cover
Contact Name
Sudarmadji
Contact Email
jrl@ity.ac.id
Phone
+6282127738443
Journal Mail Official
jrl@ity.ac.id
Editorial Address
Institut Teknologi Yogyakarta Jalan Gedong Kuning No.2, Jomblangan, Banguntapan, Kec. Banguntapan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55171, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Lingkungan
ISSN : 14113244     EISSN : 27164470     DOI : 10.37412
Core Subject : Social, Engineering,
Journal Rekayasa Lingkungan provides immediate open access that publishes updates in environmental engineering sciences.
Articles 165 Documents
PENGARUH JENIS PLASTIK TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS BBM YANG DIHASILKAN Nasirudin, Nasirudin
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v15i2.77

Abstract

-
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG SANITASI DASAR DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI KARANGASEM, KECAMATAN DEPOK, SLEMAN YOGYAKARTA Winarti, Cuti
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v20i2.55

Abstract

Sehat merupakan hak setiap individu agar dapat melakukan segala aktivitas hidup sehari-hari. Untuk bisa hidup sehat, kita harus mempunyai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan wujud keberdayaan masyarakat yang sadar, mau dan mampu mempraktekan PHBS.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat di SD Negeri Karangasem Depok, Sleman. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik sarana sanitasi dasar yang ada di SD Negeri Karangasem Depok, Sleman. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Karangasem. Hasil analisis regeresi ganda menunjukkan nilai signifikan 0,1510,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat siswa SD Karangasem Kecamatan Depok Yogyakarta tentang sanitasi dasar dengan PHBS.Kondisi fisik sanitasi dasar SD Karangasem Kecamatan Depok Yogyakarta berdasarkan hasil observasi seperti air, tempat sampah, wc dan SPAL masih belum memenuhi standar fasilitas sanitasi sekolah Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1429/MENKES/SK/XII/2006 tentang pedoman penyelenggaraan kesehatan lingkungan sekolah. Sanitasi yang kurang baik akan menimbulkan berbagai penyakit seperti diare, sakit gigi, sakit kulit dan cacingan. Perilaku hidup bersih dan sehat yang baik dari siswa tidak diikuti oleh sarana sanitasi yang sesuai standar di sekolah sehingga masih banyak siswa yang sakit.
PERAN MULSA DAN JAMUR MIKORIZA ARBUSKULA TERHADAP PRODUKSI BAWANG MERAH DI TANAH PASIR PANTAI SAMAS YOGYAKARTA Zulkoni, Akhsin; Rahyuni, Dewi; Nasirudin, Nasirudin
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v14i2.72

Abstract

-
PERENCANAAN DESAIN DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM DI DUSUN KARANGASEM, DESA MUNTUK, KECAMATAN DLINGO, KABUPATEN BANTUL Prasetiyowati, Sri Haryanti; Indrawati, Rosiana
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v21i1.92

Abstract

Penyediaan air minum merupakan salah satu kebutuhan dasar dan hak sosial ekonomi masyarakat yang harus dipenuhi oleh Pemerintah, baik itu Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Air bersih adalah air bersih adalah air yang memenuhi persyaratan bagi Sistem penyediaan air minum, dengan persyaratan yang dimaksud adalah persyaratan dari segi kualitas air yang meliputi kualitas fisik, kimia, biologis dan radiologis sehingga apabila dikonsumsi tidak menimbulkan efek sampingDusun  Karangasem, Desa Muntuk Kecamatan Dlingo,Kabupaten Bantul, Dusun Karangasem dengan jumlah penduduk sekitar 265 KK atau 1040 jiwa di mana sampai saat ini kondisinya belum mendapatkan pelayanan air minum yang memmadai Dusun Karangasem mempunyai sumber air berupa sumur bor sedalam kurang lebih 80 meter dengan debit aliran 2l/detik. Di Dusun Karangasem juga terdapat dua tempat wisata di mana sistem penyedian air minum belum tersediaMetode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode survey dan perencanaan desain berdasarkan data primer dan data sekunderHasil perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum untuk Dusun  Karangasem,Desa Muntuk,Kecamatan Dlingo,Kabupaten Bantul menggunakan system pompa submersible kapasitas 5m3/jam dengan Head 100 m, 2,2 kw, 1 phase sejumlah satu buah. Pipa yang menghubungkan sumber air ke HU adalah pipa GI diameter 1,5” Pipa distribusi dari HU menggunakan pipa PVC dengan diameter 1” dan 1,5” .Untuk Hidran Umum diperlukan 4 buah Hidran dengan kapasitas 5m3. Sumber air (SA) berada pada koordinat 7°55'11.01"S/110°26'13.91"T dengan elevasi pada 455 mdpl. Koordinat lokasi rencana Hidran umum/reservoir berada pada 7°55'14.49"S/110°26'7.35"T dan elevasi 481 mdpl. Elevasi/beda tinggi antara sumber air dengan reservoir 24 m.  Rencana anggaran biaya direncanakan sebesar Rp 107. 621.700,00. Pembangunan Sistem Penyediaan Air minum dilakukan secara gotong-royong dengan melibatkan masyarakat di Dusun  Karangasem,Desa Muntuk,Kecamatan Dlingo,Kabupaten Bantul 
VALUASI EKONOMI LAHAN PASCA TAMBANG PADA PERUSAHAAN PT. INDRA PRATAMA KABUPATEN LUWU TIMUR PROVINSI SULAWESI SELATAN Purtomo, Frits; Herniti, Dwi; Anafiati, Ika Arsi; Widyaputra, Primanda Kiky
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v20i2.50

Abstract

PT. Indra Pratama Wasuponda (IPW) bekerja sama dengan PT. Vale Tbk. Sebagai kontraktor dalam bidang pengelolaan lingkungan mengupayakan untuk memulihkan lingkungan penambangan melalui kegiatan reklamasi. Permasalahan yang biasa terjadi didalam melakukan kegiatan reklamasi adalah masalah ekonomi lingkungan, menganalisis kerusakan lingkungan, yang dimana hampir setiap perusahaan pertambangan mempunyai masalah yang sama.  Penelitian ini dilakukan dengan menghitung kerugian ekonomi akibat kegiatan pasca tambang. Seberapa besar pencemaran terhadap lingkungan yang berdampak bagi masyarakat sekitar, dan seberapa besar kerugiannya dengan menggunakan beberapa metode kalkulasi sebagai berikut analisis biaya pengganti (Replacement Cost), biaya pengganti kesehatan (Cost of Illness), Biaya dan manfaat (Benefit Cost Ratio), dan valuasi ekonomi lingkungan. Dari hasil perhitungan diperoleh diperoleh biaya pengganti sebesar Rp.3.352.104.00/bulan, biaya pengganti kesehatan sebesar Rp.151.000/bulan. Berdasarkan analisis rasio biaya dan manfaat (Benefit Cost Ratio) yang diperoleh yaitu kegiatan reklamasi layak untuk dilaksanakan dan dari hasil analisis valuasi ekonomi lingkungan diperoleh hasil sebesar Rp.641.473.200.00 yang dapat diartikan sebagai nilai kerusakan lingkungan. Dengan menggunakan perhitungan valuasi ekonomi lingkungan yang dihitung melalui pengeluaran perusahaan untuk kegiatan pasca tambang yang berkisar Rp.641.473.200.00, diperoleh hasil Rp.641.573.200.00 untuk nilai ekonomi total atau pemanfaatan sumber daya alam yang artinya perusahaan mendapatkan nilai ekonomi, dan juga membantu lingkungan khususnya hutan agar tetap ke rona awalnya. Perusahaan tidak mengalami kerugian dengan biaya pengganti yang dikeluarkan dikarenakan pendapatan yang diperoleh dari PT. Vale Tbk. mampu untuk mengakomodasi biaya untuk kegiatan pasca tambang dan biaya proyek dari PT. IPW guna pengadaan unit yang digunakan bermanfaat dan menguntungkan bagi perusahaan.
KANDUNGAN N,P,K DALAM TANAH DI HUTAN BUNDER Nasirudin, Nasirudin
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v13i2.67

Abstract

-
KAJIAN KESIAPAN PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA UNTUK PENERAPAN PERATURAN WALIKOTA NO. 3 TAHUN 2014 TENTANG PENYEDIAAN AIR BAKU USAHA PERHOTELAN DI KOTA YOGYAKARTA Raharja, Octavianta
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v21i1.88

Abstract

Pemerintah Kota Yogyakarta di Indonesia telah mengeluarkan peraturan yang mewajibkan pemenuhan kebutuhan air baku hotel memakai air yang dipasok oleh Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM). Dengan peraturan ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan air tanah untuk memenuhi kebutuhan hotel akan air bersih dikarena adanya penelitian yang menyatakan penurunan muka air tanah di kota Yogyakarta.Pelaku usaha perhotelan secara umum telah mengetahui arti pentingnya mesnjaga keberadaan air tanah dan sudah mengetahui usaha – usaha konservasinya. Akan tetapi mereka masih memilih menggunakan air tanah dikarenakan mereka menilai kestabilan pasokan air dari PDAM masih kurang dikarenakan kendala jaringan perpipaan yang masih menjadi satu dengan jaringan penyediaan untuk rumah tangga. Selain itu karena harga air baku yang berasal dari air tanah masih jauh lebih murah daripada harga air yang berasal dari PDAM.Oleh karena itu, pemerintah daerah harus konsisten dalam menerapkan peraturan yang melarang penggunaan air tanah. Pengawasan penggunaan air tanah di kalangan pelaku bisnis perhotelan harus dilaksanakan secara ketat karena hotel masih menggunakan lebih dari 60% dari total air bersih yang digunakan, yang melanggar ketentuan yang ada. Pemerintah daerah juga harus meningkatkan kepercayaan pelaku bisnis perhotelan terhadap perusahaan air daerah dengan meningkatkan layanan mereka sehingga dapat menarik penggunaan dan mengurangi penggunaan air tanah.
REKLAMASI LAHAN PASCA TAMBANG TIMAH DENGAN PUPUK ORGANIK DAN MIKROORGANISME LOKAL Rukmini A.R., Rukmini A.R.
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v17i2.124

Abstract

Wilayah Bangka Belitung khusunya Kabupaten Bangka merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi bagi kegiatan penambangan timah. Namun dengan adanya penambangan timah yang ilegal di banyak lokasi memperburuk keadaan lingkungan di wilayah tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui status kimia tanah pada lahan bekas tambang timah meningkatkan kesuburan pada tanah sebagai akibat dari aktivitas penambangan timah. Penelitian dilaksanakan di lahan bekas tambang timah, bulan November 2016.Metode yang digunakan adalah percobaan faktorial, yang disusun dalam rancangan acak kelompok dengan tiga kali pengulangan, yaitu, A1B1 (2 kg pupuk dan 10 ml MOL), A2B1 (4 kg pupuk dan 10 ml MOL), A3B1 (6 kg pupuk dan 10 ml MOL), A1B2 (2 kg pupuk dan 15 ml MOL), A2B2 (4 kg pupuk dan 15 ml MOL), A3B2 (6 kg pupuk dan 15 ml MOL), A1B3 (2 kg pupuk dan 20 ml MOL), A2B3 (4 kg pupuk dan 20 ml MOL), A3B3 (6 kg pupuk dan 20 ml MOL).Data hasil penelitian ini dibuat dalam bentuk tabel, kemudian dianalisis secara diskriptif dan statistik Anova/Analysis of Varian Tarif uji 5%.Hasil penelitian sebelum pemberian perlakuan yaitu pH 4,71, C-organik 0,14%, N-total 0,14%, P tersedia 1,57 ppm, K tersedia 11,62 ppm, KTK 29,7 me/100 g, kejenuhan basa 43,73%. Hasil penelitian setelah pemberian perlakuan menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk organik dan mikroorganisme lokal mampu meningkatkan unsur-unsur hara dalam tanah yaitu paling tinggi pH 7,04, C-organik 2,9%, P tersedia 1.334,24 ppm, K tersedia 111,8 ppm, KTK 51,9 me/100 g, Kejenuhan basa 89,69%. Namun setelah dilakukan uji statistik pH nilai signifikansinya 0,002 0,05, KTK nilai signifikansi 0,514 0,05. P tersedia nilai signifikansi 0,000 0,05. K tersedia  nilai signifikannya yaitu 0,000 005, C-organik dengan nilai signifikannya yaitu 0,000 0,05, KB nilai signifikannya yaitu 0,374 0,05.
ANALISIS SIDIK CEPAT KERAWANAN LONGSOR LAHAN DI KAWASAN PERTAMBANGAN TANAH URUG Kiky Widyaputra, Primanda; Herniti, Dwi
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v20i1.40

Abstract

Kegiatan pertambangan tanah urug pada topografi yang berbukit memiliki potensi terjadi longsor lahan. Suatu kejadian longsor lahan pada kegiatan pertambangan dapat menimbulkan kerugian baik berupa material ataupun korban jiwa, sehingga diperlukan kajian sebagai upaya mitigasi dan pengurangan risiko longsor di kawasan pertambangan tanah urug. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi lokasi potensi longsor lahan di kawasan pertambangan tanah urug Kabupaten Bantul; dan 2) menganalisis faktor longsor lahan secara sidik cepat di kawasan pertambangan tanah urug Kabupaten Bantul. Identifikasi potensi longsor dilakukan melalui pendekatan spasial guna memperoleh informasi kerawanan longsor secara sidik cepat. Metode identifikasi lokasi berpotensi longsor dilakukan dengan pengamatan kelerengan, penggunaan lahan, geologi dan tanah. Hasil analisis sidik cepat, adanya kejadian longsor terdahulu, pemodelan lereng, dan pengamatan lapangan menunjukkan potensi kerawanan longsor lahan terdapat di kawasan pertambangan tanah urug di Dusun Karangtalun, Wukirsari, Imogiri, Bantul, dan faktor longsor lahan adalah dari faktor topografi dan lereng.
PEMANFAATAN LIMBAH BUAH-BUAHAN SEBAGAI BAHAN INOKULAN HAYATI Prihandoko, Diananto
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v11i2.62

Abstract

-

Page 8 of 17 | Total Record : 165