Buletin KKN Pendidikan
Lingkup kajian Buletin KKN-Dik adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan/atau KKN Dik yang dapat berupa: (a) penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat pendidikan; (b) pemahaman kondisi pendidikan masyarakat di lingkungan masyarakat pendidikan terpencil, untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat pendidikan yang memerlukan bantuan pendidikan; (c) pelatihan dan pengembangan soft skills dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (d) pelatihan dan pengembangan life-skills mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (e) penyiapan kader-kade muda untuk mengembangkan Amal Usaha (khususnya Amal Usaha Muhammadiyah; (f) penyiapan calon pemimpin bangsa yang berpihak kepada kejujuran, keadilan, kebenaran, dan kaum dhuafa; (g) pelatihan-pelatihan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berkehidupan bermasyarakat dalam konteks Pendidikan, dan; penyiapan lulusan FKIP sebagai inisiator dan pejuang pendidikan.
Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3, No. 2, Desember 2021"
:
21 Documents
clear
Pemberdayaan Pola Hidup Sehat Masa Pandemi Covid 19 di Desa Banjarsari, Tawangmangu, Karanganyar
Timikasari, Adelliana Dini;
Antiasari, Nur;
Wibowo, Yunus Aris;
Fitriyya, Munaaya
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15695
Pandemi Covid-19 saat ini tak hanya mengkhawatirkan di negara Indonesia bahkan seluruh dunia merasakannya. Banyak masyara-kat yang merasa takut dan khawatir akan terjangkitnya virus ini pada dirinya atau orang terdekatnya. Penelitian ini dilakukan un-tuk mencegah penularan dan mencegah terjangkitnya tubuh dari virus covid-19. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk menjaga pola hidup sehat pada masa Pandemi Covid-19 di desa Banjarsari RT 01/ RW 09 Tawangmangu, Karanganyar. Penelitian dilakukan karena kurang sadarnya masyarakat desa Banjarsari RT 01/ RW 09 Tawangmangu, Karanganyar tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat, memakai masker dan saling menjaga jarak pada masa Pandemi seperti sekarang ini. Masyaraat desa menganggap banha virus Covid-19 tidak akan menyerang di lingkungan mereka yang termasuk lingkungan yang dingin, sehingga mereka tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak dalam kerumunan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini berupa pem-berdayaan secara langsung kepada masyarakat dan data yang didapat berupa hasil wawancara kepada narasumber, kemudian dilakukannya penyuluhan untuk mengubah pandangan masyarakat agar selalu menjaga pola hidup sehat dengan selalu memakai masker dan cuci tangan setelah beraktivitas di luar. Hasil yang ditunjukan setelah dilakukannya penyuluhan yaitu masyarakat lebih patuh akan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, saling menjaga jarak dan mencuci tangan setelah aktivitas dari luar. Selalu menjaga pola hidup sehat dan menjaga protokol kesehatan saat masa Pandemi Covid-19 menjadi sangat penting dimasyarakat karena dengan kebiasaan tersebut dapat mempekecil kemungkinan penyebaran virus Covid-19 di ling-kungan masyarakat.
Peningkatan Kreativitas Anak dengan Memanfaatan Barang Bekas Hiasan Kain Flannel bagi Anak TPA Nurul Yaqin Desa Sugihan
Hanifah, Aida Nuzul Umi;
Haq, Chozainil Ardlil;
Suranto, Suranto;
Susilo, Agus;
Zainuddin, Almuntaqo;
Khoirunnisa, Indri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15714
Dilatarbelakangi oleh permasalahan banyaknya sampah yang berserakan di area Masjid Nurul Yaqin terutama sampah plastik seperti botol bekas, kaleng, dan kardus yang sudah tidak terpakai maka perlu adanya solusi dalam menangani limbah plastik anorganik. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan nilai guna barang bekas dan sampah dengan riasan kain flannel. Peserta kegiatan adalah anak TPA Nurul Yaqin di Desa Sugihan. Metode kegiatan dilakukan melalui tahap observasi lokasi pelaksanaan, konseptualisasi kegiatan pelatihan, koordinasi dengan peserta, penyiapan bahan dan alat, program pelatihan, evaluasi rencana dan tindak lanjut, publikasi kegiatan melalui PKM-AI. Hasil kegiatan ini secara nyata adalah peningkatan nilai guna suatu barang bekas sehingga juga dapat mengurangi sampah yang ada dilingkungan desa Sugihan. Tujuan lain dari menghias barang bekas dengan kain flannel ini adalah meningkatkan ide dan inovasi anak serta melatih kreativitas anak.
Pengenalan Game Edukasi sebagai Digital Learning Culture pada Pembelajaran Sekolah Dasar
Jayanti, Dwi;
Septiani, Jelita Intan;
Sayekti, Ika Candra;
Prasojo, Ipin;
Yuliana, Irma
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15735
Setiap siswa di setiap sekolah memiliki kesempatan untuk belajar ilmu komputer, seperti halnya belajar subjek yang lain. Hal ini juga menun-jang upaya peningkatan literasi digital sekaligus membentuk kultur pem-belajaran digital pada siswa. Tulisan berikut mendeskripsikan penguatan literasi digital melalui ilmu komputer dengan media game edukasi me-lalui code.org, sehingga mampu membawa atmosfer digital-learning cul-ture. Lingkungan baru ini dihantarkan dalam proses pembelajaran oleh guru pada kelas IV dan VI SD Negeri Plosorejo 2 tahun pelajaran 2020/2021. Metode pengabdian ini yang digunakan didalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif dengan rulal opperaisel. Data diperoleh dari hasil kuesioner melalui google form yang sudah dibagikan dalam bentuk link kepada peserta didik kelas IV dan VI. Hasil pengabdian ini menun-jukkan bahwa peserta didik menunjukkan antusiasme dalam pembelaja-ran ilmu komputer melalui game edukasi dalam code.org. Hampir seluruh peserta didik tertarik untuk mempelajari tentang ilmu komputer atau informatika. Sesuai dengan karakteristik generasi alpha, digital-learning culture dengan tema informatika memberikan kesempatan pada siswa untuk lebih memberdayakan perangkat dan aplikasi yang dimiliki men-jadi wahana untuk pembelajaran.
Peningkatan Mutu Kreativitas Masyarakat Melalui Pemanfaatan Kerajinan Tangan Anyaman di Dukuh Jiwir Magetan
Anthori, Muhammad;
Mirana, Ludiya Yayang;
Syah, Muhammad Fahmi Johan;
Fauziati, Endang;
Fadhli, Muhibuddin;
Kusparlina, Eny Pemilu
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15693
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dalam segi motif dan variasi pada anyaman bambu, menambah daya tarik konsumen, peningkatan peminat pada kerajinan tangan tradisional, dan ekonomi pengrajin sendiri meningkat. Metode pelaksanaan kegiatan KKN Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahap, (1) Melakukan koordinasi dengan pemerintah desa yaitu lurah Desa Sendangagung, RT, perajin an-yaman bambu Dukuh Jiwir RT 02 RW 01 Desa Sendangagung, (2) Tahap identifikasi berupa obervasi dan wawancara kepada masyarakat sekitar dukuh Jiwir desa, (3) Ikut andil dalam proses pembuatan anyaman bambu, (4) Melakukan proses dokumentasi sebagai bagian dari pengambilan data, (5) Mahasiswa mulai me-nyusun laporan pengabdian berupa artikel publikasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa program untuk meningkat-kan kreativitas dalam mengembangkan kerajinan anyaman bam-bu di dukuh Jiwir dalam bentuk variasi dan motif. Dalam segi variasi dikembangkan memproduksi anyaman berupa produk anyaman kipas sate, sedangkan segi motif berupa pewarnaan an-yaman besek supaya terdapat nilai estetika.
Pengembangan Sistem Klasifikasi Kepustakaan dengan Dewey Decimal Classification (DDC)
Anggraeni, Diah Bekti;
Widyastuti, Widyastuti;
Rahmawati, Fitri Puji;
Aditama, Madya Giri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15734
Perpustakaan suatu sekolah menjadi salah satu tolak ukur suatu sekolah dikatakan maju atau tidak. Perpustakaan yang ideal ialah yang memiliki ruang perpustakaan nyaman, bahan pustaka yang lengkap, serta pustaka-wan yang melakukan pelayanan secara COMFORT. SD Negeri 1 Gema-wang berada di Kecmatan Girimarto Kabupaten Wonogiri mempunyai koleksi pustaka yang memadai, akan tetapi sistem administratif per-pustakaan serta belum adanya sumber manusianya sebagai pustakawan. Perpustakaan di SD Negeri 1 Gemawang telah mendapatkan bahan pustaka baru dari Dinas Pendidikan yang belum ditata dan dilakukan pengadminitrasian. Pembuatan kategorisasi bahan pustaka yang dil-akukan di perpustakaan SD Negeri 1 Gemawang menggunakan sistem klasifikasi Dewey Decimal Classification (DDC). Mengklasifikasi bahan pustaka dengan menggunakan sistem klasifikasi DDC terdiri dari nomor klasifikasi, lalu diikuti 3 huruf awal nama pengarang kemudian satu huruf kecil dari judul buku. Penyusunan buku harus sistematis. Penyusunan pertama dimulai dari nomor klasifikasi, dimulai dari nomor klasifikiasi terkecil dari bahan pustaka di perpustakaan hingga ke terbesar, kemudian menurut abjad dari tiga huruf awal pengarang, dan menurut abjad terkecil dari huruf pertama judul. Dengan adanya pembu-atan kategorisasi bahan pustaka menurut DDC memberikan kemudahan bagi pustakawan dalam temu kembali koleksi. Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan minat baca para siswa-siswi dan menjadikan SD Negeri 1 Gemawang sekolah yang semakin maju dan berkembang.
Penguatan Materi Dikotil dan Monokotil melalui Pembuatan Herbarium Kering di SD Negeri 3 Jambakan Klaten
Suryawati, Andari Tri;
Nuraini, Siti;
Anif, Sofyan;
Sidiq, Yasir;
Handayani, Trikinasih;
Septinawati, Septinawati
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15715
Pandemi Covid-19 membatasi pembelajaran tatap muka di sekolah, sehingga siswa harus melakukan kegiatan belajar secara virtual. Pembela-jaran virtual yang dilaksanakan secara terbatas berpotensi menurunkan minat belajar yang dapat berdampak pada menurunnya hasil belajar siswa. Berdasarkan fenomena tersebut, mahasiswa KKN FKIP UMS berusaha memberi terobosan model penugasan yang menyenangkan dan meningkatkan minat siswa untuk belajar dengan pelatihan herbarium. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui pengaruh pelatihan pembuatan herbarium kering terhadap hasil belajar siswa pada materi tanaman monokotil dan dikotil di SD Negeri 3 Jambakan. Pelatihan herbarium diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA khususnya materi tanaman dikotil dan monokotil. Penelitian dil-aksanakan sebagai rangkaian kegiatan pelatihan kepada siswa dilengkapi dengan evaluasi hasil belajar melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test dan post-test dianalisis dengan uji paired sample T-test. Hasil analisis menunjukkan pelatihan herbarium berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi tanaman monokotil dan dikotil di SD Negeri 3 Jambakan. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar pada materi monokotil dan dikotil. Kegiatan pelatihan herbarium diharapkan mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa pada pelajaran IPA serta menumbuhkan sikap afektif seperti rasa ingin tahu, cinta lingkungan, dan kreatifitas siswa.
Sistem Four Day Four Places sebagai Bentuk Pendalaman Materi Ajar Pendidikan Sekolah Dasar
Cahyati, Jeni Nur;
Setiani, Febri;
Suharyanto, Suharyanto;
Sholiha, Husna Imro’atush;
Giyoto, Giyoto
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15694
Kelas 6 SD memerlukan perhatian khsusus dalam pendampingan kegiatan belajar karena akan melaksanakan Penilaian Akhir Ta-hun (PAT) sebagai bekal untuk melanjutkan sekolah ke jenjang selanjutnya. Tim KKN-Dik FKIP UMS melakukan pengabdian di SD Muhammadiyah Program Khusus Tumang pada 1 Februari sampai 6 Mareet 2021. Salah satu program yang diusung ialah pem-berdayaan kelompok belajar untuk kelas 6. Pemberdayaan ke-lompok belajar home visit dengan sistem four day four places. Tujuan kegiatan ini adalah sebagai bentuk pendalaman materi kelas 6, khususnya Tematik dan Matematika. Strategi kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu identifikasi karakateristik siswa di setiap kelompok belajar, penerapan sistem four day four places dengan dua tempat dalam satu hari, dan pendampingan kelompok belajar siswa dengan metode interaktif. Hasil kelompok belajar dengan four day four places dinilai efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi. Penggunaan metode number heads together untuk Tematik, membuat siswa aktif dan berani mengutarakan pendapat. Metode cerdas cermat untuk Ma-tematika, efektif untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar berhitung, karena terdapat aspek kompetensi di dalamnya. Kegiatan kelompok belajar sistem four day four places dengan penggunaan metode interaktif penting untuk ditindaklanjuti ka-rena efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa.
Revitalisasi Budaya Literasi melalui Pemanfaatan Infografis di SMK Sukawati Gemolong Kala Pandemi
Ningrum, Fitri Wahyu;
Nurheni, Awalia;
Umami, Siti Aulia;
Sufanti, Main;
Rohmadi, Rohmadi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.14550
Pandemi covid-19 menimbulkan dampak terhadap budaya literasi di SMK Sukawati Gemolong menjadi terganggu bahkan terhenti. Oleh karena itu, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan KKN yang bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya literasi di SMK Sukawati Gemolong yang terhenti akibat pandemi covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-Dik UMS di SMK Sukawati Gemolong pada 1 Februari hingga 5 Maret 2021. Metode yang digunakan ialah metode difusi iptek yang dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap observasi dan pengembangan solusi. Hasil kegiatan ini berupa informasi bentuk infografis yang paling diminati siswa yaitu infografis yang berwarna nyentrik dan disertai dengan gambar. Siswa juga paling minat dengan bentuk font yang beragam dan memasuk-kan teks berupa poin dengan jelas dan singkat. Berdasarkan analisis terhadap kegiatan KKN ini, infografis dapat menghidupkan kembali bu-daya literasi siswa di SMK Sukawati Gemolong. Bentuk infografis Bu-daya literasi perlu terus dilestarikan karena dengan begitu informasi dan pengetahuan siswa akan semakin luas dan informasi maupun penge-tahuan yang diperoleh tersebut dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri dan masyarakat.
Pemberdayaan Pola Hidup Sehat Masa Pandemi Covid 19 di Desa Banjarsari, Tawangmangu, Karanganyar
Timikasari, Adelliana Dini;
Antiasari, Nur;
Wibowo, Yunus Aris;
Fitriyya, Munaaya
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15695
Pandemi Covid-19 saat ini tak hanya mengkhawatirkan di negara Indonesia bahkan seluruh dunia merasakannya. Banyak masyara-kat yang merasa takut dan khawatir akan terjangkitnya virus ini pada dirinya atau orang terdekatnya. Penelitian ini dilakukan un-tuk mencegah penularan dan mencegah terjangkitnya tubuh dari virus covid-19. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk menjaga pola hidup sehat pada masa Pandemi Covid-19 di desa Banjarsari RT 01/ RW 09 Tawangmangu, Karanganyar. Penelitian dilakukan karena kurang sadarnya masyarakat desa Banjarsari RT 01/ RW 09 Tawangmangu, Karanganyar tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat, memakai masker dan saling menjaga jarak pada masa Pandemi seperti sekarang ini. Masyaraat desa menganggap banha virus Covid-19 tidak akan menyerang di lingkungan mereka yang termasuk lingkungan yang dingin, sehingga mereka tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak dalam kerumunan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini berupa pem-berdayaan secara langsung kepada masyarakat dan data yang didapat berupa hasil wawancara kepada narasumber, kemudian dilakukannya penyuluhan untuk mengubah pandangan masyarakat agar selalu menjaga pola hidup sehat dengan selalu memakai masker dan cuci tangan setelah beraktivitas di luar. Hasil yang ditunjukan setelah dilakukannya penyuluhan yaitu masyarakat lebih patuh akan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, saling menjaga jarak dan mencuci tangan setelah aktivitas dari luar. Selalu menjaga pola hidup sehat dan menjaga protokol kesehatan saat masa Pandemi Covid-19 menjadi sangat penting dimasyarakat karena dengan kebiasaan tersebut dapat mempekecil kemungkinan penyebaran virus Covid-19 di ling-kungan masyarakat.
Peningkatan Literasi Digital Anggota Karang Taruna Tunas Harapan sebagai Pembentuk Pendidikan Karakter Bangsa
Ayupradani, Niken Thalia;
Sofiyana, Laely Nor;
Huda, Miftakhul;
Nasucha, Yakub;
Siswanto, Heri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15696
Menghadirkan pendidikan literasi digital bagi anggota karang taruna men-jadi trobosan pembelajaran di tengah pandemi. Pengetahuan umum yang dirasa wajib diketahui oleh pengguna media sosial usia remaja. Tujuan adanya sosialisasi literasi digital ini agar tahu bagaimana mengelola me-dia sosial dan sebagai usaha membentuk karakter remaja yang matang. Fokus subjek kegiatan adalah anggota karang taruna di Desa Ngelosari yang masih berusia pelajar jenjang SMP-SMA. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya karakter seperti religius, toleransi, cinta tanah air, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan tanggung jawab.