Journal of Physical and Outdoor Education
Journal of Physical and Outdoor Recreation, a print journal published by Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) STKIP Pasundan Cimahi, which was founded 2019. It publishes articles from high-quality research on Physical Education scope, including teaching-learning Physical Education; implementing of teaching model; Evaluating Physical Education; Outdoor Education; Health and Recreation, and other scopes of Sports Education. The author can submit an article into a journal with Bahasa and English.
Articles
163 Documents
Tingkat Stres Siswa Saat Pembelajaran Olahraga Secara Daring Di Masa Pandemi
Elzas Nurajab Elzas;
Sony Hasmarita;
Bangbang Syamsudar;
Vicki Ahmad Karisman
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v3i2.130
Tingkat Stres Siswa Saat Pembelajaran Olahraga Secara Daring di Masa Pandemi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Tingkat Stres Siswa Saat Melaksanakan Pembelajaran Olahraga Secara Dairng di masa pandemic ini jika dilihat berdasarkan setiap indikator dari kedua faktor yaitu intrinsik dan ekstrinsik. Dari hasil penelitian yang didapat, peneliti mengambil 100 responden baik tingkat SD, SMP, dan SMA menggunakan kuesioner dengan jumlah item soal sebanyak 32 item soal untuk SD, 20 item soal untuk SMP dan 33 item soal untuk SMA yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan disini penelitian dilakukan secara online menggunakan bantuan media sosial seperti Whatsapp dan Google form. Link dibagikan melalui Wali Kelas/Guru Olahraga di sekolah dan dibagikan kepada 100 siswa sebagai responden. Setelah data terkumpul kemudian data dianalisis menggunakan rumus persentase dengan hasil penelitian seluruh indikatornya jika ditotal hasilnya untuk jenjang SD mendapat 55%, SMP mendapat 58,612%, dan SMA 61,524 % maka tingkat stress saat pembelajaran olahraga secara daring paling tinggi yaitu pada jenjang SMA sederajat sebesar 61,524%. Jika dilihat dari interval kelas maka baik jenjang SD, SMP, dan SMA tingkat stres saat belajar olahraga daring seluruhnya masuk dalam kategori interval sedang
Survey Kesadaran Masyarakat dalam Meningkatkan Kesehatan Fisik di Masa Pandemi
Veny Juniarni Hardi;
Dedi Supriadi;
Andy Supriady;
Vicki Ahmad Karisman
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v3i2.131
Pandemi Covid 19 pada tahun 2020 membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat, semua hal harus dilakukan di rumah, belajar berkerja, beribadah bahkan berolahraga di lakukan dirumah. Rumusan masalah penelitian ini tentang Kesadaran masyarakat dalam mneingkatkan kesehatan dimasa pandemi, apabila kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan meningkat maka akan menciptakan pola hidup sehat bagi tubuh dan lingkungan nya bahkan besar kemungkinan akan terhindar dari virus yang dapay membahayakan bagi tubuh. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kesadaran masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dimasa pandemi. Penelitian ini merupakan penelitian desktiftif kuantitatif. Instrumen penelitian menggunakan angket melalui googleform. Hasil dari penelitian ini adalah kesadaran masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dimasa pandemi meningkat, masyarakat menyadari arti pentingnya menjaga kesehatan dan melakuka pola hidup sehat untuk individu dan lingkungan sekitar.
Pengaruh Latihan Senam Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah
Sandi Dwi Triono
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v3i2.132
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan senam terhadap penurunan kadar gula darah di Puskesmas Paseh Desa Cipedes Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi-Experimental Design atau Eksperimen semu dengan desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest control group design.Pengumpulan data kadar glukosa darah menggunakan glukometer yang diukur sebelum senam dan setelah senam, senam dilakukan sebanyak 3 kali dalam satu minggu. Data diolah dengan program Microsoft Excel dengan uji t dengan α=0,05. Rata-rata kadar glukosa darah sebelum senam adalah 163 mg/dl dan rata-rata sesudah senam adalah 160,8 mg/dl. Hasil perhitungan uji t dengan nilai - T (- 1,167) < T (-0,607) < T (1,167) dan terbilang nilai T (1,167) lebih besar dari nilai T (-0,607). Yang artinya menunjukan bahwa Latihan Senam dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan pada penderita diabetes mellitus. Maka dari itu diharapkan kepada penderita diabetes mellitus agar selalu aktif dalam melakukan latihan senam.
Hubungan Kesiapan Mental dan Kepercayaan Diri dengan Kinerja Wasit Futsal
Deswita Supriyatni
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v3i2.133
Dalam penelitian ini penulis mempunyai tujuan, yaitu: ingin mengetahui hubungan antara kesiapan mental dan kepercayaan diri dengan kinerja wasit futsal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan instrument penelitian menggunakan angket. Angket yang digunakan adalah angket tertutup. Dalam angket tersebut diberikan alternatif jawaban pada sampel, penulis menggunakan skala likert atau dikenal dengan skala sikap. Temuan dari penelitian ini bisa dijadikan landasan teoritis sebagai penelitian pendahuluan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh wasit yang aktif memimpin pertandingan futsal di Kabupaten Bandung Barat sebanyak 9 wasit. Sedangkan yang dijadikan sampel adalah wasit futsal yang aktif memimpin di Kabupaten Bandung Barat sebanyak 9 wasit. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data mengenai hubungan kesiapan mental dan kepercayaan diri dengan kinerja wasit futsal dapat di Tarik kesimpulan sebagai berikut: terdapat hubungan antara kesiapan mental dan kepercayaan diri dengan kinerja wasit futsal. Besarnya kontribusi kesiapan mental dan kepercayaan diri dengan kinerja wasit futsal sebesar 66.8%.
Persepsi Mahasiswa PRODI PJKR STKIP Pasundan Terhadap Penyelenggaraan Perkuliahan Secara Daring
Agus Santosa;
Vicki Ahmad Kharisman;
Dedi Kurnia
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v3i2.134
Persepsi Mahasiswa Prodi PJKR STKIP PASUNDAN Terhadap Penyelenggaraan Perkuliahan Secara Daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa dalam melakukan pembelajaran online. Dari hasil penelitian yang didapat, peneliti mengambil 60 responden dan menggunakan angket atau kuesioner dengan jumlah item soal sebanyak 20 item soal yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan disini penelitian dilakukan secara online menggunakan bantuan media social whatsapp dan google form. Link dibagikan melalui personal chat atau grup whatsapp kelas. Setelah data terkumpul kemudian data dianalisis menggunakan rumus persentase dengan hasil penelitian menunjukan bahwa kategori yang menonjol dengan hasil persentasi paling tinggi adalah kategori sedang (57%), kemudian diikuti dengan kategori rendah (23%), kategori sangat tinggi (12%), kategori tinggi (5%), kategori sangat rendah (3%). Jika dilihat dari seluruh kategori yang didapat termasuk dalam interval yang sedang, dikarenakan persepsi mahasiswa akan memiliki hasil yang berbeda-beda sesuai factor intern dan factor ekstern serta pengalaman-pengalaman yang dimiliki tidak sama.
Perbandingan Pelampung Batang dan Pelampung Punggung terhadap Keterampilan Renang Gaya Bebas
Sony Hasmarita
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v3i2.135
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui pengaruh pelampung batang terhadap keterampilan renang gaya bebas (2) Mengetahui pengaruh pelampung punggung terhadap keterampilan renang gaya bebas (3) Mengetahui manakah yang lebih berpengaruh antara pelampung batang dan pelampung punggung terhadap keterampilan renang gaya bebas di rizky swimming club. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode eksperimen dengan mencobakan sesuatu perlakuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap obyek yang dikenainya. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa rizky swimming club yang berjumlah 95 orang siswa, sedangkan sampel yang digunakan adalah 25 orang dari siswa yang belum mahir renang gaya bebas dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Sampling purposive. Dari hasil penghitungan terlihat bahwa perbedaan rata-rata antara pre test dan post test terjadi secara signifikan terhadap kelompok eksperimen (pengguna pelampung batang) 32.00 sedangkan rata-rata kelompok kontrol (pengguna pelampung punggung) 34.00 terhadap keterampilan renang gaya bebas. Hasil perhitungan t perbandingan perbedaan dua hasil pembelajaran 2,131 lebih kecil dari t Tabel 2,156. Dengan demikian kita bisa menolak hipotesis (Ho), maka dapat disimpulkan bahwa: Media pelampung punggung lebih memberikan Pengaruh Terhadap keterampilan renang gaya bebas dibandingkan Dengan Pelampung batang.
Persepsi Masyarakat Mengenai Olahraga Berenang di Masa Covid-19
Muhamad Yusuf Nursyamsi;
Yonatan Julian Ansell
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v3i2.136
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pandangan masyarakat terhadap aktivitas olahraga berenang selama masa pandemi covid – 19 ini, apakah aktivitas ini dianggap positif oleh masyarakat atau masyarakat beranggapan bahwa ini merupakan hal negatif, kemudian apakah olahraga ini tetap eksis dan tetap dilakukan masyarakat atau cenderung menurun dibandingkan ketika sebelum masa pandemi covid – 19. Metodenya menggunakan metode survei. Data diperoleh dengan menggunakan angket langsung dan tertutup mengenai persepsi masyarakat melalui google form (digital) yang dibagikan kepada para responden yang dipilih menggunakan teknik Accidental Sampling yang yang berjumlah total 30 responden. Uji Validitas dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi rumus Product Moment dari Pearson dengan hasil 17 butir instrumen yang valid. Penulis memperoleh kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya persepsi masyarakat mengenai olahraga berenang di masa covid – 19. Hal ini membuktikan bahwa masih adanya suatu dorongan yang membuat masyarakat berolahraga berenang walaupun masih dalam konidisi pandemi covid – 19. Rasa khawatir untuk melakukan olahraga berenang di masa covid – 19 memang masih ada di masyarakat. Karena tidak bisa dipungkiri di dalam keadaan pandemi covid -19 masyarakat tidak bisa seenaknya saja untuk menjalankan aktivitas di luar rumah. Khususnya ketika menjalankan aktivitas yang berada di tempat umum yang kita tidak tahu kondisi akan bertemu dengan siapa saja, apakah orang tersebut sehat atau tidak sehat, apakah orang lain tersebut membawa virus atau tidak.
Latihan Sirkuit 5 Pos untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani Siswa di Masa Pandemi
Andy Supriady
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v3i2.137
This study aims to see the effect of 5 Post Circuit exercises and Cross Country exercises to improve students' physical fitness, which was carried out by Junior High School students during the pandemic. The method used is experimental. The population in this study were 20 students of class 8A SMPN Padalarang. The instruments used are the Indonesian Physical Fitness Test for junior high school (SMP) level: 50-meter sprint test, 30-second body lift test, 60-second lying down test, upright jump test and 1000-meter long-distance running test. The results of the analysis of 5 items of physical fitness test with an average category of being. It can be concluded that the 5 post circuit training and cross-country training have a significant effect on increasing students' physical fitness during the pandemic.
Penerapan Evaluasi Pembelajaran Penjas secara Daring Tingkat SMP Selama Masa Pandemi Covid-19
Nancy Trisari Schiff
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v3i2.138
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan evaluasi pembelajaran pendidikan jasmani yang dilakukan oleh guru tingkat SMP selama pandemi yang mencakup Model, Jenis, Cara dan Media yang digunakan selama pandemi covid-19. Metode yang digunakan ialah Deskriptif kuantitatif dengan bentuk Survey. Populasi pada penelitian ini adalah 20 orang tenaga pendidik di kota Bandung bagian wilayah Bandung Barat. Instrumen yang digunakan ialah berupa angket kuesioner yang dibuat melalui Google Form dan disebarkan dengan bantuan Whatsapp Group. Hasil analisis dari keseluruhan indikator dalam penerapan evaluasi pembelajaran penjas secara daring dimasa covid-19 ini menunjukan bahwa 13% memiliki kategori tinggi, 67% memiliki kategori sedang, dan 20% memiliki kategori rendah. Melihat hasil persentase frekuensi pada kategori sedang memilki posisi teratas dibanding kedua kategori lainnya, hal ini menunjukan bahwa penerapan evaluasi pembelajaran penjas secara daring yang mencakup model, jenis, cara, dan media adalah sedang. Dan secara keseluruhan dari empat indikator menunjukan penerapan evaluasi pembelajaran penjas tingkat SMP secara daring memiliki kategori sedang, dengan penjabaran 13% dari 2 responden memiliki kategori tinggi, 67% dari 10 responden memiliki kategori sedang, dan 20% dari 3 responden memiliki kategori rendah.
Survey Motivasi Komunitas Bersepeda
DESWITA SUPRIYATNI;
Ardhid Nuryasin
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 4 No. 1 (2022): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v4i1.140
Motivasi adalah sumber energi untuk melakukan sebuah aktivitas dengan memiliki tujuan yang akan dicapai. Dengan adanya motivasi seseorang akan melakukan kegiatan dengan baik, semangat dan teliti. Permasalahan yang ada disini adalah bagaimana motivasi bersepeda pada komunitas warung lemon, apakah dipengaruhi oleh faktor intrinsik atau faktor ekstrinsiknya. Tujuannya ialah untuk mengetahui seberapa besar motivasi yang dipengaruhi dari faktor intrinsik dan ekstrinsik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi komunitas warung lemon teh nur, sample yang digunakan yaitu 25 orang, dan memakai teknik sampling simple random. Adapun pengambilan data menggunakan angket secara langsung dengan metode skala likert. Hasil dari penelitian ini berada dalam 3 kategori yaitu skor rata-rata motivasi bersepeda pada komunitas warung lemon teh nur sebesar 2 responden dengan persentase 8% ‘rendah’, 22 responden dengan persentase 88% ‘sedang’, serta 1 responden dengan persentase 4% ‘tinggi’, dan untuk faktor ekstrinsik dengan indikator teman memperoleh persentase paling tinggi dengan nilai 84%. Kesimpulannya dari penelitian ini bahwa faktor yang mempengaruhi motivasi ialah faktor ekstrensik dengan indikator teman (84%) dan kesenangan (73,40%) yang paling tinggi dan untuk kategori motivasi bersepeda berada dikategori ‘sedang’.