cover
Contact Name
Akhirul Aminulloh
Contact Email
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Phone
+6285233467750
Journal Mail Official
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Jl. Telaga Warna Blok C, Tlogomas, Malang, Jawa Timur Tel / fax : (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Nusantara
ISSN : -     EISSN : 26857650     DOI : 10.33366
Core Subject : Social,
Jurnal Komunikasi Nusantara (JKN) merupakan jurnal ilmu komunikasi yang diterbitkan oleh Unitri Press Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Jurnal Komunikasi Nusantara menerima tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam bentuk naskah hasil penelitian atau kajian teori dan konsep.. Jurnal Komunikasi Nusantara (JKN) fokus pada artikel-artikel yang berisi penelitian dan pemikiran kontemporer dalam bidang Ilmu Komunikasi dalam berbagai perspektif.
Articles 165 Documents
Peran Humas PT. Private Sanctuary dalam Meningkatkan Citra Media Sosial di Kuta Mandalika Lombok Tengah Devi, Ni Nyoman Indira Chaitra; Arjana, Ida Bagus Made
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2216

Abstract

This study aims to analyze the role of Public Relations (PR) in enhancing the image of Private Sanctuary through social media by employing a qualitative approach and utilizing domain analysis, taxonomic analysis, compositional analysis, and cultural theme analysis. The research was conducted at the Private Sanctuary office in Kuta Mandalika, Central Lombok, focusing on the company's social media platforms, such as Instagram, Facebook, and Twitter. Primary data were obtained through in-depth interviews with the PR team and observations of published social media content, while secondary data were gathered from company documentation and reports. Through data analysis involving triangulation techniques from interviews, observations, and documentation, the study identifies communication strategies employed by the PR team to build the company's positive image on social media and their impact on audience engagement, particularly among younger generations. The findings reveal that while Private Sanctuary has successfully utilized social media to showcase its social and educational commitments, the main challenge lies in creating more engaging and interactive content for younger audiences. This study provides insights into how culture, social norms, and communication strategies influence audience perception and engagement with the company on digital platforms. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Hubungan Masyarakat (Humas) dalam meningkatkan citra Private Sanctuary melalui media sosial dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis domain, analisis taksotomi, analisis komposisional, dan analisis tema kultural. Penelitian dilakukan di kantor Private Sanctuary di Kuta Mandalika, Lombok Tengah, dengan fokus pada platform media sosial perusahaan seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tim Humas dan observasi terhadap konten yang dipublikasikan di media sosial, sementara data sekunder didapatkan dari dokumentasi dan laporan perusahaan. Melalui analisis data yang melibatkan teknik triangulasi dari wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan oleh tim Humas untuk membangun citra positif perusahaan di media sosial, serta dampaknya terhadap keterlibatan audiens, terutama generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Private Sanctuary telah sukses memanfaatkan media sosial untuk menunjukkan komitmen sosial dan pendidikan, tantangan utama terletak pada menciptakan konten yang lebih menarik dan interaktif untuk audiens muda. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana budaya, norma sosial, dan strategi komunikasi mempengaruhi persepsi dan keterlibatan audiens terhadap perusahaan di platform digital.
Analisis Model ROPE dalam Evaluasi Perencanaan City Branding “Lamongan Megilan” Arlinda, Silvi; Harini, Setyasih; Pramudia, Christian Andhika
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2289

Abstract

The application of city branding has become an essential strategy to strengthen regional competitiveness and identity, including Lamongan Regency with its slogan “Lamongan Megilan.” This study aims to evaluate the planning strategy of this city branding using the ROPE model (Research, Objectives, Programming, Evaluation), which provides a systematic framework for assessing each stage of planning. This qualitative research employs a constructivist paradigm, with data collected through in-depth interviews and documentation analyzed using interactive techniques. The study identifies strategic planning steps, evaluates the role of the Lamongan Regency Public Relations Department, and explores community involvement in implementing the program. The findings reveal proactive public relations activities, such as online dissemination and stakeholder collaboration. However, challenges persist in the limited regulatory framework and the lack of comprehensive socialization of the “Megilan” slogan. Training for Public Relations personnel is needed to enhance communication management competencies. In conclusion, “Lamongan Megilan” has strong potential to enhance Lamongan’s image and appeal, but requires more integrated planning through regulatory support, capacity building, and creative communication strategies. The study recommends strengthening regional policies and communication efforts for sustainable city branding implementation. Abstrak Penerapan konsep city branding menjadi strategi penting dalam memperkuat daya saing dan identitas daerah, termasuk Kabupaten Lamongan dengan slogan “Lamongan Megilan.” Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi perencanaan city branding tersebut menggunakan model ROPE (Research, Objectives, Programming, Evaluation) yang menyediakan kerangka kerja sistematis untuk menilai setiap tahapan perencanaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivis, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis interaktif. Fokus penelitian mencakup identifikasi langkah strategis, evaluasi peran Humas Kabupaten Lamongan, serta keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas Humas yang bersifat proaktif, seperti penyebarluasan informasi melalui media daring dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Namun, tantangan masih ditemukan pada aspek regulasi yang belum optimal dan kurangnya sosialisasi mendalam mengenai makna slogan “Megilan.” Diperlukan pelatihan bagi personel Humas untuk meningkatkan kompetensi dalam manajemen komunikasi. Kesimpulannya, city branding “Lamongan Megilan” memiliki potensi besar untuk memperkuat citra dan daya tarik daerah, namun memerlukan perencanaan yang lebih terintegrasi melalui dukungan regulasi, peningkatan kapasitas, serta strategi komunikasi yang kreatif.
Manajemen Program Berita “Radar News” di Televisi Lokal Radar Tasikmalaya Marlia, Siti Seda; Hadiati; Yatnosaputro, Rosanti Utami Dewi Suyatman; Fanaqi, Chotijah
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2406

Abstract

The development of information and communication technology has transformed media consumption patterns, challenging the existence of conventional media, including local television. This study examines the news program management of “Radar News” at Radar Tasikmalaya TV using Peter K. Pringle’s management functions theory: planing, organizing, directing, and controlling. A qualitative descriptive method with a phenomenological approach was employed, involving in-depth unterviews with internal staff and media experts. The fundings indicate that strong managerial have enabled Radar Tasikmalaya TV to remain a credible and adaptive local media outlet amidst the digital era’s challenges. The planning process is conducted systematically through projection, listing, and budgeting based on editorial SOPs, aligned with social media trends and audience interests. Despite limited human resources, organizing function effectively through clear task distribution and adaptive coordination. Direction is carried out through team synergy, ethical gatekeeping processed and digital platform utilization for content distribution. Control is implemented through regular evaluations and adherence to journalistic standards and broadcasting regulations. These comprehensive management practice contribute significantly to the sustainability and relevance of Radar Tasikmalaya TV in the local media landscape. Abstrak Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola konsumsi media, menantang eksistensi media konvensional termasuk televisi lokal. Penelitian ini mengkaji manajemen program berita “Radar News” di Radar Tasikmalaya TV dengan menggunakan teori fungsi manajemen dari Peter K. Pringle: Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, dan Pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara mendalam dengan pihak internal dan pakar media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajerial yang kuat memungkinkan Radar Tasikmalaya TV tetap eksis sebagai media lokal yang kredibel dan adaptif di tengah tantangan era digital. Hal ini terlihat dari proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan yang ada pada media Radar Tasik TV. Perencanaan di Radar Tasik TV dilakukan secara sistematis melalui proyeksi, listing, dan budgeting berdasarkan SOP redaksi, disesuaikan dengan tren media sosial dan minat audiens. Pengorganisasian berjalan optimal meskipun dengan SDM terbatas, melalui pembagian tugas yang jelas dan koordinasi adaptif. Pengarahan dilakukan melalui sinergi tim, proses gatekeeping yang etis, serta pemanfaatan platform digital untuk distribusi konten. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi rutin dan kepatuhan terhadap standar jurnalistik serta regulasi penyiaran.
Cultivating Fandom: An Analysis of GMMTV's Marketing Communication Strategy for Southeast Asian Audiences in "My School President” Series Purbantina, Adiasri Putri; Prakoso, Doddy Agus; Alexandra, Renya Dominique; Zardi, Jihan Putri Rindra; Tarunajaya, Muhammad Raihan
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2294

Abstract

"My School President", a TV series by GMMTV has gained global popularity, particularly among the Southeast Asian markets. This research analyzes GMMTV's marketing communication strategy (IMC) to promote the "My School President" series in the Southeast Asian market from 2022 to 2023. In this research, we use a qualitative case study method to evaluate five components of IMC: (1) advertising, (2) sales promotion, (3) personal selling, (4) public relations, and (5) direct digital marketing. In addition, we incorporate K-pop marketing style into our IMC indicators. We use relevant secondary data, such as GMMTV's official social media, annual report, journal, news, and engagement data from the "My School President" series, to evaluate GMMTV's strategy in marketing the series in the Southeast Asian market. We find similarities between GMMTV's approach and the K-Pop industry's strategy in marketing their creative products. Abstrak “My School President” merupakan serial produksi GMMTV yang berhasil mendapatkan popularitas tinggi di pasar domestik maupun Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran GMMTV dalam mempromosikan serial “My School President” di pasar Asia Tenggara tahun 2022-2023. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Integrated Marketing Communication oleh Kotler dan Armstrong (2018) yang terdiri dari lima komponen, meliputi: (1) advertising; (2) sales promotion; (3) personal selling; (4) public relation; dan (5) direct digital marketing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan studi kasus berdasarkan acuan data sekunder yang relevan, seperti: (1) media sosial resmi GMMTV; (2) annual report; (3) jurnal; (3) berita; dan (5) data engagement dari serial “My School President”. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan GMMTV dalam promosi serial “My School President” memiliki kesamaan dengan strategi industri K-Pop dalam memasarkan produk kreatif. GMMTV juga menerapkan lima komponen dari Integrated Marketing Communication dalam promosi serial “My School President” melalui pemanfaatan media sosial, engagement, penjualan produk merchandise, dan pagelaran event untuk memperoleh profit yang maksimal pada pasar Asia Tenggara.
Penerapan Strategi Komunikasi dalam Penyebaran Informasi Melalui Media Sosial @diskominfokabbogor Zuhra, Arummaisya Rosdiana; Sartika, Ika
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2339

Abstract

The importance of social media's role as an effective public communication tool in the digital era, particularly in enhancing transparency and public participation. This study aims to describe the implementation of the communication strategy of the Bogor District Communication and Informatics Office (Diskominfo) in disseminating information through social media @diskominfokabbogor. The research method used is descriptive qualitative, based on the theory of Cutlip, Center, & Broom. The results indicate that Diskominfo has implemented an effective communication strategy through four stages: fact-finding, planning, implementation, and evaluation. The research reveals that this strategy has successfully established the @diskominfokabbogor account as an inclusive and adaptive public information hub, despite facing challenges in visual content production capacity. During the implementation stage, content is managed collaboratively using repost, redesign, and independent production approaches. Although facing challenges regarding limited graphic design expertise, Diskominfo has taken strategic steps, such as enhancing cross-sectoral cooperation, to minimize the impact. This study concludes that to optimize the communication strategy, Diskominfo needs to improve the team's technical capabilities, strengthen collaboration, and implement more systematic evaluations to enhance the quality of information delivered to the public. Abstrak Pentingnya peran media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang efektif di era digital, terutama dalam meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam menyebarkan informasi melalui Media Sosial @diskominfokabbogor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan landasan teori Cutlip, Center, & Broom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo telah menerapkan strategi komunikasi yang efektif melalui empat tahapan: pencarian fakta, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian mengungkap bahwa strategi ini berhasil menjadikan akun @diskominfokabbogor sebagai pusat informasi publik yang inklusif dan adaptif, meskipun menghadapi tantangan dalam hal kapasitas produksi konten visual. Pada tahap pelaksanaan, konten dikelola secara kolaboratif dengan pendekatan repost, redesain, dan produksi mandiri. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal keterbatasan tenaga ahli desain grafis, Diskominfo telah mengambil langkah strategis seperti meningkatkan kerja sama lintas bidang untuk meminimalkan dampaknya. Studi ini menyimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan strategi komunikasi, Diskominfo perlu meningkatkan kemampuan teknis tim, memperkuat kolaborasi, dan melaksanakan evaluasi yang lebih sistematis guna meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Model Komunikasi Persuasif Sosialisasi Program BLK untuk Meningkatkan Partisipasi Pelatihan di Ternate Maghfirah, Nurul
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2353

Abstract

Unemployment is a significant social problem in Ternate City, North Maluku, with a high unemployment rate. One of the government's efforts to address this is through job training programs organized by the Vocational Training Center (BLK). However, the effectiveness of this program depends on the socialization strategy that can attract potential participants. This study aims to identify the persuasive communication model used in the socialization of the BLK program with a qualitative approach through in-depth interviews with trainees, teachers, and BLK staff, as well as direct observation of the socialization and training process. The results show that persuasive communication is carried out through direct delivery of materials, training practices, and the utilization of social media. The main factors inhibiting participation are limited access to information, mismatch of skills with labor market needs, and economic constraints. The SMCR (Source, Message, Channel, Receiver) communication model is applied in the socialization of the program, where BLK is the source of information, the message contains the benefits of training, the communication channel includes social media and direct meetings, and the receiver is the prospective participant. The application of more effective persuasive communication is expected to increase community participation in the BLK program, improve workforce skills, and reduce unemployment in Ternate City. Abstrak Pengangguran menjadi permasalahan sosial signifikan di Kota Ternate, Maluku Utara, dengan tingkat pengangguran yang cukup tinggi. Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasinya adalah melalui program pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK). Namun, efektivitas program ini bergantung pada strategi sosialisasi yang mampu menarik minat calon peserta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model komunikasi persuasif yang digunakan dalam sosialisasi program BLK penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan calon peserta pelatihan, Masyarakat umum. pengajar, dan staf BLK, serta observasi langsung terhadap proses sosialisasi dan pelatihan. Analisis data dilakukan secara tematik dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif dilakukan melalui penyampaian materi secara langsung, praktik pelatihan, serta pemanfaatan media sosial. Faktor utama penghambat partisipasi adalah keterbatasan akses informasi, ketidaksesuaian keterampilan dengan kebutuhan pasar kerja, dan kendala ekonomi. Model komunikasi SMCR (Source, Message, Channel, Receiver) diterapkan dalam sosialisasi program, di mana BLK sebagai sumber informasi, pesan berisi manfaat pelatihan, saluran komunikasi mencakup media sosial dan pertemuan langsung, serta penerima adalah calon peserta. Penerapan komunikasi persuasif yang lebih efektif diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program BLK, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta menurunkan angka pengangguran di Kota Ternate.
Strategi Public Relations Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara Membangun Citra Positif dan Kepercayaan Publik Harahap, Andre Genesa; Humaizi; Zulkarnain, Iskandar
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2375

Abstract

This study aims to determine how the public relations strategy of the North Sumatra Ministry of Law and Human Rights Regional Office is implemented in building a positive image and public trust, the obstacles faced in implementing the public relations strategy and the relationship model created between public relations and the public. This study uses a constructivism paradigm with a qualitative descriptive approach. Data collection techniques are carried out through in-depth interviews, participatory observation and document collection/literature studies. The important findings of this study are that the public relations of the North Sumatra Ministry of Law and Human Rights Regional Office has implemented a public relations strategy, namely managing relations, developing strategies and developing networks as an effort to build a positive image and public trust. However, the public relations strategy implemented by the Public Relations of the North Sumatra Ministry of Law and Human Rights Regional Office is still less effective in improving a positive image and public trust. Some of the problems faced are budget limitations, low human resources, the function of the Public Relations section as a one-stop information center that is not yet optimal, the competence of Public Relations in providing Public Relations materials is not good, and the lack of coordination and synergy between the Public Relations Section and other work units in terms of providing accurate and valid information. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi public relations Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara yang diterapkan dalam membangun citra positif dan kepercayaan publik, hambatan-hambatan yang dihadapi dalam menjalankan strategi public relations tersebut maupun model hubungan yang tercipta antara public relations dengan public menggunakan teori Sugiyono. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruktivisme dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan pengumpulan dokumen/studi kepustakaan. Temuan penting penelitian ini adalah bahwa public relations Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara telah melakukan strategi public relations yakni mengelola relasi, mengembangkan strategi dan mengembangkan jaringan sebagai Upaya untuk membangun citra positif dan kepercayaan publik. Namun strategi public relations yang diimplementasikan oleh Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara masih kurang efektif dalam meningkatkan citra positif dan kepercayaan publik. Beberapa permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran, sumber daya manusia masih rendah, fungsi bagian Humas sebagai pusat informasi satu pintu yang belum optimal, kompetensi Humas dalam menyediakan materi Humas belum baik, serta kurangnya koordinasi dan sinergitas antara Bagian Humas dengan unit kerja lainnya dalam hal menyediakan informasi yang akurat dan valid.
Analisis Komunikasi Intrapersonal dalam Membentuk Kepercayaan Diri pada Perempuan Korban Body Shaming di Kota Medan Ariftha, Annisa; Zulkarnain, Iskandar; Kurniawati, Dewi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2408

Abstract

This study focuses on the role of intrapersonal communication in rebuilding the self-confidence of women who have experienced body shaming in Medan City. Body shaming is understood as a form of verbal abuse that can cause serious psychological consequences, including decreased self-esteem, body image disturbances, and feelings of worthlessness. The primary aim of this research is to explore how intrapersonal communication processes, particularly self-talk and self-reflection, contribute to the psychological recovery of the victims. This study employs a descriptive qualitative approach using in-depth interviews with five female informants who have experienced body shaming, supported by data triangulation through an interview with a clinical psychologist. The findings indicate that positive intrapersonal communication helps victims recognize, accept, and value themselves, thereby gradually restoring their lost self-confidence. In addition, support from family and the surrounding social environment plays a significant role in strengthening the mental recovery process. This research contributes to the fields of communication studies and mental health, and may serve as a reference for developing educational programs that are sensitive to gender issues in society and educational institutions. Abstrak Penelitian ini berfokus pada peran komunikasi intrapersonal dalam proses pemulihan kepercayaan diri perempuan korban body shaming di Kota Medan. Body shaming dipahami sebagai bentuk kekerasan verbal yang menimbulkan dampak psikologis signifikan, seperti penurunan rasa percaya diri, gangguan citra tubuh, hingga munculnya perasaan rendah diri. Studi ini bertujuan untuk menggali bagaimana mekanisme komunikasi intrapersonal, khususnya melalui self-talk dan refleksi diri, berkontribusi dalam mendukung pemulihan kondisi psikologis korban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam terhadap lima informan perempuan yang memiliki pengalaman sebagai korban body shaming, serta diperkuat dengan triangulasi data melalui wawancara bersama seorang psikolog klinis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik komunikasi intrapersonal yang bersifat positif mampu membantu korban dalam mengenali, menerima, dan menghargai diri, sehingga secara bertahap membangun kembali kepercayaan diri yang sempat menurun. Selain itu, keterlibatan keluarga dan lingkungan sosial turut berperan penting dalam memperkuat proses pemulihan mental. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi dan kesehatan mental, serta dapat menjadi rujukan dalam perancangan program edukatif yang sensitif terhadap isu gender di masyarakat dan lingkungan pendidikan.
Analisis Resepsi Gen Z Terhadap Komentar Stigma Curanmor di Surabaya Muhamad, Gunawan; Arimbi, Diah Ariani; Meyrasyawati, Dewi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2425

Abstract

The criminal cases of motorcycle theft in Surabaya in 2024 are becoming increasingly rampant and worrying. Throughout 2024, 444 cases of motorcycle theft were recorded in Surabaya. The increasing cases of motorcycle theft in Surabaya have an impact on the many news reports about motorcycle theft cases in Surabaya, one of which is on Instagram. One of the Instagram accounts that always reports on motorcycle theft cases is Suara Surabaya, recorded in 2024, the Suara Surabaya Instagram account reported 94 motorcycle theft cases. In the uploads of these motorcycle theft cases, they are always followed by various comments from netizens. One of the comment patterns that is often found in the motorcycle theft news uploads is the stigma of the perpetrators of motorcycle theft which is directed at the Madurese ethnic group. This study tries to analyze the impact of comments on the stigma of motorcycle theft on Gen Z's reception. This study uses Stuart Hall's reception theory as a basis with a random sampling method on Gen Z in Surabaya who actively use Instagram social media with observation and interview data collection techniques. This study states that educational background and audience experience factors play an important role in the process of decoding a text. The higher the level of education of the audience, the more rationality is shown in interpreting a text. Good and bad experiences of a phenomenon also play an important role in the audience's perspective in interpreting a text. Abstrak Kasus kriminal curanmor di Surabaya tahun 2024 menjadi semakin marak dan mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2024 tercatat 444 kasus curanmor di Surabaya. Meningkatnya kasus curanmor di Surabaya berdampak pada banyaknya pemberitaan tentang pemberitaan kasus curanmor di Surabaya, salah satunya di Instagram. Salah satu akun instagram yang selalu memberitakan tentang kasus curanmor adalah Suara Surabaya, tercatat pada tahun 2024, akun instagram Suara Surabaya memberitakan kasus curanmor sebanyak 94 unggahan. Pada unggahan kasus curanmor tersebut, selalu diikuti dengan berbagai komentar dari warganet. Salah satunya pola komentar yang sering dijumpai pada unggahan berita curanmor tersebut adalah adanya stigma pelaku curanmor yang tertuju pada etnis Madura. Penelitian ini mencoba menganalisis dampak dari komentar stigma curanmor terhadap resepsi Gen Z. Penelitian ini menggunakan landasan teori resepsi karya Stuart Hall dengan metode random sampling terhadap gen Z di Surabaya yang aktif menggunakan sosial media Instagram dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Pada penelitian ini mengemukakan bahwa faktor latar belakang pendidikan dan pengalaman audiens berperan penting terhadap proses decoding sebuah teks. Semakin tinggi latar belakang pendidikan audiens, maka semakin menunjukkan rasionalitas dalam memaknai sebuah teks. Pengalaman baik dan buruk terhadap sebuah fenomena juga berperan penting terhadap sudut pandang audiens dalam memaknai sebuah teks.
Komunikasi Kesehatan dan Pelanggaran Harapan Pasien Medan yang Berobat di Penang Malaysia Putri, Sri Nurhafmi Widia Hermawan; Nurbani; Kurniawati, Dewi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2429

Abstract

The phenomenon of increasing numbers of Indonesian patients, particularly from Medan, choosing to seek medical treatment in Penang, Malaysia, is the focus of this study. Departing from unmet expectations regarding domestic healthcare services, this study aims to understand the communication between patients and medical personnel, as well as the factors that drive patients to choose overseas services. A qualitative method with a phenomenological approach was used to gain an in-depth understanding of the patients' experiences. Data was collected through in-depth interviews with five patients from Medan selected through purposive sampling based on the criterion of having undergone at least three independent medical treatments in Penang. Data triangulation involved a doctor to enrich perspectives and enhance the validity of findings. The study revealed that ineffective communication and lack of empathy in local hospitals led to patient dissatisfaction, prompting them to seek more patient-friendly, transparent, and professional services in Penang. Cost, ease of access, and cultural similarities further reinforce this decision. This study underscores the importance of improving communication and medical professionalism in Indonesia to reduce unmet expectations and decrease the number of patients seeking treatment abroad. Abstrak Fenomena peningkatan pasien asal Indonesia, terutama dari Medan, yang memilih berobat ke Penang, Malaysia, menjadi fokus penelitian ini. Berangkat dari pelanggaran harapan terhadap layanan kesehatan domestik, penelitian ini bertujuan memahami komunikasi antara pasien dan tenaga medis serta faktor yang mendorong pasien memilih layanan luar negeri. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, memungkinkan pemahaman mendalam pengalaman pasien. Data dikumpulkan lewat wawancara mendalam dengan lima pasien Medan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria pengalaman minimal tigakali berobat ke Penang secara mandiri. Triangulasi data melibatkan seorang dokter untuk memperkaya perspektif dan meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian mengungkap bahwa komunikasi yang kurang efektif dan empati di rumah sakit lokal menyebabkan ketidakpuasan pasien, sehingga mereka mencari layanan yang lebih ramah, transparan, dan profesional di Penang. Faktor biaya, akses mudah, dan kesamaan budaya turut memperkuat keputusan tersebut. Studi ini menegaskan pentingnya peningkatan komunikasi dan profesionalisme medis di Indonesia guna menekan pelanggaran harapan dan mengurangi pasien yang berobat ke luar negeri.