cover
Contact Name
Puji Anto
Contact Email
pujianto210579@yahoo.co.id
Phone
+6281383972448
Journal Mail Official
jurnal.visualheritage@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nangka No. 58c Tanjung Barat Jagakarsa Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 26230305     DOI : https://doi.org/10.30998/vh.v2i01
Core Subject : Humanities,
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya fokus untuk menerbitkan artikel hasil karya mahasiswa baik dalam bentuk penciptaan maupun pengkajian untuk semua aspek meliputi laporan penelitian terbaru, ide-ide konseptual, dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dalam bidang Desain, Ilustrasi, Fotografi, Seni, Budaya Visual serta bidang keilmuan seni dan humaniora lainnya. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kajian tipografi, branding, fotografi, media, desain komunikasi visual, periklanan, animasi, ilustrasi, budaya visual, nirmana, film, videografi, dll.
Articles 308 Documents
Perancangan Ulang Identitas Visual Kurnia Jaya Laundry Sebagai Brand Awareness Ramzy, Kemal; susanti, Ida
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13527

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan usaha laundry telah mengalami peningkatan yang signifikan. Fenomena ini sejalan dengan permintaan yang terus meningkat dari masyarakat akan layanan pencucian pakaian yang praktis dan efisien, penting bagi perusahaan untuk memiliki identitas visual yang kuat untuk membedakan dari pesaing dan meningkatkan brand awareness. Penelitian ini fokus pada perancangan ulang identitas visual Kurnia Jaya Laundry, sebuah bisnis laundry yang ingin memperkuat posisinya di pasar lokal. Identitas visual mencakup elemen-elemen seperti logo, palet warna, tipografi, dan elemen grafis lainnya yang secara keseluruhan mencerminkan karakter dan nilai-nilai perusahaan. Dalam konteks Kurnia Jaya Laundry, perancangan ulang identitas visual bertujuan untuk menciptakan kesan yang lebih profesional dan menarik, serta untuk meningkatkan pengenalan merek di kalangan konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian dengan kualitatif deskriptif meliputi pengumpulan data, pengolah data, dan merancang. Hasil dari analisis ini digunakan untuk merancang elemen-elemen baru yang akan mencerminkan kualitas dan keunikan dari layanan laundry yang ditawarkan oleh Kurnia Jaya Laundry. Proses desain juga melibatkan umpan balik dari stakeholder untuk memastikan bahwa identitas visual yang baru efektif dalam meningkatkan brand awareness. Hasil dari perancangan ulang ini salah satuya adalah graphic standard manual yang menjadi panduan perusahaan agar konsisten dalam identitas visual dan diharapkan dapat memperbaiki citra merek Kurnia Jaya Laundry, meningkatkan daya tarik visual, dan akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan bisnis melalui peningkatan pengenalan merek dan loyalitas pelanggan. Dengan identitas visual yang lebih kuat dan konsisten, Kurnia Jaya Laundry dapat lebih efektif bersaing di pasar dan menarik lebih banyak pelanggan.
Penerapan Metode Efdat Pada Foto Jurnalistik Oleh Batik Seraci Betawi Bekasi susanti, Ida
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13528

Abstract

Fotografi jurnalistik adalah, seni foto yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan fakta yang benar dan dapat dipercaya dari suatu informasi. Fotografi jurnalistik harus mengandung nilai berita yang dapat disampaikan kepada masyarakat. Untuk menciptakan foto jurnalistik yang menarik foto tidak hanya memiliki nilai berita tetapi ketepatan dalam memotret juga diperhatikan agar foto yang dihasilkan tajam dan mudah dipahami. Banyak fotografer memotret hanya mengutamakan nilai berita sehingga lupa akan hal tersebut. Untuk menciptakan foto jurnalistik nilai berita memang harus diutamakan tetapi ketajaman dan foto mudah dipahami masyarakat juga perlu diperhatikan. Tujuan dari penelitian adalah bahwa metode EDFAT sangat penting diterapkan pada foto jurnalistik untuk melihat sesuatu dengan detail yang tajam dan membantu menghasilkan foto dengan teratur, sehingga foto tersebut menghasilkan rangkaian cerita yang mudah dipahami. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif berdasarkan informasi studi pustaka dan analisis karya. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka selanjutnya penelitian ini akan menampilkan beberapa foto yang menerapkan metode EDFAT pada foto dokumentasi. Seraci Batik Betawi salah satu industri kecil yang bergerak dibidang produksi pembuatan batik dengan motif khas betawi, penggunaan foto dokumentasi ini menjadi penting sebagai objek yang akan dianalisa dan kriteria foto yang digunakan foto yang layak dan memiliki relevansi dengan tulisan. Analisa foto dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana metode EDFAT diterapkan pada foto jurnalistik yang tidak sekedar mengutamakan nilai berita tetapi juga menciptakan foto dengan detail yang tajam sehiingga mudah dipahami.
Transformasi Tari Zapin Dalam Adat Pernikahan: dari Tradisi Ke Modernitas Febila, Dhisya Indah
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.11297

Abstract

Artikel ini membahas mengenai evolusi Tari Zapin dalam konteks adat pernikahan melayu, dari masa lalu hingga masa modern seperti saat ini. Tari zapin berasal dari pengaruh budaya arab pada abad ke-14, awalnya hanya berfungsi sebagai sarana dakwah dengan gerakan merefleksikan ajaran agama beserta nilai-nilai moral. Dalam adat pernikahan tradisional, tarian ini menjadi simbol kehormatan dan juga kesucian, sering ditampilkan sebagai bagian dari ritual penyambutan tamu atau pengantin. Seiring berjalannya waktu, Tari zapin mengalami perubahan signifikan akibat pengaruh globalisasi dan juga modernisasi budaya. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana modernisasi dan teknologi membantu dalam pelestarian dan penyebaran Tari Zapin ini. Transformasi ini mencakup adaptasi elemen-elemen dalam musik dan koreografi, serta kolaborasi antara penari tradisional dan desainer busana kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode literatur review, dimana ini merupakan sebuah metode yang mengkaji lebih dalam dari beberapa sumber yang telah dibuat atau dituliskan sebelumnya. Penelitian ini dilakukan sejak tanggal 29 April 05 Mei 2024.
Struktur Kalimat Aktif pada Novel "Garis Waktu" Karya Fiersa Besari harahap, Fitri Rosalina; Mulyadi, Mulyadi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13390

Abstract

Artikel ini meneliti analisis kalimat aktif pada novel Garis Waktu Karya Fiersa Besari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kalimat aktif berdasarkan jenisnya dan mengulas lebih dalam menggunakan teori X-Bar dalam novel Garis Waktu karya Fiersa Besari. Dalam penelitian ini, penelitian ini menggunakan teori tersebut untuk menganalisis atau menguji kategori fungsional dan konstruksi kalimat aktif. Subjek penelitian ini adalah novel Garis Waktu Karya Fiersa Besari. Objek dari penelitian ini adalah jenis-jenis kalimat aktif. Instrumen penelitian ini menggunakan human instrumen, yaitu peneliti sendiri. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari novel Garis Waktu dengan metode simak dengan teknik baca dan catat. Analisis data dengan metode agih. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa kalimat aktif merupakan kalimat yang subjeknya atau pelakunya (aktor) melakukan suatu pekerjaan. Kalimat aktif memiliki fungsi dan tujuan dalam komunikasi. Kalimat aktif transitif dan intransitif adalah kategori dalam bahasa Indonesia yang mencerminkan peran subjek, predikat, dan objek dalam sebuah kalimat. Dalam kalimat aktif, subjek melakukan tindakan terhadap objek. Kalimat transitif memiliki objek langsung yang menerima aksi dari subjek. Sementara itu, kalimat intransitif tidak memiliki objek atau objeknya diwakili oleh kata yang menggambarkan keadaan. Berdasarkan analisis yang dilakukan mengenai kalimat aktif dalam novel Garis Waktu dengan analisis X Bar maka dapat diuraikan dan dikonfirmasi mengenai fenomena kalimat aktif. Kalimat aktif transitif merupakan kalimat yang paling tidak mempunyai 3 unsur inti di dalamnya yakni subjek (S), predikat (P), dan objek (O), dan Kalimat aktif intransitif yang fungtor P-nya tidak diikuti unsur lain yang mengisi fungtor O, baik secara langsung maupun tidak langsung, bahkan juga tidak diikuti fungtor pel. Konstruksi interogatif novel Garis Waktu dengan X Bar, proyeksi maksimal menjadi IP, yang dibentuk dan dibangun oleh struktur specifier, I, VP atau NP.
Analisis Iklan Televisi Rokok A mild "Bukan Main" Dengan Pendekatan Semiotika Roland Barthes Ardiansyah, Muhammad Cholis; Zulkifli, Zulkifli

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.8920

Abstract

Kesalahpahaman tentang iklan video disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat tentang cara membaca dan memperhatikan rambu-rambu dalam iklan video. Penelitian ini bertempat di Digital Library Universitas Negeri Medan, jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate. Waktu penelitian selama 3 bulan dengan 6 agenda kegiatan yakni: pengumpulan data, verifikasi data, analisis dan pengujian data, pengkajian hasil dan pembahasan, penarikan kesimpulan dan penulisan laporan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi yang ditemukan sebanyak 14 scane dari video iklan rokok A Mild “Bukan Main” sedangkan sampel yang diambil adalah sebanyak 11 scane. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini meliputi catatan report dan tabel cropping. Sementara teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, dokumentasi dan wawancara. Pengolahan data melalui proses pengamatan, cropping, analisis tanda, penemuan konotasi dan penggabungan konotasi. Teknik analisis data melalui 3 tahapan yakni denotasi, konotasi dan ideologi. Hasil Penelitian iklan rokok A Mild “Bukan Main” berhasil menciptakan stigma atau citra positif dari penayangannya. Hanya dengan menggunkan simbol-simbol tertentu masyarakat sadar bahwa itu adalah iklan rokok tanpa harus memunculkan secara gamblang kegiatan merokok sesuai peraturan yang berlaku. Pesan moral yang disampaikan dapat dengan mudah di terima karena adegannya banyak menyentuh ranah fenomena-fenomena yang terjadi dalam interaksi masyarakat sehari-hari. 
Nama-Nama Orang Karo dalam Kajian Metabahasa Karo, Marlisnawati Br; Mulyadi, Mulyadi

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.11279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan nama-nama masyarakat suku Karo pada zaman dahulu yang saat ini sudah mulai pudar dalam proses penamaan seperti dahulu serta melihat bagaimana proses penamaan dalam Masyarakat suku Karo. dengan fokus pada pengujian menggunakan kajian metabahasa semantik alami, Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif, data diperoleh dari informan yang merupakan penutur asli suku Karo. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam nama-nama Masyarakat suku Karo memiliki nama yang berbeda dari pada umumnya. Dalam penelitian ini terdapat nama-nama Masyarakat suku Karo berdasarkan benda yang ada disekitar saat proses kelahiran serta harapan yang diinginkan oaring tua kepada anaknya.  Penelitian ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana masyarakat Karo membangun dan mempertahankan identitas, budaya, sistem sosial, dan kehidupan sehari-hari masyarakat suku Karo.
Pengembangan Islamic Board Game Bagi Anak Tunagrahita Sebagai Upaya pembelajaran Aktif di SLBN 1 Yogyakarta Rizkizha, Ditya Fajar; Rizqi, Wahid Tuftazani; Hamzah, Taufiq Ramadian

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media pembelajaran berupa Islamic Board game yang diformulasikan untuk merangsang keaktifan belajar pada anak berkebutuhan khusus tunagrahita di SLB Negeri 1 Yogyakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan hermeneutik guna merancang board game supaya bisa memenuhi aspek edukasi dan juga menarik secara aspek visual sesuai dengan kebutuhan anak-anak tunagrahita. Metode pengembangan yang digunakan adalah menggunakan tahapan Luther yang meliputi tahapan konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, pengujian, dan distribusi. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Islamic Board game yang dibuat bisa berperan dalam peningkatan keterlibatan siswa dalam pembelajaran khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Selain itu Islamic Board game ini juga memberikan opsi alternatif bagi guru sebagai media pembelajaran interaktif dalam upaya pengembangan religiusitas siswa berkebutuhan khusus tunagrahita.
Dari Pengalaman Artistik Menuju Penelitian Ilmiah: Eksplorasi Autoetnografi Sebagai Metode Penelitian Artistik Surya Peradantha, Ida Bagus Gede; Wimba Ruspawati, Ida Ayu; Karina, Angga Eka; Indra Wijaya, Kadek

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i2.13254

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi ragam teknik pengumpulan data autoetnografi, analisis, interpretasi, dan langkah-langkah validasi datadalam penelitian artistik. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan analisis konten. Data dikumpulkan dengan meninjau penelitian artistik terdahulu yang mengeksplorasi pengalaman artistik seniman. Data dianalisis secara interpretatif untuk mendapatkan pemahaman teoritis yang mendalam dan merumuskannya menjadi teknik pengumpulan, analisis dan validasi data penelitian artistik. Penelitian ini menemukan bahwa autoetnografi merupakan sarana yang ideal untuk menjembatani pengalaman artistik seniman ke dalam penelitian artistik. Ragam pengumpulan data meliputi teknik observasi audiovisual, refleksi diri, jurnal pribadi, wawancara pribadi, dan catatan lapangan. Teknik refleksi kritis, analisis naratif, analisis visual, dan analisis tematik dapat membantu peneliti dalammenganalisis data. Sintesis literatur, sintesis narasumber, dan audiens dapat digunakan untuk memvalidasi hasil temuan dalampenelitian artistik autoetnografi. Temuan dari penelitian ini secara metodologis dapat mendorong lahirnya karya tulis original dari para kreator seni berdasarkan pengalaman artistik mereka.
Redesain Logo Sebagai Upaya Memperkuat Identitas Perusahaan PT.Ladur Lintas Persada Khan, Missel Steffany; Kharisma, Vidya
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.13656

Abstract

Redesain logo perusahaan menjadi langkah strategis dalam memperkuat identitas PT Ladur Lintas Persada, khususnya dalam menghadapi dinamika industri 4.0. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode Design Thinking, yang mencakup wawancara, observasi, analisis SWOT, dan segmentasi pasar. Tujuan utama penelitian ini adalah merancang logo yang modern, fleksibel, dan mencerminkan nilai-nilai inti perusahaan, yaitu "Keeping Trust & Working with Heart." Tahapan desain melibatkan eksplorasi Key Visual dan Key Word, pemilihan skema warna, hingga penerapan digital dalam berbagai media mockup. Hasil dari proses ini adalah logo baru yang menggambarkan inovasi, keandalan, dan profesionalisme perusahaan, sekaligus memperkuat daya saingnya di sektor logistik serta konsultasi ekspor-impor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembaruan logo mampu meningkatkan citra perusahaan sebagai mitra terpercaya bagi pelaku bisnis domestik maupun internasional.
Daur Ulang Sampah Gelas Plastik Menjadi Bahan Utama Aksesoris Manik-manik Praemiwigitlia, Rosalie Yanurula
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.11247

Abstract

Sampah gelas plastik, dengan sifatnya yang tahan air, padat, dan berumur panjang, telah menjadi sumber keprihatinan bagi lingkungan. Namun, karakteristik ini juga membuatnya menjadi bahan baku yang ideal untuk pembuatan manik-manik aksesoris. Dalam konteks inovasi terus-menerus dalam industri kerajinan aksesoris, manik-manik tetap menjadi bahan baku utama dengan pasar yang luas dan permintaan yang tinggi. Metode daur ulang mekanik menjadi solusi yang efektif untuk memanfaatkan situasi ini, sampah gelas plastik diubah menjadi manik-manik ramah lingkungan yang memiliki karakter seni yang tinggi. Proses peleburan plastik pada suhu tinggi tanpa cetakan menghasilkan manik-manik dengan bentuk abstrak yang unik dan berdaya guna tinggi. Manik-manik daur ulang ini tidak hanya memperindah aksesoris, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dengan mengurangi jumlah sampah plastik yang berakhir di lautan atau tempat pembuangan akhir. Dengan penekanan pada keberlanjutan dan kreativitas, manik-manik daur ulang membuka jalan untuk industri kerajinan yang lebih ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 1 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 3 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 2 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 1 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 3 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 2 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 1 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 3 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 2 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 03 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 02 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 01 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 03 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 02 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 01 (2018): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya More Issue