cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
harun.prayitno@ums.ac.id
Phone
+6285728557159
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah Indonesia 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : 10.23917/bkkndik
Lingkup kajian Buletin KKN-Dik adalah kegiatan pengabdian masyarakat dan/atau KKN Dik yang dapat berupa: (a) penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat pendidikan; (b) pemahaman kondisi pendidikan masyarakat di lingkungan masyarakat pendidikan terpencil, untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat pendidikan yang memerlukan bantuan pendidikan; (c) pelatihan dan pengembangan soft skills dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (d) pelatihan dan pengembangan life-skills mahasiswa di perguruan tinggi dan/atau peserta didik di sekolah; (e) penyiapan kader-kade muda untuk mengembangkan Amal Usaha (khususnya Amal Usaha Muhammadiyah; (f) penyiapan calon pemimpin bangsa yang berpihak kepada kejujuran, keadilan, kebenaran, dan kaum dhuafa; (g) pelatihan-pelatihan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berkehidupan bermasyarakat dalam konteks Pendidikan, dan; penyiapan lulusan FKIP sebagai inisiator dan pejuang pendidikan.
Articles 227 Documents
PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN PENGHIJAUAN PADA SISWA MIM DERASAN SEMPU, BOYOLALI Sabardila, Atiqa; Budiargo, Anggi Desatria; Wiratmoko, Galih; Himawan, Juan Artha; Triutami, Aprilia; Intansari, Ayu; Setiyowati, Desti; Cahyani, Dizy Hana Tri; Handayani, Ratnawati; Suistri, Suistri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.78 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10763

Abstract

Program penghijauan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan adalah kegiatan yang dilaksanakan di MIM Derasan Sempu, Kabupaten Boyolali. Ada dua alasan yang mendasari pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut: (1) lingkungan sekolah yang gersang, dan (2) kurangnya kesadaran siswa tentang lingkungan sekolah. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang membuang sampah sembarangan. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap lingkungan melalui program penghijauan dan untuk memperkenalkan jenis media tanam kepada siswa. Dua jenis media tanam digunakan dalam program penghijauan ini, yaitu tanah dan hidrogel. Metode dalam kegiatan ini berupa analisis situasi, identifikasi masalah, menentukan tujuan kerja, rencana pemecahan masalah, pendekatan sosial, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan adalah siswa lebih peka terhadap lingkungan. Hal ini terlihat dari kegiatan mereka melakukan penyiraman tanaman setiap pagi yang dilakukan sesuai dengan jadwal piket. Siswa juga dapat bertanggung jawab untuk memelihara dan merawat tanaman.
PENERAPAN BUDAYA 5S SEBAGAI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI MTS MUHAMMADIYAH 9 MONDOKAN, SRAGEN Setyadi, Yulianto Bambang; Anggrahini, Tri Oktafia; Wardani, Nanda Putri Kusuma; Yunanto, Wakhid Nanang; Setiawati, Oktadina Tri; Hidayati, Ganjar Nur; Amalia, Gita Ristiani; Dewi, Meilinda Kurnia; Priyatmojo, Nugroho; Nugroho, Ismiyanto
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.112 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10774

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk perilaku peserta didik khususnya anak-anak dan remaja yang sangat dipengaruhi oleh dampak negatif perkembangan zaman. Pendidikan karakter yang paling dasar ditanamankan sejak dini khususnnya di bangku sekolah adalah budaya 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun). Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter siswa di MTs Muhammadiyah 9 Mondokan, Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi literatur. Dengan adanya program 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan berlangsung dengan efektif dan tepat sasaran, apabila seluruh warga sekolah saling memiliki sikap peduli akan pendidikan karakter. Sehingga Tidak hanya siswa yang wajib berperilaku baik, tetapi guru sebagai salah satu faktor pendukung  juga harus mampu menjadi suri tauladan bagi siswanya. Kegiatan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) paling tidak mencerminkan pengembangan karakter religius, bersahabat atau komunikatif, dan peduli sosial. Kesemuanya ini akan lebih baik jika dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
REVITALISASI RUMAH PINTAR LASKAR PELANGI DI GANTUNG MELALUI BUDAYA LITERASI HUMANITAS Kurniawan, Kiky Rizki Adi; Latif, Nizar; Suparno, Rahmat Riandi; Oktaviani, Anis; Zharifa, Alfira Fiska; Aryanti, Safitri Zuliana
Buletin KKN Pendidikan Vol 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.626 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i1.9282

Abstract

Kegiatan untuk meningkatkan kegemaran membaca dan menulis yang sedang diterapkan di Indonesia saat ini adalah kegiatan literasi. Kegiatan literasi ini dilaksanakan di Desa Lenggang Kabupaten Belitung Timur sebagai upaya untuk merevitalisasi kembali Rumah Pintar yang tidak digunakan sesuai dengan fungsinya.  Tujuan yang akan dicapai dalam rancangan penelitian ini adalah meningkatkan budaya literasi kepada anak-anak yang berada di sekitar rumah pintar Gantung Belitung Timur. Menentukan Tujuan Kegiatan. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan budaya literasi anak-anak dilingkungan rumah pintar Gantung, Belitung Timur melalui penumbuhan minat baca dan tulis. Tahaptahap penelitian ini adalah sebagai berikut: tahap input, kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan survey kelapangan dan mengumpulkan data primer untuk diidentifikasi, sehingga ditemukan potensi-potensi yang ada serta kendala apa yang dihadapi oleh mitra, merumuskan masalah yang dihadapi mitra, kemudian menyusun solusi untuk mengatasi masalah. Pada tahap proses, kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan-pelatihan dan implementasi dari hasil pelatihan membaca dan menulis, sesuai dengan rincian program solutif di atas. Terakhir adalah output,  pada tahapan ini kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja tim pustakawan cilik setelah diberikan pelatihan-pelatihan. Berdasarkan hasil penelitian anak-anak di desa Lenggang memiliki minat belajar yang sangat tinggi. Hal tersebut dapat kami simpulkan berdasarkan kegiatan yang telah kami lakukan di sana selama kurang lebih satu setengah bulan. Melalui kegiatan revitalisasi ini anak-anak dapat meningkatkan kemampuan menyimaknya dan memberi tanggapan terhadap cerita yang diberikan. Berdasarkan kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan literasi tersebut memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan anak-anak.
PEMBIASAAN PENGELOLAAN SAMPAH SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN BAGI SISWA MI MUHAMMADIYAH CEKEL, KARANGANYAR Sulistyanto, Hernawan; Syafira, Iqna Maulidya; Isnaini, Amalia Quratul; Prasetyo, Fitroni Hadi; Qolby, Wafafi; Pramita, Esti; Tyas, Retno Aruming; Fauziah, Indhityas Kurnianing; Muhammad, Farid; Khusain, Rifki
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.754 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10768

Abstract

Sampah adalah material sisa yang berasal dari kegiatan sehari-hari manusia yang sudah tidak dapat digunakan. Pengelolaan sampah harus dilakukan dengan baik dan benar sehingga tidak menimbulkan dampak-dampak yang dapat merugikan lingkungan sekitar dan dapat merusak ekosistem alam. Tujuan pengamatan ini dilakukan yaitu untuk membiasakan siswa MI Muhammadiyah Cekel dalam pengelolaan sampah, untuk mempermudah dalam pengelompokan sampah saat dibawa ke TPA, dan untuk mengurangi sampah yang dihasilkan di MI Muhammadiyah Cekel. Metode pelaksanaan pada pengabdian ini yaitu: 1) metode ceramah, 2) metode demontrasi, 3) metode tanya jawab, dan 4) pendampingan. Hasil dari pengabdian ini yaitu: 1) Kegiatan sosialisasi, pendampingan, dan pengarahan pengelolaan sampah di MI Muhammadiyah Cekel mendapat respon positif dari peserta didik dan 2) Adanya keberlanjutan yang akan dilakukan sekolah untuk membiasakan mengarahkan peserta didik membuang sampah sesuai dengan jenis tempat sampah dan membiasakan peserta didik membawa piring dan gelas plastik untuk mengurangi produksi sampah plastik di sekolah sebagai pendidikan karakter untuk peserta didik agar mencintai lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.
PENGENALAN KEBUDAYAAN TRADISIONAL MELALUI PENDIDIKAN SENI TARI PADA ANAK USIA DINI DI BA AISYIYAH NGADIREJO, SUKOHARJO Utomo, Arief Cahyo; Widyawati, Lisa; Supyanti, Rika; Guntur, Nanda; Dhita, Lely Aprillia Arin; Rahmadhanti, Ayu; Pratama, Ervha Arien; Riskiana, Akmalia; Amilia, Nadia Yuni; Marwan, Muhammad
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.762 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10791

Abstract

Anak usia dini dapat dikatakan sebagai masa keemasan (Golden Age), masa keemasan ini lebih mudah untuk menerima rangsangan positif yang dapat meningkatkan perkembangan kecerdasan yang baik. Media berperan penting memberikan rangsangan positif yang dapat menjadikan anak merasa nyaman dan senang. Salah satu media itu didapat melalui seni tari. Perkembangan kebudayaan saat ini perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang semakin maju. Maka dari itu, diperlukan pengenalan kebudayaan sejak dini yang inovatif, kreatif, dan edukatif agar anak-anak memiliki ketertarikan untuk mempelajari kebudayaan. Seni tari memiliki ragam yang sangat banyak, oleh karenanya memilih ragam tari yang memiliki gerakan sederhana namun akan sarat akan makna. Maka dipilihlah Tari Semut dari Jember sebagai pengenalan kebudayaan pada anak usia dini di BA Aisyiyah Ngadirejo.
PENANAMAN KARAKTER SADAR LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM ADIWIYATA DI MIM POTRONAYAN 2 BOYOLALI Wahyudi, Tri Nur; Prasetyo, Dedy; Prasetyo, Adnan Dwi; Rinawati, Rinawati; Kusumawati, Indah; Hasana, Ummi Uswatun; Ashari, Femilia Anggun; Aisyah, Dhanis Resty; Anggraini, Rika; Gistiani, Twine Levia
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10794

Abstract

Kesadaran menjaga lingkungan sekitar merupakan salah satu karakter yang harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Salah satu usaha yang dapat dilakukan dengan melaksanakan Program Adiwiyata di sekolah. Program Adiwiyata merupakan salah satu program yang mengajarkan siswa untuk peduli dan sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Berdasarkan pemaparan di atas, lebih lanjut tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat berupa implementasi program Adiwiyata di sekolah. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai lingkungan di MIM Potronayan 2. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pendidikan masyarakat yang difokuskan pada warga sekolah terutama para siswa di MIM Potronayan 2. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa implementasi Adiwiyata di MIM Potronayan 2 menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Siswa yang awalnya kurang paham mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekitar menjadi lebih tahu dan menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan sekitar mereka. Hal ini dapat dilihat dari antusias para siswa dalam menjaga tanaman yang telah mereka tanam dan juga kesadaran mereka untuk membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena itu, program Adiwiyata merupakan salah satu program yang sangat baik untuk dilaksanakan di sekolah sebagai salah satu usaha penanaman karakter cinta lingkungan sejak dini.
PENGUATAN PENDIDIKAN ETIKA DAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA DI SMP MUHAMMADIYAH 10 MATESIH, KARANGANYAR Ratih, Koesoemo; Utami, Ratnasari Dyah; Fuadi, Djalal; Mulyasih, Sri; Febriani, Dinar; Asmara, Sampdoria Fajar; Aprilianti, Diana Riza; Rianti, Arum Wahyu; Santiana, Dewi; Rahmawati, Heni; Adlina, Livya Mora; Rosyidi, Bastian; Hidayat, Muhammad Taufik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10770

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menumbuhkan dan memberikan penguatan  kepedulian guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih Karanganyar terhadap lingkungan sosial-budaya sekolah dalam pendidikan etika dan karakter di era komunikasi global sekarang ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan guru dan siswa berjumlah 34 siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih yang diawali dengan pengamatan terlibat aktif, wawancara mendalam secara langsung dilanjutkan dengan teknik Partisipatory Rural Appraisal kepada guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dengan adanya pendidikan etika dan karakter peduli lingkungan siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih lebih menanggapi akan pentingnya lingkungan yang bersih, serta siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih telah dapat memanfaatkan botol-botol bekas sebagai pot bunga dan lebih bertanggung jawab atas sampah yang ada di lingkungan sekolah dengan membuang sampah pada tempat sampah yang telah di sediakan oleh tim KKN-Dik maka dengan diadakannya pengabdian masyarakt pendidikan ini dapat mengetahui bahwa dengan diadakannya pendidikan etika dan karekter peduli lingkungan ini dapat menumbuhkan etika dan karakter siswa dalam bertanggung jawab terhadap lingkungan yang bersih, rapi, indah, dan nyaman. Oleh sebab itu, guru dan siswa perlu didorong secara berkala dan berkelanjutan dalam pendidikan etika dan karakter yang berbasis pada potensi lingkungan sosial-budaya sekolah.
PENGEMBANGAN BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS LINGKUNGAN DI MIM JUWIRAN, JUWIRING, KLATEN Adhisa, Ryan Rizki; Arfian, Muhammad; Purnomo, Gilang Cahyo; Virgina, Virtu Femma; Azhar, Lina; Kusumawati, Widya; Wandira, Venia Dwi; Handayanti, Tri; Hidayanti, Emilya Nur; Handayani, Farida Tri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10783

Abstract

Setiap siswa berhak untuk memiliki prestasi dan kemampuan akademik yang baik. Siswa dalam mencapai keberhasilan tersebut, membutuhkan dorongan dari dalam diri siswa dan dari luar dirinya. Bimbingan belajar merupakan salah satu usaha untuk mendorong siswa mencapai prestasi yang baik. Siswa di Desa Juwiran, kecamatan Juwiring, Klaten menunjukkan semangat belajar yang tinggi, akan tetapi masih kurang dukungan dan dorongan dari luar pribadi siswa. Kedua faktor tersebut, harus terpenuhi guna meningkatkan hasil belajar dan tingkat percaya diri siswa secara optimal. Kegiatan bimbingan belajar yang diadakan secara rutin dapat membantu siswa menyelesaikan permasalahan belajar mereka, melalui metode pembelajaran yang serius namun santai dan menyenangkan. Pengabdian ini dilaksanakan mahasiswa di posko KKN-Dik FKIP UMS Desa Juwiran. Kegiatan ini efektif membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan di sekolah, meningkatkan hasil belajar siswa, dan juga rasa percaya diri saat mengikuti pelajaran.
PENANAMAN KARAKTER KEJUJURAN MELALUI KANTIN ANTI KORUPSI PADA SISWA SD/MI NGARGOREJO, NGEMPLAK, BOYOLALI Khotimah, Rita Pramujiyanti; Putro, Donny Suryo; Utomo, Ginanjar Wahyu; Hidayah, Anisa Fera; Astriyanti, Nurul Endah; Sari, Yusti Ratna; Alfanani, Tiara Risti; Muthmainnah, Heny Tri; Mazliza, Mazliza; Zakiah, Zakiah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.11167

Abstract

Kejujuran merupakan salah satu karakter yang penting ditanamkan semenjak dini pada siswa. Melalui kejujuran  diharapkan bisa dihasilkan siswa yang cerdas tidak hanya secara intelektual, namun juga cerdas secara moral. Program ini bertujuan untuk menanamkan karakter kejujuran melalui kantin anti korupsi pada siswa SD/MI Ngargorejo, Ngemplak, Boyolali. Metode pelaksanaan program melalui penyuluhan dan pendampingan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa nilai nilai karakter kejujuran siswa yang diinternalisasikan dalam kantin anti korupsi di SD/ MI Ngargorejo, Ngemplak, Boyolali telah tertanamkan dengan baik. Siswa sudah  menunjukkan sikap jujur, disiplin dan mandiri dalam program kantin anti korupsi. Keberadaan kantin anti korupsi dengan teknik pelayanan self-service system dapat dijadikan sebagai media yang baik dalam penanaman karakter kejujuran siswa karena bisa melahirkan sikap dan tindakan siswa yang positif.
PENGEMBANGAN BAKAT DAN KREATIVITAS SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI MI MUHAMMADIYAH SABRANG LOR, TRUCUK, KLATEN Wibowo, Yunus Aris; Jordan, Edgar; Elkasinky, Aulia; Suryana, Dodot Dimas; Putri, Syafa Nasicha; Puspitaningrum, Henny; Rahmawati, Dewi; Lestari, Dita Dewi; Oktavia, Eva; Kinthen, Nabila
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10939

Abstract

Potensi yang dimiliki oleh siswa akan menjadi bakat apabila diarahkan dengan tepat. Salah satu cara untuk mengasah bakat tersebut yaitu melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pengabdian ini dilakukan MI Muhammadiyah Sabrang Lor, Trucuk, Klaten. Pengabdian dilaksanakan dengan menerapkan observasi partisipasi penuh pada kegiatan ekstrakurikuler. MI Muhammadiyah  Sabrang Lor, Trucuk, Klaten mempunyai lima program ekstrakurikuler yang berjalan dengan baik. Tiap ekstrakurikuler didampingi oleh guru pendamping atau instruktur yang profesional. Tujuannya agar bakat dan kreativitas siswa dapat dimunculkan secara optimal. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan setiap hari setelah jam belajar sekolah selesai. Siswa terlihat tampak antusias dan bersemangat setiap mengikuti ekstrakurikuler. Hal itu karena, siswa diberikan kebebasan untuk memilih ekstrakurikuler yang diminati. Luaran yang dicapai tidak hanya predikat juara dan partisipasi dalam kompetisi-kompetisi yang diikuti tetapi juga keberhasilan dalam menggali bakat, kreativitas serta membangun mental untuk membentuk pribadi siswa yang baik.

Page 2 of 23 | Total Record : 227