cover
Contact Name
reza
Contact Email
reza.andrea@gmail.com
Phone
+6285388729017
Journal Mail Official
reza.andrea@gmail.com
Editorial Address
Jl. Samratulangi Samarinda 75131
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Buletin LOUPE (Laporan Umum Penelitian)
ISSN : 14118548     EISSN : 25805274     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Buletin Loop of the Politeknik Pertanian Negeri Samarinda is one of the most active centres of scientific work in agriculture in the Samarinda. Problems are attacked from two distinct points of view: the economic, in which the object is to show how crops may be produced a little more cheaply than at present, and the scientific, the problem being investigated for the sake of the general principles it may bring out. Two sets of bulletins are therefore issued, the popular bulletin, intended for farmers, dealing mainly with local problems, and always from the local point of view, and the research bulletins. The popular bulletins are fully equal to any others in the United States, and much ahead of anything we publish here for farmers; in the series before us the subjects dealt with include land drainage, curing of seed corn, control of various weeds, draft-horse judging, a discussion of the methods of paying for milk at cheese factories, and so on. The research bulletins are the scientific papers of the staff; as usual in the Samarinda, each paper is published separately, and there is no common journal in which they all appear.
Articles 336 Documents
Modulus Elastisitas Kayu Sengon (Paraserienthes falcataria) dengan Impregnasi Menggunakan Tanah Lempung Taman Alex; Suryadi; Budi Winarni
Buletin Loupe Vol 19 No 01 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i01.2557

Abstract

Perlakuan pengawetan pada kayu Sengon dengan bahan tanah lempung dengan cara diimpregnasi bertujuan untuk meningkatkan sifat kekuatannya terutama kekuatan lentur. Impregnasi adalah proses memasukkan bahan ke dalam kayu dengan cara vakum–tekan yaitu proses pengawetan secara sel penuh. Metode penelitian ini adalah membuat contoh uji kayu Sengon (Paraserienthis falcataria) dengan ukuran 3 cm x 3 cm x 40 cm yang diimpregnasi dengan tanah lempung pada tekanan 60 psi selama 2 jam dalam konsentrasi 2,5%, 5%,dan 7,5% selanjutnya diuji nilai retensi dan diuji kekuatan lenturnya dengan menggunakan mesin UTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impregnasi dengan tanah lempung pada tekanan 60 psi selama 2 jam dapat menghasilkan retensi pada ke tiga jenis konsentrasi larutan. Sedangkan pada kekuatannya tidak terjadi penurunan bahkan dari tiga macam konsentrasi larutan tanah lempung cenderung menunjukkan adanya peningkatan kekuatan lenturnya
Pembuatan Alat Cetak Briket Arang Secara Sederhana Menggunakan Sistim Manual Sebagai Penunjang Praktikum DODI SUKMA
Buletin Loupe Vol 19 No 01 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i01.2587

Abstract

Pada kegiatan praktikum pembuatan briket arang pada Jurusan Teknologi Hasil Hutan, proses akhir pembuatan briket arang adalah proses pemadatan sebelum briket dikeringkan. Proses ini bisa di lakukan dengan beberapa cara salah satunya dengan di tumbuk, namun cara ini di rasa kurang maksimal di karenakan cara seperti ini tidak bisa merata dalam proses pengepresan dan berakibat bentuk hasil cetakan tidak sempurna. Oleh karena itu, pengepresan dengan menggunakan mesin di rasa lebih bisa menghasilkan kualitas yang lebih baik dikarenakan dalam proses pengepresan tekanan yang diberikan akan lebih merata Tujuan dilaksanakannya penelitian rancang bangun mesin pres briket manual ini untuk memberikan suatu alat alternatif yang dapat digunakan untuk proses pemadatan briket arang dengan mengoptimalkan gaya tekan serta mudah digunakan. Pada kegiatan perancangan mesin ini dipilih metode mesin dengan mengadaptasi mesin cetak batako. Cara kerja yang dipilih adalah sistem pengungkitan dengan tuas untuk proses pengepresan. Pada bagian cetakan mesin dan rangka menggunakan bahan baku baja karbon rendah yang biasanya di pakai pada pembuatan mesin dengan proses pengelasan listrik. Pekerjaan penyambungannya antar komponen-komponen menggunakan sistem las listrik. Berdasarkan data semakin besar daya tekan saat pengepresan berarti semakin padat briket arang yang di hasilkan, dan semakin padat briket arang yang di hasilkan berarti semakin baik kualitas briket arang yang di peroleh. Akan tetapi karena mesin ini menggunakan sistem manual maka gaya tekan yang di butuhkan untuk pengepresan tidak dapat dihitung secara pasti. Oleh karena itu dapat asumsikan dalam proses pengepresan di perlukan gaya 10 Kg/cm2 untuk setiap briket arang.
Karakterisasi Biofoam Berbasis Pati Sagu dan Ampas Tebu dengan Penambahan Polivinil Alkohol (PVA): Characterization of Sago Starch and Sugarcane Baggasse Based Biofoam with Polyvinyl Alcohol (PVA) Addition Yasin Arifin Dayaka; Indrastuti, Y. Erning
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2661

Abstract

Polystyrene foams populer digunakan sebagai pengemas makanan, namun sulit terdegradasi secara alami, sehingga digantikan dengan pati dan serat yang biodegradable (biofoam). Biofoam dari pati dan serat mempunyai ketahanan terhadap air yang buruk sehingga ditambahkan polyvinil alcohol (PVA). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan PVA terhadap karakteritistik biofoam berbasis pati sagu dan ampas tebu yang dibuat dengan menggunakan metode baking process. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan penambahan PVA sebanyak 0, 5,10 dan 15% pada biofoam berbasis sagu dan ampas tebu. Penambahan PVA memengaruhi kadar air, daya serap air, biodegradasi, morfologi permukaan biofoam, warna dan tekstur biofoam, sedangkan aroma tidak dipengaruhi oleh penambahan PVA. Semakin besar penambahan PVA, kadar air dan daya serap air semakin rendah, morfologi permukaan biofoam dan tekstur semakin halus, namun penambahan PVA mengurangi biodegradasi biofoam meskipun masih sesuai dengan standar. Penambahan PVA 15% menghasilkan biofoam dengan kadar air 9,54%, daya serap air 8,11%, biodegradasi 81,34 % selama 7 hari pada tanah gambut, warna putih kecoklatan sampai agak putih, dan tekstur halus sampai sedikit halus.
Analisis Vegetasi Ekosistem Mangrove di Desa Kelapa Pati, Kabupaten Bengkalis: Analysis of Mangrove Ecosystem Vegetation in Kelapa Pati Village, Bengkalis Regency Hidayah, Wardatul; Wulandari, Diepa Febriana Wulandari; Andi Lelanovita Sardianti; Wike Pratiwi
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2911

Abstract

Degradasi ekosistem mangrove di Kabupaten Bengkalis telah menyebabkan berbagai dampak, salah satunya adalah abrasi di kawasan pesisir. Studi analisis vegetasi ekosistem mangrove perlu dilaksanakan untuk mengidentifikasi komposisi jenis dan kerapatan vegetasi mangrove. Degradasi ekosistem mangrove di Kabupaten Bengkalis yang terjadi, salah satunya disebabkan oleh pengelolaan ekosistem mangrove yang masih belum optimal. Studi analisis vegetasi ekosistem mangrove perlu dilaksanakan untuk mengidentifikasi komposisi jenis dan kerapatan vegetasi mangrove yang ada pada wilayah tersebut. Informasi tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai data awal dan landasan pengelolaan dalam menentukan kebijakan ekosistem mangrove di masa mendatang. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 pada Bulan November 2019 di ekosistem mangrove Desa Kelapa Pati, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Analisis vegetasi ekosistem mangrove di Desa Kelapa Pati menunjukkan bahwa Rhizophora apiculata memiliki Indeks Nilai Penting (INP) tertinggi, yaitu sebesar 51,05%. INP menunjukkan kisaran Indeks yang menggambarkan struktur komunitas dan pola penyebaran mangrove.
Penggunaan Kulit Nanas, Jeruk, dan Pisang dari Sampah Domestik untuk Produksi Ekoenzim: Utilization of pineapple, orange, and banana peel from domestic waste for ecoenzyme production Pangaribowo, Estu; Alkas, Taufiq Rinda; Azwari, Fachruddin; Triyono, Joko; Wahyuni, Rusli
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2912

Abstract

Pengelolaan limbah padat (sampah) di Indonesia pada umumnya masih mengandalkan proses pengumpulan dan pembakaran (insinerasi) sampah dari rumah-rumah/fasilitas umum lain ke tempat pembuangan akhir (TPA). Faktanya pemanfaatan sampah domestik di lingkungan dirasakan masih belum maksimal. Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan kulit buah-buahan yang biasa terbuang sebagai sampah domestik untuk diproses menjadi ekoenzim. Limbah domestik yang digunakan dalam penelitian ini dibuat menjadi empat variasi yaitu campuran kulit buah nanas, jeruk, dan pisang (P1), kulit jeruk saja (P2), kulit pisang saja (P3), dan kulit nanas saja (P4). Tujuan yang ingin diperoleh dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan komposisi variasi terbaik yang dapat menghasilkan karakteristik ekoenzim yang baik. Karakteristik yang dimaksud adalah aroma, warna, pH, TDS, dan kandungan alkohol dari hasil fermentasi limbah kulit buah tersebut. Empat perlakuan dalam penelitian ini tidak menunjukkan pengaruh yang menonjol yang memunculkan hasil berbeda, sehingga disimpulkan perlu penelitian lanjut untuk mengetahui perlakuan terbaik yang ditinjau dari aktivitas enzimnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik ekoenzim yang dihasilkan dalam penelitian ini hampir sama dengan penelitian terdahulu. Aroma ekoenzim yang berbau asam dan lebih dominan bau kulit buah yang digunakan, warna larutan yang coklat, pH dalam kisaran 3,0-3,6, total padatan terlarut (TDS) berkisar 1.100 – 2.300 mg/L, dan kandungan alkohol 6-8% (v/v).
Analisis Efisiensi Penggunaan Pupuk NPK, Janjang Kosong Kelapa Sawit dan Limbah Cair terhadap Hasil Produksi Tanaman Kelapa Sawit: Analysis of Efficiency of Using NPK Fertilizer, Empty Palm Oil Bunches and Liquid Waste on Oil Palm Production Aziza, Humairo; Faisal Hizbullah; Daryono; Ngapiyatun, Sri; Puspita
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2914

Abstract

Produktivitas tanaman kelapa sawit yang tinggi dapat dicapai dengan pemeliharaan yang intensif diantaranya adalah dengan melakukan pemupukan yang efektif. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pupuk NPK, jangkos dan limbah cair terhadap hasil produksi tanaman kelapa sawit dan untuk mengetahui efisiensi pemupukan menggunakan ketiga jenis pupuk tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menentukan lahan yang menggunakan pupuk NPK, jangkos, dan limbah cair (LC) pada tahun tanam yang sama. Pengambilan data primer melalui wawancara, pengamatan lapangan, dan dokumentasi sedangkan data sekunder didapat dari perusahaan dengan mengambil data hasil produksi dan biaya pemupukan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dimana pengambilan sampel ditetapkan dengan sengaja dan sesuai dengan tujuan penelitian. Mendeskripsikan hasil yang diteliti secara matematis menggunakan analisa data dengan uji regresi linier berganda dan menganalisis efisiensi dari segi biaya, tenaga dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk NPK, jangkos dan limbah cair secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap hasil produksi kelapa sawit. Namun secara parsial hanya penggunaan pupuk NPK dan limbah cair yang berpengaruh nyata. Pemupukan yang paling efisien dari segi biaya dan penggunaan tenaga kerja adalah pemupukan yang menggunakan limbah cair sedangkan efisiensi dari segi waktu adalah dengan pengaplikasian pupuk NPK.
Konsentrasi dan Interval Waktu Pemberian Kompos dan Teh Kompos terhadap Pertumbuhan Cabe Rawit (Capsicum frutescents L.) : Concentration and Time Interval of Compost and Tea Compost on the Growth of Cabe Rawit (Capsicum frutescents L.) Herawati, Elisa; Fathiah; Murniyati, Agustina; Malaysia, Emi; H.R, La Ode Muh. Asdiq
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2916

Abstract

Kandungan hara mineral pada media tumbuh dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Pemupukan merupakan cara untuk menambah kandungan hara mineral pada media tumbuh. Penggunaan Pupuk kimia dapat merusak tanah dan lingkungan. Penggunaan kompos dan teh kompos merupakan usaha alternatif penambahan hara mineral tanah yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik kompos dan teh kompos dengan konsentrasi (dosis) dan interval waktu pemupukan terhadap pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan pola Faktorial dengan 3 faktor yaitu faktor A yang terdiri dari 2 taraf (Kompos dan Teh Kompos), faktor B yang terdiri dari 3 taraf (0 gram, 150 gram dan 300 gram) dan faktor C yang terdiri dari 3 taraf (1 minggu, 2 minggu dan 3 minggu). Hasil penelitian ini adalah perlakuan jenis pupuk organik berpengaruh sangat nyata dan interaksi perlakuan jenis pupuk organik dengan interval waktu berpengaruh nyata terhadap rata-rata laju pertumbuhan tinggi dan diameter Penggunaan pupuk teh kompos ternyata menunjukkan hasil rata-rata laju pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman cabe rawit yang lebih tinggi dari pada pupuk kompos. Interval waktu pemberian pupuk teh kompos yang berdampak baik terhadap rata-rata laju pertumbuhan tinggi tanaman cabe rawit sebaiknya 2-3 minggu sekali, sedangkan interval waktu pemberian pupuk kompos yang berdampak baik terhadap rata-rata laju pertumbuhan tinggi tanaman cabe rawit sebaiknya 1 minggu sekali.
Perhitungan Produktivitas dan Kebutuhan Karyawan Panen Kelapa Sawit di PT. Alam Jaya Persada, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur: Calculation of Employee Productivity and Requirements to Harvest Oil Palm at PT. Alam Jaya Persada, Kutai Kartanegara, East Kalimantan Lidia; Ngapiyatun, Sri; wartomo; Winarni, Budi; Pratiwi, Wike
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2919

Abstract

Indonesia merupakan penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Untuk meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten karena keberhasilan perusahaan bisa dinilai baik dengan tingkat produktivitas hasil panennya yang tinggi dan sebaliknya keberhasilan perusahaan bisa dinilai buruk dengan tingkat produktivitas hasil panennya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas karyawan panen, mengetahui mutu kualitas tandan buah segar, dan menghitung kebutuhan karyawan panen yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode work sampling. Sampel dalam penelitian ini ditentukan oleh karyawan panen yang menggunakan alat panen dodos dan pada topografi datar dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap karyawan serta wawancara dengan karyawan dan atasan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) produktivitas karyawan panen di PT. Alam Jaya Persada untuk capaian target kerja karyawan sebanyak 76% sedangkan yang belum mencapai target sebanyak 24% karyawan dan tergolong cukup baik, 2) mutu kualitas tandan buah segar yaitu buah masak sebanyak 93,5% angka tersebut menunjukkan kualitas buah baik sekali, dan 3) kebutuhan karyawan panen di Afdeling 3 membutuhkan sebanyak 22 orang karyawan panen dengan target 0,0418 orang/ha.
Analisis Kerusakan Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit dari Serangan Hama Tikus di Afdeling 1 & 2 Estate TSB 1 PT. Tritunggal Sentra Buana: Damage Analysis of Fresh Fruits Bunch (FFB) Palm Oil from Rats Attacks at Afdeling 1 & 2 TSB Estate 1 PT Tritunggal Sentra Buana Ngapiyatun, Sri; Raihan, Riyadh; wartomo; Anwar, Rusli; Mirasari, Rossy; Aziza, Humairo
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2922

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya melakukan pengelolaan lahan yang baik, agar terhindar dari organisme pengganggu tanaman khususnya hama tikus, hal ini sangat berpengaruh terhadap produksi tandan buah segar yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerugian yang di sebabkan hama tikus serta kerugian rendemen OER yang disebabkan hama tikus dan faktor penyebab terjadinya losses brondolan yang disebabkan hama tikus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengambil data primer yang berupa berat kehilangan hasil losses brondolan yang ditimbang langsung di lapangan, melakukan pengamatan di lapangan dan dokumentasi. Data sekunder yaitu berupa dokumen perusahaan dan studi pustaka. Teknik penentuan sampel menggunakan metode field application atau secara langsung di lapangan dan lokasi penelitian ini dipilih secara acak (random sampling) karena untuk mengetahui keberadaan hama dalam kawasan yang diamati. Hasil penelitian yang dilakukan di Afdeling 1 & 2 Estate TSB 1 PT. Tritunggal Sentra Buana menunjukkan bahwa total losses brondolan yang disebabkan hama tikus pada afdeling 1 sebesar 0,028 % sedangkan untuk afdeling 2 sekitar 0,046 %. Penyebab terjadinya losses berondolan ini akibat dari faktor kurangnya melakukan perawatan dan pengendalian secara maksimal oleh karena itu, perlu perhatian khusus dalam membenahi masalah terkait kehilangan hasil losses berondolan ini agar tercapai produksi yang optimal.
Aktivitas Antioksidan dan Analisis Fitokimia Buah dan Daun Black Sapote (Diospyros nigra) Farida Aryani; Sari, Nur Maulida; Br Barus, Mika Debora; Paurru, Periani; Nurmarini, Eva; Zamroni, Ahmad; Syauqi, Anis; Devita Sari , Elfani; Isyati Rahimah , Nurin
Jurnal Loupe Vol 19 No 02 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Jurusan Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/buletinloupe.v19i02.2923

Abstract

Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi yang kaya akan keaneragaman hayati. Salah satu tumbuhan yang tumbuh di Kalimantan Timur adalah tumbuhan Black Sapote. Black sapote merupakan tumbuhan dari family Ebenaceae yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan fitokimia yang terdapat pada ekstrak daging buah, kulit buah, dan daun black sapote terhadap radikal DPPH (1, 1-diphenyl-1-picrylhidrazyl) menggunakan UV-Vis Spektrofotometer. Simplisia daging buah, kulit buah, dan daun masing-masing diekstrak menggunakan etanol 96% pada suhu ruang, kemudian dilakukan pemekatan ekstrak menggunakan vacuum rotary evaporator sehingga diperoleh ekstrak kasar. Analisis fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi golongan senyawa metabolit sekunder yang meliputi flavonoid, alkaloid, tanin, saponin terpenoid dan steroid. Aktivitas antioksidan dilakukan pada konsentrasi 100 µg/ml dengan menggunakan radikal DPPH dan ascorbic acid sebagai kontrol positif. Hasil analisis fitokimia menunjukkan daging buah, kulit buah, dan daun memiliki kandungan fitokimia yang sama yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid, sedangkan Steroid tidak terdeteksi pada masing-masing ekstrak. Pengujian aktivitas antioksidan memberikan hasil nilai penghambatan pada ekstrak kulit buah sebesar 90,52%, daun 84,66%, dan daging buah 81,26%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan black sapote memiliki potensi sebagai antioksidan alami.