cover
Contact Name
Yohanes Hendro Pranyoto
Contact Email
yohaneshenz@stkyakobus.ac.id
Phone
+6281295111706
Journal Mail Official
jumpa@stkyakobus.ac.id.
Editorial Address
Jl. Missi 2, Mandala, Merauke, Papua, Indonesia, 99616
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
ISSN : 23553294     EISSN : 26150751     DOI : 10.60011
Jurnal Masalah Pastoral atau disingkat JUMPA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke secara berkala pada bulan April dan Oktober setiap tahunnya. Jurnal ini membahas persoalan pastoral Gereja meliputi masalah: Pendidikan, Katekese, Teologi, Fenomenologi Agama, Liturgi, dan permasalahan umat lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 170 Documents
Keluarga: Organisme yang Hidup (Refleksi Antropologis atas Keluarga Katolik KAMe) Wonmut, Xaverius; Wagi, Donatus
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 2 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v7i2.94

Abstract

Artikel ini mengkaji tema keluarga dengan fokus pada hasil pembahasan Pra Sinode Keuskupan Agung Merauke tahun 2015. Pra Sinode Keuskupan Agung Merauke tahun 2015 mengangkat tema “keluarga” dengan fokus pada bidang pendidikan, ekonomi, hukum sipil , hukum gereja (kanonik) dan pelayanan pastoral keluarga. Hasil pembahasan kuisioner menunjukkan bahwa keluarga-keluarga Katolik KAMe saat ini mengalami tantangan dan pergumulan hidup yang tidak ringan berkaitan dengan eksistensinya baik sebagai Gereja maupun sebagai masyarakat. Pergumulan hidup itu berkaitan dengan peran, fungsi dan struktur sebuah keluarga. Tantangan dan pergumulan hidup tersebut berkaitan kemajuan zaman yang dikuti oleh perubahan-perubahan dalam berbagai aspek kehidupan.3 Dalam perspektif antropologi, “keluarga” adalah bagian dari unsur kebudayaan (sistim sosial) yang bersifat integral dan dinamis. Secara spesifik oleh paham structural-fungsional kebudayaan“ dianalogikan dengan “organisme” yang hidup, bersifat adaptatif dan tetap survive. (langgeng). Organisme tersebut memiliki struktur dan fungsi yang berbeda namun bersifat integral dan saling mendukung. Struktur dan fungsi budaya tetap langgeng karena adanya pergantian peran dalam fungsi-fungsi sosial dalam mayarakat tersebut.4 Konsekuensi tantangan dan pergumulan hidup keluarga-keluarga Katolik KAMe saat ini berdampak pada pilihan-pilihan profesi hidup baik pria (suami) maupun wanita (istri), waktu, tempat yang berarti beralihnya peran dan fungsi di dalam keluarga. Selain itu tantangan dan pergumulan hidup keluarga katolik KAMe saat ini turut berdampak pada perubahan struktur keluarga.
Perdamaian Dalam Prspektif Katolik dan Islam Meran, Markus
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 2 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v7i2.95

Abstract

Perdamaian sesungguhnya adalah penyesuaian dan pengarahan yang baik di mana semua pihak menyelesaikan konflik dengan cara damai karena ditemukan jalan keluar yang sama-sama tidak merugikan sehingga tercipta situasi yang kondusif. Dalam pemahaman yang lebih luas perdamaian adalah penyesuaian dan pengarahan yang baik dari orang seorang terhadap Penciptanya pada satu pihak dan kepada sesamanya pada pihak lain. Singkatnya kesatuan yang harmonis antara manusia dengan sesama yang lain, antara manusia dengan alam semesta. Perdamaian juga mencakup segala bidang kehidupan fisik, intelektual, akhlak dan kerohanian. Perdamaian yang datang dari Allah adalah perdamaian yang bersumber dari kebenaran akan Allah. Yesus berkata, ”Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah” (Mat 5:9). “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS Al-Anbiya 107)
Pencapaian Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Merauke Yunarti, Berlinda Setyo
Jurnal Masalah Pastoral Vol 7 No 2 (2019): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v7i2.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kompetensi kewirausahaan kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Merauke. Peneliti menerapkan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara terbuka dan studi dokumentasi terhadap lima karakteristik dasar kewirausahaan, yaitu inovasi, kerja keras, motivasi, pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik untuk permasalahan yang dihadapi serta memiliki naluri kewirausahaan yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala SMK Negeri 1 Merauke dalam melaksanakan kompetensi kewirausahaannya rata-rata baik. Hal ini dapat dilihat dari inovasi yang dibuat adalah pembukaan jurusan baru yaitu usaha perjalanan wisata, pengadaan jaringan internet dan finger print, kerja keras ditunjukkan dengan menggiatkan kegiatan ektrakurikuler, motivasi ditunjukkkan dengan mengusulkan SMK Negeri 1 Merauke sebagai sekolah rujukan bagi SMK-SMK di kota Merauke, pantang menyerah ditunjukkan dengan cara menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala sekolah walaupun sebagian guru-guru tidak sejalan dengan cara kerjanya, memiliki naluri kewirausahaan ditunjukkan dengan mengikuti kegiatan/lomba yang diselenggarakan di tingkat Kabupaten maupun tingkat Propinsi sebagai ajang promosi sekolah untuk menarik minat calon-calon siswa baru, selain itu naluri kewirausahaan ditunjukkan dengan menggiatkan unit produksi dan koperasi keuntungan dari usaha itu untuk kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke Berangka, Dedimus; Wuli, Ferdinandus
Jurnal Masalah Pastoral Vol 8 No 1 (2020): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v8i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh media audio visual terhadap motivasi belajar mahasiswa dan mengetahui besarnya pengaruh media audio visual terhadap motivasi belajar mahasiswa. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke sebanyak 60 orang. Instrument yang digunakan ialah angket dengan bentuk skala sikap deferensial semantik dengan jumlah butir instrument penelitian variabel media audio visual sebanyak 30 soal dan motivasi belajar sebanyak 30 soal. Dari hasil validitas dengan taraf signifikansi 0,05 dengan N 60 orang dengan nilai kritis 0,25 pada variabel media audio visual diperoleh sebanyak 29 item valid dan pada variabel motivasi belajar diperoleh 27 item valid. Pada variabel media audio visual terdapat nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,829 dan pada variavel motivasi belajar terdapat nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,740 dengan N of Items 30. Hasil analisis data pada variabel media audio visual menunjukkan bahwa tingkat frekuensi mahasiswa dalam menggunakan media audio visual dalam belajar tergolong baik yakni sebesar 75% dan memiliki motivasi belajar yang baik ditunjukkan dengan nilai persentase sebesar 73,34%. Dari hasil penelitian dan analisis data diketahui bahwa nilai Fhitung pada tabel anova sebesar 60,909 dengan memiliki df2 sebesar 58. Analisis nilai Fhitung pada tabel anova, diperoleh signifikasi sebesar 0,000 yang berarti 0,000<0,05. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukkan bahwa media audio visual berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa STK St. Yakobus Merauke sebesar 0,512 atau 51,2. Berdasarkan hasil penelitian penulis menyarankan agar dosen dan mahasiswa harus meningkatkan penggunanan media audio visual dalam perkuliahan dan pembelajaran, lembaga perlu meninggkatan penyediaan media pembelajaran audio visual di kampus Sekolah Tinggi Katolik St. Yakobus Merauke guna mendukung proses belajar mahasiswa.
Kriteria Metode Pembelajaran Yang Baik Dan Efektif Ahlaro, Steven Ronald
Jurnal Masalah Pastoral Vol 8 No 1 (2020): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v8i1.98

Abstract

Metode pembelajaran hakitanya adalah selected sequence of instructional activities (rangkaian aktifitas pembelajaran selektif) yang dilaksanakan dalam rangka mengefektifkan pembelajaran. Ungkapan selected sequence mengandaikan bahwa metode pembelajaran yang digunakan merupakan pilihan yang diyakini dapat membantu para pebelajar mempelajari secara efektif pengetahuan atau skill yang dipelajarinya. Ungkapan ini juga mengisyaratkan bahwa pembelajar harus sungguh-sungguh mampu memilih metode pembelajaran yang tepat dan efektif. Dalam konteks inilah, pembelajar hendaknya memahami kriteria metode pembelajaran yang baik dan efektif. Metode pembelajaran yang baik dan efektif mutlak memenuhi empat kriteria dasar yakni; 1) dapat membangkitkan rasa ingin tahu para pebelajar, 2)dapat membangkitkan optimisme positif dalam diri pebelajar, 3)dapat menumbuhkan kreativitas pebelajar dan 4)dapat diaplikasikan secara efektif. Keempat kriteria metode pembelajaran yang baik dan efektif dimaksud selanjutnya akan diuraikan melalui artikel ilmiah ini. Uraian praktis tentang cara membangkitkan rasa ingin tahu, optimisme positif serta cara menumbuhkan kreativitas pebelajar juga akan dipaparkan dalam artikel ini.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke Pranyoto, Yohanes Hendro; Geli, Stefanus
Jurnal Masalah Pastoral Vol 8 No 1 (2020): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v8i1.99

Abstract

Tulisan ini diinspirasi oleh situasi dan kondisi yang terjadi di Kampus Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke, bahwa cukup banyak mahasiswa yang menggunakan perangkat gawai untuk mengakses media sosial sehingga perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan hasil belajar kognitif mereka. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke dari semester II-VIII sebanyak 60 orang. Instrumen yang digunakan ialah angket dengan model skala. Dari hasil uji validitas pada taraf signifikansi 5%, N = 60 orang dengan nilai kritis 0,25 diperoleh sebanyak 25 item valid. Sedangkan dari hasil uji reliabilitas diperoleh koefisien alpha sebesar 0,807 yang berarti reliabilitas instrumen tinggi. Dari hasil uji regresi linier sederhana dengan taraf signifikansi 5%, diperoleh nilai signifikansi pada tabel Anova sebesar 0,000 yang berarti terdapat pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Hasil Belajar Kognitif. Nilai korelasi sebesar 0,672 yang menunjukkan hubungan yang kuat dan positif antar variabel bebas dengan terikat. Nilai R Square sebesar 0,452 yang berarti pengaruh variabel Penggunaan Media Sosial terhadap Hasil Belajar Kognitif sebesar 45,2%. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar pihak kampus lebih meningkatkan efektivitas penggunaan media sosial sebagai media pembelajaran, meningkatkan keterampilan dosen dalam mengembangkan modul pembelajaran berbasis daring, meningkatkan literasi digital mahasiswa khususnya yang berasal dari pedalaman, pihak kampus harus memberikan dukungan dan fasilitas jejaring internet yang kuat dan stabil bagi mahasiswa untuk mendukung proses belajar dan meningkatkan fungsi kontrol akses internet mahasiswa selama di kampus.
Studi Tentang Pengaruh Gaya Hidup Konsumerisme Terhadap Praktek Askese Di Lingkungan Santo Athanasius Paroki Santo Yosep Bambu Pemali Subu, Yan Yusuf; Salang, Jonglis Matares; Kipman, Natalia
Jurnal Masalah Pastoral Vol 8 No 1 (2020): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v8i1.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah gaya hidup konsumerisme memengaruhi kehidupan umat beriman kristiani khususnya di lingkungan Santo Athanasius Paroki Santo Yosep Bampel. Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah umat Stasi Santo Athanasius yang berjumlah 46 Kepala Keluarga yang memiliki tempat tinggal yang tetap. Selanjutnya peneliti mengambil 23 orang sebagai keterwakilan dari keseluruhan anggota lingkungan Santo Athanasius. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara berhadap-hadapan (face to face interview) dan wawancara melalui telepon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, gaya hidup konsumerisme terhadap konsumsi makanan, sebanyak 82,51% responden jarang makan di luar rumah. Kedua, frekuensi berbelanja untuk kebutuhan pakaian masih rendah, 86,94%. Ketiga, konsumsi dalam kaitan dengan liburan yaitu pilihan untuk tidak berlibur ke luar kota, 56,52%. Keempat dalam kaitan dengan kredit mencapai angka persentase yang cukup tinggi yaitu 65,21% terutama untuk keperluan mendasar. Kelima dalam kaitan dengan pelaksanaan puasa dan pantang mencapai angka persentase yang tinggi yaitu 100% sedangkan frekuensi pelaksanaan praktek puasa dan pantang yaitu hanya pada hari raya sebanyak 91,29%. Dengan demikian dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh gaya hidup konsumerisme belum signifikan memengaruhi kehidupan keluarga umat beriman kristiani dan juga dalam kaitan dengan praktek keagamaan yaitu puasa dan pantang.
Efektivitas Layanan Bimbingan Konseling Dalam Mereduksi Kecanduan Menonton Film Porno Di Kalangan Remaja Manik, Resmin
Jurnal Masalah Pastoral Vol 8 No 1 (2020): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v8i1.101

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap dan mendeskripsikan secara detail penyebabkan remaja kecanduan menonton film porno secara khusus di kota Merauke serta mengetahui peran konselor melalui layanan konseling untuk mereduksi kecanduan menonton film porno di kalangan remaja. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif, dengan studi kasus untuk mengungkap informasi secara mendalam dan mendetail melalui wawancara dengan informan dan juga informan pendukung agar data yang dipeloreh semakin akurat dan lengkap. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 1) Terciptanya fungsi kontroling atau pengawasan orangtua terhadap remaja melalui pembatasan penggunaan alat-alat komunikasi dan pemanggunaan alat komunikasi secara bijak. 2) Efektifnya peran orang tua sebagai model dalam sikap dan perbuatan serta meningkatkan komunikasi interpersonal dalam keluarga. Selain itu orangtua perlu untuk mengenal teman bermain remaja agar dapat diarahkan pada kegiatan yang bersifat positif. 3) Mengefektifkan peran konselor melalui pemberian layanan informasi seks edukasi sedini mungkin secara berkesinambungan sehingga remaja dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang benar terkait dengan dampak kecanduan menonton film porno. 4) Mengefektifkan layanan konseling individual secara intensif dengan remaja yang telah kecanduan menonton film porno agar remaja tersebut dapat dibantu untuk mereduksi kecanduan yang terjadi dalam dirinya. 4) Membangun attachment agar tercipta relasi intim agar remaja memiliki rasa nyaman sehingga remaja lebih terbuka mengungkapkan perasaan, kebutuhan dan juga harapannya.
Studi Tentang Pemahaman Terhadap Hakikat Dan Tujuan Perkawinan Katolik Oleh Para Pasangan Dan Dampaknya Terhadap Perwujudan Panca Tugas Gereja Dalam Keluarga Wea, Donatus
Jurnal Masalah Pastoral Vol 8 No 1 (2020): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v8i1.102

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemahaman para pasangan perihal hakikat dan tujuan perkawinan Katolik dan dampaknya terhadap panca tugas Gereja dalam kehidupan keluarga. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam kepada 51 orang (pasangan suami-isteri dan tokoh Gereja). Tiga rumusan masalah dianalisis secara deskriptif dan induktif. Hasilnya adalah pemahaman pasangan tentang hakikat dan tujuan perkawinan Katolik cukup baik, komprehensif dan sejalan dengan apa yang ditetapkan oleh Gereja Katolik. Temuan ini membuktikan bahwa pemahaman pasangan bermanfaat dan menjadi acuan untuk mewujudkan panca tugas Gereja dalam hidup berkeluarga (koinonia, leiturgia, diakonia, martyria dan kerygma). Ada juga faktor lain yang mempengaruhi kesanggupan pasangan untuk menjalankan panca tugas Gereja, yakni kesadaran bahwa keluarga adalah sebuah institusi yang suci. Kesadaran ini justru bertumbuh di tengah arus modern di mana keluarga lebih dilihat sebagai sebuah isntitusi yang bersifat manusiawi semata. Selain itu, daya juang pasangan untuk terus mempertahankan jatidirinya sebagai keluarga Katolik juga menjadi salah satu faktor pendukung. Realitas ini menjadi contoh bagi para pasangan muda dan juga mereka yang hendak mempersiapkan diri untuk memasuki jenjang kehidupan berkeluarga.
Pedagogi Ki Hajar Dewantara Untuk Pengembangan Kurikulum Pendidikan Nasional Makasau, Rosmayasinta
Jurnal Masalah Pastoral Vol 8 No 1 (2020): JUMPA (Jurnal Masalah Pastoral)
Publisher : Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60011/jumpa.v8i1.103

Abstract

Ki Hajar Dewantara (selanjutnya Dewantara) memulai pendidikan nasional dengan proses ideal dan tujuannya yang memerdekakan dan membebaskan manusia Indonesia, lahir dan batin. Konsep dan praktek pendidikan Dewantara ini masih sangat relevan untuk diperbincangkan dalam rangka kritik terhadap persoalan pendidikan dewasa ini. Visi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat ini, Nadiem Makarim mempunyai kedekatan konsep-konsep pendidikan Dewantara. Ia menggagaskan “Merdeka Belajar” memberikan kesempatan bagi sekolah, guru dan muridnya bebas untuk berinovasi, bebas untuk belajar dengan mandiri dan kreatif. Dengan demikian pendidikan menjadi proses yang menyenangkan dan memerdekakan.