cover
Contact Name
Fathirma'ruf
Contact Email
redaksi.jiip@gmail.com
Phone
+6285253190336
Journal Mail Official
redaksi.jiip@gmail.com
Editorial Address
Jln. STKIP Yapis Dompu, No. 1, Sorisakolo, Dompu, Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. dompu,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Published by STKIP Yapis Dompu
ISSN : -     EISSN : 26148854     DOI : -
JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Jurnal ilmiah ber-ISSN yang difokuskan pada keilmuan pendidikan secara umum antara lain: Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Teknologi Informasi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Geografi, Pendidikan Fisika, dan beberapa pendidikan lainnya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,350 Documents
Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Solihah, Dalpah; Wasliman, Iim; Yoseptry, Ricky
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.642 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.431

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terpuruknya bangsa dan negara Indonesia dewasa ini, tidak hanya disebabkan oleh krisis ekonomi melainkan juga oleh krisis akhlak. Pendidikan hingga kini masih belum menunjukan hasil yang diharapkan sesuai dengan landasan dan tujuan Pendidikan. Membentuk manusia yang cerdas yang diimbangi dengan nilai keimanan, ketaqwaan dan berbudi pekerti luhur, belum terwujud. Nilai-nilai akhlak dan moral dikalangan masyarakat sudah mulai luntur dan meresahkan. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 3, yang menyatakan: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang manajemen penguatan pendidikan karakter siswa pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di SMP Dharma Kartini dan SMP Plus Darussurur Kota Cimahi. Tujuan khusus untuk mengetahui 1) Perencanaan, 2) pengorganisasian, 3) Pelaksanaan, pengendalian Faktor penghambat dan pendukung, 6) mengatasi hambatan, 7) Dampak dari penguatan pendidikan karakter siswa pada mata pelajaran pendidikan kewarganeraan di SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka bidang kurikulum dan Guru mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Semua tahap manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan telah dilaksanakan. Ini menunjukan bahwa guru PKn telah melakukan tugasnya sebagai manajer pembelajaran yang cukup baik, walaupun masih menghadapi berbagai kendala minimnya dukungan orang tua.
Pengelolaan Laboratorium IPA untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran Peserta Didik (Studi Kasus di MTS Negeri 1 Garut dan MTS Cilawu Nurul Amin) Rostiyana, Ferra Nurdianti; Sanusi, Achmad; Iriantara, Yosal
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.469 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.432

Abstract

Tujuan secara umum penelitian ini untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai pengelolaan laboratorium di MTs Negeri 1 Garut dan MTs Cilawu Nurul Amin. Tujuan secara khusus penelitian ini ingin mendeskripsikan tentang; (1) Perencanaan, (2) Pengorganisasian, (3) Pelaksanaan, (4) Pengawasan dan (5) Faktor-faktor pendukung serta penghambat dalam pengelolaan laboratorium IPA  untuk meningkatkan mutu pembelajaran peserta didik di MTs Negeri 1 dan MTs Nurul Amin Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naturalistik, subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka bidang sarana prasarana. Koordinator laboratorium dan Guru mata pelajaran IPA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara obsevasi, wawancara dan studi dokumentasi. Kesimpulan menunjukan bahwa Pengelolaan laboratorium IPA di MTs Negeri 1 Garut dan MTs Cilawu sudah memadai dan dilaksanakan dengan baik. Semua tahap pengelolaan yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan telah dilaksanakan. Ini menunjukan bahwa Kepala madrasah, wakil sarana prasarana, koordinator laboratorium IPA dan Guru IPA telah melakukan tugasnya sebagai pengelola laboratorium IPA dengan optimal, walaupun masih menghadapi berbagai kendala seperti minimnya pendanaan terhadap laboratorium IPA.
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Online Yusuf, Reza Fathuddin; Sumarwiyah, Sumarwiyah; Haryanti, Erni
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.689 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.433

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran online di masa pandemi (Covid- 19) di kelas IV SD Negeri 3 Temulus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang akan dilaksanakan di Desa Temulus Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan beberapa siswa kelas IV SD Negeri 3 Temulus. Metode pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan  credibility, transferbility, dependability, confirmability. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan hasil interview dan observasi, bahwa proses pembelajaran online dilakukan menggunakan whatsapp dan sudah berjalan dengan baik. Faktor penyebab rendahnya motivasi belajar peserta didik adalah kondisi fisik yang sering sakit dan kurangnya perhatian keluarga terhadap peserta didik, serta kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang prsoes pembelajaran online dirumah. Upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan motivasi belajar yang pertama adalah mengadakan pelatihan pembelajaran kreatif oleh guru supaya dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Upaya selanjutnya yang dilakukan adalah memberikan penilaian dan reward kepada peserta didik. Upaya-upaya ini dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Temulus.
Manajemen Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SDN Batulayang dan SDN 1 Cipatik Kabupaten Bandung Barat Yati, Sri; Wasliman, iim; Sulastini, Rita
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.897 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.434

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian difokuskan di dua Sekolah Dasar yang ada di  wilayah Kabupaten Bandung Barat, terutama kepala sekolah dan guru yang terlibat langsung dalam kegiatan supervisi akademik di sekolah. Hasil analisis data dideskripsikan sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. Berdasarkan temuan hasil penelitian di dua sekolah disimpulkan bahwa supervisi akademik pelaksanaan melalui: (1) kegiatan perencanaan supervisi akademik dengan cara menyusun perencanaan program supervisi yang memuat tujuan, teknik  supervisi akademik, menetapkan jadwal supervisi akademik, mempersiapkan instrumen penilaian dan mensosialisasikan program supervisi; (2) kegiatan pelaksanaan supervisi akademik dilaksanakan dengan cara kunjungan kelas dan  observasi kelas;  (3) kegiatan dalam mengevaluasi  hasil supervisi akademik dengan cara menilai guru dalam proses pembelajaran; (4) kegiatan tindak lanjut supervisi akademik  dengan cara menindaklanjuti hasil supervisi akademik dengan pertemuan individual, pertemuan kelompok, rapat-rapat dinas, melaksanakan pemantauan tentang kemajuan belajar siswa, pengawasan dan pembinaan kepada guru yang ada kaitannya dengan tugas pokok dan fungsi guru; (5) Faktor pendukung adalah kompetensi kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik; dan (6) faktor penghambatnya adalah banyak pekerjaan yang terkonsentrasi pada kepala sekolah.  Berdasarkan hasil penelitian peran Kepala Sekolah dalam meningkatkan kompetensi professional guru sangat penting untuk terus menerus  memotivasi guru melalui pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi profesionalnya demi tercapainya  tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dan dapat meningkatkan mutu lulusan.
Asumsi Dasar pada Ilmu Pengetahuan yang menjadi Basis Penelitian Pendidikan Islam Prasetyo, Eko Budi; Natsir, Nanat Fatah; Haryanti, Erni
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.457 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.435

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang asumsi dasar pada ilmu pengetahuan yang menjadi basis penelitian pendidikan islam. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa asumsi dalam kajian filsafat ilmu tergolong ke dalam kelompok ontologi, yaitu bab yang membahas tentang hakikat yang ada. Untuk mengolah pengetahuan menjadi ilmu pengetahuan (sains) perlu dilakukan penelitian dan eksperimen menggunakan metode ilmiah. Asumsi berperan sebagai dugaan atau andaian terhadap objek empiris untuk memperoleh pengetahuan, yang diperlukan sebagai arah atau landasan bagi kegiatan penelitian sebelum sesuatu yang diteliti tersebut terbukti kebenarannya. Penelitian merupakan alat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang hasilnya akan menemukan teori-teori baru maupun induksi-konsultasi. Begitupun dalam mengembangkan ilmu pendidikan Islam perlu diadakan penelitian. Asumsi-asumsi dasar ilmu pengetahuan sebagai basis penelitian Islam bersumberkan dari empirisme, rasionalisme, intuisi, maupun wahyu. Penelitian pendidikan Islam mencakup penelitian terhadap pengetahuan filsafat pendidikan Islam, pengetahuan mistik Pendidikan Islam dan Ilmu Pendidikan Islam. Dari penelitian Ilmu Pendidikan Islam (sains yang empiris) itu akan mucul teori yang selanjutnya disesuaikan dengan ajaran Islam. Teori-teori itulah yang kelak disebut teori Ilmu Pendidikan Islam.
Kajian Kritis terhadap Epistemologi Ilmu: Konsep Hypothetic-Deductive, Verifikasi dan Falsifikasi Anwar, Andi Saefulloh; Natsir, Nanat Fatah; Haryanti, Erni
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.55 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.436

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang kajian kritis terhadap epistemologi ilmu: konsep hypothetic-deductive, verifikasi, dan falsifikasi. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa epistemologi adalah pengetahuan sistematik mengenai pengetahuan yang merupakan salah satu cabang filsafat yang membahas tentang terjadinya pengetahuan, sumber pengetahuan, asal mula pengetahuan, metode atau cara memperoleh pengetahuan, validitas dan kebenaran pengetahuan, untuk memperoleh pengetahuan yang benar maka kriterianya harus berdasarkan logico, hypotetico dan verifikasi. Hypothetico-Deductive adalah suatu metode yang melibatkan pengujian hipotesis dimana hipotesis tersebut dideduksi dari hipotesis lain yang tingkat abstraksinya atau perumusan konseptualnya lebih tinggi. Setelah mengajukan hipotesis maka tahap selanjutnya adalah melakukan verifikasi sebagai pembuktian kebenaran secara empiris. Namun Popper berpendapat bahwa kebenaran suatu ilmu bukan ditentukan melalui pembenaran (verifikasi), melainkan melalui upaya penyangkalan terhadap proposisi yang dibangun oleh ilmu itu sendiri (falsifikasi).
Kajian terhadap Gerakan Kebangkitan Epistemologi (Epistemological Movement): Scientific Revolution Thomas S. Kuhn Supriyadi, Asep; Natsir, Nanat Fatah; Haryanti, Erni
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.832 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.437

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang kajian terhadap gerakan kebangkitan epistemologi (epistemological movement): scientific revolution Thomas S. Kuhn. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Thomas S. Khun dapat diimplementasikan dalam ilmu pengetahuan, dari kajian yang telah ada paling tidak dapat berupa hal sebagai berikut: (1) Pentingnya sejarah ilmu dalam setiap pembahasan keilmuan. Sejarah penting karena dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan ilmiah di masa lampau. Sebagai contoh adalah revisi akan konsep heliosentris. (2) Para peneliti atau ilmuan hendaknya menggunakan paradigma tertentu dalam melakukan kajian maupun penenlitian. Sebagaimana telah dibahas dan diuraikan bahwa paradigma merupakan sebuah cara pandang tertentu terhadap suatu hal. Paradigma ini dapat digunakan sebagai alat instrumen dalam sebuah kajian. Terkadang ilmu normal (norman science) yang ada telah berbeda dengan kondisi kekinian. Sehingga paradigma yang ada dalam sebuah subjek kajian pun berbeda. Oleh karena itu, maka diperlukan paradigma baru (new paradigm) dalam kajian keilmuan. (3) Alur berfikir Thomas S. Khun memberikan konstribusi bagi ilmu pengetahuan bahwa ilmu dapat direvisi bahkan direvolusi. Keilmuan tidak menjadi hal yang statis melainkan dinamis. Oleh karena itu, dalam implementasinya, sebuah keilmuan harus senantiasa dikembangkan dan ditinjau ulang kembali disesuaikan dengan zaman sehingga paradigma yang ada merupakan paradigma baru yang sesuai dengan kondisi kekinian.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan Metode Dirosah Aqil Baligh (Dirab) dalam Mengembalikan Fitrah Seksual Remaja Syarifudin, Nurhayati; Slamet, M. Ubaidillah Alghifary; Rena, Syahida
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.607 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.438

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang kajian terhadap strategi pembelajaran pendidikan agama islam dengan metode dirosah aqil baligh (Dirab) dalam mengembalikan fitrah seksual remaja dengan studi kasus peserta didik SMA Negeri 1 Setu Kabupaten Bekasi. Telah terjadi penyimpangan disposisi seksual remaja di tengah-tengah masyarakat yang telah dilakukan secara terbuka dan wajar, seperti pacaran, seks di luar nikah (zina), aborsi, dan lain-lain. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor antara lain kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seks yang benar di antara mereka, pornografi dan besarnya pengaruh budaya asing di Indonesia. Di sinilah pentingnya meluncurkan strategi pembelajaran PAI dengan metode DIRAB untuk mengembalikan fitrah seksual mereka agar sesuai dengan Islam. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode eksperimen yang menguji pengaruh variabel-variabel tertentu dalam kelompok yang dikontrol ketat. Dengan teknik penulisan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa realitas perilaku seksual menyimpang yang dilakukan siswa di SMA Negeri 1 Bekasi disebabkan karena kurangnya kedekatan dengan nilai-nilai agama, kurangnya peran orang tua, menonton dan membaca, tata rias dan gaya berpakaian yang tidak sesuai dengan Islam, pergaulan yang salah, dan kurangnya pengetahuan pendidikan seks. Penerapan metode DIRAB terjadi peningkatan pengetahuan siswa hingga 25%, hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata sebelum perlakuan 74 dan nilai sesudahnya menjadi 91.
Panenteisme: Melestarikan Alam di tengah Krisis Ekologi Manurung, Antoni
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.78 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.439

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang kajian terhadap panenteisme: melestarikan alam ditengah krisis ekologi. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persoalan deforestasi, yaitu kerusakan hutan yang terjadi sekarang ini telah menjadi ancaman serius bahkan telah menjadi sumber terjadinya bencana bagi kehidupan segenap mahluk kedepan. Bencana banjir, tanah longsor, kepunahan, cuaca yang extrim, pemanasan global dan udara yang kotor menjadi bahaya yang akan selalu mengancam kehidupan diatas bumi. Dalam persoalan itu, manusia ternyata tidak hanya sebagai korban tetapi turut serta berperan dalam perbuatan yang mengakibatkan terjadinya kerusakan hutan yang menjadi penyebab krisis ekologi. Diduga salah satu persoalannya karena pemahaman keagamaan manusia yang melihat Tuhan sebagai Tuhan yang terasing dan jauh dari alam. Akibatnya manusia melihat hutan hanya sebagai objek, materi yang tidak memiliki nilai ilahi dan dapat ditaklukkan serta dikuasai untuk memperoleh keuntungan sesuai dengan keinginannya. Terhadap persoalan itu diperlukan paham teologis yang relevan dan memberikan sumbangan positif dalam mengatasi krisis ekologi saat ini. Salah satu diantaranya adalah Panenteisme. Panenteisme adalah paham yang melihat bahwa Tuhan hadir dalam seluruh ciptaan dan semua ciptaan ada dalam Tuhan tetapi ciptaan bukanlah Tuhan. Paham ini menjadi paham yang relevan supaya manusia dapat menghargai, menghormati dan melestarikan hutan serta mengelolanya dengan inovatif sesuai kehendak sang pencipta.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Mata Pelajaran IPS Junistira, Dini Dwi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.816 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i2.440

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memaparkan adanya kesenjangan dan kondisi pembelajaran terutama rendahnya hasil belajar peserta didik yang di sebabkan kurangnya antusias peserta didik dalam pembelajaran sebagai penggunaan metode kooperatif tipe STAD. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan Tindakan, penelitian kelas V dengan jumlah 33 siswa. Sumber data berasal dari foto dan instrument yang digunakan adalah observasi dan catatan lapangan. Hasil awal penelitian ini untuk pra siklus menunjukkan bahwa ada hasil belajar IPS kelas V dengan nilai KKM sebesar 75. Hasil belajar siswa pada siklus I pada pertemuan pertama 13 siswa yang mencapai nilai KKM dalam presentase hanya sebesar 39,39%. Dilanjutkan pertemuan pertemuan kedua siswa yang mencapai nilai KKM meningkat menjadi 15 orang dengan presentase 45,45%. Selanjutnya pada pertemuan ketiga hasil belajar siswa kembali mengalami kenaikan dengan jumlah siswa yang mencapai KKM 19 siswa dengan presentase  57,57%. Dalam siklus II yang terdiri dari tiga pertemuan, pada pertemuan pertama siswa yang mencapai nilai KKM ada 23 siswa dengan presentase 69,69%. Dilanjutkan dengan pertemuan kedua ada sebanyak 26 siswa yang tuntas dengan presentase sebanyak 78,78%. Karena belum mencapai 80% keberhasilan siswa, maka dilanjutkan lagi pertemuan ketiga. Terjadi lonjakan yang sangat signifikan di pertemuan ketiga ini, sebanyak 31 siswa mencapai nilai KKM dengan presentase 93,93%. Dengan demikina dapat disimpulkan bahwa metode kooperatif tipe STAD ternyata untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V dan mampu memperoleh II siklus.

Page 28 of 235 | Total Record : 2350


Filter by Year

2018 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 10 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 5 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 4 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 3 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 2 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 11 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 10 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 9 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 7 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 6 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 5 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 4 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 3 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 1 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 8 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 7 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 6 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 5 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 4 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 3 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 2 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 1 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 3 (2020): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2020): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2020): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2019): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2019): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2019): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 1 No. 3 (2018): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2018): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2018): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) More Issue