JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
Jurnal ilmiah ber-ISSN yang difokuskan pada keilmuan pendidikan secara umum antara lain: Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Teknologi Informasi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Geografi, Pendidikan Fisika, dan beberapa pendidikan lainnya
Articles
2,350 Documents
Implikasi Teori Belajar Kognitivistik Jerome S Bruner dalam Pembelajaran PAI
Dimas Assyakurrohim;
Agung Mandala Putra;
Ermis Suryana;
Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2249
Tulisan ini bertujuan untuk membahas serta menganalisis tentang teori belajar Kognitivistik mulai dari pengertian, proses belajar mengajar, tahapan belajar mengajar, alat-alat mengajar, implikasinya serta kelebihan dan kekurangan dari teori kognitivistik. Teori ini menjelaskan bahwa proses belajar akan berjalan dengan baik dan kreatif jika guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menemukan suatu aturan (termasuk konsep, teori, definisi, dsb) melalui contoh-contoh yang menggambarkan (mewakili) aturan yang menjadi sumber. Dalam mengkaji artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan mengkaji kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan dengan materi makalah seperti buku dan jurnal yang layak dijadikan referensi. Implikasi Teori Bruner dalam Proses Pembelajaran adalah menghadapkan anak pada suatu situasi yang membingungkan atau suatu masalah. Dengan demikian Teori kognitif juga menekankan bagian-bagian dari situasi yang saling berhubungan dengan seluruh  kontek situasi tersebut.
Analisis Profil Gaya Belajar Peserta Didik Sebagai Data Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas VII
Intan Pertiwi;
Leni Marlina;
Ketang Wiyono
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i10.2250
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar VAK (visual, auditori, kinestetik) dalam pengembangan modul ajar berdiferensiasi di SMP Negeri 4 Banyuasin 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket atau kuesioner yang diadaptasi dari V Chislett MSc & A Chapman. Angket ini berisi pertanyaan yang memungkinkan responden mengungkapkan modalitas gaya belajarnya. Angket bersifat tertutup, di mana responden memilih jawaban dari opsi yang telah disediakan. Data angket yang diperoleh dari responden kemudian direkapitulasi dan dikelompokkan berdasarkan opsi yang paling banyak dipilih. Penelitian ini melibatkan 155 peserta didik kelas 7. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya belajar visual adalah yang paling dominan, diikuti oleh gaya belajar auditori dan kinestetik. Dalam pembelajaran, penting untuk memperhatikan kecenderungan gaya belajar individu dan mengembangkan modul ajar yang berdiferensiasi untuk mengakomodasi gaya belajar yang beragam.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan Komitmen Organisasi Normatif sebagai Intervening
Dyah Lis Apriyani;
Pahlawansjah Pahlawansjah;
Indarto Indarto
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2255
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai bidlabfor polda jateng dengan komitmen organisasi normatif sebagai variabel mediator. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah sumber data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah Personel Bidang Laboratorium Forensik Polda Jateng yang berjumlah 53 orang, dengan pengambilan sampel dengan teknik sensus sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel mengambil semua populasi yang ada untuk dijadikan sampel. Untuk metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis Partial Least Square (PLS) menggunakan aplikasi statistik smartPLS. Berdasarkan dari analisis data mengenai pengaruh kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Bidlabfor Polda Jateng dengan komitmen organisasi normatif sebagai variabel mediator, maka dapat diambil kesimpulan bahwa komitmen organisasi menjadi variabel yang paling besar pengaruhnya dalam membentuk kinerja pegawai yang optimal. Sehingga sebuah kepemimpinan transformasional pun baru dapat membentuk kinerja pegawai apabila melalui komitmen organisasi normatif yang baik.
Penerapan Media Pembelajaran Aplikasi Mentimeter untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMA Plus Merdeka Soreang
Shafira Yolanda Furi;
Angger Saloko
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i10.2256
Hasil belajar yang rendah disebabkan oleh motivasi belajar siswa yang kurang. Salah satu penyebab motivasi belajar yang rendah adalah kurangnya interaksi dan inovasi dalam model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan media pembelajaran dengan aplikasi mentimeter dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMA Plus Merdeka Soreang terhadap motivasi belajar siswa. Partisipan penelitian terdiri dari 30 siswa SMA Plus Merdeka Soreang yang mengikuti Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, tes, angket, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam hasil belajar dan motivasi siswa setelah penerapan metode pembelajaran. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 46,87 menjadi 70,62 dengan persentase peningkatan sebesar 50,67%. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan selama proses pembelajaran. Aplikasi mentimeter membantu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan proses pembelajaran dengan penggunaan media digital.
Principal Leadership in Building Quality Schools: A Case Study in Elementary School
Jasiah Jasiah;
David Budi Irawan;
Adrianus Dedy;
Aldora Pratama;
Reza Syahbandi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2257
SD IT An Nafirah Palembang has educational method was influenced by the leadership of the principal. Leadership from the principal placed more emphasis on developing students' character than on their grades. This study aimed to describe the leadership style used and the function of principals as leaders in the development of high-quality schools. Research of this kind was qualitative. Phenomenology was the research methodology employed. In addition to using secondary data—documents received from the school—research also employed primary data—interviews and observations. An interactive model analysis with source triangulation and procedures was employed to analyze the data. The study's findings were as follows: First, the leadership style used by the principals was democratic-monarchic. This was based on the framework that was used to determine policies and carry out cooperative decision-making processes. Second, the principal's function encompassed a variety of responsibilities that were fulfilled, including those of an educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator, and highly effective motivator. The principal could serve as an illustration of how to perform their tasks. Therefore, it is important to correctly monitor and evaluate the leader's personality.
Revolutionary of Curriculum and Its Challenges in the 21st Century
Yenny Anggreini Sarumaha;
Melinda Puspita Sari Jaya;
Nofirman Nofirman;
Padilah Padilah;
Khoirul Khobir
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2258
Every area of life, including the learning process, has been impacted by the growth of the 21st-century world, which is characterized by the use of information and communication technology in all facets of daily life. Every field of work requires changes in competence and skills as a result of developments. Critical thinking, problem-solving, and teamwork are crucial skills for success in the twenty-first century. Schools must be equipped to prepare kids for life in the twenty-first century. The goal of all teaching and learning activities in schools must be to prepare students with the skills needed for the twenty-first century. The capacity for learning expands and becomes resourceful. Because of advancements made in the 21st century, learning has become more dynamic. The educational system must therefore be able to address all of the difficulties and skill requirements of the 21st century. As a result, education must plan out its educational programs through the curriculum that pupils will be taught. The curriculum is everything that pupils will learn in order to accomplish a particular objective. To accommodate all available skills and obstacles, curriculum changes are implemented. Responding to the demands of the twenty-first century presents exceedingly complicated issues for the curriculum. The curriculum is modified appropriately to meet these requirements and challenges. The actual challenge is staying on course with the vision, mission, and goals of national education. Consequently, a curriculum that can both internally and externally address the needs of the 21st century is required.
Pengaruh Transformational leadership dan Cyberloafing terhadap Employee Engagment dengan Organizational citizenship behavior sebagai Variabel Mediasi Karyawan Startup di Jakarta
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i10.2266
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh Transformational leadership terhadap organizational citizenship behavior karyawan startup di Jakarta; (2) Untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh Cyberloafing berpengaruh terhadap organizational citizenship behavior karyawan startup di Jakarta; (3) Untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh organizational citizenship behavior berpengaruh terhadap employee engagement karyawan startup di Jakarta; (4) ntuk mengetahui dan membuktikan pengaruh Transformational leadership berpengaruh terhadap employee engagement karyawan startup di Jakarta; (5) Untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh Cyberloafing berpengaruh terhadap employee engagement karyawan startup di Jakarta. Penelitian ini menggunakan Teknik pengambilan sampel yaitu non-probability sampling. Hasil uji yang telah dilakukan dan berbagai proses epenelitian dengan variabel Transformational leadership, Cyberloafing, Employee Engagment, dan Organizational citizenship behavior maka didapat kesimpulan seperti Penjabaran yang telah dilakukan pada penelitian ini mengenai variabel Transformational leadership terhadap organizational citizenship behavior dan telah dilakukan berbagai macam uji, maka didapat kesimpulan Transformational leadership berpengaruh terhadap organizational citizenship behavior.
Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Mata Kuliah Kewirausahaan
Muhammad Iqbal Alamsyah;
Neti Budiwati;
Andrieta Shintia Dewi;
Muhamad Syahwildan;
Moehamad Satiadarma
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2270
Melalui program kampus merdeka, terbuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata sesuai dengan passion dan cita-citanya. Cukup banyak penelitian yang telah dilakukan, dengan menjadikan peserta didik sebagai subjek penelitian, dimana metode pembelajaran kooperatif memberikan manfaat dalam beberapa aspek bagi peserta didik. Namun belum dapat ditemukan penelitian tentang metode pembelajaran kooperatif seperti apa yang dapat memberikan pengaruh lebih tinggi pada motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap motivasi belajar pada mahasiswa STIE X di Bandung pada mata kuliah kewirausahaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan alat bantu kuesioner dan observasi. Pengujian hipotesis penelitian dengan uji komparatif menggunakan metode statistik deskriptif, uji korelasi.
Rekonstruksi Desain Kegiatan Laboratorium Materi Struktur Darah Melalui Model ANCOR
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2272
Pelajaran biologi adalah bidang ilmu yang kompleks dan luas, hal ini menjadi penyebab peserta didik menghadapi kesulitan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu guru mata pelajaran biologi memiliki peranan penting untuk memiliki keterampilan dan kompetensi dalam mempersiapkan, merancang serta melaksanakan pembelajaran biologi, terutama kegiatan dalam praktikum. Rekonstruksi Desain Kegiatan Laboratorium (DKL) berguna untuk praktikum biologi dalam mendukung keterampilan abad 21 dalam revolusi industri 5.0. Revolusi industri 5.0 membawa tantangan baru di dunia pendidikan termasuk di Indonesia. Upaya dalam meningkatkan mutu pendidikan salah satunya yaitu melalui kegiatan praktikum yang sesuai dengan tuntutan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kualitas DKL struktur darah serta merekonstruksinya untuk dapat meningkatkan pemahaman peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan sampel struktur darah DKL yang terdiri dari 4 DKL. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen konstruksi berdasarkan kurikulum dan konstruksi pengetahuan berdasarkan Diagram Vee. Hasil analisis menunjukkan bahwa LKS praktikum Biologi masih memiliki kekurangan dalam berbagai aspek, antara lain kontekstual, praksis, konstruksi pengetahuan dan struktural. Oleh karena itu, perlu dilakukan rekonstruksi DKL praktikum biologi untuk meningkatkan kualitas dan mendukung keterampilan abad 21 pada era Revolusi Industri 5.0.
Hubungan Self Efficacy dengan Kecemasan Berbicara di Depan Umum pada Siswa-Siswi SMA Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan Jawa Tengah
Linda Maistika;
Heru Astikasari Setya Murti
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i10.2274
Dalam dunia pendidikan siswa-siswi diharapkan memiliki kemampuan berbicara didepan umum yang baik namun berbicara di depan umum dapat mengakibatkan kecemasan berbicara di depan umum. Faktor yang perlu dimiliki siswa-siswi saat melakukan berbicara di depan umum yaitu self efficacy yang membantu siswa-siswi dalam menghadapi tekanan seperti kecemasan berbicara di depan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dan kecemasan berbicara di depan umum pada siswa-siswi SMA. Penelitian menggunakan metode analisis data kuantitatif dengan desain korelasional melalui teknik sampling jenuh dan menggunakan alat ukur dengan skala self efficacy berbicara di depan umum dan skala kecemasan berbicara di depan umum serta menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan negatif signifikan antara self efficacy dengan kecemasan berbicara di depan umum dari siswa-siswi kelas 10 di SMA dengan koefisien korelasi sebesar -0,596 dengan sig 0,000 (p<0,05), artinya hipotesis diterima dan self efficacy memberikan sumbangan efektif terhadap kecemasan berbicara di depan umum yaitu sebesar 35,5%.