meliputi kelancaran, kelenturan, orisinalitas, dan elaborasi melalui konten-konten pembelajaran yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman media sosial yang dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam pembelajaran, pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran dapat menjadi stimulus bagi perkembangan kemampuan berpikir kreatif, dan tanggapan mahasiswa setelah tiga semester menjalani pembelajaran online selama masa pandemi covid. Dengan pembelajaran berbasis media sosial ini, mahasiswa mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan berbagai informasi dan pembelajaran yang menyenangkan menjadikan mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatifnya
Analisis Peran Guru Ips Dalam Menumbuhkan Sikap Sosial Siswa Di SMPI As-Shofiani Ahmadi Habibah, Ainun; Putri, Eka
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10392

Abstract

Nilai-nilai pancasila tampaknya tidak tercermin pada anak muda, terbuyarkan oleh perubahan zaman yang semakin berkembang saat ini. Meskipun demikian, dalam persepsi yang mendasarinya, ditemukan juga masalah-masalah yang berkaitan dengan perilaku siswa, lebih spesifiknya masih ada beberapa siswa yang membutuhkan kebiasaan, yang perlu diperhatikan dan sopan kepada ahli, seperti tidak adanya kabar baik dan salam hangat dari ahli. Melalui tugas ahli mata pelajaran IPS dengan membingkai karakter sosial pada siswa, diyakini bahwa mereka akan benar-benar ingin mengubah perilaku siswa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran guru IPS, sikap sosial siswa, pengaruh peran guru dalam menumbuhkan sikap sosial siswa, dan faktor yang mempengaruhi rendahnya sikap sosial siswa. Penelitian ini menggunakan metode survei dan di deskripsikan secara kuantitatif. populasi sebesar 85 siswa didapati sample 85 siswa dengan menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdap pengaruh yang signifikan antara peran guru IPS dalam menumbuhkan sikap sosial siswa
Peranan BK Dengan Menggunakan Teknik Modelling Dalam Mencapai Tugas Perkembangan AUD Di Kelas Raudhah I Ra As-Sa’adah Mardianto, Mardianto; Sikumbang, Ahmad Tamrin; Hadrah, Hadrah
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v7i2.8663

Abstract

The problem in this research is the role of guidance and counseling using modelling techniques in achieving early childhood development tasks in the Raudhah I RA As-Sa’adah class. This study aims to explain the role of counseling guidance, the use of modelling techniques, and the role of guidance and counseling using modelling techniques in achieving development tasks in Raudhah I RA As-Sa’adah class. This research was conducted using qualitative research using descriptive methods. The subjects of this study were students. The informants are the Principal, Treasurer, Class Teachers and Parents. Data collection techniques in this study through: Observation, Interview dan Documentation. The data analysis process was carried out by: Data reduction, Data presentation and Conclusion drawing. Then the data collected is checked the validity of the data through data triangulation. General findings in this study are the task of early childhood development. The results of the research are: (1) The role of guidance an counseling and counseling which is very important in RA As-Sa’adah (2) The use of modelling techniques is carried out well (3) The role of guidance and counseling using modelling techniques in achieving early childhood development tasks has not yet been implemented optimal
R&D Tahap Assesment: Keefektifan Bahan Ajar Statistik Pendidikan Berbasis LC 5E Berbantu Minitab Abdillah, Agus; Prasetyono, Hendro; Rizkiyah, Nur; Fitria, Dona; Burhanudin, Burhanudin
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10665

Abstract

One indicator that learning can be said to be effective is optimal learning outcomes. In fact, to achieve the word "effective" is still far from expectations. These problems cannot be separated from how the lecturers should apply appropriate learning models. This research is the R&D stage of testing the effectiveness of teaching materials using a non-equivalent control group design. The population of all students of the Economic Education Study Program, Indraprasta PGRI University Semester V of the 2020/2021 academic year consists of 31 classes with 1175 students. The sample taken is class S5F (experiment class) as many as 42 people and Class S5E (control class) as many as 43 people. The analysis technique used is the independent t-test. The results of the descriptive analysis showed that the experiment class obtained an average value of learning outcomes that was higher than the control class (80.61 > 74.02). While inductive analysis obtained t_statistic > t_table (4.209 > 1.989). This means that there is a significant difference in learning outcomes between the experiment class and the control class. Therefore, it can be concluded that the Educational Statistics teaching material based LC 5E assisted by Minitab is very effective in its use in learning
Peran Pendidikan Kewirausahaan Dan Motivasi Berwirausaha Dalam Menumbuhkan Sikap Mental Kewirausahaan Peserta Didik Sari, Ani Interdiana Candra; Karlina, Elin; Rasam, Fadli
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10287

Abstract

Riset ini bertujuan untuk memperoleh jawaban secara empirik pengaruh (1) pendidikan kewirausahaan dan motivasi berwirausaha terhadap sikap mental berwirausaha peserta didik secara simultan, (2) pendidikan kewirusahaan terhadap sikap mental berwirausaha peserta didik secara partial, (3) motivasi berwirausaha terhadap sikap mental berwirausaha peserta didik secara partial. Penelitian ini dilaksanakan di SMA N 21 Bekasi dengan responden 104 peserta didik. Penelitian ini menggunakan Metode survei dengan pendekatan analisis regresi linear ganda. Berdasarkan penelitian dan perhitungan SPSS diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh pendidikan kewirausahaaan dan motivasi berwirausaha terhadap sikap mental berwirausaha peserta didik secara simultan. (2) Terdapat pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap sikap mental berwirausaha peserta didik secara partial (hal ini menandakan bahwa pendidikan kewirausahaan yang diberikan sekolah terbukti dapat meningkatkan sikap mental berwirausaha). (3) Terdapat pengaruh motivasi berwirausaha terhadap sikap mental berwirausaha secara partial (hal ini menandakan bahwa motivasi berwirausaha yang diberikan guru pada saat proses belajar dan pembelajaran tebukti dapat meningkatkan sikap mental). Pendidikan kewirausahaan yang ada di sekolah dan dengan pemberian motivasi berwirausaha pada saat proses pembelajaran dapat mempengaruhi sikap mental peserta didik dalam berwirausaha
A Comparative Study: The Demographic Differences of Game Literacy Wahyuni, Lussy Dwiutami; Ariyani, Mira; Hutomo, Bijak Aditia
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v7i2.9267

Abstract

Nowadays, the development of literacy has found the new ways called Game Literacy. It is an approach based on literacy on game design or the ability to understand certain type of meaning. The aim of this study is to find an empirical data about game literacy across demographic factors (age, gender, playing game duration, and game’s genre). The samples of this research are 418 gamers from 23 provinces in Indonesia that taken by nonprobability sampling. Data collected by using google form to the gamer communities and social media groups. The method of this study is comparative study that aims to find the differences between each demographic factors. The result found that there are differences of game literacy referred to age (p=.000), gender (p=.004), and playing game duration (p=.004). Meanwhile, the other result has found that there are no differences referred on game genre (p=.063). The limitation of this research is the developmental stage of the subject. The subject of this study was only taken from early adults and older.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DUA TINGGAL DUA TAMU TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Irvia Eriza
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v8i1.10630

Abstract

Mata pelajaran matematika adalah ilmu yang mendasari mendasari perkembangan teknologi modern. Peneliti ingin menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe DTDT untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis siswa. Objek penelitian adalah SMK Negeri 1 Solok. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan kuasi eksperimen dengan desain posttest-only design. Populasi dan objek yang diteliti yaitu 108 siswa. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI jurusan akuntansi tahun ajaran 2012/2013. Sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui eksperimen dan kuesioner. Pengujian instrumen yang dilakukan adalah dengan uji validitas dan realibilitas dengan menggunakan korelasi pearson product moment, dan alpha cronbach. Pengujian instrumen hasil belajar menggunakan product moment, Kuder-Richardson 20, Daya Beda, dan Difficulty Index (P). Teknik pengujian hipotesis menggunakan teknik Multivariate Analysis of Varians (Manova). Sebelum data dianalisis untuk pengujian hipotesis, dilakukan uji normalitas, uji homogenitas varians, dan uji homogenitas matrik varian kovarian sebagai uji persyaratan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan model kooperatif tipe DTDT pada kemampuan pemecahan masalah siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi dan rendah lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Namun, tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan tingkat kemandirian belajar siswa dalam mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa. Dan penggunaan model kooperatif tipe DTDT pada kemampuan komunikasi matematis siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi dan rendah lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Namun, tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan tingkat kemandirian belajar siswa dalam mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis siswa
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA SMAN DI JAKARTA SELATAN Rosalina Dewi Heryani
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v8i1.12145

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional dan motivasi terhadap prestasi belajar ekonomi siswa SMAN di Jakarta Selatan. Metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Jumlah populasi terjangkau 645 siswa, jumlah sampel sebanyak 60 siswa dengan teknik sampling gabungan dari cluster, proportional, dan acak. Data primer kecerdasan emosional dan motivasi didapatkan dari kuesioner sebanyak 60 butir pernyataan menggunakan skala likert dan telah dinyatakan valid dan reliabel, sedangkan data sekunder prestasi belajar ekonomi diperoleh dari nilai ujian akhir semester ganjil. Data diolah menggunakan program SPSS untuk menganalisis regresi sederhana dan regresi ganda menggunakan uji T dan F. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh signifikan kecerdasan emosional dan motivasi secara simultan terhadap prestasi belajar ekonomi. Dibuktikan dengan nilai Sig 0,000 < 0,05. 2) Terdapat pengaruh signifikan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar ekonomi. Dibuktikan dengan nilai Sig 0,000 < 0,05. 3) Terdapat pengaruh signifikan motivasi terhadap prestasi belajar ekonomi. Dibuktikan dengan nilai Sig 0,000 < 0,05
ANALISIS LITERASI DIGITAL MAHASISWA Deci Ririen; Febblina Daryanes
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v8i1.11738

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi di abad 21 membuat banyak perubahan dan tantangan di kalangan masyarakat tidak terkecuali mahasiswa yang merupakan salah satu agen perubahan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kemampuan literasi digital mahasiswa yang ditinjau dari segi lama studi, jenis kelamin dan status pekerjaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam menggunakan teknologi berada dalam kategori baik dengan capaian persentase sebesar 81%. kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi secara online, kemampuan berpikir kritis serta etika dalam menggunakan teknologi berada pada kategori cukup dengan capaian persentase berturut-turut sebesar 76,6%, 75,6% dan 70%. Dari hasil penelitian juga dapat diketahui bahwa perbandingan kemampuan literasi digital mahasiswa dengan lama studi 2 semester lebih besar yaitu senilai 77,8% dibandingkan dengan mahasiswa yang lama studinya 4 semester yaitu senilai 76,6%. Nilai kemampuan literasi digital pada laki-laki sebesar 78% lebih tinggi dibandingkan nilai literasi digital pada perempuan yaitu sebesar 76,8%. Perbandingan mahasiswa yang sudah bekerja memiliki nilai kemampuan literasi yang lebih rendah dengan persentase capaian 76,8% dibandingkan dengan mahasiswa yang belum bekerja dengan persentase capaian 77,4%..