cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
me@hamidmukhlis.id
Phone
+6281325790254
Journal Mail Official
me@hamidmukhlis.id
Editorial Address
Jalan A. Yani 1A Tambahrejo Gadingrejo Kab. Pringsewu Kode Pos: 35372, Phone: 0729 7081587
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 25024825     EISSN : 25029495     DOI : 10.30604/jika
Core Subject : Health,
Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan (JIKA), with registered number ISSN 2502-4825 (Print) and ISSN 2502-9495 (Online), is an international peer-reviewed journal published two times a year (June and December) by Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung. JIKA is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach. The submission process of the manuscript is open throughout the year. All submitted manuscripts will go through the blind peer review and editorial review before being granted with acceptance for publication.
Articles 1,304 Documents
The Practice Of Interprofessional Collaboration On Childbirth With Hepatitis B Case Study At Rsu Imelda Pekerja Indonesia Medan samosir, yohana; Sulistyaningsih, Sulistyaningsih; Ratnaningsih, Sri
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i2.3198

Abstract

Penularan hepatitis B dari ibu ke janin dapat menimbulkan risiko lebih dari 90% bayi mengalami hepatitis B kronis. Praktik kolaborasi interprofesional dapat mencegah dan mengurangi risiko penularan serta meningkatkan keselamatan pasien. Tujuan: untuk mengeksplorasi lebih dalam dan memahami praktik kolaborasi interprofesional pada ibu melahirkan dengan Hepatitis B di RSU Imelda Buruh Indonesia. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain embedded single case study dengan 10 informan: 1 dokter spesialis kandungan, 1 teknolog laboratorium medik (ATLM), 1 apoteker, dan 6 bidan. Wawancara mendalam dilakukan untuk memperoleh informasi, dan data dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus. Penelitian ini menggunakan triangulasi data dari dokter, bidan, ATLM, apoteker, dan ibu bersalin dengan Hepatitis, dianalisis menggunakan analisis tematik, analisis matriks, dan analisis pencocokan pola. Hasil penelitian ini mengidentifikasi alur kolaborasi dari Instalasi Gawat Darurat Obstetri, apotek, ruang bersalin, dan ruang nifas hingga pemberian serum imunoglobulin Hepatitis B pada bayi di ruang neonatus. Budaya kerja menunjukkan kepatuhan terhadap PPI dan pemberian serum tepat waktu kepada bayi untuk mencegah penularan. Dukungan institusional dan lingkungan mencakup penyediaan APD tanpa batas dan ketersediaan alat kesehatan. Nilai-nilai dan etika kolaboratif telah menjunjung tinggi hak atas privasi pasien dan saling menghormati antar profesi. Kendalanya meliputi kurangnya pelatihan bagi bidan dan tidak adanya SOP khusus untuk persalinan Hepatitis B. Harapannya adalah hal ini dapat meningkatkan pemahaman bidan tentang pendidikan dan pelatihan.
Effectiveness Of Tui Na Massage On Increasing Appetite: A Scoping Review Cahya, Sara Eka; Rokhanawati, Dewi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i2.3253

Abstract

Balita (usia 1–5 tahun) paling rentan terhadap masalah gizi, terutama kurus atau kekurangan berat badan untuk tinggi badan mereka. Menurut WHO (2024), meskipun prevalensi kurus global menurun dari 8,7% (2000) menjadi 6,8% (2022), sekitar 45 juta balita masih terdampak. Di Indonesia, data Profil Kesehatan 2022 mencatat prevalensi balita dengan berat badan sangat kurang sebesar 1,1% dan balita dengan berat badan kurang sebesar 6,2%, dengan disparitas yang signifikan antarprovinsi. Di Provinsi Jambi, prevalensi balita dengan berat badan sangat kurang mencapai 0,77%, dan balita dengan berat badan kurang 3,51%, dengan Kabupaten Batanghari sebagai daerah tertinggi (6,98%). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bukti mengenai efektivitas pijat tui na dalam meningkatkan nafsu makan balita. Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan cakupan yang mengacu pada langkah-langkah yang diambil oleh Arksey dan O'Maley. Kerangka kerja yang digunakan adalah PICO. Artikel yang dipilih adalah artikel dari tahun 2020 hingga 2025, artikel berbahasa Inggris dan Indonesia, serta artikel yang berfokus pada peningkatan nafsu makan pada balita. Pemilihan artikel menggunakan daftar periksa diagram alir Prisma. Sumber data dari jurnal diakses melalui basis data PubMed, Wiley, Science Direct, dan Google Schoolar dengan kata kunci (Pijat Tuina) atau (Nafsu Makan Anak). Penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dinilai kualitasnya menggunakan pedoman Joanna Briggs Institute (JBI). Penelitian ini melakukan penilaian kritis. Hasil: Tinjauan lingkup 10 jurnal tentang efektivitas pijat tuina dalam meningkatkan nafsu makan pada balita mengidentifikasi tema-tema penelitian utama, yaitu: Pijat tuina dalam meningkatkan nafsu makan, Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pijat tuina, Kendala dalam pelaksanaan terapi pijat tuina, Peran pendukung dalam keberhasilan terapi pijat tuina, Efek fisik pijat tuina pada balita, Efek psikologis pijat tuina pada balita, Pencegahan gangguan nafsu makan jangka panjang, dan berdasarkan hasil dari empat jurnal, dapat disimpulkan bahwa pijat tuina efektif dalam meningkatkan nafsu makan pada balita.
Factors Related to Mother's Behavior in Providing Exclusive Breastfeeding Febriyani, Irma; Rokhanawati, Dewi; Abdulla, Fatma Ali Al
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i2.3254

Abstract

Pemberian ASI eksklusif masih menjadi tantangan global, termasuk di Kuwait. Meskipun 94% ibu di Kuwait mulai memberikan ASI saat lahir, hanya 10% yang mempertahankan pemberian ASI eksklusif hingga enam bulan, jauh di bawah target WHO sebesar 50% pada tahun 2025. Pengetahuan ibu yang terbatas tentang manfaat menyusui dan dukungan medis yang tidak mampu merupakan hambatan yang signifikan. Bayi yang tidak menerima ASI eksklusif menangani peningkatan risiko infeksi pernapasan, gangguan pencernaan, dan sistem kekebalan tubuh yang melemah. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Kuwait telah menerapkan inisiatif, seperti kampanye kesadaran dan program yang berfokus pada rumah sakit ramah bayi, untuk meningkatkan pemahaman ibu dan masyarakat tentang pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bukti mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam pemberian ASI eksklusif dan berkontribusi pada pengalaman dan mekanisme dukungan yang lebih baik untuk meningkatkan tingkat pemberian ASI eksklusif. Metode penelitian ini menggunakan observasi penutup, yang dilakukan mengikuti kerangka kerja Arksey dan O'Malley, dengan menggunakan model PICO. Artikel yang diterbitkan antara tahun 2019 dan 2024 dalam bahasa Inggris dan Indonesia, dengan fokus pada pemberian ASI eksklusif, dipilih menggunakan Daftar Periksa Bagan Alir PRISMA. Data bersumber dari PubMed, Wiley, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kata kunci "(Faktor yang Mempengaruhi) DAN (ASI Eksklusif)". Studi yang memenuhi kriteria inklusi dinilai kualitasnya menggunakan pedoman Joanna Briggs Institute (JBI) dan menjalani penilaian kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wawasan terhadap lima penelitian mengidentifikasi tiga faktor kunci yang mempengaruhi perilaku ibu: pengetahuan ibu, sikap ibu, dan dukungan dari tenaga kesehatan. Faktor-faktor ini secara konsisten terbukti memainkan peran penting dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. 
The Relationship Between Pa Lecturers' Caring Code And Students' Learning Motivation In The Level Iii Nursing Study Program, Santa Elisabeth College Of Health Sciences, Medan Karo, Mestiana Br; Saragih, Ice Septriani; Zebua, Erliana
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i2.3217

Abstract

Motivasi dalam belajar sangat diperlukan dalam proses perkuliahan, dengan adanya motivasi tujuan pembelajaran akan tercapai. Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa adalah dengan menerapkan kode caring dosen PA. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kode caring dosen PA dengan motivasi belajar mahasiswa di Program Studi Keperawatan Tingkat III Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel penelitian sebanyak 97 orang dengan teknik total sampling dan penelitian ini menggunakan uji rank Spearman. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa kode caring dosen PA sebagian besar berada pada kategori baik dengan jumlah responden 65 orang (67%). Motivasi belajar mahasiswa sebagian besar berada pada kategori motivasi tinggi dengan jumlah responden 78 orang (80,4%). Hasil uji statistik Spearman rank diperoleh nilai p-value sebesar 0,001 (p0,05) dan korelasi (?) sebesar 0,338 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kode caring dosen PA dengan motivasi belajar mahasiswa Program Studi Keperawatan Tingkat III Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan tahun 2024. Hubungan tersebut bersifat lemah, positif atau searah yang artinya semakin meningkat kode caring dosen PA maka motivasi belajar mahasiswa juga akan meningkat atau sebaliknya. Dengan adanya hasil penelitian ini maka Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan dapat terus menjaga kode caring dosen PA dengan baik sehingga motivasi belajar mahasiswa meningkat.