cover
Contact Name
Dr. -Ing. Widodo S. Pranowo
Contact Email
widodo.pranowo@gmail.com
Phone
+6221-6413176
Journal Mail Official
widodo.pranowo@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal HIDROPILAR
ISSN : 24604607     EISSN : 27164640     DOI : https://doi.org/10.37875/hidropilar
Core Subject : Science,
Jurnal HIDROPILAR adalah jurnal yang diasuh oleh Program Studi D-III Hidro-seanografi, Direktorat Pembinaan Diploma, Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), dengan tujuan menyebarluaskan informasi tentang perkembangan keilmuan dan teknologi peralatan bidang Hidro-Oseanografi di Indonesia. Naskah yang dimuat dalam jurnal ini berasal dari penelitian, kajian ilmiah maupun hasil kerja praktek yang dilakukan oleh para peneliti, akademisi, mahasiswa dan pemangku kepentingan bidang kelautan khususnya Hidro- Oseanografi. Edisi volume 1 No.4 ini adalah terbitan ketujuh setelah terbit pertama kali tahun 2015 dengan frekuensi terbit dua kali dalam satu tahun.
Articles 192 Documents
Rancang Bangun Alat Penentu Jarak di Bawah Air Menggunakan Metode USBL (Ultra Short Base Line) dengan Microkontroler Raspberry Pico dan Sensor Piezoelectric: Design and Construction of A Tool for Determining Underwater Distance Using USBL (Ultra Short Base Line) Method with Raspberry Pico Microcontroller and Piezoelectric Sensor Santosa, Yoyok Nurkarya; Santoso, Susilo Budi; Negara, Adhi Kusuma; Putra, I Wayan Sumardana Eka
Jurnal Hidropilar Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v10i1.340

Abstract

Ketergantungan pada peralatan impor dalam survei hidrografi dan eksplorasi bawah air mengindikasikan kebutuhan mendesak untuk mengembangkan teknologi penentu jarak bawah air yang mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penentu jarak bawah air menggunakan metode USBL (Ultra Short Base Line) dengan Microkontroller Raspberry Pico dan sensor Piezoelectric, yang dapat memberikan solusi praktis dan ekonomis dalam survei bawah air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan perancangan, pembuatan, dan pengujian prototipe yang terdiri dari dua komponen utama: transmitter (Tx) yang mengirimkan sinyal akustik, dan receiver (Rx) yang menerima dan mengukur waktu tempuh sinyal tersebut untuk menentukan jarak. Pengujian dilakukan di kolam renang pada jarak 2 meter, 5 meter, dan 15 meter, dengan pengukuran dilakukan menggunakan osciloskop dan software Matlab untuk analisis data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe dapat bekerja sesuai prinsip USBL, namun terdapat perbedaan akurasi pada jarak yang berbeda, dengan kesalahan rata-rata sebesar 0,2 m pada jarak 2 meter, 0,4 m pada 5 meter, dan 1,9 m pada 15 meter. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem penentu jarak yang dikembangkan memiliki potensi besar untuk aplikasi praktis, namun masih memerlukan peningkatan lebih lanjut dalam hal akurasi, terutama dalam pengembangan algoritma perhitungan dan stabilisasi frekuensi sinyal. Optimalisasi pada komponen elektronik, seperti penguatan sinyal dan penggunaan filter band-pass, juga disarankan untuk memperbaiki performa sistem.
Karakteristik Pasang Surut di Wilayah Perairan Cilacap Berdasarkan Metode Analisis Least Square: Characteristics of Tides in The Cilacap Water Area Based on The Smallest Square Analysis Method Wicaksono, Krias Ridho; Pranowo, Widodo Setiyo; Triatmojo, Yudha Putra
Jurnal Hidropilar Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v10i2.361

Abstract

Studi ini menekankan kepada pengguna MATLAB (T-Tide dalam bahasa pemrograman MATLAB) dalam menganalisis pasang surut, menentukan klasifikasi tipe tipe pasang surut dalam bentuk, tabel grafik , formzahl, max snr, min snr di wilayah perairan Indonesia yakni Pulau Jawa (Cilacap), data yang digunakan dari Sea level station monitoring facility dengan pengambilan data pasang surut dalam kurun waktu 1 bulan (30 hari) periode September 2024 sampai dengan Oktober 2024, hasilnya menunjukan bahwa, ketinggian dan fluktuasi Pasang surut amplitudo grafik menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam elevasi muka air laut, yang menandakan adanya pola pasang surut yang cukup jelas di wilayah Cilacap, periode pasang surut siklus fluktuasi harian dapat memberikan gambaran mengenai jenis pasang surut. Dari gambar grafik terlihat adanya lebih dari satu kali puncak dan lembah dalam sehari (dalam skala kecil), yang menunjukkan adanya komponen Semi diurnal (pasang surut harian ganda), amplitudo pasang surut menampilkan grafik memiliki rentang elevasi yang cukup signifikan, menunjukkan bahwa amplitudo pasang surut di wilayah Cilacap cukup besar, amplitudo ini bisa menunjukkan perbedaan antara pasang tertinggi dan surut terendah di lokasi tersebut, analisis harmonik menggunakan T-tide v1.3 beta, penelitian ini melakukan eksperimen menentukan tipe pasut berdasarkan analisis harmonik terhadap data runtut waktu (time series) di perairan Cilacap kemudian konstanta harmonik yang diperoleh digunakan untuk melakukan perhitungan prediksi pasut, tipe pasut ditentukan menggunakan rumus bilangan form. Hasil penelitian ini menghasilkan total sekitar 32 konstanta harmonik.
Analisa Karakteristik Pasang Surut di Perairan Lembar Nusa Tenggara Barat Menggunakan Metode Kuadrat Terkecil Periode Oktober 2024: Analysis of Tidal Characteristics in The Sheet Waters of West Nusa Tenggara Using The Least Squares Method for The Period of October 2024 Bimantara, Agung; Pranowo, Widodo Setiyo; Akbar, Agya Muhammad
Jurnal Hidropilar Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v10i2.363

Abstract

Fenomena pasang surut di perairan Lembar, Nusa Tenggara Barat, memainkan peran penting dalam berbagai aspek kegiatan pesisir, seperti perikanan, transportasi laut, dan pawisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pasang surut di perairan Lembar, Nusa Tenggara Barat, menggunakan metode kuadrat terkecil dan perangkat lunak T-Tide. Data diambil dari fasilitas Sea Level Station Monitoring selama 31 hari pada Oktober 2024. Lokasi penelitian dipilih karena aktivitas maritimnya yang tinggi dan topografi dasar lautnya yang beragam, yang memengaruhi pola pasang surut. Analisis data menghasilkan 32 konstanta harmonik, terdiri dari 19 konstanta signifikan dan 13 konstanta non-signifikan. Komponen K1 dan M2 menunjukkan amplitudo dominan, mengindikasikan pola pasang surut campuran condong ke harian ganda. Grafik elevasi menunjukkan fluktuasi periodik air laut dengan amplitudo maksimum 0,34 meter (K1) dan 0,26 meter (M2). Hasil penelitian ini memberikan pemahaman tentang pola pasang surut di perairan Lembar, yang strategis sebagai lokasi latihan militer dan destinasi wisata maritim. Selain itu, hasil ini dapat digunakan untuk pengembangan model prediksi pasang surut jangka panjang, mitigasi dampak perubahan iklim, serta mendukung keamanan aktivitas maritim. Penelitian ini diharapkan menjadi landasan untuk studi lebih lanjut terkait fenomena pasang surut dan pengelolaan wilayah pesisir.
Implementasi Vertical Consistency Dalam Pembuatan Cell Electronic Navigational Chart (ENC) di Perairan Pulau Tanajempea dan Pulau-Pulau Sekitarnya Menggunakan Perangkat Lunak Caris S-57 Composer: Implementation of Vertical Consistency in Making Cell Electronic Navigational Chart (ENC) in The Waters of Tanajempea Island and Surrounding Islands Using Caris S-57 Composer Software Ariyansyah, Oni; Kurniawan, Heru; Mahardhika, Rashita M. P.; Fatoni, Khoirol Imam; Putra, Iska; Kurniawan, Endro S.; Mulyadi, Dikdik Satria; Putra, I Wayan Sumardana E.
Jurnal Hidropilar Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v10i2.343

Abstract

Perkembangan teknologi navigasi pelayaran yang kini telah dilengkapi berbagai sistem navigasi modern. ECDIS (Electronic Chart Display Information System), dapat mengakses ENC (Electronic Navigational Chart). Pembuatan Cell ENC yang mudah dan efisien, lebih lengkap memberikan informasi yang sesuai dengan standar IHO serta tetap memperhatikan Vertical Consistency dalam pembuatannya adalah kunci untuk memastikan keakuratan data. Pulau Tanajampea dan Pulau-Pulau sekitarnya adalah pulau-pulau kecil berpenghuni yang berada di gugusan Kepulauan Selayar, perairan Laut Flores. Tujuan dari penelitian untuk Mengetahui objek yang masuk dalam Implementasi Vertical Consistency pada pembuatan Cell ENC di skala Coastal menggunakan Caris S-57 Composer, melengkapi Cell ENC dengan skala Coastal di Perairan Pulau Tanajempea dan Pulau-Pulau sekitarnya. Metode yang digunakan dengan cara meng-capture objek point, line, area pada PLI, Cell ENC dan Citra Satelit menggunakan software Caris S-57 Composer 4.1. Hasil dari proses capture dilakukan validasi dengan Caris S-57 Composer 4.1 sampai tidak terdapat nilai kesalahan. Untuk mendapatkan produk Cell ENC yang memiliki Quality Assurance, dilakukan validasi pembanding menggunakan software SevenCs Analyzer yang berbasis S-58. Pembuatan Cell ENC ID300372 dengan skala Coastal untuk setiap objek point berupa Sounding, Underwater/awash rock, dan SBNP telah memenuhi kriteria Vertical Consistency yang di-overlay terhadap Cell ENC skala Approach.
Rancang Bangun Single Beam Echosounder (SBES) Menggunakan Piezoelectric dengan Menambah Band Pass Filter Berbasis Microcontroller Raspberry Pi Pico : Single Beam Echosounder Design using Piezoelectric With Addition of Band Pass Filter Based on Raspberry Pi Pico Microcontroller Kristianto, Petrus Guntur; Adhi Kusuma Negara; Yulianto; Santosa, Yoyok N.; Winarso, Gathot; Putra, I Wayan Sumardana E.
Jurnal Hidropilar Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v10i2.346

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan alat pengukuran kedalaman yang akurat untuk aplikasi survei hidroakustik, mengingat pentingnya data kedalaman yang tepat dalam berbagai kegiatan maritim. Alat yang dirancang adalah Single Beam Echosounder (SBES) yang memanfaatkan teknologi piezoelectric dan dilengkapi dengan band pass filter berbasis microcontroller Raspberry Pi Pico. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yang melibatkan pengamatan dan pengukuran di dua lokasi berbeda, yaitu kolam renang dan laut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini memiliki penyimpangan kalibrasi yang signifikan, yaitu 7 meter di kolam renang dan 1 meter di laut, yang menunjukkan bahwa alat ini belum memenuhi standar survei yang ditetapkan oleh International Hydrographic Organization (IHO). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun alat yang dikembangkan menunjukkan potensi untuk digunakan dalam survei hidroakustik, masih diperlukan perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan akurasi dan kinerja alat agar dapat berfungsi secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pengukuran kedalaman yang lebih baik di masa depan, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang hidroakustik dan teknologi maritim
Analisis Harmonik Konstanta Pasang Surut di Perairan Teluk Banten Menggunakan Metode Least Square dan Admiralty: Harmonic Analysis of Tidal Constants in Banten Bay Coastal Waters Using The Least Squares Method and Admiralty Sutarto, Sutarto; Heriyanto, Dwi; Pranowo, Widodo Setiyo; Yulianto, Yulianto; Sukoco, Nawanto Budi; Widodo, Kukuh Suryo; Alam, Tasdik Mustika
Jurnal Hidropilar Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v10i2.360

Abstract

Wilayah pesisir memiliki kondisi fisik laut dengan variasi gelombang pasang surut yang beraneka ragam, seperti yang terjadi pada perairan Teluk Banten dimana terdapat banyak aktivitas manusia yang dapat mengakibatkan proses oseanografi laut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik pasang surut di perairan Teluk Banten yang meliputi data-data yaitu komponen pasang surut, tipe pasang surut dan elevasi muka air menggunakan data model global pada 5 September sampai 3 Oktober 2024. Analisis data menggunakan metode least square dan admiralty selama 29 piantan sehingga dapat menentukan komponen harmonic pasang surut yaitu M2, S2, N2, K2, K1, O1, P1, M4, MS4 dan perhitungan bilangan formzahl dalam menentukan tipe pasang surut dengan menggunakan software Matlab. Hasil dari analisis menggunakan metode least square menunjukan terdapat 32 komponen konstanta pasang surut dengan 26 komponen signifikan, 8 komponen tidak signifikan, didapat nilai bilangan formzahl-nya adalah 2,190667, kemudian analisis menggunakan metode admiralty nilai formzahl-nya adalah 2,195. Berdasarkan analisis tersebut tidak terdapat perbedaan yang signifikan sehingga tipe pasang surut di perairan Teluk Banten dari kedua metode tersebut didapat tipe Pasang Surut Campuran Condong Harian Tunggal.
Simulasi Pemodelan 3-Dimensi Hidrodinamika Arus Baroklinik di Perairain Selat Alor: 3-Dimensional Hydrodynamic Modeling Simulation of Baroclinic Currents in The Waters of The Alor Strait Rahman, Andi; Pranowo, Widodo Setiyo; Agung Kurniawan
Jurnal Hidropilar Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v11i1.350

Abstract

Perairan Selat Alor merupakan salah satu wilayah maritim yang penting di Indonesia, di mana arus baroklinik memiliki peran signifikan dalam mengatur dinamika perairan. Dalam penelitian ini, dilakukan simulasi pemodelan 3-dimensi untuk memahami perilaku hidrodinamika arus baroklinik di perairan Selat Alor. Pola, arah dan pergerakan arus pada Selat Alor memiliki pola yang hampir sama pada setiap bulannya selama periode pengamatan bulan Januari 2023, April 2023, Juli 2023, dan Oktober 2023 pada musim Barat,peralihan musim barat ke Timur,Musim Timur,serta peralihan Musim Timur ke Barat dengan arah pergerakan dominan menuju utara, kecuali yang terjadi pada Bulan April yaitu arus cenderung mengarah ke arah Selatan hal ini di karenakan beberapa faktor, termasuk perubahan musiman dalam pola angin, suhu permukaan laut, dan fenomena atmosferik lainnya. Nilai rata-rata kecepatan keseluruhan perairan Selat Alor yaitu sekitar 0,804462337 m/s. Arus ini cenderung mengalir ke arah utara, dengan pola aliran yang mengalami defleksi akibat efek Coriolis. Distribusi salinitas arus permukaan di perairan Selat Alor pada setiap Musim Barat cenderung merata yaitu sekitar 34,400 ppt-34,425 ppt. Sementara musim peralihan barat ke timur salinitas lebih tinggi di daerah selatan selat dengan nilai rata-rata 34,04 ppt-34,24 ppt. Pada musim timur sama seperti musim peralihan barat ke timur yaitu cenderung tinggi di area selatan Selat Alor dengan nilai sekitar 33,92 ppt-34,32 ppt. Sedangkan pada musim peralihan timur ke barat yaitu ke arah utara Selat Alor, meningkatkan salinitas di wilayah tersebut dengan nilai rata-rata sekitar 34,43 ppt-34,50 ppt. Sementara untuk distribusi temperatur keseluruhan di perairain Selat Alor rata-rata sekitar 12°C-16°C.Selain itu, simulasi juga mengungkapkan adanya pola aliran sekunder dan turbulensi yang terbentuk akibat interaksi kompleks antara arus utama dengan topografi dasar laut.
Karakter Tinggi Gelombang Signifikan di Perairan Selat Sunda Berdasarkan Data Model Global Periode Tahun 2024: Significant Wave Height Characteristics in The Sunda Strait Waters Based on Global Model Data for The Year 2024 Hanafi, Rahmat; Pranowo, Widodo Setiyo; Prasita, Viv Djanat
Jurnal Hidropilar Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v11i1.374

Abstract

Selat Sunda merupakan perairan yang menghubungkan antara Pulau Jawa dan Sumatera. Selat sunda juga merupakan jalur transportasi utama lalu lintas baik barang maupun penumpang yang memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur bagi kedua pulau tersebut. Selat Sunda memiliki luas sekitar 30km2 dari titik tersempitnya, selat ini juga menghubungkan Selat Jawa dan Samudera Hindia yang berfungsi sebagai jalur utama pelayaran kapal kapal yang melintas dari Laut China Selatan menuju Samudera Hindia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tinggi gelombang signifikan (Significant Wave High) di Perairan Selat Sunda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data dari Copernicus Marine Service periode tahun 2024 dengan resolusi spasial 0,0830 dan resolusi temporal (per 3 Jam), dianalisis secara 2 dimensi menggunakan mareogram 1 dimensi dengan variasi per 3 bulan, berdasarkan analis dan olah data di dapatkan tinggi gelombang signifikan terjadi pada bulan Desember dengan ketinggian 3,71 dan tinggi gelombang maksimum sebesar 4 meter, ketinggian minumam sebesar 0,5m serta rata-rata gelombang selama periode tahun 2024 antara 1,5 – 2m.
Karakter Arus Perairan Selat Bali di Kedalaman Berbeda pada Periode Tahun 2024: Characteristics of Bali Strait Water Currents at Different Depths in The Period of 2024 Kencono, Dolok Joko; Pranowo, Widodo Setiyo; Prasita, Viv Djanat
Jurnal Hidropilar Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v11i1.376

Abstract

Selat Bali adalah selat yang memisahkan antara pulau Jawa (di sebelah Timur) dengan pulau Bali (di sebelah Barat). Perairan selat Bali tentunya memiliki aliran arus yang mengalir sesuai musimnya. Penelitian ini akan meneliti tentang kecepatan dan arah arus di selat Bali selama tahun 2024 pada beberapa kedalaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman lebih tentang kecepatan dan arah arus pada setiap kedalaman perairan, serta kontribusinya terhadap proses-proses oseanografi di selat Bali. Kedalaman yang digunakan diantaranya 0,49 m, 21,6 dan 40,34 m dengan analisa dibantu software Ocean Data View (ODV) untuk mengetahui kecepatan dan melihat arah arus. Kecepatan arus pada kedalaman 0,49 m memiliki rata-rata 0,059 m/s, pada kedalaman 21,6 m memiliki rata-rata 0,23 m/s dan pada kedalaman 40,34 m memiliki rata-rata 0,059 m/s. Dari pola arus yang dihasilkan juga diketahui bahwa arah arus Selat Bali memiliki perbedaan arah aliran. Sepanjang tahun 2024 untuk kedalaman 0,49 m dan 21,6 m memiliki arah arus yang hampir sama yaitu mengalir dari arah Utara menuju ke Selatan. Kemudian untuk kedalaman 40,34 memiliki arah arus yang berbeda dan berlawanan, yaitu arah cenderung mengalir dari arah Selatan menuju ke Utara. Hasil analisa menunjukkan karakteristik arus di selat Bali diduga dipengaruhi oleh dinamika angin dan variasi kedalaman.
Pemanfaatan Data Sub Bottom Profiler untuk Identifikasi Pipa Bawah Laut (Studi Kasus Perairan Karangantu Banten): Application of Sub-Bottom Profiler Data for Subsea Pipeline Identification (Case Study in Karangantu Waters, Banten) Saputra, Aang Juli; Mulyadi, Dikdik Satria; Handoko, Dadang; Kurniawan, Endro Sigit; Adrianto, Dian; Santoso, Agus Iwan; Adi, Novi Susetyo; Winarso, Gathot; Fatoni, Khoirol Imam; Putra, Iska; Santosa, Yoyok Nurkaya
Jurnal Hidropilar Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Hidropilar
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/hidropilar.v11i1.387

Abstract

SBP merupakan alat survei akustik yang mampu mendeteksi objek yang terpendam dalam sedimen dasar laut melalui pemancaran gelombang suara berfrekuensi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Pipa Bawah Laut menggunakan data Sub Bottom Profiler (SBP) di perairan Karangantu, Banten. Data yang digunakan berasal dari Latihan Praktek Survei Hidro-Oseanografi Mahasiswa S1 Angkatan 44 STTAL Hidros tahun 2024 dengan instrumen SBP Innomar SES 2000 Compact dengan frequensi 10 kHz. Metodologi penelitian melibatkan proses, pengolahan data dan  menggunakan perangkat lunak seperti SonarWiz, Seisee, dan Matlab, serta validasi terhadap Peta Laut Indonesia dan data pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBP dapat secara efektif mengidentifikasi posisi, kedalaman, dan dimensi pipa bawah laut serta menentukan nilai intensitas hambur balik (backscattering strength) yang menjadi indikator keberadaan material logam. Hasil pengolahan dan analisa dari SonarWiz menunjukkan rata-rata dimensi Pipa Bawah Laut dari 20 lajur memiliki lebar 0.84eter dan tinggi 0.58 meter. Hasil pengolahan nilai hambur balik target dari 20 lajur teridentifikasi mendapatkan nilai backscattering strength ( Hambur Balik ) rata-rata -0.525 dB, nilai hambur balik tertinggi pada target 16 dengan nilai -0.03 dB, dan terendah pada target 8 dengan nilai -1.823 dB, yang menunjukkan kemungkinan besar nilai hambur balik tertinggi adalah objek keras berupa Pipa Bawah Laut. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan SBP memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pemeliharaan infrastruktur bawah laut serta mitigasi risiko kerusakan.