cover
Contact Name
Puji Anto
Contact Email
pujianto210579@yahoo.co.id
Phone
+6281383972448
Journal Mail Official
jurnal.visualheritage@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nangka No. 58c Tanjung Barat Jagakarsa Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 26230305     DOI : https://doi.org/10.30998/vh.v2i01
Core Subject : Humanities,
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya fokus untuk menerbitkan artikel hasil karya mahasiswa baik dalam bentuk penciptaan maupun pengkajian untuk semua aspek meliputi laporan penelitian terbaru, ide-ide konseptual, dengan menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dalam bidang Desain, Ilustrasi, Fotografi, Seni, Budaya Visual serta bidang keilmuan seni dan humaniora lainnya. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kajian tipografi, branding, fotografi, media, desain komunikasi visual, periklanan, animasi, ilustrasi, budaya visual, nirmana, film, videografi, dll.
Articles 308 Documents
Digital Lighting Innovation-Dupi Indonesia: Studi Pengaruh Estetika, Manajemen Wahana, Dan Framework Marketing Terhadap Apresiasi Seni Pengunjung Alhail, Hadi; Haryono, Slamet
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya apresiasi terhadap karya seni visual di kota Medan menjadi urgensi dan tantangan yang dihadapi oleh para seniman. Penyelidikan terdahulu menemukan adanya pergeseran pada ketertarikan publik terhadap karya seni visual tradisional, kebutuhan publik sekarang adalah seni visual modern yang melibatkan peran teknologi, selain itu kurangnya integrasi antara seni dengan bisnis menyebabkan harga karya seni rendah dan beberapa kondisi tidak tersampaikan keruang publik. Strategi pemasaran dan efektifitas manajemen yang belum dioptimalkan, juga menjadi faktor yang menyebabkan karya seni kurang dikenal serta diapresiasi oleh publik dan fenomena tersebut terjadi tahun 2023. Berbeda dengan tahun 2024, karya seni di kota Medan telah memiliki pesona baru yang lebih modern dan terintegrasi dengan bisnis yaitu DUPI Indonesia yang berhasil viral dan menarik lebih dari 1.500 pengunjung pada acara soft opening. Penelitian bertujuan untuk menganalisis estetika, manajemen wahana, dan framework marketing serta pengaruhnya terhadap apresiasi seni dan kepuasan pengunjung. Metode kualitatif dengan kajian interdisiplin melalui pendekatan disiplin ilmu estetika, manajemen pertunjukan, dan bisnis. Desain penelitian menggunakan studi kasus eksploratif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan teori estetika objektif, teori manajemen, teori marketing, dan teori kepuasan pelanggan, dengan langkah analisis model interaktif yang dimulai sejak data dikumpulkan, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian membuktikan DUPI Indonesia memiliki 6 wahana dengan tingkat estetika yang tinggi, secara fungsional dari manajemen pertunjukan wahana digital lighting DUPI Indonesia telah dapat menjalankan 4 fungsi manajemen yaitu POAC dengan efektif dan efisien. Framework marketing yang digunakan DUPI Indonesia adalah STEPPS. Pada aspek estetika, manajemen wahana, dan framework marketing memberikan pengaruh yang besar terhadap tingginya tingkat apresiasi masyarakat terhadap seni dan kepuasan pengunjung sesuai dengan target market.
Pesan Moral dan Nilai Kehidupan dalam Unsur Kepercayaan Cerita Rakyat Gromore Studio Zaharani, Yuni; Nurcahyawati, Enny; ., Hoirunnisa
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.14007

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis unsur kepercayaan pada video animasi cerita rakyat Joko Budug dan Putri Kemuning karya Gromore Studio serta menelaah secara rasional nilai moral dan kehidupan di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi berdasarkan konsep kebudayaan Koentjaraningrat, khususnya sistem religi. Pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi terhadap video animasi, dan observasi lapangan di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah. Hasil analisis menunjukkan unsur kepercayaan dalam animasi cerita Joko Budug dan Putri Kemuning adalah keyakinan masyarakat terhadap kekuatan supranatural dengan adanya sosok naga, praktik semedi, serta patung Dwarapala sebagai simbol pelindung. Unsur kepercayaan tersebut setelah ditelaah secara rasional mencerminkan pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang mencakup keberanian, ketekunan, refleksi diri, dan kesiapsiagaan. Nilai-nilai ini tetap relevan di era modern dan tidak semata-mata bersifat tahayul atau irasional, karena berperan dalam membentuk individu yang tangguh, adaptif, dan memiliki etika sosial yang baik.
Perkembangan Visual Raksasa; Dari Artefak Candi Ke Figur Raksasa Wayang Kulit Purwa Rosalinda, Herliyana; Sunarmi, Sunarmi; Sarwanto, Sarwanto; Setiyono, Budi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.10631

Abstract

Visual raksasa pada khasanah kebudayaan Nusantara dapat ditelusuri dari ragam hias figuratif pada bangunan candi sebagai salah satu wujud akulturasi masa Hindu-Budha yang dibawa dari India dan dilanjutkan pada masuknya budaya Keislaman. Wujud sosok raksasa yang dikenal dalam berbagai cerita pewayangan (terutama dari kisah Ramayana dan Mahabarata), hingga cerita folklore Nusantara merupakan refleksi dari bentuk hiasan yang muncul pada artefak candi, yakni sosok Dwarapala dan Kala-Makara. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap ketersinambungan antara pemikiran dari seniman masa Hindu-Budha dengan seniman masa Keislaman (yang terwujud dalam karya wayang kulit purwa) dalam menginterpretasikan sosok raksasa. Maka pendekatan yang dipakai adalah pendekatan historis dengan dibantu penjabarannya secara ikonografis. Hasil dari studi ini dapat diketahui bahwa ada akulturasi karya seniman terhadap interpretasinya pada sosok raksasa dari masa Hindu-Budha ke masa Keislaman Nusantara, di Jawa khususnya. Raksasa versi Jawa sebagai makhluk mitologis sudah divisualkan dengan wujud menyeramkan namun nampak artistik. Hal itu terlihat pada bentuk mata hidung mulut dan postur tubuh raksasa pada artefak candi ke figur raksasa wayang kulit purwa memiliki konsistensi yang membentuk ciri khasnya.
Ikan Hias Koki Sebagai Ide Dasar Penciptaan Karya Seni Keramik Fungsional Romadoni, Muhamad
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.13630

Abstract

Setiap jenis ikan hias memiliki karakter, keistimewaan, dan keunikan yang berbeda-beda, yang pada dasarnya memberikan nilai estetika melalui bentuk, susunan sisik, sirip, ekor, dan variasi warnanya. Selain memberikan kesan alami, nilai estetis sangat penting dalam proses penciptaan sebuah karya seni. Ikan hias koki menjadi sumber inspirasi dalam penciptaan karya seni keramik fungsional Penelitian ini menggunakan metode penelitian kreatif. Dalam penelitian ini, penciptaan karya seni dilakukan dengan merujuk pada permasalahan, teori, dan ide yang diwujudkan melalui kreasi karya-karya baru. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Gustami yang terdiri dari tiga tahap, diantaranya eksplorasi, Perancangan, dan perwujudan. Penelitian ini menghasilkan empat karya seni keramik fungsional yang terinspirasi oleh bentuk dan gaya ikan hias koki. Karya-karya tersebut meliputi satu set teko dan cangkir, lampu dinding dengan karakter dua ikan hias koki yang unik dan menarik. Selain itu, ada juga karya seni keramik dalam bentuk jam dinding dan vas bunga yang berbentuk ikan hias. Secara umum, karya keramik fungsional ini memiliki beberapa elemen yang menjadi spesifikasi dalam pembuatannya, yaitu aspek fungsi, bentuk, dan estetis. Karya ini mempunyai dua tujuan, diantarannya dijadikan barang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari (fungsional) dan dijadikan objek hiasan di dalam ruangan rumah (estetik fungsional).
Eksperimen Hasil Karya Batik Dengan Bahan Pewarna Daun Jati (Tectona Grandis) Tanjung, Wirda Hidayani; Wiratma, Sri
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.10411

Abstract

Sebagian besar pewarnaan olahan tekstil di Indonesia (batik, tenun dan songket) dilakukan secara sintesis, karena dianggap lebih mudah dan praktis, padahal penggunaan tekstil sintetis memiliki efek negatif terhadap lingkungan, termasuk polusi, terutama air dan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses serta tahapan yang dilakukan dalam pembuatan pewarna batik dengan bahan alami daun jati (Tectona grandis), untuk mengetahui bagaimana hasil pewarna batik dari segi kualitas pencantingan, pewarnaan, dan finishing dengan menggunakan bahan alami daun jati (Tectona grandis) dan untuk mengetahui bagaimana pengaruh perbedaan waktu selama 1 hari, 2 hari dan 3 hari yang digunakan saat perendaman kain batik dengan bahan pewarna alami daun jati (Tectona grandis). Metode penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksperimen oleh siswa SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan. Dengan mengikuti prosedur peneiti menguraikan hasil karya batik siswa menggunakan bahan pewarna daun jati dan menggunakan fiksator yang berbeda-beda. Indikator penilaian karya dari segi perbedaan waktu dan dari segi kualitas pencantingan, pewarnaan dan finishing. Hasil eksperimen pewarnaan pada daun jati mendapatkan kesimpulan bahwa hasil yang paling baik diantara ketiga pengunci tersebut adalah fiksator tawas, hal tersebut dapat dilihat dari ketiga data yang telah dinilai oleh tim penilai dan juga penilaian peneliti sendiri.
Potensi Pengembangan Candi sari Sebagai tempat Wisata Budaya Satyana, Nathanael; Noviana, Eka
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.13520

Abstract

Candi Sari, salah satu peninggalan Buddha di Yogyakarta, memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang khas, namun kurang dikenal dibandingkan candi-candi lainnya di sekitarnya. Dengan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Candi Sari sebagai destinasi wisata budaya yang dapat mendukung pelestarian warisan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan metode wawancara, survei, dan studi literatur untuk mengidentifikasi tantangan dalam konservasi serta peluang untuk pengembangan pariwisata budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Candi Sari memiliki daya tarik unik, tantangan seperti minimnya promosi, kurangnya dana, dan keterbatasan keterlibatan masyarakat lokal menjadi hambatan utama dalam pengelolaan situs. Melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta, Candi Sari memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai pusat wisata budaya yang mendukung pelestarian berkelanjutan.
Pengaruh Teknik Styck Man Terhadap Kemampuan Menggambar Ilustrasi Kartun Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Padangsidimpuan (RETRACTION) Sari, Tamara
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.10396

Abstract

Penelitian ini bwrtujuan untuk membuktikan apakaha ada pengaruh siginfikan dan seberapa besarkah pengaruh dari pengginaan styck man terhadap kemampuan menggambar ilustrasi kartun pada siswa kelas VIII SMP Negeri Padasidimpuan. Metode digunakan pada penelitian inimerupakan semu (quasi experimental reserach). Penelitian ini melibatkan kelompok kelas kontrol (menggambar menggunakan teknik konvensional) dan kelompok kelas elsperimental ( menggambar menggunakan teknik styck man).
Pendekatan Kreatif Dalam Perancangan Poster Untuk Mendorong Pemahaman Masyarakat Pada Isu Sosial Rokhman, Bagus Insanu
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.13594

Abstract

Poster adalah salah satu media komunikasi visual yang sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai isu sosial. Dalam konteks ini, karya poster dirancang dengan tujuan untuk membangkitkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap inklusivitas dan kesejahteraan penyandang disabilitas di seluruh dunia. Tema buta warna diangkat sebagai fokus utama dalam perancangan poster ini untuk menyoroti pentingnya representasi visual yang inklusif serta mendorong pemahaman masyarakat terhadap tantangan yang dihadapi oleh pengidap buta warna. Konsep visual dalam poster ini dirancang tidak hanya sebagai media edukasi tetapi juga sebagai alat untuk menginspirasi empati sosial. Poster yang dihasilkan dari proses kreatif ini kemudian diikutsertakan dalam Bolu International Poster Design Competition, sebuah ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Universitas Bolu Abant Izzet Baysal, Turki. Kompetisi ini dipilih karena memiliki reputasi sebagai platform internasional yang menyoroti isu-isu sosial global, selaras dengan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang telah disepakati oleh PBB. Dalam proses perancangan, metode design thinking diterapkan untuk menghasilkan solusi desain yang efektif dan relevan. Hasil akhir dari proses ini adalah sebuah poster yang tidak hanya menyampaikan pesan inklusivitas tetapi juga menekankan pentingnya kesadaran sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Poster ini diharapkan mampu memotivasi individu untuk lebih peduli dan bertindak nyata dalam mendukung kesetaraan dan inklusivitas di berbagai aspek kehidupan.
Eksplorasi Resin Sebagai Media Pembuatan Gambar Kartun Girsang, Agus Fryaldo; Sumarsono, Sumarsono
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.10768

Abstract

Penciptaan karya ini dilatarbelakangi oleh kegemaran pelukis terhadap kartun. Berangkat dari berbagai media lukis yang berbeda dalam pengaplikasian setiap karya sebelumnya, penulis ingin mencari media yang belum pernah digunakan yaitu resin. Tujuan dari penciptaan karya ini adalah untuk mengeksplorasi bahan resin sebagai media sehingga tercipta seni lukis dengan tema kartun. Seni lukis bertema kartun ini menggunakan metode penciptaan yang dimulai dari ide, konsep, pendekatan tentang tema, pendekatan bentuk, pendekatan teknik, pendekatan media dan pendekatan gaya, kemudian dilanjutkan tahap visualisasi dan perwujudan. Karya yang dihasilkan sebanyak 12 lukisan, semuanya menggunakan media resin. Pemanfaatan media yang dapat dijumpai sehari-hari menjadi penunjang media karya. Karya pertama pada media piring dengan tema kartun pou, karya kedua pada mankuk dengan tema kartun angry birds, karya ketiga pada mangkuk dengan tema angry birds, karya keempat pada nampan dengan tema kartun gojo, karya kelima pada piring dengan tema kartun super mario, karya keenam pada nampan dengan teman kartun plants vs zombie, karya ketujuh pada nampan dengan teman plants vs zombie, karya kedelapan pada piring dengan tema kartun plants vs zombie, karya kesembilan pada piring dengan tema kartun super Mario, karya kesepuluh pada piring dengan tema kartun the amazing world of gumball, karya kesebelas pada piring dengan tema kartun the amazing world of gumball, dan karya kedua belas pada nampan dengan tema kartun the adventure time.
Pengenalan Kesenian Wayang Wong Gaya Yogyakarta sebagai Upaya Pelestarian melalui Video Dokumenter Rahmanuriya, Rahmanuriya; Tumimomor, Anthony Yudhie Mahendra
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i1.13891

Abstract

Wayang wong gaya Yogyakarta adalah seni pertunjukan tradisional yang diciptakan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I untuk mengukuhkan kedudukannya sebagai penerus Majapahit yang sesungguhnya. Penggabungan seni tari, musik, dan teater yang mengisahkan kisah-kisah epik Ramayana dan Mahabharata menobatkan wayang wong sebagai pusaka Keraton Yogyakarta. Pentingnya eksistensi wayang wong dalam upacara ritual kenegaraan menjadikannya salah satu kesenian tradisional yang patut dilestarikan. Namun, banyak yang menganggap bahwa wayang wong hanyalah sebatas atraksi wisata Keraton Yogyakarta tanpa pengetahuan yang lebih jauh. Hal ini membuat upaya regenerasi wayang wong sulit untuk dilakukan. Oleh karena itu, diperlukan adanya perancangan media pendukung yang menarik, informatif, dan mudah disebarluaskan, yaitu media audio visual yang salah satunya adalah video dokumenter. Perancangan dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan strategi penelitian linear, dimulai dari tahap identifikasi masalah, pengumpulan dan analisis data, serta pengujian dan implementasi. Hasil perancangan berupa video dokumenter diharapkan dapat menjadi media penyampaian informasi mengenai wayang wong gaya Yogyakarta agar generasi muda dapat mengenal kesenian tradisional yang ada dengan lebih baik.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 2 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 3 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya Vol 6, No 1 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 3 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 2 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 5, No 1 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 3 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 2 (2022): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 4, No 1 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 3 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 2 (2021): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 03 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 02 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2020): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 2, No 01 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 03 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 02 (2019): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 1, No 01 (2018): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya More Issue