cover
Contact Name
Akhirul Aminulloh
Contact Email
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Phone
+6285233467750
Journal Mail Official
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Jl. Telaga Warna Blok C, Tlogomas, Malang, Jawa Timur Tel / fax : (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Nusantara
ISSN : -     EISSN : 26857650     DOI : 10.33366
Core Subject : Social,
Jurnal Komunikasi Nusantara (JKN) merupakan jurnal ilmu komunikasi yang diterbitkan oleh Unitri Press Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Jurnal Komunikasi Nusantara menerima tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam bentuk naskah hasil penelitian atau kajian teori dan konsep.. Jurnal Komunikasi Nusantara (JKN) fokus pada artikel-artikel yang berisi penelitian dan pemikiran kontemporer dalam bidang Ilmu Komunikasi dalam berbagai perspektif.
Articles 160 Documents
Pengaruh Efektivitas Komunikasi Organisasi dan Kepemimpinan Religius Terhadap Loyalitas Anggota pada Organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sinaga, Hari Fana Riki Ulfakh; Zulkarnain, Iskandar; Ramadhani, Emilia
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2450

Abstract

This study aims to examine the extent to which organizational communication effectiveness and religious leadership influence member loyalty within the Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). The research adopts a quantitative correlational approach to empirically analyze the relationships among variables. The population consists of KAMMI central board members, with a sample of 154 respondents determined using the Yamane formula. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using partial and simultaneous statistical tests. The findings reveal that organizational communication has a significant effect on member loyalty, indicated by a significance value of 0.000 and a partial t-value of 26.975. This result suggests that effective communication enhances trust, involvement, and members’ commitment to the organization. Furthermore, religious leadership also shows a significant influence on member loyalty, with a significance value of 0.000 and a partial t-value of 36.895, demonstrating that leadership grounded in religious values such as integrity, honesty, and concern for members plays a crucial role in strengthening emotional bonds and organizational commitment. Simultaneously, organizational communication and religious leadership significantly affect member loyalty, as evidenced by an F-value of 99.274 with a significance level of 0.000. These findings confirm that the synergy between effective organizational communication and religious leadership is a key determinant in fostering strong member loyalty within KAMMI. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas komunikasi organisasi dan kepemimpinan religius terhadap loyalitas anggota dalam organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional guna melihat hubungan dan pengaruh antarvariabel secara empiris. Populasi penelitian adalah pengurus pusat KAMMI, dengan jumlah sampel sebanyak 154 responden yang ditentukan menggunakan rumus Yamane. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang kemudian dianalisis menggunakan uji statistik parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan nilai t hitung sebesar 26,975, yang mengindikasikan bahwa komunikasi yang efektif mampu meningkatkan kepercayaan, keterlibatan, dan komitmen anggota terhadap organisasi. Selain itu, kepemimpinan religius juga terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota dengan nilai signifikansi 0,000 dan nilai t hitung sebesar 36,895, menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai religius dalam kepemimpinan berperan penting dalam membangun ikatan emosional dan komitmen organisasi. Secara simultan, komunikasi organisasi dan kepemimpinan religius berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota, yang dibuktikan dengan nilai F sebesar 99,274 dan signifikansi 0,000. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara komunikasi yang efektif dan kepemimpinan religius menjadi faktor kunci dalam membentuk loyalitas anggota KAMMI.
Komersialisasi Anak di Media Sosial: Analisis Konten Akun TikTok Kidfluencer @shabiraalulaadnan Nugroho, Restu Agung; Amali, Muhammad Thoyib
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2500

Abstract

The kidfluencer phenomenon on social media has become part of a growing digital marketing strategy, including on the TikTok platform. This study aims to analyze the content commercialization process on @shabiraalulaadnan's TikTok account based on the three-stage commercialization model, namely pre-commercialization, commercialization, and post-commercialization. The method used is qualitative content analysis with a descriptive approach, through observation of eight selected videos that display consistent communication patterns. The results show that the commercialization process in this account is carried out systematically. The pre-commercialization stage is marked by the preparation of the script, the use of standard Indonesian language style by children, the storytelling format, and the insertion of light humor that builds closeness with the audience. The commercialization stage can be seen from the contextual integration of products in the narrative, while the post-commercialization stage is marked by a call to action and the use of shopping features on the platform. The novelty of this research lies in the discovery of a distinctive communication style displayed through standard children's language, storytelling consistency, and the use of catchphrases as affective elements that strengthen audience recall and engagement. These findings contribute to the development of digital marketing communication strategy studies through kidfluencer content on social media. Abstrak Fenomena kidfluencer di media sosial telah menjadi bagian dari strategi pemasaran digital yang terus berkembang, termasuk dalam platform TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komersialisasi konten pada akun TikTok @shabiraalulaadnan berdasarkan model tiga tahap komersialisasi, yaitu pre-commercialization, commercialization, dan post-commercialization. Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi terhadap tigavideo terpilih yang menampilkan pola komunikasi yang konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komersialisasi dalam akun ini dilakukan secara sistematis. Tahap pre-commercialization ditandai oleh penyusunan naskah, penggunaan gaya bahasa Indonesia baku oleh anak, format storytelling, serta penyisipan humor ringan yang membangun kedekatan dengan audiens. Tahap commercialization terlihat dari integrasi produk secara kontekstual dalam narasi, sementara tahap post-commercialization ditandai oleh adanya ajakan bertindak dan pemanfaatan fitur belanja dalam platform. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penemuan gaya komunikasi khas yang ditampilkan melalui bahasa baku anak, konsistensi storytelling, serta penggunaan catchphrase sebagai elemen afektif yang memperkuat daya ingat dan keterlibatan audiens. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian strategi komunikasi pemasaran digital melalui konten kidfluencer di media sosial.
Analisis Flaming Terhadap Pendukung Prabowo-Gibran Pasca Pilpres 2024 Pada Komunitas Marah-Marah di Platform X Fahirah, Hanifah; Andreas, Rino
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2510

Abstract

The phenomenon of flaming on social media is becoming increasingly diverse, especially in the political context, which triggers digital polarization. The Marah-Marah community on platform X serves as a space for users to vent their frustrations and express their political views openly, including against voters of 02, who are supporters of the presidential and vice-presidential candidates number 02 in the 2024 election. This research aims to examine how flaming is manifested and categorized within the Marah-Marah community. This study employs qualitative content analysis methods on posts within this community. The research findings identify four forms of flaming in the Marah-Marah community: Direct Flaming that is frontal, Indirect Flaming that is veiled, Straightforward Flames that are blunt, and Satirical Flames that utilize humor or irony. Each has a distinct communication style but is used to convey anger, disappointment, and rejection of certain political choices, indicating that flaming has evolved into a communication culture within the community, normalizing aggressive expression and reinforcing group identity and emotional solidarity in the digital public space. Abstrak Fenomena flaming di media sosial semakin beragam terutama dalam konteks politik yang memicu polarisasi digital. Komunitas Marah-Marah di platform X menjadi wadah bagi pengguna untuk meluapkan kekesalan dan mengekspresikan pandangan politik secara terbuka termasuk terhadap voters 02, yaitu pendukung pasangan presiden dan wakil presiden nomor urut 02 pada pemilu 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana flaming dimanifestasikan dan dikategorikan dalam Komunitas Marah-Marah. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif terhadap unggahan dalam komunitas tersebut. Hasil penelitian menemukan empat bentuk flaming dalam komunitas Marah-Marah yaitu direct flaming yang bersifat frontal, indirect flaming yang terselubung, straightforward flames yang lugas dan satirical flames yang memanfaatkan humor atau ironi. Masing-masing memiliki gaya komunikasi yang berbeda namun digunakan untuk menyampaikan kemarahan dan kekecewaan serta penolakan terhadap pilihan politik tertentu, menunjukkan bahwa flaming telah berkembang menjadi budaya komunikasi di dalam komunitas, menormalkan ekspresi agresif dan memperkuat identitas serta solidaritas emosional kelompok dalam ruang publik digital.
Strategi Digital Marketing Riot Games melalui Pemanfaatan Media Sosial dalam Membangun Komunitas dan Promosi Game Noer, Mochammad Kresna; Syahri, Annisa Laila Alvi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2515

Abstract

The gaming industry is highly competitive and dynamic, making it crucial to understand approaches to maintaining user engagement and creating meaningful digital experiences. This study also highlights the challenges and opportunities faced in managing a global community. This study aims to analyze Riot Games' digital marketing strategy in utilizing social media as a cross-media strategy node to build a digital community and strengthen the promotion of game products. This study explores how Riot Games integrates social media in participatory marketing practices, as well as identifies the strengths and challenges in managing a global community in the gaming industry. This study uses a descriptive qualitative approach, with content analysis of Riot Games' social media content (X, Instagram, YouTube, Twitch), public documentation, and literature studies. SWOT evaluation is carried out to assess the company's internal and external factors. The results show that Riot Games is proven to implement an integrated digital marketing strategy, by customizing content according to the characteristics of the platform and prioritizing community involvement. The 7P elements, especially Promotion, People, and Process, are optimized to create consistent and immersive two-way interactions. This study shows the importance of community as the center of digital marketing strategies. Riot Games' cross-media approach can serve as a model for other companies in building user loyalty and competitive advantage in the digital economy. Abstrak Persaingan industri game sangat kompetitif dan dinamis sehingga penting untuk memahami pendekatan dalam mempertahankan keterlibatan pengguna dan menciptakan pengalaman digital yang bermakna. Kajian ini juga menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi dalam mengelola komunitas global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing Riot Games dalam memanfaatkan media sosial sebagai simpul strategi lintas-media untuk membangun komunitas digital dan memperkuat promosi produk game. Kajian ini mengeksplorasi bagaimana Riot Games mengintegrasikan media sosial dalam praktik pemasaran yang partisipatif, serta mengidentifikasi kekuatan dan tantangan dalam pengelolaan komunitas global di industri game. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan analisis isi terhadap konten media sosial Riot Games (X, Instagram, YouTube, Twitch), dokumentasi publik, dan studi literatur. Evaluasi SWOT dilakukan untuk menilai faktor internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Riot Games terbukti menerapkan strategi digital marketing yang terintegrasi, dengan menyesuaikan konten sesuai karakteristik platform dan mengedepankan keterlibatan komunitas. Elemen 7P khususnya Promotion, People, dan Process dioptimalkan untuk menciptakan interaksi dua arah yang konsisten dan imersif. Studi ini menunjukkan pentingnya komunitas sebagai pusat strategi pemasaran digital. Pendekatan lintas-media yang dilakukan Riot Games dapat menjadi model untuk perusahaan lain dalam membangun loyalitas pengguna dan keunggulan kompetitif di era ekonomi digital. Abstrak Persaingan industri game sangat kompetitif dan dinamis sehingga penting untuk memahami pendekatan dalam mempertahankan keterlibatan pengguna dan menciptakan pengalaman digital yang bermakna. Kajian ini juga menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi dalam mengelola komunitas global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing Riot Games dalam memanfaatkan media sosial sebagai simpul strategi lintas-media untuk membangun komunitas digital dan memperkuat promosi produk game. Kajian ini mengeksplorasi bagaimana Riot Games mengintegrasikan media sosial dalam praktik pemasaran yang partisipatif, serta mengidentifikasi kekuatan dan tantangan dalam pengelolaan komunitas global di industri game. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan analisis isi terhadap konten media sosial Riot Games (X, Instagram, YouTube, Twitch), dokumentasi publik, dan studi literatur. Evaluasi SWOT dilakukan untuk menilai faktor internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Riot Games terbukti menerapkan strategi digital marketing yang terintegrasi, dengan menyesuaikan konten sesuai karakteristik platform dan mengedepankan keterlibatan komunitas. Elemen 7P khususnya Promotion, People, dan Process dioptimalkan untuk menciptakan interaksi dua arah yang konsisten dan imersif. Studi ini menunjukkan pentingnya komunitas sebagai pusat strategi pemasaran digital. Pendekatan lintas-media yang dilakukan Riot Games dapat menjadi model untuk perusahaan lain dalam membangun loyalitas pengguna dan keunggulan kompetitif di era ekonomi digital.
Strategi Komunikasi Lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan dalam Implementasi TJSL Taman Kehati dan Ekoriparian Pertiwi, Fadhila Sri; Firdaus, Muhammad; Wirman, Welly
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2525

Abstract

Environmental conservation issues have become a global challenge that demands cross-sector collaboration and active community involvement. Effective environmental communication plays a crucial role in raising awareness, changing behavior, and encouraging public participation in various sustainability initiatives. This study analyzes the environmental communication strategies implemented by PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) in its Corporate Social and Environmental Responsibility (TJSL) program, specifically the Biodiversity Park (Taman Kehati) and Ecoriparian initiatives at Lancang Kuning University (Unilak), Riau. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that PHR applies adaptive, participatory, and multi-stakeholder communication strategies, utilizing social media, interpersonal communication, and visual channels to deliver educational and persuasive messages. The evaluation indicates that the program has successfully increased environmental awareness, fostered community participation, and enhanced the educational and recreational functions of the conservation area. However, challenges remain in instilling disciplined waste disposal behavior and expanding public understanding of the area’s long-term goals. Therefore, it is recommended to strengthen digital content, engage local communities as agents of change, and broaden media collaborations. This study contributes to the development of an environmental communication model based on conservation and community empowerment in Indonesia. Abstrak Isu pelestarian lingkungan menjadi tantangan global yang menuntut kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat. Komunikasi lingkungan yang efektif berperan penting dalam membangun kesadaran, mengubah perilaku, dan mendorong partisipasi publik dalam berbagai inisiatif keberlanjutan. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi lingkungan yang diterapkan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Ekoriparian di Universitas Lancang Kuning (Unilak), Riau. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHR menerapkan strategi komunikasi yang adaptif, partisipatif, dan multi-pihak, dengan media sosial, interpersonal, dan visual sebagai saluran utama penyampaian pesan edukatif dan persuasif. Evaluasi menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, membangun partisipasi komunitas, dan memperkuat fungsi edukatif serta rekreatif kawasan konservasi. Namun, masih terdapat tantangan dalam membentuk budaya membuang sampah yang tertib dan memperluas pemahaman publik mengenai tujuan jangka panjang kawasan. Oleh karena itu, direkomendasikan penguatan konten digital, pelibatan komunitas lokal sebagai agen perubahan, dan perluasan kolaborasi media. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model komunikasi lingkungan berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia.
Analisis Makna Simbolik Tari Domba Garut Pada Sanggar Galura Kencana Julianti, Syifa; Salamah, Ummu; Hadiati
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2527

Abstract

This research is motivated by concerns about the fading of the meaning of local culture due to the development of popular culture that tends to ignore traditional values. The Domba Garut Dance by Sanggar Galura Kencana was chosen as the object of study because it is believed to hold cultural symbols that represent the identity of the Garut people. By using a qualitative method and ethnographic approach, and based on the theory of symbolic interactionism, this research aims to reveal the symbolic meaning contained in dance movements, makeup, costumes, music, and dancers' roles. Data was obtained through observation and in-depth interviews with choreographers and dancers. The results showed that dance movements represent Garut sheep in the art of agility known as dashing, make-up and costumes symbolize strength, simplicity, and courage, while music and poetry strengthen the nuances of fighting. This dance can be performed by men and women as long as they are able to internalize the symbolic value in question. In conclusion, Domba Garut Dance is not just a performing art, but a symbolic communication medium that represents cultural identity and a means of local education that needs to be preserved. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kekhawatiran terhadap lunturnya makna budaya lokal akibat perkembangan budaya populer yang cenderung mengabaikan nilai Tradisional. Tari Domba Garut karya Sanggar Galura Kencana dipilih sebagai objek kajian karena diyakini menyimpan simbol-simbol budaya yang merepresentasikan identitas masyarakat Garut. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan etnografi, serta berlandaskan teori interaksionisme simbolik, penelitian ini bertujuan mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam gerak tari, tata rias, kostum, musik, dan peran penari. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan koreografer dan penari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak tari merepresentasikan Domba Garut dalam seni ketangkasan yang dikenal dengan gagah. Make up atau tata rias dan kostum menjadi simbol kekuatan, kesederhanaan, dan keberanian, sedangkan musik dan syair memperkuat nuansa pertarungan. Tari ini dapat dibawakan oleh laki-laki maupun perempuan selama mampu menginternalisasi nilai simbolik yang dimaksud. Kesimpulannya, Tari Domba Garut bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan media komunikasi simbolik yang merepresentasikan identitas budaya dan sarana edukasi lokal yang perlu dilestarikan.
Sinergi Fandom K-POP Indonesia Pada Kegiatan Kemanusiaan BTS Army Indonesia Peduli Palestina Pramania, I Gusti Agung Ayu Rahma; Sekarpratiwi, Ruth Vidyadanu; Aswindaru, Widya Tri
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2530

Abstract

This study explores the synergy of the Indonesian BTS Army fandom in a humanitarian initiative titled BTS Army Indonesia Cares for Palestine. The main issue examined is how the solidarity and collective synergy of this fandom can be analyzed using Raymond B. Cattell’s Group-Syntality Theory. The study employs a qualitative descriptive method with a case study approach and document analysis of various social media posts and mass media reports. The findings reveal that the Indonesian Army is not merely a K-pop fan group but also functions as an effective solidarity community. Within just four days, they successfully raised over IDR 1 billion for humanitarian aid to Palestine, with tangible distributions in the form of medical supplies, basic foodstuffs, and clean water. These results demonstrate that fandoms can possess significant synergistic power when driven by shared values, common goals, and intensive communication among members. In conclusion, fandom synergy, when collectively managed, can generate significant social impact and reinforces the relevance of Group-Syntality Theory in the context of digital group communication. Abstrak Penelitian ini membahas sinergi fandom BTS Army Indonesia dalam aksi kemanusiaan bertajuk BTS Army Indonesia Peduli Palestina. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana solidaritas dan sinergi kolektif fandom ini dapat dianalisis menggunakan Group-Syntality Theory dari Raymond B. Cattell. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis dokumentasi dari berbagai unggahan media sosial serta laporan media massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Army Indonesia tidak hanya sebagai kelompok penggemar K-pop, tetapi juga mampu bertindak sebagai komunitas solidaritas yang efektif. Dalam waktu empat hari, ARMY berhasil menggalang lebih dari Rp1 miliar untuk bantuan kemanusiaan di Palestina, dengan distribusi nyata berupa bantuan medis, sembako, dan air bersih. Temuan ini menunjukkan bahwa fandom dapat memiliki kekuatan sinergis yang besar ketika didorong oleh kesamaan nilai, tujuan, dan komunikasi intensif antaranggota. Kesimpulannya, sinergi dalam fandom, jika dikelola secara kolektif, mampu menghasilkan dampak sosial yang signifikan dan memperkuat relevansi teori Group-Syntality dalam konteks komunikasi kelompok digital.
Komunikasi Politik Bawaslu Kota Malang dalam Pendidikan Politik Masyarakat untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi Fattah, Zulfikar Waliyuddin; Wafa, Alfian Fawaidil; Aminulloh, Akhirul; Hanafi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2652

Abstract

This research focuses on the role of political communication conducted by election supervision organizations in improving the quality of democracy at the local level. The Malang City Election Supervisory Agency (Bawaslu) not only regulates elections, but it also serves as a political education institution, raising public knowledge and participation. The goal of this research is to assess the political communication methods employed by Bawaslu Malang City to implement public political education and how they affect the quality of democracy. Data were collected using descriptive qualitative approaches, including observations, interviews, and documentation studies.The study demonstrates that Bawaslu Malang City employs participatory, collaborative, and adaptable political communication strategies in response to digital media developments, including political literacy campaigns, inter-agency collaboration, and community campaigns. Bawaslu improves public knowledge regarding election integrity, promotes active citizen involvement, and builds public faith in democratic institutions. The findings indicate that the political communication of Bawaslu Malang City is crucial for fostering an engaged political culture and reinforcing the foundations of local democracy to achieve an optimal democratic standard. Abstrak Studi ini didasarkan pada pentingnya komunikasi politik yang dilakukan oleh lembaga pengawas pemilu dalam meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat lokal. Bawaslu Kota Malang tidak hanya mengawasi pemilu tetapi juga bekerja sebagai lembaga pendidikan politik untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi metode komunikasi politik yang digunakan oleh Bawaslu Kota Malang untuk menerapkan pendidikan politik masyarakat dan bagaimana hal itu berdampak pada meningkatkan kualitas demokrasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu Kota Malang menggunakan strategi komunikasi politik yang berpartisipasi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan media digital. melalui kampanye literasi politik, kerja sama antar lembaga, dan kampanye komunitas. Bawaslu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kemurnian pemilu, mendorong partisipasi aktif warga, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga demokrasi. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi politik Bawaslu Kota Malang sangat penting untuk membangun budaya politik yang terlibat dan memperkuat pondasi demokrasi lokal menuju kualitas demokrasi ideal.
Pengaruh Social Media Marketing Akun Instagram @revassutamamedika Terhadap Citra Perusahaan PT Revass Utama Medika Halim, Muthia Malihah Raniah; Nugroho, David Rizar; Yuliasari, Ika
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i2.2693

Abstract

In the digital era, Instagram has become one of the most influential platforms in shaping public perceptions of a company. PT Revass Utama Medika uses Instagram as a digital communication medium to deliver corporate information and strengthen its positive image. This study aims to examine the influence of Social Media Marketing on the Instagram account @revassutamamedika on the corporate image of PT Revass Utama Medika. The research employed a quantitative approach involving 100 respondents who follow the account. The study applies Social Media Marketing indicators—entertainment, interaction, trendiness, customization, and forward information—along with corporate image indicators consisting of personality, reputation, value, and corporate identity. The results show that Social Media Marketing on the @revassutamamedika account has a positive and significant influence on the corporate image of PT Revass Utama Medika, contributing 78.1%. Regression analysis indicates a positive, unidirectional relationship between the two variables, meaning that better implementation of Social Media Marketing strategies leads to a stronger corporate image in the eyes of the public. These findings demonstrate that improving content quality, increasing interaction with followers, and maintaining consistent information delivery play important roles in strengthening the audience’s positive perception of PT Revass Utama Medika. Abstrak Di era digital, Instagram menjadi salah satu platform yang berpengaruh dalam membentuk persepsi publik terhadap perusahaan. PT Revass Utama Medika memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi digital untuk menyampaikan informasi perusahaan dan memperkuat citra positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Social Media Marketing pada akun Instagram @revassutamamedika terhadap citra perusahaan PT Revass Utama Medika. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pengikut aktif. Indikator Social Media Marketing meliputi entertainment, interaction, trendiness, customization, dan forward information, sedangkan citra perusahaan diukur melalui personality, reputation, value, dan corporate identity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra perusahaan dengan kontribusi sebesar 78,1%. Analisis regresi juga menunjukkan adanya hubungan yang positif dan searah antara kedua variabel, yang berarti semakin baik penerapan strategi pemasaran melalui Instagram, semakin kuat citra perusahaan terbentuk di mata publik. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas konten, interaksi dengan audiens, dan konsistensi penyampaian informasi berperan penting dalam memperkuat persepsi positif terhadap PT Revass Utama Medika.
Strategi Komunikasi Promosi Kupon pada Struk Pembelian dan Dampaknya Pada Niat Pembelian Ulang Konsumen KFC Putra, Aditya Eka; Mansur, Suraya; Fianto, Latif
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2791

Abstract

This study examines the use of purchase-receipt coupons as a promotional communication strategy in fast-food restaurants, focusing on KFC outlets in Central Jakarta. It analyses how receipt-based coupon messages are constructed, how consumers interpret them, and how these coupons contribute to repurchase intention. A qualitative descriptive case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with 14 consumers and two store managers, non-participant observation in cashier and dining areas, and document analysis of coupon-bearing receipts. The data were analysed thematically with the support of Dedoose software. The findings show that coupon messages consistently emphasise “savings” through discount magnitude and a 14-day redemption period, creating a sense of urgency. Consumer responses cluster into active, opportunistic, and passive users. Overall, receipt coupons mainly act as reinforcers and accelerators of repurchase intention, while taste, location, and service experience remain the primary drivers of repeat patronage. Abstrak Penelitian ini mengkaji penggunaan kupon yang tercetak pada struk pembelian sebagai strategi komunikasi promosi di restoran cepat saji, dengan fokus pada KFC di Jakarta Pusat. Tujuannya menganalisis bagaimana pesan pada kupon dikonstruksikan, termasuk bagaimana konsumen menafsirkannya, serta peran kupon terhadap niat pembelian ulang oleh konsumen. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 14 konsumen dan dua store manager, observasi non-partisipan, serta analisis dokumen struk berkupon, lalu dianalisis secara tematik menggunakan Dedoose. Hasil menunjukkan bahwa pesan kupon menonjolkan tema “hemat” melalui besaran diskon dan batas waktu penukaran sekitar 14 hari yang menumbuhkan rasa urgensi. Respons konsumen terbagi menjadi pengguna aktif, oportunistik, dan pasif. Secara umum, kupon berfungsi sebagai penguat dan mempercepat niat pembelian ulang, sementara rasa, lokasi, dan pengalaman layanan tetap menjadi penentu utama kunjungan.