cover
Contact Name
Akhirul Aminulloh
Contact Email
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Phone
+6285233467750
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Nusantara
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
KUALITAS BERITA PILKADA KOTA MALANG DI MEDIA DARING Qorib, Fathul; Kariman, Kariman
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v2i1.44

Abstract

The development of technology makes online media get a greater portion of readers than print media that were first born. Online media that rely on speed often violate journalistic code of ethics so it should be reviewed so that there is an improvement. This study aims to look at the quality of news on Regional Election (Pilkada) on Malangvoice.com. This study uses a qualitative method. The data source in this research are the news in Malangvoice.com online mass media related to Malang City Election News which was taken in June 2018. This media was chosen because it is one of the most widely read media in Malang Raya. The set of analysis units amounted to 15 Pilkada news in the voting month, namely June 2018. The news quality theory used in this study is in accordance with the Journalistic Code of Ethics, namely accuracy, balance, objectivity, concise, and actual. The results showed Malang Voice has advantages in the field of technical quality such as writing, the object of reporting, brevity and actuality. But Malang Voice has weaknesses in the quality of news content such as accuracy, objectivity and balance.
Shared Experienced of ‘Love Myself’ Tagline Among BTS Fans Evelyn Eugenia Vetrix; Cendera Rizky Anugrah Bangun
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v4i1.89

Abstract

‘Love Myself’ word is a campaign organized by BTS and in collaboration with UNICEF to voice the anti-violence movement to children and young adults worldwide to feel safe, happy, and get the attention they deserve. The Love Myself campaign is done so that more people can love themselves and share the love with others. This research aims to find out the experience and meaning of BTS fans about the word love myself. This type of research is qualitative research with descriptive research properties and interpretive paradigms. The method used is Husserl’s phenomenological method to find out the experience and meaning felt by BTS fans. The data analysis technique used is a phenomenological data analysis technique. In this study, data were obtained from in-depth interviews with six participants. This study showed that BTS fans interpreted the word love myself as a way to respect yourself and become a person who understands oneself better. In addition, the underlying experience of the meaning of the word love myself is the sense of insecurity that BTS fans have because of their physical appearance. Abstrak ‘Love Myself’(mencintai diri sendiri) adalah kampanye yang diselenggarakan oleh BTS dan bekerja sama dengan UNICEF untuk menyuarakan gerakan anti-kekerasan kepada anak-anak dan dewasa muda di seluruh dunia, sehingga mereka dapat merasa aman, bahagia, dan mendapatkan perhatian yang layak mereka dapatkan. Kampanye Love Myself dilakukan agar semakin banyak orang yang bisa mencintai diri sendiri dan berbagi cinta dengan sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman dan makna dari penggemar BTS tentang kata love yourself. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif dan paradigma interpretif. Metode yang digunakan adalah metode fenomenologis Husserl untuk dapat mengetahui pengalaman dan makna yang dirasakan oleh penggemar BTS. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data fenomenologis. Dalam penelitian ini, data diperoleh dari hasil wawancara mendalam pada enam partisipan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggemar BTS memaknai kata mencintai diri sendiri sebagai cara untuk menghargai diri sendiri dan menjadi orang yang lebih memahami diri sendiri. Selain itu, pengalaman yang mendasari makna kata Love Yourself adalah rasa tidak aman yang dimiliki para penggemar BTS karena penampilan fisik mereka.
Analisis Framing Media Online dalam Pemberitaan Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini Listya Anindita; Leo Randika; Riska Y. Imilda; Yanti Widayanti; Dedeh Fardiah
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v4i1.90

Abstract

Mass media has become the main source of information for the public to find out the latest and actual news. Through the mass media, various forms of freedom are shown to voice various statements and opinions. This is where the media plays a strong role in bringing up interesting issues for the audience, including in the process of framing a news story. There is no doubt that the framing of the news relates to public figures who are often the targets. This research focuses on the online media Kompas.com when framing news about the Minister of Social Affairs (Mensos) Tri Rismaharini in the December 2021 period. Of course, it aims to see how far Kompas.com is framing the news and packaging news about Tri Rismaharani for public consumption. This research is also supported by using qualitative research methods, constructivist paradigms, and framing analysis. This result of framing analysis on this study indicate how the media constructs and conveys news by format and narrative. In the same event, when viewed from the packaging from one news to another, this frame depends on the interests of a media so that it shows the media's construction of a reality. This news is then formed with a frame through the selection of emphasis on an issue. Abstrak Media massa telah menjadi sumber informasi utama bagi masyarakat untuk mengetahui berita terbaru dan teraktual. Melalui media massa berbagai wujud kebebasan ditampilkan untuk menyuarakan berbagai pernyataan dan pendapat. Di sinilah media berperan kuat untuk memunculkan isu-isu menarik bagi khalayak termasuk dalam proses framing sebuah berita. Tak ayal framing pemberitaan berkenaan dengan tokoh publik yang kerap kali menjadi sasaran. Penelitian ini salah satunya, fokus pada media online Kompas.com saat membingkai pemberitaan mengenai Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di periode Desember 2021. Tentu penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana Kompas.com membingkai dan mengemas pemberitaan tentang Tri Rismaharani untuk konsumsi publik. Penelitian ini didukung dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, paradigma konstruktivis, serta analisis framing. Hasil analisis framing pada penelitian ini menunjukkan bagaimana media mengkonstruksi dan menyampaikan berita dengan format dan narasinya. Dalam suatu peristiwa yang sama, bila dilihat dari pengemasan dari berita satu ke berita lainnya frame ini tergantung pada kepentingan suatu media sehingga memperlihatkan konstruksi media atas suatu realitas. Berita ini lalu dibentuk dengan frame melalui seleksi penekanan terhadap sebuah isu.
Makna Tasamuh pada Fungsi Ganda Media Sosial bagi Pemain Sepakbola Liga Inggris Muhammad Fauzy Emqi; Herru Prasetya Widodo; M. Abdul Ghofur
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v4i1.94

Abstract

Social media has a dual function for several parties that are involved in the world of social media in their daily lives. In its use, social media has dual functions, where it is could become the supporter system and also an obstacle to the occurrence of a social phenomenon. Including in the case of racism that has recently occurred in the English football league, which has led to a boycotting some social media platforms as an action to demand firmness from the platform regarding the racism that pervades within. Therefore, the existence of Tasamuh is needed to implement a fair game. Including in the world of football itself where there is the term Fair Play which supports the existence of tasamuh in it. Fair Play or fair play is applied thoroughly both outside and inside a match as well as in the use of social media. Abstrak Media sosial memiliki fungsi ganda bagi beberapa pihak yang di dalam kesehariannya berkecimpung dalam dunia media sosial. Dalam penggunaannya, media sosial mempunyai fungsi ganda, dimana ia adalah suatu pendukung dan juga penghambat akan terjadinya suatu gejala dalam fenomena sosial. Termasuk dalam kasus rasisme yang akhir-akhir ini terjadi didalam lingkungan sepak bola Inggris, yang mana menyebabkan terjadinya aksi boikot terhadap platform-platform media sosial sebagai aksi untuk menuntut suatu ketegasan dari pihak platform akan adanya rasisme yang menjalar didalamnya. Oleh karena itu adanya Tasamuh diperlukan untuk menerapkan suatu permainan yang adil. Termasuk pula dalam dunia sepak bola itu sendiri dimana terdapat istilah Fair Play yang mendukung adanya tasamuh didalamnya. Fair Play diterapkan secara menyeluruh baik diluar maupun didalam suatu pertandingan juga dalam penggunaan media sosial.
Komunikasi Pemasaran sebagai Upaya Rebuilding Image Pizza Hut Restoran di Masa Pandemi Covid-19 Nur Iksan; Imaddudin; Fadli M. Athalarik
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v4i1.95

Abstract

The Covid-19 pandemic has made the F&B (food and beverage) sector also spin its brains to defend itself from market share. In addition, the concept changes with policies that must be adapted to the competition in the middle of the market. The purpose of this study was to determine the promotion strategy used in rebuilding the image of Pizza Hut during the Covid-19 pandemic. This research is descriptive qualitative, with data collection methods by observation, interviews and documentation which is processed by the data from reducing data to explaining based on findings and correlation of concepts and theories used. The results of the study describe the use of the 7P marketing mix (product, price, place, promotion, people, process and physical evidence) in a promotional strategy that supports the rebuilding of Pizza Hut's image, with a focus on approach to people and products. People who will continue to communicate directly with consumers, and the product becomes a Pizza Hut signature that should not be left behind. The concept of picking up consumers, promotions by lowering prices and other processes that support Pizza Hut promotions. So that the original image as a family restaurant with dining at the place is now closer to consumers and affordable prices for all levels of society and can be achieved not only in related restaurants but can be found in various strategic places while still showing the characteristics of Pizza Hut itself. Abstrak Kondisi Pandemi Covid-19 menjadikan sektor F&B (food and beverage) juga berputar otak untuk tetap mempertahankan dari pangsa pasar. Selain itu, perubahan konsep dengan kebijakan yang harus di adaptasi berdampak pada perebutan pasar ditengah persaingan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi promosi yang digunakan dalam rebuilding image Pizza Hut di masa pandemic Covid-19. Penelitian ini secara kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data secara observasi, wawancara dan dokumentasi yang diolah data-data tersebut dari mereduksi data hingga memaparkan berdasarkan temuan dan korelasi konsep dan teori yang digunakan. Hasil penelitian menggambarkan penggunaan bauran pemasaran 7P (product, price, place, promotion, people, process dan physical evidence) dalam strategi promosi yang menunjang rebuilding image Pizza Hut, memfokuskan pendekatannya pada people dan produk. People yang akan mengkomunikasikan langsung kepada konsumen, dan produk tetap menjadi signature Pizza Hut yang tidak boleh ditinggalkan. Konsep jemput konsumen, promosi dengan banting harga serta proses lain yang mendukung promosi Pizza Hut. Sehingga image semula sebagai family restaurant with dining at the place kini menjadi lebih dekat dengan konsumen dan harga yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat serta bisa dijangkau bukan hanya di resto terkait namun bisa ditemukan diberbagai tempat strategis dengan tetap menunjukkan ciri khas dari Pizza Hut itu sendiri.
Perilaku Komunikasi Komunitas Kpopers Palangka Raya dalam Loyalitas pada Idola Tirra Nugrahani Dewi; Nurudin
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v4i1.97

Abstract

The Kpopers community is a separate communication behavior for young people in the midst of social life, because its unique lifestyle makes this community exist and be known in Palangka Raya City. Some of the ways that this community does to exist is by imitating the way they dress and covering dance movements of their idol boy groups and girl groups, as well as K-Pop music fans who experience technological advances that can facilitate the spread of popular culture, causing consumptive behavior on matters related to his idol. This study aims to determine the motives of members to join the Kpopers community in Palangka Raya, the meaning of Korean Pop (Kpop) for members of the Palangka Raya Kpopers community and the communication experiences of members of the Kpopers community in Palangka Raya. A qualitative approach is used in this research. Data collection is carried out through in-depth interviews, observation and study of documentation and literature. Communication is carried out through various activities, including festival events and publications. The message, which is designed in such a way as to be channeled through various media, is a strategic step to introduce and share the latest information on their idols so that they are widely known by the public so that efforts to increase their idol branding and promotion can take place continuously. Abstrak Komunitas Kpopers merupakan perilaku komunikasi tersendiri bagi kaum muda di tengah kehidupan sosial, karena gaya hidupnya yang unik membuat komunitas ini eksis dan dikenal di Kota Palangka Raya. Beberapa cara yang dilakukan komunitas ini untuk tetap eksis adalah dengan meniru cara mereka berpakaian dan meliput gerakan dance boy group idola dan girl group mereka, serta para penggemar musik K-Pop yang mengalami kemajuan teknologi yang dapat memfasilitasi penyebaran budaya populer, menyebabkan perilaku konsumtif pada hal-hal yang berhubungan dengan idolanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi anggota bergabung dalam komunitas Kpopers Palangkaraya, apa makna musik K-pop (Kpop) bagi anggota komunitas Kpopers Palangkaraya, dan pengalaman komunikasi anggota komunitas Kpopers Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, penelitian kepustakaan, dan penelitian kepustakaan. Komunikasi dilakukan melalui berbagai acara, termasuk festival dan publikasi. Informasi yang dirancang untuk disebarluaskan melalui berbagai media merupakan langkah strategis untuk menyajikan dan berbagi informasi terbaru tentang idola agar publik dapat mengetahuinya secara luas, guna berupaya meningkatkan brand mereka. Promosi dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Makna Pesan Politik pada Foto Akun Instagram Anies Baswedan Gagas Tri Anggoro; Suyanto; Muchid
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v4i1.100

Abstract

This study was motivated by the summons of Anies Baswedan by the authorities due to the permission of the prophet's birthday, demonstrations due to omnibus law, and the decline in Indonesia's democracy index, resulting in an Instagram photo of Anies Baswedan reading the book "How Democracies Die" on his Instagram account. This study aims to determine and analyze the denotation of political messages, connotations of political messages, myths of political messages, and the meaning of political messages contained in the Instagram photo of the Governor of DKI Jakarta Anies Baswedan. This research method uses qualitative methods with semiotic analysis according to Roland Barthes. The results of the study show that: (1) the denotation of political messages contained in the Instagram photo of the Governor of DKI Jakarta Anies Baswedan reading the book "How Democracies Die" is that Muslim leaders finish praying and take the time to read books related to democracy; (2) the connotation of the political message is a leader who wants to invite the public and the government to jointly improve Indonesia's declining democracy index, because a continuous decline in the democracy index can cause democracy to die; (3) the myth of the political message is that there are leaders who tell them there are problems related to Indonesian democracy; (4) the meaning of his political message is an invitation to improve Indonesian democracy, because democracy can die, another meaning is to improve his self-image and increase his electability as a political figure. Abstrak Kajian ini dilatarbelakangi peristiwa pemanggilan Anies Baswedan oleh pihak berwajib akibat izin maulid nabi, adanya peristiwa demonstrasi akibat omnibuslaw, dan adanya penurunan indeks demokrasi Indonesia, sehingga muncul foto InstagramAnies Baswedan membaca buku “How Democracies Die” pada akun Instagram-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis denotasi pesan politik, konotasi pesan politik, mitos pesan politik, dan makna pesan politik yang terdapat dalam foto Instagram Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotik menurut Roland Barthes. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa: (1) denotasi pesan politik yang terdapat dalam foto Instagram Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membaca buku “How Democries Die” adalah pemimpin Muslim selesai sholat dan menyempatkan diri untuk membaca buku terkait demokrasi; (2) konotasi pesan politiknya adalah pemimpin yang ingin mengajak khalayak dan pemerintah untuk bersama-sama meningkatkan indeks demokrasi Indonesia yang turun, karena penurunan indeks demokrasi secara terus menerus dapat mengakibatkan demokrasi mati; (3) mitos pesan politiknya adalah ada pemimpin yang memberitahukan ada masalah terkait demokrasi Indonesia; (4) makna pesan politiknya adalah ajakan untuk meningkatkan demokrasi Indonesia, karena demokrasi dapat mati, makna lainnya adalah untuk meningkatkan citra diri beliau dan peningkatan elektibilitasnya sebagai tokoh politik.
Perempuan, Daster dan Liyan: Domestifikasi Perempuan dalam Lagu “Mendung Tanpo Udan” Sulih Dewi; Dinar Primasti
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v4i1.105

Abstract

Women representation in popular culture is always positioned as an object. This study aims to uncover the identity of women who appear in the song Mendung Tanpo Udan. This research is a literature study that focuses on finding the meaning of the words sarong and daster attached to men and women. Then those meanings are analyzed, and its intertextuality is sought to dismantle the ideology in it. The results showed domestication of women in this song by attaching the word blojo dasteren to women while moco koran sarungan to men. Newspaper and sarong have more positive connotations for men, while blonjo and daster have more negative connotations for women. Women are still positioned in domestic affairs while men are in public affairs. Popular culture has alienated women in the sense of making women the second sex after men. Abstrak Representasi perempuan dalam budaya popular selalu diposisikan sebagai obyek. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar identitas perempuan yang dimunculkan dalam lagu Mendung Tanpo Udan. Penelitian ini merupakan studi literatur yang difokuskan pada pencarian makna kata sarung dan daster yang dilekatkan pada laki-laki dan perempuan. Kemudian makna tersebut dianalisa dan dicari intertekstualitasnya untuk membongkar ideologi di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat domestifikasi perempuan dalam lagu ini dengan melekatkan kata blonjo dasteren pada perempuan sementara moco koran sarungan pada laki-laki. Koran dan sarung lebih memiliki makna konotasi yang positif bagi laki-laki sedangkan kata blonjo dan daster memiliki konotasi yang lebih negatif bagi perempuan. Perempuan tetap diposisikan pada urusan domestik sementara laki-laki pada urusan publik. Budaya popular telah memposisikan perempuan sebagai liyan, dalam arti menjadikan perempuan sebagai jenis kelamin kedua setelah laki-laki.
Strategi Komunikasi Pemasaran Teraskita Hotel di Masa Pandemi Covid-19 Yulhaidir; Muhammad Bisyri; Chaterina Desiana Matandatu
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v4i1.108

Abstract

Marketing communication strategy in a company plays an important role in the sustainability of the company. With a marketing communication strategy, companies can inform their products and services to consumers and customers, resulting in purchases that give the company the desired results in the form of income gains. This research was conducted with the aim of providing an overview of the marketing communication strategy implemented by hotels that were just operating during the Covid-19 pandemic by conducting a case study at Teraskita Hotel Makassar Managed by Dafam. Data collection techniques used in this descriptive qualitative research, which was conducting interviews with related parties who designed and implemented marketing communication strategies at Teraskita Hotel Makassar and observations. The results of this study indicated that the marketing strategy implemented by Teraskita Hotel Makassar is public relations through CSR and communication maintenance with customers, marketing through online and offline advertising, direct marketing, and personal selling, as well as cooperation with travel agents. Abstrak Strategi komunikasi pemasaran dalam suatu perusahaan berperan penting dalam keberlangsungan perusahaan tersebut. Dengan adanya strategi komunikasi pemasaran, maka perusahaan dapat menginformasikan produk dan layanannya kepada konsumen dan pelanggan, sehingga terjadi pembelian yang memberikan hasil yang diinginkan perusahaan berupa keuntungan pendapatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi gambaran strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan hotel yang baru beroperasional di masa pandemi Covid-19 dengan melakukan studi kasus pada Teraskita Hotel Makassar Managed by Dafam. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian kualitatif deskriptif ini, yaitu dengan melakukan wawancara pihak terkait yang merancang dan melaksanakan strategi komunikasi pemasaran di Teraskita Hotel Makassar dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh Teraskita Hotel Makassar yaitu public relations melalui CSR dan maintenenance komunikasi dengan customer, pemasaran melalui periklanan secara daring dan luring, pemasaran langsung, dan penjualan perseorangan, serta kerja sama pada dengan travel agent.
The Impact of Social Media Campaign on Green Coffee Image at Instagram @BLACKPASSION.ID Aditya Eka Putra; Lian Agustina Setiyaningsih; Fitria Setyaningrum; Sri Widayati
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v4i1.109

Abstract

In recent years, the research on social media especially Instagram becomes gradually popular along with the upsurge of the developing number of users. This is an opportunity for companies to use social media as a campaign tool, specifically to build the image of a product through campaigns on social media. In this research, an evaluation of the impact of social media campaigns on the green coffee image is conducted on Instagram @blackpassion.id. In the study, researchers use a quantitative approach as a research methodology. There are two variables used in this study, the independent variable "the impact of social media campaign" (X), and the dependent variable "green coffee image" (Y). The studied population are followers of Instagram @blackpassion.id, 920 followers. In this study, researchers obtained a sample of 90 followers. Further the researchers use a simple linear regression analysis to analyze the data. The result shows that campaign messages delivered on Instagram @blackpassion.id can be well received by respondents. So that there is an impact of the campaign through social media. Abstrak Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian tentang media sosial khususnya Instagram menjadi populer secara bertahap seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna yang berkembang. Hal ini menjadi peluang bagi perusahaan untuk menggunakan media sosial sebagai alat kampanye, khususnya untuk membangun citra suatu produk melalui kampanye di media sosial. Dalam penelitian ini, evaluasi dampak kampanye media sosial terhadap citra kopi hijau dilakukan di Instagram @blackpassion.id. Dalam penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif sebagai metodologi penelitian. Ada dua variabel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu variabel bebas “dampak kampanye media sosial” (X), dan variabel terikat “citra kopi hijau” (Y). Populasi yang diteliti adalah followers Instagram @blackpassion.id sebanyak 920 followers. Dalam penelitian ini, peneliti memperoleh sampel sebanyak 90 follower. Selanjutnya peneliti menggunakan analisis regresi linier sederhana untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan kampanye yang disampaikan di Instagram @blackpassion.id dapat diterima dengan baik oleh responden. Sehingga ada dampak dari kampanye melalui media sosial.

Page 3 of 14 | Total Record : 131