Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENANAMAN KARAKTER SADAR LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM ADIWIYATA DI MIM POTRONAYAN 2 BOYOLALI Wahyudi, Tri Nur; Prasetyo, Dedy; Prasetyo, Adnan Dwi; Rinawati, Rinawati; Kusumawati, Indah; Hasana, Ummi Uswatun; Ashari, Femilia Anggun; Aisyah, Dhanis Resty; Anggraini, Rika; Gistiani, Twine Levia
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10794

Abstract

Kesadaran menjaga lingkungan sekitar merupakan salah satu karakter yang harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Salah satu usaha yang dapat dilakukan dengan melaksanakan Program Adiwiyata di sekolah. Program Adiwiyata merupakan salah satu program yang mengajarkan siswa untuk peduli dan sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Berdasarkan pemaparan di atas, lebih lanjut tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat berupa implementasi program Adiwiyata di sekolah. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai lingkungan di MIM Potronayan 2. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pendidikan masyarakat yang difokuskan pada warga sekolah terutama para siswa di MIM Potronayan 2. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa implementasi Adiwiyata di MIM Potronayan 2 menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Siswa yang awalnya kurang paham mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekitar menjadi lebih tahu dan menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan sekitar mereka. Hal ini dapat dilihat dari antusias para siswa dalam menjaga tanaman yang telah mereka tanam dan juga kesadaran mereka untuk membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena itu, program Adiwiyata merupakan salah satu program yang sangat baik untuk dilaksanakan di sekolah sebagai salah satu usaha penanaman karakter cinta lingkungan sejak dini.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA MANAJER PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI JAWA TENGAH Wahyudi, Tri Nur
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 25, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2317/jpis.v25i2.1535

Abstract

The aims of this study is to analyse whether the following factors: accounting information, budgeting participatory, environment, working experience and level of education have impacts on  managers’ performance and to investigate which factor has the most dominant impact on  managers’ performance.   The data in this study were questionnaires completed by 50 production managers working in 50 manufacture companies in Central Java. The data were analyzed using SPSS application version 15,0. The study found that based on simultaneous evaluation accounting information, budgeting participatory, environment, working experience and level of education have positive impacts on  managers’ performance  with influence adjusted intensity R2=0,909 or  90,9% whereas the other 9,1% were explained by other variables not included in the model. Based on partial evaluation accounting information, budgeting participatory, working experience and level of education factors had positive impacts on manager performance whereas environment factor did not have any impact on manager performance. Among the factors investigated, the accounting information had the most dominant impact on managers' performance.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA MANAJER PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI JAWA TENGAH Tri Nur Wahyudi
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 25, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2317/jpis.v25i2.1535

Abstract

The aims of this study is to analyse whether the following factors: accounting information, budgeting participatory, environment, working experience and level of education have impacts on  managers’ performance and to investigate which factor has the most dominant impact on  managers’ performance.   The data in this study were questionnaires completed by 50 production managers working in 50 manufacture companies in Central Java. The data were analyzed using SPSS application version 15,0. The study found that based on simultaneous evaluation accounting information, budgeting participatory, environment, working experience and level of education have positive impacts on  managers’ performance  with influence adjusted intensity R2=0,909 or  90,9% whereas the other 9,1% were explained by other variables not included in the model. Based on partial evaluation accounting information, budgeting participatory, working experience and level of education factors had positive impacts on manager performance whereas environment factor did not have any impact on manager performance. Among the factors investigated, the accounting information had the most dominant impact on managers' performance.
Optimalisasi Penggunaan Digital Marketing Melalui Sosial Media dan E-Commerce pada Industri Kecil Menengah di Desa Kingkang, Kabupaten Klaten Suranto Suranto; Dhany Efita Sari; Sabar Narimo; Titik Ulfatun; Rochman Hadi Mustofa; Joko Suwandi; Muhammad Fahmi Johan Syah; Surya Jatmika; Tri Nur Wahyudi; Mohammad Chairil Asmawan; Yovi Annang Setiyawan; Habil Azhar Hendawan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.776 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2473

Abstract

ABSTRACTSmall and Medium Industries (SMIs) have an important role in realizing community development and welfare. In the current Industry 4.0 era, SMIs are required to keep up with technological developments, including SMIs players who must be able to use digital media as the main support for their business success. To support SMIs in optimizing the use of digital marketing, it is necessary to have effective assistance activities. The community service activities are in partnership with the assisted SMIs in Kingkang Village, Wonosari, Klaten. These activities focus on assisting SMIs in increasing promotion and sales through digital media business accounts, namely Instagram and Shopee e-commerce. The method used is to provide direct assistance in creating and managing business accounts. The assistance was done for one month with 13 sessions. The results of this program show that 100% of SMIs in Kingkang Village have had an Instagram business account and 70% of them have a Shopee account. SMIs are proven to have understood the use and management of these two digital media as promotion and sales media. Furthermore, SMIs felt the improvement in skills in how to use various features on Instagram and Shopee. Suggestions after these assistance activities are the need for follow-up activities with continuous guidance in using digital marketing effectively and optimally so it can support marketing activities and increase sales of SMIs’ businesses.Keywords: digital marketing, small and medium industries, Instagram for Business, Shopee.ABSTRAKIndustri Kecil Menengah (IKM) memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Di era Industri 4.0 saat ini, IKM dituntut untuk terus mengikuti perkembangan teknologi, diantaranya pelaku IKM di mana mereka harus bisa memanfaatkan media digital sebagai pendukung utama kesuksesan usahanya. Untuk menunjang IKM dalam optimalisasi penggunaan digital marketing, maka diperlukan adanya kegiatan pendampingan yang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan IKM binaan yang ada di Desa Kingkang, Wonosari, Klaten. Kegiatan ini berfokus pada pendampingan IKM dalam peningkatan promosi dan penjualan melalui akun bisnis media digital yaitu Instagram dan e-commerce Shopee. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan pendampingan langsung pembuatan dan pengelolaan akun bisnis. Pendampingan dilakukan selama satu bulan dengan 13 sesi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa 100% IKM di Desa Kingkang telah memiliki akun bisnis Instagram dan 70% memiliki akun Shopee. IKM terbukti sudah memahami penggunaan dan pengelolaan kedua media digital tersebut sebagai media promosi dan penjualan. Selain itu, IKM merasakan adanya peningkatan keterampilan tentang cara penggunaan berbagai fitur di Instagram dan Shopee. Saran setelah kegiatan pendampingan adalah perlunya kegiatan tindak lanjut dengan pembinaan berkelanjutan di dalam menggunakan pemasaran digital secara efektif dan optimal sehingga dapat mendukung kegiatan pemasaran dan meningkatkan penjualan usaha IKM.Kata Kunci : digital marketing, industri kecil menengah, Instagram Bisnis, Shopee.
Upaya Peningkatan Persepsi Kemudahan Pembelajaran Daring pada Guru melalui Schoology Sabar Narimo; Rochman Hadi Mustofa; Tri Nur Wahyudi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.408 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2527

Abstract

This community service activity aims to increase the perception of the ease of online learning for teachers in SMK 5 Muhammadiyah Kepanjen. The learning management systems (LMS) application used is Schoology as a form of online learning. The activity was carried out virtually between instructors and teachers at SMK 5 Muhammadiyah Kepanjen to prevent the spread of Covid-19. After the training, the teacher was given a statement questionnaire that measured the perceived ease of use of Schoology in terms of 1.) appearance, 2.) attendance system, 3.) assignment & assessment, 4.) and ease of use. The results show that the teacher's perception of the four aspects agrees. In other words, teachers agree that Schoology is easy to use for online learning. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan persepsi kemudahan belajar daring bagi guru-guru di kalangan SMK 5 Muhammadiyah Kepanjen. Aplikasi learning management systems (LMS) yang digunakan adalah Schoology sebagai bentuk dalam pembelajaran daring. Kegiatan dilaksanakan secara virtual antara instruktur dengan guru-guru di SMK 5 Muhammadiyah Kepanjen sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. Setelah pelatihan, guru diberikan kuesioner pernyataan yang mengukur persepsi kemudahan penggunaan Schoology dari segi 1.) tampilan, 2.) sistem presensi, 3.) penugasan & penilaian, 4.) serta kemudahan penggunaan. Hasilnya menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap keempat aspek tersebut menyatakan setuju secara keseluruhan. Dengan kata lain, guru menyatakan setuju bahwa Schoology mudah digunakan untuk pembelajaran daring. 
Penanaman Karakter Sadar Lingkungan Melalui Program Adiwiyata di MIM Potronayan 2 Boyolali Wahyudi, Tri Nur; Prasetyo, Dedy; Prasetyo, Adnan Dwi; Rinawati, Rinawati; Kusumawati, Indah; Hasana, Ummi Uswatun; Ashari, Femilia Anggun; Aisyah, Dhanis Resty; Anggraini, Rika; Gistiani, Twine Levia
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10794

Abstract

Kesadaran menjaga lingkungan sekitar merupakan salah satu karakter yang harus ditanamkan kepada anak sejak dini. Salah satu usaha yang dapat dilakukan dengan melaksanakan Program Adiwiyata di sekolah. Program Adiwiyata merupakan salah satu program yang mengajarkan siswa untuk peduli dan sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Berdasarkan pemaparan di atas, lebih lanjut tertarik untuk melakukan pengabdian masyarakat berupa implementasi program Adiwiyata di sekolah. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai lingkungan di MIM Potronayan 2. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pendidikan masyarakat yang difokuskan pada warga sekolah terutama para siswa di MIM Potronayan 2. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa implementasi Adiwiyata di MIM Potronayan 2 menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Siswa yang awalnya kurang paham mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekitar menjadi lebih tahu dan menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan sekitar mereka. Hal ini dapat dilihat dari antusias para siswa dalam menjaga tanaman yang telah mereka tanam dan juga kesadaran mereka untuk membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena itu, program Adiwiyata merupakan salah satu program yang sangat baik untuk dilaksanakan di sekolah sebagai salah satu usaha penanaman karakter cinta lingkungan sejak dini.
The Role of Influencers and Digital Marketing in Boosting Sales for Culinary MSMEs in Solo Anggun Mutiara Utami; Wahyudi, Tri Nur
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 11 No. 1 (2024): March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jmb.v11i1.688

Abstract

This study aims to explore the impact of influencers on promoting MSMEs in Solo City, the effectiveness of influencer and digital marketing strategies in supporting MSMEs, and the benefits derived from influencer collaborations. Qualitative research employing a case study approach is utilized, with data validity ensured through source triangulation. Data analysis follows Miles and Huberman's methodology, encompassing four stages: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The study focuses on MSMEs in Solo City employing influencer marketing strategies, with participants including both influencers and MSME owners. Findings reveal that influencers play a crucial role in introducing MSME products, enhancing brand image and awareness, and significantly boosting sales by up to 2 to 3 times. Moreover, digital marketing, particularly leveraging Instagram as a promotional platform, is highlighted as an effective tool for reaching a wider audience and driving sales growth for Solo's culinary MSMEs.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Qris pada Generasi Z Selly Rachmawati; Tri Nur Wahyudi
Jurnal Akademi Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Akademi Akuntansi (JAA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jaa.v7i2.32767

Abstract

Purpose: The research aims to analyze the influence of lifestyle, financial literacy, benefits, ease, security and confidence on the decision to use QRIS as a modern payment method on Generation Z born on 1997–2012 and using QRIS payments. Methodology/approach: The research used quantitative data with random sampling from Generation Z respondents. Using descriptive analysis, double regression analysis and data analysis techniques : validity and reliability test, normality test, multicolonierity test, heteroskedasty test, simple linear regression analytics test, partial t-test, simultaneous f-test and determination coefficient test. Findings: The resulth of this study showed that lifestyle, benefits and security variables influenced (positively) the decision to use QRIS in Generation Z. While the financial literacy, ease and trust variables did not inluence (negatively) QRIS use decisions in Generation Z. Practical and Theoretical contribution/Originality: The research contributes to modern and practical transaction activities that can reduce conventional transactions so as to increase revenue and increase knowledge about the use of cashless payment applications. Research Limitation: The research is limited only to the Z Generation. The spread is not at its maximum so subsequent censorship will expand the population spread in data acquisition
Effectiveness and Risk Management Strategies on the Use of Chat GPT in the Field of Academic Education Putri, Aqirino Rani; Wahyudi , Tri Nur
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v16i1.23953

Abstract

In this era of technological development, Chat GPT comes as an innovation that offers various benefits and challenges in education. It opens new opportunities for more interactive and personalized learning but also tests our readiness to manage its ethical and academic impacts. This study aims to understand how students cope with risks and use Chat GPT effectively. his research used a mixed method with a sequential exploratory approach. The object of this research was Universitas Muhammadiyah Surakarta, while the subject was Accounting Education Study Program students. Data collection techniques included observation, interviews, documentation (qualitative), and questionnaires (quantitative). The number of informants was 5 students (qualitative), and there were 105 respondents (quantitative). The results of this study indicated that the use of Chat GPT was 73.3% for completing coursework, 55.2% for looking for references and literature, 37.1% for making summaries, and 23.8% for translating languages. The risks of using Chat GPT were 65.7% excessive dependence, 61.9% reducing critical thinking skills, 40% high plagiarism, and 32.4% inaccurate and difficult-to-understand information. For strategies used to overcome the risks of using Chat GPT, 28.6% of respondents used Chat GPT answers only as references, 27.6% paraphrased in their own language, 24.8% double-checked answers with other sources, and 19% limited the use of Chat GPT. So, Chat GPT Chat is very effective in helping students complete academic assignments.
Peningkatan Literasi Keuangan Siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Program Khusus 1 Sindon melalui Kelas Literasi Keuangan berbasis Alam Dhany Efita Sari; Suranto Suranto; Santhyami Santhyami; Ika Candra Sayekti; Tri Nur Wahyudi; Risma Fadhilah; Listi Septiana Avita Putri; Septi Setianingrum; Faritsa Syifa Azizah; Intan Putri Rahmania
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4828

Abstract

ABSTRACT The financial literacy mentorship program, which is focused on outdoor classroom activities at Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Program Khusus (MIM PK) 1 Sindon Boyolali, was initiated in response to elementary school pupils' lack of understanding of financial management. Many youngsters prioritize wants above needs and fail to understand the necessity of financial management at a young age. The program aims to improve kids' financial literacy through hands-on experiences and outdoor learning, while simultaneously raising environmental consciousness. The program employs a variety of tactics, including modeling buying and selling using toy money and veggies, sowing vegetable seeds in recycled plastic bottles, and organizing a Market Day where kids sell their produce. Students are taught the fundamentals of transactions, financial planning, and simple entrepreneurship. University students enrolled in the Accounting Education and Elementary School Teacher Education programs also mentor and assess the learning process. The program's results demonstrate that students' financial literacy improved significantly, with an average rise of 1.5 points between the pre-test and the post-test. Aside from financial literacy, kids learn the value of environmental stewardship through horticultural activities. This program successfully improves students' understanding of financial literacy while establishing environmentally conscious ideals.Keywords: financial literacy, outdoor classroom, green school, muhammadiyah elementary schoolABSTRAK Program pendampingan literasi keuangan berbasis kelas alam di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Program Khusus (MIM PK) 1 Sindon Boyolali dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar mengenai pengelolaan keuangan. Banyak siswa cenderung lebih fokus pada keinginan dibandingkan kebutuhan, serta belum memahami pentingnya mengelola keuangan sejak dini. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi keuangan siswa melalui pengalaman langsung dan pendekatan berbasis kelas alam, serta menanamkan kesadaran ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan berbagai metode, seperti simulasi jual beli menggunakan uang dan sayuran mainan, penanaman bibit sayuran di galon plastik bekas, serta Market Day yang melibatkan penjualan hasil panen. Siswa diajarkan konsep dasar transaksi, perencanaan keuangan, dan kewirausahaan sederhana. Mahasiswa dari Prodi Pendidikan Akuntansi dan PGSD juga terlibat dalam pendampingan dan evaluasi proses pembelajaran. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan literasi keuangan siswa, dengan rata-rata peningkatan skor dari pretest sebesar 1,5 poin pada posttest. Selain peningkatan literasi keuangan, siswa juga belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui kegiatan bercocok tanam. Program ini berhasil memperkuat pemahaman siswa tentang literasi keuangan sekaligus menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan.Kata kunci: literasi keuangan, sekolah alam, sekolah hijau, madrasah ibtidaiyah muhammadiyah